SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Pax Mundo di tangkap


__ADS_3

Sebelum memasuki apartemen tempat Pax Mundo, Ranti memastikan jumlah yang berjaga ada berapa orang, di lobby ternyata ada 3 orang, dekat lift ada 2 orang, total di lantai dasar ada 5 orang.


Tanpa menunggu lama, Ranti segera melepaskan jarum Es kepada 5 orang itu, setelah melepaskan jarumnya, Ranti naik ke lantai paling atas, Pintu lift terbuka tapi tidak ada yang bisa melihatnya.


tak butuh lama dia langsung melepaskan jarum Es, anak buah Pax Mundo kocar-kacir melihat kejadian temannya tiba - tiba menjadi patung Es, dengan sangat cepat sekitar 30 orang sudah menjadi patung Es, dan meledak menjadi butiran-butiran kecil.


Dengan elemen air Ranti mengumpulkan bongkahan - bongkahan Es dan mengarahkan ke kolam renang. Ranti memindai ruangan Pax Mundo ternyata di dalam masih ada sekitar 10 orang.


Ranti mengetuk pintu, seorang pengawal membukanya namun dia tidak melihat ada orang, Ranti bergegas masuk dan langsung melepaskan jarum Es kepada anak buah Pax Mundo.


Sekarang tinggal Pax Mundo, yang sedang berada di kamarnya, tanpa basa-basi dia menekan kombinasi password dan membuka pintunya, ternyata Pax Mundo sedang terlelap tidur.


Ranti segera memasukkan Pax Mundo ke dalam Cincin Semesta, setelah menangkap Pax Mundo, Ranti membongkar isi kamar Pax Mundo, tapi dia tidak menemukan apa-apa.


Sesaat Ranti keluar dari kamar Pax Mundo, ada beberapa orang anak buah sibuk mencari teman-temannya.


Ranti melangkah dengan hati-hati agar tidak menabrak sesuatu, bertepatan seorang membuka pintu, Ranti langsung bergegas ke arah pintu itu, sebelum dia keluar, Ranti melepaskan jarum Es kepada mereka semua.


Kini masalah Pax Mundo sudah berada di titik akhir, sebenarnya Ranti ingin mengambil semua harta Pax Mundo, tapi dia masih mengingat beberapa wanita yang di perkosa dan mempunyai anak dari Pax Mundo.


Dengan ketrampilan hacker nya, Ranti mengambil sebagian harta Pax Mundo dan membagikan ke beberapa gadis yang di perkosa Pax Mundo.


Di lain pihak, para anak buah Pax Mundo yang tersisa belum menyadari kalau bos mereka telah tertangkap.


Ranti dengan langkah gontai keluar dari apartemen, tepat nya sudah Hampir jam 4 subuh.


Sementara di dalam Cincin Semesta, Pax Mundo yang di tempatkan di ruang tahanan, masih terlelap tidur, dia belum tau saat ini dia berada dimana.


Ranti tiba di apartemennya dan segera membersihkan diri, kemudian meminta Sabrina agar membelikan makanan ringan dan kopi.


Sambil menikmati kopi dan Roti bakar, mereka bertiga terus berbicara.


" Sabrina, Santina, mau tidak kalian ikut dengan saya ke Indonesia, tanya Ranti


" Sebenarnya kami mau, tapi kami belum di ijinkan dari bos kami, ujar Sabrina.


" Kalau kalian memang mau, biar aku kasih tau Rose, agar kalian bisa bersama denganku, ucap Ranti


" Terimakasih Nona Muda, semoga permintaan anda berhasil, ucap mereka berdua.


Mereka bertiga tidur sejenak, hingga tak sadar sudah jam 8 pagi, mereka membersihkan diri dan berganti pakaian.


Sementara Ranti dan kedua bodyguard nya mandi, di dalam Cincin Semesta, terdengar teriakan-teriakan dari Pax Mundo yang kebingungan saat bangun tidur dia tidak berada di kamarnya.


Sebelum Ranti keluar dari kamar mandi, dia menyempatkan diri memasuki Cincin Semesta, dengan berbagai makanan siap datang menjumpai Pax Mundo.


" Selamat pagi Tuan Pax Mundo, bagaimana istirahat Anda, tanya Ranti


Pax Mundo kaget ada orang yang menyapanya, dengan tampang yang garang dia membentak


" Siapa kamu ! bentak Pax Mundo


" Siapa aku, Apa penting buat kamu, jawab Ranti cuek


" Kamu ! dengus Pax Mundo


" Apa kamu sudah lupa dengan saya, ujar Ranti sambil membuka maskernya


" Kamu, kenapa kamu bawa saya kesini dan dimana ini, tanya Pax Mundo


" Bukannya di dalam kalung Liontin ini ada Ruang Dimensi juga, ucap Ranti sambil menunjukkan liontin Pax Mundo


Pax Mundo terkejut, melihat lihat liontinnya berada di dalam botol kaca.


" Kembalikan Liontin itu, bentak Pax Mundo


" hahahaha, di tempatku, aku yang memerintah bukan kamu, balas Ranti


" Mau kamu apakan aku, tanya Pax Mundo


" Apa kamu kenal dengan Adriansyah Setiawan dan Monicha Herdiani, tanya Ranti tegas


" Tidak, aku tidak mengenal nama yang kamu sebutkan itu, bohong Pax Mundo.

__ADS_1


" Baiklah kalau kamu tidak mengenal mereka, ucap Ranti


" Lepaskan aku, berapapun yang kamu minta akan ku berikan, ucap Pax Mundo


" Hahahaha, apa aku terlihat seperti orang miskin ?, atau aku penculik yang menginginkan tebusan ? ucap Ranti dengan sinis


" Brengsek kamu, maki Pax Mundo


" Silahkan nikmati, sisa hidupmu disini, hahahaha ujar Ranti sambil menertawakan Pax Mundo


" Apa yang kamu inginkan dariku, tanya Pax Mundo mencoba bernegosiasi.


" Gampang saja, asal kamu memberitahukan dimana orang tuaku, maka aku akan membebaskan kamu.


" Siapa orang tuamu, tanya Pax Mundo


" Adriansyah Setiawan dan Monicha Herdiani, tapi karena kamu tidak mengenal mereka jadi sudahlah, mendingan aku biarkan kamu disini, tunggu aku bosan baru aku membebaskan kamu, ucap Ranti


" Tapi aku benar-benar tidak mengenal mereka, berikan syarat yang lain, ucap Pax Mundo


" Tidak ada, hanya itu syarat dari ku, ucap Ranti dan beranjak dari tempat Pax Mundo di tahan.


" Tunggu ! mau kemana kamu, teriak Pax Mundo


" Kamu siapa mau tau aku pergi kemana, bentak Ranti dan langsung Keluar dari Cincin Semesta


Ketika Ranti keluar dari kamar mandi, handphonenya berdering, ternyata dari dari Darel


" Ada apa Kak, aku lagi siap-siap mau ketemu dengan kalian, ucap Ranti


" Tidak ada apa-apa, hanya mau tau kabar kamu saja dek, ucap Ranti


" Tunggu saja aku di hotel, aku segera kesana, ucap Ranti dan mematikan telpon.


" Sabrina, Santina, apa kalian sudah siap, tanya Ranti


" Sudah Nona Muda, jawab mereka berdua


" Kita ke hotel tempat saudara-saudara ku, dan kita akan kembali ke Hotel Waldorf Astoria, Perintah Ranti.


Di dalam mobil sewaan, Ranti menerima telpon dari pemimpin Bank Global Intercontinental


" Halo Nona Ranti, Saya Philips Pemimpin Utama Bank Global Intercontinental, saya ingin memberitahukan kepada anda, bahwa besok pagi, kita akan melakukan serah terima Pesawat Jet Pribadi anda, langsung di hanggar Bandara Jhon F Kenedy, jam 10 pagi, bagiamana Nona, tanya Philips


" Baik saya akan datang ke kantor anda dan kita berangkat sama- sama, bagaimana ? Ranti balik bertanya


" Baik tidak apa-apa, saya tunggu Jam 09 pagi kalau begitu, ucap Philips


" Baik saya akan datang tepat waktu, terimakasih ucap Ranti.


Sabrina melakukan kendaraannya menuju ke hotel tempat saudara-saudaranya menginap.


Hanya butuh waktu 45 menit mereka sudah tiba di lobby hotel dan menunggu mereka semua turun.


" Kakak, teriak Salma sambil berlari dengan merenggangkan kedua tangannya


" Kangen ya , tanya Ranti


" Uda tau masih nanya, Salma sangat kangen, ujarnya sambil memeluk Ranti


" Urusan kakak sudah selesai, sekarang kita bisa jalan-jalan bersama, ucap Ranti


" Benarkah, antusias Salma


" Besok kakak ada ketemu dengan orang, tapi hanya sebentar, kalau Salma mau ikut juga tidak apa-apa, ucap Ranti


" Kalau besok kakak ada urusan gak apa-apa, Salma tidak mau merepotkan, besok sudah sudah tanggal 31, jadi malamnya adalah malam tahun Baru, Salma berharap pekerjaan kakak sudah selesai, sebelum acara malam tahun Baru, ucap Salma


" Tenang saja, kakak hanya akan bertemu sebentar, paling jam 3 Sore juga, semua sudah beres, ujar Ranti


" Baiklah, dan hari ini kita mau jalan - jalan ke Manhattan, kata Salma


" Ia kakak akan ikut dengan kalian semua.

__ADS_1


Betapa senangnya hati Salma, mendengar Ranti akan ikut ke Manhattan.


Di tempat yang berbeda, terjadi kehebohan, seluruh anak buah Pax Mundo yang tersisa sibuk mencarinya, tapi tidak berhasil menemukan Pax Mundo.


Berbeda lagi dengan salah seorang wanita Dewasa kira-kira berumur 25 tahun berasal dari Jakarta, yang menjadi korban nafsu dari Pax Mundo, hingga melahirkan seorang anak, dia tiba-tiba di hubungi pihak Bank BRI dan Bank Mandiri, juga BCA.


Wanita itu di hubungi karena transaksi keuangan dari luar negeri dalam jumlah besar, tidak tanggung- tangung, ketika Ranti membaca Data Wanita itu, membuat Ranti terkejut, karena dia berasal dari Indonesia.


Ranti mentransfer uang milik Pax Mundo ke Rekening virtual sistem dan lalu sistem melanjutkan ke wanita itu.


Petinggi dari ketiga bank itu mengkonfirmasi ke pihak Bank Virtual, dan bank Virtual menjawab bahwa uang itu adalah hak dari wanita itu dan anaknya.


Bank Virtual dengan sempurna membuat sebuah surat kontrak, entah bagaimana caranya, surat kontrak itu membuktikan bahwa uang yang di Transfer ke rekening atas nama Juliana Suherman, adalah sah secara hukum.


Juliana yang kaget, hingga dia hampir tidak bernapas, setelah menutup telpon, dia mengecek saldo nya di tiga bank tempat dia menabung.


Juliana yang membuka usaha laundry, sejenak terdiam dan menarik napas dalam-dalam dan mulai menghitung angka yang tertera di handphone nya.


Juliana juga membaca email-nya, yang bertuliskan agar segera datang ke Bank Untuk menandatangani beberapa dokumen.


Dirumah yang sangat sederhana di daerah kalideres, dia membesarkan anak laki-laki, yang saat ini berusia 5 tahun.


Banyak yang merendahkannya, bahkan di waktu dia hamil, keluarganya membuang Juliana, dengan bermodalkan uang pemberian Pax Mundo sebagai bayaran atas pelayanan Juliana.


Juliana menyewa kios dan membuka jasa laundry, sebagai tumpuan hidupnya. Tapi saat ini dia terkejut saat pihak bank menelponnya dan mengatakan bahwa dia menerima uang kompensasi dari seseorang dengan jumlah 100 milyar Dollar di masing-masing Bank, berarti, totalnya 300 milyar dolar US.


Juliana bersyukur, hidupnya kini tidak akan lagi sengsara, dia langsung bergegas mendatangi Bank Mandiri, BCA dan BRI, dia menunjukkan semua dokumen yang di minta dan menandatangani dokumen pemotongan pajak dan sebagainya.


Tak banyak berpikir dia langsung menandatangani dan memohon agar 90 milyar Dollar di konversi ke Rupiah dan 10 milyar Dollar di buatkan deposito,


Di ruangan khusus yang di sediakan Pihak Bank, terjadi sebuah transaksi super besar, Juliana mendepositokan uang sebesar 1.300 triliun, dan tabungan aktif sebesar 36.594 triliun.


Sebuah nominal transaksi yang sangat super fantastis, di akhir Tahun, Juliana hanya meminta agar jangan di ekpose ke manapun.


* Tuan untuk urusan korban pelecehan seksual oleh Pax Mundo terhadap wanita yang berasal dari Indonesia, sudah selesai, ucap Rose


" Baguslah, itu artinya dia sudah sangat kaya sekarang, balas Ranti


" Sangat kaya, tapi masih tuan lebih kaya, jawab Rose


" Aku sengaja memberikan lebih banyak kepadanya, karena dia adalah sebangsa dengan saya, ucap Ranti.


Saat ini Ranti beserta kakak-kakaknya dan kedua adiknya, serta yang lain, sedang berada di sebuah mall di Manhattan Westfield World Trade Center.


Puas berkeliling, mereka melanjutkan ke Times square, disini mereka melihat suasana malam yang begitu ramai.


Mereka memasuki restoran untuk makan malam, sengaja mencari restoran masakan Asia.


Suster Diana terlihat sangat bahagia, seumur hidup dia bisa liburan dengan suasana yang nyaman.


Disaat Ranti bersama saudara-saudaranya sedang berbahagia, berbeda dengan Pax Mundo, yang sedang kebingungan, seharian dia hanya berdiri, duduk , tiduran dan berkeliling lokasi tempat dia di tahan.


Dengan menggunakan kekuatan nya untuk berusaha Keluarga dari penjara, tapi tidak bisa, perlu di ingat, didalam Cincin Semesta, Ranti lah yang berkuasa.


Pax Mundo sudah mulai putus asa, dia sangat tahu, kalau dia tidak akan bisa keluar dari Cincin Semesta, jika bukan Ranti yang mengeluarkan nya.


Liontin dan gelangnya sudah disita Ranti, dsn dimasukkan ke dalam botol dengan berisi air surgawi, dengan tidak adanya kedua barang itu, Pax Mundo seolah-olah kehabisan tenaga dan kata - kata.


Dia merenungi pertanyaan Ranti soal Adriansyah Setiawan dan Monicha Herdiani, sejujurnya dia sendiri ragu, apakah mereka masih hidup atau tidak, karena terakhir dia berhubungan dengan Firmansyah sekitar 7 bulan lalu, dan mendengar suara Adriansyah.


Tapi apa itu Suara Adriansyah atau bukan, Pax Mundo juga tidak tau,


" Rose, apakah toko sistem menjual ruang Dimensi, tanya Ranti


" Ada Tuan, hanya saja ukurannya kecil dan waktunya hanya 100 Tahun, setelah itu akan menghilang


" Berapa luasnya dan apakah berlaku hukum ruang dan waktu


* Luasnya hanya 50 hektar, hukum ruang dan waktu tidak berlaku 100 %, karena tidak ada perbedaan waktu, sehari di ruang dimensi sama saja dengan di luar ruang dimensi, yang berbeda hanya tempat saja atau ruang itu sendiri, jawab Rose


" Berapa harganya, tanya Ranti


* Harganya 10 juta poin pengabdian, sudah komplit dengan bangunan dan Tanaman juga kolam ikan air tawar dan air asin, dan perkebunan, pertanian dan peternakan, jawab Rose.

__ADS_1


" Aku berencana akan membuang Pax Mundo, serta paman dan bibiku Disana biar mereka merasakan apa yang orangtuaku rasakan.


* Bagus itu Tuan, jawab Rose.


__ADS_2