SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
status Aisyah


__ADS_3

" Bukan begitu juga Nona Muda", Ucap Sang direktur utama.


" Jadi anda mau pecat dia dan saudaranya sekarang atau tidak, jawab saja ya atau tidak, jika jawabannya tidak, anda Silahkan pulang saja, dan anda akan berhadapan dengan pemerintah, akan kami cabut saham di 60 perusahaan BUMN, saya kira anda paham betul, bagaimana 40% saham di 60 perusahaan besar, apalagi PT Telkom yang anak usahanya yaitu Telkomsel, ada seorang yang akan pecat, jadi Silahkan jawab Tegas Aisyah.


" Maaf Nona Muda, apa bisa saya jawab Besok sebelum makan Siang? tawar Direktur Utama KS.


" Tidak, besok saya ada Ujian semester saya tidak mau di ganggu, sekali lagi, mau pecat dia sekarang atau tidak? makin tegas Suara Aisyah, matanya sudah memerah menahan emosi.


" Baik Nona Muda, saya pecat dia sekarang berlaku per tanggal esok hari, saya akan baca seluruh daftar yang asisten Nona Muda Ranti kirimkan kepada saya", jawab Direktur Utama KS


" Saya tunggu salinan suratnya sebelum makan Siang", terimakasih Pak Direktur.


" Lihat kesana Pak, dia mantan karyawan di KS, tapi entah bagaimana, Sundoro memecatnya, kami sebagai pemegang saham terbesar ke 2, mengangkat Zulfan sebagai perwakilan kami, Posisi Sundoro, Berikan kepada Zulfan dan atur mekanisme pengangkatan dia, tapi sebelum itu bersihkan namanya dari fitnah Sundoro", Perintah Aisyah dengan Tegas.


" Baik Nona Muda, mohon maaf atas kesalahan Saya, ucap direktur utama itu.


" Sudahlah, saya Pastikan Bapak tetap menjabat sebagai Direktur Utama KS', ucap Aisyah


" Terimakasih Nona Muda", ucap Direktur Utama.


" Kak Zulfan, besok kekantor KS, dan bekerjalah dengan baik dan jangan kecewakan saya, sekarang jabatan adalah Manajer Purchasing, tolong jujur dalam bekerja, dan jangan kecewakan saya', Ucap Aisyah.


" Serius ini dek", ucap Zulfan.


" Buat Apa membohongi kakak sendiri, bersiaplah untuk menjalankan tugas.


Tak lama Kemudian pak Bayu menelpon suaminya Ajeng.


" Ya pak Bayu, ada yang bisa saya bantu", jawab suaminya Ajeng.


" Ada, besok kamu ambil semua barang dan gaji kamu, serta silahkan keluar dari apartemen yang selama ini kamu dan keluarga tempati, padahal unit itu jatah saya, tapi karena kasihan, aku berikan kepadamu, jadi besok semuanya sudah harus kamu bereskan dan pergi dari sana", tegas pak Bayu.


" Memangnya apa salah saya, selama 5 tahun saya bekerja dengan baik", ucap suaminya Ajeng.


" Kamu tentu ingat aturan Nona Muda Ranti, dan parahnya kamu menghina adik angkat Nona Muda, Aisyah Antara namanya, dan yang buat saya dan Nona Muda sangat marah karena ternyata ayah kandung Nona Muda Aisyah adalah sepupu kandung istrimu Ajeng, itu saja yang ingin saya sampaikan", ucap Pak Bayu dengan emosi.


Suami Ajeng memberitahukan bahwa dia sudah di pecat dan mereka harus keluar dari apartemen paling lambat besok sore, seketika Ajeng tumbang, bagaimana tidak dia sendiri mendapat tunjangan dari Ranti.


Lalu bagaimana dengan Sundoro, dia sudah terdiam sambil menatap Pak Antara dan istrinya, namun tak berani menatap Aisyah.


" Paman Zulkarnain, terimakasih sudah membantu keluarga Aisyah, ini hadiah buat Paman, dan ini buat kakak yang baru menikah, dan ini buat kak Zulfan, maaf tidak banyak", ucap Aisyah sambil memberikan 3 lembar masing-masing bernilai 10 milyar.


" Terimakasih Aisyah, paman sangat menyayangi ayahmu, hanya saja paman dan Bibimu juga tidak sekaya dengan yang lain, uang ini akan simpan dan gunakan dengan baik, ucap Andara paman Aisyah yang baik hati.


" Dek, ini sangat banyak kakak tidak enak menerimanya", Ucap Lyla pengantin baru.


" Belilah rumah dan kendaraan buat kakak kerja, dan untuk kakak ipar tolong jaga baik-baik kakakku, kakak bekerjalah di ARSA Group dengan baik, jika 6 bukan kakak berprestasi, saya pastikan kakak ipar jadi Manajer disana, tapi jangan sombong setelah ada jabatan", ucap Aisyah.


" Terimakasih Dek, bagaimana kakak menyakiti Lyla, kakak mengejarnya 3 tahun, 5x kakak di tolak, makanya pas di terima kakak langsung ajak nikah saja, biar kakakmu tidak ambil orang", ucap suami Lyla Dengan Jujur.


" Syukurlah, hanya itu yang bisa adik bantu buat kakak berdua", Ucap Aisyah.


" Halo Bu Yuanita, ada yang bisa saya bantu", jawab Latief.


" Kontrak kerjasama kita untuk wilayah Banten tidak saya perpanjang, Besok, kami akan mengirimkan barang Terakhir, itu sesuai dengan bunyi kontrak dan pembayaran anda, terimakasih sudah bekerjasama dengan kami", Ucap Yuanita yang saat ini menjadi asisten perusahaan, Elisabeth lagi rapat, jadi di wakilkan Yuanita.


" Maaf Bu Yuanita, perusahaan kami selalu mencapai target, kenapa kontraknya tidak di perpanjang", ucap Latief.


" Itu karena anda sudah menyinggung adik angkat Nona Muda Kami, Yaitu nona Muda Aisyah Antara, jadi jika dia ingin anda lanjut ya lanjut, jika dia ingin anda berhenti ya kami berhentikan, dan semua keputusan ini sudah di setujui oleh Nona Elisabeth dan Nona Muda Ranti", jawab Yuanita.


" Berikan kami kesempatan untuk memperbaiki diri, ucap Latief.

__ADS_1


" Kalian bersaudara bukan, tega kalian menghina saudara sendiri, dan itu tidak ada dalam aturan keluarga Nona Muda Ranti, terimakasih Silahkan Tunggu telpon dari Cirebon, dan ku peringatkan jangan coba-coba menyentuh atau menyinggung Nona Muda kami", ucap Yuanita dan menutup handphonenya.


Belum juga Latief bernapas, dia menerima telpon dari Pak Adam, Kepala Peternakan Cirebon, yang intinya sama yaitu tidak melanjutkan Kontrak kerjasama.


" Halo Pak Dharmadi, apa ada masalah hingga bapak menghubungi saya", jawab Musdalifa.


" Benar sekali, saya Dharmadi Direktur Umum seluruh Pakuwon Group, menyatakan mulai Besok, Bu Musdalifah di berhentikan dengan tidak hormat, karena menyinggung dan menghina Nona Muda Aisyah Antara, besok silahkan ambil barang - anda, serta kembalikan mobil dan rumah dinas, paling lambat hari Selasa Sore, Terimakasih, ucap Pak Dharmadi dan langsung menutup telponnya.


akhirnya seluruh Saudara sepupu pak Antara yang Sombong tertunduk lesu, mereka tak menyangka hari ini adalah hari terakhir mereka menikmati kekayaan mereka.


" Nona Muda Aisyah, karena semua sudah beres, jadi bapak Permisi pulang dulu ya, jangan bersedih lagi, orang jahat itu tidak akan mengganggu Nona Muda lagi, di depan ada yang mengawal Nona Muda dan keluarga, itu Perintah dari kakak Anda, jadi jangan marahin bapaknya", ucap Kepala Cabang IDB Banten.


" Hahahaha, Aisyah tidak marah, Mulai hari ini Pak Lomban Aisyah panggil Paman saja, apalagi banyak Paman Aisyah sudah memecat Aisyah jadi keponakannya", ucap Aisyah.


" Jangan Nona Muda, nanti bapak malah di pecat sama kakak Anda", ucap pak Lomban.


" Ya gak mungkinlah, Paman kan tidak jahat, juga bekerja dengan baik, tapi kalau Paman mau Pensiun cepat juga boleh, saya lapor kalau paman tidak mau jadi Pamanku, pasti kakakku akan marah sama paman, apa Aisyah telpon sekarang saja biar paman mulai besok pensiun", ancam Aisyah.


" Hehehehe, jangan Nona Muda, saya bersedia, menjadi Pamanmu, jadi jangan telpon Nona Muda Ranti ya, paman janji akan bekerja lebih baik, agar paman bisa Nona Muda Aisyah banggakan dihadapan Nona Muda Ranti", ucap pak Lomban bahagia.


" Oke, Aisyah sangat senang, nanti kapan-kapan datang ke Kios Aisyah sama Bibi", ucap Aisyah.


" Pak Direktur Utama KS, tolong penempatan kak Zulfan segera di realisasikan agar tidak terjadi kekosongan, dan seluruh Fasilitas yang di gunakan Sundoro, hari ini harus Segera di tarik, besok sore tolong kirim ke saya buktinya", Perintah Aisyah.


" Baik Nona Muda, bawahan saya barusan mengabarkan bahwa benar ada penyalahgunaan wewenang yang di lakukan Sundoro dan kawan-kawannya, terimakasih sudah memberikan bukti-bukti korupsinya, maafkan atas kejadian yang tadi, dan saya mantab memecatnya", Ucap Pak Direktur Utama KS.


" Kali ini saya Maafkan, saya juga ingin bapak pensiun tepat masih di posisi Direktur Utama, atau Bapak mau pindah ke perusahaan lainnya? tanya Aisyah.


" Terimakasih Nona Muda, saya dari awal karier sudah KS, jadi saya ingin mengakhiri karierku juga di KS, terimakasih tawarannya, ternyata hati anda sangat lembut", Ucap Direktur Utama KS.


" Ya sudah, terimakasih atas bantuannya, kapan-kapan datanglah ke Kios Aisyah di Pelabuhan Merak, tapi nanti telpon dulu dan datang bareng Paman Lomban, biar saya minta daging Wagyu A5 dari kakakku, bagaimana? Ucap Aisyah.


" Baiklah, nanti saya ajak Istri saya", ucap Pak Direktur Utama KS.


" Aisyah, maafkanlah kami, biar bagaimanapun kami adalah paman dan Bibimu", ucap Sundoro.


" Berapa Tahun kalian menghina kami, berapa tahun kalian sudah membuang kami, asal kalian tau, disaat kami susah, hanya Paman Zulkarnain yang membantu kami, dan kak Zulfan dan Kak Lyla yang menganggap kami sebagai saudara,


Barusan kalian sudah sepakat untuk mengeluarkan ayah saya dari keluarga Besar, dan surat berlaku sejak ayah saya menandatanganinya, jadi saudara saya hanya kak Lyla dan kak Zulfan serta Paman dan Bibi Zulkarnain.


" Ampuni kami, kami khilaf, ucap Musdalifa.


" Kamu apalagi, bertahun-tahun kamu numpang di rumah kakekku, tapi saat kakek sakit hingga meninggal kamu dan Malik tidak datang, padahal demi kalian ayahku tidak kuliah, karena kalian adik-adik Ayahku, sekarang kembalilah ke asal kalian", tegas Aisyah.


" Bang Antara ampuni Malik, Ujarnya.


" Saya bukan Abangmu, ayahku sangat menyayangi ibumu, hingga dia rela menyekolahkan kamu, tapi apa balasan kamu, sarung saja kamu tidak mau membelikan untuk Ayahku, jadi sudahlah jangan pernah memanggil saya Abang lagi, bukankah kamu sendiri yang mengatakan jijik punya saudara seperti saya", ucap Pak Antara.


" Saya Zulkarnain, apa yang terjadi hari ini itu semua karena kesalahan kalian, saya sudah menasehati kalian semua, tapi apa yang kalian jawab, yang ada Zulfan di pecat oleh kamu Sundoro, sudah lama saya tahu dalang pemecatan Zulfan adalah kamu, tapi aku masih menghargai kamu sebagai kakak tertua dari kita semua, saya dan Antara paling miskin di antara kalian semua, tapi apa pernah kami berdua meminta bantuan kepada kalian, Zulfan masuk ke KS karena dia lulusan terbaik dari kampusnya, jadi bukan karena bantuan kamu,


Memang benar Atilla hanya Cleaning Service, tapi kalian tidak tahu, dia bekerja IDB pusat sebagai kepala Cleaning Service seluruh perusahaan di bawa naungan RPS Group Company, itu artinya Atilla setara dengan Manajer, sedangkan Anjas, benar dia tukang jaga Tambak, tapi saat ini, dia orang kepercayaan kakak angkatnya Aisyah, hartanya saja saat ini triliunan, tapi sifat mereka berdua sangat rendah hati, dan tahun ini mereka berdua dan istri Atilla sudah mendaftar kuliah,


" Aisyah sendiri sudah bukan seperti dulu lagi, kekayaannya melebihi orang terkaya di Cilegon, apa kalian pikir mereka miskin,


Kalian masih tinggal di rumah Dinas, Aisyah punya rumah besar, apalagi Antara sekarang tidak berjualan di tenda, mereka jualan di Kios, dan akhir tahun Aisyah akan punya Restoran dan kios sendiri, saya sudah melihatnya.


Antara tidak mau ribut dengan kalian, tapi Aisyah wajib membela ayahnya, itu karena dia gak mau Antara kembali seperti dulu.


" Saya kasih tau kalian, selama ini kalian tidak ada yang berani ganggu itu karena banyak preman yang segan dengan Antara.


" Antara memang pernah berbuat kejahatan di masa mudanya, tapi dia sudah bertobat, lihatlah istrinya sangat setia membantunya dan kedua anak laki-laki nya tidak ada yang mengikuti jejak mudanya,

__ADS_1


Kalau kalian justru lebih jahat, anak - anak kalian masih kecil sudah dididik untuk membenci Antara dan ketiga anaknya.


Kita harusnya bersyukur Antara yang bejat, penjahat, biang rusuh akhirnya bertobat, tapi kalian malah makin membencinya, dulu waktu dia jahat, saya juga membenci kelakuannya, tapi tidak dengan orangnya,


Saat dia menyatakan ingin bertobat dan mau menikah, ya saya dukung, dan ternyata usaha saya tidak sia-sia, sudah lebih 20 tahun Antara hidup mengabdi jadi marbot di masjid sambil berjualan,


Sekarang Tuhan memberikan mereka kesempatan untuk untuk hidup lebih layak, dan itu adalah buah ketabahan adikku, pertanyaan saya selama ini apa yang sudah kalian berikan untuk Antara", tanya Zulkarnain.


Pak Antara meneteskan airmata mendengar omongan kakak sepupunya yang tak pernah lelah menasehatinya saat dia jadi preman, bahkan rela berhutang demi memberikan modal untuknya berjualan, hingga Antara juga di bantu jadi pegawai kecil di pelabuhan Merak.


" Maafkan kami bang, berikan kami kesempatan", ucap Kisman.


" Perusahaan itu milik kakak angkat Aisyah, saya bersyukur, istri saya bertemu dengan orang baik itu, hingga memberikan kami segalanya, bahkan Aisyah di berikan kedudukan tinggi, jadi seluruh keputusannya saya tidak bisa merubahnya dan tidak mau memohon agar di batalkan, ini pertemuan terakhir saya dengan kalian, saya ikuti kemauan kalian yang ada di surat ini", Ucap Pak Antara.


" Aisyah ayo kita pulang, salam sama Paman dan bibi Zulkarnain, sama kedua Kakakmu, hanya mereka keluarga ayah ingat itu baik-baik", ucap Pak Antara.


" Ia ayah, dari Kecil kak Lyla dan kak Zulfan saja yang suka memberikan Aisyah kue buatan Bibiku tersayang", ucap Aisyah.


" Paman Zulkarnain, nanti Aisyah belikan mobil yang sama seperti ayah, jadi besok siang paman dan bibi datang ke Kios, baru kita ke Dealer mobil, biar paman dan bibi bisa jalan-jalan menikmati masa tua dengan baik", ucap Aisyah.


" Tidak sia-sia bibi menyayangi kamu, sekarang kamu sudah punya uang tapi tidak melupakan Bibi dan kakak-kakak mu, ucap Bu Zulkarnain.


" Hahahaha, kalau lupa nanti Aisyah tidak bisa makan kue buatan bibi lagi", jawab Aisyah sambil tertawa.


" Ya sudah hati-hati bawah mobilnya, ucap Bu Zulkarnain.


" Terimakasih ya Dek, kak Zulfan akan bekerja dengan baik, boleh kakak memelukmu? tanya Zulfan.


" Sama-sama kak, terimakasih juga sudah menjadi Abang buat Aisyah", ucap Aisyah sambil memeluk Zulfan.


" Kakak juga berterimakasih buatmu dek, maaf kakak terlalu sibuk di Jakarta, jadi hanya tanya kabar lewat Atilla saja", ucap Lyla sambil juga memeluk Aisyah.


Sementara itu kesepuluh orang Sombong itu sudah tidak lagi memohon, dari dalam rumah terlihat beberapa pengawal menjaga mobil Aisyah dan ayahnya.


" Selamat siang Nona Muda, kami di perintahkan untuk menjaga Nona Muda dari jauh, tapi hari ini kami di perintahkan untuk mendekati rumah ini, Nona Muda Ranti takut terjadi apa-apa dengan anda, ucap kepala pengawal itu.


" Terimakasih Pak, ini buat kalian, tolong jangan di tolak, jangan tambah kesedihanku dengan kalian menolak pemberianku", ucap Aisyah.


" Terimakasih banyak Nona Muda, tolong jangan bersedih, nanti kami di hukum oleh Nona Muda Ranti, kami akan menerimanya, dan mohon tersenyumlah, lalu apakah kami tetap bisa mendekat atau bagaimana Nona Muda ? tanya Kepala pengawal.


" Buat seperti biasa saja, tapi mulai besok, kalian makan di kios saya, tidak ada yang boleh menolaknya", perintah Aisyah.


" Hahahaha, kami setiap hari datang beli makanan di makan dan duduk minum kopi di kios Nona Muda, kemarin saja kami Bertemu Nona Muda Ranti, ucap kepala pengawal itu.


" Terimakasih ya, sekarang kalian bubar, Saya mau pulang jemput paman dan bibi saya, ucap Ranti.


" Tidak usah Nona Muda, sebaiknya anda langsung ke Mall Ramayana saja, karena anak buah saya sudah mengantarkan Paman dan bibi anda kesana, mereka sudah menunggu, ucap Kepala Pengawal itu.


" Ya sudah kalian kembali saja ke tempat masing-masing, tapi berikan dulu nomor bapak, ucap Aisyah.


" Nona cukup menekan angka 808, itu masuk telpon Darurat, maka lebih seratus orang akan mendatangi nona Muda, dan ini nomor pribadi saya", ucap Kepala Pengawal itu.


Setelah Ranti Pergi, pak Zulkarnain, beserta 10 orang sepupunya hanya duduk diam saja.


" Maaf Pak Zulfan, tolong besok hadir jam 10 pagi, karena saya sudah mendapatkan email konfirmasi perihal pengangkatan anda sebagai Manager Purchasing di KS, selamat bergabung Kembali, semoga kita bisa mengembangkan KS lebih baik lagi, dan saya mohon undur diri, ucap Direktur Utama KS.


" Pak Direktur Utama, beri saya kesempatan sekali lagi", Ucap Sundoro.


" Silahkan tunggu surat panggilan dari kepolisian, semoga kamu bertobat di Penjara,


Saya kasih tahu kalian semuanya, kakak angkatnya Nona Muda, sangat menyayangi Nona Aisyah Antara, sekali saja kalian menyentuh keluarganya atau orang terdekatnya, nona Muda Aisyah, ratusan pengawal akan menyelesaikan kalian semuanya.

__ADS_1


" Kakak angkatnya Nona Muda Aisyah, orang paling berpengaruh dan di segani oleh pemerintah, jadi bersyukurlah jika kalian masih baik-baik saja, itu sudah kesempatan yang bagus buat kalian", Ucap direktur utama KS.


" Maaf Pak Zulkarnain saya permisi pulang dulu, tugas saya sudah selesai, ucap Pak Direktur Utama KS dan beranjak meninggalkan kediaman Zulkarnain.


__ADS_2