SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Menyempurnakan Ketrampilan


__ADS_3

" Rezita, kamu ingat baik-baik, aku memberikan uang itu, bukan karena aku kasihan sama kamu, aku berikan itu, agar setelah kamu belikan rumah buat Paman dan Bibimu, kedepannya kamu bisa fokus mengejar kariermu, kata Ranti


" Terimakasih Nona Muda, saya mengerti maksud Nona


" Satu lagi, Pamanmu merawat nenekmu, itu kewajibannya sebagai anak, jadi kamu tidak berhutang kepada mereka saat nenek kamu sakit hingga meninggal, dimasa depan kamu bisa membantu mereka dan itu wajib, karena kamu berhutang Budi kepada Paman dan Bibimu, lanjut Ranti


" Saya tak bisa berkata-kata lagi Nona Muda, balas Rezita.


" Aku ingin di masa depan kamu bisa berdiri di deretan petinggi di seluruh perusahaan saya, Asal kamu setia, Jujur dan rendah hati, kamu sudah memenuhi standard untuk menjadi orang terdekat saya, tapi jika sebaliknya, tanganku sendiri yang akan memusnahkan kamu, kata Ranti penuh penekanan.


Tak terasa mereka sudah sampai di RPS Cempaka Mega Mall.


" Nona apakah tempat ini milik anda juga, tanya Ranti


" Jangan keras-keras omongannya, dan Setiap ada 3 Huruf RPS, berarti itu punya saya, tapi perhatikan bentuk logonya.


Saat ini mereka berdua berada di lantai 6, pusat penjualan Komputer dan laptop, Ranti berniat ingin membelikan Rezita, Laptop, handphone dan tablet, semuanya produk Apple.


" Nona, saya mencari Laptop atau MacBook pro 16 inch, 16/32 GB RAM, 1 TB SSD, iPad Pro (Gen 5) 12,9" 1TB Wifi+Seluler, dan iPhone 13 Pro max , tanya Ranti, kepada pelayan konter


" Semua barang yang Nona cari ada, semuanya garansi resmi dari iBox, untuk harganya memang lumayan tinggi, di karenakan Nona mencari yang varian tertinggi, jawab pelayan konter itu.


" Ini kartu saya tolong ambilkan semua barang yang saya sebutkan tadi, ujar Ranti


" Nona ini semua barangnya dan total Semuanya sebesar 111 juta, jawab pelayan toko itu.


" Baik saya ambil semua dan ini kartu saya, jawab Ranti sambil memberikan Kartu ATM


Selesai bayar, Ranti mengajak turun ke lantai 5, kebetulan hari sudah mulai malam, jadi Ranti memutuskan untuk makan malam bersama Rezita.


Selesai Makan, mereka berdua turun ke lantai 1, Ranti ingin membeli beberapa kaos untuk para pelayan dan supir di Surabaya.


" Rezita silahkan kamu pilih saja yang kamu suka, tenang saja aku yang bayar, Perintah Ranti.


" Bajuku masih banyak Nona, jawab Rezita sungkan


" Ambil saja tidak apa-apa, ambil beberapa untuk bersantai atau ke kampus, balas Ranti.


Akhirnya Rezita mengambil beberapa potong pakaian, dan setelah selesai membeli pakaian, mereka turun ke lantai dasar, Ranti melihat ada pameran mobil Toyota C-HR Hybrid.


" Rezita kamu bisa menyetir mobil gak, tanya Ranti


" Bisa, dan aku sudah punya SIM, dari 2 tahun lalu, jawab Rezita.


" Baguslah, mana KTP dan SIM kamu, aku mau lihat, tanya Ranti


Rezita mengambil dari dalam dompet nya dan memberikan ke Ranti,


" Tuan berapa harga mobil ini, dan jika saya beli cash kapan mobilnya diantar, tanya Ranti.


" Paling lambat besok Sore, mobilnya sudah berada di alamat yang di maksud, kata marketing itu.


" Kalau begitu saya bayarnya dimana, tanya Ranti


" Silahkan pilih variannya, warnanya, serta tulis data diri anda sesuai KTP dan alamat tempat pengiriman jika alamat tinggal tidak sesuai KTP.


" Baiklah, tolong diisikan ini KTP nya, ucap Ranti sambil memberikan KTP Rezita


Rezita yang melihat KTP nya sudah di berikan ke marketing, Rezita bingung mau bicara apa, namun dia paksaksn buka suara


" Maaf Nona, kenapa nona memberikan KTP saya, tanya Rezita


" Karena mobil itu buat kamu, dan mulai besok kamu tinggal di gedung ini di lantai 81, disana ada 4 kamar, silahkan gunakan kamar no 3, semuanya lengkap di dalam kamar dan kamu harus pakai lift khusus. ucap Ranti.


" Tapi Nona apa ini tidak berlebihan, apa kata karyawan lainnnya, jawab Rezita ragu-ragu


" Kenapa apa mereka yang punya gedung ini, atau apakah kamu minta makan dari mereka, santai saja sudah ku bahas semuanya dengan pak Nugroho, dan kamu akan di temani 1 orang office girl yang akan membersihkan ruangan saya dan ruangan pak Nugroho serta ruangan rapat. Ujar Ranti


" Baik Nona terimakasih, sudah memperhatikan saya, Rezita.


Urusan mobil sudah selesai, kini Ranti mengajaknya untuk pulang, karena sedari Sore dua bocah sudah berisik di WA.


Taksi online meluncur ke kontrakan Rezita, namun Ranti tidak turun, hanya memberikan handphone, MacBook pro dan iPad pro generasi 5.


" Ini hadiah ketiga dari saya, kata Ranti


" Terimakasih Nona Muda, saya gak tau membalasnya dengan cara apa, kata Rezita


" Cukup cepat lulus dan bekerja di perusahaan saya, saya tambahkan gaji kamu sebagai penjaga ruangan saya, dan mulai bulan depan gaji kamu sudah di sesuaikan, serta uang belanja keperluan Dapur sebesar 3 juta untuk kalian berdua, kata Ranti

__ADS_1


" Terimakasih Nona Muda, saya akan pegang kepercayaan yang Nona berikan untuk saya, jawab Rezita.


" Bagus, besok kamu atur sidik jari untuk lift dan pintu ruangan saya.


" Terimakasih atas kepercayaannya, balas Rezita.


Ranti kini tengah menuju ke hotel tempat dia dan seluruh saudaranya menginap, waktu sudah menunjukkan jam 20.00 WIB, baru dia tiba.


" Bontot, kamu darimana saja, seharian ini, dan bagaimana dengan uang pengembaliannya? tanya Mercy


" Jangan di harapkan lagi, lihat saja di berita hotel itu sudah ambruk rata dengan tanah, jawab Ranti


" Itu karma buat mereka, sambung Rindu.


" Ranti, kami sudah di beritahukan oleh mereka, bagaimana proses mereka mendapatkan kemampuan dari kamu, kami tidak masalah, Darel juga bukan orang lain, kata Renita


" Apakah kalian semua sudah siap, tanya Ranti


" Kami sudah siap, kata mereka


" Kak Rindu tolong Panggilkan Kak Darel dan kak Dewi, kata Ranti


Dalam sekejap mereka bersepuluh sudah berkumpul di kamar Ranti.


Ranti meminta si kembar untuk segera membuka baju mereka dan berbaring, dilantai hotel yang di alaskan tikar plastik.


Si kembar tanpa membantah melakukan apa yang di perintahkan Ranti dan menelan Pill Pembuka Meridien, beberapa saat kemudian, kompak terdengar nafas dan getaran dalam tubuh si kembar.


Selesai proses membuka seluruh Meridien si kembar, Ranti menyuruh mereka berdua agar segera mandi, nun jangan dulu berpakaian lengkap.


Ada perasaan canggung terlintas di benak si kembar, ketika melihat seluruh saudara-saudaranya telah telanjang, namun mereka berdua segera menepisnya dan dan bergabung dengan seluruh saudaranya.


Setelah semuanya duduk melingkar dengan bersilah, Ranti mendatangi mereka berdua dan mulai menyentuh jidat mereka dengan jari telunjuknya untuk menandai mereka satu persatu.


" Aktifkan Sekarang " kata Ranti dalam pikirannya.


Ranti dengan cepat menyebutkan kemampuan apa saja yang akan di Transferkan dan hingga tingkatannya.


Dalam sekejap tubuh Ranti mengeluarkan energinya ke tubuh si kembar dan memasuki kepala mereka satu persatu kemampuan yang dia miliki.


Raut wajah mereka berdua terlihat mulai berubah-ubah, keringat dingin mengucur dari badan si kembar.


Mereka berempat hanya penasaran terhadap Hotel megah yang tiba-tiba hancur dalam waktu 2 hari.


Didalam kamar Ranti proses transfer Ketrampilan masih berlangsung, si kembar Mereka berdua hanya fokus pada apa yang masuk ke dalam pikiran mereka, jadi mereka lupa dengan kondisi mereka yang saat ini hampir telanjang.


Getaran di tubuh si kembar kini mulai menurun secara bertahap, keringat dingin kini sudah tidak lagi menetes.


Kondisi mental mereka berdua saat ini, sudah semakin terlihat sempurna, seluruh panca Indra mereka telah meningkat melebihi tingkat rata-rata manusia biasa, insting mereka kini bekerja dengan baik.


Penampilan Fisik mereka terlihat sangat sempurna, terlihat tidak ada lagi sedikitpun di tubuh mereka tumpukkan lemak yang tak berguna.


Akhirnya kondisi si kembar sudah kembali tenang dan sudah membuka mata mereka.


Sekarang minum ini, Ranti mengambil 12 botol juice buah Abadi, dan memberikan terlebih dahulu kepada si kembar masing-masing 1 botol.


" Segera habiskan juice itu dan pejamkan mata kalian berdua selama 5 menit, perintah Ranti


Setelah 5 menit berlalu, Ranti kembali membagikan juice Buah abadi, namun kali ini, juice buah abadi bermanfaat untuk penyempurnaan, kecerdasan, ketahanan, kekuatan, kecepatan, kelincahan dan ketepatan serta kharisma.


Setelah mereka menghabiskan juice abadi, Kembali mereka semua fokuskan pikiran dalam memahami semua kemampuan yang mereka terima, kini sembilan orang saudara Ranti, terlihat tenang dalam mempelajari dan memahami setiap kemampuan yang di berikan.


" Dan sebagai proses terakhir, teteskan darah kalian darah kalian dalam mangkok giok ini, kata Ranti.


" Untuk si kembar kalian berdua wajib meneteskan darah 2 tetes, dan yang lainnya cukup 1 tetes saja, kata Ranti sambil lebih dulu meneteskan darahnya ke dalam mangkok giok.


Tak ada bantahan dari mereka semua dan langsung meneteskan darah mereka, setelah itu, Ranti meneteskan air surgawi dan mencampurkannya, dalam sekejap darah bercampur air surgawi bersinar, dan berbentuk seperti benang dan mengikat pergelangan tangan mereka masing-masing.


Kalau ketujuh orang saudaranya terlihat sinar yang berbentuk benang itu hanya melingkar di satu pergelangan mereka, berbeda dengan si kembar, yang kedua pergelangan mereka.


Dalam sekejap cahaya yang bersinar itu membungkus mereka satu-persatu, kini mereka semua terlihat seperti kepompong, dan tanpa mereka sadari tubuh mereka sudah tidak menyentuh lantai.


Ranti mentransfer Energi kepada mereka, dan menyatukan pemikiran pikiran mereka agar selalu saling berhubungan.


Terasa ada aura hangat dan lembut, namun tegas memasuki tubuh mereka, Hingga darah bercampur air surgawi itu kering, berubah bentuk.


Kemudian Cahaya yang bersinar itu berubah bentuk seperti kelereng dan berwarna Emas, di depan mereka masing-masing melayang 3 bola seukuran kelereng dan memasuki, kepala, dada dan Perut tepat di bawah pusar mereka.


Secara Perlahan, suhu tubuh mereka meningkat hingga tampak kulit mereka berwarna merah, nafas mereka kini sudah teratur.

__ADS_1


Ranti memasuki pikiran mereka semua dan mengatakan, " Lepaskan" !!


Terdengar suara bergema di kamar Ranti, ketika mereka semua berteriak, arkkkhhh... arkkkhhh.


" Sekarang atur pernapasan dan bukalah mata kalian dan rasakan perbedaannya, perintah di dalam pikiran mereka.


" Bagiamana perasaan kalian semua, tanya Ranti


" Terasa lebih ringan dan otak kami terasa sungguh berbeda, begitu juga panca Indra kami terasa sudah lebih sempurna, kata Renita.


" Bercerminlah dan lihat tubuh kalian masing-masing, perintah Ranti.


Mereka menuju ke kamar mandi yang terdapat cermin besar, mereka takjub dengan perubahan tubuhnya sekarang.


" Wah, kak Dewi seperti terlihat anak ABG, puji Renata.


" Terimakasih pujiannya Renata, balas Dewi


Dan tanpa malu-malu, mereka bertanya kepada Darel


" Kak Darel bagaimana menurutmu, apakah kami semua makin cantik dan seksi, Tanya Rindu


" Sangat cantik dan seksi, siapapun pria pasti terpesona melihat kalian semua, kata Darel.


" Berarti Kak Darel juga terpesona dengan kami, ledek Mercy sambil bergaya


" Kakak dan Armando, sangat senang dan bangga memiliki adik dan kakak yang sungguh cantik dan mempesona, ucap Darel


" Terimakasih kak Darel, kata Friska


Mereka keluar dari kamar mandi untuk menemui Ranti dan berbincang santai.


" Apakah kalian semua bahagia dengan perubahan kalian, tanya Ranti


" Kami sangat bahagia, terimakasih kata Dewi dan memeluk Ranti.


" Salma apa kamu bahagia sayang, kata Ranti sambil menggendong Salma


" Salma sangat bahagia, terimakasih kasih kak, jawab Salma dan menurunkan Salma dari gendongan nya.


" Bagaimana dengan kamu Armando, tanya Ranti dan juga menggendong Armando


" Aku juga sangat bahagia, mulai sekarang Armando akan melindungi kakak semua dan juga Salma, jawab Armando


hahahaha hahahaha mereka tertawa bahagia mendengar ucapan Armando


" Itu namanya adik yang berbakti, kata Dewi dan menggendong Armando.


Mereka semua saling berpelukan, tanpa ada rasa canggung, ketika mereka berpelukan dengan Darel. Darah yang mereka teteskan telah bergabung dan memasuki ke seluruh tubuh mereka, Penggabungan darah mereka menjadi pengikat tali persaudaraan mereka, dan menghilangkan rasa nafsu biologis di antara mereka.


Cinta dan kasih sayang yang mereka miliki adalah murni rasa cinta sesama keluarga.


" Kalian dengarkan baik-baik, Puncak dari semuanya ini, kini kita semua bisa saling bertelepati, ketika kita berada dalam jangkauan 100 meter, kata Ranti.


Masih dalam kondisi belum berpakaian mereka masih asik ngobrol dengan santai, sambil memakan buah Apel Abadi.


" Sekarang seluruh Proses sudah selesai, usahakan setiap hari berolahraga walau hanya 15 menit, berpakaianlah, kata Ranti.


Ranti membantu memakaikan pakaian kepada Salma dan Armando, lalu memeluk mereka berdua dan mencium kening mereka, " Kakak sangat menyayangi kalian berdua, ucap Ranti.


" Kami juga sangat menyayangi kakak, mereka membalas mencium pipi Ranti.


" kalian bermain dengan Yati dulu, kakak mau mandi, perintah Ranti


Kini tinggal Ranti sendirian di kamarnya, kemudian dia membersihkan kamarnya dan mandi.


* Tuan energi anda saat ini mengalami penurunan sebesar 30 %, silahkan anda makan dulu, kemudian minumlah herbal, agar energi anda bisa pulih kembali.


* Tuan sudah harus membuat Pill Pemulihan Energi, sebagai persiapan di kemudian hari saat anda mengalami masalah yang besar, kata Rose.


" Terimakasih Rose"


* Tuan mulai sekarang, semua saudara Tuan, sudah bisa menjaga dirinya masing-masing, jadi saatnya tuan lebih fokus pada tugas-tugas tuan sendiri.


* Untuk keuangan mereka Rose sudah membuat Secara otomatis akan mentransfernya ke rekening mereka sesuai perintah Tuan, hingga tuan tidak akan lupa lagi.


* Untuk rekening pengeluaran rumah tangga, baik Surabaya maupun Jogja, juga telah otomatis akan di Transfer di awal bulan.


" Sempurna, terimakasih Rose "

__ADS_1


* Sama-sama Tuan, sudah kewajiban saya membantu anda, jawab Rose.


__ADS_2