SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Airmata bahagia Ranti


__ADS_3

Tak terasa hari sudah berganti, dan saat ini mereka sementara sarapan, Aisyah dan Salma disuapin Ranti dengan penuh perhatian.


" Kalian berdua memang ketularan manja dari kakak kalian", canda Friska.


" Hehehehe, namanya juga adik, jadi ya harus manja dong sama Kakak-kakaknya", jawab Aisyah.


" Badan saja yang gede, tapi manjanya seperti Salma saja", lanjut Mercy menggoda Aisyah.


" Biarin aja, Aisyah juga akan manja sama kakak-kakak semuanya", jawab Aisyah.


Hahahaha hahahaha


suasana sarapan begitu bahagia, Anjeli, Nayla serta Delia hanya bisa geleng kepala melihat tingkah Aisyah.


" Ia sayang, kami akan selalu menyayangimu, tapi ingat jangan sampai membuat kami kecewa, tetap belajar yang rajin dan mandiri, kami tak akan selamanya berada disisimu", ucap Vanya.


" Ia kak, Aisyah pasti akan mandiri, agar kakak semuanya bangga dengan Aisyah.


" Mommy, aunty Aisyah sungguh sangat ceria, Rory bangga punya aunty Aisyah", ucap Rosemary.


" Ia sayang, kelak kamu akan di kelilingi orang-orang yang sangat mencintai kamu, mommy jadi gak sabar melihatmu tumbuh besar", ucap Ranti sambil meraih Rosemary dari gendongan Noey.


* Tuan jangan kuatir soal Nona Muda Rosemary, karena kelak Nona Muda akan menjadi pelindung Putra Tuan, dan nama Nona Muda Rosemary akan di segani di semesta ini", ucap Rose.


" Terimakasih Rose, tapi saya tidak ingin Putriku mewarisi kekejaman saya", pinta Ranti.


* Kalau soal itu, Maafkan Rose, Putra dan Putri Tuan hanya akan kejam kepada siapapun yang menyakiti keluarganya atau teman dekatnya, sama seperti Tuan", jawab Rose.


" Baiklah, saya tidak mencampuri dunia ini di kemudian hari, kami akan menjalani hidup layaknya orang biasa, walau kekayaan segunung, tapi kami akan hidup seperti ini, dan bebas kemana saja kami mau", ucap Ranti.


* Akhirnya Tuan lebih menyadari, akan saran Rose. Percayalah di dunia ini, hanya Tuan yang sudah melampaui batas kekuatan manusia dan manusia lain yang memegang sistem", ucap Rose.


" Aku percaya, dan aku akan berusaha untuk mencapai tingkat Supreme agar bisa lebih melindungi seluruh saudaraku dan keturunannya", ucap Ranti.


* Tuan pasti mencapainya, jika tuan sampai mencapainya, Rose akan menghadiahkan gerbang dimensi, dan seluruh teknologi dari seluruh semesta", ucap Rose.


Tak terasa juga waktu sarapan sudah selesai, Ranti segera masuk kamar dan berganti pakaian, dikuti seluruh saudaranya, dan melakukan persiapan ke Ragunan.


" Rory sayang, mau gak lihat gajah dan berbagai hewan yang ada? tanya Ranti.


" Mau mommy, apa kita akan ke kebun binatang? tanya Rosemary.


" Ia sayang", singkat Ranti.


" Asyik kalau begitu, di ruang dimensi mommy, hewan juga sangat banyak, tapi tidak ada gajah dan juga harimau", ucap Rosemary.


" Ya sudah, nanti mommy Carikan dan beli, apakah Rory mau gajah atau harimau? tanya Ranti.


" Mau harimau, singa dan juga gajah", jawab Rosemary.


" Baiklah, nanti mommy cari ya, siapa tahu ada yang menjualnya, lagian mommy sedang membangun kebun binatang sendiri", ucap Ranti.


" Dek ayo kita berangkat, semuanya sudah siap", ucap Vanya.


" Ya sudah, ayo Salma, panggil kakakmu Armando dan Aisyah.


Tak lama berselang, merekapun berangkat, bahkan Velove dan Vexia juga ikut dan pastinya bersama Suratmi.


Akhirnya semua penghuni rumah kecuali Adriansyah dan Monicha yang tidak ikut, karena akan ke Australia.


Ditempat lain, Anya dan juga Nirmala sudah dalam perjalanan.


tepat sebelum makan siang, Ranti dan rombongan sudah berkumpul bersama dengan Anya dan ayahnya, juga Nirmala dan sepupunya.


" Ranti, apa mereka semua adalah saudaramu dan apakah itu putrimu", ucap Nirmala.


Seluruh saudara Ranti terkejut mendengar suara lantang Nirmala.


" Oh maafkan saya, perkenalkan nama saya Nirmala, dan saya temannya Ranti', ucap Nirmala.


" Kami kakaknya Ranti dan mereka berdua adalah adik kami", ucap Dewi mewakili seluruh saudaranya.


" Dan ini Listy sepupuku, senang berjumpa dengan kalian semua", ucap Nirmala sambil membungkuk.


" Kak Nirmala, saya Salma dan ini kakakku namanya Armando", ucap Salma sambil melihat cincin yang dipakai Nirmala.


" Kak, kenapa di jari kak Nirmala ad cincin seperti kita", ucap Salma lewat telepati.


" Panjang ceritanya, nanti kakak akan jelaskan kepada kalian semuanya", ucap Ranti.


* Jangan katakan Nirmala adalah teman anda di semesta berbeda", sambung Rose memperingatkan.


" Baiklah, jawab Ranti singkat.


Ranti tiba-tiba merasakan ada sesuatu yang sangat familiar dengannya.


* Tuan, mohon anda ikuti koordinat ini, maka tuan akan menemukan sesuatu yang berharga", ucap Rose.


Ranti pamit kepada seluruh saudaranya dan pergi mengikuti koordinat dari Rose.


Ranti diarahkan ke suatu pohon besar dan betapa terkejutnya dia saat memindai status pohon itu.


" Rose, kenapa pohon ini ada disini", tanya Ranti.


* Nanti malam harap segera Tuan memindahkan pohon ini dari sini, pohon ini namanya pohon inti elemen kayu, dengan tuan meminum embunnya maka elemen kayu Tuan akan sempurna, harap segera Tuan, karena pohon ini tepat jam 00.00 wib akan bermutasi dan jika hal itu terjadi maka seluruh tumbuhan di sekitarnya akan berevolusi yang nantinya akan menimbulkan menggemparkan dunia.


Pohon ini, peninggalan pemilik sistem 1 juta tahun yang lalu, dan nanti malam tepat 1 juta tahun.

__ADS_1


Percaya atau tidak, silahkan Tuan pindai tanahnya, pasti tuan akan menemukan banyak batu berharga, termasuk Berlian super langka, peninggalan evolusi 1 juta tahun lalu, dan nanti saat berada di ruang dimensi Tuan maka tuan juga akan mendapatkan batu-batu berharga", ucap Rose.


" Astaga Rose, ini berarti saya memiliki pohon uang", ucap Ranti.


* Tuan ada-ada saja, tapi bisa juga dikatakan demikian, karena setia 1 juta tahun maka tanah sekitar pohon ini akan mengandung batu berharga.


* Tapi bukan hanya itu saja, pohon ini akan melengkapi kekuatan ruang dimensi Tuan, dan Rose menyarankan, agar seluruh Liontin milik saudara Tuan, rendam 1 x 24.jam dengan air yang ada di pohon ini", ucap Rose.


Ranti segera Memindai struktur tanah di sekitar pohon itu.


Ranti terkejut bukan kepalang, bagaimana tidak terkejut, Ranti menemukan batu berharga yang sangat banyak.


Ranti kembali ke tempat saudara - saudaranya berkumpul dan menikmati makanan ringan.


" Anya, pegang ini baik-baik, ini tanda bahwa kamu adalah orang saya yang akan mengelola seluruh ruas tol milik saya, serta gerai KFC yang berada di sepanjang rest area di jalan Tol itu.


Kirim semua laporan atau berikan secara langsung ke Maureen atau Sasha, juga Regina, apa kamu sudah paham", tegas Ranti.


" Paham Nona Muda", jawab Anya.


" Dan Nirmala akan berada di belakang mu, jika ada masalah silahkan hubungi Nirmala", ucap Ranti.


" Tenang saja Anya, saya pasti membantumu", jawab Nirmala.


Karena hari sudah sore, akhirnya mereka pulang, tapi mereka memutuskan untuk mengantar Aisyah pulang ke Merak.


" Besok mobilmu sudah diantar ke rumahmu, sekarang ayo pulang kakak antar", ucap Ranti.


Tepat jam 7 malam, mereka tiba di kios Aisyah, mereka disambut oleh kedua orangtua Aisyah, juga Diman, serta ibunya Delia.


" Selamat malam paman dan bibi, kami mengantar adik manja kami kembali ke rumah kalian", ucap Vanya.


" Terimakasih nak, lalu bagaimana keadaan nona Salma", ucap Bu Antara.


" Salma sudah sehat bibi, lihatlah Salma bisa datang kesini mengantar kakak Aisyah", jawab Salma.


" Syukurlah kalau begitu, bibi dan paman senang melihatnya, kakakmu Aisyah langsung berangkat saat mendengar nona terluka", ucap Bu Antara.


" Ia Bi, seluruh kakakku datang, karena kami semua saling menyayangi", ucap Salma.


Sejam bercengkerama di kios Aisyah, Ranti dan saudara-saudaranya pamit untuk pulang.


" Kakak pulang ya dek, besok sekolah", ucap Ranti.


" Dek kak Robin dan kakak iparmu juga mau kembali ke Surabaya, belajar yang rajin dan kalau ada apa-apa hubungi kami", ucap Robin dan mencium jidat Aisyah.


" Ia kak, kalian berdua selalu membuat ku bahagia selain ayah dan bundaku, hati-hati di jalan",jawab Aisyah Sambil memeluk Robin dan Ranti serta Tiara.


sepeninggal Ranti dan saudaranya, Aisyah naik lantai 2 dan mandi.


" Ia ayah, Aisyah di perkenalkan sebagai salah 1 pemilik dari seluruh perusahaan kakakku, tadi juga kakakku memaksa akan membuatkan Aisyah Mall di Banten", ujar Aisyah.


" Berbahagialah nak, karena kakakmu sangat menyayangi kamu, tapi ingat baik-baik pesan kakakmu, bunda dan ayah juga tidak mau Aisyah jadi orang yang sombong dan serakah", ucap Bu Antara.


" Ya, enggaklah bunda, untuk apa berlaku seperti itu, nanti Aisyah kehilangan kasih sayang dari seluruh kakak-kakakku dan adikku Salma dan Armando, juga ponakanku Rosemary dan Ketty Angelina ", ucap Aisyah.


" Bunda senang mendengarnya, kalau kakakmu memberikan sesuatu itu berarti dia sangat percaya bahwa anak bunda, bisa menjadi orang yang baik hati", tapi bunda ijinkan jika kamu berlaku kejam dan sombong pada orang yang suka semena-mena terhadap orang lain", ucap Bu Antara.


" Itu pasti Bunda, apalagi mereka mengganggu orang-orang yang Aisyah sayang", jawabnya dengan tegas.


Di posisi Ranti sendiri, dia sedang berada di pesawat pribadinya dan sedang menggendong Rosemary.


" Mommy, Rosemary ingin ngobrol sama aunty semuanya", pinta Rosemary.


Sejenak raut wajah Ranti terlihat sedih.


" Maafkan Rory, jika permintaan Rory terlalu berlebihan", ucap Rory yang sadar akan kesedihan Ranti.


" Sayang permintaan kamu tidak berlebihan, hanya saja mommy belum sanggup mengabulkannya, maafkan mommy", ucap Ranti.


Sementara itu, Rose juga terlihat sangat sedih, dia merasakan betapa Ranti sangat sedih, karena tak sanggup mengabulkan permohonan putri kesayangannya.


" Rose, kabulkan permintaan majikan kamu itu, jangan hanya masalah sepele saja, dia terganggu dengan tugasnya yang besar", terdengar suara sang Absolute Supreme Divine.


" Tapi Tuan, Rosemary baru berusia 3 bulan", ucap Rose.


" Biarkan dia berbicara hanya saat mereka berkumpul dan melalui telepati, nanti hingga 1 tahun baru Rosemary berbicara secara verbal", ucap Absolute Supreme Divine.


" Pasti Tuanku Ranti akan sangat bahagia", ucap Rose.


Disaat sama, seluruh saudara Ranti terkejut dengan sapaan Rosemary, " Hai Aunty dan hai Uncle", ucap Rosemary lewat telepati.


" Astaga dek, keponakan kita sudah bisa bicara walau lewat telepati", ujar Vanya dengan gembira.


" Rory sayang ini aunty Vanya", ucap Vanya.


" Ia Aunty, Rory sudah tau dan Rory bahagia memiliki banyak aunty yang sangat hebat dan juga uncle yang juga hebat", jawab Rosemary.


Ranti hanya bisa meneteskan air mata bahagia, melihat putrinya yang sudah bisa bicara walau hanya lewat telepati.


" Terimakasih Rose, ucap Ranti.


" Ini pemberian dari Absolute Supreme Divine, untuk Tuan, agar Tuan bahagia", ucap Rose.


" Tapi tetap saja, saya sangat berterimakasih sama Rose, Putriku sudah bisa bicara walau hanya lewat telepati, jujur aku sangat sedih saat Putriku meminta ingin bicara dengan Aunty dan unclenya, dan aku tidak bisa mengabulkannya, tapi lewat Rose, sang Absolute Supreme Divine mau mengabulkan permintaan Putriku, saya berjanji akan melaksanakan tugasku dengan lebih baik", ucap Ranti.


Sementara itu, Rory sedang bercakap dengan seluruh aunty dan unclenya.

__ADS_1


" Mommy, kenapa menangis, apa Rory terlalu menyusahkan mommy", ucap Rosemary yang melihat Ranti meneteskan airmata.


" Rory anak baik, mommy meneteskan airmata bahagia, karena Rory sudah bisa bicara dengan Aunty dan uncle, mommy sangat menyayangi Rory", ucap Ranti.


" Terimakasih mom, Rory akan selalu menjadi anak yang baik", ucap Rosemary.


" Mari kita rayakan kebahagiaan ini, aku akan memberikan kalian semua hadiah, ucap Ranti.


" Kakak, adik Salma bilang, ponakanku Rory sudah bisa bicara", tanya Aisyah yang tiba-tiba Video Call.


" Ia dek, tapi hanya khusus kita keluarganya, ini berkat terindah buat Putri kakak, dan ini rahasia kita, jangan beritahukan kepada siapapun, termasuk Nayla, Anjeli dan Delia, juga kedua orangtuamu", ucap Ranti.


" Baik kak, dan selamat berbahagia Kakakku tersayang", ucap Aisyah.


" Rose, berikan semua kakakku dan adikku, 10 milyar Dollar USA, dalam bentuk tabungan dan transfer ke rekening mereka di JP Morgan.


Sedangkan kedua orangtuaku, berikan 20 milyar, sedangkan bibiku Nindya, 15 milyar Dollar USA dan buatkan kartu Paladium Reserve Card.


Khusus untuk Noey, berikan dia 5 triliun rupiah, dan urus semua dokumen kependudukan di semesta ini, serta buatkan SIM", perintah Ranti.


Akhirnya pesawat mereka tiba di Surabaya dan langsung kembali kerumah, Salma sudah nyenyak dan langsung di bawa ke kamarnya.


Kebahagiaan Ranti terasa lengkap, begitu juga dengan saudara-saudaranya.


* Tuan, sudah waktunya Rosemary masuk ke Cincin Semesta dan beralih ke ruang dimensi", ucap Rose.


" Baiklah, terimakasih sekali lagi", jawab Ranti dan langsung memasukkan Rosemary dan Noey, ke Cincin Semesta, dan beranjak ke kamar, didalam bangunan yang ada dalam Cincin Semesta.


* Tuan anda belum mengeksekusi pohon di Kebun Binatang Ragunan, waktunya tinggal 1,5 jam", ucap Rose mengingatkan.


" Baiklah, saya akan terbang kesana sekarang", jawab Ranti dan langsung mengaktifkan armornya.


Dengan kecepatan maksimum, Ranti terbang menuju Jakarta, tepatnya ke Ragunan.


Hanya butuh waktu 15 menit, Ranti sudah tiba di lokasi, dan langsung menambah array pelindung.


Dengan kekuatan elemen tanah, Ranti mencabut pohon besar itu, dan dia juga mengaktifkan elemen kayu untuk menjaga agar pohon tersebut tetap hidup.


Ranti membuka Cincin Semesta dan langsung memasukkan pohon tersebut, yang nantinya akan di urus sistem agar pindah lagi ke ruang dimensi milik Ranti di Zona 3.


Ketika pohon itu di cabut, terlihatlah berbagai jenis batu berharga, dengan jumlah yang sangat besar.


* Tuan, silahkan ambil semuanya, dan kembalikan bentuk tanah itu seperti semula, Rose akan mengganti pohon tersebut dengan bentuk dan ukuran yang sama, dan atur waktunya, agar area sekitar bisa kembali seperti semula", perintah Rose.


" Baik Rose, jawab Ranti dan langsung mengambil seluruh batu-batu tersebut.


Ranti tambah terkejut, ketika dia melihat 10 batu yang begitu besar dan setelah di pindai, ternyata memiliki kandungan emas dan lebih heran lagi bentuk emasnya seperti kulit pohon, Mata Semesta melaporkan status, bahwa itu memang tumpukkan kulit kayu.


" Rose, aku beli alat untuk mengolah batu - yang mengandung emas dan cetak menjadi berbentuk batang dengan berat 5 kg", ucap Ranti.


* Baik Tuan, akan alatnya akan di letakkan di Ruang Dimensi", jawab Rose.


Berbagai jenis batuan tersebut kini selesai di masukkan, Cincin Semesta dan akan dibagi berdasarkan jenisnya.


Terdapat ribuan berlian berukuran bola kasti, setiap jenis yang ada.


Selesai mengambil seluruh batu berharga itu, terlihatlah lobang yang begitu besar, namun tak lama berselang tanah kembali menyatu dan sebuah pohon besar di tanam kembali.


Elemen kayu bekerja dengan sangat cepat memperbaiki tanaman disekitar pohon itu, begitu juga elemen tanah yang sebelumnya sudah mengatur ulang struktur tanahnya.


Selesai mengeksekusi, Ranti duduk dan melihat bagaimana kedua elemennya bekerja, dan tepat pukul 00.00 wib. lokasi tersebut sempat bergetar tapi hanya sepersekian detik dan tidaklah kencang.


Ranti menonaktifkan Pelindung semesta dan dan dia terbang lagi menuju Surabaya.


Tak terasa malam telah berganti, Ranti kini kembali sibuk dengan mengurus kedua adiknya, Salma hari ini sudah masuk sekolah lagi.


" Ayo sarapan, nanti kami akan antar Salma kesekolah, ucap Vanya.


Memang hari ini, sengaja Vanya ingin datang kesekolah, karena dia ingin memberikan sesuatu kepada mantan Kepseknya, yaitu Bu Indarwati.


" Kak Armando, akhirnya kak Vanya, bisa mengantar kita ke sekolah", ucap Salma ke Armando.


" Terimakasih ya kak, ucap Armando.


" Ia sayang, kakak kita Vanya pasti akan mengantar kalian, sama seperti dulu waktu kakak sekolah, selalu ditemani kak Vanya", ucap Ranti.


Sarapan pagi jadi sangat hangat dan bahagia, para pelayan pun ikut bahagia, melihat semua majikannya yang selalu saling mendukung.


" Dek, kantor Bank JP Morgan mengundang kita agar datang ke kantor cabang mereka di Singapura, karena kamu menambah saldo kami semua dengan jumlah yang sangat besar", ucap Dewi.


" Katakan kepada mereka, bahwa hari Sabtu kita kesana, ucap Ranti.


" Apa pesawat kita langsung ke Changi Airport atau via Batam? tanya Darel.


" Via Batam saja, saya juga mau lihat apartemen di Pollux Batam disana ada 5 unit, yang saya beli 3 tahun lalu", jawab Ranti.


" Ya sudah, kalau begitu, ucap Darel dan langsung beranjak dan jalan ke garasi mengambil mobil Alphard.


" Kakak, nanti Mora juga ikut ya, tanya Salma.


" Ya dia harus ikut kemana kamu pergi, kecuali dia lagi ada acara keluarga, kamu tanya saja", jawab Ranti.


" Aisyah, kamu tunggu kakak di Bandara Soekarno Hatta hari Jumat malam, kita semua akan ke Singapura, nanti pulang hari Minggu pagi", ucap Ranti.


" Baik kak, adik juga dapat pemberitahuan agar segera kekantkr cabang Bank JP Morgan di Singapura", jawab Aisyah.


Akhirnya mobil Alphard Itu tiba disekolah SD Bintang Timur, bersama mobil milik Yati.

__ADS_1


__ADS_2