SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Tetap berbuat baik


__ADS_3

Ranti hanya tersenyum melihat laporan dari dari aplikasi Mata Dewa, yang memperlihatkan bagaimana polisi kebingungan mencari bukti laporan dari keluarga Sinyo.


Diruang kerjanya yang terlihat sangat bagus dan interior yang Indah membuat Ranti senang berada di kantornya, dia membaca beberapa laporan penjualan dan melihat grafik pencapaian target, ternyata sungguh memuaskannya, Boni mengerjakannya dengan baik, apalagi sejak pangkatnya menjadi Direktur Utama, keberadaan produk mereka di pasaran cukup membuat para kompetitornya ketar-ketir.


Setelah hari makin siang, Ranti keluar dari Pabrik Body Clean, Ranti lanjut ke pembangunan Pabrik obat-obatan yang sudah memasuki tahap finishing untuk bagian produksi, dan diarea lain sedang di bangun perkantoran dan Gudang, rencananya pertengahan tahun depan Pabriknya akan mulai berproduksi, dengan produk obat kulit dan luka.


Tak ada kejadian berarti selama dia berkeliling proyek, hal itu terjadi karena Ranti di temani Tim Keamanan Awal.


Di rumah besar yang di jadikan sarang perjudian sejak pagi bos besar sudah mengamuk, Secara dia kehilangan benda-benda berharga, bahkan ada selembar kertas yang berisikan catatan mengejek.


" Terimakasih buat hartanya, Karena sangking asyiknya, kamu tidak tahu aku tengah merampok kamu, nanti kamu bisa lihat videonya tersebar di internet, jangan salahkan anak buahmu,


Untuk berlian kamu hari ini sedang ku buat perhiasan baru, lumayan buat di jual, bisa dapat 200 milyar,


Uang judi kamu ada di tangan saya dan lumayan buat beli kerupuk hahahaha.


Seluruh dokumen kejahatan kamu sudah berada di tangan pihak berwajib, tunggu saja masuk hotel gratis.


Dokumen perusahaan kamu sudah berada tangan saya, sekarang kamu miskin, lihat saja rekening kamu sengaja ku tinggalkan 1 juta buat modal awal mau judi,


Sekali lagi terimakasih... bye orang baik.


Kira - kira seperti ejekannya.


Sang Bos semakin emosi saat dia membuka aplikasi internet Banking dan melakukan pengecekan saldo rekening dan benar saja uangnya tinggal 1 juta, bahkan Ketika dia juga membuka aplikasi serupa di seluruh bank tempat dia menyimpan uangnya, ternyata sama, uangnya tinggal 1 juta juga, Bahkan sertifikat rumah tempat tinggal nya itu, juga hilang.


Di kediaman Ferdiansyah juga tengah bingung karena belum ada laporan dari Surabaya.


Kasus penculikan Reno juga membuat polisi kebingungan, saat olah TKP tidak ada satupun yang mengarah pada penculikan, orangtua Reno semakin stres mendengar ucapan dari pihak kepolisian, bahwa kasus menghilangnya Reno tetap akan di urus,akan tetapi butuh waktu yang lama, karena tidak adanya tanda-tanda penculikan.


Sementara di dalam kantong Ruang, Sorang gadis tengah menikmati makanannya, dia tidak terlihat seperti ketakutan setelah membaca tulisan Ranti.


" Nona kamu bersabarlah dalam beberapa hari ini tinggalah dulu disini, nikmati saja semua makanan dan minumannya, semuanya gratis, percayalah kamu akan baik-baik saja, penderitaan kamu selama 2 bulan sudah berakhir, tapi maaf saya belum sempat ke Jakarta dan membawamu pulang, sekali lagi mohon bersabar beberapa hari lagi.


Itulah pesan Ranti kepada gadis itu, hingga membuat gadis itu merasa tenang.


Berbeda dengan Reno, karena sangking keras kepalanya, dia hanya berdiam diri, kemudian tak lama salju mulai turun, karena sangking kesalnya Rose, dia mempercepat waktu kedatangan salju.


Reno kebingungan, jika dia tidak menuruti omongan Ranti maka dia akan mati sebelum melihat Sinyo 15 tahun kedepan, akhirnya dia minum cairan yang tinggalkan Ranti, tiba - tiba Reno merasakan hangat di kepalanya dia mempelajari cara-cara bertani, beternak, berkebun dan berburu.


Rose melihat Reno masih takut mati, dia tertawa melihat Reno pergi sawah memotong padi, tiba-tiba cuaca berubah menjadi sangat panas, Reno menjemur padi sambil memanen yang lainnya,


Selesai dia memanen padi, dia pergi ke hutan dan berburu, jati ini dia mendapat hewan rusa, dan kemudian dia kembali ke gubuknya dan membersihkan rusa tersebut dan menyimpannya di gudang, yang menurut isi surat bahwa gudang makanan itu akan bertahan 6 bulan untuk daging mentah, dan 4 bulan untuk ikan.


Reno belajar membuat ikan asin, hingga dia menangkap banyak ikan dan mulai proses mengasinkan ikan-ikan yang dia tangkap.


Dia berangkat ke kebun dan memanen beraneka ragam sayuran, mencabut singkong, ubi dan kentang serta wortel, pokoknya berbagai macam jenis sayuran yang dia panen.


Selesai itu dia memberi makan ternak yang berada di kandang, sekaligus panen telur ayam, dalam pesan Ranti, bahwa selama musim salju jangan keluar dari gubuk.


Rose mengatur waktu begitu cepat, hingga waktu dalam kantong 4 dimensi terhitung Reno sudah 4 bulan berada disana, padahal diluar kantong baru beberapa jam.


Terlihat gudang makanan sudah penuh, padi saja sudah berada 150 karung, akhirnya Rose memberikannya gilingan padi, alat mengukus, dan oven, bahkan Rose memberikan bahan-bahan untuk membuat kue, hingga tolok yang cukup untuk setahun, dan saat itulah salju mulai turun.


Namun Reno kaget bahwa di dalam gubuknya cukup hangat, akhirnya Reno hanya berdiam diri di dalam gubuk, saat dia ke tempat ternaknya ternyata hangat dia kembali panen telur ayam kampung,


Babi ada 15 ekor, ayam sangat Banyak, kelinci, Kambing ada 10 ekor, dan ada kebun sayur Kecil dengan berbagai jenis sayuran.


Kembali ke posisi Ranti


Saat ini dia tengah menuju ke kompleks Sekolahan Elite yang sudah selesai, dan sudah mulai penerimaan siswa baru, kuota per jenjang hanya 200 siswa untuk SD, 250 untuk SMP dan SMA juga 250, sedangkan TK belum ada, gedungnya baru akan di bangun awal Januari.

__ADS_1


Syarat masuk bagi SD adalah calon siswa yang sudah bisa membaca, Dan untuk biaya masuk bagi SD 15 juta, SMP 20 juta dan Dan 30 juta.


Dan sudah menerapkan program International Baccalaureate (IB) diploma dan Advanced Placement (AP).


Selain itu fasilitas yang ditawarkan juga tidak main-main, sekolah Elite Ranti juga memiliki fasilitas seperti studio seni, auditorium, laboratorium komputer, perpustakaan, ruang musik, laboratorium sains, lapangan tenis, kolam renang standar Olimpiade, lapangan basket, lapangan voli, gym, studio seni, dan studio tari. 


Tak cuma itu, mulai tahun ini juga sekolah milik Ranti telah bermitra dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dalam pengenalan pelatihan dan perangkat Compassionate Systems.


Selama bersekolah di sini, semua siswa mendapat makan siang bergizi yang disiapkan oleh Kafe milik keempat kakaknya dengan menu yang didistribusikan lewat email setiap dua minggu.


Sekolah ini juga memiliki konselor serta psikolog bersertifikat yang siap membantu semua siswa dalam menghadapi tantangan yang mereka hadapi sehari-hari, juga ada klinik dan Ambulance.


Ranti juga sudah menyiapkan guru dari luar negeri, dengan komposisi 50 % lokal dan 50 % asing.


Dengan segudang Fasilitas yang ada, orangtua yang ingin memasukkan anaknya kesekolah ini, wajib membayar Sebesar Rp 350 juta/ tahun untuk SD, 450 juta/tahun untuk SMP dan 550 juta/SMA di Luar uang masuk, dan yang lainnya.


Ranti melihat seluruh Fasilitas sekolah sangat megah, dan ada fasilitas mess khusus guru dari luar negeri atau dari luar Surabaya, Syarat guru sangat ketat dan tentunya wajib bisa berbahasa Inggris dan lebih baik lagi menguasai bahasa asing lainnya selain Inggris.


Jam belajar dari jam 8 hingga jam 4 Sore khusus untuk SMP dan SMA, sedangkan SD jam 8 hingga jam 2.


Sandrina di dapuk menjadi Direktur untuk Sekolah ini, dengan nama Global Internasional School Surabaya (GISS).


Ranti bahagia melihat semua kesiapan penerimaan siswa dan siswi, dan untuk Tahun, seluruh guru di siapkan oleh Rose, sampai kebutuhan guru di GISS terpenuhi.


Terlihat sudah banyak mobil mewah yang datang untuk mendaftar, beberapa calon murid dan Orangtua murid di ajak berkeliling untuk melihat berbagai Fasilitas yang ada, namun ada yang hanya menonton di layar besar yang di pasang di tempat pendaftaran.


Ranti all out dalam membangun sekolah ini, bisa dilihat dari luar gedungnya saja sudah sangat Mewah.


Setelah puas melihat seluruh bagian sekolahnya, Ranti memutuskan untuk kembali ke rumah, dengan kecepatan sedang dia mengendarai Mercedes GLE 53 nya sambil mendengar berita dari radio.


* Tuan, 500 meter dari sini ada sepasang suami istri yang sedang kelaparan mereka masih berusia muda, hanya saja keduanya korban pengeroyokan hingga keduanya mengalami cacat patah kaki dan tangan, usaha mereka di ambil paksa oleh paman si wanita dan di keroyok oleh preman kampung di tempat, silahkan anda membantunya dan hukum semua preman dan paman si wanita yang merampas warung kopi mereka", ucap Rose.


* Tanpa Tugas pun, Tuan dengan ikhlas membantu orang, tapi kali ini Rose hanya ingin membuat hari ini berwarna, karena dari pagi Tuan sibuk mengecek perusahaan dan sekolah", ucap Rose.


" Baiklah saya sudah melihat mereka, tolong belikan Rumah di Griya Indah sekarang dan full furnished serta mobil, saya akan bawa mereka ke sana sekarang juga, juga belikan ruko dan sediakan seluruh perlengkapan usaha warung makan", Perintah Ranti sambil menepikan mobilnya tepat dimana sepasang suami istri duduk dengan tangan meminta".


" Nona, berikan sedikit rejeki, kami belum makan 2 hari," ucap si Suami saat Ranti turun dari mobilnya.


" Kalian berdua ayo naik ke mobilku sebelum satpol PP datang, jangan kuatir mulai hari ini hidup kalian akan berubah", ucap Ranti sambil membuka pintu mobilnya.


Sepasang suami istri itu tidak berpikir panjang langsung naik ke mobil Ranti, setelah mereka berdua duduk dengan nyaman, Ranti memberikan mereka Roti dan masing-masing 2 potong Ayam goreng dan 2 botol Air.


Dari kaca spion Ranti melihat kedua orang itu begitu menikmati roti dan ayam goreng yang dia berikan, ketika kedua orang itu minum, mereka merasakan segar dan seolah-olah ada kekuatan baru dalam tubuh mereka.


" Kalian tinggal dimana? tanya Ranti.


" Kami sudah tidak memiliki rumah atau apapun, kami baru keluar dari rumah sakit seminggu lalu, karena salah satu kaki dan tangan kami di patahkan oleh orang suruhan Paman istri saya, katanya almarhum ayah mertua punya hutang, dia hendak mengambil rumah dan warung kopi kami dan kami melawan, jadilah kami seperti ini, beruntung ada pak RT yang membantu kami untuk kerumah Sakit dan berobat menggunakan BPJS kesehatan dari pemerintah, setelah sembuh kami di perbolehkan pulang, tapi rumah kami di Gresik, kami di rujuk waktu itu ke RSUD Pemprov Jatim", jawab si Suami.


" Ya sudah kalian tenang saja dsn tinggal di Surabaya saja, saya akan membantu kalian dan memulihkan kaki dan tangan kalian, sebesar apa rumah kalian di Gresik? tanya Ranti.


" Luas tanah sesuai sertifikat ada 500 meter, cukup buat 4 rumah, makanya Paman istriku merebutnya, lagian tanah itu bukan warisan keluarga ayah mertua, melainkan warisan Keluarga ibu mertua yang hanya anak tunggal.', ucap Si suami.


" Jadi yang merebut lahan itu, paman dari pihak ayah mertua kamu", ucap Ranti.


" Benar Nona, sertifikat itu masih atas nama ibu mertua, tapi karena kedua mertua saya sudah meninggal dan istri saya anak tunggal, secara otomatis tanah dan bangunan itu jadi milik istri saya, tapi apa daya kami hanya orang kecil, ucap Si suami.


" Tenang saja, semuanya akan Kembali kepada kalian, tapi kalian tetaplah tinggal di Surabaya, nanti kalian bangun rumah kontrakan saja di lahan kalian.


" Apakah kamu bisa menyetir mobil? tanya Ranti.


" Bisa Nona, hanya SIM saya sudah di patahkan oleh orang suruhan Pamannya istri saya", ucap si suami.

__ADS_1


" Baguslah kalau bisa menyetir, soal SIM gampang nanti buat lagi, lalu seandainya kalian punya uang 100 juta, apa yang akan kalian lakukan? tanya Ranti.


" Cari tempat dan buka usaha untuk istriku sedangkan saya beli motor dan daftar ojek online.


" Apa Kalian tamat SMA? tanya Ranti.


" Kami tamatan SMA di sekolah yang sama, saya anak panti Asuhan, tapi panti asuhan itu sudah tutup 5 tahun lalu dan di bongkar paksa oleh pengusaha, sekarang jadi supermarket besar di Gresik, Padahal tanah itu hingga saat ini sertifikatnya masih atas nama orangtua angkat kami, ibu Pemilik Panti, tapi sekarang sudah almarhumah, kasihan anak kandungnya hidupnya jadi seperti kami miskin, padahal kakak angkat kami itu sangat baik, hanya salah pilih suami saja, tapi terakhir saya dengar dia sudah bercerai, dan berusaha menggugat supermarket itu,


Lahan itu sangat besar, saya tidak tahu persis, pokoknya sangat besar, 2 hektar mungkin lebih, sekarang sudah di bangun ruko di lokasi itu berdampingan dengan Supermarket bear itu', ucap si Suami


Akhirnya mereka tiba di perumahan Griya Indah, terlihat sebuah mobil Toyota Raize, Ranti mengajak kedua orang itu turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.


Rose ternyata memenuhi seluruh permintaan Ranti, bahkan kulkas sudah penuh dengan berbagai jenis bahan makanan, lebih istimewa lagi, di meja makan sudah tersedia makanan yang siap untuk di nikmati.


Ranti menghubungi Drajat agar membawakan 2 unit handphone Samsung Galaxy S22 Ultra 5 G Ram 12 memory 512, beserta aksesorisnya seperti earbut, lalu kemudian mengirimkan alamatnya.


" Sekarang kalian berdua, masuk kamar dan buka baju kalian hingga tinggal pakaian dalam bagian bawah saja lalu berbaringlah di tikar itu, kemudian telanlah Pill ini, Perintah Ranti.


" Baik Nona, jawab mereka tanpa berpikir negatif".


Ranti menjelaskan efeknya sangat menyakitkan saat proses penyembuhan, dsn waktunya 30 menit, sepasang suami istri itu setuju.


Dan tidak berapa lama kemudian, sepasang suami istri itu sudah berteriak bersahut-sahutan, hingga akhirnya mereka tertidur.


Ranti mengatur suhu air di kamar mandi, setelah sepasang suami-istri itu bangun, Ranti menyuruh mereka untuk segera berendam, dan saat berdiri, mereka berdua terkejut, karena saat ini kaki dan tangannya sudah sembuh.


Dan setelah 2x berendam dan mandi seperti biasa, akhirnya kedua orang itu keluar dari kamar mandi, dan terlihat sudah sangat bersih dan sehat.


" Terimakasih Nona, kami siap menjadi pelayan anda Nona, ucap si isteri.


" Saya tidak butuh pelayan, kalian hiduplah dengan baik, ayo berdiri dan mari kita makan", Ucap Ranti.


Sementara makan, datanglah orang suruhan Drajat mengantar pesanan Ranti, setelah memberikan uang tip, orang itu langsung pergi.


" Ini buat kalian berdua, sudah ada nomor telpon juga dan nomor saya juga sudah disimpan dalam handphone itu", ucap Ranti.


Selesai makan, kemudian mereka pindah ke ruang tamu, dan berbicara banyak hal.


" Sekarang kalian tinggal disini, rumah ini semuanya milik kalian, termasuk mobil dan motor", tapi Nona bagaimana kami bisa membayarnya", ucap Arzen si suami.


" Tidak perlu kalian membayar kepada saya, ini gratis, lihatlah sertifikat rumah sudah atas nama kalian, dokumen mobil dan motor juga sudah atas Nama kalian, dan ini sertifikat Ruko dan kuncinya, juga sudah atas nama kalian, didalam Ruko itu sudah full furnished dan siap berjualan warung makan, besok sudah bisa mulai mau kalian mau", ucap Ranti dan memberikan semuanya.


" Astaga Nona, mimpi apa kami, padahal 2 jam yang lalu kami masih kelaparan dan kehausan, kini kami tiba-tiba memiliki segalanya", ucap Hanum istri Arzen yang akhirnya buka suara.


" Ini namanya rejeki datang dari mana saja, sebelum kalian berjualan di ruko, ada baiknya kalian beristirahat dulu, refreshing dulu, agar saat sudah nyaman dengan perubahan kalian, maka Silahkan berjualan kembali.


Dan ambil ini, ini 3 ATM untuk kalian, masing-masing isinya 10 Milyar, 2 untuk kalian berdua pakai keperluan Pribadi dan 1 lagi untuk modal usaha Kalian, dan ini SIM kendaraan untuk kalian berdua, tolong teteskan darah kalian diatas SIM ini dan kalian akan mendapatkan keajaiban", ucap Ranti.


Lagi-lagi tanpa membantah sepasang suami istri itu melakukan apa yang fi perintahkan Ranti, dan setelah darah mereka meresap ke dalam SIM, seketika itu juga mereka merasakan berbagai keahlian, terutama skil memasak, walau hanya tingkat Master, tapi itu sudah cukup, di tambah lagi mereka di berikan keahlian meracik kopi, dan keahlian lain adalah manajemen bisnis dan juga Beladiri tingkat master.


" Terimakasih Nona Ranti, kami sekarang sudah mampu menjalankan usaha ini dengan baik", ucap Arzen.


" Baguslah, tapi ingat jangan jadi orang serakah dan Sombong, jika kalian melakukan itu, maka dalam sekejap aku akan mengambilnya dari dari kalian tanpa sisa, bahkan kalian akan kembali seperti semula", tegas Ranti.


" Kami tidak akan melakukan hal seperti itu, kami berjanji", ucap Hanum.


" Bagus, jangan kecewakan kepercayaan yang saya berikan kepada kalian, simpan baik-baik rahasia ini dengan nyawa kalian. Untuk tanah kalian di Gresik biar orang saya yang urus, tunggu saja pemberitahuan dari saya, dan kamu Arzen dimana tempat tinggal anak kandung ibu Pemilik Panti Asuhan yang sudah di bongkar itu", ucap Ranti.


" Saya kirim di WA Nona Ranti, jawab Arzen.


" Baiklah saya pamit pulang, rawat baik-baik rumah ini dan semua yang ku berikan", ini uang cash buat kalian ucap Ranti lalu memberikan uang sebesar masing-masing 100 juta dan beranjak Keluar dari rumah itu.

__ADS_1


__ADS_2