
Bontot.! "Berapa banyak warisan dirimu dapat hingga mau barang mahal, kayak beli kacang goreng", kata Rindu agak kencang
Kami tidak mau, nyusahin Bontot terus, hidup dirumah ini saja, kami sudah bersyukur, tiap makanan enak, ke sekolah naik taksi dan ada pelayan yang melayani kami, ini sudah sangat nyaman, bukan kami tidak menghargai kebaikan Bontot, tapi perjalanan masih panjang, kata Mercy yang memikirkan berapa banyak uang yang akan Ranti keluarkan..
Kak Mercy dan Kakak sekalian, apa benar kalian mau tahu Warisan yang kudapat... tegas Ranti
Bontot, kak Mercy bukan mempertanyakan soal berapa uang yang kamu dapatkan, tapi namanya warisan orang tua itu adalah bekal untuk anak-anaknya, Nah kalau dirimu habiskan warisan sama kami, nanti masa depanmu bagaimana?
Terimakasih kakakku sayang, "percayalah", warisan uang, yang kudapat sangat banyak, belum lagi Perusahaan yang akan aku ambil pas usiaku 18 Tahun, ini biar kalian tidak ribut memikirkan uang, " dasar punya kakak terlalu hemat"...keluh Ranti
Mulai Minggu depan, kita tak perlu naik taksi ke sekolah, karena aku mau beli mobil, nanti suami Bu Likha yang supirin kita para gadis, Ranti berkelakar
Kamu ngomong apalagi bontot, mau beli mobil dan supir suami Bu Likha... Rindu coba kamu pegang jidatnya bontot, kali aja dia demam pulang dari Cirebon, kata Friska
Hahahaha, Kakak- kakak ku tersayang aku serius, makanya suami Bu Likha tinggal disini dengan kita. Aku ingin beli mobil Toyota Alphard, biar kita semua muat.
Makin bingung mereka melihatnya, tapi sudahlah, makin dipikirkan makin tambah gila bontot kita ini...
Aku serius kakak ku sayang sambil mencubit kecil pipi Mercy.
Ya sudah semua lihat jumlah uang yang ada di rekening Bank Bandung, kata Ranti sambil memperlihatkan Saldonya dan tertera kapan transfernya..
Mereka semua yang penasaran dan segera melihatnya.. seketika mata mereka melotot, bontot apa ini uangmu semua... kata mereka
Friska perjelas... Rp. 165.000.000.000, sebanyak ini ya ampun, kaya sekarang bontot kita, kalian begitu belikan aku pacar dong... hahahaha
Dasar kakak genit, masa ia, pacar di beli... hahahaha ledek Rindu...
Terus kalau bukan punyaku, lantas punya siapa ?
Diam-diam Ranti, meminta Rose agar membuatkan mereka Kartu ATM dengan saldo masing-masing 5 milyar, potong dari saldo yang sistem berikan.
* Karena orang yang paling dekat dan telah terikat dengan tuan maka sistem bisa melakukannya, tapi akan memotong 1 x kartu permintaan Darurat, bagaimana Tuan?
" Lakukanlah, buat mereka aku tidak akan hitungan"
* Baik Tuan, tunggu sebentar*, kata Rose
Mereka masih terus ngobrol, soal motor yang akan dibeli.
Kak Darel, motor apa yang kakak suka ? tanya Ranti
Apa saja yang Bontot belikan pasti kakak akan menggunakannya
Rindu mana gambar motor yang tadi, aku mau lihat jelas berapa harganya, hmm kalau segini harganya masih "oke ".
Rindu berkomentar, apa katamu, kak Darel akan di belikan yang ini, alamaaak, bisa-bisa kak Sonia jantungan, karena makin Maco dan keren kakak laki-laki kita ini, terserah dirimu deh...
Kak Rindu tau gak pengeluaran cowok di bandingkan kita para gadis, Kak Rindu kalau cowok yang jadi keinginan mereka ada kendaraan, dan kendaraan tidak tiap bulan mereka beli, bandingkan para gadis-gadis yang tampil modis, tas kecil saja mau yang puluhan juta, belum gaun, belum make up, pokoknya kalau di turutin bisa kalah mobil... kata Ranti
Hehehehe ia juga ya... Kayak merk Hermes, untuk dompet kecil saja harganya mau 50 juta, apalagi yang katanya edisi khusus lebih gila lagi harganya... kata rindu menyadari
Ya sudah ayo istirahat, dan ini buat kalian semua, manfaatkan sebaik mungkin, Ranti pura-pura mengambil ATM dari sakunya dan memberikan kepada keempat kakaknya.
Ini apalagi Bontot, kata Mercy.. sambil memegang ATMnya
Emang kak Mercy liat itu apa, balas Ranti
Ia maksud dirimu kasih kami seorang 1 ATM buat apa sayang, makan, minum dan pakaian kami masih cukup dan semua sudah dirimu berikan sekarang yang ini buat kami gunakan untuk apalagi sayang, Mercy yang tak enak hati
Kalau belu mau di gunakan nya simpan saja dulu, besok cek saja isinya atau daftar M Banking dan lihat saldonya oke... selamat tidur.
Darel ngomong, kita semua mendingan turut saja apa maunya, makin kalian membantah makin dia merasa tidak enak, salah kita semua yang sangat menyayanginya makanya dia merasa membahagiakan kita itu tugasnya.. kata Darel
__ADS_1
Ia juga, dan memang aku sangat menyayanginya dari kecil, apalagi sekarang dia bisa senyum dan bisa tertawa, aku sangat bahagia kak Darel, kata Mercy
Ya sudah terima saja apa yang dia berikan, dan benar katanya, kalau kita belum mau gunakan ya disimpan dulu. Kata sandi juag sudah ada disini. Kata Darel
Ranti masuk kamar dan melihat jam oh pasar saham sudah Mulai dan benar saja Ranti malam itu bermain saham hingga jam 01.00 WIB dan malam ini dia untung lumayan dari pembagian dengan sistem dia mendapatkan $ 75.000, lebih baik dari semalam.
Kalau begini terus memang bisa cepat kaya aku ini, kalau hitung-hitungan kerja di kantor, dalam sebulan bisa kalah gaji direktur hahahaha.
Ketika Ranti sedang keasikan tidur,. masuk sebuah pesan dari nomor yang tidak di kenal, dan mengatakan '" apa benar kamu anaknya Bu Monicha Herdiani Setiawan", saya di beritahukan pihak Bank, bahwa anda sudah mengklaim seluruh aset atas nama Monicha Herdiani Setiawan" jika kamu ada waktu, tolong hubungi saya, terimakasih.
Pagi subuh Ranti bangun langsung cuci muka dan bersiap olah raga, dia turun ke lantai bawah dan melihat Kakak-kakaknya sudah menunggunya..
kata mereka ayo bontot kita latihan, sudah berapa dirimu tidak latihan bareng kami, kata Friska
Ayo dan hari ini aku mau lihat kalian apa semua gerakan sudah benar-benar sempurna, dan kalau sudah kita libur 3 hari, dan setelahnya kita mulai gerakan kedua oke
Oke, jawab mereka kompak
Mereka semua juga kompak berlatih dengan penuh semangat, tujuannya kedepan agar mereka bisa jaga diri sendiri dan orang yang mereka sayangi, terlihat Darel yang sudah sangat sempurna dan terlihat begitu mantab.
Satu jam berlalu mereka mengakhiri latihannya dan berbincang.
Dengan adanya latihan ini, sangat terasa segar dan seolah-olah energi kita makin besar, kata Rindu dan di anggukin mereka
Ranti tersenyum melihat mereka bahagia... dalam hatinya berkata suatu saat kita semua akan menjadi orang yang di segani, bersabarlah kakak-kakakku.
Mereka semua masuk kamar untuk mandi, Ranti seperti biasa
" oke Rose CHECK IN "
* Selamat Tuan anda mendapatkan pengetahuan barang antik dan batu berharga.
[ Pengetahuan barang antik adalah skill menilai asli atau palsu juga sejarah serta nilai jual, begitu skill pengetahuan Batu berharga, skill ini mampu menilai asli atau palsu, jenis batu dan tingkatkan batu serta nilai jual batu. Untuk melihat ini tuan hanya perlu menggunakan mata semesta ]
* keahlian ini adalah bagian dari kegunaan mata semesta anda tuan dan anda bisa mendapatkan banyak uang*
* Di negara China banyak tempat untuk berjudi batu disana, dan jika menang maka hasilnya bisa milyaran, tuan jangan kuatir setelah anda mengaktifkan skil yang barusan maka tuan tidak akan kalah dalam berjudi batu *
* Oke, Tuan Rose langsung memotong saldo untuk pengaktifan nya dan sinkronisasi*
" silahkan Rose, butuh berapa lama "
* Tenang tuan karena anda sudah memiliki mata semesta, jadi hanya perlu 1 menit dan tidak sakit, santai saja *
oke
Tak lama, bermunculan data-data mulai sejarah barang yang nilainya, murah hingga nilainya milyaran, begitu juga dengan batu-batuan, semua bermunculan.
Ranti ke jendela dan melihat batu yang ada di Taman, Terlihat data tertulis bahwa jenis batu biasa dan tak berharga. Ranti juga melihat lukisan di tembok, data tertulis, di lukis tahun berapa, pelukisnya siapa, tema lukisan dan harganya sekian.. takjub Ranti melihatnya...
setelah check in Ranti mandi, selesai mandi Ranti berganti pakaian dan bersiap berangkat sekolah.
Di meja makan, mereka makan dengan gembira dan bahagia, karena pagi ini mereka komplit, setelah beberapa hari tidak sarapan bareng...
Setelah selesai sarapan, mereka mengambil bekal dan berangkat dengan taksi.
Ketika Ranti tiba di sekolah, di gerbang dia melihat Robin sendirian, Ranti berteriak memanggil..
Kak Robin... kak Robin
hei kamu dek... apa kabar
Sambil cium tangan Ranti berkata, aku baik saja dan semua urusan di Cirebon dan bandung sudah selesai
__ADS_1
oh baguslah tapi...
Tapi kenapa kak...
Perusahaan papanya Tiara katanya terlilit hutang sebesar 500 milyar, makanya Tiara juga sudah 2 hari ini tidak sekolah, tadi dia mengirim pesan katanya belum tau kapan dia masuk sekolah, karena mamanya sakit.
kok bisa kak Robin, padahal kan gaya hidup keluarganya biasa saja, dan kata Tiara perusahaan mendapatkan banyak proyek, kata Ranti heran
Ia setahu pengetahuan saya juga begitu, namun ternyata beberapa proyek gagal karena adanya permainan jadi katanya kontraknya tidak di perpanjang dan lain-lain, aku juga belum mengerti semuanya, kata Robin
Ya sudah kak, nanti aku telpon Tiara pas jam istirahat. Oh ya oleh-oleh kakak dan Tiara ada masih dirumah, aku mau kakak dan Tiara ke rumahku main sekalian ambil oke.
ya sudah terimakasih dek.. ayo masuk kelas
" Rose bolehkah aku menggunakan 1x permintaan Darurat'
* Dalam rangka apa tuan?
" Bisakah kamu mengakuisisi 40 % saham penghianat di perusahaan papanya Tiara"
* Bisa tuan tapi menggunakan uang bekal anda dan di perkirakan 40 % saham akan menghabiskan uang tuan sebesar 300 milyar dan memotong poin pengabdian 100.000, bagaimana?
" Lakukanlah, dan setelah ini saya akan kerja keras membuat penghianat ini masuk penjara "
* baiklah, sebagai tantangan buat tuan, jika dalam 1 Minggu ini progres pengungkapan kasus penghianat di perusahaan papanya Tiara, naik hingga 80% , maka Rose akan kembalikan uang Tuan sebesar 300 milyar, namun penghasilan 40 % saham dari perusahaan ayahnya Tiara, tetap akan di kunci, bagaimana??
" tantangan yang sangat menyenangkan, aku setuju" jawab Ranti antusias.
* Baik Tuan silahkan menunggu 30 menit*
oke
Sambil berjalan dengan Robin akhirnya, Ranti tiba di kelas, namun waktu mau duduk, tempat nya sudah di tempati oleh murid baru, padahal setiap meja sudah tertulis nama siswa.
Ranti heran kenapa tidak ada satupun teman-teman sekelas yang mencegah gadis itu duduk di tempatnya, bahkan ketua kelas Ketua kelas nya juga diam.
Kebetulan jam pertama adalah wali kelas mereka, sebelum pelajaran dimulai Ranti bertanya, " Bu guru itu meja saya dan ini harusnya meja anak baru itu, kenapa bisa dia duduk di tempat saya"
wali kelas hanya berkata cuek, kalau kamu tidak setuju, itu terserah kamu yang jelas biar dia anak baru tetapi dia bebas mencari tempat duduk, dan ingat kamu siswa beasiswa, artinya kamu tidak membayar apa-apa disini jadi kamu diam dan ikuti saja aturannya.
Siswi baru yang namanya Karen, tertawa, hei orang miskin, biarpun kamu juara nasional, bukan berarti kamu harus menerima perlakuan khusus, ingat .. hanya orang kaya yang bisa mendapatkan apa yang dia mau, kamu mengerti !
Oh oke, kalau begitu seberapa kaya orang tuamu, apakah orang tuamu bisa membeli semua sekolah ini, jika bisa maka saya akui kamu orang kaya.
Dan anda sebagai guru, ternyata sangat tidak logis jika anda membeda-bedakan murid,. harusnya anda bersikap adil. Maaf awalnya saya senang dengan anda Bu guru yang terhormat dan sudah menerima beberapa penghargaan, tetapi hari ini ternyata semuanya omong kosong,. kata Ranti.
Saya akan laporkan ke kepala sekolah, bukti pernyataan anda sudah saya rekam, selamat pagi.
Siswi baru itu merespon, Bu guru santai saja, orang tua saya bisa membela ibu.
Ranti langsung keluar dari ruangan kelasnya dan ke ruang kepala sekolah.
Sampai si ruang kepala sekolah, Ranti segera melaporkan, tapi sayang, kepala sekolah hanya berkata " maaf Ranti orang tua siswi baru itu termasuk orang paling berpengaruh di Jawa Timur ini, jadi maaf untuk yang ini saya tidak bisa membantu mu, bahkan kepala yayasan juga demikian.
Apa karena status ku yang beasiswa, seperti kata wali kelasku..? emosi Ranti mulai meledak
Maaf Ranti bukan itu, wali kelas itu salah bicara, maafkan kami..
Ya sudah pak gak apa- apa, saya tidak mau ribut atau cari masalah dengan siapapun, bukan karena saya takut.. ingat baik-baik saya tidak takut dengan siapapun, termasuk orang tua anak baru itu, tapi ini soal harga diri saya..
Jadi tolong buatkan saya surat pindah sekolah, sekarang juga, agar saya bisa bersekolah secepatnya.
Kalau kalian menyesal telah memberikan saya beasiswa, tinggal bilang kalau aku harus bayar SPP.
__ADS_1
Saya dari SMP sekolah disini dan saat aku juara sekolah nama yayasan ini juga turut terkenal.
Nak Ranti,. jangan berpikiran sempit itu seperti itu, saya bicarakan dulu dengan pihak yayasan, soal masalah ini...