SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Heboh di Trenggalek


__ADS_3

Tepat jam 5 sore, Akhirnya giliran Salma untuk perform, Salma maju bersama dengan Armando yang menenteng gitar, Salma tampak tenang berdiri depan mic dan di hadapan juri, dia melihat kakaknya yang tersenyum membuatnya di lebih semangat namun tetap tenang.


Salma memberi kode bahwa dua sudah siap, kemudian Armando memulai memetik dawai gitarnya sebagai intro, nampak juri excited dengan petikan dawai Armando, mereka berekspektasi bahwa vokalis nya pasti memiliki suara yang bagus.


Saat Salma membuka suara pertama kali, juri juga tersentak mendengar mendengar harmonis nya petikan dawai dan suara gitar, Salma begitu menghayati lagu wajib bertema kebangsaan, sementara Armando begitu piawai memetik dawai gitarnya dengan tidak ada not yang terlewat,begitu juga Salma bait demi bait lagu tersebut mampu diselesaikan dengan sempurna, tinggi rendah nada dilibasnya dengan apik, dalam sekejap para juri terpukau, pada penonton yang berasal dari sekolah lain juga ikut terpukau.


Sang penanggung jawab, yang awalnya tidak menaruh harapan banyak kepada Salma, kini berubah menjadi begitu antusias, dan berharap Piala kategori Solo Kembali ke Surabaya setelah 10 Tahun tidak pernah mendapatkan piala, selain paduan paduan Suara.


Saat lagi kedua, juri di kagetkan dengan adanya penambahan alat musik, yaitu Biola, Salma berganti duduk di kursi sedang Armando berdiri dengan memegang Biola.


Salma memainkan intro yang sama apiknya dengan Armando, sekali lagi juri di buat terdiam, seketika suasana hening dan terdengarlah suara Salma yang menggema dengan sempurna, para penonton juga terpukau, bahkan ada beberapa peserta yang sudah tampil langsung merasa diri kalah.


Lagu Tanah airku, mampu membius seluruh penonton dan juri, bahkan Adriansyah dan Monicha tak terasa meneteskan airmata.


Perpaduan suara merdu dan alat alunan musik membuat sebuah harmoni indah yang mendengarnya, dan akhirnya Salma dan Armando


mampu menaklukkan lagi tersebut hingga bait dan lirik terakhir, para penonton memberikan standing aplause.


Setelah turun dari atas panggung, Salma berlari menuju ke arah Ranti dengan senyum bahagia, hari ini Salma seolah bernyanyi untuk Ranti.


" Kakak hanya bisa bilang keren, adiku memang keren, kalian berdua memang keren", pujian Ranti pada kedua adiknya.


" Terimakasih kak, besok duet dengan kak Armando", ucap Salma.


" Kakak yakin, kalian berdua pasti bisa melakukannya dengan baik", ucap Ranti sambil merangkul kedua adiknya.


" Salma, aku sampe merinding mendengar suaramu", ucap Mora.


" Terimakasih Mora, terimakasih sudah mendukungku", ucap Salma.


" Sama-sama, kamu sahabat terbaikku dan kamu saudaraku, pasti aku akan selalu mendukungmu", ucap Mora.


" Nak Salma, ibu terbaru mendengar suaramu, dan abangmu juga sangat keren memainkan musik, dan ternyata kamu juga hebat bermain musik", ucap sang Penanggung jawab Tim Surabaya.


" Saya bernyanyi untuk kakakku dan Surabaya', ujar Salma.


Ranti mengajak mereka untuk jalan-jalan dan makan malam di alun-alun kota Trenggalek, dan terlihat juga banyak para peserta dan guru yang datang ke alun-alun sekedar jalan-jalan dan juga menjajal kuliner khas Trenggalek.


Waktu hampir mendekati jam 10, akhirnya mereka kembali ke hotel untuk beristirahat.


Tak terasa waktu sudah pagi, selesai sarapan Ranti, Salma, Armando dan Mora serta Yati sudah berada di tempat Tim Surabaya berada, hari ini adalah kategori duet, Salma dan Armando juga ikut serta.


Ketika mereka tiba di tempat Lomba, mereka melihat Renata dan Renita sudah datang, Salma dan Armando tambah semangat, tak lama berselang Darel, Vanya dan Dewi serta Ketty Bahkan seluruh pelayan semuanya datang, Ranti sudah memberitahukan bahwa tidak ada babak penyisihan, jadi sekali tanding Saja.


Armando dan Salma, dapat undian ke 10, berarti perform sekitar 2 jam lagi, mereka duduk di kantin dan menikmati makan mereka, kehadiran mereka di kantin menjadi pusat perhatian, karena para pelayan sibuk melayani sendiri majikan mereka.


" maaf Salma, kak Dewi kemarin ada rapat mendadak, jadi tidak sempat datang tapi rekamannya sudah Kakak tonton dan sangat hebat", puji Dewi.


" Terimakasih kak, mau juara atau tidak yang terpenting aku dan kak Armando tetap bahagia, di lomba ini anggap Saja belajar latihan mental", ujar Salma.


" Begitu dong, kakak akan selalu bangga dengan kalian berdua yang kompak, juara itu belakangan, asal bisa kompak antara musik dan vokal saja itu sangat Bagus", ucap Renata.


" Terimakasih kakak semua sudah datang mendukung kami, ucap Armando.


" Tapi besok kak Ranti juga ikut dalam lomba paduan suara, sebagai pemain piano, menggantikan pemain piano yang sakit", ucap Salma.


" Apa mereka tidak tahu kamu siapa?" tanya Mercy.


" Tidak selain dari Bintang Timur, aku juga berpesan agar jangan beritahukan siapa aku, dan ternyata perusahaan kita yang menjadi sponsor Utama", ucap Ranti.


Lagi asyik duduk terdengar suara panggil peserta nomor 9, itu berarti juga bagi buat Salma dan Armando untuk bersiap-siap.


Armando dan Salma juga sudah bersiap dengan kedua gitar mereka, Vanya hanya menata ulang rambut Salma, Sedangkan Rindu dia menyisir rambut Armando dengan penuh kasih sayang.


" Bernyanyi lah dengan hati, jangan takut salah, bernyanyi lah dengan santai", ucap Rindu.

__ADS_1


" Baik kak", ucap Armando.


Akhirnya Nomor Armando dan Salma di panggil, dan banyaknya dukungan dari orang-orang tersayang membuat Salma dan Armando juga semangat menaiki panggung.


Mereka akan menyanyikan lagu wajib berjudul Gugur Bunga ciptaan Ismail Marzuki, untuk lagu kedua Salma dan Armando akan membawakan lagu berjudul Rumah Kita.


Dengan cantik, Salma memulai petikan dawai gitarnya, dan sambung oleh Armando, bahkan kedua irama gitar diduetkan dalam skala 1 bar nada, sebelum vokal masuk.


Juri sampai terheran melihat kolaborasi pasangan Salma dan Armando, pada reffrein, sopran dari Salma berpadu dengan tenor Armando, jelas membuat semua hadir sudah memutuskan bahwa pasangan Armando dan Salma adalah kandidat terkuat untuk Juara.


Selesai dengan lagi wajib, kini mereka langsung sambung dengan lagu kedua Rumah Kita dari God Bless, Armando memainkan melodi gitarnya dan Salma mengiring sebagai Rhythm, pecah langsung penonton bertepuk tangan hingga para juri menertibkan mereka.


Melihat antusias penonton, Salma dan Armando makin semangat bahkan suara mereka terdengar makin harmonis, tak ada satupun not yang tertinggal.


" Gila mereka berdua sudah Profesional bermain musik, vokalnya juga hebat, tak ada not yang tertinggal", bisik salah satu juri ", kepada rekannya.


" Gila juga bro, gitarnya mereka tidak murah, kedua gitar itu minimal masing-masing 40 juta", ucap juri yang lain.


Akhirnya selesai sudah mereka selesai dan di sambut tepuk tangan dari penonton, dan yang pasti teluk tangan dari seluruh kakak mereka berdua hingga pelayan mereka.


" Tuan muda dan Nona Muda sungguh hebat, hingga bibi lupa nanti mau masak apa, ucap sang koki dirumah Ranti.


" Terimakasih bibi Koki, terimakasih sudah datang mendukung Salma", uang Salma dengan tulus kepada koki yang setia memasak apapun yang Salma inginkan.


" Bibi koki, bangga punya memiliki majikan yang hebat dan juga baik hati", Balas sang koki.


" Ya sudah mari kita cari makanan yang enak-enak, tadi makanannya kurang menggoyang lidah", ucap Ranti, sambil menggendong adik kesayangannya.


" Terimakasih kak, terimakasih sudah menemani Salma dan kak Armando, Bisik Salma di telinga Ranti.


" Sama-sama sayang, Kami semua bangga dengan kalian berdua", ucap Ranti.


Tiba di mobilnya, mereka pergi untuk mencari makanan, jam 3 sore mereka akan latihan untuk paduan Suara.


" Bro, jika mereka ikut ajang mencari bakat, aku yakin mereka bisa Juara", ucap salah seorang juri.


" Bro, ternyata mereka bukan anak sembarangan, lihat Instagram yang anak gadis itu, bepergian dengan pesawat Pribadi, dan astaga di kursinya ada logo G, jangan bilang itu adalah Gulfstream G 700, yang sempat Viral dan hanya 1 di Asia Tenggara ', sambung para juri lainnya.


" Lihat juga studio mereka, sangat komplit dan lihat lagi ini, sekumpulan orang main musik bersama", ujar mereka.


" Tapi sayang juga mereka tak membuat cover lagu atau bahkan lagu mereka sendiri", sambung juri lainnya.


" Jawaban hanya 1, mereka hanya hobi, dan kayaknya mereka bersaudara, tadi kulihat banyak yang menyambut mereka berdua", lanjut mereka.


Tak terasa lomba Seni Suara untuk Duet sudah selesai, tinggal paduan Suara, Ranti juga sudah selesai latihan dengan tim paduan suara, dan menurut Ranti sudah sangat Baik.


Acara hari ketiga pun di mulai, dan sangat kebetulan, Tim Surabaya mendapat undian nomor 1, dengan berbaris rapi mereka berjalan kearah panggung, Ranti langsung mengambil tempat duduk berhadapan dengan piano, setelah semuanya, Ranti memberi kode kalau sudah siap.


Ranti memainkan piano sungguh apik dan sama seperti kedua adiknya kontrol nadanya sangat sempurna, baik lagi pertama maupun lagi kedua.


Disaat yang bersamaan di sekolah Bintang Timur, pengumuman kelulusan tidak seramai di sekolah lainnya, karena pengumuman kelulusan akan dikirim kerumah masing-masing murid.


Selesai bertanding paduan suara, mereka mencari restoran, Ranti sudah mendapatkan laporan dari aplikasi mata dewa bahwa dia dan Rindu Lulus dengan nilai terbaik.


tepat jam 4 sore acara pengumuman pemenang, kenapa cepat diadakannya pengumuman, karena peserta paduan Suara hanya dari 10 daerah saja.


Dan inilah momen yang di tunggu- tunggu oleh para Tim dari daerah masing-masing maupun dari peserta itu sendiri.


Tanpa membuang banyak waktu, panitia segera mengumumkan Tim yang menjadi juara per kategori dan Juara umum.


Kategori Solo,


Juara 1. Surabaya


Juara 2. Pacitan

__ADS_1


Juara 3. Blitar


Kategori Duet


Juara 1. Surabaya


Juara 2. Trenggalek


Juara 3. Sidoarjo


Kategori Paduan Suara


Juara 1. Surabaya


Juara 2. Malang


Juara 3. Trenggalek.


Tim Surabaya, memecahkan Record sebagai juara umum dan peraih 3 gelar juara, untuk 3 kategori.


Salma dan Armando, kemudian naik ke atas panggung, dan diikuti kontaktor paduan suara, serta Ketua Tim Surabaya.


Panitia penyelenggara memberikan uang, Piala dan Piagam kepada para juara, dan setelah penyerahan hadiah selesai, pihak Panitia meminta kesediaan Salma dan Armando untuk menghibur seluruh peserta yang hadir.


Salma dan Armando tidak keberatan, dan akhirnya mereka berdua mengundang seluruh kakaknya


" Maaf Untuk semua panitia dan para juri serta semua yang hadir disini, ijinkan saya mengajak seluruh kakak saya untuk menghibur kalian semuanya", ucap Salma melalui michropone.


" Silahkan, saat ini acara bebas, silahkan gunakan alat musik yang ada",ucap panitia.


Dengan langkah pasti seluruh kakak beradik itu menaiki panggung dan memegang alat masing-masing.


Ketika Suara Vanya terdengar, para juri telah paham lagu apa yang akan di nyanyikan oleh Salma bersaudara.


Semua yang hadir kembali terpukau, melihat sepasang anak kecil sedang bermain gitar listrik dengan sangat baik, Ranti yang memainkan piano serta Dewi bermain drum, Darel main Bass dan sisanya menjadi vokalis utama, akhirnya jadilah lagu itu seperti asli group band Queen.


" Keluarga hebat, ternyata mereka memang memiliki bakat yang luar biasa", Ucap Ketua Panitia Penyelenggara.


" Pak, mereka bukan Keluarga sembarangan, mereka adalah pemilik dari sekolah terbesar Bintang Timur, dan sponsor utama acara ini adalah salah satu Perusahaan mereka, ucap seseorang,yang ternyata adalah Asisten Boni.


" Astaga, ternyata mereka orang kuat di Jawa Timur", sahut ketua panitia penyelenggara.


Setelah selesai memainkan Bohemian Rhapsody, mereka semua bergegas turun dari Panggung.


Beres semua urusan lomba, akhirnya Ranti bergegas pulang, karena terlihat Salma dan Armando sudah sangat Lelah, uang kemenangan Salma dan Armando di berikan kepada para peserta dari Surabaya yang kurang mampu.


Iring-iringan mobil Mereka membelah jalan dari Trenggalek menuju Surabaya dan melewati tol Kertosono.


Ranti menunda hari Sabtu untuk acara kelulusan, yang seharusnya di adakan hari ini.


Tepat sekitar jam 10 malam akhirnya mereka tiba di rumah, Pelayan yang menyambut mereka bertepuk tangan bahagia, melihat kedua majikan kecil mereka berhasil juara 1.


" Tuan Muda Armando dan Nona Muda Salma sangat hebat, sini bibi mau letakkan di lemari Piala, Ucap Marmi si Pelayan.


" Aunty Salma dan uncle Armando, Ketty bangga punya Aunty dan uncle yang semuanya hebat', bangga Ketty.


" Terimakasih keponakan cantik Aunty, pasti nanti Ketty juga bisa seperti kami,', sahut Salma.


" Bu Likha apa semua persiapan untuk besok sudah di siapkan semuanya tanya Ranti.


" Sudah Nona Muda, tenda juga sudah didirikan, takutnya nanti hujan jadi kami pesan tukang tenda dan sekalian kursi.


" Terimakasih Bu Likha, istirahatlah, besok kita semua pasti akan repot dan pastinya akan capek", ucap Ranti.


Mereka semua masuk kamar masing-masing dan membersihkan diri, mereka kembali keruang TV dan masih mengobrol, mereka membuat minuman sendiri, dan Soal cemilan mereka tinggal ambil dari cincin mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2