SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Pelajaran buat orang sombong


__ADS_3

Bosan Ranti berkeliling Mall namun semua kakaknya dan 2 adiknya belum selesai nonton bioskop, akhirnya Ranti ke restoran lagi dan memesan makanan kecil dan minuman.


Sementara memilih tempat duduk tiba-tiba notifikasi aplikasi Mata Dewa berbunyi, ternyata tanda bahwa Ranti akan terkena minuman panas, dia bergeser dan pelanggan yang membawa minumannya sendiri terpeleset, karena malu pelanggan itu menyalahkan Ranti


" Hey kamu punya tidak kalau jalan, bentaknya kepada Ranti


" Memangnya aku menyentuh kamu, tanya Ranti


" Kalau bukan kamu terus setan yang membuat ku terjatuh, kata pelanggan itu sengit


" Sorry ya, kamu yang jalan tidak hati-hati dan jatuh, lantas mau salahkan saya, balas Ranti


Para pelanggan yang melihat adu mulut itu hanya diam, apalagi banyak yang tau siapa pelanggan pria yang jatuh itu.


Ranti berjalan dengan santai dan tak peduli dengan orang jatuh itu, namun pria itu makin emosi dan melempar Ranti dengan gelas, namun sayang notifikasi lebih cepat dari gelas, Ranti menghindar dan tetap cuek


Pria itu makin tambah emosi dan melempar nampannya ke arah Ranti, namun lagi-lagi Ranti menghindar, dan berjalan ke arah kasir.


" Kak, saya mau bayar yang sudah saya pesan tadi, ucap Ranti


Pria itu mengejar Ranti di kasir dan hendak menendangnya namun Ranti tetap menghindar


Setelah semua upaya si pria itu lakukan tidak berhasil, akhirnya dia mengambil air bekas cuci tangan orang, dan melempar lagi ke Ranti, tapi tetap Ranti menghindar dan tetap diam.


Ranti keluar dari restoran, sambil membawa minuman nya dan duduk di bangku yang ada di koridor, sambil melihat ke arah laki-laki itu.


Ranti meretas CCTV di restoran dan mempublikasikan ke medsos semua kejadian yang terjadi, Ranti memblur wajah nya, agar tidak di kenali orang, namun pria itu di biarkan.


Pemilik restoran meminta ganti rugi ke pria itu namun di bentak oleh pria emosian itu.


Ranti mengambil rekaman video itu dan langsung menyebarkan ke medsos lagi, dan apa yang terjadi, pria itu kini mulai viral.


Ada yang mengenal latar belakang pria itu, ternyata dia anak seorang konglomerat di Indonesia dan sedang jalan-jalan di Surabaya.


Langsung ramai di media sosial, YouTube, tik tok, Facebook dan Instagram


Ini namanya hukuman secara sosial, biarkan orang lain yang menilai, ternyata Ranti sudah tahu kalau pria itu adalah anak konglomerat, jadi dia cuek saja dan memilih mempermalukannya kembali.


Dalam waktu singkat, restoran itu juga terkenal, pengunjung Mall Pakuwon langsung mencari restoran itu, sementara Ranti masih duduk diam melihat situasi.


Ranti membantu restoran dengan menelpon Polisi.


Ranti melihat pria itu ingin pergi, maka Ranti mengontrol semua orang disitu agar menahannya.


" Anda harus bayar ganti rugi ke restoran ini, kata orang-orang itu


Puluhan handphone sengaja membuat Siaran langsung.


Tak lama, handphone si pria itu berdering


" Anak kurang ajar apa yang sudah kamu lakukan disana ha, tanya orang ditelpon dengan emosi


" Aku tidak melakukan apa-apa pah, kata pria emosian itu kepada penelpon yang ternyata ayahnya


" Buka media sosial dan lihat perbuatan mu, seluruh teman papa dan mama kamu sibuk menelepon dari tadi gara-gara video kamu itu, bentak papanya


" Wanita itu yang salah, dan video itu editan untuk merusak nama baik keluarga kita, jawabnya berkelit


" Papa, tidak mau tau, sekarang minta rekaman CCTV itu dan cari wanita yang kamu lempar itu, suruh dia buat keterangan bahwa ini hanya akting kalian, katanya


" Baik pah, tapi restoran minta ganti rugi 250 juta, jawab pria itu


" Bilang ke mereka kalau mereka menuntut, suruh mereka luar dari mall Pakuwon sekarang juga, kata ayah dari pria itu.


Pria itu mendatangi Pemilik restoran dan menekannya, akhirnya Pemilik restoran hanya bisa pasrah dan juga memberikan rekaman cctv kepada pria itu.


" Makanya jangan memaksa saya bertindak lebih jauh, ejek pria itu


" Maafkan kami Tuan, kata pemilik restoran itu, walau dengan hati tidak ikhlas.


Tim dari keluarga konglomerat itu berusaha menghapus video itu tapi sayang tak ada yang mampu, semakin mereka menghapus repost-repost tentang video itu, semakin aplikasi Mata Dewa memborbardir media sosial dengan video-video itu yang tidak bisa terhapus atau di blok.


Aplikasi Mata Dewa, retas handphone pria itu dan orang yang menelpon barusan, perintah Ranti.


Dengan sigap, aplikasi Mata Dewa langsung meretas dan menghubungkan ke tablet Ranti dan langsung di ambil alih oleh Ranti.


Ranti pindah tempat duduk dan menggunakan headset bluetooth dan mulai mengobrak abrik handphone pria itu,


" Rose tolong buatkan bank virtual yang tidak bisa di deteksi, perintah Ranti


* Baik Tuan, 5 menit dari sekarang, kata Rose


Ranti melihat pria itu sudah keluar dari Mall, namun dia membiarkan nya.


" Sudah beres Tuan, transaksi apapun tidak akan terlacak, kata Rose


" Terimakasih Rose "


Ranti meretas M-banking pria itu dan mentransfer uang ke rekening virtual, hingga rekening laki-laki itu kosong, dan bukan hanya satu rekening melainkan ada 3 rekening, total hampir 100 milyar.


" Wow ternyata kaya juga orang ini, gumam Ranti.


" Rose tolong cairkan uang 300 juta dari bank virtual, kata Ranti

__ADS_1


* Silahkan ambil tuan sudah berada di tas Anda.


" Terimakasih Rose"


Ranti kemudian berjalan ke restoran dan menuju ke kasir untuk menanyakan pemilik restoran berada dimana.


" Maaf kak atas kekacauan nya, boleh saya ketemu dengan pemilik restoran


" Sebentar Nona", kata kasir dan menghubungi pemilik restoran


Pemilik restoran menuju ke kasir, dan langsung menyapa Ranti


" Maaf Nona kalau boleh siapa nama Anda, tanya pemilik restoran


" Nama saya tidak penting, tapi saya wanita yang di lempari oleh pria sombong tadi, dan ini tolong di terima, biar saya saja yang mengganti rugi semuanya, kata Ranti dan langsung pergi.


" Maaf Nona, ini terlalu banyak, kata pemilik restoran


" Tidak apa-apa, ambil saja kata Ranti dan terus beranjak.


Si pria yang sudah pergi itu, belum menyadari jika dia Sekarang sudah tidak punya uang, Dia mampir ke salah satu Restoran terbaik di Surabaya dan makan sepuasnya, saat dia sudah selesai makan, dengan angkuhnya dia memanggil pelayan


" Heh, kamu pelayan bawa tagihan saya kesini, kata dia


" Baik Tuan, kata pelayan itu dan langsung ke kasir meminta tagihan makanan si pria itu


" Ini Tuan, total semuanya 2,4 juta, kata pelayan itu sambil memberikan tagihan nya.


Dia berdiri dan beranjak ke kasir seta mengeluarkan Kartu Debitnya, tapi sayang, kartunya di tolak mesin EDC, begitu juga Kartu kedua dan ketiga, dan terakhir mau tidak mau dia mengeluarkan Kartu Kredit, Ditolak lagi.


" maaf pak, kami sebaiknya anda geser dulu, kami sudah capek antri mau bayar, kata tamu yang lain


" Lain kali cek dulu kartunya ada isi atau tidak, dan kalau pakai kartu kredit, bayar dulu hutangnya, kata tamu yang lain lagi


" Kalian belum siapa saya, kata laki-laki itu dengan masih belagak


" Kami tau, kamu anak orang kaya, tapi sayang, orang tua kamu belum memberikan uang jajan ke kamu, sekarang kamu itu miskin hahahaha, para tamu sudah mulai mengejek nya


" Dia yang tadi buat onar di Pakuwon Mall, ucap seorang ibu-ibu sambil melihat handphone nya.


Hahahaha, para tamu semua nya tergelak tawa hahahaha


" Mohon maaf semua kartu anda di tolak, jadi tolong bayar dengan uang cash saja, kata kasir itu.


Nasib sial, dompetnya hanya ada 1,5 juta


" sebentar mba saya telpon mama saya dulu, kata laki-laki itu


" Silahkan kamu akan menunggu, kata kasir dengan sopan, namun tangannya memberi kode security agar mengawasi laki-laki itu.


Dia memegang tangan Salma, dan bertanya


" Salma, apa masih takut, tanya Ranti


" Sedikit Kak, jawanya


" Mereka semua sudah di tangkap Polisi, jadi Salma dan Armando tidak akan di ganggu mereka lagi, kata Ranti


" Benarkah, tanya Salma


" Kapan kakak bohong sama kalian berdua, tegas Ranti


" Terimakasih Kak, tadi Salma dan kak Armando kepikiran kakak di bawa om Soni botak, kata Salma


" terimakasih sayang, sudah kuatir dengan kakak, balas Ranti


" Hari Kamis nanti kakak ada surprise buat kalian berdua, kata Ranti


" Apa itu Kak, penasaran mereka


" Rahasia nanti kalian juga akan tahu, jadi sabar ya, jawab Ranti


" baiklah, jawab mereka berdua


" Apa semua anak-anak di penampungan baik sama kalian, pancing Ranti


" Tidak semua, ada yang suka menjahili aku jawab Salma


" Laki-laki atau perempuan, tanya Ranti


" Perempuan di sudah besar, dia gak suka aku dekat dengan Kak Armando, jawab Salma polos


" Itu namanya dia cemburu ke Salma, ucap Ranti


" Sudah, ayo Kakak akan belikan kalian tas untuk sekolah, ajak Ranti


" Kan tas sudah ada, semua perlengkapan sekolah sudah ada kak, jawab mereka berdua.


" Ia, ini buat cadangan, jika nanti tiba-tiba tas kalian putus atau robek, kata Ranti.


" Baiklah, kita ikut kakak saja, kata mereka berdua


" Sepatu sekolah ada berapa pasang yang sudah ada dirumah, tanya Ranti

__ADS_1


" Kami masing-masing 3 pasang, warna hitam 2, warna putih satu, kata mereka


" Kita beli lagi 1 pasang warna hitam dan 2 warna putih, kata Ranti, sambil menggigit tangan mereka dan pergi ke toko sepatu


Mereka bertiga masuk ke toko sepatu, merk Nike dan berkeliling.


Kembalikan ke restoran..


Setelah menelpon mamanya, pria langsung mendapatkan notifikasi bahwa sudah ada transfer dari mamanya.


" Maaf Nona, saya mau bayar tagihan saya tadi, ini kartu nya, kata laki-laki itu


" Baik Tuan, jawab kasir sambil menggesek kartu laki-laki itu dan kali ini berhasil, terimakasih Tuan


Laki-laki itu keluar dari restoran fan masuk mobilnya, didalam mobil dia mengecek laporan transaksi rekeningnya, dia menemukan bahwa hari ini telah mentransfer semua uangnya ke rekening virtual atas namanya sendiri.


Betapa kagetnya dia, dia tidak pernah membuat rekening di bank virtual, akhirnya dia memilih mencoba mengakses bank virtual itu, tapi dia sendiri tidak bisa masuk.


" Achhh, sial, siapa yang melakukan ini, uang tabunganku habis dalam sekejap, monolognya


Tanpa dia sadari, aplikasi Mata Dewa masih terus memantaunya.


Kita biarkan saja dulu laki-laki sombong itu..


Kita ke posisi Ranti


Didalam Toko itu, Ranti dan kedua adiknya, masih memilih dan memilih, belum ada yang mereka minat.


" Kak Armando, aku mau yang itu, kata Salma yang tertarik dengan model Nike yang berada di dalam lemari kaca dan kebetulan sepatu itu hanya 2 pasang untuk laki-laki dan perempuan, memanggil Armando.


Ranti yang sementara mencoba sepatu juga, jadi agak kurang mengawasi Armando dan Salma


" Ada apa Salma, tunjukkan ke kakak mana yang Salma suka, kata Armando


" Yang di dalam kaca itu, aku juga ingin Kakak beli yang itu juga, biar sama, kata Salma, sambil memeluk lengan Armando.


" Ya uda, kakak tanya dulu sama pelayan, jawab Armando


" Kakak pelayan, kalau yang di dalam lemari kaca itu, boleh gak adik saya melihatnya


" Maaf adik kecil, yang di dalam lemari khusus barang-barang terbatas, kata pelayan itu meremehkan dua bocah itu


" apa maksud barang terbatas, tanya Armando


" harganya sepasang 125 juta per pasang, kata pelayan itu, dengan senyum ramah meremehkan.


" Kakak aku mau yang itu, rengek Salma


" Ia sebentar, kita cari kak Ranti dulu, kata Armando.


" Bikin orang repot, Kemana orangtua anak- anak itu, kata pelayan ngedumel


Armando dan Salma, mencari Ranti yang asik mencoba beberapa pasang sepatu, dia terkejut melihat muka Salma yang cemberut


" Hey cantik, kenapa cemberut, apa tidak ada yang kamu inginkan, tanya Ranti sambil menghibur Salma


" Adik pengen sepatu yang di dalam lemari kaca, dia ingin lihat tapi tidak ijinkan pelayan, karena harganya 125 juta, kata Armando


" Seperti apa modelnya, ayo tunjukkan ke kakak, kata Ranti, agak tidak terima omongan pelayan ke adiknya.


" Yang itu Kak, Salma ingin ke dua pasang sepatu itu, dia ingin aku dan dia punya sepatu modelnya sama, kata Armando


" Benar begitu Salma, apa Salma juga ingin kak Armando punya model yang sama denganmu, tegas Ranti


" Kita cari di toko lain saja, kata Salma


" Kenapa sayang, kasih tau Kakak ada apa, tanya Ranti


" Pelayan itu tidak mengijinkan Salma melihatnya, dia hanya bilang sepatunya mahal, kata Salma


" Nona, apa yang kamu katakan ke adik-adik saya, tanya Ranti ke pelayan


" Saya bilang sepatu ini harganya 125 juta, itu saja jawab pelayan itu


" Adik saya ingin melihatnya dan apa maksudnya kamu bilang harganya 125 juta, apa kamu pikir saya atau adik saya tidak mampu membelinya, tanya Ranti


" Memangnya kalian mampu membelinya, kata pelayan itu dengan lantang.


" Saya kasih kamu kesempatan untuk mengambil 2 pasang sepatu itu sekarang dan ku maafkan kamu, kata Ranti.


" Maaf tidak bisa, nanti kotor barangnya, kata pelayan itu dan ingin beranjak mengabaikan Ranti


" Apa seperti cara kalian melayani pelanggan, teriak Ranti


" Nona kalau tidak punya uang jangan belagak di toko ini, semua barang disini Kualitas dan harganya tidak seperti di tempat anda belanja, kata pelayan itu, keras kepala.


" Saya kira orang sombong itu hanya ada di orang kaya saja, ternyata kamu, baru jadi pelayan toko saja sudah sombong, ucap Ranti sangat heran.


" Ada apa ini, kenapa bisa ada keributan, Leni jelaskan ada apa, tanya pria paruh baya pemilik toko sepatu itu.


" Tidak ada apa-apa Tuan, mereka ingin melihat-lihat sepatu yang di lemari Kaca, saya tidak ijinkan dan Nona ini tidak senang, jawab Leni si pelayan


" Mohon maaf Nona, sepatu itu edisi terbatas untuk anak-anak, harganya 125 juta per pasang dan hanya ada di toko kami, jadi tidak sembarang orang yang boleh memegangnya kalau hanya sekedar melihat nya, kata pemilik Toko itu

__ADS_1


" Oh oke baiklah, saya akan ingat toko anda, tadinya saya sudah memesan 10 pasang sepatu untuk saya, dan saya lagi menunggu Kakak-kakak saya yang juga mau beli sepatu.


"


__ADS_2