SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Kesabaran


__ADS_3

" Dan khusus buat anda Pak Ketua Yayasan, tolong lebih tegas lagi, brand image sekolah kita adalah persamaan hak dan derajat, tolong pastikan anak kakak saya mendapat tempat di TK, keponakan saya sudah pintar membaca dan menulis, sekarang dia di rumah sedang belajar matematika, tapi baru hafal kalian 1 sampai 10", Ranti


" Kenapa tidak langsung masuk SD saja?" ujar Ketua Yayasan.


" Umurnya baru 4 tahun, jadi biarkan saja dia berproses normal", jawab Ranti singkat.


Selesai dari Kantor yayasan, Ranti menuju ke DAMKAR Supermarket, dia ingin melihat lahan yang masih tersisa.


Sementara di kantor RPS Multidana Finance, Dewi dan Ketty sedang berada di lobby kantor, suasana hati Ketty langsung kembali bahagia.


" Tante - Tante dan Om - Om, hari ini Ketty sudah daftar sekolah TK, jadi nanti Ketty baru kesini saat pulang sekolah", ujarnya dengan polos.


" Wah selamat ya cantik, Tante bahagia mendengarnya, akhirnya Nona kecil kami sudah akan sekolah", ujar para karyawan sambil memberikan jempol.


" Terimakasih ya Tante dan Om, nanti pas hari pertama Ketty masuk sekolah, nanti Ketty traktir semuanya makan Siang, sebagai ucapan syukur", ucap Ketty.


" Oke Nona kecil, Tante dengan senang hati akan menghabiskan makanannya", jawab seorang karyawan.


" Baiklah, Ketty dan Bunda ke atas dulu ya, nanti malam Ketty sama Aunty semuanya mau ke pesta, jadi Ketty mau bobo dulu, da.. da.. semuanya", ujar Ketty bahagia.


Sampai di ruangannya, Dewi di beritahukan bahwa di Ruang Rapat ada suami istri yang menunggu.


Ketika Dewi melihat di ruang rapat ada wanita sombong itu, emosinya langsung naik, tapi Clara memenangkannya.


" Sabar Nona Muda, dengarkan saja dulu apa yang akan mereka katakan", ucap Clara.


" Kamu temani saya, tolong kasih tau Irene kalau kamu sedang menemani saya", Perintah Dewi.


Dewi dan Clara memasuki ruang rapat dan duduk di kursi biasa tempat dia duduk jika ada rapat.


" Selamat siang Nona Muda, Perkenalkan nama saya Anggiat Sutanto dan ini istri saya Mita Sutanto, tadi pagi sudah bertemu dengan Anda.


" Saya Dewi Listyo dan ini Putri saya Ketty Angelina, ada apa kalian kemari, apa masih mau menghina saya dan Putri saya, kalian tenang saja, Putri saya sudah aku daftarkan di sekolah lain, agar tidak mengganggu kenyamanan putra anda, dan kalian para orang kaya tidak perlu bercampur dengan kami orang miskin", ujar Dewi.


" Maafkan saya Nona Muda, saya lalai mendidik istri saya, kami kesini memohon maaf atas kejadian tadi pagi", ujar Anggiat


" Oh minta maaf, bukannya kalau orang kaya bebas menghina orang, jadi tak perlu minta maaf, saya sadar saya orang miskin, jadi saya daftar di sekolah biasa saja karena saya tau diri, saya mengikuti saran istri bapak yang baik hati",ujar Dewi.


" Kami mengaku salah tidak mengenal anda", ujar Mita Sutanto.


" jadi kalau seandainya ibu mengenal saya maka ibu tidak akan menghina saya, lalu bagaimana dengan yang lain, karena saya pikir, ibu sudah banyak menghina orang", tegas Dewi.


" Tolong maafkan kami Nona Muda, apapun yang anda mau kami bersedia memberikannya",ujar Mita.


" Saya bukan tipe menyelesaikan sesuatu dengan uang, atau hadiah serta apapun, biar saya miskin tapi saya punya harga diri, jadi saya butuh pemberian dari kalian", Ujar Dewi.


" Tolong silahkan keluar dari kantor ini, Putri saya tidak terbiasa bergaul dengan orang super kaya seperti kalian, terimakasih sudah sudah memberi saran yang bagus, makanya saya ikuti", ujar Dewi dan langsung berdiri hendak meninggalkan ruangan rapat.


" Nona Muda, tolong Maafkan saya, anda boleh menghukum saya, tapi tolong jangan batalkan kerjasama proyek di Mega Proyek Kota Terpadu dan Treasure Island, saya yang salah, kasihanilah suami saya", ujar Mita Sutanto berlutut memohon belas kasihan untuk suaminya.


" Bunga, maafkan saja Tante itu, tapi Ketty tidak ingin bertemu dengan Tante itu lagi, kembalikan saja kontrak mereka", ujar Ketty.


" Kalian lihat, anak umur 4 tahun saja tau apa arti memaafkan bahkan masalah kontrak, kalau saya mau sombong, harta anak saya dengan milik keluarga kalian belum tentu harta anak saya kalah dari, apalagi harta ku, saya memang seperti berpakaian, biarpun merek lokal tapi nyaman buat saya, dan maaf kalau hanya Pakaian merek Gucci, saya juga punya, saya beli di Perancis.


Kalau hanya mau pamer, saya bisa tiap hari bawa mobil Rolls-Royce Phantom Extended milik saya, Aston Martin Vanquish, atau kalau saya beli 10 mobil sport sekaligus, uang saya tidak akan habis, tapi untuk apa itu semua, apa kesombongan kamu bisa mendapatkan uang yang banyak atau teman yang banyak", nasehat Dewi.

__ADS_1


" pulanglah dan bertobatlah, kesombongan sejatinya hanya akan menjadi kuburan buat kamu", ujar Dewi.


" Dan kamu Anggiat, teruskan saja pekerjaan kamu, tolong jangan kecewakan kesempatan yang di berikan Putriku", ujar Dewi.


" Halo Pak Pribadi, lanjutkan saja kerjasama dengan keluarga Sutanto dan evaluasi kinerja mereka tiap bulan, jika ada kesalahan, eksekusi saja langsung, Putriku sudah memaafkan mereka ",ujar Dewi.


" Baik Nona Muda", ujar Pak Pribadi.


" Terimakasih Nona Muda, ujar Anggiat.


" Jangan berterimakasih kepada saya, putriku yang berbesar hati memaafkan kalian", ujar Dewi.


" Nona Ketty, terimakasih banyak atas kebaikan hatinya", ucap Anggiat.


" Nona Ketty maafkan Tante ya, Tante janji akan berubah, dan terimakasih sudah memberikan kesempatan buat suami Tante", ujar Mita Sutanto.


" Ya, sama-sama ", ujar Ketty singkat.


" Ayo Bunda, kata Aunty Ranti, Ketty harus Bobo siang biar nanti malam di pesta tidak ngantuk", uang Ketty.


" Ya sudah kalian pergilah, Putri saya mau istirahat, dia tidak mau mengecewakan Aunty nya",ujar Dewi.


Kedua suami istri itu berdiri dan meninggalkan ruang rapat, sementara Ketty, Dewi dan Clara, juga pergi ke ruangan Dewi.


Ketty langsung masuk kamar dan berganti piyama dan langsung berbaring di kasurnya.


Ketty memang sangat mengidolakan Ranti dan Salma, dia sangat taat kepada mereka berdua, buka berarti yang lainnya dia tidak suka, tapi karena Ranti lebih sering bermain dengannya.


Kecerdasan Ketty dalam memahami bahasa orang dewasa sangat Bagus, makanya dia sangat pintar, apapun yang di suruh Salma dan Ranti pasti dia akan kerjakan walau Salma dan Ranti tidak ada.


Kini waktu sudah menunjukkan pukul 6 Sore, Ranti dan saudara-saudaranya sudah bersiap-siap untuk berangkat ke acara resepsi pernikahan salah satu karyawan Ranti di RPS Group Company.


Dengan mengendarai Alphard, mereka berangkat menuju tempat acara di laksanakan.


Tiba di parkiran gedung, ternyata sudah banyak yang hadir, terdapat banyak karyawan Ranti yang hadir, termasuk Sabrina dan Santina serta Sandrina juga ikut.


Kehadiran Ranti dan saudara-saudaranya menjadi sorotan karena gaya pakaian mereka dengan warna senada, serta perhiasan yang gunakan mereka, banyak yang tidak percaya dengan perhiasan yang mereka pakai itu adalah Berlian langka, ditambah lagi design nya sama semua jika hanya melihat sekilas.


" Hei Friska, kok kamu bisa disini, siapa orang bodoh itu yang membawa undangan ke kamu", ujar seorang Pria seumuran dengan Friska.


" Oh jadi tuan pesta ini adalah paman kamu", ujar Friska.


" Ya ialah, itu artinya saya juga termasuk tuan pesta disini", Ujar laki-laki itu.


" Kamu dan saudaramu si Mercy menyewa dimana baju dan perhiasan itu, dan habis uang berapa, jangan - jangan kamu jual mobil kreditan kamu ya", ejek pria itu.


" Hahahaha, apa aku ada tampang tukang kredit, sembarangan kamu bicara, maaf ya jadi laki-laki itu harus jaga mulut, jangan jadi laki-laki mulut comberan", sengit Friska.


" Dasar orang kampung miskin yang tidak tahu berbicara dengan siapa, asal kamu tahu ya, acara ini khusus orang - orang seperti kami", lanjut laki-laki itu mengejek Friska.


Belum selesai dengan laki-laki sombong itu, kini dua orang wanita juga datang


" Waduh Bert, kenapa di acara seperti ini ada orang seperti ini",ujar salah satu dari kedua wanita itu.


" Aduh mana bajunya saja beli bahan dan pesan ke tukang jahit pinggir jalan, dan ini perhiasan imitasi produk market place", ejek mereka.

__ADS_1


" Dasar orang sok kaya, dan juga bodoh ", batin Friska.


" Friska, kamu jangan minum, minuman mahal ini, ini yang cocok untukmu, air mineral", ujar seorang gadis.


Ya mereka teman sekampus Friska dan Mercy, mereka selalu mengejek Mercy dan Friska karena jarang ke kantin karena selalu bawa bekal saat kuliah pagi, ditambah lagi Friska dan Mercy hanya menggunakan celana jeans atau Cargo dengan kaos oblong atau kaos model Polo, yang juga polos.


Mereka tidak tahu jika pakaian mercy dan Friska adalah barang branded dengan model sederhana, juga penampilan mereka berdua tak pernah menggunakan dress saat ke kampus, jadinya banyak yang berpikir kalau Mercy dan Friska adalah mahasiswi dari keluarga biasa saja atau paling keluarga menengah.


" Apa kalian sudah puas menghina saya, dan kamu Bert, hidup kamu saja hanya mengandalkan paman kamu yang membantu perusahaan ayahmu agar dapat kredit dari Modal kerja 30 milyar dari Perusahaan milik kami, dan juga kami bantu perusahaan kalian di proyek milik kami, dan maaf, setelah pinjaman ayahmu selesai, saya pastikan tidak akan ada lagi pinjaman berikutnya dan proyek pembangunan Rusun di kota Baru akan ada Lelang, dan di daftar perusahaan yang ikut lelang adalah perusahaan orang tua kamu, pegang kata - kata saya sebelum kamu sekeluarga berlutut di kakiku, tidak akan ada pinjaman dan proyek dari kami.


Ingat baik-baik, ayahmu sudah mengajukan pinjaman modal kembali, dan perusahaan kalian sudah kehabisan modal untuk bayar utang lama ke bank, jadi katakan kepada ayahmu cari Bank besar yang mau memberikan kalian utang, sedangkan proyek tidak ada", ujar Friska.


" Dan untuk kalian berdua, saya pastikan butik kalian besok siang akan cari tempat yang baru, baik di Mall Galaxy maupun di Pakuwon.


" Begitu juga dengan konveksi kalian, yang memproduksi seragam sekolah bintang timur, akhir tahun pasti di putus kontrak, karena memang kualitasnya tidak baik, jadi ya kita lihat nanti siapa yang miskin saya tau kalian, dasar orang Sombong dengan modal uang Orangtua", ejek Friska.


" Ah sudahlah menanggapi kalian buat perutku terasa mulas", ejek Friska.


" Hei buktikan kalau kamu orang kaya, ucap seorang gadis.


" Buat apa aku menunjukkan hartaku pada kalian, harta kalian bertiga kalau di gabung belum tentu mengalahkan uangku, harta orang tua kalian saja tidak sampai 30 triliun, itu belum cukup banyak dengan pendapatan pribadi saya pertahunnya, apalagi kalian bertiga yang tabungannya perorang tidak sampai 2 milyar saja sudah belagu", ejek Friska dan langsung beranjak dari tempat itu.


" Hei jadi kamu menantang saya, kalau kamu orang kaya, besok bawa mobil paling mahal yang kalian punya, bilang sama Mercy", ujar mereka.


" Hahahaha, buat apa pamer, tapi gak apa-apa, sebutkan apa mobilmu dan buktikan besok dengan BPKB nya, bagaimana?" tantang Friska.


" Sekarang mari kita adu kartu ATM dan kartu kredit kalau kamu berani", ujar Bert.


" Silahkan saja keluarkan Kartumu, ucap Friska.


Bert, langsung mengambil kartu Platinum keluaran Mandiri dan BCA, dikuti kedua gadis sombong, dengan mengeluarkan kartu Hitam BCA dan Mandiri, sedangkan kartu kredit menggunakan Citibank, itupun kartu tambahan dari orang tua mereka.


Friska membalas dengan mengeluarkan Kartu Mandiri prioritas, mandiri privat, mandiri world elite dan kartu Hitam BCA, Friska tidak mengeluarkan Black Card Centurion dan ATM Bank of China serta BNP Paribas, belum kartu dari BRI dan BNI.


Seketika mata kedua gadis itu melotot, apalagi kartu-kartu itu menggunakan nama Friska.


Rangkaian acara terus berlangsung, Ranti mencari Friska tapi tidak kelihatan, padahal hanya bilang mau ke toilet, langsung saja dia memindai seluruh ruangan itu dan dia menemukan Friska lagi ngobrol, jadi dia membiarkan saja.


" Bert, apa kamu percaya dengan kartu-kartu yang di perlihatkan Friska, tanya kedua Gadis itu.


" Hanya orang bodoh yang percaya kalau kartu itu asl, asal kalian tau saja Kartu- kartu itu adalah kartu tertinggi di Mandiri, apalagi Mandiri World Elite, itu adalah kartu tertinggi yang bekerjasama dengan Master card black card, jadi bisa di pastikan itu Palsu", ujar Bert.


" Sudah puas menuduh kartu saya Palsu", tanya Friska.


" Kasian banget sangking kepingin terlihat kaya, sengaja mencetak Kartu ATM versi tertinggi, mengkhayal itu jangan tanggung- tanggung, handphone saja masih pakai iPhone 13 Pro Max, kalau memang orang kaya pasti sekarang sudah mengganti dengan iPhone 14 Promax varian tertinggi memory 512 GB, lihatlah kami iPhone 14 Promax varian 256 GB, kamu nabung dulu 2 tahun baru bisa beli, atau tunggu saja bekas dari kami", ejek mereka.


Sangking kesalnya, Friska mengeluarkan iPhone 14 Promax varian 1 terabyte, tetapi malah di tuduh iPhone KW.


" Hei Friska jangan lupa besok bawa mobil termahal kamu, jika benar kamu orang kaya, ujar kedua gadis itu


" Hahahaha, baiklah, tapi bagaimana jika mobil saya lebih mahal dan langka di Indonesia", tanya Friska.


" Jika aku kalah aku akan traktir teman sekelas semua, tapi tidak denganmu dan juga Mercy", ujar mereka bertiga kompak.


" Baiklah, kalau aku yang kalah, aku juga akan traktir teman-teman sekelas, kecuali kalian bertiga", ucap Friska tak kalah sengit

__ADS_1


__ADS_2