
Sudah lebih 50 orang mafia yang Tumbang, kemudian Ranti merasakan ada kekuatan besar yang mendekatinya.
Ternyata kedua orang Kaki Tangan Sistem Pembantaian sudah bergerak.
Namun Ranti hanya tersenyum kecil melihat.kedua orang itu.
" Saudara, hati-hati ternyata gadis ini pemilik Sistem Kekayaan, Kekuatan dan Pengabdian, kata Master dia kesayangan Absolute Supreme Divine, hati-hati dia sudah berada di Tahap Berlian Level Puncak, itu artinya kekuatan sudah nyaris sama dengan kita", ucap seorang dari mereka.
Melihat kedua orang itu makin dekat, kakak-kakak Ranti mulai panik, apalagi mereka berdua membawa senjata berbentuk pedang.
Ranti tak mau kalah, dan dengan segera dia memikirkan Pedang, kemudian Tatonya bersinar serta mengeluarkan kedua pedang Black Soul dan White Destiny.
" Rose kedua pedang ini bersinar? penasaran Ranti.
* Itu berarti Pedang Tuan sudah berada di puncak kekuatan " Jawab Rose.
Kakak-kakaknya terkejut ketika dalam sekejap Ranti sudah memegang 2 Pedang yang sangat menarik.
Ranti yang sudah tersulut emosi, melihat Kakak-kakaknya sudah kecapean dan berkeringat, membuat Ranti makin brutal, awalnya hanya menembak 1 persatu jarumnya, kini dia menembak sekaligus 50 buah sekaligus yang sesuai dengan jumlah mafia yang tersisa, belum termasuk kedua tangan kanan Sistem Pembantaian.
Hanya dalam sekejap, ke limapuluh orang itu tumbang.
Kakak-kakak, ikat mereka semua dan kalian istirahat saja, minum Pill Energi Booster dan Pill Pemulihan, yang akan membuat bekas-bekas lebam menghilang seketika dan tubuh akan kembali normal.
" Saudara, nampaknya kita menghadapi lawan yang tangguh", ucap Seorang Kaki Tangan Sistem Pembantaian.
" Aku melawannya, sedangkan kamu segera hancurkan Pelindung Semesta ini", ucap Seorang dari mereka.
" Baik saudara, bertahanlah selama mungkin", jawabnya.
Saudara-saudara Ranti sudah selesai mengikat seluruh Mafia itu, dan kini mereka menatap adiknya yang sedang beradu pedang dengan Salah satu kaki tangan Sistem Pembantaian.
Mereka di buat tercengang dengan gerakan indah indah, dan seolah mereka melihat Ranti seperti sedang terbang.
" Pedang Phoenix membelah Neraka, Teriakan jurus Ranti.
Trang... Trang
Terdengarlah bunyi pedang beradu.
Si kaki tangan itu menangkis serangan Ranti dan menghindar dengan cara melompat.
Ranti mendapat kesempatan membuat pelindung semesta untuk kakak- kakaknya.
Dan disaat yang sama Ranti menyerang kedua orang kaki tangan itu.
" Ternyata kuat juga dua orang ini", batin Ranti.
Jual beli serangan terus terjadi, dan saat ini mulai terpojok, tenaganya juga sudah mulai terkuras.
Dan saat dia tengah berbicara dengan saudara-saudaranya, sebuah tusukan pedang mengenai perutnya, hingga Ranti mundur beberapa langkah.
" arkh.. arkh... teriak Ranti.
" Bontot....! teriak semua kakaknya
" Kakak... ! teriak Salma dan Armando.
" Rose pedang mereka terbuat apa, kenapa Armor Ultimate transparan bisa tembus dengan pedang mereka ? tanya Ranti penasaran, sambil menelan Pill Penyembuh.
* Pedang mereka berasal dari Sang Sistem Pembantaian dan terbuat dari logam terkuat diseluruhdan logam tersebut hanya berada di Salah satu Semesta yang sudah hancur, ditambah lagi pedang mereka di tempa oleh sang Sistem Pembantaian yang terkenal ahli membuat senjata.
Pedang Tuan juga sama terbuat logam tersebut, tapi tidak masalah, tubuh Tuan saat ini sudah bisa beregenerasi, sekarang Tuan Aktifkan Armor True Ultimate Power.
Darah Tuan sudah membangkitkan kekuatan sejati dari Armor Ultimate tersebut, jadi keuntungan juga buat Tuan saat mereka menembus tubuh Tuan", ucap Rose.
Dan dalam sekejap, terlihatlah tubuh Ranti memancarkan sinar yang mendominasi.
" Rose apakah Armor ini juga bisa menggunakan mode Stealth?
* Bisa Tuan, tapi saat ini perubahan Armor Tuan sudah terlihat oleh saudara-saudara Tuan, tapi tidak apa-apa, nyawa tuan lebih penting", ucap Rose.
" Astaga, apa yang terjadi dengan adik kita? ucap Darel.
" Nanti saja kita tanyakan, asalkan itu membahayakan nyawanya, aku tak peduli dengan perubahan apapun yang terjadi padanya", ucap Mercy.
* Keluarkanlah kekuatan sejati Tuan, Mereka sudah ribuan tahun bertempur, juga Sistem mereka memang di ciptakan untuk membunuh, oleh karena itu, mereka memiliki banyak peralatan perang termasuk pertahanan.
Pusatkan pada Satu titik dan buatlah titik tersebut menjadi kelemahan baru mereka, jika tuan kesulitan mendapatkan dan menyerang kelemahan mereka", ucap Rose.
Sambil terus bertarung Ranti mendengar ucapan Rose, akhirnya Ranti memindai tubuh kedua orang itu dengan mengerahkan kekuatan penuh.
" Kena kalian, ternyata pelindung tubuh kalian, akan retak jika secara terus-menerus mendapatkan serangan dengan Api Abadi", batin Ranti.
Posisi Ranti yang saat hanya bertahan dengan sekuat tenaga menghindari serangan dari kedua orang itu, akhirnya mencoba menggabungkan kekuatannya.
" Elemen Api keluarlah, Elemen Angin keluarlah, buatlah Angin Tornado", Perintah Ranti.
Seketika Punggung Ranti terasa hangat, dan angin kencang mulai berhembus.
* Akhirnya Tuan mampu menggunakan kekuatannya dengan sempurna, instingnya sudah semakin meningkat", batin Rose bahagia.
Namun kebahagiaan Rose semakin bertambah, ketika disaat yang sama Ranti mengaktifkan Elemen Logam miliknya, di gabungkan dengan Elemen Api.
Rose juga terkejut mendengar suara Absolute Supreme Divine.
__ADS_1
[ Tuanmu telah mengaktifkan Elemen Logam terkuat di seluruh Semesta, Dia manusia pertama yang mampu mengeluarkan Elemen Logam Abadi dan menggabungkan dengan Elemen Api, Kamu hebat Rose] ucap Absolute Supreme Divine dan menghilang.
Rose melihat bagaimana Armor Ultimate Power miliknya kini bertambah Kuat, Kilauan berlian nampak indah namun menindas.
* Tuan, segera selesaikan, kekuatan tuan akan memicu kehadiran para Sistem yang lain", Perintah Rose.
Dalam sekejap juga Kedua pedang kembar Ranti berevolusi menjadi lebih mengkilat dan lebih ringan, warna dan biru semakin tegas.
" Baik Rose", ucap Ranti.
Ranti menjentikkan jarinya dan keluarlah Api Abadi miliknya.
" Oh tidak, manusia ini sudah melampaui batasnya sebagai manusia", ucap salah seorang kaki tangan Sistem Pembantaian itu.
" Ku Bunuh kamu..! teriakan mereka saat Tornado dan api abadi mengitari kedua orang itu. hingga membuat mereka mulai ketakutan.
Ranti juga menambah tingkat kewaspadaan, serta lebih serius menghadapi kedua orang itu.
Pertarungan terus berlangsung, derit pedang dan teriakan terus mewarnai pertarungan 2 lawan 1.
Berapa kali Ranti terkena sabetan pedang, tapi hanya mengenai Armor Ultimate Power miliknya, hingga dia terpaksa mundur beberapa langkah.
" Hanya segitu kekuatan kalian, menghadapi saya sendirian saja kalian kesulitan.
" Hahahaha, kami akui tahapan kamu lebih tinggi dari kami, tapi bukan berarti kami tak mampu. membunuhmu", ucap kedua orang itu.
" Baiklah buktikan kekuatan kalian menghadapi Api Abadi milik saya, dengan Angin Tornado, apa kalian sanggup menahannya", ejek Ranti.
" Hahahaha, buktikan kepadamu, hahahaha belum sempat kamu membuatnya, kamu sudah menghadap Raja Neraka terlebih dahulu.
Ranti dengan sigap menambah kekuatan angin dan juga menambah lebih banyak api.
Betapa kagetnya seluruh saudaranya ketika telapak tangan Ranti mengeluarkan api, dan angin Tornado sudah semakin kencang.
Ranti tanpa berpikir panjang juga, dia membuat Perisai Es Abadi guna menahan Panas walau sudah ada pelindung semesta.
Kedua kaki tangan Sistem Pembantaian, mulai mengerahkan kekuatan mereka, dan di menit awal terlihat mereka masih santai.
Dan seketika Ranti mengaktifkan Elemen Airnya, dan menembakkan ke angin Tornado.
Dan dalam sekejap terlihatlah, angin tornado yang di kombinasikan dengan api dan air, menimbulkan uap panas yang sangat mengerikan.
Kedua kaki tangan itu sudah semakin kuatir, dan sudah merasakan kepanasan.
Ranti melihatnya hanya tersenyum dan menambah kekuatan sejatinya, dan dalam sekejap suhu panas kian meningkat.
" Arkhhh, kurang ajar kamu, ucap salah seorang kaki tangan Sistem Pembantaian, yang sudah merasakan kesakitan.
Agar dapat menyelesaikan secepatnya, dan melihat kedua orang itu sudah tak berada di titik kelemahannya, dengan segera Ranti menghentikan Tornado Api Abadi miliknya Kemudian dengan cepat Ranti menembakkan jarum Black Soul dan tepat mengenai jantung kedua orang itu.
Ranti yang kelelahan terduduk di tanah dan berusaha menonaktifkan seluruhnya, termasuk Armor Ultimate Power.
" Mind Ruler, hapus semua ingat orang yang melihat kejadian ini", perintah Ranti.
Setelah menelan Pill Energi Booster dan Pill Pemilihan, Ranti berjalan menuju mobil yang menyimpan plat untuk pencetakan uang Palsu dan memasukkannya ke dalam Cincin Semesta.
Ranti juga memasukkan seluruh Mafia itu ke dalam Kantong Ruang Penyimpanan 4 musim.
Selesai semuanya Ranti kembali berkumpul dengan saudara-saudaranya.
Mereka kemudian naik ke lantai 3 dan berisitirahat di sana, sementara para karyawan sedang membersihkan kekacauan di lantai 1.
" Dek kenapa para Mafia itu bisa menghilang", ucap Rindu.
" Kak, mereka sudah saya kurung di sini", ucap Ranti sambil menunjukkan kantong Ruang 4 Musim.
" Kok bisa dek ? penasaran mereka, yang sedang melihat ke mulut kantong Ruang 4 musim yang di buka Ranti.
Mereka melihat lebih dari 100 orang mafia tergeletak di di sebuah hutan belantara.
" Apa Kantong Ruang ini sama dengan Cincin Ruang yang kamu berikan kepada kami", tanya Vanya.
" Sama, hanya saja bentuk nya berbeda dan fungsinya, karena kalau kantong ini bisa menyimpan benda hidup termasuk manusia, hanya saja kantong ini khusus untuk orang jahat", ucap Ranti.
Cincin Ruang milik saya juga bisa menyimpan benda hidup termasuk manusia, dan bisa tinggal di dalam, ucap Ranti kemudian membuka Cincin Semesta miliknya.
Betapa terkejutnya seluruh kakaknya melihat isi Cincin Semesta milik Ranti yang didalamnya sangat indah, mereka juga melihat sebuah rumah yang bagus dan beberapa ekor binatang yang sengaja di letakkan di dalam Cincin Semesta.
" Punya kami saja sudah hebat, apalagi punya kamu", ucap Mercy.
" Ia, dalam sini juga banyak Cincin Ruang yang berada di bawah tingkatan milik kakak semuanya.
" Para pelayan kita, itu hanya memiliki kapasitas kecil, punya kalian 3 kali lipat besarnya dari para pelayan, kecuali Aisyah, Robin, Tiara dan kak Sonia dia tingkat perak, setingkat lebih rendah dari milik kalian", ucap Ranti yang akhirnya menjelaskan kembali soal ruang penyimpanan.
" Ya sudah sekarang mari kita pulang, kakak sudah capek, dan lihatlah Salma dan Armando, sudah mulai menguap ngantuk.
" Kak, ayo pulang, sambung Armando.
" Ia sayang, ucap Ranti.
" Kak, ambil ini dan bagikan kepada seluruh karyawan kakak, kasihan mereka, ucap Ranti sambil memberikan cek masing-masing 1 milyar.
" Baiklah, tunggu besok saja saat Lupita masuk nanti kami titipkan ke dia", ucap Friska.
" Ya sudah ayo kita pulang", ucap Ranti.
__ADS_1
Setelah 45 menit berkendara, mereka akhirnya tiba di rumah, dan langsung masuk kamarnya masing-masing.
" Tuan, uang yang kita rampas dari organisasi itu berjumlah, 80 triliun", lapor Aplikasi Mata Dewa.
" Baiklah, Terimakasih laporannya", balas Ranti yang sedang berendam di sungai surgawi.
* Tuan, besok pagi waktu yang tepat untuk memberikan Pill Semesta kepada saudara-saudara Tuan, dan termasuk dengan Nona Salma dan Tuan Armando, mereka berdua sudah ijinkan Absolute Supreme Divine.
* Dan juga Cincin Ruang mereka semua akan di tingkatkan ke tahap Platinum seperti milik kedua Orangtua Tuan.
* Dan mulai hari ini, Tuan harus lebih berhati-hati, karena pasti sang Sistem Pembantaian akan mencari ke dua Orang kepercayaannya.
* Rose sudah menghapus jejak pertarungan yang di tinggalkan Tuan, dan kedepannya, jika Tuan berhadapan dengan orang yang memiliki kaitan dengan sistem dan bertarung, segera hapus jejak Tuan agar Anggota mereka yang lain atau bahkan pemilik sistem pun tidak bisa mendeteksinya", ucap Rose mengingatkan.
" Terimakasih Rose, maaf aku tidak berpikir sampai kesana", jawab Ranti.
* Tidak apa-apa, tapi kedepan jangan sampai lupa", ucap Rose sambil tersenyum.
Lagi asyik berendam, Ranti mendengar pintu kamarnya ada yang mengetuk, Ranti Keluar dari ruang dimensi dan menggunakan handuk kemudian membuka pintu.
" Ada apa kak? tanya Ranti kepada Darel.
" Kakak ingin bertanya sesuatu? ucap Darel.
" Masuklah, ucap Ranti.
" Kakak mau tanya apa", tanya Ranti setelah Darel masuk ke kamarnya.
" Apakah kamu setuju jika kakak akhir tahun ini menikah", ucap Darel.
" Tidak masalah, asal Kakak-kakak yang lain setuju", jawab Ranti sambil memakai celana piyamanya.
" Ya sudah, nanti kakak bicarakan dengan mereka juga", jawab Darel.
" Tapi kalau menurut bontot, tunda dulu hingga kakak lulus kuliah, tapi semua itu tergantung kakak, ucap Ranti sambil memasang BH nya.
" Terimakasih Bontot ucap Darel", sambil membantu Ranti mengaitkan BH nya.
" Sama-sama kak, tolong sekalian pakaikan atasan piyama bontot", ucap Ranti tanpa malu-malu.
" Kamu itu sudah besar, masih aja tak berubah", ucap Darel, namun tetap membantu Ranti.
" Hehehehe, bairin saja, ngapain malu sama kakak", ucap Ranti dan minta di gendong Darel ke ruang TV.
Tiba di ruang TV, Ranti dan seluruh saudaranya membahas masalah yang terjadi di Kafe milik mereka.
" Sudah jangan di pikirkan, Para mafia itu tidak akan lagi mengganggu Kafe milik kakak semua", ucap Ranti.
Ia dek, tapi kakak hanya tidak mengerti dengan orang-orang yang mengandalkan kekuatan, kekuasaan dan kekayaan, dalam bertindak", ucap Vanya.
" Namanya juga manusia,mereka ingin diakui sebagai orang yang memiliki segalanya, tapi sayang mereka ketemu dengan kita", jawab Ranti.
" Ia, kakak juga gak suka dengan tipe orang seperti itu, kalau hanya mengandalkan uang saja, pasti mereka akan tunduk kepada kita", sambung Renata.
" Ia benar seperti itu, tapi untuk apa dengan ketenaran, apakah itu yang membuat hidup kita bahagia? tanya Ranti.
" Tentu tidak, kakak paling suka dengan kehidupan kita yang seperti ini, tetap kompak dan saling menyayangi, uang yang kita miliki tidak ada artinya jika kita saling membenci", ucap Friska.
" Benar kak, bontot bahagia dengan apa yang kita miliki sekarang, tapi tidak pernah kepikiran untuk pamer, kebahagiaan sejati ku adalah bersama dengan kalian semuanya", ujar Ranti, sambil bersandar di dada Darel.
" Kami juga seperti itu, bertahun-tahun kita bersama, suka duka telah kita hadapi bersama, itulah kebahagiaan yang harus kita pertahankan", sambung Rindu.
" Dulu kita pernah bermimpi untuk bisa jadi orang kaya, dan setelah menjadi kaya, justru kita malah tetap hidup seperti ini, tapi seperti inilah yang membuat kita selalu bahagia", lanjut Mercy.
" Besok kita cari orang untuk memperbaiki Kafe kita, ya sekalian saja kita Renovasi", ucap Darel sambil membelai rambut Ranti yang sudah mulai panjang.
Tak terasa perbincangan mengenai kafe yang diselingi dengan kenangan saat mereka hidup dalam kesusahan, ternyata waktunya sudah jam 12 malam.
Akhirnya seluruh Kakak beradik itu masuk kamar dan beristirahat, kecuali Ranti.
Ranti yang tidak bisa tidur dan memilih masuk Ruang Dimensi, dan bertemu dengan Rosemary yang sedang minum susu di gendongan Noey.
Seolah mengerti, Rosemary tersenyum melihat lihat Ranti, dan memang perkembangan motorik Rosemary lebih cepat dari bayi yang seusia dengannya.
Ranti mengambil Rosemary dan menggendongnya, sambil mengajaknya bicara.
" Rory, Putri mommy, cepatlah besar ya, nanti bisa ketemu dengan Aunty dan Uncle", ujar Ranti.
Ranti memanggil Rosemary dengan Rory, sebagai panggilan kesayangan.
Rosemary membalas dengan ketawa yang lucu dan imut.
Ranti memakaikan Cincin Ruang Penyimpanan tingkat Surgawi, yang dibuat khusus untuk Rosemary, dan Absolute Supreme Divine, hanya membuatkan 2 buah, di berikan lewat Rose.
Tak hanya itu Saja, Ranti sendiri telah membuatkan untuk Rosemary kalung liontin yang berfungsi sebagai Ruang Dimensi, yang di beri tingkatan Surgawi, karena sudah bisa menyimpan mahluk hidup termasuk manusia, hanya saja, tak sekuat milik Ranti, karena di buat dengan menggunakan kekuatan Absolute Supreme Divine.
Cincin surgawi milik Rosemary juga bisa menyimpan benda hidup, termasuk manusia, hanya di batasi dengan 100 orang saja.
Tapi bagi Ranti itu sudah cukup, toh Rosemary memiliki Liontin Ruang Dimensi, yang bisa menampung lebih dari 1 juta orang dan ukuran waktu 1 banding 7, artinya sehari di dunia luar, 7 hari di dalam liontin, kecuali makanan dan yang lainnya.
Ranti juga mengupgrade Cincin Ruang milik Noey, Ranti juga memberikan tambahan skill kepada Noey agar bisa melindungi Rosemary saat berada di dunia luar nanti.
Makanan dan minuman Rosemary semuanya mengandung bahan-bahan terbaik dan juga bahan spesial dari Rose.
Selesai mengurus Rosemary, Ranti keluar dari Ruang Dimensi dan terbang menuju Merak, dia ingin datang melihat adiknya yaitu Aisyah, walau dia yakin adiknya sudah tidur.
__ADS_1