SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Hukuman


__ADS_3

Dengan langkah santai Ranti meninggalkan Hilman, menuju restoran seafood, ternyata Pak Marwansyah dan istrinya serta 3 orang lainnya, salah satunya pak Jusuf, sudah menunggu.


Ranti yang melihat mereka segera bergegas mendatangi mereka, karena dia sudah terlambat 5 menit.


Selamat siang Bapak - bapak dan ibu, sekali lagi saya mohon maaf terlambat lagi, ucap Ranti


Kami juga baru 10 menit tiba di sini, kata Marwansyah dengan jujur


Ranti menekan tombol untuk memanggil pelayan, dan hanya butuh kurang dari 5 menit para pelayan restoran datang dengan membawa berbagai menu yang di pesan Ranti.


Maaf Nona Ranti, saya kenalkan 2 orang yang rekan kerja yang saya ajak , mereka adalah Pak Dito, Direktur SDM dan Pak Jefri, Direktur Keuangan dan strategi. Ujar Marwansyah.


" Senang bertemu Bapak - bapak semuanya. kata Ranti


" Pak Marwansyah, saya senang melihat kecepatan dan ketepatan anda mengambil keputusan, karena itu saya menarik kembali permohonan penarikan dana, yang sudah saya ajukan sebelumnya, kata Ranti dengan tegas.


Terimakasih Nona Ranti, kami sangat senang mendengarnya dan setelah kembali ke Jakarta, kami akan segera menindaklanjuti hasil pembicaraan kita. Dan ini adalah dokumen persetujuan dari dewan direksi atas pengangkatan Pak Jusuf sebagai Direktur Jaringan dan Retail Banking, yang akan mulai menjabat per tanggal 1 Februari.


Ranti hanya senyum saja melihat dokumen itu dan berkata


Selamat Pak Jusuf, anda mendapat kenaikan jabatan, kata Ranti


Pak Jusuf yang tak menduga akan mendapatkan kenaikan jabatan langsung berterimakasih ke pak Marwansyah.


Selesai menikmati hidangan, mereka hanya berbicara yang ringan-ringan saja, Ranti terlibat pembicaraan dengan istri Pak Marwansyah.


Selagi asik ngobrol dengan istri pak Marwansyah, Ranti mendapat notifikasi dari aplikasi Mata Dewa, dia permisi sebentar dan melihat apa yang terjadi.


Ternyata Aldi baru membaca pesan yang dikirim Aplikasi Mata Dewa, tentang Hilman dan pacarnya Aldi, dan saat ini mereka lagi ribut, pacarnya Aldi mengaku bahwa Hilman selalu mengajak dia untuk bertemu, Aldi begitu marah pada Hilman yang berusaha merayu pacarnya.


Ranti hanya meminta agar terus memantau perkembangan Aldi dan Hilman, dan melanjutkan obrolannya dengan istri Pak Marwansyah.


Sejam lebih mereka di restoran dana akhirnya, Pak Marwansyah berpamitan karena pesawat nya akan berangkat 2 jam lagi.


Ranti juga langsung kembali ke rumahnya, sampai dirumah keempat kakaknya masih belum pulang, ketika Ranti bertanya dimana, mereka hanya menjawab bahwa mereka masih di Panti.


Ranti menghubungi Pak Ryan dan menanyakan apakah ayahnya sudah di Surabaya atau belum, pak Ryan menjawab kalau ayahnya sudah berada di Surabaya sedari 3 hari yang lalu.


" Pak Ryan bilang ke keluarga anda bahwa besok pagi aku akan mengobati ayah Anda, dan mereka semua harus hadir, perintah Ranti


" Baik Nona Ranti, terimakasih, balas Pak Ryan.


Ranti membuka kembali laptopnya dan melihat perkembangan Aldi dan pacarnya, ternyata sudah berbaikan.


Ranti meretas handphone pacarnya Aldi dan secara otomatis Aplikasi Mata Dewa langsung menghubungi nya, Mind Ruler sudah bekerja dan mengontrol pikiran pacarnya Aldi.


" Aldi setelah aku pikir- pikir dengan baik, " Aku minta putus", kata pacarnya Aldi.


Sontak Alfi terkejut bukan main, dan mulai bertanya alasan pacarnya memutuskan hubungan.


"Neta, apa salahku padamu, hingga kamu mau putus dengan ku? tanya Aldi


" Aku hanya ingin fokus sekolah, itu saja, Jawab Neta.


Hukuman tahap 2 bagi Aldi, Ranti mengontrol pikiran Aldi lebih keras dengan membuat nya lebih emosi, Neta yang melihat Aldi mulai tak terkendali akhirnya Neta pergi meninggalkannya.


Dilain tempat, tepatnya di toko perhiasan keluarga Hilman, saat ini Aplikasi Mata Dewa memperlihatkan Hilman sedang membantu pelayan tokonya melayani sepasang calon pengantin yang hendak membeli cincin pernikahan.


Aplikasi Mata Dewa segera menghubungi Hilman dan mengontrol pikiran nya, dan memerintahkan agar Hilman memberikan diskon sebesar 70 % dari harga cincin itu, dan ternyata harganya adalah 100 juta.


Pelayan toko yang bingung karena Hilman memberikan diskon sangat tidak masuk akal, akhirnya menghubungi ayahnya Hilman.


Sepasang calon pengantin itu langsung membayar dan pergi dari toko perhiasan dengan senang hati.


selang 20 menit kemudian ayahnya Hilman tiba toko dan langsung memarahi Hilman habis-habisan, karena Hilman membantah terus menerus Omelan ayahnya, akhirnya Hilman di tampar ayahnya tanpa ampun.


Hukuman kedua bagi Hilman, gumam Ranti.

__ADS_1


Hilman diusir dari toko dan mampir ke Restoran dan memesan makanan, tak lama pesanannya datang dan dia segera melahapnya, selesai melahap makanannya, dia ke kasir dan memberikan Kartu debit nya, tapi sayang pembayaran nya di tolak karena saldo tidak mencukupi.


Maaf mas, saldo di kartu debit anda tidak cukup, kata kasir restoran.


Kagetnya Hilman bukan main, semalam pulang dari Trenggalek dia baru mengambil uang untuk di berikan ke Aldi dan saldo nya masih banyak, kenapa pelayan kasir itu mengatakan tidak cukup, gumam Hilman.


Maaf mba bisa coba sekali lagi, kata Hilman.


Dan setelah di coba sekali lagi, dan memang benar, pembayaran tetap di tolak dengan alasan yang sama.


Total pembayaran makanan saya berapa mba? tanya Hilman


Totalnya 285 ribu, kata kasir restoran.


Mau tidak mau Hilman membayar dengan uang tunai. kemudian dia mencari ATM untuk cek saldo, dan betapa tidak dia melihat saldonya hanya tersisa 50 ribu.


Hilman mengecek mutasi rekening nya dan hasilnya lebih membuatnya terkejut dan kebingungan, di laporan mutasi nya tertera kalau telah mentransfer uang nya ke beberapa lembaga penerima Donasi.


Kembali ke Ranti


Ranti yang melihatnya hanya tertawa terbahak-bahak, Aldi motornya di buat hancur dan di putusin pacar, sedangkan Hilman Tabungannya di kosongkan dan tampar ayahnya.


* Tuan apakah anda sudah puas, menghukum mereka, tanya Rose


" Belum, ini baru permulaan, jawab Ranti.


* Apalagi rencana Tuan kepada mereka, tanya Rose


" Daripada membuat mereka cacat fisik mending membuat mereka berdua saling mencintai, bagaimana menurut mu Rose ?


* Apakah Tuan akan membuat mereka sepasangan kekasih ? balas Rose


" Ia sepasang kekasih dan sama-sama saling bucin, tapi sesama pria, kata Ranti


Aldi dan Hilman memiliki rencana jahat, tapi Ranti justru merencanakan yang lembut, seru bukan...


Biarkan saja dulu mereka, nanti kadar bucin mereka di naikkan pas lagi berada di sekolah.


Ranti menutup laptopnya dan mengambil mobilnya lalu pergi ke tempat Suryani.


Awalnya Ranti mau jemput Alviani batal karena Alviani sudah mengirim pesan ke Ranti bahwa dia mendadak ada urusan.


Lamborghini SIAN Roadster melaju ke arah pantai dan hanya butuh 30 menit , untuk tiba di sana.


Suryani menyambung Ranti dan langsung mengajaknya ke dalam rumah.


" Suryani di mana ayahmu ? tanya Ranti


Seperti biasa, walau sepi pengunjung kalau hari Senin, tapi ayah tetap berjualan.


" Kita kesana saja, gimana ? ajak Ranti


Ayo.. balas Suryani


Sambil ngobrol kedua gadis remaja itu, berjalan ke tempat ayahnya Suryani berjualan. Kalau sepi biasanya hanya ayahnya yang jualan di pondokan, jadi ayahnya saat ini berada di situ.


Sambil makan bakso bakar, Ranti mendengar laporan tentang ke dua lahan Incaran Ranti.


Nona penawaran anda di setujui pemilik Tanah ini, dan kalau bisa mereka ingin bertemu dengan Nona, lapor ayahnya Suryani


Tidak masalah, lusa aku ada waktu, silahkan bapak atur, bagaimana ? ujar Ranti


" Baik Nona, saya akan kabarkan pemilik lahan ini, jawabnya


" Dan untuk tanah yang disana, mereka senang dengan harga yang telah mereka tawarkan dan tidak di tawar Nona, kata ayahnya Suryani.


Baiklah, bapak urus semuanya dengan mereka, dan paling lambat hari Kamis mereka sudah mempersiapkan semuanya, balas Ranti.

__ADS_1


Siap Nona, pokoknya nona tinggal siapkan uangnya, kata ayahnya Suryani penuh semangat.


Karena hati sudah makin sore, akhirnya Ranti meninggalkan keluarga Suryani dan kembali ke rumah, namun dia mampir ke dealer, setelah mendapat pesan dari Aluna bahwa 2 unit mobil sudah diantar ke Panti.


Sampai di dealer Aluna sudah menunggu, karena sudah mendekati jam pulang kantor, maka semua berkas sudah di bereskan semua dan tinggal pembayaran saja.


Ranti membayar 1,250 juta untuk membayar kedua mobil itu, setelah membereskan semuanya, Ranti melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.


Tiba di rumah keempat kakaknya dan dua bocah Armando dan Salma sudah pada rapi, sepertinya mereka mau jalan-jalan sore.


Bontot, kami mau ke Mall Galaxy, mau belikan Handphone buat anak-anak panti yang usianya SD kelas 4 hingga SMU, kasihan mereka tidak memiliki handphone, kata Rindu


Baiklah, nanti besok pagi aku suruh Rendi pasang WiFi agar mereka bisa online, kata Ranti


Terus kalian mau belikan yang merek apa, tanya Ranti


Kami sudah tanya ke mereka, dan mereka tidak peduli soal merk, yang penting punya handphone.


Oh ya tadi juga, pengurus Panti sudah memutuskan untuk memberhentikan Bu Yanti, juga 2 orang pengurus bersedia menjadi pengasuh asal jangan di berhentikan bekerja di Panti. Kata Darel


Bagus itu, terus terang saja, Bu Yanti memanfaatkan panti untuk dirinya, pertama kali ayahnya Tiara berdonasi memberikannya 200 juta, tapi yang masuk ke Panti Asuhan hanya 150 juta, kata Ranti kepada keempat kakaknya.


Sekalian belikan laptop buat anak-anak yang sudah SMA, kantor panti, dan jangan lupa Printer 2 unit, dan ini aku menambahkan 250 juta, kekurangannya urusan kalian.


Keempat kakaknya dan 2 bocah langsung berangkat di antar Mang Dul.


Sepeninggalan mereka semua, Ranti meminta Bu membuatkannya bakwan udang dan kentang goreng dan di antar ke kamarnya.


Ranti berganti pakaian dan dia membuka laptopnya serta melihat apa yang Hilman dan Aldi lakukan.


Ranti membaca isi percakapan WA kedua temannya itu dan sungguh di luar nalar Ranti membacanya.


Ternyata Aldi dan Hilman sudah jadi sepasang kekasih, dan mereka nanti malam mau ketemuan


" kira-kira apa yang akan mereka perbuat", pikiran Ranti sudah melayang-layang entah kemana.


Sebentar lagi sekolah akan gempar dengan adanya pasangan yang akan menjadikan para gadis menangis.


Hukuman Ranti, tidak akan berhenti sampai membuat Aldi dan Hilman menjadi sepasang kekasih, masih ada lagi yang akan Ranti perbuat kepada mereka.


" Rose, bagaimana menurut kamu, dengan hukuman yang saya berikan, tanya Ranti


* Pemilik Sistem yang ada sebelum Nona, semuanya langsung menyiksa dan membunuh, tapi baru sekarang Rose melihat hukuman seperti ini,


" GELI " , dan ini hukuman yang paling sadis menurut Rose.


" Tak perlu lapor polisi atas tindakan mereka padaku, dana hukuman mereka, tidak akan mereka sadari kalau aku yang melakukan nya, hahahaha, " aku kayak psycopat saja" gumam Ranti.


Ranti yang sudah bosan melihat dan membaca pesan- pesan 2 sejoli, membuka Cincin Semesta untuk melihat batu-batu yang dia ambil di dasar jurang tempat dia terjatuh.


Totalnya ada sekitar 20 keranjang berisi batu seukuran bola kasti, dan ada sekitar 100 batu yang berukuran bola volley dan 2buah batu yang paling besar berdiameter 2 meteran.


" Rose, berapa harga alat pembersih dan pemotong batu-batu ini, tanya Ranti


* Satu set harganya 100 ribu Poin Pengabdian, jawab Rose


" Rose, lanjutkan pembelian nya dan letakkan di zona 3 Ruang Dimensi.


Suara ketukan pintu membuat Ranti terkejut, Bu Likha membawa pesanan Ranti.


Setelah Bu Likha keluar dari kamar Ranti, dengan segera Ranti mengunci kamar dan masuk ke Ruang Dimensi.


Ranti mengeluarkan semua batu itu dan memasukkan ke dalam beberapa tong yang berisi cairan yang berguna untuk merontokkan semua kotoran menempel pada batu-batu itu, sambil menunggu hasilnya Ranti menikmati gorengan bakwan dan kentang.


Pohon Kehidupan yang di tanamnya, sudah mulai membesar, walau baru sebesar pergelangan tangan, begitu juga tanaman herbal yang sudah memasuki masa untuk di panen.


Buah-buahan yang terlihat segar, sungguh menambah kebahagiaan Ranti, dia juga melihat kerang mutiara yang dia ambil dari pantai Parigi.

__ADS_1


Sungguh aku menikmati semua ini, batin Ranti


__ADS_2