
Ranti dan Aisyah serta Delia kembali ke Kios, ternyata istri dari Pak Lomban dan kedua Manajer sudah tiba.
" Halo bibi cantik, maaf Aisyah tadi pergi ke Gerai KFC sama kedua kakakku yang cantik-cantik ini", sapa Aisyah dan mencium tangan istri pak Lomban.
" Tidak apa-apa sayang, bibi hanya kangen, biasanya kamu datang jenguk bibi, tapi kata Pamanmu Aisyah sedang pergi liburan sama Nona Muda Ranti, jadi bibi kesepian, biasanya seminggu 3 kali, ketemu ponakan bibi, tapi 2 Minggu ini tidak ketemu", ucap Istrinya pak Lomban dan memeluk Aisyah.
" Kedepannya nanti Aisyah pasti datang menjenguk Bibi dan kita jalan-jalan pakai mobil baru Aisyah", ujarnya.
" Janji ya, bibi belum pernah naik mobil yang harganya 20 miliaran", ucap Istri Pak Lomban.
" Ehhh maaf Nona Muda Ranti, saya terlalu kangen dengan keponakan ku ini, sampai mengabaikan Nona Muda", ucap istri pak Lomban.
" Tidak apa-apa, saya senang jika adik saya mendapatkan kasih sayang yang tulus dari ibu', jawab Ranti.
" Terimakasih Nona Muda sudah mengijinkan saya dan suami mengangkat Aisyah jadi Keponakan kami", ucap istri pak Lomban.
" Sama-sama, saya tidak melarangnya selama kasih sayang itu tulus dan tanpa tujuan yang salah, tapi saya percaya kepada pak Lomban dan ibu, kalian tulus menyayangi adikku, tolong bantu saya menjaganya, apalagi saya tinggal di Surabaya, dan mohon maaf jika adikku merepotkan ibu kalau dia datang berkunjung", ucap Ranti.
" Hahahaha, tidak repot sama sekali, justru saya sangat bahagia jika Aisyah datang walau hanya sebentar", ucap istri pak Lomban.
" Maaf Nona Muda, mereka adalah istri dari Manajer Keuangan dan manajer kredit di bank kita, ucap istri pak Lomban.
" Oh, kenalkan saya Ranti Putri, pemilik Bank IDB, dan ini Aisyah Aliyah Antara adik saya, juga bagian dari keluarga saya", jika saya di Surabaya, dialah bos IDB di Banten", ucap Ranti.
" Salam kenal juga Nona Muda, terimakasih sudah memberikan kepercayaan sebagai manajer kepada suami kami", jawab kedua istri itu serentak.
" Selama mere mampu mengemban tugasnya, kenapa tidak di beri kesempatan, tentunya harus memiliki loyalitas dan mentaati aturan di perusahaan saya, saya kira suami ibu-ibu sudah menjelaskannya", ucap Ranti.
" Sudah Nona Muda, dan menurut kami, aturannya sangat baik dan memang harusnya seperti itu, jangan karena jabatan kita menjadi orang yang semena-mena terhadap orang lain", jawab istri Manajer Keuangan.
" Jawaban yang bagus, berarti ibu benar-benar membaca dan memahami tujuan aturan saya, karena banyak yang mengatakan aturan saya adalah aturan aneh", ujar Ranti.
" Hanya orang sombong yang menolak aturan seperti itu, jujur saja Nona, ayah saya memiliki 3 perusahaan walau tidak sebesar perusahaan yang lain, tapi minimal saya lahir dari keluarga yang berkecukupan bahkan berlebihan, suami saya hanyalah mahasiswa biasa waktu itu, mertua saya di kampung hanya seorang petani biasa, tapi saya melihat suami saya di besarkan dengan penuh kasih sayang, tapi bukan di manjakan, ketika saya katakan kepada ayah saya bahwa saya memilih suami saya, ayah dan ibuku justru senang, dan terbukti hingga saat ini sudah 15 tahun kami menikah, tak pernah suami saya membentak saya, bahkan jadi menantu kebanggaan ayah saya, padahal suami saya paling miskin dari kedua kakak ipar saya", ucap Istri Manajer Kredit.
" Itulah ketulusan ibu menerima keadaan suami ibu, dan pasti suami ibu melihat pengorbanan ibu yang rela hidup dengannya", ucap Ranti.
" Jujur saja, siapapun pasti butuh uang, tapi apakah mampu membuat hidup kita bahagia, belum tentu, suami saya dari hanya pegawai bank biasa, hingga saat ini jadi Manajer, tak pernah sekalipun bersikap angkuh kepada siapapun, karena mertua saya adalah orang yang hebat, di tengah keterbatasan mereka tapi mampu mendidik suami saya dengan akhlak yang baik, dan yang beruntung adalah saya, biar hidup pas Pasan tapi selalu di sayang oleh suami, arti kata, saya sangat bahagia lahir batin", ucap Istri Manajer Kredit dengan Jujur.
" Ibu wanita yang hebat, saya senang dengan cerita ibu, untuk apa kita pamer harta, maaf ibu bisa melihat saya, harta saya sangat banyak, itu belum termasuk harta warisan orangtua saya, apalagi saya anak tunggal, bagi orang sombong, saya tidak pantas duduk keluarga pak Antara yang hanya sebagai tukang Kios berpendapatan rendah, tapi justru saya mendapatkan kebahagiaan melimpah, di Surabaya saya punya sahabat ayahnya tukang jualan bakso tusuk, tapi tiap saya ada kesempatan pasti saya mampir hanya sekedar makan bakso tusuk yang di bakar, ada juga pakde dan bude tukang bubur ayam, bahkan seluruh saudaraku sangat senang jika aku pulang membawa bubur yang jualan di pinggir jalan, saya hanya punya 1 teman anak orang kaya, tapi cara hidupnya tidak kelihatan sebagai anak orang kaya", ucap Ranti.
" Istri pak Lomban bercerita soal Nona Muda, makanya kami berani datang menemui Nona Muda",ucap istri manajer Keuangan.
" Jika ibu-ibu menjalani seperti ini, saya jamin karir suami kalian akan mulus di kemudian hari, menurut yang saya baca, banyak karir suami hancur karena korupsi demi memenuhi permintaan istri, dan itu masuk akal, mengingat gaji suami 30 juta, istri minta tas harganya 100 juta, belum minta beli mobil, sudah pasti suami ibu akan korupsi, dan ujungnya masuk penjara", ucap Ranti.
' benar Nona Muda, makanya saya tidak mau menuntut banyak sama suami, tas brand lokal juga memiliki kualitas yang tak kalah dengan merk luar negeri dan yang terpenting orang kita yang cintai akan selalu berada di jalan yang benar", ucap istri manajer Keuangan itu.
" Tunggu sebentar Bu saya ambil sesuatu sebagai hadiah buat ibu-ibu bertiga", ucap Ranti dan menuju ke mobilnya.
Sampai di mobil Ranti mengeluarkan handphone iPhone 14 Promax serta cincin Berlian. dan 4 tetes serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, serum itu khusus untuk 2 pasang suami istri, kalau pak Lomban dan istrinya sudah kebagian.
" Maaf ibu-ibu, ini ambilah semoga ukurannya pas, ucap Ranti memberikan mereka masing-masing 1 buah cincin berlian, jika di jual harganya sekitar 1 Milyar.
" Nona Muda, ini berlian asli, sudah pasti harganya mahal", ucap mereka bertiga.
" Pakailah, dan untuk ibu berdua ambilah kotak ini dan baca aturannya, kalau istri pak Lomban sudah memakainya, dan terakhir ambil dompet ini", ucap Ranti.
" Astaga, ini Gucci asli, terimakasih Nona Muda, entah bagaimana kami membalasnya", jawab mereka.
" Gampang saja, bantu suami kalian agar mampu Kepala Cabang, kecuali Bu Lomban, bantulah pak Lomban agar mampu memegang wilayah Banten, karena kedepannya saya ingin membuat cabang di setiap kabupaten dan kota",ucap Ranti.
" Amin, kami pasti akan mendampingi suami kami dengan ikhlas dan terus mendukung mereka", ucap mereka dengan penuh semangat.
Ibu tetangga kios dan istrinya Nino tidak iri dengan pemberian Ranti kepada ketiga ibu-ibu itu, karena mere sendiri sudah sangat di bantu oleh Ranti.
" Ya sudah sekarang mari kita habiskan ayam goreng dan kentang goreng ini", ucap Ranti.
Sejam lebih mereka bercengkrama, akhirnya mereka pada bubar, kini tinggal Ranti dan keluarga Aisyah serta Nuril dan ibu tetangga kios.
" Bu ambil ini, juga Bu Nino, jangan kira aku melupakan kalian", ucap Ranti sembari memberikan Cincin dan juga kalung berlian, justru mereka lebih mahal hadiahnya,
__ADS_1
" Ini juga buat para suami kalian, jam tangan Richard Mille, dan juga Cincin, pakailah jika ada acara penting", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona Ranti", ucap mereka.
" Diman, ini jam tangan buat kamu, hati-hati dengan jamnya, karena jam itu harganya 350 juta, masih mahal punya ayahmu dan suami tetangga kios yang harganya 480 juta", ucap Ranti.
Diman dan ayahnya serta suami dari tetangga kios Aisyah terkejut dan gemetar mendengar harganya.
" Hahahaha tenang saja, anggaplah itu oleh-oleh dari saya, dan permohonan maaf karena sudah membawa Aisyah liburan 2 Minggu, yang akhirnya kalian juga kesepian.
Setelah kedua keluarga itu pergi, kini tinggal Ranti dan kedua orangtua Aisyah.
" Bibi, paman ini oleh-oleh dari saya, ini jam tangan couple, Cincin juga couple serta dompet, dan khusus buat Paman ini ada ikat pinggang Hermes", ucap Ranti.
" Ini sungguh luar biasa, tapi berapa harga jam tangan kami? tanya pak Antara.
" Jangan pingsan mendengarnya, harganya milik paman 2,5 Milyar, sedangkan punya bibi 2 Milyar, Cincin berlian itu harganya masing-masing 8 Milyar, jadi pakailah saat acara penting", tegas Ranti.
" Baik Nona", jawab pak Antara.
" Nuril, ini jam tangan juga buat kamu, serta kalung, dan juga tas serta dompet, terimakasih sudah membantu menjaga Gerai KFC milik Aisyah", ucap Ranti.
" Terimakasih oleh-olehnya, Nona Muda", jawab Nuril.
" Sama-sama, terus apakah mobilnya nyaman", tanya Ranti.
" Sangat nyaman Nona, tapi kok 2 Unit, apalagi yang 1 unit harganya miliaran", ucap Nuril.
" Biar kamu dan Aisyah punya mobil dengan merek yang sama", jawab Ranti enteng.
" Nona Muda, juga mengirimkan saya uang ratusan miliar, ayah saya juga katanya mendapatkan uang dari Nona Muda, ayah saya sudah membeli mobil baru buat ibu dan motor buat adik saya ke sekolah, kalau saya sendiri uangnya sudah saya deposito kan, ucap Nuril.
" Bagus itu, tapi tetaplah jadi Nuril yang rendah hati dan tulus menemani Aisyah, jangan dengar omongan orang yang tidak bermanfaat, contoh ayahmu, ketabahan diuji hingga ke titik terendah dan akhirnya ada hal indah yang dia dapatkan", ucap Ranti.
" Terimakasih motivasinya Nona Muda, saya sudah putuskan untuk selamanya mendampingi Aisyah, jujur saya gak rela jika orang lain yang mendampinginya dan takutnya malah berkhianat dan memanfaatkan kebaikan hati temanku ini", ucap Nuril.
" itu bagus, saya setuju dan percayalah, usahamu tidak akan sia-sia", ucap Ranti.
" Terimakasih sayang, rmmm ternyata enak juga", ucap Ranti memuji kopi buatan Aisyah.
" Yes, berarti Aisyah sukses membuatkan kakakku kopi", ucap Aisyah bangga.
" kakak jadi tambah sayang sama kamu dek", ucap Ranti.
" pokoknya tiap Kakak kesini, pasti Aisyah buatkan kakak kopi latte atau Milo susu", ucap Aisyah.
" Baiklah, sekarang mari kita jalan-jalan keliling kota Cilegon, nanti malam kakak harus kembali ke Jakarta, karena besok pagi kakak harus ke Surabaya", ucap Ranti.
" Ia kak, tapi Nuril juga ikut ya", ucap Aisyah.
" Ya harus, tapi mobilnya tinggalkan disini dulu", ucap Ranti dan beranjak menuju ke mobilnya.
" Ayah, bunda, Aisyah mau jalan-jalan sama kak Ranti dan Nuril", pamit Aisyah.
" Hati-hati sayang, jangan merepotkan Kakakmu", ucap Bu Antara.
Mereka bertiga langsung tancap gas menuju alun-alun Krakatau Steel.
Sepeninggal Aisyah dan Ranti, pak Antara pamit ke kios Nino, dia memang suka duduk bersantai bersama adik iparnya, apalagi sejak Nino bertobat, mereka semakin akrab, apalagi Nino bertobat dengan penuh kesungguhan, jadi Pak Antara juga mulai bangga dengan adik iparnya yang sudah menemukan jalan yang baik.
" Kakak ipar, apa nona Ranti sudah pulang atau belum? tanya Nino.
" Belum, dia masih jalan-jalan dengan Aisyah ke alun-alun, apalagi nanti lama lagi dia kesini, tau sendiri Aisyah jika Nona Ranti pulang pasti suasana hatinya sedikit tidak baik", ucap pak Antara.
" Ya namanya juga Aisyah, kalau sudah sayang sama orang ya seperti itu, kami saja yang tiap hari ketemu dia, pasti akan di carinya jika kami tidak dilihatnya barang sehari saja", ucap Nino.
" Apalagi Nona Ranti memberikan dia status yang sangat tinggi, kadang saya merasa takut dengan masa depan Aisyah, takut nanti dia salah pilih pasangan", ucap Pak Antara.
" Saya juga walau hanya pamannya, juga ikut kuatir, tapi jika sampai suaminya macam-macam, aku sendiri yang akan menghajarnya", ucap Nino.
__ADS_1
" Semoga saja Aisyah dapat jodoh yang terbaik buat dia", ucap Pak Antara.
" Amin, kakak ipar jangan terlalu banyak berpikir soal itu, kita percayakan saja sama yang diatas, Aisyah juga bukan gadis polos yang tak tau mana yang tulus dan tidak, saya percaya Nona Ranti pasti akan membantunya, saya juga percaya, Nona Ranti pasti kuatir dengan jodohnya Aisyah", ucap Nino.
" Ya sudah, tolong buatkan sate kambing 20 tusuk', ucap pak Antara.
" Akhirnya keluarga kita ada Aisyah yang menaikkan pamor keluarga", ucap Nino sambil membakar sate pesanan pak Antara.
" Ia dek, lihat saja, dia sekarang memiliki gerai KFC sendiri dan itu hadiah ulangtahunnya, bahkan tanah dan bangunan atas nama dia pribadi", Ucap Pak Antara.
" Tapi, nona Ranti, tidak hanya memberikan Aisyah harta saja, dia juga selalu mendidik Aisyah agar jangan menjadi Sombong, itu hebat menurut saya kak", ucap Nino.
" Makanya, saya dan Kakakmu tidak pernah melarang Aisyah mau mau melakukan apapun, kami percaya dia tidak akan mengecewakan kami apalagi kakaknya Ranti.
Sementara disaat yang sama, Ranti bersama Aisyah dan Nuril, tengah menikmati suasana alun-alun yang semakin ramai.
Namun tiba-tiba, Nuril mendapatkan berita tidak sedap dari Gerai KFC induk.
" Maaf Nona Muda dan Aisyah, ada segerombolan preman datang membuat kekacauan di Gerai KFC kita", lapor Nuril.
Ranti juga mendapatkan laporan dari aplikasi Mata Dewa, dan menampilkan secara langsung lewat CCTV yang terhubung dengan Aplikasi Mata Dewa.
" Cari tahu siapa mereka dan siapa dalangnya", perintah Ranti.
Dengan kecepatan tinggi Ranti melajukan mobilnya.
" Akan kupatahkan kaki dan tangan mereka", Ical Aisyah geram.
" Sabar Aisyah, kita lihat dulu apa maunya mereka dan siapa yang menyuruh mereka", ucap Nuril.
" Tapi kan mereka tidak perlu membuat keributan", ucap Aisyah.
20 menit kemudian mereka tiba di Gerai KFC Aisyah.
Betapa geramnya Ranti melihat kursi dan meja pada berantakan, para karyawan babak belur, sedangkan para preman sudah pergi.
" Lapor Tuan, mereka di suruh oleh juragan penjual ayam goreng seperti KFC, dia merasa omsetnya berkurang, koordinatnya sudah saya kirim ke laptop Tuan", lapor Aplikasi Mata Dewa.
" Baiklah, Drone ikuti Koordinat rumah itu dan bakar rumahnya, pakai api hitam agar tidak merembet ke rumah tetangga.
" Mind Ruler, buat seluruh preman yang datang merusak, menjadi orang gila.
Setelah Ranti memerintahkan kedua kekuatannya, Ranti segera menolong karyawan yang babak belur dengan memberikan air surgawi.
Dan dalam sekejap semua karyawan itu pulih dan mulai membereskan segala kekacauan yang terjadi.
Sementara itu Drone yang sudah tiba di rumah dalang itu, langsung mematikan listrik dan mulai membakar, seluruh tabung gas sudah di bocorkan terlebih dahulu, hingga tidak meledak nantinya.
Ditempat lain, tepatnya di markas para preman, satu persatu preman itu mulai tertawa sendiri, dan mulai berteriak-teriak, bahkan ada yang sudah mulai bertelanjang badan.
Dirumah sang Dalang penghancuran Gerai KFC Aisyah sudah mulai mengevakuasi barang-barang berharga, miliknya.
Drone membakar semua yang ada dirumah itu, hingga mobil orang itu di bakar.
" Aplikasi Mata Dewa, ambil semua hartanya sebagai kompensasi menghancurkan Gerai KFC Aisyah, jika dia kejam saya juga akan lebih kejam, jika dia baik saya juga akan lebih baik", geram Ranti.
" Baik Tuan", balas Aplikasi Mata Dewa.
" Rose nanti uang itu, bagikan ke seluruh karyawan KFC Aisyah", perintah Ranti.
* Baik Tuan, tapi para tukang gerobak tidak bersalah", ucap Rose.
" Berikan mereka modal untuk usaha sendiri, sebesar 50 juta perorang", ucap Ranti.
Kebakaran di rumah dalang itu menimbulkan keheranan di masyarakat, secara mereka tidak melihat kobaran api, bahkan asap hampir tidak ada, tapi dengan cepat rumah itu sudah mulai hancur.
Sang dalang sudah terlihat stres, pemadam kebakaran belum juga tiba, warga setempat sudah menyerah membantu, karena api tidak bisa padam.
Gerai KFC Ranti kini sudah selesai di rapikan, Ranti memerintahkan agar besok hanya gerai di pelabuhan saja yang buka, karena kaca-kaca yang pecah besok mau di perbaiki, dan Ranti meminta kepada Rose agar berikan kaca yang tahan benturan.
__ADS_1
Ranti juga membuat pelindung khusus orang yang berniat jahat, artinya jika siapapun yang datang dengan niat jahat maka saat setelah keluar dari gerai dalam 3 hari orang itu akan secara perlahan menjadi gila.
" Sudah dek, jangan bersedih lagi, besok ada orang yang akan datang memperbaikinya, dan pengawal akan kembali aktif menjaga gerai milikmu", ucap Ranti menghibur Aisyah.