SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Merubah takdir seorang anak


__ADS_3

Setelah suasana kembali tenang, mereka di kagetkan dengan ucapan Salma


" Bibi sudah tau nama saya, tapi saya belum tahu nama Bibi, ucap Salma


" Maafkan Bibi, Nama Bibi Maryana, panggil saja bibi marry, ujarnya.


" baiklah Bibi Marry, antar kami ke restoran seafood di lantai 5, yang katanya enak, Ajak Salma sambil memegang tangan ibu Maryana.


Direktur utama dan pak Bayu sama-sama kaget melihat tingkah Salma.


Setelah Salma dan istri pak Bayu serta diikuti yang lainnya, Pak Bayu dan Direktur Utama langsung mengurus ibu pemilik Toko pakaian.


Sedangkan Petinggi yang lain, segera memanggil security agar mengawal rombongan Salma, dan Petinggi itu segera menelpon pihak restoran agar menyiapkan tempat untuk Salma dan seluruh kakaknya dan yang mengikuti mereka.


Pihak restoran yang mendapat pesan bahwa keluarga pemilik sementara menuju ke restoran nya, langsung bergegas menyiapkan tempat dan mempersiapkan orang terbaik yang akan melayani keluarga Ranti.


Setiba mereka di restoran, Darel dan adik-adiknya kaget terlihat para pelayan restoran dan juga Pemiliknya menyambut mereka.


" Selamat datang di Restoran kami, Tuan - tuan dan Nona - nona Muda,


" Terimakasih sambutannya, maaf merepotkan kalian semua, kata Darel.


" Sungguh tidak merepotkan, kami hanya bangga, selama restoran kami berdiri di Mall ini, belum ada satupun dari pemilik lama datang berkunjung ke tempat kami, jadi hari ini adalah hari keberuntungan bagi restoran kami, kata pemilik restoran dengan sangat bangga dan bahagia.


" Nona Salma mau pesan apa, biar Bibi bantu memesannya, kata Bu Maryana


" Semua seafood aku suka, tapi aku paling hobi makan udang dan cumi-cumi goreng tepung dan Kepiting saos asam manis, juga capcay seafood, kata Salma


" Dek kamu gak mau coba yang lain, banyak banget pilihan nya, kata Rindu


" Kakak pesan saja, nanti aku makan juga, kata Salma


" Baiklah, kata Rindu


" Bu Maryana, adik bungsu kami ini, tidak akan bosan makan Udang dan cumi-cumi goreng tepung dan kentang goreng, jadi jangan heran, kata Dewi.


" Terimakasih sudah memaafkan tindakan saya tadi di bawah, hari ini saya justru di ajarin oleh gadis kecil, bahkan usianya sangat jauh dari putri bungsu saya, kata Bu Maryana


" Sudahlah, jangan di ungkit lagi, lihatlah adikku, dia terlihat sangat bahagia sekarang, dan ibu harus tau, jika Salma dendam sama ibu, maka dia akan terang - terangan mengusir ibu, seperti Pemilik toko pakaian tadi, kata Mercy


" Salma memaafkan ibu, karena dia juga merasa bersalah menabrak ibu, jadi bersyukurlah, masalah ibu tidak di perpanjang, tidak banyak orang yang di perlakukan seperti ini oleh Salma, kata Friska


" Kalian Semua sangat rendah hati dan sangat sopan, meskipun kalian sangat kaya, jujur ibu sangat malu, jika mengingat kesombongannya ibu tadi, ucap ibu Maryana.


" Tenang saja, suami ibu akan baik-baik saja, kami melihat ibu, rela berlutut memohon agar suami jangan di pecat dan mengakui kesalahan ibu, itu berarti, ibu sangat menyayangi suami ibu, sambung Renata.


" Tuan dan Nona Muda, baru kali ini, saya melihat orang super kaya yang begitu rendah hati dan memiliki hati yang luas, terimakasih sekali lagi, saya berjanji akan menjalani hukuman dari Nona Muda Ranti, jika ada kesempatan bertemu dengannya, ibu akan meminta maaf langsung kepadanya, ucap ibu Maryana.


Kita berpindah ke Gedung Emerald


Saat ini Ranti, ditemani oleh pak Nugroho dan Rezita, berbincang di ruang pribadi Ranti setelah mereka menikmati makan siang bersama.


" Pak Nugroho, Rezita mulai hari ini, akan tinggal di ruangan ini bersama seorang office girl, tolong di atur agar Rezita dan office girl itu bisa mengakses lift pribadi saya, dan untuk tambahan gaji Rezita sebesar 5 juta, office 2 juta serta uang belanja dapur mereka berdua, masukkan dalam catatan khusus dan tagihkan ke saya setiap tahun, atau setiap menyetor uang sewa dari penyewa, pak Nugroho potong saja untuk biaya Rezita, kata Ranti.


" Baik Nona, artinya setiap tahun kami akan memotong sebesar 120 juta, sebelum kami menyetor seluruh pendapatan bersih dari gedung ini, Pak Nugroho.


" Benar Pak, jawab Ranti


" Bagi karyawan yang akan menikah, berikan bantuan sebesar 25 juta, karyawan yang istrinya mau melahirkan, berikan bantuan sebesar 15 juta, bagi karyawan kita yang orang tuanya meninggal berikan bantuan 50 juta. Dan semuanya ambil dari uang saya pribadi, apa bisa di mengerti, kata Ranti


" Baik Nona Muda


" Terakhir cari security perempuan untuk di tempatkan di Gedung, agar bisa membantu Rezita ketika dia ke kamar mandi, cari yang bisa menyetir mobil juga, kata Ranti


" Baik Nona, sebenarnya dulu kita punya 2 orang, tapi para security laki-laki ada yang tidak suka, karena para security wanita tidak kebagian shift malam, kata pak Nugroho


" Katakan kepada mereka, jika ada yang iri, Segera mengundurkan saja, kata Ranti.


" Nona Muda, pak Nugroho mohon maaf, di kontrakan saya, ada teman saya, baru di berhentikan hari ini jadi Security di hotel yang The Queen Indonesia, yang hancur kemarin. Dia ban hitam Tae Kwon do dan masih kuliah, kata Rezita


" Kamu telpon dia sekarang dan menghadap saya kata Ranti.

__ADS_1


" Baik Nona, jawab Rezita


Menunggu Rezita menelpon, handphone Ranti juga berdering, ketika di lihat, ternyata dari pak Jusuf.


Ya halo Pak Jusuf, ada apa, tanya Ranti


" Begini Nona, Direktur PT Andalan Mas, Nona Ane, memohon ingin bertemu dengan anda, dia ingin berbicara langsung dengan Nona, bagaimana menurut Nona, tanya pak Jusuf


Sebelum Ranti membuat keputusan dia bertanya siapa dan bagaimana direktur itu, juga riwayat pinjaman perusahaan Andalan Mas, selama menjadi bekerjasama dengan Tri Link Finance Indonesia.


Pak Jusuf menjelaskan bahwa selam ini tidak pernah bermasalah selama perusahaan Andalan Mas menjadi debitur, pak Jusuf juga menjelaskan kendala yan terjadi.


" Baiklah suruh dia datang sendiri jika ingin bertemu dengan saya, saat ini saya masih berada di Gedung Emerald Tower, dan suruh datang sekarang, karena sebentar lagi saya akan keluar dari Gedung, kata Ranti


" Baik Nona, saat ini beliau juga berada di sana, jawab pak Jusuf.


" Rezita, tolong kamu jemput direktur ane dan antar kesini, bawa kartu ini untuk buka lift khusus, kata pak Nugroho.


DING... DING


* Misi dadakan terkonfirmasi, selamatkan anaknya direktur Ane dan bongkar kejahatan Manajer Dody, misi tidak bisa di tolak, waktu 3 hari dari sekarang.


Di ruangan direktur Ane, terlihat sangat senang dan bersiap untuk bertemu dengan Ranti, dia berpesan kepada baby sitter agar menjaga putranya yang sedang tidur


Selang hanya 20 menit, Direktur Ane sudah berada di lobby dan disambut oleh Rezita


Kemudian dengan menggunakan lift khusus, Rezita mengantar Direktur Ane ke ruang kerja Ranti.


Betapa kagetnya Direktur Ane melihat, tampilan Ranti yang tidak seperti seorang wanita pebisnis dan Bahkan masih sangat mudah.


" Selamat siang Nona Muda, Perkenalkan saya Ane Tam, Direktur dan Pendiri, PT Andalan Mas, Selamat siang juga Tuan Nugroho, sapanya.


" Silahkan duduk Nona Ane, kata pak Nugroho


" Ada masalah penting apa hingga Nona Ane ingin bertemu dengan saya, tanya Ranti


" Maaf mengganggu kesibukan anda, Saya telah menjadi debitur di PT Tri Link Finance Indonesia, selama 15 tahun, dan baru pinjaman terakhir saya menunggak, itu di karenakan ada kebocoran anggaran dan karena saya lebih fokus pada kesehatan putra saya yang saat ini di vonis leukimia, jadi saya kurang mengontrol perusahaan.


" Jika itu masalah Nona Ane terus hubungannya dengan Tri Link Finance dimana Nona, bukankah itu sudah kewajiban anda sebagai seorang ibu dan juga seorang debitur, jawab Ranti mencoba menguji mental sang direktur.


" Berapa harganya jika Perusahaan direktur mau di jual, tanya Ranti


" Tidak mahal, jika ada yang berminat 350 milyar juga gak apa-apa, Walau saya sangat tidak ingin menjualnya, karena perusahaan ini satu-satunya peninggalan suami saya, kata direktur Ane.


" Berapa proyek yang sedang anda kerjakan dan berapa nilainya, tanya Ranti


" Saat ini yang tinggal finishing ada 2 proyek nilainya sekitar 80 milyar dan 3 proyek sudah 60 % jalan sekitar 200 milyar 1 proyek yang baru saya menang tender sebesar 500 Milyar, saya kena masalah di salah satu proyek yang nilainya 300 milyar yang baru berjalan 40 %, dan anggaran saat ini sudah membengkak, inilah yang membuat saya pening, selama ini tidak pernah kejadian sebesar ini, kata direktur Ane.


" Berapa besar rencana permohonan pinjaman modal kerja anda, tanya Ranti


" Saya mengajukan pinjaman sebesar 50 milyar, untuk modal kerja yang proyek 500 milyar, jawab direktur Ane.


" Baiklah, tapi boleh saya ke kantor anda sekarang dan bolehkah saya lihat laporan keuangan proyek yang anggarannya bocor, siapa tahu saya bisa membantu anda menemukan dimana letak kebocoran anggaran anda, tanya Ranti


" Terimakasih Nona Muda, mari silahkan, tapi maaf saya hanya menyewa ruangan yang di kelas sedang, sisi barat lantai 21, kata direktur Ane.


Ketika sampai di ruangan Direktur Ane, Ranti melihat seorang anak kecil yang sedang berbaring di ranjang lipat, dengan Kepala yang sudah plontos.


" Kenalkan Nona itu putra saya, Bimo Alamsyah, putra saay satu-satunya, kata Ane


Ranti hanya senyum kecil melihat Bimo sedang tidur.


" Baiklah mari kita lihat dulu anggaran awal dan anggaran perubahan seta anggaran tambahan, kata Ranti


Dengan cepat Ranti mengecek di bantu dengan aplikasi mata Dewa, hanya dalam waktu 15 menit Ranti sudah menemukan dimana kesalahan yang terjadi.


" Direktur ane, disini terdapat beberapa kali, pembelian barang sama dan dalam jumlah sama juga, terapi harganya berbeda, namun tokonya sama, tanggal pemesanan hanya berselang seminggu, harusnya Sekarang dengan jumlah barang seperti itu, bangunannya sudah tinggal finishing, coba anda bandingkan jumlah barang dan ukuran bidang kerja anda, kata Ranti


Ane yang melihatnya tersadar, dan langsung menelpon pengawas lapangan.


" Terimakasih Nona, saya akan lebih menelitinya, minimal saya sudah mendapat jalan untuk mengungkap kemana larinya uang saya, balas Ane.

__ADS_1


" Sekarang cek rekening Dody, lihat transaksi keuangannya, dan bandingkan dengan gaji yang Anda bayarkan. Saya yakin yang mampu memanipulasi ini biasanya orang terdekat dengan kita, kata Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, ucap Ane


" Maaf kondisi anak anda sudah tidak mungkin sembuh, karena 80 % jaringan tubuhnya sudah dalam keadaan kritis, kata Ranti


" Kok anda bisa tahu, dokter memang sudah hampir menyerah, ucap Ane


" Besok Pagi Nona Ane bawa Kartu nama saya, ke Pak Jusuf, dia sudah mengerti.


" Apakah disini ada air panas di kamar mandi, tanya Ranti


" Ada Nona, apakah anda ingin melamar mandi.


" Tidak, bukan saya yang akan ke kamar mandi tapi anak anda, itupun jika Nona Ane percaya dengan saya.


" Maksud Nona, maaf saya kurang mengerti, tanya Ane


" Suatu kebetulan, saya masih memiliki Pill mujarab bisa mengobati segala penyakit, termasuk kanker, jika Nona Ane percaya dengan saya, maka saya akan memberikannya dengan gratis


* Tuan anda harus membantunya dengan menyalurkan energi ke anak kecil itu, usianya baru 7 tahun.


" Baik Rose, kata Ranti.


" Nona Muda, saya sudah pasrahkan anak saya, kapan saja dia pergi, tapi selama nafasnya masih ada, aku akan berusaha membuatnya tetap hidup, kata Ane, jika Pill bisa menyembuhkan anak saya, silahkan, tapi jika Pill itu bisa membawa anak saya pergi untuk selamanya, saya ikhlas, jawab Ane.


" Baiklah, percayalah hari ini takdir anak nona akan berubah, bangunkan anak nona, dan buka seluruh bajunya dan infus, sedangkan selang oksigen, nanti, jika saya bilang cabut baru Nona Ane cabut, perintah Ranti.


Bimo membuka matanya dan menyapa ibunya serta Ranti.


" Dek Bimo, Kakak akan mengobati mu, tapi rasanya akan sangat sakit, tapi percayalah, setelah 1 jam kemudian, Bimo sudah sembuh dan bisa ke sekolah lagi, apa ingin sembuh, tanya Ranti


" Sangat ingin kak, Kasian bunda, sudah capek urusin Bimo,


" Sekarang telan Pill ini, dan berbaringlah, kakak akan membantu mu melewati prosesnya, dan tahan sakitnya, kata Ranti


Segera Bimo berbaring, perlahan-lahan, keringat dingin mulai membasahi seluruh tubuh Bimo, Ranti mulai siaga penuh, dan mulai menyalurkan energi ke tubuh Bimo.


10 menit kemudian Bimo sudah mulai bergetar perlahan, 20 menit kemudian getaran makin kencang dan suara kesakitan Bimo pilu terdengar, Ane yang melihat anaknya tersiksa, meneteskan air mata, tak tega melihat perjuangan anaknya, Tapi dia tetap yakin kali ini pasti sembuh.


Proses terus berjalan, cairan hitam yang pekat sudah mulai keluar dari pori - pori, sudah lebih 35 menit, Bimo masih berteriak-teriak, Ranti juga secara konstan menyalurkan Energi.


Pada menit ke 45 keajaiban mulai terlihat, rambut sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda akan akan segera bertumbuh


cairan hitam makin pekat yang keluar dari tubuh Bimo, Menit ke 55, perlahan-lahan teriakan Bimo sudah tidak terdengar di ganti deru nafas yang mulai teratur, dan akhirnya dia tertidur.


Nona Ane, tolong siapkan air hangat dalam bathtub dan tuangkan cairan ini dan aduk hingga merata, sebentar lagi Bimo akan bangun, kata Ranti


Hampir 10 menit, Bimo tertidur, akhirnya dia membuka matanya, dan menyapa ibunya.


" Bunda, panggil Bimo kepada Ane


Ane terkejut mendengar suara anaknya, dan menjawab,


" Apa yang Bimo rasa sekarang, kata Ane.


" Tidak berasa apa - apa, tidak seperti sebelum tidur tadi, Jawab Bimo


Nona Ane, sekarang bawa Bimo dan berendam di bathtub 15 menit dan mandikan, ujar Ranti


Di dalam bathtub, Bimo merasakan kehangatan air merilekskan seluruh badannya, selesai berendam, Ane memandikan Putranya dengan riang gembira, setelah selesai mandi dan berganti pakaian, ibu dan anak itu keluar dari kamar mandi dengan senyum lebar.


" Terimakasih Nona Muda, serasa tidak percaya, bisa melihat anak saya sembuh dan bahkan tampak seperti tidak pernah sakit, kata Ane dengan wajah berseri-seri.


" Kakak terimakasih sudah membantu Bimo, ucap Bimo


Seketika ibu dan anak itu berlutut dan mengucapkan terimakasih lagi


" Bangunlah, ingat pesan saya jaga rahasia ini dari siapapun, Bimo janji sama kakak, kata Ranti


" Saya akan bawa rahasia ini selama hidup saya, jawab Ane

__ADS_1


" Bimo berjanji tidak akan memberitahukan kepada siapapun, ucap Bimo.


" Baiklah, minum juice ini, bagi 4 x minum seminggu sekali sebelum tidur, kata Ranti sambil memberikan sebotol juice buah abadi.


__ADS_2