
" Baik Nona Muda, saya sudah bertemu dengan Pak Mulyono, hanya saya bilang tunggu arahan dari Nona Muda", ujar Pak Supomo.
" Baiklah, bagiamana dengan pengurus yang lain, apa ada saran atau keberatan soal pembangunan Panti Asuhan", tanya Ranti.
" Maaf Nona Muda, pada dasarnya saya pribadi sangat senang jika kita masuk ke ranah membangun Panti Asuhan, tapi selama ini Yayasan kita menampung 25 % anak dari berbagai Panti Asuhan dan tentunya itu sangat membebani arus keuangan kita, syukurlah kita masih mendapatkan bantuan dari pemerintah, pertanyaan saya adalah apakah kita setelah memiliki Panti Asuhan sendiri, masih bisa menerima murid dari Panti Asuhan yang lain?" ujar salah seorang pengurus yayasan.
" Pertanyaan yang sangat bagus, jawaban saya adalah silahkan saja, kuota 25% tetap jalankan, apalagi masih ada Dana Bos dari pemerintah, dan solusi yang lain adalah, kita harus meningkatkan mutu pendidikan sekolah kita, dengan begitu, banyak orang tua murid dari kalangan menengah ke atas yang mau menyekolahkan anaknya di sini, aplikasi sekolah yang saya buat bermanfaat untuk juga orsngtua murid, ini akan menjadi salah satu faktor keunggulan kita", ujar Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, untuk renovasi 15 ruangan yang kira-kira kapan bisa di mulai", tanya salah seorang kepala sekolah.
" Minggu depan sudah bisa, dananya akan saya berikan hari ini, sesuai RAB yang di berikan kepada saya, ada 2 ruangan yang akan di gabung, nanti ruang komputer untuk SMU pindah ke ruang itu, sedangkan ruang Komputer lama bisa di jadikan kelas tambahan untuk tahun ajaran berikut, dan nanti saya akan berikan dana untuk pembangunan tambahan gedung Baru, untuk SD, SMP dan SMA, agar murid di tiap kelas tidak terlalu padat.
Selanjutnya, masalah SDM, tolong mulai dari sekarang, tambah tenaga guru, kalian sesuaikan kebutuhan, SD, SMP dan SMU, juga untuk Tata usaha saya ingin berada dalam 1 atap, dan agar laporan keuangan kita terlalu repot, dan akan dipimpin oleh 1 orang Manager Operasional, soal karyawan tata usaha tetap sama, hanya pindah ruangan saja.
" terakhir, saat ini kita, secara darurat telah menerima 45 orang anak yatim-piatu dan menempati Gedung kosong milik kita, Pak Supomo, Besok tolong segera cari tukang untuk merenovasi sementara gedung yang yang paling belakang, sekat dan buat menjadi kamar kalau bisa ada 15 kamar tidur, Pasang AC tiap kamar, dan ganti semua kasur mereka, ada tanah kosong Kecil disitu buatkan tambahan kamar mandi dan toilet, serta Dapur dan tempat mencuci pakaian.
Ganti semua peralatan dapur mereka, dan beli 2 mesin cuci, dan setrika, serta belikan lemari Kecil perorang 1 lemari, kemudian cari 5 orang pengasuh, 2 tukang cuci gosok dan 3 tukang masak dan 1 orang Kepala Panti. Disana juga saya lihat ada beberapa mess guru, renovasi semuanya dan sediakan seluruh fasilitas rumah tangga, agar semua pengasuh dan Kepala Panti bisa tinggal disitu, jangan lupa 4 orang Security, agar mereka bisa berjaga 24 jam, untuk sementara Panti Asuhan ini belum saya masukkan ke ke dalam Yayasan Bintang Timur, nanti setelah seluruh bangun Panti Asuhan selesai, dan ijin menjalankan Panti Asuhan, baru mereka masuk dalam naungan Yayasan Bintang Timur, ujar Ranti.
" Maaf Nona Muda, lalu siapa yang akan membiayai operasional Mereka, tanya seorang pengurus yayasan.
" Itu semua akan menggunakan uang pribadi saya, dan semua yang bekerja di Panti Asuhan darurat itu, akan di gaji sesuai UMR Jogjakarta, dan tunjangan fasilitasi tempat tinggal bagi pengasuh dan Ketua Panti, sementara bagi yang lain akan mendapatkan tunjangan transportasi, yang nanti diatur sesuai kesepakatan bersama.
" Pak Supomo target untuk Renovasi dan penggantian keseluruhan Panti tolong selesaikan maksimal 2 bulan, begitu juga dengan tenaga kerjanya, tapi yang paling darurat dulu, cari tukang masak dan tukang cuci gosok, kalau bisa dalam 3 hari ini sudah selesai, dan untuk sementara Pak Supomo yang mengurus mereka sampai ada karyawan dan bangunan selesai direnovasi, bagaimana", tanya Ranti.
" Saya bersedia, jadi mulai selesai rapat ini saya akan membeli peralatan dapur, mesin cuci dan setrika serta cari tukang masak dan tukang cuci gosok.
" Oh ya Nona Muda, apakah boleh saya minta orangnya Pak Mulyono yang mengerjakannya, sambil menunggu proses lahan untuk Panti Asuhan siap di lakukan pembangunan ?" tanya Supomo.
" Silahkan Saja, ujar Ranti".
" Pak Gunadi, tolong segera kirim surat kepada penyewa kios perihal rencana pembangunan kita, maksimal 3 bulan mereka sudah harus pindah", tekan Ranti, katakan kepada mereka, jika pembangunan sudah selesai kita juga akan bangun kios kembali dan mereka adalah prioritas utama, jika masih mau kembali", ujar Ranti.
" Apakah masih ada yang ingin disampaikan", tanya Ranti.
" Maaf Nona Muda, ini masalah gaji karyawan dan guru, hingga bulan ini, Keuangan kita sudah membaik, sejak aturan baru yang Nona terapkan, sistem 25, 50, 75, 100 %, apakah kami ada kenaikan gaji, ucap seorang guru.
" Untuk gaji pokok, semua karyawan dan guru silahkan berlakukan pada gaji bulan depan, itu Berarti awal bulan kedepannya lagi, dan soal tunjangan kita akan lihat lagi nanti, untuk seragam guru, mulai tahun depan, akan ditanggung oleh Yayasan, dan tunjangan hari raya, akan di pisah sesuai hari raya masing-masing, dan jika pada tutup buku tahunan, kita bisa mendapatkan keuntungan yang signifikan, maka 25% dari keuntungan akan saya bagikan untuk keseluruhan guru dan karyawan, bagaimana caranya mendapatkan bonus tahunan yang besar, hanya dengan menaikkan kualitas sekolah kita", ujar Ranti.
Tak terasa 2 jam sudah berlalu, rapat telah selesai, tinggal pak Supomo dan Gunadi bersama dengan Gayatri.
" Kak Gayatri, tolong suplai seluruh kebutuhan pangan anak-anak ini, dari beras, sayuran, daging ikan dan sebagainya, nanti tagihan dan Kuitansinya Kirim ke WA dan email Saya, tiap Minggu akan saya bayar", ujar Ranti.
__ADS_1
" Baik Nona Muda, hari ini akan kami akan catat seluruh kebutuhan makanan anak-anak disini", ucap Gayatri.
" Saya mau mereka makan sesuai 4 sehat 5 sempurna, pokoknya sampai buah-buahan harus mas Prasetyo yang Siapkan, bahkan bumbu dapur, seperti cabe dan teman-temannya, nanti saya suruh buat daftar menu pad tukang masak", ujar Ranti.
" Saya punya kenalan pas 2 orang suami isteri, mereka pintar masak, tapi sayang mereka sudah pulang kampung, jika Nona Muda setuju, maka saya akan menelpon mereka, pasti mereka berdua akan datang", ujar Gayatri.
" Boleh itu, panggil saja, dan sebelum mess selesai di renovasi, nanti mereka sewa kost dulu saja nanti kita yang bayarin, kalau bisa mereka besok pagi sudah Disni dan buat daftar menu, dan mas Prasetyo lusa pagi sudah bisa menambahkan hal-hal yang kurang", ujar Ranti.
' Baik Nona Muda", ada lagi nona, untuk tukang cuci gosok, tetangga saya kerja serabutan sebagai tukang cuci gosok, kadang mereka saya minta bantu, mereka mahasiswi, ibunya janda, ujar Gayatri.
" Oke berarti 2 masalah sudah selesai, Pak Supomo disini ada uang 10 Milyar, ini untuk dana Renovasi, dan hari ini dan besok, belikan mesin cuci 2 unit, perlengkapan dapur, beli baru semuanya dan 5 tabung gas 15 kg, kompor gas biasa yang 2 tungku beli 2 dan kompor yang biasa tukang nasi goreng juga 2, beli kulkas 2 Pintu 2 unit, Freezer Daging 2 unit dan belikan ranjang susun, hitung berapa serta kasur, 3 hari dari sekarang saya harap semua sudah beres, maksimal renovasinya 2 bulan, kalau bisa di percepat, Ujar Ranti.
" Baik Nona Muda, saya segera laksanakan sekarang", ujar Supomo.
" Semua barang harus berkualitas, dan hari ini jika sudah bisa mereka kirim silahkan dikirim, tapi kalau tidak bisa ya sudah Besok Pagi, berangkatlah, saya masih mau melihat- lihat mereka.
Kini Ranti sudah berada di belakang, dan dia melihat suasana gedung tempat tinggal anak-anak itu, yang masih berantakan, saat Ranti melihat makanan mereka, tiba-tiba airmatanya menetes, dulu dia memang susah di Panti Asuhan Charity, tapi tidak pernah makan seperti ini.
" Apa kalian tahu dimana kakak kalian bekerja ?" tanya Ranti.
" Tau kak, hanya jalan kaki dari sini, atau kalau kakak ada perlu telpon saja, tapi telpon biasa, karena hanya kak Juwita yang pegang handphone, ini nomornya, ujar salah seorang anak yatim-piatu itu.
Ranti Segera menelpon dan diangkat oleh yang namanya Juwita, kemudian Ranti menceritakan secara singkat, dan minta agar mereka berdua segera kembali ke Panti darurat.
" Mohon maaf Nona Muda Pemilik Yayasan, nama saya Juwita, kelas 12 dan ini adik saya disini, namanya Poppy kelas 11, kami yang membawa adik-adik kami kesini atas ijin pak Gunadi dan pak Supomo, jika Nona tidak ingin kami disini, tidak apa-apa, tapi mohon beri kami waktu 2 bulan untuk cari tempat, saya akan membawa mereka kemana saya Pergi", ujar Juwita yang sudah meneteskan airmata.
Sejenak Ranti melihat sosok Vanya dalam diri Juwita, kemudian Ranti bersuara,
" Saya tidak akan mengusir kalian dari sini, dan siapapun tidak boleh mengusir kalian dari sini", ujar Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, Ucap semua anak-anak Panti sambil berlutut.
" Bangunlah dan duduklah dengan rapi, ada hal penting yang ingin saya sampaikan kepada kalian semua, ini soal masa depan kalian disini.
Pertama, kalian nanti pindah sementara di gedung belakang itu, yang akan di rapikan, dan seluruh kamar kalian akan di pasang AC, dan mudah-mudahan pak Supomo dalam 3 hari ini sudah mendapatkan orang untuk bekerja.
Kedua, saya akan mengganti seluruh perlengkapan tidur kalian, dengan catatan kalian harus bisa hidup bersih, mandi minimal 2x sehari, agar kasur tidak kotor, juga nanti saya siapkan seluruh perlengkapan mandi.
Ketiga, mulai hari ini, bersihkan dan rapikan seluruh kamar kalian, nanti akan datang kasur dan ranjang susun,
Keempat, Mulai lusa kalian akan ada orang yang khusus memasak, cuci dan gosok baju kalian, jadi kalau bermain jangan sampai main terlalu jorok, untuk yang sudah besar jaga baik-baik adik kalian.
__ADS_1
Kelima, setelah selesai renovasi, akan pindah disana, nanti ada pengasuh kalian, biar nanti yang masih kecil akan urus sama mereka dan juga akan ada Kepala pengurus, serta Sekuriti yang menjaga kalian di gedung itu.
Keenam, Seluruh baju seragam kalian akan di jahit yang baru, sepatu masing-masing 3 pasang, sendal untuk santai dan juga jepit akan saya belikan untuk kalian, begitu juga seluruh baju kalian yang sudah ada robeknya, akan di buang dan di ganti yang baru.
" ketujuh, seluruh siswa, yang sudah 4 SD hingga SMA akan di belikan handphone, dan nanti disini akan di pasang Internet
Kedelapan, sebelum ada kepala Panti dan pengasuh, tolong yang sudah besar bantu adik-adiknya, dan untuk sementara waktu, kakak kalian Juwita dan Poppy yang akan merawat kalian.
Kesembilan dan terakhir, saya juga akan membangun Panti Asuhan yang permanen buat Kalian, pembangunan akan di mulai bulan depan.
Itu saja pengumuman dari saya, sekarang Silahkan kalian beres-beres tempat tidur dan pakaian kalian agar nanti datang barang-barangnya semua sudah beres", perintah Ranti.
" Velove dan Vexia kalian tinggal disini, ada yang kakak mau ngomong sama dengan kalian berdua juga Juwita dan Poppy.
" Juwita, Poppy, kalian berdua sangat luar biasa, asal kalian tahu saya juga 10 tahun tinggal di Panti Asuhan di Surabaya, namun saat ini saya sudah ketemu dengan orangtua kandung saya.
" Mulai sore nanti dan seterusnya, kalian tidak usah lagi bekerja paruh waktu untuk adik-adik kalian, saya akan memenuhi semuanya, harapan saya kelak kalianlah yang memimpin Panti saya ini, atau Yayasan Bintang Timur di Jogjakarta ini,
" Saya minta kalian, jangan pernah kecewakan saya, karena saya akan percayakan uang yang besar kepada kalian berdua, dan jangan sampai kalian jadi orang serakah,
" Sekarang tugas kalian adalah, menghitung jumlah anak-anak dari kelas 4 SD hingga SMA, kecuali kalian berdua, dan belikan mereka semua handphone yang harganya 3 jutaan, kemudian datangi toko grosir pakaian dan belikan mereka pakaian, baik untuk hari-hari, maupun untuk pakaian kalau kalian pergi jalan-jalan, pokoknya kalian atur, minimal mereka perorang memiliki pakaian yang layak, kaos hari-hari belikan masing 1 lusin, begitu celana Pendek dan panjang di sesuaikan, pokoknya sesuaikan pakaian wanita dan pria.
" Kalian berdua juga lihat situasi, jika pakaian mereka sudah mulai jelek mulailah cicil belikan yang baru, atur saja 2 bulan sekali atau 3 bulan sekali", bagiamana apa sampai disini kalian sudah paham ?" tanya Ranti.
" Kami sudah paham Nona Muda, tapi apakah kami berdua harus berhenti bekerja ?" tanya Juwita.
" Harus berhenti, tugas kalian adalah belajar, saya sendiri masih sekolah kelas 12 di Bintang Timur Surabaya, lihat saja ini foto- foto teman saya, waktu kelas 10 dan kelas 11, ujar Ranti.
" Anda sangat hebat Nona Muda, saya dengar yayasan ini di beli seharga 10 triliun, saya dengar saat pak Gunadi dan Supomo bercerita", ujar Juwita.
" Nanti kalian berdua bertugas, memesan barang makanan ke suaminya Bu Gayatri, nanti kamu tanda tangan Kuitansinya, kemudian kamu kumpulkan dan buat laporan tagihan beserta bukti kuitansi lalu kirim kesaya, nanti kalian berdua beli Laptop. intinya nanti tagihan dari suaminya Bu Gayatri harus ada tanda tangan kamu atau Poppy.
" Kemudian tugas hati ini, catat ukuran sepatu mereka semua, nanti selesai ini kita Mall, silahkan ukur sekarang dan hitung semua siswa kelas 4 SD hingga SMU", tolong Segera.
Kedua gadis tangguh itu langsung memanggil semua anak-anak agar berkumpul kembali, Poppy mengambil buku dan mencatat nya.
" Velove, Vexia kakak mau tanya tolong jawab dengan jujur", ujar Ranti.
" Baik kak Ranti", kakak mau tanya apa, ujar Velove.
" Apa kalian ingin punya ayah dan ibu angkat, kebetulan bibinya kakak anaknya hilang, dan mereka ingin mengadopsi anak, kalau kalian mereka akan menjemput kalian berdua besok dan tinggal di Jakarta, disana kalian akan tinggal juga dengan ayah dan ibu kakak, bagaimana ?" tanya Ranti
__ADS_1
" Apa kami masih bisa datang kesini kalau libur, tanya Velove
" Bisa, jangankan kesini saat liburan, kalian bisa main kerumah kakak di Surabaya, atau ke tempat lain, kalian disana akan dirawat dengan baik, bini dan Paman kakak dulu juga yang merawat kakak", ujar Ranti.