SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
karyawan yang bodoh


__ADS_3

Tak kurang dari 30 Menit, seluruh keluarga Angela yang bekerja di gedung Sapphire Tower, sudah berkumpul di lobby.


" Bawa perempuan ini ke belakang dan beri dia pelajaran, setelah itu, kita hajar si Thomas yang ingin memecat kita dari sini, kata pria yang bertugas di bagian Taman.


Pantas saja taman-taman tidak terurus, sampah tidak di bersihkan, mereka hanya datang nongkrong dan makan gaji buta, namun dia melihat masih ada seorang pria muda yang menyapu di sampingnya terdapat tong besar, Ternyata masih ada yang bekerja, batin Ranti.


" Hei Nona ikut kami sekarang, kata si Udin security.


" Oh baiklah, saya ikut dengan kalian, kata Ranti dengan santai


Ketika sampai di belakang gedung, ternyata disana sudah menunggu sekitar 20 orang, ada 15 laki-laki dan 5 perempuan, mereka bagian cleaning Service, office girl dan juga bagian Taman dan security.


Mereka benar-benar menguasai gedung ini, Pantas saja pemilik lama hanya setahun memilikinya dan menjual lagi Gedung ini.


Perusahaan yang menyewa dan berkantor disini juga bukan perusahaan besar, karena seperti ini karyawan disini, batin Ranti


" Apa hanya segini yang ingin menghajar saya, tantang Ranti


" Hahahaha, kamu pikir siapa kamu disini, kata mereka.


" Oh jadi kalian semua tinggalnya disini, bahkan listrik kalian pakai punya kantor, enak juga hidup kalian, tapi sayang, nasib kalian akan berakhir, kata Ranti


" Kurang ajar kamu, sok berlaku bos besar disini, hajar wanita gila ini, kata Arif security


Tak perlu lama-lama, belum sempat Arif bertindak, dengan gerakan yang cepat Ranti sudah menampar Arif, hingga tersungkur, sedangkan Ranti sudah kembali ke tempat dimana dia berdiri.


" Katanya mau menghajar saya, kok pada bengong, dan kamu kenapa kamu duduk di tanah, ucap Ranti


" Cepat hajar dia dan masukkan ke gudang, perintah Udin


Nasib Udin juga sama belum sempat mereka bergerak, Ranti sudah menampar nya hingga tersungkur


" Kenapa bengong lagi, apa kalian tidak ingin menghajar saya, tanya Ranti.


" Sialan, kamu mau main-main rupanya, kata seorang dari mereka


Kita hajar rame-rame, kata orang itu


Ranti langsung bergerak dan tiada ampun langsung menampar satu persatu hingga wajah mereka tak berbentuk, dan dari belakang ada 2 orang yang hendak memukul Ranti dengan balok, tapi sayang dengan gerakan cepat Ranti menghindar dan menghajar mereka dan mematahkan tangan mereka berdua.


Arkhhh... arkkkhhh teriak kedua orang itu


Seorang pria paruh bayah tiba-tiba datang dan menghardik Ranti


" Apa yang kamu lakukan kepada mereka, seenaknya kamu bertindak disini, siapa kamu.. Tanya pria itu


" Apakah kamu Paman dari mereka yang juga petinggi disini, tanya Ranti


" Saya Kepala Divisi SDM disini, sekarang jelaskan kenapa kamu buat keributan disini, tanya pria itu


" Baiklah saya Ranti Putri, Pemilik Tunggal Gedung Sapphire Tower ! jawab Ranti


" Hahahaha, jangan berandai-andai kamu, saya sudah pernah bertemu dengan pemilik baru dari gedung ini, namanya Pak Haris dari Bandung, kata Pria itu.


" Baiklah saya telpon orangnya, kata Ranti dan langsung melakukan video call


" Halo Nona Muda, apa yang bisa saya bantu, tanya pak Haris


" Saya berada di Gedung Sapphire Tower, tapi disini telah di kuasai oleh seseorang yang mengenal pak Haris.


" Maaf Nona Muda, saya hanya mengenal Pak Thomas saja, selebihnya tak ada yang saya kenal, jawab Haris


" Orang ini katanya kenal dengan pak Haris, kata Ranti dan menghadap kan kamera handphone ke kepala divisi SDM.


" Waktu saya datang ke gedung Sapphire, Pak Thomas memanggil Seluruh kepala Divisi, lanjut pak Haris menjelaskan.


" Katakan pada orang ini siapa saya, perintah Ranti.


Pak Haris segera menjelaskan kepada kepala divisi SDM bahwa Ranti adalah pemilik dari gedung Sapphire.


" Bagaimana tuan Kepala Divisi SDM yang terhormat, mulai sekarang kamu dan Semua orang yang kamu terima bekerja di sini, di pecat mulai hari ini, kata Ranti


Kepala Divisi SDM, langsung kehilangan tenaga sehingga badannya oleng dan duduk di ubin, dan terdiam.

__ADS_1


" Dan kalian semua, angkat barang-barang kalian dari bangunan itu karena saya akan membongkar hari ini juga, kata Ranti


" Ampuni kami Nona, maafkan Nona, kata serentak sambil berlutut.


" Saya tidak akan pernah memaafkan orang seperti kalian, jika kalian tidak mau pergi saya laporkan kalian ke polisi, tegas Ranti


" Ingat baik-baik, sebelum Maghrib kalian semua sudah harus Pergi dari sini, saya tidak peduli kalian mau kemana, lanjut Ranti


Selesai berbicara Ranti langsung beranjak dari tempat itu dan menuju ke ruangan pak Thomas.


Sementara Ranti berjalan menuju ke ruangan pak Thomas, dia melihat seorang pria masih bekerja dan terlihat keringatnya bercucuran.


Ranti membiarkan pria itu bekerja dan lanjut menuju ke ruangan pak Thomas.


Setibanya di ruangan Pak Thomas, Ranti langsung duduk, dan tanpa basa-basi dia langsung berbicara.


" Pak Thomas tolong kamu jelaskan semua masalah yang terjadi di gedung ini, dan kenapa kamu tidak membicarakan hal ini dari awal, tanya Ranti


" Maafkan kelalaian saya, hanya itu yang mampu Thomas ucapkan


" Baiklah kalau kamu tidak mau menjelaskannya, hari ini juga kamu keluar dari sini, saya tidak ingin memiliki karyawan yang tidak jujur, ucap Ranti


" Saya tau kamu dengan sengaja membiarkan mereka seperti itu, bahkan gedung saya tidak terurus, jadi mohon maaf saya tidak bisa mempekerjakan orang yang malas, apalagi tidak tegas seperti kamu, lanjut Ranti.


" Maafkan saya Nona, masalah ini tidak sesederhana yang Nona pikir, 80 % karyawan disini adalah orang mereka, kami hanya beberapa orang yang bukan berasal dari mereka, jawab Thomas.


" Kalau begitu, sebutkan siapa mereka semua dan pecat hari ini juga, kata Ranti dengan tegas


" Tapi Nona, mereka bisa bertindak anarkis dan juga, di belakang gedung ini para preman adalah orang-orang mereka juga, balas Thomas.


" Saya tidak peduli, jika kamu tidak memecat mereka, maka kamu dan mereka akan ku pecat dan ku tutup sementara gedung ini, apa kamu pikir aku akan bangkrut dengan menutup gedung ini dalam jangka waktu 6 bulan atau setahun, bentak Ranti


" Baiklah Nona, saya juga sudah tidak sanggup menghadapi mereka, saya akan memecat mereka semuanya, saat ini juga, tapi tolong ada seseorang yang menggantungkan hidup di gedung ini, dia hanya sebagai tukang taman, kata Thomas.


" Kamu pecat mana yang pantas di pecat, dan bongkar semua bangunan di belakang gedung ini, kata Ranti


" Baik Nona saya akan melaksanakannya, tapi mohon kali ini saja Nona bantu saya membersihkan mereka semua, pinta Thomas


" Baiklah, saya bantu kamu, dan ini pertama dan terakhir kali, kata Ranti


" Silahkan bicara saja, jawab Ranti


" Nona, gedung kita sudah mulai kalah pamor dengan gedung lainnya, jika Nona setuju, saya mau gedung ini di renovasi besar-besaran, kebetulan para penyewa disini tidak menetap, hanya ada 3 perusahaan yang menetap di sini, Dari lantai 6 sampai lantai teratas semuanya hanya menyewa bulanan, jadi tidak masalah jika 3 bulan dari sekarang kita merenovasi gedung ini, kata Thomas


" Tidak masalah buat saya, selama untuk kemajuan gedung ini, dan saya mau tanya lahan di belakang itu, apakah seluas itu tanah gedung kita ini, tanya Ranti


" Tanah kita kebelakang panjangnya sekitar 100 meter, lebar 135 meter, di balik tembok itu adalah jalan, sangat bagus posisinya jika kita bangun Gedung Baru, kata Thomas.


" Baiklah akan saya pikirkan, yang paling penting adalah membersihkan lahan di belakang gedung, perintah Ranti


" Baik Nona, akan saya laksanakan, jawab Thomas


" Saya beri waktu, 1 Minggu harus sudah beres dan nanti orang saya akan datang, dan untuk gedung ini akan di Renovasi total, jadi segera buat surat untuk pengumuman agar mereka segera cari tempat yang baru, kata Ranti


" Baik Nona, jawab Thomas


" jika kamu mampu mengurus mereka yang tinggal di belakang, maka selama gedung ini tidak beroperasi kamu dan tukang taman tetap aku gaji, dan kalian wajib datang untuk mengontrol perkembangan renovasi, kata Ranti


" Apakah Nona akan bangun apartemen atau perkantoran, tanya Thomas


" Apartemen untuk milenial, maksimal 2 dan 3kamar tidur, bagaimana cukup kan, kata Ranti


" Baik kalau begitu Nona, terimakasih arahannya. Jawab Thomas


Sementara Ranti dan Thomas berdiskusi, para karyawan yang di rekrut Kepala Divisi SDM sudah berkumpul di lobby, mereka tidak terima jika di pecat.


Hampir 1 jam Ranti dan Thomas berdiskusi, akhirnya Ranti berpamitan untuk kembali ke hotel, namun dia di cegat oleh para karyawan.


" Maaf Nona, tolong beri kami penjelasan tentang pemecatan kami, tanya seseorang bagian SDM


" Gedung ini milik saya, bukan milik keluarga kalian, dan apakah saya harus menjelaskan jika memecat orang yang tidak mentaati peraturan dan abai dengan kewajiban, tanya Ranti


" Anda harus berbicara dengan terlebih dahulu, harusnya anda bisa memberikan kami teguran, bukan langsung pecat, kata seseorang bagian keamanan

__ADS_1


" Apa selama ini kalian sudah bekerja dengan baik, hampir semua penyewa disini sudah mengajukan surat komplain, dan kalian sudah berapa kali mendapat teguran, kalian pikir saya tidak tahu, bahkan masuk kerja sesuka hati, apa itu belum pantas untuk di pecat, kata Ranti


" Jadi anda tetap akan memecat kami, kata mereka


" Ya kenapa tidak, kalian hanya mau terima uang tapi tidak mau bekerja, lihatlah sampah saja kalian tidak perhatikan, rumput taman entah kapan terakhir kalian potong, tapi pengeluaran operasional tetap harus di keluarkan, di belakang gedung sudah kalian buat tempat tinggal kalian, apa itu pantas, tanya Ranti


" Anda jangan semena-mena dengan kami, kalau bukan kami yang mengurus gedung ini, sudah lama gedung ini hancur, kata seorang cleaning Service


" Oh apa benar demikian, sampah saja kamu biarkan, tapi kamu bicara kalian mengurus gedung ini, saya tekankan, jika sebelum Maghrib kalian tidak pindah dari belakang gedung jangan salahkan saya, sudah cukup kalian tinggal di lahan milik Gedung, dan ingat saya bukan Pemilik lama gedung ini yang takut dengan kalian, tegas Ranti.


" Kalau kami tidak mau pindah, kamu mau apa, kamu masih bau kencur, walaupun uangmu banyak, belum tentu kamu bisa melawan kami, kata seorang pria bayah sebagai komandan security.


Coba saja, kalau kalian mampu, hanya orang-orang seperti kalian mau melawan saya, baru sekarang aku bertemu dengan orang yang tak tau diri seperti kalian, sudah numpang tapi memaki yang punya tumpangan, kata Ranti.


" Kalau kamu mau kami pindah silahkan, tapi kamu harus berikan kami kompensasi, ucap seorang laki-laki staf operasional gedung.


" Silahkan ganti rugi listrik, air dan juga harga sewa tanah selama kalian pakai, setelah itu saya kasih uang kompensasi, dan perlu kalian ingat, apakah pihak gedung menyuruh kalian mendirikan bangunan di belakang secara permanen, tanya Ranti


" Tapi kami membangun menggunakan uang kami, kata mereka


" Yang menyuruh kamu bangun rumah di situ siapa, jawab siapa orang yang menyuruh kalian bangun rumah disitu, tanya Ranti.


" Silahkan laporkan ke polisi atau ke gubernur Sekalian, kamu pikir aku takut, besok kalian datang ambil gaji kalian, akan dihitung berapa hari kalian bekerja disini, dan akan saya hitung dari awal kalian bekerja, lebih baik aku rugi bayar pesangon kalian daripada mempekerjakan orang seperti kalian, jawab Ranti.


" Baiklah kami akan lihat sehebat apa kamu mau melawan kami, kata Ketua Divisi SDM, yang sudah merasa menang.


" Hanya kalian 30 orang saja, tidak akan menghabiskan harta saya 1 %, paling banyak dari kalian bekerja disini baru sekitar 5 Tahun, paling 5x gaji hanya 25 juta. dan paling lama yang bekerja disini 10 tahun, paling 50 juta, apakah itu cukup untuk kalian kontrak rumah, bayar sekolah anak, keperluan sehari-hari, apakah hari ini kalian berhenti dan besok kalian sudah langsung dapat pekerjaan, kata Ranti


" Jangan kalian pikir ancaman kalian bisa membuatku takut, semakin kalian mengancam semakin kalian bersalah, paham kalian, dan semuanya sudah ku rekam, jadi saya tinggal bawa untuk membuktikan, apa tindakan saya memecat kalian sudah benar atau tidak, dan seluruh rekaman cctv dari 2 tahun kebelakang sudah ku simpan, apa kalian dasar apa perusahaan untuk memecat karyawan, tanya Ranti


" Silahkan saja kamu memecat kami, dalam semalam gedung ini akan kami hancurkan, kata beberapa orang.


" Silahkan kalian hancurkan, saya tidak akan melaporkan ke polisi, tapi tanggung akibatnya sendiri, jangan tunda sampai besok sekarang saja jika kalian ingin menghancurkan gedung saya, kata Ranti


" Saya tidak akan laporkan kalian ke polisi, setelah hancur saya tutup gedung ini, dan kalian pasti di berhentikan, alasannya perusahaan tidak bisa membayar karyawannya, jika kalian melaporkan ke Polisi, dan minta hak pesangon, baru aku keluarkan bukti bahwa yang membuat perubahan bangkrut ya kalian sendiri, gampang bukan, ejek Ranti


" Licik kamu, kata mereka


" kalau saya licik terus kalian apa, makanya otak di pakai untuk hal-hal baik, dan kalau di berikan tanggung jawab, kalian harus menjaganya, bukan seperti ini, di kasih enak, tapi tidak tau diri, hahahaha, kata Ranti lebih mengejek.


" Kami tidak akan macam-macam asalkan kamu membayar sesuai tuntutan kami, kata mereka


" Kenapa saya harus ikut tuntutan Kalian, dan sekarang saya menuntut kalian membayar sewa tanah dan penggunaan listrik dan air secara ilegal, itu namanya pencurian dan bisa saya laporkan ke polisi, bagaimana, apakah kalian mau hitung-hitungan dengan saya, tekan Ranti


" Mereka semua terdiam, tak mampu membalas bantahan dari Ranti


" Beri waktu kami 3 hari untuk pindah dan bayar pesangon kami, kata mereka


" 3 hari terlalu lama, ku berikan hingga sampai magrib Besok, itu saja, dan pesangon kalian akan ku bayar dan akan kupotong biaya sewa tanah, penggunaan listrik dan Air, dari 30 bangunan rumah dan 5 bangunan petakan, semuanya menggunakan listrik dan air dari kantor.


" Itu artinya kami tidak akan dapat pesangon, kata mereka


" Pesangon tetap saya keluarkan sesuai hukum, itu adalah hak kalian, tapi pihak kantor juga akan mengambil haknya yaitu biaya sewa tanah, biaya pemakaian listrik dan Air. kata Ranti


" Biadab kamu jadi orang, kata ketua divisi SDM


" Kalau saya biadab apa kelakuan kalian selama lebih baik dari saya, kalian yang gunakan Kenapa ketika si tagih kalian bilang saya biadab, kata Ranti


" Cara kamu mengusir itu sangat di luar batas kewajaran manusia, kata ketua divisi SDM


" Apakah wajar kalian mengancam saya, dan kalian merasa tidak bersalah bahkan gedung ini sudah kalian anggap milik kalian, apa itu namanya manusia beradab, bukannya minta maaf dan mengakui kesalahan, tapi justru kalian mengancam saya, kalua begitu saya tarik waktu sampai besok Magrib, hari ini juga kalian pindah dari sini, dan pesangon kalian tetap saya potong harga sewa tanah, listrik dan Air, silahkan laporkan kemana kalian mau, besok pagi saya akan ratakan bangunan yang berdiri di lahan Saya.


Kalau kalian tidak percaya silahkan tunggu Besok Pagi. kata Ranti


" Halo Pak Thomas cari alat berat sekarang, dan suruh datang besok pagi, untuk meratakan bangunan di belakang gedung, dan panggil PLN sekarang untuk memutuskan jaringan yang di pakai mereka, kerjakan sekarang, perintah Ranti.


" Baik Nona Muda, Jawab Thomas


" Segera saya tunggu sampai PLN dan PDAM datang, aku juga lihat ada kabel Internet yang mengarah ke bangunan mereka sekarang putuskan.


Thomas segera memanggil bagian maintenance yang berbeda kelompok agar memutuskan semuanya.


" Nona tidak perlu memanggil PLN dan PDAM, maintenance kita bersedia memutuskan semuanya, kata Thomas

__ADS_1


" Baik lakukan sekarang, perintah Ranti


__ADS_2