SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Mengambil harta dan membuat penjara


__ADS_3

Tak terasa, seminggu telah berlalu, hari ini Ranti ingin ke pulau di mana harta yang ingin di ambil Genk White Tiger.


Suasana dirumahnya seperti biasa, karena masih pagi Ranti bersama semua saudaranya bercengkrama di ruang TV, Dewi hampir setiap hari Sabtu berada dirumahnya bersama ibunya.


Untuk ketiga kakaknya, hari Sabtu adalah hari mereka bekerja, mereka akan mengecek supermarket yang kian terkenal, begitu juga kafe dan restoran milik mereka lebih terkenal lagi.


Salma dan Armando, setiap Sabtu abis makan siang, tempat mereka di Mall Galaxy, Ranti sudah memberitahukan kepada Arshad, agar Security mengawasi mereka berdua dari jauh.


CCTV mall Galaxy, bertambah di setiap sudut atau titik yang dulunya tidak ada, pintu masuk atau keluar di perketat, hingga banyak pengunjung merasa Mall Galaxy sangat aman, apalagi seluruh karyawan di wajibkan melayani siapapun dengan sopan.


Dengan peningkatan pelayanan kepada pengunjung, tenant- tenant juga merasakan kenyamanan apalagi adanya peningkatan pembeli dari orang-orang berduit.


Selesai makan siang Ranti bergegas menuju pelabuhan Gresik, tiba disana dia membeli tiket untuk menyeberang ke pulau besar yang lebih banyak penduduknya dan memang sudah lebih maju dari pulau yang hendak dia datangi.


Ranti sengaja tidak langsung ke pulau itu, apa lagi gua itu berhadapan dengan pulau yang dia datangi saat ini, jadi lebih gampang.


Saat ini dia duduk di tepi pantai mencari perahu yang bisa dia sewa, untuk sekedar berkeliling melihat situasi.


Dengan membayar 300 ribu, Ranti menaiki perahu, dia memindai lokasi mana saja yang bagus untuk dia beli dan membangun rumah.


Tidak hanya itu, dia memindai untuk lokasi Dimana nanti untuk keluar dari kapal selamnya, saat kembali ke pulau tempat awal dia datangi, dia juga melihat lokasi dimana nanti dia akan memasuki Kapal selamnya.


Ranti menemukan tempat yang bagus, tepat di pinggir pantai, dan terdapat sebuah pondok.


" Pak Pondok itu disewakan, tanya Ranti ke tukang perahu.


" Itu pondok milik saya, biasanya saya kesini seminggu sekali, hanya untuk sekedar mencari kerang atau kepiting, kalau Nona mau silahkan, tapi saya tidak bisa menjaga nona semalaman disini, ucap tukang perahu itu.


" Bapak bisa meninggalkan saya disini, nanti besok saya telpon bapak untuk menjemput saya, soal keamanan, saya bisa jaga diri, tenang saja, ujar Ranti.


" Baiklah kalau begitu, ini nomor bapak, dan ini nomor istri saya, bapak akan menunggu telpon dari nona, dan untuk pondokannya, gratis buat Nona, ucap tukang perahu itu.


" Terimakasih Pak, ucap Ranti dan langsung meletakkan Ransel.


Tukang perahu membantu membersihkan pondok itu, dan mereka berdua duduk dengan santai.


Dari obrolannya dengan tukang perahu itu, Ranti mendapat informasi tentang pulau yang akan dia datangi.


Setelah tukang perahu itu pergi, Ranti memindai seluruh area sekitar radius 200 meter, dan ternyata tidak ada satu orangpun, perahu atau kapal juga sangat jarang .melewati tempat ini.


Ranti menikmati makanannya yang di beli dari Surabaya, selesai makan dia membuka pakaiannya dan berganti dengan pakaian dari Rose yang katanya anti air, begitu juga dia berganti sepatu.


Tepat jam 7 malam Ranti, berjalan menuju laut, dan mengeluarkan Kapal selamnya, dan langsung mengaktifkan Mode Stealth.


Sesaat berada di dalam kapal selam nya, Ranti takjub dengan interiornya yang sangat bagus dan nyaman.


Ranti memasukkan koordinat tujuan dan seketika di layar terlihat navigator menunjukkan jalur untuk bergerak.


Dengan kecepatan sedang, kapal selam Ranti bergerak mengikuti garis yang di tentukan oleh navigator.


Ranti duduk dengan santai sambil melihat kedepan, suasana gelap di luar menambah sensasi di luar ekspektasi Ranti.


Dilayar menunjukkan kalau titik yang dicari, berada di kedalaman 600 meter di bawah laut.


Kapal terus bergerak, dan hebatnya lagi, tidak ada goncangan didalam kapal selam nya.


Ranti melihat layar menunjukkan kalau saat ini dia sudah berada di kedalamnya 500 meter dan kurang lebih 15 kilometer meter lagi dia akan memasuki pintu masuk gua.


Terlihat begitu banyak terumbu karang, di layar monitor terlihat tidak ada pintu pintu masuk ke dalam goa, namun kapalnya terus bergerak maju, menyusuri terumbu karang, akhirnya dia melihat sebuah lobang terlihat berukuran 6 X5 meter dan tertutup dengan terumbu karang yang lebat.


Secara perlahan kapal selam itu mulai memasuki lobang itu, dengan jarak sekitar 300 meter Ranti sudah mulai langit- langit gua yang cukup Tinggi, di dalamnya terlihat sangat luas.


Kapal mulai nampak di permukaan dan ternyata terdapat daerah yang tidak berair dengan dataran yang luas, seperti pulau dalam gua.


Ranti keluar dari kapal dengan membawa berbagai peralatan, berapa terkejutnya dia, ketika melihat begitu banyak batu berharga yang berserak dengan berbagai ukuran, tapi anehnya semua telah terpotong dengan rapi, artinya batu-batu itu sudah diolah.

__ADS_1


Dia menyalakan begitu banyak lampu hingga terlihat sangat terang, dengan mata semesta dia memindai, dan berkeliling.


Terdapat beberapa ruangan dengan pintu masuk yang tertutup rapat.


Dengan alat yang di berikan Rose, Ranti membuka semua pintu yang terbuat dari batu.


" Bagaimana ceritanya gua ini bisa serapih begini, tanya Ranti penasaran


* Tuan dulu disini bukan laut, disini sekitar 2 juta tahun lalu sempat berdiri kerajaan yang besar dan makmur, setelah terjadi gempa yang sangat dahsyat akhirnya terjadi keretakan dan terbelah hingga air laut memasukinya, dan jadi seperti sekarang, yang terbagi menjadi 4 pulau besar dan beberapa pulau kecil.


Pulau yang tuan datangi awal itulah pulau terbesar dan dulu menjadi pelabuhan, Sedangkan pulau yang ini dulunya kedudukan istana dan pemerintahan.


Tidak banyak ahli sejarah yang mengetahui kalau pulau ini pernah ada Istana megah berdiri.


Istana hancur dan tenggelam, dan gua ini adalah salah satu bagian dari istana yang tenggelam, dan sangat mustahil teknologi sekarang menemukannya, ujar Rose.


" Terimakasih Rose, apapun itu, intinya sekarang semua yang ada disini menjadi milikku, tapi bukan aku ingin menjadi serakah, tempat ini akan ku segel. Sedangkan hartanya akan aku gunakan untuk membangun pulau ini, ucap Ranti


* Benar Tuan, masuk dan lihatlah berapa banyak harta yang tersimpan di dalam sini, jangan tuan sisakan sedikitpun, Rose akan membuat Ruang Dimensi di semua ruangan itu, setelah tuan selesai mengambil harta - harta itu.


" Bagaimana biar aku cepat mengambilnya, ujar Ranti


* Tuan bisa menyewa pekerja dengan bayaran 150 ribu Poin Pengabdian, dan tuan wajib membeli Cincin Ruang sesuai jumlah pekerja yang tuan sewa, ucap Rose


" Apakah dengan 5 orang pekerjaan bisa cepat, tanya Ranti


* Minimal 2 orang dalam 1 ruangan, dan 1 orang yang menemani Tuan, ucap Rose


" Baiklah total ruangan ada 5, berarti 10 orang, tambah yang menemaninya berarti 12 orang, begitulah hitungan Ranti.


" Rose aku ambil 20 orang, 15 pria dan 5 wanita, jadi berapa semuanya, tanya Ranti.


* Totalnya 3,5 juta sudah dengan Cincin Ruang tingkat Emas, ucap Rose.


" Apakah mereka seperti manusia biasa Rose ? tanya Ranti


" Baiklah lanjutkan Rose


Hanya dalam hitungan detik tampak pusaran awan kelabu dan muncullah 20 orang di hadapan Ranti, 15 laki-laki dan 5 perempuan, di tangan mereka melingkar Cincin Ruang Penyimpanan.


" Para pekerja datang menghadap majikan, mohon petunjuk dan perintah, ucap salah seorang pekerja sewaan.


" Mari ikut Saya, Perintah Ranti


Ranti mengantarkan mereka ke ruangan yang ada, Ranti sendiri memang belum masuk ke dalam ruangan itu.


Dengan lampu yang begitu terang, ketika Ranti memasuki salah satu ruangan, dia melihat gunungan emas batangan yang tersusun dengan rapi diatas batu berbentuk papan, Ranti mengambil salah satu emas batangan itu dan menimbang beratnya, ternyata sekitar 2 kilogram perbatang.


Ranti meninggalkan 3 orang di ruangan itu, kemudian membawa uang lain ke ruang kedua dan isinya sama hanya saja berat dan ukuran lebih besar dan berat dari yang berada di ruang pertama.


Ruang ketiga dan keempat, isinya batu mulia, Berlian, Zamrud, safir dan Rubby, dengan berbagai jenis dan warna serta ukuran yang sangat Banyak.


Ruang ke 5, adalah perhiasan yang sudah jadi, baik gelang anting kalung, hingga cincin, bahkan terdapat sepasang mahkota, dengan ratusan Berlian.


sementara para pekerja sedang bekerja, Ranti di temani 2 orang perempuan untuk terus melihat- lihat.


Ranti menemukan sebuah ruangan lagi, ruangan itu sepertinya adalah kamar, karena ada yang berbentuk seperti dipan dan juga meja kursi dari batu.


Semakin dia mendekat, dia melihat tulang belulang manusia, yang masih utuh.


Terdapat tulisan sederhana dengan bahasa Kuno, untung saja Ranti memiliki skill bahasa asing dan juga kuno.


Tulisan itu hanya mengatakan agar siapapun yang menemukan harta ini, agar menguburkan mereka dengan layak dan gunakan untuk membantu orang lain.


Ranti membeli kain dari toko sistem dan membungkus satu persatu tulang - tulang itu dan mengubur dengan layak.

__ADS_1


Pekerja dari ruangan 1, datang melaporkan dengan membawa kertas hasil hitungan emas batangan itu, berjumlah 1 juta dan 800 ribu batang, mereka juga menemukan 200 peti terbuat emas yang berisikan emas yang belum di olah, kemudian 3 pekerja itu menyerahkan cincin Ruang mereka kepada Ranti.


Ketiga pekerja itu istirahat sebentar dan ikut membantu yang lain.


Ranti memasuki ruangan yang berisi batu permata, dia melihat ratusan kotak yang di beli dari toko sistem sudah penuh, para pekerja membagi berdasarkan jenis, warna, dan ukuran.


Pekerja di ruangan kedua juga sudah selesai, mereka menyerahkan Cincin Ruang dan melaporkan isinya, 700 ribu batang, serta lebih seratus buah patung emas berukuran kecil dengan bentuk binatang seperti burung.


Kini mereka membantu pekerja yang berada di ruang ketiga dan keempat, yang terlihat mulai memasukkan ke dalam cincin ruang mereka sementara yang lain sibu memilah dan memilih untuk dimasukkan ke dalam kotak yang disediakan Ranti


Ranti sudah membayangkan, berapa banyak harta yang dia miliki, namun tetap mengingat penduduk yang berada di pulau ini, dia ingin memajukan pulau ini.


Pekerja ruang ketiga sudah selesai, dengan laporan, terdapat 700 kotak batu permata di setiap ukurannya.


Pekerja ruang keempat juga sudah selesai, dengan laporan, terdapat 1000 kotak batu permata di setiap ukurannya.


Ruang kelima, masih sementara menata semua perhiasan dan di masukkan kedalam kotak sesuai jenisnya juga sesuai bahan. terlihat begitu penuhnya ruangan itu dengan kotak - kotak yang tersusun, yang lain memilah dan memilih, sementara yang lain menata ke dalam kotak, sementara yang lain mulai memasukkan ke dalam Cincin Ruang.


waktu sudah menunjukkan jam 3 Subuh, dan agar lebih cepat Ranti juga turut membantu.


Akhirnya sejam kemudian mereka selesai, tercatat 3000 kotak perhiasan dan 1000 kotak koin emas.


* Tuan gunakan elemen angin untuk membersihkan semua ruangan ini, Rose akan menempat ruang Dimensi, bagi keluarga Ferdiansyah Setiawan.


Mereka bisa keluar ruangan dan bisa berkeliling di tempat tuan saat ini, sedangkan ruang tempat harta itu akan rose jadikan tempat mereka tinggal, sedangkan tempat tuan berdiri saat ini, untuk ladang pertanian, peternakan dan kolam ikan air tawar.


Ranti Segera memasuki ruangan demi ruangan untuk membersihkannya dengan menggunakan elemen angin.


Ranti melihat Bagaimana ruangan itu rubah secara ajaib, terlihat terang, Rose menata ruangan seperti menata apartemen.


Setiap ruangan kini telah terisi Lemari pakaian, kamar mandi juga terdapat meja dan kursi serta tempat tidur, lengkap dengan kasur. juga terdapat TV dan laptop dengan daya unlimited,


Dalam gua itu nantinya, mereka akan beraktivitas seperti manusia pada umumnya, yang berbeda adalah perubahan gaya hidup.


Mereka harus berusaha sendiri untuk hidup untuk tahun-tahun kedepannya, rose memberikan mereka skil bertani, beternak, berburu dan menangkap ikan di laut yang berada di gua itu.


Rose sudah menarik semua pekerja yang disewa oleh Ranti, kini Ranti kembali sendirian.


Ranti berdiri di pesisir pantai dia melihat karya Rose yang indah, hamparan bukit, sungai kolam ikan dan persawahan terbentang di hadapan Ranti, ratusan ternak dan hewan peliharaan mulai berlarian memasukinya hutan yang di buat oleh Rose, bahkan terdapat ratusan pasang ayam telah berada di kandang yang luas, ratusan ekor babi, yang sengaja di berikan dengan berpasangan, ratusan pasang kambing, sapi bahkan sapi hingga kelinci.


Rose memang sangat niat mempersiapkan bekal untuk tahanan Ranti, dan semua dibuat sangat Manusi.


Semua tanaman untuk bumbu dan rempah sudah sudah di tanam, sayuran juga sudah di tanam,


Di dalam bagian ruang dapur, tersedia alat untuk memasak, piring, gelas semua lengkap, hingga pisau, parang hingga Kampak untuk membelah kayu juga ada.


Intinya para tahanan tidak akan kelaparan, Skill yang di berikan Rose akan mampu membuat mereka bertahan hidup. mereka mampu memproduksi gula, kopi, bahkan keju dan tepung.


Lahan yang luas, dengan jutaan bibit dan tanaman, bisa dipastikan mereka hidup dalam kecukupan.


Yang berbeda adalah tidak ada orang lain disana selain mereka.


* Tuan pekerjaan Rose sudah selesai, ucap Rose.


" Baiklah kau begitu, sekarang pindahkan mereka berdua disini dan pasang portal untuk persiapan menangkap Ferdiansyah dan istrinya, Perintah Ranti.


* Sudah Rose pasang, dan di buat searah saja, untuk pasangnya rose telah memasangnya di ruang di dalam Ruang Dimensi Tuan, Rose membuat ruangan sendiri untuk meletakkan portal itu.


* Rose juga memasang cermin Dimensi, jadi tuan bisa melihat perkembangan mereka, saat tuan ingin memberikan mereka sesuatu, tuan bisa perintahkan Rose.


" Baiklah, ingat saja setahun sekali berikan mereka masing-masing beberapa lembar pakaian dan peralatan mandi.


* Baik Tuan, tapi apakah tuan akan berbaik hati memberikan mereka pasangan, tanya Rose.


" Aku tidak tega mengurung wanita yang tidak berkaitan masalah dengan keluargaku, tapi nanti aku pikirkan, masalahnya nanti mereka beranak Pinak disini, ucap Ranti

__ADS_1


* Disini bisa menampung lebih dari 1 juta manusia tuan, ucap Rose


__ADS_2