SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Membantai 5000 ribu orang


__ADS_3

" kakak, jangan kasih tau sama para Paman dan Bibi, nanti Salma tidak lagi berikan Juice gratis, hehehehe", canda Salma.


" Ayo sini Paman mau lihat Kartumu, ujar pemilik Toko sepatu.


" hehehehe, tapi paman jangan minta diskon sewa padaku", ujar Salma


hahahaha.... hahahaha


Semua tergelak tawa mendengar omongan Salma, itulah hebatnya Salma, dia mampu memberikan kebahagiaan lewat celotehannya yang menghibur, tapi dia juga mampu memberikan kengerian saat dia ngamuk.


Salma memiliki tipikal persis Ranti, kamu baik aku akan lebih baik, kamu jahat maka aku lebih jahat.


" Ini paman semua kartuku, tapi semuanya itu pemberian kakakku Ranti sedangkan isinya, hehehehe Hasil minta sama semua kakakku, hahahaha", ujar Salma


Para pemilik usaha terkejut melihat segala jenis kartu milik Salma, yang semuanya kartu eksklusif dan bahkan ada kartu dari BNP Paribas Perancis walau tinggal 15000 euro.


" Hati-hati sayang kalau kamu bawa kartu ini", Ucap pemilik restoran steak


" Ia Bibi, beberapa kali Salma salah ambil Kartu di supermarket, banyak orang yang bertanya - tanya", ujar Salma.


" Terus Tas dan dompet kamu saja sudah membuat orang tertarik, kamu masih kecil sudah membawa tas dan dompet lebih 100 juta, pasti orang penasaran melihat kamu", lanjut Pemilik restoran steak.


" Begitu ya Bi, ujar Salma"


" Ia sayang, Bibi gak mau ponakan kesayangan bibi di apa-apain orang jahat", ujar pemilik restoran steak.


" Ia deh Bibi, Salma akan hati-hati, terimakasih nasehatnya, Salma bahagia punya banyak orang yang perhatian dan sayang sama Salma", ujarnya dengan senyumnya yang manis.


" Kami sangat kangen kalau seminggu Salma tidak main ke Toko atau restoran kami", ujar mereka menambah kebahagiaan Salma


Ranti sangat terharu, melihat betapa Salma sekarang merasakan kebahagiaan yang lebih.


" Terimakasih buat kalian semua yang telah memberikan kenyamanan dan kebahagiaan buat Salma juga Armando, mereka berdua sangat jarang dekat orang lain, tapi kalian sudah di anggapnya keluarga, kami Kakak-kakak mereka berdua tidak akan melupakan kebaikan kalian", ucap Ranti.


" Nona Muda, kami sangat senang berjumpa dengan Salma, bahkan anak-anak kami yang sudah dewasa sangat ingin berjumpa dengannya, mereka hanya bisa melihat lewat Instagram Salma", ujar Pemilik Restoran Steak.


" Kapan - kapan mainlah kerumah, tidak apa-apa", ujar Ranti.


Tak terasa obrolan mereka sudah lebih dari 2 jam, terlihat para karyawan restoran sudah mulai berkemas, kemudian Ranti mengambil 5 lembar cek dan memberikan kepada mereka berlima Pemilik toko dan restoran.


" Ini saya titip untuk karyawan kalian, tolong bagikan rata, biar mereka juga sedikit merasakan kebahagiaan, ujar Ranti, yang memberikan bonus setiap karyawan mereka 5 juta perorang.


" Tolong bilang ke mereka ini dari Salma dan Armando", lanjut Ranti.


" Pasti Nona Muda, kami akan suruh mereka berterimakasih kepada ponakan kami Salma dan Armando.


" Dan ini khusus untuk kalian semua, tidak banyak, Semoga bisa menambah modal kalian, ini dari saya dan seluruh Kakakku, tolong bantu jaga Mall Galaxy ini, selama saya masih Pemilik Tunggal disini, maka tidak ada yang bisa mengusik tempat kalian, karena kenyamanan Salma dan Armando adalah prioritas kami Kakak-kakaknya", tegas Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, kami akan selalu disini, apalagi banyak karyawan kami yang bertahun-tahun ikut dengan kami", ujar mereka.


" Itu karena kalian bos yang baik hati, ujar Ranti.


Akhirnya pengumuman dari pengelola Mall Galaxy mengatakan bahwa 30 menit lagi Mall akan ditutup.


Sejam perjalanan akhirnya mereka tiba di Rumah, para pelayan sudah tidur, memang itu perintah Ranti, selesai makan malam mereka semua sudah bisa istirahat, berbeda di tempat lain, tenaga pelayan memang di kuras.


" Kak Armando, temani Salma bobo ya, pinta Salma.


" Ia, kakak mau bersih-bersih badan dsn sikat Gigi dulu", ujar Armando.


Secapek apapun Armando dia tak pernah membantah Salma, karena dia sangat menyayanginya, Salma juga tak pernah membantah jika Armando menasehatinya.


Armando tau, pasti Salma lagi Rindu orangtuanya, makanya tumben minta Armando menemaninya tidur.


Saat Armando masuk kamar Salma, ternyata benar dugaannya, terlihat Salma memegang foto kedua orangtuanya.


" Adik kangen ya dengan mereka?" tanya Armando.


" Ia, besok kakak ikut ya, Salma ingin ke kuburan Orangtua Salma, pinta Salma.


" Ia nanti kakak ikut, adik bobo saja, ujar Armando sambil membelai rambut Salma.


" Terimakasih ya kak, terimakasih sudah menjadi kakak yang hebat buatku, kakak jangan tinggalkan Salma", ujar Salma.


" Tidak akan, kak Ranti sudah buat rumah buat kita semua dalam satu kompleks, agar kita tidak berpisah terlalu jauh, Ujar Armando.


" Rumahnya bagus ya kak ?" tanya Salma.


" Pasti baguslah, mana mungkin kak Ranti buat rumah jelek untuk kita semua", ujar Armando.

__ADS_1


Lama-lama ngobrol akhir 2 kakak beradik itu terlelap dalam tidurnya.


Ternyata Ranti belum tidur, dia mendengar ucapan kedua adiknya, yang membuat hatinya tenang, ternyata Armando sudah bisa diandalkan saat Salma dalam keadaan sedih.


" Tuan, segera anda ke Mega Proyek Kota Terpadu, ada 5000 orang sedang menuju kesana, mereka akan merusak bendungan, mereka di peralat perusahaan Besar yang bermarkas di Malaysia, mereka sakit hati karena Tuan menolak bekerjasama dengan mereka", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" tunjukkan arahnya, biar saya cegat mereka", perintah Ranti.


" Rose, ada apa ini ?" tanya Ranti.


* Mereka organisasi besar, gerakan mereka jarang terlihat, mereka hanya mau terlibat dalam proyek besar saja, mereka Minggu lalu meminta 10 ribu hektare untuk mereka kelola, tapi tuan menolaknya, memang seperti ini cara kerja mereka, jika keinginan mereka di tolak, maka mereka akan menggunakan kekerasan, oragnisasi mereka sangat rapi, mereka sudah menyusup ke berbagai negara di Asean", jawab Rose.


" Kalau begitu, biar aku yang mengakhiri mereka, ujar Ranti.


* Pengajuan 10 ribu hektare tanah itu hanya kedok saja, niat mereka sesungguhnya adalah ingin menguasai seluruh Proyek Kota Terpadu, dan mereka akan mendirikan markas kedua di Indonesia, markas pertama mereka berlokasi di PIK 2, mereka banyak memberikan modal kepada perusahaan yang bisa mereka kontrol", ujar Rose.


Tak lama berselang dari atas udara Ranti melihat begitu banyak kendaraan yang datang menghampiri bendungan, para Security dan pekerja proyek sudah di berikan gas mengandung bius.


Dengan kacamata Quantum nya dan Mata semesta Ranti menandai setiap target, dan tanpa ampun dia langsung menembak dengan ratusan Jarum Black Soul.


Ternyata mereka sangat banyak, mereka datang dengan beberapa tahap.


Drone keluar, hadang seluruh mobil mereka dan bakar ditempat, keluarkan api ungu. Drone yang mendapatkan perintah secara otomatis mengaktifkan api ungu.


Ranti melihat sekitar 20 mobil mendekati proyek, dia dengan bola-bola besi menghajar mesin-mesin mobil itu, Drone sedang sibuk menghadang puluhan mobil di jalan masuk proyek.


Para penjahat terkejut melihat mesin mobil tiba-tiba terbakar, sudah lebih dari 10 mobil yang terbakar dan jelas menghambat mobil-mobil yang lain.


Ditempat berbeda Ranti t


secara konstan menembakkan jarum Black Soul, sudah lebih 300 orang yang terbakar.


Mata Semesta bekerja dengan cepat, mengimbangi pergerakan Ranti, dan tak hanya Jarum, Ranti sendiri menggunakan Pedang Yin dan Yang dan langsung terbang menebas para Penjahat tanpa ampun, ada yang terbakar dan ada yang menjadi Es dan hancur berkeping-keping.


Untuk sementara lokasi bendungan bisa aman, Ranti melesat dengan kecepatan tinggi menuju arah Drone, Ranti terbang rendah dan langsung menebas leher para penjahat.


Para penjahat semakin bingung karena tiba-tiba, kawan Mereka kehilangan kepala dan mulai terbakar.


Ranti mengaktifkan elemen kayunya agar menarik semua bangkai Mobil ke tepi jalan, Ranti akan menenggelamkan nya, pertarungan Ranti kali ini cukup merepotkan.


Tapi dia terlihat masih santai, terus menerus menembakkan jarum Black Soul dan Jarum White Destiny, 2 jam sudah Ranti bertempur bersama Drone nya, pihak Penjahat sudah kehilangan 2000 orang.


" Bos lawan kita tidak terlihat, sudah banyak yang tewas tapi mayatnya langsung hilang, Mobil kami terbakar dan hilang dalam sekejap",lapor koordinator penjahat.


* Di mobil Rubicon warna merah, itu ada koordinator lapangan", ujar Rose tiba-tiba.


Dengan cepat Ranti mendatangi mobil itu dan mengurungnya, bahkan Ranti memblokirnya jaringan komunikasi.


Koordinator lapangan kebingungan dan ketakutan, mobilnya tidak bisa maju atau mundur.


" Tuan Nama Perusahaan mereka PT Narendra Land Property, Lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Kuras semua hartanya, dan hancurkan saham mereka, kemudian cari semua perusahaan mereka di Asia Tenggara, baru kita gempur kantor pusat mereka, cari skandal mereka dan publish setelah kita gempur kantor pusat mereka", perintah Ranti.


* Rose, tolong cek jaringan keamanan seluruh Perusahaanku", perintah Ranti, di sela-sela pertempuran.


" Masih aman, belum ada yang menyerang, Rose sudah antisipasi semuanya", jawab Rose.


Mendengar omongan Rose, Ranti kini tenang. Puluhan mobil terjebak dalam Pelindung Semesta, sehingga Ranti bebas membunuh para penjahat.


Para Petinggi yang berada di dalam mobil Rubicon bergidik ngeri melihat pembantaian yang dilakukan Ranti.


Sudah 4000 ribu orang penjahat mati sia-sia, dan terus bertambah, bahkan ada yang mencoba melarikan diri, tapi tidak bisa keluar dari pelindung semesta.


Ratusan Mobil terkubur dalam tanah yang entah seberapa ratus meter mobil-mobil itu ditarik kedalam perut Bumi.


Teriakan ketakutan, terdengar dari mereka yang sudah tidak mampu melawan, tapi Ranti tidak menggubrisnya, tetap di bantai.


Dengan mind Ruler dia memasuki kepala para pemimpin, dan berkata,


" Selesai anak buah kalian maka batu giliran kalian".


Mereka terkejut karena ada yang berbicara dalam pikirannya, mereka menyalakan mesin mobil dan berusaha keluar, tapi sungguh di sayangkan, Pelindung Semesta terlalu kuat untuk di tembus.


Dengan mata semesta Ranti memindai seluruh proyek, ternyata tinggal Security dan pekerja proyek yang hidup, Serta para petinggi yang berada di dalam mobil.


Ranti menonaktifkan mode Stealth nya agar dia bisa dilihat oleh para petinggi dari penjahat itu.


Betapa terkejutnya mereka saat melihat Ranti yang sedang mengepakkan sayap Phoenix Ungu yang mengkilap, terlihat sangat indah dan bercahaya terang.

__ADS_1


" Apakah kalian sudah puas melihat siapa yang membantai seluruh seluruh anggota mu ?" tanya Ranti.


" Kamu hantu atau manusia ?" tanya sang koordinator.


" Ternyata kamu orang yang sangat bodoh, apakah hantu bisa terlihat, apa tujuan kalian menghancurkan proyek ini?" Ranti bertanya balik ke mereka.


" Kami ingin proyek ini berada dalam kendali perusahaan kami, tapi pemiliknya begitu sombong menolak kami, dan ingat baru serangan awal, serangan kedua akan lebih besar lagi", ujar koordinator lapangan itu.


" Datanglah, maka aku akan menunggu nya disini, dan apa kamu yakin besok Pagi kamu masih hidup ?" tanya Ranti.


" Kamu lihat saja, belum ada yang bisa mengalahkan saya dan mereka bertiga, sombong nya, aslinya dua sudah sangat ketakutan.


" majulah kalau kamu punya kemampuan", ujar Ranti dan mendarat ketanah, dengan pedang ditangan kanan dan kiri.


Karena tak ada yang berani keluar dari mobil, Ranti segera membela kap mesin mobil Rubicon itu.


Tambah ketakutan mereka, dan mengambil pistol lalu menembak Ranti, tapi sayang Peluru- peluru itu tak ada yang bisa menembus Armor Ultimate Ranti, bahkan tergores saja tidak.


" Bebaskan kami, maka proyek ini akan aman", ujar koordinator lapangan itu dengan putus asa.


" Hahahaha, memangnya siapa kalian yang menentukan proyek ini aman atau tidak, bukannya belum ada yang mengalahkan kalian, kenapa sekarang memohon di bebaskan, kamu pikir saya anak kemarin sore buang bisa kamu bodohi", ejek Ranti sambil menebas mobil Rubicon itu lagi.


" Kami mengakui kamu hebat, mati bergabung dengan kami, kelak proyek ini jadi milik bos besar, pasti kamu akan kaya", tawar koordinator lapangan itu.


" Hahahaha, sebentar lagi bos kamu akan hancur, ujar Ranti.


" Tuan uang perusahaan mereka yang di Jakarta sudah selesai, jumlahnya 200 triliun rupiah, uang Direktur Utama sudah diambil 75 % senilai 300.milyar rupiah dan 2 juta dollar Amerika.


' Lalu yang di seluruh Asean kapan selesainya", tanya Ranti.


" Dalam proses tuan, apakah anda ingin menampilkan nya?" tanya Aplikasi Mata Dewa.


" Tidak perlu, masih Berapa lama baru selesai, tanya Ranti.


" Satu jam lagi, total semuanya 100 milyar dollar Amerika Serikat, lapor Aplikasi Mata.


" Baiklah terimakasih"


" Rose, bagikan keseluruh keluarga yang meninggal malam ini sejumlah 1 milyar kepada istri mereka jika sudah menikah dan jika belum menikah berikan ke orangtuanya, apakah bisa di lakukan? tanya Ranti.


* Bisa Tuan, total dana rampasan 5 triliun, ujar Rose"


" Apa pesan terakhir kalian?" tanya Ranti.


" Kami hanya ingin tau siapa kamu ?".


" Hahahaha, baiklah agar kalian tidak mati penasaran, saya kabulkan pertanyaan Kalian, " Akulah pemilik Proyek Kota Terpadu ini", Namaku Ranti Putri Setiawan, bagaimana sudah puas? tanya Ranti.


" Apa hubungan kamu dengan keluarga Setiawan, keluarga konglomerat terkaya se-Indonesia, tanya koordinator lapangan itu.


" Aku putri satu-satunya Adriansyah Setiawan dan Monicha Herdiani Pradipta Setiawan, apa adalagi yang ingin kalian tanyakan sebelum aku membunuh kalian?" tanya Ranti santai.


" Tapi ayah dan ibumu sudah meninggal lebih dari 10 tahun yang lalu, saat mereka menggemparkan Indonesia dengan menjadi orang terkaya nomor 1 di Indonesia mengalahkan keluarganya sendiri", ujar mereka.


" Benar orangtua saya hampir di bunuh oleh Ferdiansyah Setiawan paman saya, tapi sekarang orang tua saya masih hidup sudah hampir setahun aku menemukan mereka", jawab Ranti.


" Kamu pakai teknologi apa hingga bisa nenghilang dan juga bisa terbang?" tanya mereka


" Hahahaha itu rahasia perusahaan bos, apa kamu pikir bisa lolos dari sini, setelah merekam pembicaraan kita, hahahah.


" saya kasih kalian kesempatan untuk keluar dari lingkaran ini, ujar Ranti


Dengan segera mereka menerobos dan mencoba keluar dari pelindung semesta tapi sayang mereka malah terpental.


" apa kalian ingin melihat pertunjukkan ?" tanya Ranti sambil memasukkan pedangnya ke tato di pergelangan tangannya, dan tiba-tiba kedua pedang itu menghilang, belum habis mereka terkejut, Ranti mengeluarkan kembali pedangnya", bagaimana apa kalian masih penasaran?" tanya Ranti sekaligus mempermainkan mental mereka.


Ranti dengan sombong juga mengeluarkan api di kedua telapak tangannya, api berwarna merah keemasan dan api berwarna berwarna Biru.


Bukan itu saja, Ranti mengeluarkan air dari tanah dan menenggelamkan mobil Rubicon itu dengan perlahan-lahan.


" Bagaimana bisa kamu melakukan ini, teriak mereka berempat yang juga sudah mulai tenggelam.


" Hahahaha aku menguasai seluruh elemen, ujar Ranti sambil mengaktifkan elemen kayu dan dalam sekejap tanaman tumbuh di sekitar mereka.


" ternyata kamu seorang Monster", ujar koordinator lapangan itu, yang kini tersisa kepala nya.


" Karena kalian mengganggu ku, inilah akibatnya, selamat menuju neraka, Ranti langsung menebas kepala mereka berempat dengan pedang White Destiny, hingga mereka berempat menjadi patung Es dan meledak menjadi serpihan.


" Tuan lapor, semua keuangan perusahaan cabang dari Narendra holding company, telah selesai di kuras, dengan jumlah 100 milyar dollar Amerika serikat.

__ADS_1


__ADS_2