SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Keseruan di Kios Aisyah


__ADS_3

" Kalian berdua ingat baik-baik, ini adikku Aisyah Aliyah Antara, kapan saja dia ke kantor, tolong layani dia dengan baik, selain itu, pak Lomban adalah Pamannya", tegas Ranti pada 2 manajer Bank IDB Banten.


" Baik Nona Muda, data seluruh pemilik IDB sudah ada, dan di ruang khusus Nona Muda, semua foto saudara Nona Muda, juga ada", ucap Manajer Kredit.


" Baguslah, sekarang duduk dan makan, jangan sungkan-sungkan, terimakasih sudah datang menjenguk adikku, yang baru pulang dari liburan bersamaku di Amerika Serikat selama 2 Minggu", ucap Ranti.


" Kami di beritahukan oleh Pak Kepala Cabang, dan katanya malam tadi Nona Muda sudah pulang, jadi saat kami berkunjung ke Perusahaan yang mengajukan Kredit, maka sekalian mampir, kami tidak mengetahui kehadiran Nona Muda disini, maafkan kami jika tidak langsung kembali ke kantor", ucap mereka berdua.


" Tidak apa-apa, saya tidak suka dengan karyawan yang kaku, terserah kalian mau berbuat apa, yang penting tugas dan tanggung jawab kalian beres itu lebih baik, toh kalian juga keluar kantor karena memang ada tugas, juga sekarang waktunya makan siang, jadi santai saja, nikmatilah makan siangnya dengan tenang", ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, suatu kebanggaan tersendiri bagi kami bisa makan siang bersama keluarga Nona Muda.


" Ponakan, apa Pamanmu di belikan oleh-oleh dari Amerika", bisik pak Lomban.


" Ada dong, nanti ajak bibi kesini, dan ambil oleh-olehnya", Jawab Aisyah.


" Terimakasih Paman akan beritahukan Bibimu", jawab pak Lomban.


" Pak Lomban apa dari Jakarta sudah memberikan yang ku titipkan untuk di bagikan ke karyawan IDB Banten", tanya Ranti.


" Sudah Nona Muda, tapi belum saya bagikan, saya ingin mengajak Ponakan untuk membagikannya, sekalian berkenalan dengan seluruh karyawan kita Nona Muda", ucap pak Lomban.


" Tidak Perlu, besok langsung bagikan saja, cukup kalian saja yang mengetahui Aisyah, agar kapan-kapan Aisyah datang mendadak, tidak ada yang menjadi penjilat, apa kalian mengerti maksud saya", ucap Ranti.


" Hahahaha, kami mengerti Nona Muda, ucap Pak Lomban sambil tertawa lepas.


" Itu baru karyawan yang hebat, dan pantas menjadi pamannya Aisyah", ucap Ranti.


Suasana makin seru, seolah tidak ada batasan antara bos dan karyawan, kedua manajer IDB sangat bangga memiliki bos seperti Ranti, mereka berjanji dalam hati akan setia bekerja di IDB, bagi mereka Ranti adalah sosok bos terbaik.


" Kemana pak sopir kantor, kenapa dia tidak ada? tanya Ranti.


" itu dia Nona Muda di meja sebelah, dia malu bergabung dengan kita", jawab manajer Keuangan.


" Ya sudah, saya kira dia tidak masuk ke ruangan ini", ujar Ranti.


" Pak Sopir kemari sebentar", panggil Ranti.


" Saya Nona Muda", jawab pak sopir dan langsung mendekat.


" Ambil ini, beli rumah dekat kantor dan beli motor yang baru, jangan berani kamu pindah bekerja di tempat lain, saya mau kamu bekerja di tempat saya sampai Tua, tapi dengan Syarat, jangan kecewakan saya, dan jangan besar kepala", tegas Ranti sambil memberikan cek senilai 2,5 Milyar.


" Terimakasih Nona Muda, saya bersumpah tidak akan mengkhianati IDB, dan mengecewakan Nona Muda, tapi ijinkan saya menggunakan sebagian uang ini untuk biaya kuliah anak kembar 3 saya", ucap pak supir.


" Oh, bapak punya anak kembar 3", takjub Ranti.


" Ia Nona Muda, 2 laki-laki dan 1 perempuan, yang perempuan duluan lahir baru kedua adik-adiknya", ucap Pak sopir.


" Ya sudah kuliahkan mereka baik-baik, ini hadiah buat mereka bertiga, tapi gunakan untuk biaya kuliah, uang jajan dan motor untuk mereka, serta yang ini buat modal istri bapak", ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Muda ", ucap pak sopir sambil berlutut.


" Berdirilah, jangan lagi berlutut kepada saya, berlututlah kepada Tuhan dan kedua orangtua kita", tegas Ranti.


" Istri saya sangat ingin membantu saya bekerja tapi kami tidak punya modal, dan dengan uang dari Nona Muda, pasti istri saya akan sangat senang ", ucap pak sopir itu.


" Teruskan makannya, ambil kotak ini, dan bukalah saat dirumah, dan baca aturannya baik-baik", ucap Ranti sambil memberikan Serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh serta Pill Penambah Kecerdasan.


" Pak Manajer, ambil ini dan beli mobil baru, masa manajer datang ke kantor naik motor, ingat beli Toyota Corolla Cross, foto dan kirimkan ke pak Lomban, biar nanti pak Lomban mengirimkan ke saya buktinya, awas kalau kalian berbohong, harus beli cash, ucap Ranti sambil memberikan mereka berdua masing-masing cek senilai 5 miliar.


" Terimakasih Nona Muda, untuk apa kamu berbohong, justru kami sangat bersyukur, di belikan mobil, biar saat weekend, kami sekeluarga bisa jalan-jalan", ucap mereka.


" Baguslah, dan tolong bekerjalah dengan baik, jika bank saya ini makin berkembang, tidak mustahil kalian berdua akan menjadi kepala cabang di tempat lain, jangan bermimpi menggantikan posisi pak Lomban, kecuali dia saya pindahkan atau saya Pecat, ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, kami sudah berjanji untuk menyelesaikan karier kami di IDB, kami siap di tempatkan dimana saja", ucap mereka berdua.


Bukan tanpa alasan mereka berjanji, kedepan makin sulit mencari pekerjaan, apalagi umur mereka sudah 35 tahun, harapan mereka adalah dimasa depan anak-anak mereka akan mudah mendapatkan pekerjaan.

__ADS_1


" Pak Lomban, tetap bagikan kepada mereka bertiga apa yang sudah menjadi hak mereka", perintah Ranti.


" Baik Nona Muda, tapi bolehkah istri saya Bertemu dengan Nona Muda, dia sudah dalam perjalanan kesini", tanya pak Lomban.


" Boleh, pak Manajer, panggil istri kalian berdua kesini, perintah Ranti.


" Nanti urusan kantor bagaimana? tanya Manajer keuangan.


" Hahahaha, disini ada kepala cabang, dan pemilik bank, siapa lagi yang akan memarahi kalian", ucap Ranti.


" Ya ampun, maaf Nona Muda, kami jadi kayak orang bodoh hingga lupa kalau 2 bos ada disini", jawab Manajer Kredit sambil menepok jidatnya sendiri.


" Paman, apa mobil yang Aisyah belikan untuk bibi sudah lengkap surat-suratnya", tanya Aisyah.


" Sudah, justru sekarang Bibimu sering bawa makan siang untuk Pamanmu ini, Bibimu takut Pamanmu tergoda wanita lain, padahal Bibimu tidak tahu, jika Pamanmu ini sangat mencintai Bibimu", ucap pak Lomban.


" Aisyah tau paman sangat menyayangi Bibi, makanya Paman pantas menjadi Pamanku", ucap Aisyah.


" Laki-laki sejati hanya mencintai 1 wanita saja, yaitu istrinya", ucap pak Lomban.


" Harus itu, ingat ponakan paman adalah wanita juga", ucap Aisyah.


" Hahahaha, lihat Ayahmu, lihat ayahnya nona muda, tetap bahagia hanya dengan 1 wanita saja, kemanapun bebas, artinya, saat Paman ingin pergi sendirian, pasti Bibimu akan percaya dengan Paman, tapi coba kalau paman berkhianat, mau kemanapun tidak nyaman", ucap pak Lomban.


" Ternyata pak Lomban tipe setia, Ayahku sangat menyayangi Ibuku, kemanapun ayah pasti mengajak ibuku, kata ibuku, dari mereka menikah, sangat jarang ayah pergi sendirian", ucap Ranti.


" Ya memang harus demikian, kita menikah sekaligus mendapatkan teman Abadi, jadi buat apa kita jalan sendirian, saat istri saya sakit, saya hanya pergi sendiri kalau ada acara keluarga, atau acara kantor yang mewajibkan kehadiran seluruh karyawan, selebihnya saya tidak kemana-mana, hingga banyak yang mengatakan kalian saya laki-laki takut istri", ucap pak Lomban.


" Nona Muda, maaf terlebih dahulu, wanita akan memberikan seluruh hidupnya buat laki-laki yang benar-benar mencintai dan menghormatinya, saya merasakan bagaimana kasih sayang dari istri saya, dia begitu sabar menemani perjalanan karier dan hidup saya, untuk apa mengkhianati wanita seperti saya, dan belum tentu kita mendapatkan yang lebih baik dan lebih tulus dari istri saya", ucap pak Lomban.


" Ucapan pak Lomban sangat mirip dengan omongan ayah saya", jawab Ranti.


" Pak Lomban, Nona Muda, saya adalah Preman paling meresahkan di masa lalu, di masa itu, tidak ada berani yang memaki dan meremehkan saya, hanya mamanya Aisyah, Anjas dan Atilla, dan ada 1 kalimat yang dia ucapkan dan Sampai hari ini menjadi penyemangat hidup saya.


" Apa kehebatanmu itu sanggup memberikan kebahagiaan sejati, ingatlah umur bertambah dan kehebatanmu akan berkurang dan pasti akan menghilang, disaat itulah kami akan kesepian", itulah ucapan istriku waktu itu, ucap pak Antara.


Dan istri saya begitu setia menunggu hingga 2 tahun, dan saya dengan ikhlas melepaskan segala-galanya, dan hasilnya, saya punya istri yang cantik, akhlak yang baik, serta setia, lalu apakah pantas kita laki-laki meninggalkan wanita sebaik ini ! jawabannya adalah hanya laki-laki bodoh dan tentunya bejad", ucap pak Antara.


" Kami bahagia mendengar cerita kalian, ucap Delia, ibuku hingga saat ini tidak mau menikah lagi, bahkan kedua kakak saya tidak mau membantu Ibuku, kakak ketiga saya masih membantu walau hanya sedikit", ucap Delia.


" Delia, apa menurut kamu kakak ketigamu ingin pindah tugas kesini", ucap Ranti.


" Dia sangat ingin pindah tapi Prosesnya sulit dan waktunya juga lama, sudah begitu harus punya alasan yang kuat", jawab Delia.


" apa dia menyayangi ibumu dengan tulus atau tidak, berikan saya jawaban yang jujur, dan saya janjikan bulan depan dia pasti sudah disini", ucap Ranti.


" Minimal dia masih menelpon ibu saat ulangtahun, juga saat lebaran, pangkatnya memang kecil jadi gajinya juga kecil, apalagi sekarang dia menikah, istrinya sangat ingin bertemu ibuku, dia selalu menelpon ibuku, berbeda dengan kakak pertama dan kakak kedua", Ucap Delia.


" Baiklah, semoga keputusan saya tidak salah, saya akan bantu agar dia bisa di mutasikan di Banten, atau minimal Bandung Jawa Barat", jawab Ranti.


" Terimakasih Nona Ranti, maaf merepotkan Anda", ucap Delia.


" Tidak merepotkan, sesama teman harus bisa saling membantu", jawab Ranti.


Tak terasa hari sudah mau menjelang Sore, Ranti memutuskan untuk melihat-lihat Gerai KFC.


" Aisyah, ayo kita lihat Gerai KFC milikmu", ajak Ranti.


" Ayo, sudah 2 Minggu aku tak melihatnya", ucap Aisyah.


" Delia ayo ikut kami", ajak Ranti.


" Pak Lomban, tunggu sebentar, lagian istri bapak dan kedua manajer belum juga tiba", ucap Ranti.


" Baik Nona Muda", jawab pak Lomban.


Ranti dan Aisyah beserta Delia, hanya berjalan kaki menuju gerai KFC yang hanya 2 blok dari Kios Aisyah.

__ADS_1


" Pak Antara, bersyukurlah karena Nona Muda kami sangat menyayangi Aisyah ponakanku", ucap Pak Lomban.


" Ia Pak Lomban, saya juga bersyukur, anda mau menerima Putri saya sebagai keponakan Anda", jawab Pak Antara.


" Kebetulan istri saya, sangat menyukainya, jadi saya sangat bersyukur, mungkin orang lain akan memanfaatkan hubungan seperti ini, tapi saya saat ini lebih baik kehilangan jabatan daripada kebahagiaan istri saya yang sangat menyayangi Aisyah", ucap Pak Lomban.


" Terimakasih Pak, tapi saya yakin, dengan kinerja bapak, dan kasih sayang yang bapak berikan untuk putri saya, Nona Muda Ranti akan sangat memperhatikan bapak",jawab Bu Antara.


" Aisyah anak yang baik dan juga humble, serta low profil, jadi istri saya sangat senang jika Aisyah datang kerumah walau hanya 15 menit, pak Antara tau sendiri sifat putri anda bagaimana membalas kebaikan orang, hingga istriku sampai bingung", ucap psk Lomban.


" Ya begitulah Aisyah, kami saja tetangga kios, tapi saat dia menganggap kami paman dan Bibinya, dia pasti membantu istri saya, kadang kami minta tolong belikan telur atau bumbu di warung, dia tak pernah menolak", ucap tetangga kios Aisyah.


" Tapi dia sangat galak saat di sakiti, lihatlah saya", ucap Diman.


" Apa sekarang kamu sudah menyadarinya, bagaimana sayangnya adikmu kepadamu", ucap ibu tetangga Kios.


" Sudah, dan untung saya di beri kesempatan, hingga Nona Ranti juga mau memaafkan saya, juga ayah saya, sekarang saat motor besar sudah ada, justru saya jadi berpikir, untuk apa pamer, dan saya juga melihat nona Ranti, kok bisa orang sekaya itu masih mau duduk makan bareng kita, juga makanannya sama dengan kita, lalu aku yang miskin ini mau pamer dan sok bergaya, jadi malu saya, makanya saya putuskan bertobat, jika tidak saya akan kehilangan orang-orang yang sejatinya menyayangi saya", ucap Diman.


" Itu baru adiknya kakak Anjas dan Atilla", ucap Anjas sambil mengacungkan jempol.


" Terimakasih kak, masa pak Lomban saja yang tidak sedarah dengan kita bisa menyayangi adik Aisyah dengan tulus, masa Diman sebagai sepupu kandung justru membencinya, itu namanya biadab, benar gak kak", ucap Diman.


" Benar itu dek, kakak juga benci dengan sifatmu yang dulu, tapi sekarang jangan kuatir, jalankan saja ujian dari Nona Ranti, kedepannya kakak yakin Nona Ranti pasti akan melihat kamu dengan lebih baik", ucap Attila.


" Ia kak, kesempatan tidak akan datang 2 kali, makanya kesempatan ini, Diman akan gunakan dengan baik", jawab Diman penuh ketulusan.


" Semangat dek, Tuhan juga pasti akan memberikan kamu kekuatan dan kesabaran", ucap Rubiyah.


" Terimakasih buat kakak- kakak semuanya, juga paman dan Bibi, tolong bantu Diman sekali lagi, arahkan dan tegurlah Diman seperti dulu, saat Diman melenceng", ucap Diman.


" Paman pasti membantumu, jangan kuatir, tapi ingat, semuanya demi masa depan kamu", ucap Pak Antara.


Sementara itu Ranti dan Aisyah sudah tiba di Gerai KFC, semua karyawan terkejut, hingga para pengunjung heran.


" Maaf mba, ada apa ? kenapa kalian semua jadi gugup", ucap pelanggan.


" Itu mas, bos besar datang, yang 1 pemilik gerai ini dan 1 lagi adalah pemilik Tunggal KFC Indonesia.


" Jangan bercanda Mba, mereka masih sangat muda, ku perkirakan umur kedua gadis itu belum 20 tahun", jawab laki-laki pengunjung itu.


" Benar mas, pemilik gerai ini, masih 17 tahun sedangkan kakaknya baru 18 tahun", jawab pelayan itu.


" Kalau hanya pemilik KFC Indonesia, itu belum seberapa, kecuali dia memiliki beberapa perusahaan besar itu baru hebat, pastinya orangtuanya juga tajir", ucap laki-laki itu.


" Selamat sore Nona - Nona Muda, maaf Nona Nuril baru saja kembali ke Gerai induk", ucap Supervisor Gerai.


" Tidak apa-apa, lalu bagaimana perkembangan selama 2 Minggu ini, dan apakah Nona Nuril memperlakukan kalian dengan baik? tanya Ranti.


" Sangat baik, hanya saja dia memecat 1 orang karyawan yang melawan saya, saat itu kami sedang melayani banyak pelanggan, dia malah asik ngobrol dengan pacarnya, saat saya minta dia membantu melayani tamu, justru saya yang di bentak, saat itu juga nona Nuril ada dan sementara membawa pesanan pelanggan, Nona Nuril menasehatinya, dia justru menghina Nona Nuril sebagai karyawan baru dan mendorongnya, makanya saat itu, Nona Nuril langsung memecatnya, dan sudah di laporkan ke Gerai induk, Manajer juga setuju", ucap supervisor itu.


" Itu sudah benar, saya tidak suka dengan karyawan yang seperti itu, jika gerai lagi sepi, silahkan bersantai, tapi saat gerai lagi ramai, tolong gerak cepat, dan kamu sebagai supervisor tolong juga turun tangan, belajarlah dari Nuril yang tidak malu turun tangan saat sedang sibuk", ucap Ranti.


" Maaf Nona Muda, supervisor kami sangat ringan tangan, juga sangat membantu kami saat Bu supervisor senggang, tak segan-segan membantu kami, entah menambah sambal, membawa kursi untuk bayi atau pesanan tambahan saat ada pelanggan yang manja, jadi kamu beruntung mendapat supervisor seperti ibu Tatik", ucap Seorang pelayan.


" Itu baru betul, makanya kalian harus belajar dari supervisor kalian, dan bersyukur jika supervisor kalian mau ikut turun tangan membantu pekerjaan kalian", ucap Ranti.


" Ia Nona Muda, katanya Bu Tatik juga berkarir dari Pelayan seperti kami di Jakarta", lanjut kepala pelayan itu.


" Itu contoh bagus, kalian yang semangat, jika 3 bulan Gerai kita ini mencapai target, saya kasih kalian bonus Pribadi dari saya, saya berikan uang tunai 5 juta perorang", ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, jawab mereka serentak.


" Saya juga akan menambahkan uang tunai 2 juta perorang", ucap Aisyah.


Ranti memesan 10 ember ayam goreng juga kentang Goreng, serta memberikan seluruh pelayan tips 500 ribu, termasuk yang di gerai induk, sedangkan supervisor dapat 1,5 juta dan Manajer 3 juta.


Aisyah menelpon Nuril agar datang ke Kios, Nuril sangat rajin mengawasi operasional gerai KFC milik Aisyah, baginya sudah tepat membantu Aisyah, toh dia juga dapat gaji, artinya dia juga adalah bawahan Aisyah.

__ADS_1


L


__ADS_2