
Ranti dan Aisyah tiba di rumah besar Aisyah, kemudian Ranti memberikannya, Pill surgawi sebelum mereka beristirahat.
Aisyah berteriak menahan kesakitan, namun dia tetap bertahan, Ranti membantunya dengan energi positif agar Aisyah mampu bertahan.
Setelah selesai, Ranti membantu Aisyah berendam dan dengan sangat sabar dia tetap memberikan Energi Positif agar hasilnya lebih sempurna.
Selesai berendam, mereka mandi bersama, terlihat kulit Aisyah makin halus dan tubuhnya bertambah tinggi serta semakin seksi.
Dengan telaten Ranti memandikan adiknya, seperti dia memandikan Salma dan Armando.
" Terimakasih kak, Aisyah bahagia punya kakak sepertimu", ucap Aisyah bangga.
" Makanya jangan nakal-nakal, biar kakak selalu sayang manjain kamu, awas saja kamu nakal", ucap Ranti membalas omongan Aisyah, sambil menggosok punggung adik manja itu.
" Aisyah gak akan nakal, Aisyah mau banggain kakak", jawab Aisyah dengan tulus.
" Gitu dong, kamu harus banggain kakak dan juga kak Robin serta kakak Ipar Tiara, biar kamu selalu di sayang", ucap Ranti merespon jawaban Aisyah.
" Ia kak, Aisyah juga gak merepotkan kalian terus, Aisyah harus mandiri dan bertambah maju, biar layak berdampingan dengan kalian bertiga", ucap Aisyah yang gantian menggosok punggung Ranti.
" Ia sayang, kamu harus bisa mandiri, tak selamanya kakak ada di sampingmu, begitu juga dengan kak Robin, biar bagaimanapun dia dan kakak ipar nanti akan punya keluarga", ucap Ranti sambil mengeringkan badan Aisyah dan juga dirinya.
Dengan masih bertelanjang mereka keluar kamar dari mandi dan Ranti memakaikan pakaian pada Aisyah seperti anak masih kecil.
" Aisyah, kakak sekarang punya anak angkat, namanya Rosemary, panggilannya Rory, umurnya baru beberapa bulan, nanti kamu bisa bertemu lama dengannya saat dia berumur 1 tahun, saat ini kondisinya belum bisa lama-lama bersama kita", ucap Ranti lalu memanggil Noey keluar dari Cincin Semestanya.
" Salam kenal Nona Muda Aisyah, saya Noey pengasuh Nona Kecil Rosemary", ucap Noey menyapa Aisyah.
" Senang berjumpa dengan kamu Noey, balas sapa Aisyah.
Aisyah terpaku melihat bayi mungil yang sedang senyum kepadanya.
" Mommy, bibi Aisyah sangat cantik", telepati Rosemary kepada Ranti.
" Ia sayang", jawab Ranti.
" Kak, berarti sekarang aku punya keponakan", ucap Aisyah.
" Ia, gendong lah, biar keponakanmu bahagia bertemu bibinya", jawab Ranti.
" Sayang, sini sama bibi, nanti kalau sudah besar, bibi akan culik kamu dari ibumu dan kita pergi jalan-jalan berdua, kerumah pamanmu Robin", ucap Aisyah.
Rosemary membalas dengan senyumnya yang paling manis.
" Rory senang gak ketemu bibi Aisyah", tanya Ranti.
" Sangat senang mommy, nanti kalau Rory sudah besar, Rory mau jalan-jalan sama semua bibi dan paman Rory", ucap Rosemary.
" Boleh sayang, mommy senang kamu mau jalan-jalan dengan mereka", jawab Ranti.
" Kak, Foto kan aku sama Rory", ucap Aisyah.
Ranti mengambil handphonenya dan memotret Aisyah yang sedang menggendong Rosemary.
" Ya sudah sekarang Rosemary sudah waktunya kembali, dan kamu istirahat, besok sekolah", perintah Ranti.
" Sampai ketemu lagi Keponakan bibi yang cantik, pasti bibi akan merindukanmu, cup cup", ucap Aisyah sambil memberikan ciuman sayang buat Rosemary.
Setelah Noey dan Rosemary masuk kembali ke Cincin Semesta, Ranti dan Aisyah berbaring di kasur yang empuk.
" Aisyah harus tambah kuat dan tambah semangat buat sukses, biar keponakan cantikku juga bangga memiliki bibi sepertiku", ucap Aisyah sambil memeluk erat Ranti.
" Harus itu, biarpun dia bukan darah daging kakak, tapi kakak sangat menyayanginya, sama seperti kamu, biarpun kamu bukan adik kandung kakak, tapi kakak sangat menyayangimu dan akan melakukan apapun untukmu", ucap Ranti dan mencium jidat Aisyah.
" Aisyah tahu itu, Aisyah juga sangat menyayangi kakak dan kak Robin, juga kakak ipar ku Tiara yang sangat lembut dan cantik, sepadan dengan kak Robin yang ganteng", ucap Aisyah dan membalas mencium pipi Ranti.
" Ya sudah ayo tidur, biar besok kamu tidak ngantuk di sekolah", ucap Ranti, sambil membelai punggung Aisyah.
" Kakak juga istirahat, pasti kakak capek bekerja dan juga perjalanan kesini yang sangat jauh", ucap Aisyah sambil menatap kakaknya itu.
" Terimakasih Tuhan, sudah memberikan aku kakak yang baik dan sangat menyayangiku, buatlah juga kakakku selalu bahagia", dia tulus Aisyah dalam hatinya.
Hari sudah berganti dengan pagi yang cerah, menggantikan malam yang juga indah, terlihat gadis remaja masih nyaman memeluk kakaknya.
" Bangun sayang, sudah pagi, ayo mandi dan kita ke kios untuk sarapan", ucap Ranti membangunkan Aisyah.
Selesai mereka mandi dan berganti pakaian, mereka ke parkiran mobil, kemudian Ranti mengeluarkan mobil Koenigsegg Trevita miliknya.
" Wow mobil Koenigsegg kakak ternyata sangat bagus, pasti si anak sombong itu akan malu, melihat mobil kakak", Puji Aisyah.
" Ya sudah ayo berangkat, mumpung jalanan masih sepi", ucap Ranti.
Ranti dan Aisyah masing-masing mengendarai mobil Koenigsegg Trevita dan Gemera.
Walau jalanan sepi, tapi bukan berarti tidak ada kendaraan yang melintas. Banyak yang terpana melihat kedua mobil mewah itu, tetangga Aisyah sudah sering melihat mobil Aisyah, tapi mereka terpana melihat mobil Ranti saat keluar dari rumah Aisyah.
" Memang anak gadis yang kaya raya", ucap tetangga Aisyah.
Di pelabuhan Merak juga terjadi hal yang sama, saat melihat mobil Ranti, bahkan kedua orang tua Aisyah juga ternganga melihat kemewahan mobil Ranti yang berharga 70 Milyar itu.
Kedua gadis itu turun dari mobil mereka, sontak membuat para calon penumpang tercengang, bagiamana tidak salah satu pemilik mobil mewah itu ternyata anak remaja SMA.
__ADS_1
" Selamat pagi Bunda, selamat pagi ayah", sapa Aisyah
" Pagi juga sayang, sekarang sarapan bareng kakakmu, ini Milo susu kesukaan kakakmu", ucap Bu Antara.
Di dalam kios mereka menikmati sarapannya, sedangkan di luar, banyak orang yang berselfie dengan latar belakang kedua mobil itu.
" Nak Ranti, berapa harga mobil itu? tanya Pak Antara.
" Itu harganya 70 Milyar, sedangkan punya Aisyah 24 milyar, 10 saudaraku juga punya yang jenis Jesko harganya 52 milyar, kak Robin, kak ipar Tiara dan kakak ipar Sonia memiliki tipe yang sama dengan Aisyah, sengaja aku beli dengan merek yang sama", ucap Ranti santai.
" Itu sekali beli nak? lanjut Pak Antara bertanya.
" Ia, sekali beli saja, ucap Ranti.
" Oh gitu ya", ucap Pak Antara.
" Aisyah sudah jamnya kamu berangkat", ucap ibunya.
" Ia bunda", singkat Aisyah.
" Kakak, Aisyah berangkat duluan, jangan lupa habiskan sarapan kakak ya", ucap Aisyah sambil memasuki mobilnya dan berlalu.
" Dasar anak itu, makin manja saja, apalagi saat nak Ranti datang, sudah pasti dia seperti itu", ucap Bu Antara.
" Gak apa-apa bi, saya juga sangat senang dengan tingkahnya, apalagi saya jarang berada disampingnya", ucap Ranti.
" Ia nak, tiap hari dia selalu bilang, akan membuat kakaknya bangga, jadi dia harus belajar giat", ucap Ibunya Aisyah.
" Saya hanya bisa memberikan terbaik untuknya, bibi dan paman jangan pedulikan omongan orang soal Aisyah", ucap Ranti.
" Di pelabuhan sini semua sudah tahu, kalau Aisyah memiliki kakak angkat yang sangat kaya, jadi mereka tidak lagi berbicara yang negatif, lagian Paman dan bibi juga memang tidak ambil pusing dengan omongan orang lain", ucap pak Antara sambil menyeruput kopinya.
Disekolah teman-teman Aisyah, tetap terkejut dengan kedatangan mobil Aisyah, ini kali kedua Aisyah membawa mobil Koenigsegg Gemera miliknya, sedangkan Aston Martin, belum pernah dia bawa ke Sekolah.
Aisyah melihat mobil Nuril sudah terparkir di samping parkiran milik Aisyah, dan tersisa 1 parkiran yang bertuliskan VVIP.
Si anak sombong yang tadinya berniat ingin mengatai Aisyah, membatalkan niatnya, saat melihat mobil Koenigsegg Gemera milik Aisyah.
" Aisyah kamu sewa berapa mobil ini? ejek murid laki-laki yang sok kaya.
" Hahahaha, maaf ya, kamu bodoh atau dungu, apa ada yang mau menyewakan mobilnya kepada anak SMA seperti saya, tunjukan mobil mana lagi kamu miliki", tantang Aisyah.
" Katanya kamu punya kakak yang kaya, suruh dia bawa mobil mewahnya kalau bisa? balas tantang Siswa itu.
" Kamu tunggu saja, mobil kamu saja sudah kalah jauh dari mobil saya, apalagi dengan mobil kakakku, jangan-jangan mobil kamu beli kredit dan belum lunas", balas Aisyah mengejek.
Terdengarlah pengumuman dari kantor Kepala sekolah agar seluruh murid bersiap karena para Tamu sudah mulai berdatangan.
" Wah kamu datang sekolah membawa mobil favorit bibi ya", ucap Istrinya Pak Lomban.
" Ia Bi, soalnya ada menghina Aisyah dan mengatakan mobil Aisyah hanyalah mobil sewaan", ucap Aisyah.
" Biarkan saja, gak usah di ikutin orang seperti itu", ucap Pak Lomban.
" Ia paman, tadi juga dia menantang adu mobil mewah dengan kakakku, padahal mobilnya saja sudah kalah dengan punyaku", ucap Aisyah.
" Hahahaha, lain kali sabar ya sayang, bibi tidak ingin keponakan kesayangan bibi termakan emosi", ucap istrinya Pak Lomban dengan lembut.
" Terimakasih bibi, Aisyah hanya memberinya pelajaran, tidak lebih dari itu", ucap Aisyah.
" Baguslah, bibi hanya kuatir dengan Aisyah saja, karena bibi sangat menyayangi Aisyah", lanjut istrinya Pak Lomban yang tetap dengan Nada lembutnya.
Tamu-tamu dari dinas Pendidikan Kota Cilegon sudah datang, seiring dengan kedatangan staf dari Bank IDB.
Tak lama kemudian, Walikota dan rombongan juga tiba, sebenarnya tujuan dari walikota yang sebenarnya adalah, hanya ingin mengenal siapa donatur hebat yang menyumbang dana perbaikan sarana dan prasarana sekolah itu.
Pak Walikota dan jajarannya terkejut dengan mobil Koenigsegg Gemera milik Aisyah dan juga Aston Martin milik Nuril, termasuk Lamborghini Urus milik si siswa Sombong.
" Maaf Bu Kepala sekolah, itu mobil dari pihak yang menyumbang untuk pembangunan sekolah ini atau milik siswa atau siswi disini", tanya walikota.
" Keduanya benar Pak Walikota, pemilik mobil Mewah itu adalah alasan donatur kita mau menyumbang sebagai kompensasi dari kita memberikan lahan parkir khusus untuk mobil siswi kita disini", jawab Bu kepala sekolah.
" Bukannya yang menyumbang itu adalah Pemilik Bank IDB", lanjut penasaran Pak Walikota.
" Ia, dan pria dan wanita Paruh bayah itu, adalah kepala cabang bank IDB, dan siswi yang sementara ngobrol itulah pemilik mobil mewah itu, sedangkan mobil mewah yang merek Aston Martin, itu adalah temannya, yang dia hadiahkan mobil, dan ayahnya adalah ketua panitia pembangunannya", jawab Kepsek panjang lebar.
Kepsek tidak bicara hubungan Ranti dan Aisyah, dia takut salah ngomong.
" Apa setiap hari siswi itu membawa mobil ke sekolah? tanya Pak Walikota yang masih penasaran.
" Tidak setiap hari, tapi biasanya jika dia bawa mobil, tapi yang merek Mercedes Benz GLE Class, namun lebih sering bawa motor Nmax atau Kawasaki Ninja ZX 25 RR", lanjut kepsek itu menjawab yang sudah hafal dengan kendaraan Aisyah.
" Memangnya berapa unit mobilnya? sambung pak Camat.
" Yang dia daftarkan ke pihak sekolah ada 3 unit, dan satunya Aston Martin Vanquish S super GT", masih Kepsek menjawab sesuai pertanyaan.
Sementara Pak Walikota dan rombongan berbicara dengan Kepsek, datanglah Orangtua Aisyah dan Ranti, orangtua Aisyah menggunakan mobil Mercedes Benz GLE Class milik Aisyah, sedangkan Ranti menggunakan Koenigsegg Trevita.
Betapa terkejutnya Pak Walikota dan jajarannya setelah melihat mobil Ranti yang berada di belakang mobil Aisyah.
Ranti dengan santai menuju tempat parkir khusus yang sudah di sediakan pihak sekolah, dan berdampingan dengan mobil milik Aisyah dan Nuril.
__ADS_1
Bak langit dan bumi, harga mobil Ranti dan mobil Alphard Vellfire, yang merupakan mobil Dinas Pak Walikota.
" Gila, ini mobil puluhan Milyar, bahkan salah satu mobil langka di dunia", batin Pak Walikota.
Aisyah yang melihat mobil kakaknya sudah parkir sempurna, dia langsung mendekati Ranti, dan bergelayut di lengan Ranti.
" Kakak, semua tamu sudah hadir", lapor Aisyah.
Dengan outfit serba brand ternama Indonesia, Kecuali Tas dan ikat pinggang dari merek Hermes, serta sepatu juga dari Hermes.
Membuat Ranti terlihat lebih dewasa dan elegan, kharismanya mampu membuat setiap orang terpukau saat melihatnya.
" Apa kamu gak malu bergelayut kayak gini sama kakak", ucap Ranti.
" Biarin aja mereka mau bilang apa, aku seperti ini hanya sama Kakak-kakakku dan orangtuaku", ucap Aisyah setengah berbisik di telinga Ranti.
Dengan langkah pasti, Ranti meninggalkan mobilnya dan langsung mendekat ke arah Bu Kepsek.
" Selamat Pagi, Bu Kepsek dan Pak Walikota, mohon maaf jika saya terlambat", sapa Ranti.
" Nona Ranti belum terlambat, masih ada 15 menit lagi sebelum acara dimulai", ucap Pak Walikota.
" Tapi saya sebagai warga biasa, tidak enak hati membuat Pak Walikota tiba lebih dulu dari kami rakyat biasa", ujar Ranti.
" Tidak apa-apa, saya yang kecepatan tiba", jawab Pak Walikota.
" Bukan suksesnya wanita muda ini, hingga memiliki mobil sangat mewah dan langka di Dunia", batin Pak Walikota.
" Pak Lomban, apakah staf kantor cabang kita sudah hadir atau belum? tanya Ranti.
" Sudah Nona Muda, mereka sudah berada diruangan sejak 30 menit yang lalu, karena perintah Nona Muda Aisyah jangan ada yang terlambat", ucap Pak Lomban yang merubah panggilan Aisyah saat berada di depan umum.
" Bagus itu, tolong urus seseorang ke gerai KFC Aisyah, agar jangan terlambat mengantarkan makanan pesanan panitia", perintah Ranti.
" Baik Nona Muda", jawab Pak Lomban dan langsung beranjak mencari anak buahnya.
Pak Walikota tercengang, melihat Ranti dengan santai memerintah seorang Kepala Cabang dari Bank ternama.
" Halo Nona Muda Ranti, apa kabar? sapa istrinya Pak Lomban.
" Baik-baik saja Bu", jawab Ranti membalas sapaan istrinya Pak Lomban.
Tak lama berselang datanglah sebuah mobil Rolls-Royce Phantom, dan ternyata itu adalah ayahnya si siswa Sombong itu.
" Maaf Nona Muda, saya mau konfirmasi saja, apa hubungan anda dengan Bank IDB, apakah anda Putri dari pemilik dari Bank tersebut atau bagaimana? tanya Pak Walikota yang cuek kedatangan kedatangan tamu yang menggunakan mobil Rolls-Royce Phantom itu.
" Bank IDB itu salah satu perusahaan keuangan milik saya dan salah satu dari seluruh bisnis saya Pribadi, tidak ada kaitannya dengan Orangtua saya", jawab Ranti dengan menekan kata milik pribadi.
" Oh seperti itu, dan apakah anda tinggal di Cilegon atau dimana? lanjut Pak Walikota bertanya.
" Tidak, saya tinggal di Surabaya, dari sejak saya kecil, dan saya Tahun ini baru lulus SMA dari Sekolah Bintang Timur Surabaya.
" Oh anda baru lulus SMA, tapi bisnis anda sangat luar biasa", puji Pak Walikota.
" Terimakasih atas pujiannya", ucap Ranti.
" Selamat pagi, Pak Walikota", sapa pria paruh bayah pemilik mobil Rolls-Royce Phantom.
" Selamat pagi juga, anak anda sekolah disini juga? basa-basi Pak Walikota.
" Benar Pak Walikota", jawab pria itu.
Dan tepat jam 10 Pagi, acara rangkaian acara peresmian pembangunan sarana dan prasarana sekolah di sekolah Aisyah di mulai.
Acara dan sambutan dari berbagai instansi pun di mulai, hingga sambutan dari Pak Walikota berakhir.
Tiba giliran Ranti yang memberikan sambutan, membuat Ayah dari siswa sombong itu terkejut, seolah-olah dia mengingat sesuatu.
Pria itu datang dan sengaja membawa mobil mewahnya, karena permintaan putranya.
Tiba-tiba raut wajah pria itu berubah menjadi pucat dan berkeringat dingin.
Dia mengingat nama Ranti Putri tertera sebagai pemilik Bank SADB di Singapura, tempat perusahan dia meminjam uang, untuk Proyek - proyek yang perusahaannya kerjakan.
Tibalah puncak acara pengguntingan pita dan peresmian dia lakukan oleh Pak Walikota di sertai tanda tangan prasasti.
Setelah semua rangkaian acara resmi selesai, mereka semua menikmati makan siang yang disediakan oleh Panitia acara.
Seluruh makanan di sediakan oleh orangtua Aisyah, ada juga menu sate dan sop dari pamannya, dan menu dari tetangga kios Aisyah, untuk orang-orang petinggi dari pemerintah, sedangkan seluruh siswa mendapatkan paket KFC.
Aisyah dan Nuril diberikan paket yang berbeda, walau kotaknya sama dengan yang lain.
Para siswa kaget saat, para pelayan menyapa Aisyah dan Nuril dengan sebutan Nona Muda dan Nona Nuril dengan penuh sopan.
" hey Mas pelayan, memangnya Aisyah adalah majikan kamu, hingga kamu memanggilnya Nona Muda", teriak siswa sombong itu.
" Apa ada masalah dengan kamu, jika saya menggunakan kata Nona Muda, saat memanggil Nona Muda Aisyah, apa kamu merasa rugi atau kamu berharap di panggil Tuan Muda", jawab karyawan KFC Aisyah menohok.
" Saya memang Tuan Muda di keluarga saya, dan kamu sendiri hanya pelayan di KFC jadi lebih pantas kamu memanggil saya Tuan Muda, apalagi orang-orang seperti kalian", sombong siswa itu.
" Oh begitu ya, apa kamu majikan saya hingga saya harus memanggil kamu seperti itu, kenal saja tidak, kamu berani menyuruh saya memanggil kamu Tuan Muda", ujar Karyawan KFC Aisyah.
__ADS_1
" Hahahaha, kamu belum tahu siapa keluarga saya, tapi sudahlah, itu tidak penting buat saya, apalagi kamu dan Aisyah sangat cocok, dan berasal kalangan yang sama", ejek siswa itu.