SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Perjalan Surabaya - Cirebon


__ADS_3

Setelah sampai depan rumah, Ranti pamit ke Robin sambil cium tangan dia masuk dam rumah, dan disapa oleh Bu Likha...


Bu Likha tolong buatkan juice buah naga, perintah Ranti ke Bu Likha


baik Non, jawab Bu Likha


Bu Likha, bagaimana dengan pekerjaan kalian apakah kalian butuh tambahan orang, jujur saja kalau butuh tambahan orang..


Bu Likha sementara membuat juice sambil membalas obrolan Ranti


Nanti saja non, kerjaan disini cuma segini, jadi tenang saja Non kami masih mampu, tapi nanti kalau non punya mobil, saya harap non mau memperkerjakan suami saya... hehehehe mau non


gak apa-apa, nanti saya beli mobil, tenang saja bulan depan saya beli mobil


wah kebetulan non, suami saya selesai kontrak pas abis bulan ini, kata Bu Likha semangat...


tugasnya antar jemput kami sekolah dan ajarkan kami bawa mobil


Bu Likha tau status rumah ini atau tidak, pancing Ranti


tau non, dari awal pak Mario sudah ngomong sama kami bertiga, bahwa non Ranti adalah pemilik sah rumah ini, dan otomatis majikan utama kami adalah non Ranti


Bagus, terus apalagi yang pak Mario katakan sama kalian


pak Mario, mengatakan jangan sampai keempat kakak non tau soal rumah ini dan semua pengeluaran di rumah ini kalau berasal dari non Ranti..


Bagus, tolong jaga rahasia ini ya.. saya tidak mentolerir orang yang tidak pegang janji.. tegas Ranti


siap Non, jawab Bu Likha


ya sudah saya ke kamar dulu, mulai bulan depan ajak suami Bu Likha tinggal disini saja, toh rumah itu bukan rumah Bu Likha, biar gak perlu bayar kontrakan


nanti malam, saya mau pergi dan pulang nanti Selasa Pagi, jadi tolong cek apa bahan dapur apa saja yang perlu dibeli atau ditambah


setelah ngobrol dengan Bu Likha, Ranti masuk kamar dan...


DING... DING


* selamat Tuan anda telah menyelesaikan misi dadakan*


Sistem memberikan hadiah, 1 buah jam Tangan Quantum, 1 buah Tablet Quantum dan 1 set Jarum akupuntur tingkat Kuno*


[ Jam Tangan ini memiliki fungsi mendeteksi kejujuran, ketika bersalaman dan terintegrasi dengan handphone, serta memiliki kelebihan yang lain]


[ Tablet Quantum, adalah versi kecil dari laptop Quantum, Tuan hanya perlu men- sinkronisasi terlebih dahulu ]


[ Jarum akupuntur, atau lebih dikenal dengan jarum dewa Kuno adalah pelengkap akhir dari skill Pengobatan Kuno yang telah Tuan miliki sebelumnya ]


" Rose aku memiliki 1 kotak tingkat kuno dan 1 tingkat Berlian, yang belum di buka"


* Benar Tuan, apakah Tuan ingin membuka sekarang.??


" mari kita buka sekarang.."


* membuka kotak Tingkat Kuno*


selamat Tuan anda mendapatkan,


- 70 % saham Astra internasional


- 10 Kupon Cashback 300%


- Uang Tunai Rp 10. 000.000.000.000 {🔐}


- 5 x Permintaan Darurat


* membuka kotak tingkat Berlian*


selamat Tuan anda mendapatkan


- 100.000.000 PS


- 75.000.000 PP


- 50. 000.000 Poin Pengabdian


- 1 buah Ransel mini Ruang


[ Ransel mini Ruang, di lengkapi dengan..


+ 1 kotak bekal makanan


+ 1 Botol khusus air surgawi


+ 1 kotak P3K


+ 1 Payung lipat


+ Ruang pakaian 20 pasang


+ Ruang alat Penunjang


+ Ruang sepatu dan sandal, 5 pasang


Dan mampu berubah tampilan warna sesuai keinginan Tuan dan Tahan air serta guncangan, juga memiliki berat 500 gram dalam kondisi terisi penuh (pemilik), terakhir anti maling.]


* Ransel sudah berada di meja belajar Tuan*


" Oke Rose ... STATUS"


Nama : Ranti Putri Setiawan


Umur. : 15 tahun


Tahap. : PERAK


Level. : 1, (2 / 1.000.000 PS)


Job. : PELAJAR


Skil. :


\= Pemograman komputer - tingkat GM { activated }


\= Hacker - tingkat master { activated}


\= Memasak - tingkat GM { activated}


\= Pengobatan - tingkat Kuno { activated}


\= Bermain Alat Musik - tingkat GM { activated }


\= Mata semesta - Tingkat GM { activated}


\= Bisnis - Tingkat GM { activated}


\= Alchemis - tingkat Kuno { not activated}


\= Beladiri Tai Chi - Tingkat GM { Automatis activated}


Fisik dan Mental


Kesehatan : 100 %


Ketahanan : 100 %


kecepatan : 100 %


Ketepatan : 100 %


Kecerdasan: 100 %


Kekayaan. : Rp. 1.079.624.305.000

__ADS_1


Deposito. : Rp. 10.000.000.000.000 {🔐}


Toko. : 🔐


Poin


Sistem. : 101.177.500


Pemahaman : 75. 880.000


Pengabdian. : 50. 650.000


inventori. :


* 94 pil surgawi


* 23 pil semesta


* 100 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh


* 21 Pil kecerdasan


* 1 Pil pembangkit Elemen Api


* 1Tungku Tingkat Kuno


* Ruang Dimensi Tingkat legenda


langka


*. 10 Cincin Ruang tingkat Emas


Aset


* Properti {not activated}


- Tanah seluas 10.000 m² (🔐)


- saham 65%, kampus Nusa Unggul { 🔐 }


- saham 75 %, PT. Restu Agung Properti Tbk {🔐}


- saham 60%, PT. Sari Pangan Indonesia {🔐}


- Saham 70 %, PT Astra Internasional {🔐}


* Kendaraan { not activated}


Alat penunjang


* 1 unit Laptop merk Quantum


* Flashdisk 2 TB merk Quantum


* Handphone, merk Quantum


* 1 buah kacamata, merk Quantum


* 1 buah Tablet Quantum


* 1 buah jam Tangan Quantum


* 1 set Jarum akupuntur mata dewa


Misi. :


* Harian (1x 24 Jam)


- Check in


* Misi khusus: -


- menyelamatkan keluarga Tiara


( waktu 30 hari, Progres: 40%)


* Misi Dadakan: -


* Misi tersembunyi: -


" terimakasih Rose"


* Sudah Tugas saya tuan*


" Rose bagaimana dengan Tiket kereta nya, dan jam berapa berangkat "


* silahkan Tuan buka notifikasi di HP Quantum, buka aplikasi tiket dan tuan hanya scan QR code nya *


" oke terimakasih lagi, Rose "


Setelah membuka kotak dan melihat hadiahnya, waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB, masih lama


Ranti mengambil Ransel dan melihat isinya dan ternyata sudah lengkap isinya, hanya Ruang alat penunjang yang kosong.


Sambil menunggu keempat kakaknya pulang, Ranti memasuki Ruang Dimensi dan melihat tanaman yang dia tanam, dan hasilnya ternyata memiliki perkembangan yang sangat baik, semua tanaman tumbuh dengan subur.


" Rose, apakah dalam ruang dimensi bisa untuk membangun rumah..?


* sangatlah bisa Tuan, caranya Tuan hanya perlu menggunakan kacamata pemindai untuk mengambil model dan tuan hanya perlu berdiri dekat lokasi untuk pembangunan dan katakan " Buatkan " *


" oke Rose, aku mengerti"


selesai melihat-lihat tanamannya, akhirnya Ranti keluar dari Ruang Dimensi sambil membawa 1 ember air surgawi untuk mandi, bersamaan dengan keempat kakaknya yang sudah pulang dari sekolah.


setelah mandi dan berganti pakaian, dan stelan hari ini adalah Kaos Oblong, celana kargo dan jaket serta sepatu sneaker warna biru navy.


Mereka bergabung di ruang tamu dan Darel, berkata " Bontot sudah siap berangkat apa semua sudah lengkap yang akan di bawa" ??


Sudah kak, baik pakaian ganti, bekal makan dan minum serta cemilan di kereta sudah siap, tinggal menunggu Rendi sepupu pak Mario jemput..


oh ia bontot bagaimana kondisi papanya Tiara, apa sudah baikan atau masih kritis... tanya Darel lagi


Papanya Tiara sudah sembuh dan sudah pulang kerumahnya, jawab Ranti


mereka menjawab, " Syukurlah kalau sudah sehat"..


Bontot, ada kabar baik dari Suster Diana, katanya Bukan depan dia akan mulai membangun Panti Asuhan di tanah Warisan orangtuanya, kita diundang untuk hadir dalam acara peletakan batu pertama, dan sengaja di pilih hari Sabtu, jadi kita libur..


Ini berita yang luar biasa kak Mercy.. antusias Ranti


oh ia Kakak-kakak, selama aku tidak ada, tolong kalian latihan Tai Chi sendiri, lebih di sempurnakan tahap awal oke...


Baik Bontot... serempak mereka menjawab


Tin.. Tin.. Suara klakson pertanda mobil sudah di depan pintu.


Selamat sore nona Ranti, apakah anda sudah siap, ucap Rendi sopan


kamu mas Rendi kayak siapa saja ngomong terlalu formal begitu, protes Ranti


" maaf sudah terbiasa", jawab Rendi


Semua sudah masuk kedalam mobil Toyota Innova dan waktunya berangkat


Rindu buka suara, dek nanti jangan lupa oleh-oleh ya.. kakak pengen makanan khas Cirebon dan Bandung


Mercy dan Friska juga ikutan, kami juga mau di bawain oleh-oleh ... hehehehe


Kak Darel mau di bawain apa.. tanya Ranti..


Kalo kakak, terserah Bontot saja, Bagi kakak Bontot kembali dengan selamat saja, kakak sudah senang, jawab Darel..


ia baiklah Bontot disana akan jaga diri baik-baik, handphone Bontot akan tetap aktif..

__ADS_1


perjalanan baru di tempuh setengah dari jarak, menuju Pasar Turi


Rendi yang paham dengan jalan menuju Pasar Turi, tidak kesulitan mengatur laju kendaraan.


setelah hampir 1 jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di Stasiun kereta api Pasar Turi Surabaya..


mereka semua turun namun ternyata Tiara dan Robin juga sudah berada di sana


Ranti menyapa Tiara, kok kalian disini, tau dari siapa aku berangkat jam segini, ?


Itu rahasia dari siapa.... kata Tiara


Terserah kamu aja mau kasih tau atau tidak, Rajuk Ranti...


ehhhh cantik- cantik merajuk, kata Robin sambil mencubit pipinya Ranti...


Bro Darel, Ade kita ini, semua serba gak ketulungan, cantik, pintar, manja dan terakhir tukang merajuk, bener kan... hehehehe


" bodo amat, aku kan Bontot jadi wajar dong, hehehehe, balas Ranti meledek mereka..


Tiara melihat kelakuan Robin dan Ranti hanya bisa geleng-geleng kepala, dalam pikirannya, sampai kapan berubahnya sifat kawanku ini...


Apakah Tiara cemburu melihat kedekatan Robin dan Ranti, jawabnya tidak... kenapa bisa begitu, karena Robin dan Ranti, tidak akan seperti itu kalau mereka hanya berdua dan baik Robin maupun Ranti, sama-sama sangat menyayangi Tiara.


" Ting .. tong ... Penumpang dengan tujuan Cirebon di persilahkan menuju ruang tunggu keberangkatan, silahkan persiapkan tiket anda " suara panggilan dari informasi stasiun kereta


Ya sudah kami antar sampai disini ya, hati-hati, dan jangan lupa, selalu mengabari kami...


Ranti memeluk mereka satu persatu kakaknya, tak terkecuali Robin dan Tiara


Ranti segera berjalan ke ruang tunggu, dan mereka yang mengantar langsung pulang...


Selesai memastikan tiketnya, Ranti duduk sambil menunggu untuk menaiki kereta.


sementara duduk, disampingnya ada sepasang suami-istri, yang kelihatan gusar, seperti orang yang terburu-buru, Ranti menawarkan cemilan, tapi ditolak oleh mereka..


Ranti berusaha membuka pembicaraan..


Ranti :


Om dan Tante, ke Cirebon juga...


Pasutri :


Ia dek, kami mau ke Cirebon jenguk orangtua


Ranti :


oh gitu, boleh saya minta tolong om dan Tante, tanya Ranti


Pasutri :


maaf Ade mau minta tolong apa ?


Ranti :


begini om dan Tante, saya baru sekarang ke Cirebon dan baru sekarang juga naik kereta, bolehkah om dan Tante, kasih tau saya kalau sudah sampai di Cirebon..


Pasutri :


Oh kalau itu, kamu tenang saja, nanti kamu turun bareng kami saja, coba kami lihat tiket kamu


Ranti :


sambil menunjukkan HP, ini Tante, tiket saya


Pasutri :


kita di gerbong yang sama kelas bisnis dan kursi kita berdekatan jadi kamu tenang saja


Ranti :


terimakasih sebelumnya, singkat Ranti


dan keretapun datang, mereka pun sama-sama menaiki kereta dan benar mereka berada di gerbong yang sama dan kursi mereka berdekatan..


Di dalam gerbong hanya berisi sekitar 7 orang, selain mereka bertiga terdapat 2 wanita yang sekitar umur 20 tahun, sedangkan satu lagi kira-kira berusia 60 tahun, sisanya para ada laki-laki dan perempuan semuanya dengan pakaian santai semuanya..


setelah penumpang semuanya naik dan pintu kereta api di tutup, terdengar pemberitahuan bahwa kereta dengan tujuan Pasar Turi Surabaya - Cirebon, siap di berangkatkan.... terdengar juga bunyi rel kereta dan keretapun mulai bergerak pelan dan akhirnya mulai cepat dan cepat....


Didalam kereta yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi, tidak banyak yang di kerjakan oleh Ranti..


Dia kembali melihat lembar-lembar surat dan memindai, selesai memindai isinya, Ranti memindai alamat rumah yang berada di sumber Cirebon.


Ranti mencoba GPS, ternyata berfungsi, dan terlihat tampilannya di kacamata, dan dia segera mensinkronkan dengan semua perangkat Quantum, sehingga membuatnya lebih muda melihat arah dan jarak ke alamat rumahnya


semakin malam semakin sepi... Ranti membuka bekal makanannya, ternyata sistem memberikan makanan yang sangat lezat, dan anehnya makanan masih dalam keadaan hangat...


selesai makan malam, Ranti membuka tabletnya dan menelusuri, kasus di perusahaan papanya Tiara dan dalang yang meracuni papanya Tiara.


Ranti segera mengirim pesan ke Dokter David, menanyakan hasil penyelidikan polisi, tapi karena sudah malam dokter David, belum membalasnya.


kereta terus melaju dan telah beberapa kali berhenti di stasiun kereta, untuk menurunkan dan menaikkan penumpang.


Saat sudah sepi, pasutri yang tadi mengajak Ranti untuk ngobrol...


Pasutri :


dek kamu tujuannya kemana setelah sampai di Cirebon


Ranti :


Ke sumber mau ketemu teman disana, kalau Om dan Tante..


Pasutri :


Kami ke daerah kesepuhan dan mau ke RS Gunung Jati, mau jenguk mertua saya, jawab si istri


Ranti :


Oh sakit apa, mertua Tante


Pasutri :


kena stroke siang tadi dan sekarang katanya bagian sebelah kiri tubuh mertua sudah gak bisa di gerakkan..


Ranti :


Sudah berapa kali mertua Tante kena stroke


Pasutri :


Sudah ke 2 kali, makanya kami kuatir kenapa-kenapa, kakak kami tertua mengajak kami semua kumpul


Ranti :


Turut prihatin ya om Tante, kira-kira berapa lama Om dan Tante disana


Pasutri :


Kalau kondisi mertua sudah membaik, kami langsung kembali ke Surabaya, soalnya, toko kami juga tidak ada yang menjaga


Ranti :


Boleh saya minta nomor WA Tante, siapa tahu saya bisa membantu


Pasutri :


Si suami yang menjawab, terimakasih sebelumnya ini kartu saya, disini ada alamat toko kami di Surabaya


Ranti :


ini nomor saya pak, dan saya Ranti, panggil saja Ranti

__ADS_1


selesai bertukar nomor telepon, Ranti mencoba memejamkan mata...


__ADS_2