SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Saudara lebih berharga dari harta apapun


__ADS_3

Tak terasa waktu makan siang sudah tiba, Ranti dan pak Pribadi meninggalkan area proyek, Ranti sendiri pulang ke rumah untuk makan siang.


Di proyek Pak Abidin selaku pemborong, mengumpulkan semua anak buahnya.


" Teman-teman semua, hari ini, hampir saja saya membuat kalian menganggur karena kecerobohan saya, saya dengan tulus meminta maaf kepada kalian semua, dan saya memohon mari kita bekerja lebih semangat lagi, semoga kita bisa sama-sama melewati ujian ini, sehingga kita bisa bergabung di Mega Proyek Kota Terpadu, ucap Abidin.


" Kami siap membantu anda Pak, yang lalu sudah berlalu, kita jadikan hari ini, sebagai langkah baru untuk bisa terus berlanjut ke proyek yang lebih besar, terimakasih pak, demi kami anda rela berlutut, memohon agar kami terus bekerja, ucap mereka semua.


" Kita berusaha bersama-sama, jika saya mendapatkan bagian dari Proyek Kota Terpadu, saya janji akan menaikkan upah harian kalian, jadi tolong bantu saya, agar kita sama-sama bekerja disana, ucap Abidin.


" Kami siap, jawab mereka serentak


Setelah mengucapkan permohonan maaf, Abidin mendatangi Komandan Security.


" Pak security, maafkan atas sikap saya selama ini, ucap Abidin


" Sama-sama Pak Abidin, ini ada titipan dari Nona muda, untuk pengobatan anak buah anda atas nama Wiryo, sebesar 3 juta, ucap Komandan Security itu.


" Alangkah baik hati bos kalian, ucap Abidin


" Saya sudah merasakan tamparan dan tendangan dari Nona Muda, dan itu terjadi di awal kami bertemu, asal pak Abidin tahu, Nona Muda, pintar bertarung, dia melawan kami 26 orang, 3 lebih kami bertarung, hasilnya saya patah tangan dan kaki, pak Sumadi, mukanya hingga tak berbentuk, sedangkan Nona Muda, keringat saja tidak keluar, ucap Komandan Security.


" Tapi tangan dan kaki anda sekarang normal, tanya pak Abidin


" Setelah kami memilih bertobat dan mengikutinya, Nona membeli obat mujarab dengan harga yang sangat mahal 10 ribu dollar perbutir untuk kami 6 orang, setelah semua sembuh, kami di buatkan Tim Keamanan, dan kami di berikan penghargaan sebagai Tim Awal, dan akan bertugas di pos-pos penting, tentunya dan kami 26 orang di latih sendiri oleh Nona muda selama 3 bulan, ucap komandan security.


" Apakah anda dendam dengan bos kalian, tanya Abidin


" Hanya orang yang berpikiran sempit yang akan dendam kepada Nona Muda. Kami bisa hidup nyaman, punya Rumah, anak bisa sekolah dengan baik, itu semua berkat Nona Muda, kami 26 orang di belikan rumah seorang 1 unit, apa kita harus dendam dengan orang yang telah memberikan kita hidup yang layak? tanya komandan security


" Dibelikan rumah 1 unit perorang, Betapa kaya bos kalian itu, ucap Abidin


" Hahahaha, kami beruntung di berikan kesempatan oleh Nona Muda untuk bertobat, walaupun rumah kelas menengah tapi itu sudah lebih dari kata cukup, rumah kami 23 orang tempati semuanya tipe 45, harga cash waktu itu 320 juta, sedangkan Pak Sumadi, Wawan dan Korlap kami, mereka lebih besar lagi tipe 72, dan semuanya full furnished, kata komandan security


" Astaga, berapa milyar yang dia keluarkan untuk kalian, ucap Abidin tercengang.


" Jangan tanya soal uang, seluruh pembangunan yang berjalan, semuanya menggunakan dana Pribadi, sekolah ini saja hampir 500 milyar anggaran yang di siapkan, walau tidak sampai segitu yang akan di gunakan, proyek kota terpadu, Nona Muda sudah menyetor uang ke Bank mandiri 300 triliun hanya untuk biaya pembangunan, tanah 25 ribu hektare, sudah lunas di bayar, pertanyaannya, apa yang mau pak Abidin sombongkan, maaf bicara, mobil anda tidak ada yang harganya 2 milyar,


Bandingkan dengan mobil Nona Muda kami, mobil yang biasa dia pakai ada 3, Lamborghini SIAN Roadster, Rolls-Royce Cullinan dan Bugatti Chiron, dia juga membelikan mobil buat saudaranya yang 5 perempuan 3 unit perorang, yang paling murah BMW 2,6 milyar perorang, mereka berlima juga memiliki masing-masing 1 unit Ferrari LaFerrari dan 1 unit Koenigsegg Regera, ujar Komandan Security


Untuk kakak laki-laki nya saat ini kuliah di Jakarta, juga memiliki 3 unit mobil Paling murah Lamborghini URUS 9 milyar, Lamborghini Aventador SVJ, dan termahal Bugatti Veyron dan 1 unit motor seharga 600 juta. Tuan muda Darel di Jakarta di belikan apartemen dan juga mobil untuk kuliah yang harganya 2 milyar,


Kakak perempuan nya Dewi mamanya, punya BMW, Aston Martin dan terakhir Rolls-Royce Phantom Extended.


Kedua adiknya menggunakan Toyota New C-HR Hybrid dan Alphard


Belum rumah masing-masing mereka yang minimal harga 15 milyar per unitnya. Anda akan tercengang anaknya pak pribadi pernah di berikan uang 25 milyar sebagai hadiah.


Abidin mendengar cerita komandan security, tak sanggup lagi bertanya, pikirannya tak mampu berpikir kekayaan Ranti.


" Terimakasih pak komandan security, akhirnya saya sadar, di atas langit masih ada langit, jadi untuk apa kita menyombongkan diri, dan apes nya saya salah orang, jadi malu saya, ucap Abidin


" hahahaha, itu namanya pak Abidin kena batu kerikil tapi 10 dump truk sekaligus, ejek komandan security.


" Malah tambah di ejek, ucap Abidin


kembali ke Ranti


Ranti yang sedang menikmati makanannya, terkejut dengan laporan aplikasi Mata Dewa, yang mengatakan bahwa perusahaan AQS Holding Company, sudah sekarat, mereka berencana akan menjual 6 kapal mereka untuk menutupi seluruh hutang.

__ADS_1


" Untuk apa beli kapal bekas dan perusahaan yang sudah hancur, mending ku hancurkan sekalian", batin Ranti.


" Rose apa Drone Quantum bisa terbang hingga ke pelabuhan Gresik, tanya Ranti


* Sangat bisa, dengan kecepatan maksimal waktu tempuh hanya 30 menit, Jawab Rose


" Apakah bisa di pandu aplikasi Mata Dewa, Tanya Ranti


* Tentu saja, Drone milik Tuan, sudah terintegrasi dengan aplikasi Mata Dewa, dan memang di khususkan untuk jarak jauh, silahkan tuliskan pesan perintah, lalu gunakan Drone tujuannya, terakhir tugas Drone, untuk sisanya sudah auto pilot Aplikasi Mata Dewa, jawab Rose.


" Terimakasih Rose "


Berita kejatuhan salah satu perusahaan perkapalan terbaik di Indonesia, menjadi berita hangat di media mainstream, banyak spekulasi dan komentar tentang perusahaan itu


Dikamar, Ranti menghubungi Vanya Dia ingin bertanya keadaannya.


" Halo kak Vanya apa kabar, tanya Ranti


" Halo juga dek, kakak baik-baik saja, sekali lagi terimakasih banyak, seumur hidup kakak, baru sekarang pegang uang sebanyak ini, ucap Vanya


" Kiriman saya terakhir apakah suami kakak mengetahuinya, tanya Ranti


" Tidak, biarkan saja dia tidak tahu, jujur saja suami kakak itu pelit, apapun dihitungnya, itu saja kelemahannya, ucap Vanya


" Aku sudah tahu, apapun yang aku berikan untuk kakak kalau besar seperti kemarin, masukan ke deposito, tapi kalau aku kirim hanya 100 juta atau maksimal 1 milyar, katakan saja setengah saja, makanya Kakak buka rekening baru, ucap Ranti


" Betul juga itu dek, bukan apa-apa, jujur kakak bekerja untuk bantu orang tua angkat kakak, walau mereka hanya mengurus kakak dari SMP tapi mereka tidak pernah kasar apalagi memukul, makanya kakak bersyukur dapat orangtua angkat seperti mereka, jawab Vanya


" Rumah sudah beli belum, tanya Ranti


" Sudah, itupun suami kakak menuntut pakai nama dia dengan alasan dia kepala keluarga, tapi kakak bilang uang beli rumah dan mobil adalah uang adikku, jadi wajar dong jika pembelian rumah dan mobil pakai nama ku, jawab Vanya.


" Oh kalau begitu nanti sertifikat rumah dan BPKB kakak bawa ke mandiri Saja, kalau dia tanya soal sertifikat nanti kakak bilang di simpan kamu ya dek, ucap Vanya


" Tidak apa-apa, aku tahu suami kakak tipe seperti, makanya ku ancam dia, ucap Ranti


" Orangnya selama ini baik dan romantis, hanya pelitnya itu yang buat kakak geram, untung saja kakak tidak matrealiatis, kalau matrealiatis, nangis darah pun dia kakak gak mau nikah sama dia, ucap Vanya


" Yang penting kakak tetap harus berbakti ke Suami, dia baik balas lah kebaikannya, jika dia jahat kakak pikir sendiri cara balasnya.


" Hahahaha, hanya pelit saja kelemahannya dan anak mama, kakak simpan uang itu, karena kakak takut dia jadi pemalas dan pahitnya jika kami ada masalah besar dan sampai berpisah padahal sudah punya anak, kakak bisa hidup dari uang itu, ucap Vanya.


" Itu pikiran bagus, kak Vanya beli mobil harga berapa, tanya Ranti


" Sekitar 600 jutaan, kalo rumah yang 3 milyaran, itu saja sudah cukup mahal, ucap Vanya


" Kalau rumah beli agak mahal gak apa-apa, karena kedepannya pasti lebih mahal, ucap Ranti


" Benar kamu dek, kami dapat full furnished, hari Senin depan pas kakak libur, kami pindah kesana, kebetulan plat nomor dan STNK juga sudah selesai


" Yang penting kakak kedepannya tidak lagi masalah dengan uang, asal kakak bijak mengelola uang itu, kakak bisa nyaman hidup sampai tua.


" Kemarin kakak kirim uang ke orang tua angkat, 1 milyar, Tristan ikutan minta kirimin orang tuanya 1 milyar, yang buat kakak marah dia ngaku ke orangtuanya dan orang tuaku kalau itu uang dia, ucap Vanya agak kesal.


" Suatu saat mereka akan tahu, untuk saat ini biarkan saja, kata Sasha kamu kasih dia uang 250 juta ya, tanya Ranti


" Ia kalau bukan karena dia, kakak belum tentu ketemu kamu, dia menolak katanya kamu berikan dia uang, tapi ku paksa dia, tapi kamu dapat uang dari mana segitu banyaknya hingga kamu bagi-bagi, tanya Vanya


" Bulan ini aku menerima hasil dividen saham-saham yang ku beli, juga dari keuntungan perusahaan ayah dan ibuku serta perusahaan aku sendiri, jawab Ranti berbohong.

__ADS_1


" Oh gitu, Maaf dek, kakak bukan mencurigai kamu, hanya saja uang 2 triliun bukan sedikit dan kamu memberikannya ke kakak begitu saja, ucap Vanya


" Santai saja kak, sudah menjadi rahasia Umum kalau banyak keluarga hanya karena harta menjadi bermusuhan bahkan ada yang sampai bunuh-bunuhan, ucap Ranti


" Kamu benar dek, kamu lebih membuka pikiran kakak, walau kita bukan saudara sekandung, tapi kamu sudah buktikan kalau kamu sangat mencintai saudara kita yang lain, aku sudah dengar cerita dari Suster Diana dan Bu Farida, bagaimana setahun belakangan ini, mati-matian membangun panti asuhan Charity dan Agape, kakak minta maaf meninggalkan kalian dan memilih setuju ikut program anak angkat, ucap Vanya


" Kami tidak pernah membenci kakak, kak Mercy sangat rindu dengan kak Vanya, dia sangat memeluk kakak, mereka sangat sedih kakak bekerja jadi pelayan toko yang kerja dari pagi hingga pulang jam 10 malam, ucap Ranti


" Maafkan kakak, karena suami kakak pelit makanya kakak bekerja dan ingin punya uang sendiri dan bantu orang tua angkat yang saat lagi susah, jadi bagaimana menurut kamu Dek, tanya Vanya


" Kalau kakak mau terus bekerja silahkan, tapi jangan sampai sakit, tapi nanti kalau sudah kuliah jangan bekerja lagi, fokuskan pada kuliah biar nanti kakak lulus dan kerja di Bank milikku.


" Terimakasih Dek, kapan-kapan kakak akan pulang ke Surabaya untuk menengok kalian, ucap Vanya


" Kami akan menunggu kakak, jangan lupa rahasiakan uang 2 triliun dari suami kakak, dan kakak juga harus belajar menyetir, kalau sudah bisa nanti pas kakak kuliah aku akan belikan mobil sport buat kakak, ucap Ranti.


" hahahaha, kakak hanya ingin mobil biasa saja, karena banyak yang mau dekat dengan kita karena uang, kakak tidak suka yang seperti itu, ucap Vanya


" Aku juga, disini aku hanya punya satu teman yang dari SMP, dia berteman denganku disaat masih aku sangat miskin, orangtuanya juga tidak membeda-bedakan orang, jadi aku sangat sayang kepadanya, namanya Tiara, ucap Ranti


" Kakak justru di kota tempat ibu angkat tidak punya teman akrab, apalagi mereka tahu kakak hanya anak angkat, tapi disini kakak bertemu Sasha, walau masih baru kenal, kakak tau dia orang baik, kadang ada pembeli besar dia memberikannya kekakak, katanya jadi orang harus tahu berbagi, besar atau kecil yang kita bagi itu bukan alasan,yang penting niat, ucap Vanya.


" Kakak tidak berubah dari dulu, makanya dari semua kakak- kakak yang keluar dari panti Asuhan Charity, hanya kakak yang paling aku rindukan, jika kita belum bertemu sekarang, kami semua sudah berencana mengobrak abrik kota kakak untuk mencari kakak, ucap Ranti


" Asik kakak ternyata ada yang kangen, ucap Vanya bahagia.


" Jelaslah kamu kangen, kak Mercy, kak Friska dan kak Rindu sampai pernah mengancam kak Darel untuk mencari kakak, ucap Ranti


" Dari semua adik-adik di panti asuhan Charity, hanya kalian berempat yang paling kakak sayang, Mercy dan Friska tau betul bagaimana awal kakak merawat mereka, makanya awal kamu datang Mercy seolah mendapat adik kandung, hingga dia begitu menyayangi mu, kakak harap kamu mengerti kalau dia sedikit cerewet sama kamu, ucap Vanya.


" Kakak benar, kak Mercy kalau lagi ngomel, kayak emak-emak, tapi justru kami bahagia, itu berarti karena dia sangat sayang kepada kami, kak Vanya tenang saja, kak mercy sudah gak segalak dulu, karena kita sudah semua sudah beranjak dewasa, makanya gak mau lagi buat dia ngomel, hihihi ucap Ranti sambil tertawa


" Kamu itu yang paling usil, dasar bontot, ucap Vanya


" Kakak masih ingat panggilan Bontot untukku, ucap Ranti


" Panggilan itu kakak yang berikan buatmu, pastilah kakak ingat, ucap Vanya


" Nama itu masih di pakai sampe sekarang, dan aku sangat menyukai panggilan itu, karena aku bisa bermanja-manja sama semua kakakku, pacar kak Darel saja awalnya bingung, tapi lama-lama dia paham, katanya punya adik ipar yang unik, ucap Ranti.


" Kalau boleh tau berapa banyak hartamu sekarang, tanya Vanya


" Hahahaha, jangan sampai kakak pingsan jika aku jujur ngomong soal hartaku, intinya kumpulkan orang terkaya peringkat 1 hingga 100 versi Forbes, belum mampu menyaingi uang cash yang saya miliki, belum aset, tolong rahasiakan, pemerintah saja menutup sangat rapat data pribadiku, ucap Ranti


" Astaga dek, sekaya apa orangtuamu dulu, ucap Vanya.


" Coba baca di media, orang kaya nomor 1 dengan uang cash terbanyak itu tidak disebutkan namanya, karena belum ada yang menyaingi harta orang tua ku, itu kata Paman Haris yang mengelola aset orangtuaku yang hingga ke luar negeri, kata Ranti


" Beli pesawat terbang aja dek biar bisa Kemana-mana dengan tenang, ucap Vanya


" Hahahaha, kakak belum tau ya, pesawat yang menghebohkan awal Januari lalu, itulah Pesawatku namanya Gulfstream G 700, di Asia aku pemilik nomor 2 yang sudah mendapatkan pesawatnya, ucap Ranti


" Kakak mau dong sekali aja naik pesawat kamu dek, ucap Vanya


" Katakan saja, kapan kakak mau ke Surabaya, aku pasti jemput di bandara Soekarno-Hatta, ucap Ranti.


" Kebetulan hari Minggu kami ada acara keluarga besar, kakak sudah ijin 2 hari, jadi malam nanti kakak mau pulang ke kampung ibu di Batu Malang, ucap Vanya


" Sudah beli tiket belum, tanya Ranti

__ADS_1


" Kami rencananya mau naik kereta, dan sudah beli tiket, ucap Vanya


__ADS_2