
Acara masih berlanjut, berbagai menu makanan di sediakan, menambah semangat para tamu, yang merupakan orang-orang pilihan Ranti.
" Ada apa sayang, apa kamu ngantuk, tanya Ranti ke Salma
" Bukan ngantuk, hanya saja Pengen makan anggur, tapi sudah habis, bisik Salma
" Hahahaha, ya sudah, kita ke supermarket, ajak Ranti.
Ranti pamit ke teman-temannya sebentar mau beli jajan untuk Salma.
Dia mengeluarkan Bugatti Chiron Super Sport 300+ dan berangkat
Mereka kaget melihat mobilnya, ayo sayang, kita berangkat, ajak Ranti ke Salma.
" Yes, naik mobil baru kakak, teriak Salma
" Apa Salma suka dengan mobilnya, tanya Ranti
" Suka, tapi Salma belum bisa bawa mobil, ucap Salma.
" Kakak janji, saat Salma sudah cukup umur, kakak akan belikan mobil yang Salma suka, jadi sabar ya sayang, ucap Ranti.
" Salma baru mau 9 tahun, berarti 8 tahun lagi, masih lama kak, ucap Salma
" Hahahaha, sabar Adikku sayang, tapi nanti kalau punya mobil sendiri, kamu mau jalan sama siapa, apa mau dengan kakakkmu Armando.
" Kalau dia belum punya pacar, tapi kalau dia lagi sama pacarnya, ya aku jalan sama Mora saja, ucap Salma.
" Kakak sudah tau, pasti ujung-ujungnya Mora
" Apa Salma juga mau belikan Mora Mobil, tanya Ranti
" Dia itu susah, mau di kasih sesuatu, pasti banyak komentar, kita lihat saja nanti, yang pasti Salma tetap ingin membelikan mobil, ucap Salma.
" Ayo turun kita sudah sampai, ucap Ranti, sambil membuka pintu mobilnya.
Para pengunjung takjub melihat mobil Ranti, komandan security security yang melihat Salma turun dari mobil, langsung bergerak mendekatinya.
" Selamat datang Nona Muda Salma, ucap komandan Security.
'' Apa kabar paman Security, apa paman sudah makan, tanya Salma
" Sudah Nona Muda Salma, terus Nona Muda mau belanja apa, tanya Security.
" Mau beli buah anggur, semoga masih ada, ucap Salma.
" Masih banyak Nona Muda, tadi baru datang mobil buah, ujar Security itu
" Baiklah, ada berapa orang paman yang berjaga sekarang, tanya Salma.
" Ada 8 orang, Nona Muda.
" Oh ya sudah, ini 1 juta, bagi ke mereka seorang 100 ribu, sisanya buat Paman, tapi nanti, tolong temani Salma belanja ya, ucap Salma.
Sampai di dalam supermarket, Ranti dan Salma yang di kawal komandan Security, disapa oleh semua karyawan, yang sangat mengenal dengan Salma.
Tangan kecilnya, mengambil keranjang troli, Ranti meminta tolong ke komandan security untuk menemani Salma.
" Salma, kamu duluan ke tempat buah, kakak mau kacang di atas, ucap Ranti.
Dengan lincah, Salma berjalan di dampingi Security.
Saat lagi jalan, tiba-tiba Salma di tabrak seorang anak laki-laki yang seumuran dengan Salma, keduanya sama-sama tersungkur, tapi Salma duluan di bantu Security.
" Hey gadis kecil, kamu itu kalau jalan lihat-lihat, gara-gara kamu anak saya sampe jatuh, teriak wanita dewasa ibunya anak laki-laki yang menabrak Salma.
" Maaf ya Tante, anak Tante yang menabrak saya, harusnya saya yang marah bukan kamu, balas Salma
" Banyak omong kamu, dan tidak sopan sama orang dewasa.
__ADS_1
" Maaf Bu, tolong jaga sikap anda, anak anda jelas yang menabrak Nona Muda, harusnya kamu meminta maaf, bukan kamu yang memarahi Nona Muda kami, geram security.
" heh, Security, harusnya kasih tau sama majikan kalau jalan itu lihat sekelilingnya, sudah tau anak saya lagi bermain, Kenapa dia menghalalkan jalan, ucap wanita itu yang tidak mau di salahkan.
" Paman security, ayo kita pergi cari buah, dan tolong panggil Security yang lain untuk mengusir ibu ini, dan Black list dia dari supermarket kami, ucap Salma dan langsung beranjak dari situ.
" Hey gadis nakal, memangnya kamu siapa berani-beraninya mengusir saya dari sini, teriak wanita itu.
" Maaf Bu silahkan pergi dari sini, dan jangan kesini lagi, Nona Muda kami, adalah Pemilik seluruh kawasan ini, anda sudah salah tapi masih ngotot.
" Tapi saya pelanggan disini, harusnya kalian membela anak saya, gara-gara dia anak saya jatuh, ucapnya lantang.
" Disini tempat belanja, bukan tempat bermain anak-anak.
" Lepas troli ibu dan kalian bawa dia keluar, cetak fotonya dan siarkan di layar monitor, alasan ibu ini diusir.
" Siap komandan", jawab Anggota Security.
Saat ibu itu teriak- teriak, Ranti turun dari lantai 2, dia melihatnya dan bertanya ke Security ada masalah apa.
Mendengar laporan dari Security, Ranti langsung panik.
" Tahan dia dulu, kalau ada yang lecet di badan adikku ku putahkan tanganmu, bentak Ranti.
Wanita itu mendengar ancaman Ranti langsung terdiam ketakutan
" Salma, kamu gak apa-apa sayang, tanya Ranti.
" Gak apa-apa, sudah diminta Paman Security mengusir tante gila itu", ujar Salma.
Selesai mengambil anggur mereka berdua ke kasir, Ranti melihat ibu dan anak itu masih di tahan Security, lalu terlihat sebuah mobil datang, dan turun seorang laki-laki, dengan menggunakan seragam Polisi.
" Ada apa ini pak security, Kenapa istri saya kalian tahan disini, apa kalian tahu menahan seseorang dengan paksa bisa kena pasal, ucap Polisi.
" Kalian harus tanggungjawab, karena anak kalian sudah menabrak Nona Muda kami, hingga terjatuh, apalagi istri anda menyalahkan Nona Muda kami, ucap seorang anggota security.
" Lagian kenapa dia tidak menghindar, kalau anak saya sedang lari-lari, kata Polisi
" Semestinya, Nona Muda kalian harus menghindari bukan pasang badan agar ditabrak, ucap Polisi itu
" Silahkan tonton CCTV nya dan silahkan anda berkomentar, Nona muda lagi jalan dan dari belakang anak anda menabraknya, jadi siapa yang salah, anak anda atau Nona Muda kami.
' Intinya ini hanya masalah sepele, ucap Polisi itu.
" Sepele, terus apa haknya istri anda memaki Nona Muda kami, enak saja kamu bilang ini masalah sepele, ujar Security itu.
" Terus kalian mau apa, apa kalian mau berurusan dengan saya, apa kalian tidak melihat saya ini siapa, security saja sudah belagu, ujar polisi itu menghina.
" Ranti yang mendengar penghinaan itu, langsung menembakkan jarum perak ketitik saraf Otong nya, agar impoten, sebaliknya Ranti menembakkan jarum perak agar memiliki nafsu yang tinggi, waktu 2 bulan.
" Pak security, biarkan saja mereka, dan jangan izinkan mereka belanja disini, ucap Ranti dsn langsung memasuki mobilnya.
Polisi terkejut melihat mobil Ranti, " Mati aku, telah menyinggung orang besar", batin polisi itu.
" Kalian pergi dari sini, sudah bagus Nona Muda kami tidak memperpanjang masalah ini, baru pangkat AKP saja sudah kayak jenderal, ucap komandan Security
" Berani sekali kamu menghina pangkat saya, ucap polisi.
" Hahahaha, pangkatnya keren, tapi kamu yang tidak keren, buktinya kamu tidak berani menjelaskan mana yang salah dalam kasus ini, itu jelas terlihat mental kamu, giliran lihat bos kami naik mobil mewah kamu seolah menyesal, hahaha, ejek Security.
Tiba dirumah, Ranti dan Salma kembali menikmati acaranya, terlihat suster Diana, Bu Farida dan pak Fatur beserta istrinya sedang berdiskusi bersama.
Tiara sendiri, lagi sibuk melayani Robin yang barusan datang, mereka sudah seperti pasangan pengantin, Tiara dengan sangat cekatan mengambilkan makanan dan minum, serta menemani Robin makan.
Ranti dsn Salma masuk ke dalam rumah, Salma yang sedang asik menenteng anggur, dan menuju dapur.
* Nona Muda, harap kehadiran orang tua anda jangan dulu tersiar ke publik, tunggu jika keluarga Istrinya Ferdiansyah selesai, baru tuan publikasikan kehadiran mereka, ucap Rose.
" Saatnya bergerak, laporkan detail seluruh keluarga inti Atmajaya, dan alamat mereka, mulai malam ini aku akan menangkap mereka, Ujar Ranti.
__ADS_1
" Aplikasi Mata Dewa, apakah ada keluarga inti Atmajaya di sekitar Jawa Timur, tanya Ranti
" Tidak ada, paling dekat Semarang, 2 orang laki-laki, adik kandung dari istri Atmajaya, pemimpin perusahaan distributor Daging, tapi 60% daging ilegal, mereka memliki istri dengan kelakuan yang sama, jadi bisa di tangkap, anak-anak mereka sudah dewasa, jadi bisa hidup sendiri, jawab aplikasi Mata Dewa.
" Jam 10 malam kita berangkat kesana, balas Ranti.
" Rose tolong siapkan, 1 kantong Ruang Penyimpanan, isi seperti biasa, perintah Ranti.
" Baik Tuan'.
Selesai membuat rencana, Ranti kembali ke taman samping, bercengkrama dengan beberapa temannya, termasuk Suryani juga berada di sana.
Menjelang Maghrib, mereka yang dari luar kota langsung di antar ke hotel, yang di sewa Ranti, semua kembali dalam keadaan bahagia.
Suster Diana dan Bu Farida juga sudah pamit, Bu Gendhis dan Elisabeth juga sudah pulang.
Kini tinggal, Keluarga Nikson Pradipta, yang ditahan, Tiara dan orang tuanya sudah pulang bersama Robin.
" Dek, apa kamu belum mau ketemu, Paman dan bibi, tanya Nikson ke Monicha
" Nanti saja, kami ingin menyelesaikan masalah, baru aku pulang lihat ayah dsn ibu, atau nanti kalau sudah mulai aman, kami pinjam pesawat Ranti untuk menjemput mereka kesini.
" Ranti punya pesawat sendiri, tanya Nikson kaget".
" Gulfstream G 700, itu miliknya, sudah aku lihat di google, harganya sekitar 1,4 triliun, ada apa bang ? tanya Adriansyah.
" Adrian, berapa banyak uang yang kamu berikan untuknya, proyek kota terpadu, dana cash 300 triliun, universitas bintang timur, 5 Triliun, sekolah Elite 5 triliun juga, sekarang lagi finishing pabrik Sabun, total yang sudah terpakai di pabrik itu, 3 triliun. Dsn semuanya tanpa investor, belum lagi yang di Jakarta, tanya penasaran Nikson.
" Dia baru menggunakan uang saya sebesar 25 triliun, dan itupun untuk membeli Tri Link Finance Indonesia, kamu tahu perusahaan itu, dan membeli saham di dua perusahaan milik temannya, selebihnya dia menggunakan uang sendiri, jujur saya juga tidak tahu dia dapat uang dari mana.
Semua saudara-saudara angkatnya saja, sudah dia bagikan hampir 100 triliun per orang, saat ini dia hanya bilang dari seluruh saham yang dia miliki dan usaha nya, setiap tahun dia bisa mendapatkan lebih 30 triliun, dia pernah untung besar di China dengan berjudi batu,
Saldo dia saja ada 800 triliun rupiah, 445 milyar dollar US dan 400 milyar Yuan, coba kamu hitung berapa bunga perbulan yang dia dapatkan, tiap malam juga dari dia bermain saham bisa menang 250 hingga 500 dollar US, ujar Adriansyah.
" Yang saya bingung, dia mampu membeli lahan 25 ribu hektare, dalam waktu singkat, Ucap Nikson
" Tapi semuanya legal, bahkan dia sudah ketemu Presiden dan beberapa menteri, aku sudah mencoba bertanya ke kakak- kakak nya, mereka juga bingung, pemerintah begitu segan dengan dia, artinya data Ranti terkunci mati oleh negara.
Aku sendiri sudah di kasih tau dia agar mengendalikan beberapa perusahaan yang join dengan pemerintah, dia saat ini memiliki saham besar di Beberapa perusahaan BUMN, tidak tanggung-tanggung ada yang 40%.
" Sudah berapa perusahaan negara yang di kuasai asing sudah di beli kembali oleh pemerintah dan di bantu dana dari Ranti.
" Pengakuan Ranti dia memiliki uang deposito sekitar 2500 triliun, kalah uang saya yang saat sekitar 1500 triliun, belum lagi uang dollar dan Yuan, ucap Adriansyah.
" Astaga, anak seumur itu, benar mampu mengumpulkan uang segitu besar, tapi untung anakmu tidak tamak dan kejam, ucap Nikson
" Itulah yang membuatku dan ibunya tenang, ucap Adriansyah.
" Intinya kita sebagai orangtua, harus bisa percaya kepada anak kita, dan selalu bijak melihatnya melangkah, aku salut juga melihat saudara- saudara angkatnya yang begitu memanjakan nya dengan tulus, ucap Nikson Pradipta.
" Aku juga demikian, makanya aku sangat menjadikan mereka, anak-anak saya, mereka saling menyayangi dan saling menghargai, juga saling mendukung, walau Ranti yang menghidupi mereka, tapi Ranti selalu mendengar omongan Kakak-kakaknya, makanya mereka bisa kuat, karena bukan uang yang menjadi tujuan mereka bersatu, tapi karena saling ketergantungan akan kasih sayang.
" Beberapa hari lalu, Armando di pukul orang tua Murid, 4 kakaknya dari luar kota tinggalkan kuliah demi adiknya, pas saya tanya kenapa bisa begitu, jawabnya sederhana, adik sakit kakak juga sakit tapi harus kuat, biar tidak tumbang keluarga ini, Ucap Adriansyah.
" Memang benar, Apalagi mereka sudah merasakan penderitaan dari kecil, terbiasa hidup dalam kekurangan, itulah yang membuat mereka kuat, ucap Nikson.
" Dari semua yang kutanya, seluruh karyawan, segan dan hormat kepada mereka semua, Abang dengar sendiri Salma memanggil pelayan, semuanya di panggil dengan kata yang sopan, selalu menggunakan kata tolong dan terimakasih, ini hebat mereka didik dengan sedemikian rupa oleh mereka sendiri dan ditaati oleh mereka sendiri, mereka paling takut dengan Vanya dan Dewi, Ranti sendiri mengakui, Vanya bukan sekedar kakak, tapi malaikat buat mereka, ucap Adriansyah.
" Kemandirian mereka sangat teruji, dan hebatnya lagi mereka tidak mau berhura-hura dengan uang yang melimpah, Ucap Nikson
" Abang ke parkiran dan lihat mobil mereka masing-masing punya mobil puluhan milyar, 3 biji Ferrari LaFerrari, 3 biji Koenigsegg Regera, 3 BMW, 1 Aston Martin Vanquish, punya Ranti sendiri, Bugatti Chiron 2 model, Rolls-Royce Cullinan Klassen, dan Lamborghini SIAN Roadster, Dewi Rolls-Royce Phantom Extended.
Belum si kembar yang memiliki mobil yang sama 2 Ferrari LaFerrari dan 2 Koenigsegg, 2 BMW dan 1 Alphard, Darel, Lamborghini Aventador, urus, Bugatti Veyron dan Audy R8 untuk kuliah di Jakarta, ucap Adriansyah.
" benar- benar manusia terkaya sejagat kayaknya, ucap Nikson Pradipta.
" Dan semua data keuangan nya,menurut Jusuf Maulana, adalah legal, Ranti memiliki Tim rahasia dalam mengakuisisi perusahaan maupun aset, ucap Adriansyah
" Aku percaya keponakan saya, adalah orang yang tidak akan pernah melanggar hukum, atau mencari uang dengan cara ilegal, dia itu cerdik dan cerdas, ujar Nikson.
__ADS_1
Mereka tidak tau kalau Ranti di bantu sistem, Para pembaca lebih tau... ðŸ¤ðŸ¤