
Menikmati suasana pagi yang cerah, membuat Ranti sendiri merasa damai, banyak warga kota yang menikmati libur bersama keluarga.
Namun tiba-tiba Ranti merasa kasihan melihat Marlon Suryapati, yang kini terlihat hidup dengan sederhana.
Untunglah aplikasi Mata Dewa memberikan notifikasi yang sangat penting,
" Tuan terlihat ada sebuah pulau di datangi sebuah kapal motor dan menghilang selama 2 jam", isi pesan teks Aplikasi Mata Dewa
" Kira-kira kapal itu berasal darimana, balas Ranti
" Indonesia " jawab aplikasi Mata Dewa.
" Kirimkan koordinatnya dan tetap pantau terus", balas Ranti
Ranti sangat yakin kalau orangtuanya berada di pulau itu, tugasku adalah terus menyelidiki pulau itu dan belajar tentang kitab Segel dan Formasi Array.
Ranti yang masih asyik dengan sarapannya, terganggu dengan pengamen, untunglah mereka sopan.
" Nona, boleh minta uang 5 ribu untuk beli gorengan buat kami berdua, ucap pengamen itu.
" Kalau kalian mau makan pesan saja, dan duduk temani saya makan, nanti selesai makan saya kasih kalian uang, bagaimana, tanya Ranti
" Waduh jadi gak enak Nona, kesannya kami preman Nona, salah seorang pengamen itu
" Tenang saja, pesanlah, saya juga masih mau nambah, bubur ayamnya sangat enak, ucap Ranti
" Baik Nona kami pesan sekarang, ucap seorang pengamen jalanan itu.
Kini mereka bertiga asik menikmati bubur ayamnya, murah meriah dan lezat.
" Bagaimana enak tidak, kata Ranti
" Sangat enak, tapi boleh gak kami bungkus 2 lagi, ucap pengamen itu
" Boleh silahkan saja tidak apa-apa, jawab Ranti.
" Terimakasih Nona, sejujurnya ini buat 2 adik kami dirumah, mereka masih SD, jadi tidak baik untuk mengamen, ucap pengamen itu
" Jadi kakak harus bertanggung jawab, saya senang mendengarnya, tapi apa kalian berdua juga masih sekolah, tanya Ranti
" Masih tahun ini kami lulus SMA, kami sekolah di SMA negeri jadi tidak bayar.
" Orang tua kalian kemana, tanya Ranti
" Ayah sudah meninggal, ibu di penjara, karena tuduh mencuri oleh tetangga kami, rumah kami di sita oleh mereka, ibuku juga di penjara oleh mereka, nasib kami orang miskin, ucap pengamen itu.
" Dihukum berapa lama ibu kalian, tanya Ranti
" kata ibu 3 tahun, dan sudah di jalani 2 Tahun, kata pengamen itu.
" Dimana kalian tinggal sekarang, tanya Ranti
" Kami tinggal di rumah kosong, yang di tinggalkan pemiliknya, namun kami sudah di ijinkan warga dan pak RT setempat untuk tempati, tapi jika pemiliknya datang, ya kami pindah, itu saja syaratnya.
" Syukurlah masih ada orang baik yang membantu Kalian, ucap Ranti
" Terimakasih sudah mentraktir kami, dan maaf kalau kami berdua ada salah kata, ucap pengamen itu.
" Jauh gak rumah kalian, tanya Ranti
" itu gerbang kompleks nya, kebetulan kami di rumah paling belakang, kata mereka berdua
" Boleh saya ikut dengan kalian, tanya Ranti
" Silahkan tidak apa-apa, cuma maaf tempatnya kecil, namanya juga punya orang.
" Oh ia, kenalkan nama saya Ranti Putri, panggil saja Ranti, ucapnya memperkenalkan diri
" Kalau kami Amir dan Omar, ujar mereka
Setelah membayar makanan mereka, Ranti mengikuti kedua pengamen itu, ke tempat tinggal mereka.
Setiba di rumah, Ranti melihat 2 orang anak kecil, laki-laki dan perempuan, mereka terlihat asik bermain, di halaman yang cukup luas dan bersih.
Ranti menyapa kedua anak kecil itu dan masuk ke dalam rumah, ternyata mereka orangnya suka dengan kebersihan.
Kedua anak kecil itu langsung mengambil piring dan menikmati bubur ayam yang di belikan Ranti.
" Kalian tiap hari ke taman untuk ngamen, tanya Ranti
__ADS_1
" Tidak juga, dari Rabu hingga malam Minggu dan Minggu Pagi, karena saat itu yang rame.
" Oh gitu, biasanya paling banyak dapat berapa, tanya Ranti
" Kalau mujur bisa 70 ribu semalam, juga kadang dapat bonus makanan, dan kalau malam selesai nagmen kamu bantu-bantu tukang jualan berkemas, jadi pas pulang kami suka kasi makanan, kadang juga uang, ucap Amir.
" Artinya kau makan tidak terlalu sulit ya, ucap Ranti
" Asal mau keluar rumah dan berusaha, itu saja, jawab Amir lagi
" Hebat kamu, ucap Ranti
" Terimakasih pujiannya ", jawab Amir
" Seandainya kamu punya uang 100 juta, apa yang akan kamu lakukan dengan uang itu, tanya Ranti
" Saya ingin, sewa kios yang di depan itu, dan mau jualan gorengan dan mie instan, Amir
" Kios itu sewanya berapa, tanya Ranti
" ukurannya memang kecil, menurut penjual disamping kios itu, sebulan 700 ribu, belum air dan listrik, ucap Amir
" Pemiliknya tinggal dimana, tanya Ranti
" Pas belakang Kios itu rumahnya, jadi air dan listrik ambil dari dia, kata Amir
" Apa kamu niat mau jualan, tanya Ranti
" Kalau ada modal, aku mau jualan, dulu juga aku dan Omar, keliling jualan kue buatan Ibuku, jawab Amir
" Aku kasih kamu tantangan, saya akan berikan kamu uang, untuk modal dan dalam 1 tahun kamu sudah harus berhasil, mempertahankan modal yang ku berikan, maka modal yang ku berikan tidak perlu kamu kembalikan, tapi jika kamu gagal bertahan dalam setahun, maka kamu harus mengembalikan modal yang saya berikan, bagaimanapun ? tanya Ranti
" Oke, aku terima tantangannya, jawab Amir dengan yakin.
" Saya bantu gratis untuk biaya sewa selama setahun, ambil ini 10 juta untuk uang sewa kios, dan sekarang mari kita kita ke Pemilik kios, ajak Ranti
Mereka berdua berangkat menuju ke pemilik kios, untunglah si pemilik berada di rumahnya
Ranti menceritakan maksud kedatangannya, dan si Pemilik mengajak mereka ke kios yang hendak di sewa Amir.
" Jadi berapa sebulan kalau sudah sama air dan listrik, tanya Ranti
" Oke, saya bayar 12 juta, tolong buatkan tanda terima dan dan tuliskan listrik dan air 24 jam, serta materai 10 ribu, ucap Ranti
" Baik nona, tapi tolong di transfer saja, ucap pemilik itu.
tak lama berselang, si pemilik telah kembali ke kios dan membawa surat perjanjian sewa-menyewa dan tanda terima uang.
" Terimakasih Nona, hari ini saya akan bersihkan, besok sudah bisa isi barangnya, ucap Pemilik itu.
" Amir yang akan menggunakannya, untuk usaha gorengan dan warung Mie instan, ucap Ranti
" Oh Oke, tidak apa-apa, moga sukses, kata pemilik itu.
" Amir ini, Cek sebesar 100 juta, besok kamu cairkan di bank mandiri dan langsung buat Rekening, ucap Ranti
" Ini banyak sekali, ucap Amir
" Gunakan dengan baik, kalau kamu punya tekad, pasti uang itu akan sepenuhnya punya kamu, ucap Ranti
" Baik Nona, Terimakasih bantuannya, ucap Amir.
" Ini ambil 5 juta, beli handphone, dan buatlah akun media sosial, serta daftar di go food, grab food dsn aplikasi semacamnya, ucap Ranti
" terimakasih Nona, suatu saat pasti saya akan berhasil, ucap Amir
" Buktikan, ucap Ranti
'" Pasti, kata Amir
" Saya pamit dulu, ucap Ranti dan langsung beranjak.
Sampai di parkiran, ternyata masih banyak mobil disitu, Ranti beranjak dari taman dan melaju ke arah pantai, ke tempat Suryani, Ranti ingin melihat progres persiapan lahan untuk rumah pribadinya dan rumah mewah untuk fi jual di tempat Suryani.
Hanya butuh waktu 40 menit berkendara, Ranti sudah tiba dirumah Suryani.
Dia di sambut oleh kedua orang tua Suryani dan adiknya
" Tumben Nona Muda datang tidak memberi kabar dahulu, ucap ayah Suryani.
__ADS_1
" Tadi ke taman, dan masih malas pulang rumah, jadi kesini, sekalian lihat pekerjaan disini, ucap Ranti
" Semua sudah beres, tinggal pengerasan tanah, bangun jalan serta membuat kavling, kata orang dari Agung Jaya Konstruksi, akhir bulan mereka sudah mulai mengukur dan membuat nomor dan ukuran kavling.
Sedangkan di lahan untuk rumah pribadi Non, awal Maret, lahan sudah siap untuk pembangunan, fan batu-batu yang ada semuanya berada di lahan Nona, untuk ukuran yang sangat besar di letakkan di pinggir yang menghadap laut
" Terimakasih laporannya, ucap Ranti
" Yani gimana kios kamu, apa lancar, tanya Ranti
" Alhamdulilah, sejak pengunjung melihat rumah-rumah warga disini telah di bongkar dan membaca tulisan ada proyek perumahan mewah, jadi makin ramai pengunjung, otomatis dagangan juga lumayan laris, kios saya semuanya penuh di sewa orang lain, ucap Suryani
" Keren, berarti sudah kaya kamu sekarang, goda Ranti
" hehehehe, lumayan, ada 15 kios yang aku sewakan 500 ribu perbulan, 2 Kios aku yang pakai, ucap Suryani
" terus uangnya mana, biar ku lihat saldomu sekarang, tanya Ranti
Suryani, langsung mengecek Saldonya, dan betapa kagetnya dia ada transfer uang sebesar 2,5 milyar dari Ranti
" Astaga, Nona Muda, uang sisa bangun kios dan yang bulan Desember, belum sempat aku pakai, ini sudah ada lagi, ucap Suryani
" Kamu tabung saja, fan beli mobil walau yang sederhana untuk kamu kuliah, biar gak kepanasan apalagi kehujanan, ucap Ranti
" Pengen beli, tapi bingung ke dealer yang mana, ucap Suryani.
" Besok kamu ke Dealer Grace, ini alamatnya dan cari Nona Aluna, bilang kamu teman saya, ucap Ranti
" Baiklah, biar SIM ku bisa berguna, dan Kuliah tidak terhambat, Suryani
" Terus rumah yang kamu beli, siapa yang tinggal disana, tanya Ranti
" Aku sewakan, dan aku ambil rumah satu lagi, tapi kredit, jadi hasil sewa rumah itu, buat bayar cicilan rumah yang aku ambil, itupun rumahnya sudah ku sewakan, ucap Suryani.
" Mumpung masih murah, kamu beli satu lagi yang cash, dan satu lagi kredit, di kompleks tempat kami beli itu, banyak yang cari rumah untuk sewa, ucap Ranti
" berarti dalam tempo 10 tahun aku punya 4 rumah, ucap Suryani
" Benar sekali, kedepannya kamu tidak perlu bergantung pada suami kamu kelak, Jawab Ranti
" hahahaha, benar sekali, aku akan ikut saran Nona Muda, kata Suryani
" Langsung renovasi, seperti rumah pertama yang kami beli itu, ucap Ranti.
" Oke Nona Muda, Ucap Suryani
hari semakin siang, akhirnya Ranti pamit pulang, apalagi Salma dan Armando sudah mencarinya.
Sepeninggal Ranti, Suryani langsung menelpon marketing perumahan, dan mereka buat janji ketemuan.
" Yani, kamu mau beli rumah lagi, tanya ayahnya
" Ia ayah, satu beli cash, dan satu lagi kredit, jadi nantinya 2 cash dan 2 kredit, kata Suryani
" Kamu dapat uang lagi ya, tanya ayahnya
" Ia, nona Ranti mentransfer 2,5 milyar, kata Suryani, dan ayah jangan bohong, tidak mungkin ayah tidak kebagian, selidik Suryani
" Hahahaha, ia ayah juga dapat karena dianggap karyawan, tuan Rendi memberikan 3 Milyar buat ayah, ucapnya
Salah satu keluarga yang berubah nasibnya adalah keluarga Suryani, mereka sekarang memiliki lahan sendiri, punya Rumah di kompleks Perumahan, ada gaji tetap tiap bulan, belum lagi transfer tiba-tiba dari Ranti.
Suryani lebih beruntung, punya tabungan sudah mencapai 5 milyar, tambah lagi 2,5 milyar, pendapatan sewa kios dan tokonya sendiri, cicilan rumah dia tidak membayar nya, karena kedua rumah itu sudah di sewakan,
Kini ayahnya sudah memperkerjakan 3 orang berjualan keliling di pantai, sistem bagi hasil, semua senang fan Semua untung.
Banyak yang iri dengan perubahan keluarga Suryani, namu mereka tidak menanggapi, toh sekarang, di lahan itu yang berkuasa adalah ayah Suryani.
Ranti sudah menjanjikan, ketika Perumahan itu mulai ada penghuni, maka tugas ayah Suryani adalah memstik seluruh tanaman yang berada di kompleks Perumahan adalah tanggung jawab Ayahnya Suryani, kalau keamanan, dari Tim Pak Sumadi.
Semua Proyek dan perusahaan Ranti di jaga oleh Tim Pak Sumadi, dengan adanya Tim Keamanan, para pekerja proyek merasa aman dalam bekerja, tapi bagi yang berniat jahat pasti, tidak segan-segan, Tim Keamanan melaporkan ke polisi.
Tim Keamanan, jika ketahuan melakukan tindakan yang bertentangan dengan SOP, langsung di pecat dan di masukkan ke penjara.
Ranti sangat bangga dengan sikap disiplin dan kejujuran 26 orang yang dia angkat secara langsung, makanya mereka selalu ke cipratan rejeki, saat Ranti lagi bagi-bagi uang, mereka semua tidak berisik ke anggota yang lain.
" Halo Nona Ranti, Ada surat permohonan maaf dari direktur Perusahaan Purnama Multi Food, atas Franky Purnama, ucap Elisabeth
" Biarkan saja, jangan di balas suratnya dalam bentuk apapun, dan kalau dia datang ke Pabrik, jangan di layani, sampai dia benar-benar bertobat baru kita layani, ujar Ranti
__ADS_1
" Baik Nona, terimakasih arahannya, jawab Elisabeth.