SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Merampok supermaket


__ADS_3

Sepeninggal Ranti, Arzen dan Hanum masih diliputi oleh keheranan, kemudian mereka berkeliling kembali di rumah mereka, Rose membeli rumah itu dengan tipe 72 / 150, dan terletak di Hook dan golongan menengah ke atas.


" Mas alat dapurnya sangat bagus, sesuai dengan kitchen set, kulkasnya besar banget dan sudah penuh dengan bahan makanan, Astaga tempat berasnya juga sudah terisi, Mas, Ade boleh gak makan daging, sudah lama Ade gak makan daging sapi", ucap Hanum.


" Ia, maafkan mas yang tak bisa memberikan kamu hidup yang layak ", ucap Arzen.


" Gak apa-apa mas, asal jangan tinggalkan Ade saja, ucap Hanum sembari memeluk suaminya tercintanya.


" Mas bersumpah tidak akan pernah meninggalkan Ade, Ade juga jangan pernah berpikir meninggalkan mas", jawab Arzen.


" Ia mas Ade bersumpah apapun yang terjadi Ade tetap di samping mas", balas Hanum.


" Ya sudah kan lauk di meja makan masih ada, apa mah mas tambahkan soup daging sapinya ? tanya Arzen.


" Besok saja, hari ini Ade mau kita makan diluar tapi bukan restoran, cari angkringan saja, anggaplah kita pacaran lagi, tapi kali ini sudah halal", ucap Hanum.


" Baiklah, nanti sore kita jalan-jalan sambil cari angkringan, terus mau naik motor atau mobil? tanya Arzen.


" Biar mesra naik motor saja, biar gak boros bensin dan parkir, lagian kita harus menggunakan uang dari Nona Ranti sebaik mungkin, agar kelak kita punya anak, bisa hidup dengan kecukupan", ucap Hanum.


" Baiklah, Minggu depan kita sudah bisa jualan lagi, mas mau fokus dengan menu daging sapi, kambing dan ayam, dan harus Ayam kampung, mas juga mau cari daging domba, kan menu daging domba jarang ada, kalau ada pasti mahal, maka kita buat versi murah, bagaimana dek? tanya Arzen.


" Hehehehe, adek setuju, biar Ade bisa makan daging setiap hari", ucap Hanum.


" itu tujuan mas, mas juga akan belajar buat Steak sapi", semangat Arzen.


" Tapi mas, kita kan sudah lama gak bermesraan", ucap Hanum genit.


" Hahahaha pengen ya", ujar Arzen.


" Hehehehe, kan sudah halal, tinggal pasang AC kan adem jadi tak perlu tunggu malam, Karena kalau malam itu lain lagi ceritanya", genit Hanum.


Arzen hanya bisa tersenyum melihat tingkah istrinya, tapi dia juga bahagia melihat istrinya bersikap manja kepadanya.


Sementara Ranti sendiri saat ini dalam perjalanan pulang ke rumahnya, dia juga ingin menuntaskan soal Preman yang mematahkan kaki dan tangan Arzen dan Hanum, juga akan menghancurkan supermarket yang membongkar Panti Asuhan.


" Aplikasi Mata Dewa apa sudah ketemu pemilik pemilik supermarket itu? tanya Ranti.


" Sudah, keluarga ini memang terkenal kaya di Gresik dan juga tidak punya hati mengambil paksa sesuatu yang mereka inginkan, sudah di telusuri Uangnya sangat banyak, 600 Milyar diluar aset", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Ambil 350 milyar, dan cek data-data kepemilikan tanah tersebut ? perintah Ranti.


" Baik Tuan, Soal itu sudah ada buktinya, sertifikat lahan itu masih atas nama pemilik asli, namun sertifikat asli lahan itu ada di tangan pemilik sertifikat, hanya AJB yang mereka palsukan setelah pemilik lama meninggal", balas Aplikasi Mata Dewa.


" Baguslah, sekarang tunjukkan dimana pemilik itu menyimpan Dokumen lahan itu? tanya Ranti.


" Di dalam kamarnya ada Brankas yang terdapat di ruang rahasia, dan ruang itu ada di bawah tanah dan aksesnya harus dari kamar tidur pemilik supermarket itu ", balas Aplikasi Mata Dewa.


" Baiklah, nanti malam kita eksekusi, dan uangnya segera selesaikan, saya mau berikan ke Pemilik tanah yang sah, anggaplah sebagai kompensasi", ucap Ranti.


" Baik Tuan", singkat Aplikasi Mata Dewa.


" Apakah jika kita menggugat lahan itu, apa bisa menang ? tanya Ranti pada Rose.


" Bisa, karena sertifikat asli masih tertulis nama pemilik sah, soal AJB Palsu bisa anulir, sebagai salam pembuka, nanti malam Silahkan Tuan kosongkan supermarket itu dan masukkan ke cincin tingkat besi, nanti hasilnya segera bagikan ke Panti Asuhan yang berada di Gresik", saran Rose yang suruh Ranti merampok supermarket.


" Hahahaha, Rose kamu ingin saya Jadi perampok dong , ucap Ranti sambil tertawa.


* Bukannya Tuan sudah jadi perampok harta orang, sekarang saja jumlahnya sudah ribuan triliun", balas Rose.


" Hahahaha ia juga ya, ya sudah nanti malam ku kosongkan hingga ke gudang mereka", ucap Ranti.


* Tapi jangan di bagikan ke luar Gresik, Tuan harus membaginya ke rakyat miskin disana dan juga panti asuhan dan panti Jompo", tegas Rose.


" Baiklah, aku ikut saran mu", jawab Ranti pasrah.


Tak berapa lama Ranti tiba di rumah, dan pas makan Malam.

__ADS_1


" Dek, makan malam kita kali ini terasa sangat sepi, Kak Mercy dan kak Friska gak ada, ucap Rindu.


" Ia, lihat adik kita kayak gak semangat makan", ucap Ranti dan langsung menelpon Mercy yang lagi di Banyuwangi.


" Ada apa dek, apa ada masalah dirumah", ucap Mercy menjawab telpon Ranti.


" Lihat tu kedua adik kita, gak semangat makan karena kakak berdua gak ada dirumah", ucap Ranti.


" Salma, Armando, kenapa sayang, makan yang banyak ya, kakak berdua hanya sebentar disini", ucap Mercy.


" Ia Kak, tapi rumah jadi sepi, kak Dewi juga belum pulang, jadinya rumah tambah sepi", ucap Salma sendu.


" Maafin kakak berdua, ini tugas kuliah sayang, kakak mohon pengertiannya ya, pas selesai kakak berdua pasti langsing pulang", ucap Mercy.


" Ia Kak, cepat pulang ya, Salma dan kak Armando kesepian, Ucap Salma.


" Ia sayang, ya sudah makan yang banyak ya", ucap Mercy.


" Ia kak, Salma sangat sayang kakak berdua", ucap Salma.


" Kakak berdua juga sangat sayang kalian semua adikku", sahut Friska.


Selesai drama makan, mereka lanjut nonton TV, pas jam 10, Salma dan Armando terlihat sudah menguap ngantuk.


" Ayo bobo sayang", ajak Ranti lalu menggendong Salma.


Yati segera mengatur tempat tidur nona kecilnya, dan sekejap Saja Salma sudah pulas, Armando juga sudah pulas tertidur, " makin besar malah makin manja" batin Ranti.


Ranti melihat laporan Aplikasi Mata Dewa, yang ternyata telah selesai mengambil uang 350 milyar pemilik supermarket.


Aplikasi Mata Dewa juga sudah menandai para preman dan paman Hanum, tepat Jam 12 malam, Ranti langsung terbang menuju Gresik, dan hanya butuh 10 Menit Ranti sudah tiba di supermarket, yang ternyata lebih Besar dari supermarket milik keempat kakaknya.


Tanpa membuang waktu, Ranti memblokir suara agar tidak Bunyi suara apapun, kemudian Ranti mulai menyusuri Seluruh lorong.


Hanya hitungan detik setiap rak langsung masuk ke dalam Cincin Ruang tingkat Besi Ranti.


Segala merk susu, cereal, kopi baik sachet maupun tidak semuanya masuk, kemudian dia masuk ke bagian bahan-bahan makanan pokoknya di libas, Ranti hanya membiarkan ikan yang masih hidup, segala sosis, hingga sayuran, cabe tomat di libas.


Ranti masih terus merampok kini dia berada lorong yang menjual kosmetik dan susu yang berharga mahal semuanya di libas hingga tak Tersebut kosong, disampingnya terdapat berbagai merek pasta gigi, sabun Mandi cair dan batang, sampo semuanya masuk.


Di dekat kasir, terdapat tumpukan rokok juga tak luput di ambilnya, semuanya habis, dan setelah 30 Menit seluruh barang Lantai 1 selesai, pokoknya produk makanan habis hingga bumbu masakan.


Ranti naik kelantai 2, menjual berbagai macam Pakaian, sepatu , sendal, jaket seragam sekolah dan peralatan sekolah semuanya dihabiskan, ke ruangan bagian lain adalah barang pecah belah juga sama nasibnya dia mabil Ranti, bahkan kasur dan serta bantal tak luput semuanya di ambil.


Hanya 20 menit lantai sudah selesai, kini dia mengarah ke Gudang, begitu tiba dalam gudang, Ranti hanya menyentuh raknya, dan langsung masuk semuanya berikut rak-rak.20 menit kemudian ia gudang kering sudah, Ranti berpindah ke gudang basah, gudang penyimpanan Frozen food, dan es krim semuanya diangkut sama freezer nya sekalian diangkut.


Tidak puas dengan barang, Ranti kembali ke kasir, Ranti mengambil seluruh uang kertas yang ada, dari 6 kasir yang ada, lalu dengan mata Semestanya dia memindai ternyata officenya berada di samping, dengan Sarung Tangan Pemindah dia berpindah ke bangunan sebelah.


Melihat Brankas yang penuh dengan uang, langsung diambilnya, biasanya pendapatan hari ini, batu masuk bank besok paginya, jadi seluruh transaksi hari ini, selesai di tangan Ranti.


Setelah berjibaku di dalam supermarket, Aplikasi mata dewa melaporkan bahwa di seberang supermarket ada ruko gandeng 3, menjual berbagai jenis handphone, dan tak menunggu lama, Ranti Segera bergegas berjalan ke arah Ruko.


Ranti, melewati para penjaga dengan senyum, lalu dia iseng mengaktifkan Elemen Angin, dsn tiba-tiba angin kencang merobohkan tenda para penjaga itu, Ranti tersenyum melihat tingkah para penjaga.


" Aplikasi Mata Dewa, segera data para karyawan yang bekerja di tempat ini", perintah Ranti.


Begitu dia tiba di dalam Ruko yang menjual handphone, Ranti memindainya, oh ternyata yang merek mahal berada di gudang, Ranti ratusan merek Samsung Flagship, dari tablet, Handphone Earbut, keyboardnya semuanya ada, bahkan Laptop dan smart TV juga ada.


Yang fantastis juga iPhone 14 All Varian dan iPhone 13 all varian masih ada, langsung di angkut, pokoknya hingga iPad, Mac Book tak tersisa.


Setelah handphone mahal di eksekusi, kini handphone Oppo dan sub brand nya, Xiaomi dan sub brand nya, Vivo, infinix, hingga Asus dan Google Pixel, serta Sonny, tak ketinggalan Nokia.


masih di Lantai dasar, seluruh handphone dan apa yang kelihatan semuanya masuk, pokoknya di habiskan, baru lanjut ke Lantai 2, Ranti memindai dan terdapat Brankas, langsung diambil Uangnya tanpa sisa,


Di lemari yang satu lagi, terdapat Ribuan voucher data Internet dari berbagai operator, juga kartu perdana, langsung lewat dan masuk.


" Rose apakah Nomor seri dan Kode voucher bisa dirubah? tanya Ranti.

__ADS_1


"


* Tenang saja, setelah masuk ke Cincin Ruang, semuanya sudah diatur otomatis, begitu juga seluruh handphonenya, IMEI nya sudah berubah, jadi saat Handphone, kartu perdana dan voucher internet aktif, sudah tidak ada masalah.


* Tuan, masih ada lagi usahanya disini, toko elektronik, lihat Bangunan itu, nah itu toko elektronik, tenang saja Rose akan merubah waktunya didalam toko itu", ucap Rose.


Toko handphone sudah kosong, Ranti hanya menyisakan handphone model dulu, kemudian langsung bergegas ke toko elektronik terbesar di Gresik. gedung sampingnya adalah gudang.


Betapa kagetnya dia melihat ratusan TV dengan dari merek- merek terkenal, kulkas dari yang kecil sedang hingga yang besar, bahkan showcase juga banyak, dispenser, rice cooker besar kecil, kompor gas, semuanya di angkut, mesin cuci manual hingga otomatis, ratusan AC berbagai merk, dari PK Kecil Hinga paling besar yang mereka jual 5 PK, kipas angin juga tak luput, teko listrik, hingga setrika, pokoknya semua yang berada di toko dan di gudang kuras habis.


Akhirnya selesai setelah 2 jam Ranti berada di toko dan gudang elektronik, kini waktunya sudah jam 3 dini hari, Ranti terbang menuju rumah pemilik supermarket dan memindainya, Ranti menemukan dokumen kepemilikan tanah dan AJB Palsu, tak lupa, uang dan dan beberapa perhiasan yang paling mahal dia ambil nya, pokoknya brankas itu langsung kosong, tertinggal dokumen yang jelas atas nama dia.


Pemilik supermarket sudah selesai, miliyaran yang kerugian nya, igi setimpal dengan dia mengusir anak-anak Panti.


Ranti lanjut ke arah rumah pamannya Hanum sampai disana terlihat pria paruh bayah itu sedang terlelap tidur disampingnya adalah istrinya. Ranti langsung membongkar tempat penyimpanan dokumen dan menemukan sertifikat atas nama Kakek Hanum dari pihak ibu.


Bahkan sekarang rumah Hanum sudah di sewakan oleh pamannya, aplikasi Mata Dewa meretas handphone Pamannya Hanum dan mengambil beberapa video saat dia berhubungan intim dengan wanita lain, juga menscreenshoot pesannya dengan selingkuhan, yang paling parah ternyata Pamannya Hanum sudah menikah sirih dengan selingkuhan nya


Aplikasi Mata Dewa langsung mengambil Semua uang pamannya Hanum yang berkisar milyar dan memberikannya kepada istrinya, Apalagi ternyata rumah itu adalah warisan dari orangtua istrinya, pasti langsung di usir.


Selesai dari pamannya Hanum, Ranti menuju ke para Preman yang membuat kaki dan tangan Arzen dan Hanum patah, Ranti Segera mendatangi mereka satu persatu dan menyuntik cairan penghancur tulang, Ranti membuat mereka sama Dengan yang Arzen dan Hanum rasakan, tapi Ranti menghancurkan dengan pelan- pelan, Ranti juga mengontrol pikiran para istri mereka agar segera bercerai.


Paman nya Hanum juga sama, bahkan 3 hari lagi, Arzen dan Hanum akan melupakan pamannya dan keluarga pamannya, begitu juga sebaliknya, para preman juga sudah di hapus Memory tentang kasus Hanum dan Arzen, bahkan Ranti sudah menghapus ingatan mereka soal Hanun dan Arzen, begitu juga sebaliknya.


Akhirnya tepat pukul 5 pagi Ranti baru tiba di rumahnya.


" Rose, kirim Tim untuk menggugat Pamannya Hanum, bawa sertifikat tanahnya dan tanyakan kepada penyewa rumah Hanum apa mau ikut Hanum atau keluar dari rumah Hanum", Perintah Ranti.


" Juga tolong buatkan Rekening Deposito 100 milyar untuk anaknya pemilik lahan supermarket itu, juga 2 Rekening biasa sejumlah masing-masing 15 Milyar, lalu belikan Rumah, di dekat Hanum dan Arzen, Belikan Mobil dan motor, SIM dan rubah penampilan mereka, suruh Tim bayangan ke rumah mereka sekarang dan saya ingin hari ini tuntas, jangan lupa penuhi seluruh lemari pakaian mereka dengan baju - baju yang Bagus, dan tolong perhiasan buang berasal dari pemilik Supermarket di modifikasi dan berikan beberapa ke Hanum, dan Anak pemilik Lahan Supermarket.


Selanjutnya, sarankan agar wanita itu menceraikan suaminya, karena suaminya terlalu bejad, berikan saja uang 2,5 milyar dan buat mereka saling melupakan, toh mereka belum punya Anak, setelah itu rubah penampilan Wanita agar terlihat lebih cantik dan buat dia bisa pintar masak, berbisnis dan desain pakaian, juga berikan Pill Penambah Kecerdasan", perintah Ranti.


" Baik Tuan, anda begitu bersemangat, Rose dengan senang hati akan melaksanakan nya, tapi maaf semuanya batu bisa selesai besok Sore", ucap Rose.


" Baiklah, terimakasih", ucap Ranti.


Ranti masuk kamar mandinya dan membersihkan diri, lalu berganti pakaian dengan stelan seperti biasa, dan aktifitasnya pagi ini adalah mengantar kedua adiknya.


Rose juga langsung memerintahkan Tim nya, agar segera datang memberitahukan kepada penyewa agar segera pindah, kemudian baru datang ke rumah pamannya Hanum.


Belum juga Tim Rose datang, ternyata di rumahnya pamannya Hanum telah terjadi pertempuran sengit, Istri Paman nya sangat marah mendengar pengakuan suaminya yang terpaksa Jujur karena bukti-bukti sudah jelas.


Setelah sudah mulai tenang, akhirnya istrinya Paman Hanum di depan Pak RT dan warga mengusir pamannya Hanum dan tunggu surat cerainya.


" Hahahaha, apa kamu lupa rumah ini sudah atas namaku, jadi kamu yang pergi dari sini", ucap paman Hanum kepada istrinya.


" Buktikan Saja, mana sertifikat aslimu, tantang istrinya.


Ketika Paman Hanum membuka lemari tempat penyimpanan dokumen, Ternyata sertifikat aslinya sudah berada di tangan istrinya, ternyata sebelum Ranti pulang kerumahnya, Ranti meninggalkan sertifikat rumah itu di samping ibu itu, dan menulis pesan, " simpan sertifikat rumah anda karena, dan segera buka Wa" setelah meninggalkan pesan, Ranti membangunkan ibu itu


" Pak RT, bagiamana menurut anda, apakah saya berhak mengusir suami saya yang sebentar lagi kami akan bercerai ? tanya ibu itu.


" Ibu punya hak, dan rumah ini adalah sah warisan dari keluarga ibu, berarti suami ibu kapan saja bisa anda usir", jawab pak RT.


Belum sempat membela diri, kini Tim Rose maju dan berbicara, maaf bapak-bapak, saya pengacara dari ibu Hanum Chandra, memberitahukan bahwa Pamannya telah melakukan perampasan hak atas tanah yang di miliki boleh ibu Hanum Chandra, dan menyewakan rumahnya dan warung kopi miliknya kepada orang lain.


" Apakah anda punya bukti jika tanah itu milik Hanum, saya sudah membelinya dan juga untuk menutup hutang mereka kepada saya", ucap pamannya Hanum.


" Kalau begitu tunjukkan AJB nya dan sertifikat nya", tantang Tim Rose.


" Pak RT, ini salinan AJB nya, dan ini bukti surat tanggal kematian Ibunya klien saya sebagai pewaris pertama lahan itu, tanggal dari pihak RS dan tanggal dari AJB, kok bisa sama, padahal di hari yang sama sebelum meninggal, ibunya klien kami sudah koma selama 4 hari pasca operasi", ucap Tim Rose.


" Saya yang pensiunan PNS berani jamin ini palsu ucap pak RT, atau tepatnya ini bisa di perkarakan dengan kasus pemalsuan tandatangan", tegas Pak RT.


Paman Hanum langsung terdiam, ternyata seluruh saksi yang ada, hanyalah tipuan, harusnya jual-beli lahan di perkampungan seperti itu harus sepengatahuan pihak RT setempat.


" Jika bapak tidak ingin masuk penjara, Segera selesaikan, dengan baik- baik, perintah klien saya bahwa tidak boleh ada siapapun yang menyewa rumah dan warung kopi milik mereka, karena mereka akan membangun kontrakan di lahan ini dalam Minggu ini, jadi hari ini harus selesai, tekan Tim Pengacara Rose.

__ADS_1


__ADS_2