SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Menasehati Kepala Bagian


__ADS_3

" Nona Muda, maafkan saya berikan saya kesempatan sekali lagi, saya akan merubah semua sikap buruk saya", mohon Bu Sartika.


" Jujur saja, saya tidak suka mendengar kata maaf dari seluruh karyawan yang bekerja di tempat saya, apalagi masalah aturan, kalau dalam pekerjaan masih ada kesalahan masih bisa di perbaiki, dan itu masih ada kesempatan, tapi kalau aturan, saya mohon maaf juga, karena disaat anda melakukan tindakan seperti itu, pasti anda tidak memikirkan perasaan orang lain.


Dan yang paling fatal, anda mengumpulkan saudara anda bekerja, tapi menjatuhkan orang lain dengan tanpa alasan, saya akan berikan anda kesempatan asal anda menjawab satu pertanyaan saya, yaitu bagaimana perasaan anda setelah melihat orang yang anda jatuhkan itu tetap sabar dan bahkan ada yang mengundurkan diri? silahkan anda jawab", ujar Ranti.


Bu Sartika tidak mampu menjawabnya, dia terdiam dan merasakan sakit setelah menyadari semua kesalahannya, tapi sayang sudah terlambat.


" Tak bisa jawab kan, begitulah yang dialami oleh mereka yang tiba-tiba anda putuskan mengganti mereka dengan orang yang bisa anda kontrol, itu namanya kamu egois, saya tidak melarang jika keluarga kita bekerja di tempat yang sama, tapi bukan berarti mereka itu mendapat previllage, bekerjalah dengan wajar dan jika memang mereka berprestasi kenapa tidak mereka naik pangkat.


Kamu lihat selama 2 tahun berturut-turut, peringkat SMP kita terus merosot, padahal kurang apa fasilitas yang kita berikan, salah faktor peringkat kita menurun adalah beberapa guru yang berprestasi kamu matikan kariernya,


Pertanyaan kedua, berapa kamu dapat uang dengan memberikan mereka jabatan, gaji kamu saja sudah 15 juta, rumah gratis dan mobil, dapat tunjangan lagi 3 juta perbulan untuk bensin dan listrik di rumah dinas, semuanya pakai AC, belum lagi pendapatan kamu dari rumah yang kamu sewakan, itu namanya serakah.


Padahal tanpa berbuat curang saja, kamu setiap bulan memiliki gaji 21 juta, belum lagi kamu dan seluruh staf saya berikan hadiah Natal dan tahun Baru lebih besar dari yang lain.


Dan yang paling saya marah adalah kamu mendiamkan uang 30 juta yang seharusnya menjadi hak Bu Rahma, kamu tau tidak Bu Rahma adalah guru kesayangan semua kakakku, karena prestasi Bu Rahma yang sangat baik dan attitude yang baik, dan tercatat sudah ada 5 orang guru berprestasi yang secara tidak langsung kamu singkirkan, termasuk Pak Erickson.


Jadi, kamu tidak tidak membantu Yayasan Bintang Timur, tapi kamu menggunakan jabatan untuk membantu keluargamu saja, dan sekarang kamu minta kesempatan.


" Saya kasih kamu kesempatan, tapi jika semua kakak saya tau kalau kamu dengan sengaja memecat Bu Rahma, maka saya yang akan di omelin mereka, kamu beruntung, mereka tidak tahu masalah ini, dan sudah bagus kamu saya tidak lapor ke Polisi, karena menipu yang milik orang lain.


Terakhir, uang itu bukan segalanya, manusia memang butuh uang tapi hiduplah sesuai kemampuan, saya sendiri masih suka makan di pinggir di jalan, kalaupun saya makan di restoran mewah, tak pernah saya upload ke media sosial untuk pamer, dan kesekolah saja, saya dan seluruh saudara saya selalu bawa bontot,


Tapi saya bukan orang picik yang memaksakan gaya hidupku pada karyawan saya, hanya saja saya memang tidak suka dengan orang sombong dan serakah, tanya sama Bu Michelle Kepsek SMA, bagaimana kalau saya marah, suaminya itu adalah mantan Preman, tapi saya berikan kesempatan dan lihatlah bagaimana suaminya jadi seperti sekarang ini, dan gaya hidup mereka tetap sederhana.


Saya kasih tahu kalian, uang suaminya Bu Michelle kalau saya hitung semua yang saya berikan sudah lebih dari 20 Milyar, benar gak Bu Michelle ", tanya Ranti.


" Benar Nona Muda, tapi suami saya selalu ajarkan, kesombongan hanya akan menjadi kuburan buat kita, dan itulah ajaran Nona Muda, dan saya juga belajar dari seluruh Istri saudara - saudara suami saya, mereka tetap hidup dalam kesederhanaan, baik sesama keluarga maupun dilingkungan", ujar Bu Michelle.


" Dan satu hal lagi, biarpun saya memberikan mereka banyak uang, mereka tidak saya perbudak dengan perintah yang aneh-aneh, saya hanya berpesan, bekerjalah dengan baik dan Jujur, dan soal laporan, saat Pujiono ketahuan tidak bicara soal acara Pertunangan mereka, saya marah dan saya hukum, alasan nya sebenarnya adalah agar saya tidak repot dan memang benar itu alasan yang hebat, tapi saya tidak, karyawan saya berarti keluarga saya, dan sesama keluarga kita harus saling mendukung.


Acara nikahan adalah hari bahagia, berarti kita harus ikut berbahagia, apa mereka dendam saya, boleh tanya ke Bu Michelle, justru mereka bahagia dengan kehidupan sekarang, mereka bekerja dengan disiplin dan juga bisa tetap beribadah dan ada waktu menolong orang lain.


Kamu sebagai pemimpin harusnya bersyukur memiliki anak buah yang berprestasi, dan saudara - saudaramu bisa belajar dari mereka, saya yakin disaat mereka akan berhenti pasti mereka akan menurunkan jabatannya pada orang yang belajar dari mereka, rekomendasi dari mereka pasti kita akan jadikan dasar Utama mengambil keputusan", ujar Ranti panjang lebar.

__ADS_1


Jadi sekali lagi, saya mohon maaf, tidak memberikan kami kesempatan lagi, silahkan cari tempat yang baru, dan pesan saya, kedepannya belajarlah menghargai orang lain", ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, mohon maaf yang sebesar-besarnya", ujar Sartika.


" Sudah ku maafkan, tahun Depan sekolah Al Azhar di buka, sekolah itu saya yang bangun, jika kamu sudah bertobat datanglah kesini bulan April, saya berikan kamu kesempatan memimpin di sekolah itu dengan gaji sama dengan yang disini, dan kamu tidak saya pecat, tapi kami wajib di hukum mengurus Panti Darurat.


Panti Asuhan itu akan menjadi cikal bakal Panti Asuhan Bintang Timur Charity Surabaya, sama dengan di Jogjakarta.


Kamu cukup mengawasi saja, buat program bagi mereka, buatlah sistem kegiatan yang bagus dan bisa membuat mereka maju, Gaji, dan fasilitas kamu akan ku kembalikan, setiap Minggu buatkan saya laporan perkembangan anak-anak disana, setelah Sekolah Al Azhar beroperasi, kamu yang harus memimpin disana dan jika target kami dapatkan, saya akan berikan kamu 1 unit rumah dan 1 unit mobil atas nama kamu sendiri, bagiamana?" apa hukuman saya terlalu berat ? tanya Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, saya bersedia di tempatkan disana dan bersedia menjadi pengawas Panti Asuhan Darurat yang Nona Muda dirikan", Ucap Sartika.


" Disana ada yang namanya Naldi, dia menjadi Ketua Panti sementara disana, cukup Bu Sartika membantu dia saja, jangan intervensi untuk urusan yang lain, beri saran saja dan ibu bisa melihat bagaimana anak muda itu memimpin adik - adiknya, pasti ibu akan tersentuh, bantu dia buat kegiatan, itu saja tugas ibu disana", ujar Ranti


" Kalau Naldi saya kenal, anaknya Pintar dan bagus dalam kepemimpinan, terimakasih kesempatannya Nona Muda, saya berjanji akan gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, dan saya sudah sadar sekarang, saya akan datang sendiri ke mereka - mereka yang sudah saya sakiti, dan khusus Pak Erickson, saya berjanji akan membawa dia kembali kesini, karena hanya dia yang pantas menggantikan posisi saya, sedangkan Bu Rahma, jujur saja saya menjegal dia karena dia memiliki peluang besar menjadi Kepala Sekolah, kalau yang lainnya karena alasan kepentingan keluarga", jawab jujur Bu Sartika.


" Terimakasih ibu sudah Jujur, saya yakin semua orang yang ada di tempat ini pasti tidak membenci ibu lagi, belajarlah dari kesalahan, maaf Bu Michelle saya tidak merendahkan suami Bu Michelle, SMP saja dia tidak tamat, tapi hebatnya dia mampu mencerna apa yang saya bicarakan dan mampu membedakan mana Perintah dan mana rutinitas, serta urusan pribadi, masa ibu yang sarjana bisa kalah dari suaminya Bu Michelle yang mantan Preman lagi", ujar Ranti.


" Terimakasih sekali lagi, mohon ijinkan saya menandatangani langsung surat pengangkatan Bu Rahma sebagai Kepala Sekolah SMP Bintang Timur", ujar Bu Sartika.


" Pak Wilmar, bukan saya tidak Percaya pada kemampuan kamu, tapi lihatlah, prestasi kita melorot terus, Pergantian kamu dengan Bu Rahma, akan efektif saat Tahun ajaran baru, percayalah suatu saat pasti kamu akan jadi kepala sekolah dan saat itu tiba, saya anda akan ingat omongan saya hati ini,


Kalian semua sangat potensial, makanya say tidak memecat kalian, kalian hanya merasa santai karena jabatan yang kalian pegang saat ini adalah pemberian bukan karena kerja keras", Ujar Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, yang Nona Muda katakan adalah benar, kami akan belajar lagi dari awal, terimakasih atas kesempatan yang Nona Muda berikan untuk kami semua", ujar mereka kompak sambil berdiri dan membungkuk.


" Ya sudah, saya juga tahu kalian menggantungkan hidup disini, dan tolong bekerjalah dengan baik, didiklah murid yang di percayakan kepada kalian dengan baik, jika kalian baik pasti murid kalian akan mengenang kalian atas kebaikan yang kalian berikan.


" Contoh ketiga kakakku, hingga saat ini mereka tetap ingat akan kebaikan para gurunya, Bu Sartika dulu adalah guru saya di SD, tapi belum sempat saya di ajar nya dia sudah di pindahkan ke SMP, benar gak Bu Indarwati ?" tanya Ranti.


" Tepatnya Nona Muda saat itu masih kelas 3, saat Bu Sartika pindah ke SMP", ujar Bu Indarwati.


" oh baru tahu saya, tapi waktu SMP kenapa tidak bertemu saya", Ucap Bu Sartika


" Saya lulus SD dengan predikat Terbaik Se kota Surabaya dan dapat beasiswa full dari Budi Luhur, jadi saya ambil disana, dan waktu lulusan SMP, saya mendapat rangking 1 se-Jawa Timur dan Ranking 3 Nasional, saya lanjut di Budi Luhur, tapi baru 1 hari sekolah saya di bully disana karena murid beasiswa, jadi saya pindah kesini bersama Tiara Lestari", ujar Ranti.

__ADS_1


" Ya ampun, jadi yang juara dari SMU Budi Luhur, itu anda sendiri Nona Muda ", tanya para guru.


" Ya, seiring itu aku dan seluruh Kakakku, keluar dari Panti Asuhan Charity, dan Bertemu dengan orang kepercayaan ayah saya, dan semua warisan diberikan kepadaku, dan aku kelola, hingga saat ini aku bisa beli Yayasan Bintang Timur seharga 10 Triliun, dan belum balik Modal.


Jujur saja dari semua investasi yang kembangkan, hanya ini yang tidak memberikan saya keuntungan yang banyak, kalian bisa lihat, selama hampir 3 tahun ini, perubahan Yayasan kita seperti apa, gaji kalian saja berapa, semua kepala bidang dapat rumah dinas dan mobil operasional di tambah tunjangan, coba kalian tanya ke Yayasan Budi Luhur.


Yayasan Budi luhur menggaji Guru pendamping hanya 3,5 juta, untuk guru wali kelas 5,5 juta, sedangkan guru Mapel, hanya 4,5 juta, Kepala bidang di yayasan hanya 13 juta, bandingkan dengan kita disini", ujar Ranti.


" Baru sadar kami Nona Muda, ternyata lebih beruntung kita disini daripada mereka disana", ujar Wilmar.


" Karena kalian saya anggap keluargaku, saya ingin kalian minimal tidak kekurangan dalam kebutuhan pokok", ujar Ranti.


" Saya janjikan selama kalian bisa bekerja dengan baik dan bertanggung jawab, dan kita dapat prestasi, maka sekolah ini tidak akan pernah aku tutup apalagi menjualnya, makanya jika kalian bekerja dengan baik, maka anak-anak kalian nanti saya jamin merekomendasikan mereka di seluruh perusahaan yang saya miliki, atau ke rekan bisnis saya, tapi kalau kinerja kalian buruk, pasti saya pecat dan pasti anak kalian akan kesulitan mencari pekerjaan.


Pesan saya didiklah anak kalian dengan Akhlak yang baik, karena itu salah satu syarat utama, untuk masuk ke perusahaan saya", ujar Ranti


" Keren itu Nona Muda, terimakasih arahannya", ujar mereka dengan penuh semangat.


" Dua tahun lagi, kampus bintang timur akan beroperasi, pasti saya butuh tenaga kerja, kalau ada kalian yang sudah bisa bekerja, silahkan melamar saat kampus akan dibuka, saat ini 2 kampus itu sedang di bangun.


Selanjutnya sekolah elit bertaraf Internasional, yang lokasinya tepat bersebelahan dengan Budi Luhur, tahun depan akan mulai menerima murid baru untuk angkatan Pertama, tentunya juga butuh tenaga kerja, jika kalian yang baik merekomendasi orang maka kemungkinan besar akan diterima", ujar Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, kami sangat senang mendengarnya, kami berjanji akan bekerja dengan lebih baik, dan akan berusaha membuat prestasi, baik untuk nama sekolah, maupun untuk kami pribadi", ujar Wilmar.


" Ya sudah, untuk rapat hari ini kita tutup sampai disini, semua pembicaraan hari ini tolong notulennya dan dokumentasi kegiatan segera di rapikan dan berikan saya salinannya", Perintah Ranti.


" Baik Nona Muda, saya sebagai sekretaris Yayasan akan mengerjakannya, paling lambat besok sebelum makan siang semua sudah selesai", Ujar sekretaris itu.


" Saya butuh besok besok Pagi, jadi saya mau Sore ini sudah saya terima notulennya, hanya sesimpel ini kena butuh 1 hari kamu kerjakan, apa ada masalah hingga memakan waktu yang lama? tanya Ranti


" Tidak Nona Muda, jawab sekretaris itu.


" Ya sudah, saya tidak suka orang yang lamban, apalagi yang suka menunda pekerjaan", ujar Ranti.


" Baik Nona Muda, jawab sekretaris itu.

__ADS_1


" Ya sudah, kali ini saya maafkan tidak untuk keduakalinya", tekan Ranti.


__ADS_2