SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Dampak Tahap PERAK


__ADS_3

Dampak Tahap Perak memang luar biasa, walaupun Ranti tidur kemalaman, tapi bisa bangun tepat waktu dan kelihatan segar dan bertenaga...


DING... DING


* Selamat pagi Tuan, bagaimana perasaan anda pagi ini, hari ini adalah pagi pertama Tuan di Tahap PERAK, apakah tuan merasakan sesuatu...??


" Selamat pagi juga Rose, pagi ini terasa sangat berbeda kalau sampai kemarin susah bangun, tapi pagi ini, aku bangun tepat waktu dan hebatnya aku tambah bertenaga..."


* Itu pertanda bagus, artinya Tahap PERAK, telah sempurna selamat Tuan, kedepannya Tuan tidak akan kesulitan untuk melakukan tindakan-tindakan yang besar*


* Tuan sekedar informasi bahwa mulai pagi ini tugas harian kedua Olahraga di tiadakan, dan jika Tidak melakukan olahraga pagi maka Tuan tidak akan kena hukuman, tapi saran sistem agar Tuan selalu berolah raga pagi kecuali memang Tuan tidak bisa, karena manfaat olahraga sangat baik untuk mempertahankan kebugaran fisik dan Mental... *


" Terimakasih Rose, saya akan tetap berusaha untuk olahraga pagi, apalagi saat ini saya sudah di tahap Perak "


* Tenang saja Tuan, khusus hari ini, hadiah akan tetap diberikan setelah Tuan berolah raga, sekarang silahkan Tuan Check in *


" Oke Rose CHECK IN "


* Selamat Tuan anda mendapatkan 1 Pil Pembangkit Elemen Api tingkat Kuno dan 1 Tungku Tingkat Kuno*


[ Pil Pembangkit Elemen Api adalah Pil yang akan membangkitkan kekuatan Api Tuan dan bermanfaat untuk pembuatan Pil, dan setelah Tuan menelan Pil pembangkit elemen api maka otomatis tuan bisa membuat api dan mengontrol nya... ada 3 jenis api khusus yaitu api Merah keemasan, api hitam dan api putih dan 1 api penyembuhan ]


* Tuan waktunya sudah tiba silahkan berolahraga, keempat kakak tuan sudah menunggu*


" Terimakasih Rose"


Setelah selesai check in, Ranti segera turun ke lantai bawah dan langsung mengajak keempat kakaknya untuk berolahraga Tai Chi..


Ranti menginstruksikan bahwa gerakan hari ini masih sama dengan gerakan yang kemarin dan gerakan ini harus sempurna, jika hari ini belum sempurna maka besok dan seterusnya kita melatih gerakan ini, karena gerakan ini adalah pondasi utama dari keseluruhan gerakan kedepannya, apakah kalian paham...


' kami paham ' jawab mereka serentak


setelah mendengar ucapan tegas Ranti, dengan segera mereka memulai gerakan, dan setelah 10 menit berlangsung, terlihat progres yang sangat signifikan, tingkat penguasaan dari keempat kakaknya sudah tahap 50 %, Ranti tersenyum melihatnya... akhirnya 1 jam berakhir dan mereka duduk sebentar di rerumputan setelah agak stabil mereka masuk kedalam rumah, untuk siap-siap ke sekolah..


Dimeja makan sarapan sudah tersedia dan juga bekal sudah rapi tersedia..


Sementara sarapan suara sistem terdengar...


DING... DING...


* terimakasih Tuan sudah menyelesaikan tugas harian kedua di hari terakhir *


* Selamat Tuan anda mendapatkan hadiah 150.000 PS dan 100.000 PP, dan Tuan mendapatkan bonus 25 pil Penambah kecerdasan dan penguatan jaringan saraf otak serta panca Indra.


[ siapapun yang menelan pil ini akan menambah tingkat kecerdasan sehingga mampu memahami segala sesuatu, sekaligus menjaga jaringan saraf otak tetap stabil ketika mempelajari dan merekam semua yang kita pelajari, dan pil ini juga akan meningkatkan sensitivitas panca Indra, contoh sederhana adalah ketika tuan memasak sesuatu, maka Indra perasa tuan akan mampu merasakan kekurangan yang ada, juga saat ini Tuan memiliki skill mata semesta, setelah menelan pil ini maka skill tuan juga bisa di kontrol dan fokus pada apa yang tuan lihat ]


* Tuan maaf sebelumnya, tanpa ijin Tuan, Rose sudah menyelidiki orang-orang terdekat Tuan saat ini, hingga 100 tahun ke depan, mereka semua akan menjadi pengikut Tuan dengan setia... keempat kakak Tuan, Suster Diana dan perawatnya, Tiara dan Robin, serta Dewi, saran Rose setelah Tuan berhak mengelola seluruh aset, maka silahkan percayakan kepada mereka untuk mengelola seluruh aset Tuan.*


* kedepannya tuan akan menghadapi tugas-tugas yang sangat berat, apalagi ketika Tuan mampu mencapai Tingkat Berlian akhir"


" Terimakasih kasih Rose untuk semuanya "


2 taksi sudah menunggu dan mereka berlima berangkat sekolah, kini tinggal Suster Diana dan perawat nya dirumah, karena malam nanti suster Diana akan di jemput pihak Biara.


didalam taksi Ranti membuka status


" Oke Rose ... STATUS"


Nama : Ranti Putri Setiawan


Umur. : 15 tahun


Tahap. : PERAK


Level. : 1, (2 / 1.000.000 PS)


Job. : PELAJAR


Skil. :


\= Pemograman komputer - tingkat GM { activated }


\= Hacker - tingkat master { activated}


\= Memasak - tingkat GM { activated}


\= Pengobatan - tingkat Kuno { activated}


\= Bermain Alat Musik - tingkat GM { activated }


\= Mata semesta - Tingkat GM { activated}


\= Bisnis - Tingkat GM { activated}


\= Alchemis - tingkat Kuno { not activated}


\= Beladiri Tai Chi - Tingkat GM { Automatis activated}


Fisik dan Mental


Kesehatan : 100 %


Ketahanan : 100 %


kecepatan : 100 %


Ketepatan : 100 %


Kecerdasan: 100 %


Kekayaan. : Rp. 1.099.674.305.000


Toko. : 🔐


Poin


Sistem. : 1.177.500


Pemahaman : 880.000


Pengabdian. : 650.000


inventori. :


* 96 pil surgawi

__ADS_1


* 25 pil semesta


* 100 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh


* 25 Pil kecerdasan


* 1 Pil pembangkit Elemen Api


* 1 Tungku Tingkat kino


* 1 kotak tingkat kuno


* 1 kotak tingkat Berlian


* Ruang Dimensi Tingkat legenda


* 1000 jenis bibit tanaman obat langka


Aset


* Properti {not activated}


- Tanah seluas 10.000 m² (🔐)


- saham 65%, kampus Nusa Unggul { 🔐 }


- saham 75 %, PT. Restu Agung Properti Tbk {🔐}


* Kendaraan { not activated}


Alat penunjang


* 1 unit Laptop merk Quantum


* Flashdisk 2 TB merk Quantum


* Handphone, merk Quantum


Misi. :


* Harian (1x 24 Jam)


- Olahraga min. 1 jam, pagi/sore


* Misi khusus: -


- menyelamatkan keluarga Tiara


- mengungkap pengkhianat perusahaan


( waktu 30 hari )


* Misi Dadakan: -


* Misi tersembunyi: -


" terimakasih Rose"


* Sudah Tugas saya tuan*


"Halo Ranti... teriak Tiara"


saat Ranti menoleh ke asal suara.. dan ketika Tiara melihatnya, tambah kencang suaranya....


WOW... saudariku Ranti, dirimu makin cantik dan bodimu, sungguh montok... puji Tiara...


Ranti yang mendengar suara dan melihat tingkah laku Tiara, hanya senyum-senyum merona...


Ditempat lainnya yakni di sekolah keempat kakaknya tak kalah heboh... melihat Mercy, Friska dan Rindu... semua kaum hawa tidak bisa tidak memuji dan mengagumi mereka bertiga, Sama halnya dengan Darel, yang terlihat semakin tampan dan segar... para kaum hawa di kelasnya jadi terheran dan kagum..


Darel yang salah tingkah, hingga membuatnya pening... namun ada satu gadis yang diam-diam cemburu dengan gadis-gadis yang berteriak memuji dan mengagumi ketampanan Darel,. ya dia adalah " Sonia".. si gadis pendiam.


Sonia sudah mencintai Darel dari waktu Dia pindah ke sekolah Darel, ayahnya seorang pensiunan Perwira Tinggi Kepolisian RI, Sangking pendiam selama mengenal Darel, belum pernah mereka ke kantin bareng atau bahkan mengobrol selama 10 menit.


Darel sebenarnya, memiliki perasaan yang sama, tapi Darel minder akan statusnya yang bukan siapa-siapa, walau Darel tau Sonia tidak mempersoalkan soal status tapi memiliki pikiran jangka panjang, yakni suatu saat Dia akan bertemu dengan keluarga Sonia, makanya Darel bersikap dingin kepada gadis lain, baik di kelasnya maupun teman-teman seangkatan, apalagi adek kelas, artinya yang dekat dengan Darel hanya keempat adeknya dan juga Tiara..


Tak tahan dengan sikap para gadis di kelas akhirnya Sonia memberanikan diri mengirim pesan, setelah pesan terkirim Sonia langsung menatap Darel, berharap agar Darel segera membaca pesannya dan melihatnya...


{ isi pesan Sonia }


{ Sonia : Darel nanti jam istirahat mau gak makan bareng aku di kantin }


- centang 2 warna abu-abu -


Karena tak kunjung di baca Darel akhirnya Sonia pasrah...


Saat bel istirahat HP, bergetar ada pesan masuk..


{ Darel : aku makan ditempat biasa karena aku bawa bekal } .. send


{ Sonia : Gak apa-apa nanti aku beli makanan dan aku nyusul ketempat biasa kamu makan, boleh gak } send


{ Darel : terserah kamu saja} send


tidak di balas Sonia lagi...


Sonia memesan makan dan memutuskan untuk ketempat biasa Darel makan, setelah sampai Sonia memberikan juice alpukat ke Darel dan air mineral, lalu Sonia duduk di samping Darel..


Sementara makan akhirnya Sonia memulai percakapan..


Sonia :


Rel.. aku dengar dari Marcel katanya kamu sudah tidak di Panti..


Darel :


ia sudah mau seminggu


Sonia :


Kamu tinggal sama siapa dan dimana, kamu tinggal sekarang...


Darel :


Aku tinggal bersama keempat adekku dari Panti Asuhan..

__ADS_1


Sonia :


Kenapa kalian pindah.. apa ada masalah di Panti, maaf bukan niat menuduh...


Darel :


tidak apa-apa, sebenarnya yang ingin pindah itu adalah Ranti, tapi rumah itu sangatlah besar dan semua kebutuhan rumah sudah disiapkan oleh orang yang mensponsori adekku itu


Sonia :


oh gitu.. kirain ada masalah apa, aku kuatir saja, bagaimana hidupmu yang masih sekolah dan tinggal sendiri...


Darel :


kenapa kamu kuatir dengan aku


Sonia :


ya kuatir saja


( aduh keceplosan aku tadi)


Darel :


Terimakasih sudah mengkuatirkan aku.. dan terimakasih minumannya


sudah ayo kita ke kelas... ajak Darel


sebelum mereka berpisah ke tempat duduk masing-masing Darel berbisik..


" jangan memendam sesuatu yang hanya membuatmu sakit "


seketika jantung Sonia terasa berhenti, Sonia hanya menatap Darel penuh arti...


Darel tersenyum melihat Sonia...


kembali ke Ranti...


karena sesudah istirahat para guru lagi rapat jadi bebas para murid di kelas..


Tiara membuka obrolan...


Ranti guru-guru rapat sampai selesai, aku lagi tunggu Robin untuk pulang... tapi aku belum mau pulang kerumah, ke mall, aku malas... boleh gak aku kerumahmu...?


Siapa bilang tidak boleh.. rumahku selalu terbuka untuk kakak iparku yang cantik... itu kakakku yang ganteng sudah jalan kearah kita...


setelah Robin sampai mereka membereskan barang-barang dan memesan taksi...


taksi sampai dan mereka bertiga pergi ke rumah Ranti...


Tiara nanti aku mau beri sesuatu untuk kamu dan kak Robin...


Robin menjawab.. dek mau ngasih apa buat kami berdua...


Ranti menjawab, nanti dirumahku saja oke...


15 menit kemudian taksi masuk gerbang perumahan dan berhenti di rumah nomor 09... perlu diingat para security sudah hapal Ranti dan keempat kakaknya...


Tiara yang turun duluan tercengang melihat rumah Ranti...


Ranti besar sekali rumahmu...


Robin juga menimpali ia sangat besar...


Ranti menjawab... hahahaha ia sangat besar... tapi sayang aku juga cuma numpang sampai lulus kuliah hahahaha, tapi anggaplah rumahku.... ayo masuk... ajaknya


Para pelayan menyambut Ranti dengan kalimat yang khas " selamat datang kembali nona ".. ada yang bisa di bantu..


siapkan minuman dingin dan cemilan Bu Likha...


Baik non...


Tiara dan Robin geleng-geleng kepala... dan menirukan... halo "Nona Ranti"... hehehehe


Ranti tersipu, kakak ipar jangan ngeledek dong...


hehehehe baru digituin tampangnya sudah begitu... ia .. ia gak ngeledek lagi Nona Ranti... hahahaha... cup..cup...


Tiara, kak Robin kita ke kamar Suster Diana, pasti Suster senang liat kalian berdua...


baru saja mau kekamar Suster, ternyata Suster sudah berjalan kearah mereka bertiga dan bertanya...


kalian bertiga sudah keluar sekolah atau gimana..


kami sudah pulang, ada rapat guru hingga jam terakhir, jadi kami pulang Suster...


oh gitu ya ..


kalian ngobrol dulu, Suster mau telpon ke Biara dulu...


Tiara dan kak Robin aku ingin memberikan ini ke kalian berdua, tapi kalian pakainya disini... kebetulan hari Rabu tanggal merah, kalian kesini saja, kalau bisa jam 8 pagi, dan bawa baju yg ganti.. gmn bisa gak...?


Bisa tenang saja, kami berdua pasti kesini, kak Robin kalau mau main game, di ruang sebelah situ PC, silahkan pakai... aku sama kakak ipar ada urusan khusus wanita, jadi kakak ngalah ya...


siap Nona Ranti... sambil ngeledek..


hehehehe Ranti cuma ketawa dan beranjak ke kamar...


saat memasuki kamar Ranti, nampak takjub di wajah Tiara..


Kamar kamu besar banget Ranti..


ia ini aslinya kamar utama... dan pas sampingku, kamar kak Mercy.


Ranti aku mau cerita boleh gak...


Cerita saja asal kamu percaya kepadaku... jawab Ranti


Ranti sebenarnya saya kuatir kalau sampai perusahaan papaku tidak bisa lolos dari masalah ini... aku tidak mengerti masalahnya, hanya dengar dari ibuku bahwa perusahaan ayahku lagi terlibat masalah internal yang berkepanjangan... apalagi kata ibu bahwa perusahaan pamanku sudah di beli orang dan dia berhentikan jadi CEO, ucap Tiara memulai bercerita..


Terus kalau perusahaannya di beli orang dan pamanmu sudah tidak jadi CEO, apa hubungan dengan perusahaan ayahmu... selidik Ranti


Kata ibuku, hanya perusahaan ayahku yang bekerja sama dengan bekas perusahannya, sedangkan perusahaan keluarga istrinya paman dan perusahaan kakak sepupuku, juga perusahaan lain, yang masih ada hubungan deng keluarga pamanku di putus kontraknya, lanjut cerita Tiara...


menurutku semua dokumen mengenai perusahaan harus segera disingkirkan dari rumah kalian, kalian bisa titip di Bank, yang namanya safety box, pasti aman...

__ADS_1


Ia benar kamu Ranti... apalagi sekarang rumah kakekku yang jelas-jelas tertulis di surat wasiat yang menunjukkan bahwa rumah itu menjadi milik ayahku, tapi sekarang mereka telah menggugat ke pengadilan dan parahnya, bibiku juga setuju menggugat ke pengadilan, dan bukan itu saja .. semua aset yang diberikan kakek buat ayah mereka gugat, alasannya akan ada pembagian ulang...


__ADS_2