
Keluarga Tiara dan Ranti terlihat makin akrab, Ranti berpikir "walaupun mereka punya masalah yang cukup besar, tapi mereka mampu menempatkan diri mereka dengan baik, sehingga orang yang tak mengenal mereka dengan baik akan merasa, keluarga mereka baik-baik saja.
Ranti melihat mereka dengan miris, sementara Ranti memperhatikan keluarga itu, terdengar suara Rose..
DING... DING
* maaf tuan, Rose hanya ingin menginformasikan, bahwa pembelian Sahamnya sudah selesai, dan hendaknya Tuan segera mengakses data-data perusahaan.*
Ranti segera pamit kepada Tiara dan keluarganya, bahwa dia mau pulang, alasannya tidak enak sama Kakak-kakaknya dia keluyuran.
Oh ya sudah, hati-hati di jalan kata mereka
Ranti segera diantar pak Hasan sopir keluarga Tiara pulang ke rumahnya.
Sampai dirumah, dia meminta agar bu Likha membuatkannya makanan, setelah bicara dengan Bu Likha, Ranti segera kekamarnya, didalam kamar Ranti segera berganti pakaian dan membuka laptop, dan benar saja Ranti bebas mengakses berbagai data penting tanpa harus meretasnya.
Hampir satu jam Ranti meneliti semua berkas dan semua proyek yang berjalan dan proyek yang sudah di batalkan, terdapat banyak ganjalan, akhirnya Ranti, memutuskan untuk menelpon papanya Tiara.
Halo Om, ini Ranti boleh tidak hari ini, saya ketemu dengan om berdua saja di rumahku,
Papa Tiara yang lagi bingung sekaligus senang, karena barusan pihak lain termasuk kakak dari papa Tiara, sudah menjual sahamnya kepada orang tidak dikenal.
Maaf Ranti, ada apa mau ketemu dengan Om?
Ini berkaitan dengan perusahaan Om, kalau Om tidak bisa datang juga tidak apa-apa, tetapi ini adalah kabar yang baik buat Om, Ranti tunggu dan ini alamatnya
Pak Pribadi hanya bengong tapi memutuskan datang menemui Ranti.
30 menit di perjalanan, akhirnya pak Pribadi tiba dirumah Ranti, terlihat Ranti sudah dengan setelan santai dan menyambut pak Pribadi dan ternyata istrinya juga ikut
Oh Tante juga datang, basa-basi Ranti, dan mari masuk. Maaf kalau sambutannya tidak baik.. Ranti berusaha sopan.
tidak apa-apa, rumah Ranti ternyata besar juga, mama Tiara
rumah punya orang Tante, Ranti hanya numpang hehehehe
Pak Pribadi langsung to the point, maaf Ranti, sebenarnya ada hal apa yang ingin Ranti bicarakan.
Ranti menghela nafasnya, sebentar Om, sambil Ranti menghidupkan laptopnya dan memperlihatkannya ke papanya Tiara, silahkan om lihat, saya mau ambil minuman di belakang.
Baru mau berdiri handphone Ranti berdering, dia melihat nomor yang tidak di kenal, tapi Ranti memutuskan untuk mengangkat nya dan berbicara dengan nada agak ketus, " maaf ini dengan siapa?
Selamat siang Nona, saya sudah pernah mengirim pesan kepada anda tapi anda tidak membalasnya, memang pesan itu Ranti hanya membacanya tapi dia tak terlalu menanggapi nya.
Ia saya sudah mengklaim semua apa yang di tinggalkan ibu saya. Dan anda ini siapa ?
maaf nona muda, Perkenalkan nama saya Haris Setiadi, orang kepercayaan ayah anda, terakhir saya bertemu ibumu dia bilang nanti jika anaknya datang mengambil semuanya maka pihak bank akan menghubunginya.
Apa buktinya anda adalah orang kepercayaan ayah saya, tanya Ranti penuh selidik.
Kalau anda mengijinkan, hari ini saya akan datang ke tempat anda membawa semua dokumen yang ada di tangan saya, dokumen-dokumen ini dititipkan oleh ayahmu, sebelum dia menghilang.
Ranti mendengar kata menghilang, terbersit harapan jika ayahnya masih hidup, dan tanpa mengurangi kewaspadaannya, Ranti menjawab, " Besok jam 4 Sore kita ketemu di restoran ini Ranti memberikan alamat restorannya.
Baik malam ini juga saya akan berangkat ke Surabaya,. Nona muda jangan kuatir saya akan menunjukkan semuanya.
Baik Pak, semoga semuanya benar, jawab Ranti ambigu.
Bu Likha membawa minuman dan makanan ringan dan bertanya, Non ini mau letakkan dimana?
Maaf Bu mari antar ke ruang tamu, tamunya berada di sana., " baik Non" jawab Bu Likha
Sesampainya di ruang tamu, Ranti melihat raut wajah Pak Pribadi terlihat sangat marah.
Ranti membuka omongan, " Bagaimana tanggapan Om dengan penemuan saya, apakah Om merasa pernah membuat kontrak dengan perusahaan-perusahaan yang membatalkan kontrak?
Pak Pribadi menatap Ranti, Dia menjawab, " selama ini yang membuat draftnya adalah sekretaris saya, mungkin saat saya tanda tangan berkas-berkas itu di selipkan, dan karena saya percaya dengan sekretaris saya, maka saya tanda tangan.
Nah disinilah masalah itu ada Om tapi dengar ini.. Ranti memutar rekaman suara dari Restu Agung ke sekretaris pak Pribadi, yang nadanya sangatlah menakutkan.
Sekretaris om, tidak seratus persen salah, dia di ancam, bukan hanya di pecat tapi semua keluarga nya akan di bungkam oleh komplotan Restu Agung, kata Ranti
Maaf Om, saya harus bicara jujur, sekarang saham 40 %, milik mereka semuanya sudah menjadi milik saya, tapi masalah mereka bukan selesai sampai disitu, saat ini kepolisian sudah menerima laporan dari saya, dan mereka saat ini sedang menyelidiki nya dan jika laporan saya memenuhi persyaratan, maka polisi akan melanjutkan ke tahap penyidikan.
Ranti apa benar yang kamu katakan itu, kata Pak Pribadi
Ia benar dan ini berkasnya, Ranti menunjukkan berkas yang di berikan Rose.
Tapi laporan sekretaris saya bahwa yang datang ke kantor adalah seorang wanita muda dan bertemu dengan mereka yang memiliki saham-saham itu, sekretaris ku hanya mendengar bahwa mereka telah menjual sahamnya.
Itu benar Om, wanita itu adalah orang suruhan saya, om mau percaya atau tidak, terserah om saja hehehehe
Mama Tiara memotong pembicaraan mereka, Pah, sudahlah mau Ranti atau siapa yang membeli saham mereka itu tidak masalah, yang penting mereka tidak seperti kakak mu itu sudah bagus untuk kedepannya.
Ia mah, balas suaminya
Nah Om, Tante benar, mau saya atau orang lain yang membeli saham 40% dari para penghianat itu, asal bisa memajukan perusahaan kenapa harus bingung, jawab Ranti
oke...oke, sekarang menurut Ranti, kita harus bagaimana ? tanya Pak Pribadi
Kita tunggu sampai besok dari kepolisian, Om tenang saja semua bukti sudah saya berikan ke Polisi.
Sementara Ranti bersama orangtua Tiara sedang makan siang dengan gembira, sedangkan di lain tempat terjadi keributan
Tepatnya di kantor Agung Jaya Konstruksi, di buat heboh oleh kehadiran polisi yang menangkap beberapa orang penting perusahaan tersebut
Pak Pribadi menerima telpon dari sekretarisnya bahwa saat ini dia berada di kantor polisi, pak Pribadi kaget dan langsung pamit kepada Ranti, " maaf Ranti om dan Tante mau ke kantor polisi karena pihak polisi sudah bergerak !
oke Om, Tante, dan tolong jangan beritahu ke Tiara soal aku pemilik saham di perusahaan Om, om pahamkan maksud Ranti.
Baik Ranti, om mengerti
terimakasih om, Ranti tidak mau, Tiara merasa berhutang kepada saya, dia sahabat yang paling Ranti sayang, dan asal om tau, Ranti melakukan ini demi kebahagiaan Tiara.
Terimakasih banyak Ranti, kami akan merahasiakannya.
Ya sudah silahkan berangkat dan jika butuh bantuan telpon Ranti segera.
Setelah suami istri itu pergi, Ranti memerintahkan Bu Likha agar membereskan meja makan dan mengatakan kalau dia mau ke kamar dan jangan di ganggu, " baik Non" jawabnya
Ranti segera bergegas ke kamar dan melihat cctv perusahaan dan dia melihat bagaimana polisi mengerjakan tugas mereka, sungguh hebat dan cepat.
" Rose bagaimana menurutmu?
" Rose bagaimana menurutmu?
Beberapa saat tidak ada jawaban Ranti memanggil lagi... " Rose..Rose"
* maaf Tuan ada apa, Rose pura-pura bingung
" Aduh kamu kenapa Rose, daritadi aku panggil kok kamu diam"
Hehehehe maaf tuan Rose hanya pura-pura tidak dengar... hehehehe
Kamu sudah bisa bercanda juga ya...
__ADS_1
* Sudah bisa sedikit Tuan, makanya cepat naik ke Tahap Emas, biar Rose bisa lebih mengerti soal manusia, Jawab Rose berharap*
Oke kamu sabar saja ya Rose
* Baiklah Tuan*
Nah Rose bagaimana pencapaian ku menurutmu ? tanya Ranti
* Sudah lebih baik, dan kedepan tuan pasti mampu menangani masalah seperti ini tanpa bantuan Rose, jadi belajarlah dengan baik dan manfaatkan semua skil yang ada sesuai kebutuhan dan kegunaannya*
" Rose apakah sekarang uang pembelian saham itu, sudah bisa kamu kembalikan hehehehe "
* Rose kasih pilihan, Tuan pilih memiliki hak mengelola perusahaan itu atau uang kembali dan perusahaan itu Rose kunci, artinya hingga berumur 18 tahun, hanya papanya Tiara yang mengelola, silahkan Tuan memilih
" Oh ya Rose apakah rekening bank yang berisi uang warisan dari ibu saya tidak bisa di gabungkan dengan Yan dari sistem "
* Maaf tuan itu tidak bisa, nanti disaat tuan sudah bisa mandiri, maka semuanya akan sesuai dengan kemauan Tuan.*
Apa maksudnya Rose
* Maaf Tuan, nanti tuan akan tahu sendiri dan untuk saat ini, rekening itu tidak bisa di gabungkan.*
Ya sudah kalau begitu.
Oke Rose aku pilih, uangku kembali dan tolong hapus ingatan orang tua Tiara tentang siapa yang membeli 40% Saham dari penghianat, apa Rose bisa melakukanya untukku ?
* Dengan senang hati Tuan, dan sudah selesai, uang pembelian saham 300 milyar sudah di kembalikan *
Terimakasih Rose
"Oke Rose Status"
" Oke Rose ... STATUS"
Nama : Ranti Putri Setiawan
Umur. : 15 tahun
Tahap. : PERAK
Level. : 6, ( 7/ 150.000.000 PS)
Job. : PELAJAR
Skil. :
\= Pemograman komputer - tingkat Raja { activated }
\= Hacker - tingkat Raja{ activated}
\= Memasak - tingkat Raja { activated}
\= Pengobatan - tingkat Kuno { activated}
\= Bermain Alat Musik - tingkat Raja { activated }
\= Mata semesta - Tingkat Raja { activated}
\= Bisnis - Tingkat Raja { activated}
\= Alchemis - tingkat Kuno { not activated}
\= Beladiri Tai Chi - Tingkat Raja { Automatis activated}
\= Skill mengemudi - Tingkat Raja { activated}
Fisik dan Mental
Kesehatan : 100 % ++
Ketahanan : 100 % ++
kecepatan : 100 % ++
Ketepatan : 100 % ++
Kecerdasan: 100 % ++
Kekayaan. : Rp. 1.057.556.000.000
$. 110.000
Deposito. : Rp. 10.000.000.000.000 {🔐}
Toko. : Terbuka
MENU
∆ Makanan dan Minuman
∆ Pakaian ( termasuk pakaian dalam)
∆ Elektronik dan gadget
∆ Peralatan standard
Poin
Sistem. : 15. 052.500
Pemahaman : 150. 570.000
Pengabdian. : 100. 650.000
inventori. :
* 86 pil surgawi
* 21 pil semesta
* 86 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh
* 21 Pil kecerdasan
* 1 Pil pembangkit Elemen Api
* 1Tungku Tingkat Kuno
* Ruang Dimensi Tingkat legenda
langka
* 10 Kupon cashback 300%
*. 3 x Permintaan Darurat
__ADS_1
*.10 Cincin Ruang tingkat Emas
* 1 kotak Tingkat emas
* 2 Kotak Tingkat Berlian
* Resep kecantikan tingkat Dewa
* Resep makanan sehat wanita hamil dan bayi
Aset
* Properti {not activated}
- Tanah seluas 10.000 m² (🔐)
- saham 65%, kampus Nusa Unggul { 🔐 }
- saham 75 %, PT. Restu Agung Properti Tbk {🔐}
- saham 60%, PT. Sari Pangan Indonesia {🔐}
- Saham 70 %, PT Astra Internasional
{🔐}
- saham 100%, kawasan Superblok Wahidin Cirebon {🔐}
- Saham 40%, Agung Jaya Konstruksi {🔐}
* Kendaraan { not activated}
Alat penunjang ( Cincin Semesta)
* 1 unit Laptop merk Quantum
* Flashdisk 2 TB merk Quantum
* Handphone, merk Quantum
* 1 buah kacamata, merk Quantum
* 1 buah Tablet Quantum
* 1 buah jam Tangan Quantum
* 1 set Jarum akupuntur mata dewa
* 1 Set Armor Transparan
Misi. :
* Harian (1x 24 Jam)
- Check in
* Misi khusus: -
- menyelamatkan keluarga Tiara
- mengungkap pengkhianat perusahaan
( waktu 30 hari, Progres: 90%)
* Misi Dadakan: -
* Misi tersembunyi: -
" terimakasih Rose"
* Sudah Tugas saya tuan*
Setelah melihat Statusnya, Ranti tertawa, hehehehe akhirnya 300 milyar ku kembali... tapi tetap saja perusahaan di kunci.
Ranti yang duduk sambil melamun, terdengar suara handphone berdering, Ternyata dari pihak sekolah Budi Luhur
Ya halo, ada apa, jawab Ranti ketus
Maaf saya ketua umum Yayasan Budi Luhur, perkenalkan nama saya Reinhard.
Oh ya Pak Reinhard, apa yang ingin bapak bicarakan dengan saya !
Besok pagi, apakah Ranti bisa ketemu dengan saya di sekolah, karena saya sudah di beritahukan pihak sekolah bahwa Ranti sudah mengajukan surat pindah sekolah.
Baik pak Besok pagi jam 9 saya akan datang, untuk mengambil surat pindah saya.
oke Ranti sampai besok jam 9, kata Pak Reinhard.
Selesai berbicara dengan pak Reinhard, karena Kakak-kakaknya juga belum pulang, Ranti menghubungi Pak pengacara..
Pak Pengacara :
Halo Non Ranti, apa kabar
Ranti :
Saya baik saja, dan bagaimana soal kasusnya, apa perkembangan hari ini
Pak pengacara :
Semua lancar dan hari ini, kami menunggu hasil dari BPN (Badan Pertanahan Nasional), mengenai status sertifikat yang kita laporkan.
Ranti :
oke, nanti tolong salinannya kirim ke saya. Saya juga ingin bertanya yang lain
Pak pengacara :
Baik Nona akan saya kirim salinannya, dan hal lain apa yang ingin anda tanyakan
Ranti :
Apakah bapak bisa mengurus balik nama sertifikat tanah, Karena rencananya besok saya akan melakukan pembayaran sebidang tanah yang diurus Pak Adam dan Pak Haryo.
Pak pengacara :
Oh lahan yang itu, Haryo sudah berbicara dengan saya dan untuk itu akan di tangani oleh istri saya.
Ranti :
Oh oke, dan juga kedepan nanti bapak akan akan menjadi tim legal di perusahaan saya di Cirebon, bagaimana apa bapak juga berminat
Pak Pengacara :
Terimakasih kepercayaan nona Ranti, kantor saya siap membantu, hal -hal yang berkaitan masalah hukum.
__ADS_1
Ranti :
oke, jangan lupa menangkan kasus ini dengan baik, terimakasih