SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Saudara Ranti mulai terganggu


__ADS_3

Demi membuat pemukiman warga itu aman, Ranti mengerahkan kekuatan elemen tanah untuk membangun pagar pelindung.


Juga Ranti menambah beberapa pohon yang terlihat sangat besar dan kuat, dan tak hanya itu saja, Ranti membuat sumur, menambah debit air di sungai dan membuat kolam yang cukup besar, kemudian menabur berbagai jenis ikan, agar warga itu bisa menikmatinya.


Entah bagaimana caranya, Rose juga menambahkan listrik tenaga Surya, dengan kapasitas yang cukup besar, dan juga mendirikan menara untuk signal Internet.


Perlahan-lahan rumah-rumah warga sudah mulai terbangun, apalagi Ranti telah merubah waktu, 1 jam menjadi 1 tahun.


Setelah seluruh rumah warga selesai, Ranti kemudian mengatur waktu menjadi normal dan tim Rose kembali.


Ranti membagikan handphone, dan disaat yang sama seluruh warga juga sudah selesai make over, kini mereka terlihat sangat gagah dan juga cantik, serta sudah semakin pintar.


Tak lama kemudian, Tim dari bank IDB datang untuk membuat rekening baru, khusus para warga itu, Ranti juga memberikan memberikan beberapa fasilitas yang cukup modern agar warga semakin nyaman.


Ranti terlihat cukup lelah karena mengerahkan beberapa kekuatan miliknya sekaligus, apalagi Ranti menggunakan kekuatan penuh.


Sementara itu, di Sekolah Menengah Umum Negeri Merak, Aisyah sedang di interogasi oleh pihak pemerintah, soal keuangan Aisyah.


" Maaf bapak-bapak, ada apa dengan keuangan saya, saya tidak pernah melakukan transaksi ilegal, juga saya punya aset, saya pemilik gerai KFC di samping Pelabuhan, dan itu hadiah dari kakak angkat saya", jawab Aisyah.


" Apakah anda tahu, darimana kakak anda mendapatkan uang, karena selama ini kami tidak bisa melacak dana yang masuk ke rekening anda berasal dari mana", jawab pihak dari pemerintah.


" Maaf bapak-bapak, saya Kepsek disini, memangnya seberapa besar kekayaan Aisyah hingga kalian datang kesini, dan setahu saya, kakak angkat Aisyah adalah orang baik dan pemilik berbagai perusahaan besar", ucap kepsek itu.


" Asal ibu tahu, sebenarnya ini rahasia, tapi saya kasih tahu, harta Aisyah Aliyah Antara sebesar 500 triliun, belum di tambah uang dari rekening luar negeri miliknya, salah satunya JP Morgan, disana uang Aisyah sekitar 15 milyar Dolar, BNP Paribas di Perancis ada sekitar milyar Euro dan 2 triliun Yuan yang berada di bank Of China", jawab orang-orang dari kantor pengawas keuangan.


" Astaga Aisyah, apakah benar ucapan bapak-bapak ini", Tanya Kepsek itu.


" Ya, memang segitu uang saya, dan semuanya di berikan oleh kakak angkatku", jawab Aisyah.


' Maaf bapak-bapak saya akan menghubungi kakak saya, saya tidak terima jika data saya sampai ke tangan kalian, apalagi kakak saya sudah membuat perjanjian dengan pemerintah, soal data keluarga kami", ucap Aisyah.


Mendengar Aisyah menyebut nama pemerintah, para bapak-bapak itu terkejut.


" Dari tadi kamu selalu bicara kakak angkat, dimanakah kakak kamu sekarang, dan bisakah anda memanggilnya agar bisa bertemu dengan kamu", ucap mereka.


" Kapan bapak-bapak ingin bertemu dengan kakak saya, atau jika kalian setuju, datanglah hari Jumat sore, kakak saya akan datang menjemput saya disini, karena kami akan ke Singapura", jawab Aisyah.


" Berarti kakak angkat anda tidak tinggal disini", ucap mereka.


" Ada apa dek, kenapa kamu tidak belajar ? ucap Ranti


" Adek lagi di kantor kepala sekolah, ada orang dari pemerintah menanyakan darimana asal harta adek", jawab Aisyah.


" Oh berarti ada yang salah, ada orang yang membuka data keuangan kamu dek, secara data keluarga kita tidak akan bisa di retas, kecuali orang dalam", jawab Ranti.


" Lalu adek mesti bagaimana, mereka tadi juga mengancam akan membekukan seluruh keuangan adek, jika tak mampu mempertanggungjawabkan nya", ucap Aisyah.


" Jangan kuatir, kakak sudah mengirim pesan ke menteri keuangan dan BUMN, bahwa hari ini juga, kakak akan mencabut semua saham kakak, karena data adek bisa bocor", jawab Ranti.


" Lalu adek harus jawab apa? tanya Aisyah.


" Bilang saja kamu siapa", ucap Ranti


" Baiklah kak", jawab Aisyah.


" Hebat sekali kakak angkat kamu, seolah dia bisa mengatur pemerintah", ucap mereka.


" Maaf ya, kakak saya tidak mau berdebat dengan kalian, jadi tunggu saja, jangan kalian kaget jika, kakak saya menarik seluruh sahamnya di BUMN, atau bahkan kakakku dengan gampang bisa membelinya.


Beberapa saat kemudian, seorang guru menyalakan TV, terdapat berita, bahwa ada pihak swasta ingin mencabut sahamnya di BUMN, dan meminta kompensasi saat dia membantu membeli kembali saham-saham pihak luar negeri.


Bank Mandiri, juga sudah mengeluarkan statement, bahwa mereka telah dituntut untuk mengembalikan seluruh dana milik keluarga Ranti.


Hanya dalam beberapa menit, negara heboh dengan berita yang makin menyebar.


Beberapa perusahaan BUMN di landa kebingungan, bagaimana tidak, jika saham 40% milik Ranti ditarik, apalagi selama ini, Ranti juga yang membantu menarik kembali perusahaan - perusahaan itu dari pihak luar.


Ranti mengatakan, bahwa data adiknya, telah sampai ke tangan orang lain dan saat ini tengah di manfaatkan untuk menekan adiknya.


Ranti juga mengancam akan mengalihkan seluruh perusahaannya ke luar negeri.

__ADS_1


Kehebohan terus berlangsung, pihak pemerintah berusaha menghubungi Ranti, tapi aplikasi Mata Dewa, menyaring seluruh panggilan, dan yang bisa menghubunginya adalah orang-orang penting bagi Ranti.


" Begini saja Nona, jika anda ingin data seluruh harta anda aman, maka, anda cukup memberikan kami 1 triliun, dan data anda tidak akan tersebar kemana-mana", ucap salah seorang dari pemerintahan.


" Saya tidak akan memberikan apapun kepada anda semua, kakak saya sudah berbicara dengan atasan anda, asal anda tahu saja, karena kalian berempat, negara ini bisa hancur, ada 60 perusahaan BUMN yang sebagian sahamnya, milik kakak saya, dan saat ini juga kakakku sudah mengajukan untuk menarik semuanya.


Kakakku tak pernah tidak membayar pajak, baik pribadi maupun perusahaannya, begitu juga saya, seluruh pajaknya sudah saya bayar, dan itu berarti uang kami sah Dimata hukum", ucap Aisyah


" Memangnya siapa nama kakakmu? tanya mereka.


" Nama kakak saya, tidak pantas kalian tahu, yang jelas, kakak saya sudah banyak membantu untuk negara ini.


" Iya, tapi siapa nama kakakmu, ucap mereka makin emosi.


" Apa kalian tidak dengar, tadi saya bilang kalau nama kakak saya, kalian tak pantas mengenalnya", tegas Aisyah.


" Dek beritahu nama kakak saja, tidak apa-apa, terimakasih sudah merahasiakan nama kakak", ucap Ranti lewat WA.


" Jangan kak, Aisyah tidak mau nama kakak rusak karena orang-orang tidak berguna ini", jawab Aisyah.


" Tidak apa-apa, tenang saja sayang, kakak bisa mengatasinya, kamu adik kakak yang sangat baik, persis adikmu Salma", ucap Ranti.


" Aisyah akan lakukan apa saja, jika ada yang mencoba menyentuh kakak", jawab Aisyah dengan tegas.


" Kalian sua dengar baik-baik, nama kakak saya Ranti Putri Setiawan, pemilik RPS Group Company, yang menaungi Astra Internasional Indonesia, ARSA Group, IDB, SADB, Falcon Aviation dan semuanya kepemilikan tunggal, serta masih banyak lagi,ยน kakakku pemilik jaringan Mall Pakuwon group, KFC Indonesia, Yamaha Indonesia, apa anda masih ingin tahu lebih banyak lagi", ucap Aisyah.


"Hahahaha, kamu kami orang bodoh, kami semua tahu jika pemilik seluruh perusahaan itu adalah orang yang sangat penting, dan sangat mustahil jika kamu adalah angkatnya, jangan membodohi kami, hahahaha", ejek mereka.


" Ya sudah kalau kalian tidak percaya, tapi apakah kalian pernah melihat wajah dari pemilik perusahaan tersebut", ujar Aisyah.


" Sudahlah, sekarang apakah kamu mau memberikan apa yang kami minta atau tidak, itu saja, dan kami akan pergi dari sini", tekan mereka.


" Pergilah jika kalian ingin pergi, apalagi kalian sudah mengganggu waktu saya belajar", ujar Aisyah dan berdiri dari kursi.


" Oke kalau begitu, jangan salahkan kami jika penduduk Indonesia akan membaca seluruh data anda", ucap mereka.


Mereka tidak tahu jika data-data mereka sudah dihapus oleh Aplikasi Mata Dewa.


Sepeninggal Aisyah, seorang laki-laki dari ke-empat orang itu bertanya kepada ibu Kepsek.


" Maaf Bu, apakah ibu tahu, siapa kakak angkatnya? tanya laki-laki itu.


" Maaf juga, nama kakak angkatnya, sudah Aisyah sebutkan, dan kakaknya itu sangat baik dan sangat pemurah, tapi jika kalian mengganggu Aisyah atau saudara ya yang lain, maka dipastikan hidup kalian akan sengsara", ucap ibu Kepsek.


" Apa ibu bertemu dengannya? lanjut laki-laki bertanya.


" Dia sering kesini, dan kami sangat bahagia jika dia datang, karena jujur saja, kami semua guru-guru pasti di berikan hadiah", ucap Ibu Kepsek.


" Astaga, bisa bahaya kami kalau begitu",ujar yang lain gugup.


" Ya, dan kalian tanggung sendiri akibatnya, maaf jika sudah tidak ada kepentingan yang lain, mohon kalian segera tinggalkan sekolah kami", ucap Bu Kepsek.


Sementara itu, di kantor Kementrian BUMN, diadakan rapat mendadak secara online, perihal permintaan Ranti.


Diperkirakan, Pihak Perusahaan BUMN, harus menyiapkan uang sebesar 400 triliun, belum lagi yang terbesar adalah, Bank Mandiri, BRI dan juga BNI, dimana Ranti dan seluruh keluarganya menabung.


Dan yang paling parah adalah Bank Mandiri, karena seluruh karyawan Ranti di wajibkan memiliki rekening Bank Mandiri, selain wajib memiliki rekening di IDB.


Terlihat sangat jelas, bagaimana kekuatan uang Ranti mampu mengontrol negara ini, apalagi pemerintah juga tahu seberapa besar kekayaan Ranti yang sebenarnya.


Akhirnya, menteri BUMN memutuskan untuk menelpon Ranti.


" Ya halo pak Menteri, ada apa menelpon saya, saya sudah bilang, jika data salah satu keluarga saya bocor maka saya akan cabut seluruh saham saya dan juga uang saya, toh saya juga punya bank sendiri, dan juga perusahaan sendiri, dan saya pastikan juga, jika masalah ini tidak di selesaikan, maka saya akan membeli seluruh perusahaan yang ada di Indonesia, dan semuanya akan menjadi milik saya, anda tahu siapa ayah dan ibu saya bukan", tegas Ranti.


" Dan bagaimana jika seluruh perusahaan besar, berada ditangan saya, menurut anda siapakah yang kemudian akan berkuasa, saya atau kalian.


Saya selama ini sangat percaya dengan pemerintah, makanya saya membantu dengan ikhlas, tapi kenapa data adik saya bisa bocor,


Percayalah, jika saya mau, maka saya bisa menghancurkan kantor tempat orang yang membocorkan data adik saya", tegas Ranti dengan wajah yang sudah merah.


" Berikan kami waktu untuk memperbaikinya, dan kami akan memecat siapapun yang terlibat dan akan menghukum mereka sesuai hukum yang berlaku", ucap Menteri.

__ADS_1


" Tidak perlu, tolong siapkan apa yang sudah saya ajukan, kedepan saya tetap membayar pajak, tapi saya tidak akan pernah lagi membantu Perusahaan milik negara, dan seluruh uang saya yang berada di seluruh bank milik negara, akan saya alihkan ke bank milik saya, dan jika kalian persulit, maka saya tidak akan segan-segan menghancurkan siapapun yang mencoba menghalangi saya", tegas Ranti.


Saya juga bisa meretas seluruh data negara dan seluruh data pengusaha maupun seluruh pejabat, dan bisa saya pastikan penjara penuh", tekan Ranti.


" Tapi apa anda sudah tidak peduli lagi dengan negara ini? ujar Menteri.


" Kalau saya sudah tidak peduli, pasti saya akan menutup seluruh perusahaan saya, dan saya pindahkan ke negara lain", jawab Ranti.


" Berikan kami waktu untuk berkoordinasi dengan Kementerian keuangan, karena seluruh data transaksi keuangan anda berada dalam kontrol mereka, dan otomatis, pegawai mereka yang membocorkan data adik anda", ucap Menteri.


" Ini orangnya, dan ini rekaman pembicaraan mereka hari ini di sekolah adik saya, bahkan mereka mengancam adik saya dan meminta uang 1 triliun.


Asal anda tahu, hari ini, saya sudah mengerahkan orang untuk membuat jalan tembus salah satu desa di kabupaten Malang, sepanjang 5 km, Tim yang lain juga, sudah mulai merenovasi rumah warga, walau hari ini mulai dengan pembongkaran.


Anggaran tersebut, menggunakan uang saya sebesar 10 triliun yang saya siapkan, tapi sebelumnya, para warga sudah saya berikan modal untuk usaha, pertanyaan saya, apakah ini bukan bagian dari saya membantu negara ini, dan juga pemerintah, lihat saja seluruh usaha peternakan saya yang sementara dibangun, saya bercita-cita, bangsa kita kedepan tidak memakan daging impor, Sawah milik saya memang masih sedikit, hanya sekitar 100 hektar untuk saat ini, tapi kedepan akan bertambah, di palu saya sudah putuskan agar 15 ribu hektar sawah harus segera di buat", ucap Ranti.


Belum lagi, dengan peternakan yang miliki, kedepan Indonesia akan bebas daging impor, itu cita-cita saya, semua itu demi negara ini, sawit yang saya miliki, hasil produksinya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, agar biaya hidup masyarakat lain, bisa lebih rendah", Lanjut Ranti.


" Terimakasih atas kepedulian anda", jawab menteri.


" Baiklah silahkan kalian berkoordinasi, dan jangan sampai saya yang menelpon kalian", ucap Ranti.


" Adik saya Aisyah sangat mengidolakan Kalian para menteri, begitu juga adikku yang lain, mereka ingin bertemu dengan kalian semua, karena bagi mereka, kalian orang hebat", ucap Ranti dengan jujur.


" Terimakasih, di kementrian keuangan juga sedang rapat akan masalah ini", ucap menteri BUMN.


" Anda tau sendiri, ke 10 harta saudaraku, bisa menutupi APBN kita 2 tahun, apalagi harta saya, yang mampu membiayai APBN selama 100 tahun.


Maaf saya tidak berniat pamer, tapi lihat saja berapa banyak pajak yang saya bayarkan, belum seluruh saudara dan keluarga saya, belum lagi pajak dari seluruh perusahaan saya", tegas Ranti.


" Baiklah, tapi harap anda bisa memikirkan lagi", ucap menteri itu.


" Berikan saya keyakinan agar tidak mencabut semua tuntutan saya", ucap Ranti.


" Jika hal ini terjadi lagi, silahkan Nona Ranti mencabut seluruh saham dan juga aset yang di kelola oleh Bank - bank milik kami", ucap Menteri itu.


" Baiklah, saya kasih waktu 3 hari, untuk kalian memproses orang-orang yang datang ke sekolah adik saya, dan saya mau mereka di hukum sesuai undang-undang yang berlaku", ucap Ranti.


" Terimakasih karena sudah memberikan kami kesempatan, ucap Menteri itu.


" Ya sudah, silahkan lanjutkan rapat kalian, saya juga mau lanjut dengan pekerjaan saya", ucap Ranti dan menutup handphonenya.


Ranti yang sudah tenang, kembali lanjutkan pekerjaannya, dan kemudian dia kembali emosi, karena Darel di Jakarta di ganggu orang, yang ternyata masih dari Kesuma.


" Nama kamu Darel Kesuma ya, saya perintahkan kamu mulai hari ini jangan menggunakan nama Kesuma di belakang nama kamu, karena nama Kesuma khusus bagi kami, kamu entah manusia dari mana, berani-beraninya menggunakan nama Kesuma di belakang nama kamu", ucap pemuda yang juga bernama Kesuma.


" Oh maaf ya, nama ini pemberian kedua almarhum orangtua saya, dan itu berarti tidak ada siapapun yang berhak memerintah saya menghapus nama keluarga saya, lagian saya tidak kenal dengan kamu, apalagi menggunakan nama Kesuma dan lantas aku mengaku-ngaku keluarga kalian", jawab Darel.


" Kamu mau menentang keluarga saya, apa kamu pikir dirimu siapa ! hardik orang itu.


" Apakah kamu pikir saya takut, silahkan saja kalian menggugatnya, dasar bodoh, seenaknya mau memerintah orang", tegas Darel.


" Baiklah, saya akan bicarakan masalah ini dengan keluarga saya, agar tidak ada satupun selain kami yang menggunakan nama Kesuma", tegas orang itu.


" Silahkan saja, memangnya kalian siapa, saya kasih tahu, saya selama ini diam, bukan berarti saya penakut, hanya saja saya malas meladeni orang-orang seperti kalian, sok kaya dan berkuasa", sengit Darel.


" Memangnya kamu bisa mengalahkan kekayaan keluarga saya, mobil Audy saja sudah betingkah kamu", balas orang itu.


" Hahahaha, jadi menurut kamu, aku ini orang miskin", ucap Darel.


" Kamu bukan miskin, hanya saja kekayaan kamu tidak akan mampu mengalahkan kekayaan kami", Jawab orang itu.


" Oh, berarti kalian orang yang sangat kaya, dan apakah kalian punya pesawat pribadi? tanya Darel.


" Hahahaha, sudah pasti kami memilikinya, jadi jangan pernah kamu berlagak di depan saya, dan jangan sampai dengar kamu menggunakan nama Kesuma", sombong orang itu.


" Apa pesawat pribadi kalian itu Gulfstream 700 dan Bombardir Global 7500", tanya Darel.


" Jujur saja, itu bukan merek pesawat Jet Pribadi kami,tapi intinya kami memiliki pesawat sendiri, sedangkan kamu, punya mobil hanya Audy.


" Hey Roland, biarkan saja tu anak sok pintar dan kaya, gak level kamu berdebat dengannya, mendingan ajak taruhan saja, suruh dia beli mobil mahal saja, kalau dia tidak mampu maka suruh dia putus dari pacarnya", ucap teman yang berdebat dengan Darel.

__ADS_1


" Boleh juga itu, tapi saya duluan baru kalian yang menikmatinya", ucap Roland.


__ADS_2