
Hasil pembicaraan dengan pak Haris, membantu Ranti untuk lebih mengenal siapa orangtuanya dan bagaiman orangtuanya di celakai oleh pamannya sendiri, bahkan bibinya juga tak luput dari keganasan pamannya.
Jika waktunya tiba maka akan buat keluarga pamanku menjadi debu, dan seluruh hartanya akan ku bagikan ke seluruh Panti asuhan se-Indonesia, batin Ranti.
Selesai berbicara dengan pak Haris, akhirnya mereka berpisah, dan pak Haris memberikan semua dokumen peninggalan ayahnya Ranti, " Nona Muda, tugas saya sudah selesai', kata pak Haris
Pak Haris, tugas Pak sebagai pemimpin perusahaan ayah saya tetap berlaku dan berlanjut, saya masih sekolah, jadi jalankan perusahaan ayah seperti biasa dan ini hadiah dari saya, kata Ranti.
Apa ini Nona, tanya pak Haris
Ini obat Herbal, saya tau paka Haris lagi mengalami kesusahan, karena istri dan dan menantu perempuan pak Haris saat ini sedang sakit. kata Ranti
Bagaimana nona bisa tahu keadaan mereka berdua, Pak Haris heran dan penasaran.
Tak penting bagaimana saya tahu, yang terpenting sekarang asal mereka sembuh dan pak Haris bisa fokus dalam bekerja. Tegas Ranti
Terimakasih Nona, jawab Pak Haris
Semua sudah saya tulis dan efeknya yang menyakitkan, jika mereka merasa kesakitan, berarti pil sedang bekerja. ini ada 4 Pil surgawi dan ini 4 tetes serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh juga 2 Pil kecerdasan. Serum dan pil kecerdasan ini, berikan kepada cucu anda. Ranti menjelaskan kegunaan dan manfaat pil dan Serum yang dia berikan.
Haris menerima nya dengan penuh pengharapan, dia sangat ingin melihat istrinya dan menantunya sehat kembali, kasihan lihat cucu-cucunya yang berubah jadi pendiam sejak kecelakaan 3 tahun lalu, hingga istri dan menantu perempuannya berada di kursi Roda. " terimakasih Nona Muda
Sambil berlutut, pak Haris berterima kasih, namun segera membantunya berdiri.
Jangan berlutut kepada saya, apalagi anda lebih pantas jadi ayah saya. kata-kata Ranti penuh penekanan
semua sudah selesai, pak Haris juga sudah kembali ke hotel, sedangkan Ranti, Randi dan Bella, masih berada di Mall Galaxy.
Mereka duduk di kafetaria dan menikmati kopi, Ranti membuka pembicaraan
Mas Rendi, bersiap- siap lah untuk berangkat nanti malam ke Cirebon. Barusan saya sudah mentransfer untuk biaya perjalanan Mas Rendi.
Bunyi notifikasi handphone Rendi dan ternyata dari Bank, Ranti mentransfer sebesar 20 juta, lagi-lagi Rendi protes karena menurutnya kebanyakan.
Mas Rendi itu uang operasional jadi pegang saja, karena tidak mungkin setiap mas Rendi pergi harus minta uang ke saya. Nanti saya akan buatkan kartu khusus operasional, karena kelak jika mas Rendi menerima Tamu, atau berkunjung kemana tidak ada kendala, saya minta laporan penggunaan dan pengeluaran uang.
Baik Nona saya mengerti. jawab Rendi
Oh ya Bella nanti calon suamimu ini memiliki gaji 2 milyar per tahun, jadi dia nanti jadi suami kaya hehehehe
Rendi terlihat manyun, secara gajinya telah Ranti katakan ke istrinya jadi dia tidak bisa berbohong...
Ranti yang melihat sikap Rendi lalu bertanya, kenapa dengan wajahmu Tuan Rendi...
Rendi menjawab hehehehe tidak apa-apa Nona Bos... sambil geleng-geleng kepala berlagak pusing..
Ranti hanya tertawa hahahaha
Baru sehari jadi sudah jahil sama anak buah... batin Rendi.
jam sudah menunjukkan agak Sore, Ranti mengajak Rendi untuk pulang.
setiba dirumah dia melihat keempat kakaknya sudah pulang sekolah dan mereka semua berada di meja makan,
Dan Ranti mulai berbicara.
Kakakku semuanya, aku dan mas Rendi akan memulai buka perusahaan dan mungkin sekita bulan depan proses pembangunan pabrik yang nanti memproduksi makanan bayi dan ibu hamil.
Bontot apa kamu serius ingin membuat perusahaan dan membangun pabrik, biayanya sangat besar, kata Mercy yang bingung
__ADS_1
Kak Mercy tenang saja, aku punya uang lebih dari yang kakak bayangkan, perusahaan ayahku saat ini menempati urutan ke 4 di Indonesia, belum lagi aset dari keluarga ibuku. Jadi kalian tenang saja.
Tapi dek umurmu masih terbilang sangat mudah, baru 15 tahun dan masih SMA, apakah Ade sanggup menjalankan semuanya,. Friska berkomentar
Kak Friska, mungkin saat ini yang aku butuhkan dari kalian adalah dukungan, namun kedepannya kalianlah yang mengelolanya. Akan aku kirim kalian semua sekolah ke tempat yang terbaik.
Dan khusus untuk kak Darel, karena kakak satu-satunya laki-laki, otomatis tugas dan tanggung jawab kak Darel lebih besar, apalagi memiliki kami yang cantik -cantik hahahaha
Tugas utama kak Darel ke depan adalah menjadi pemimpin seluruh perusahaan yang aku miliki. Dan semuanya akan di berikan kepadaku saat nanti ulang tahun ku ke 18 tahun.
Darel bingung harus jawab apa, tapi para gadis langsung menggodanya, " Kak Darel, harus bekerja keras dan ingat kami ini adik-adik mu, yang butuh Rumah mewah, tas mewah, mobil mewah... pokok serba mewaaaahhh,. hahahaha huk..huk, Ranti tertawa hingga terbatuk-batuk
Darel angkat bicara, jika waktunya tiba kakak akan bekerja di perusahaan kamu Ranti, dan kalian para gadis manja cukup bersantai saja.
Mereka menyerbu Darel dengan mencium pipinya, kak Darel adalah Kakak terganteng dan terbaik di dunia.. ucap mereka berempat.
Sudah sore ayo Nona -nona dan tuan Muda, silahkan mandi, mendengar suara Bu Likha mereka semua tertawa dan menjawab " siap nyonya"
Sore yang bahagia, Bu Likha yang merasa mengurus anaknya sendiri, menambah semangatnya untuk melayani para majikan mudanya.
Lagi asik dengan suasana sorenya Ranti menerima telpon dari pengacara di Cirebon, yang memberitahukan bahwa kasus penipuan sertifikat dalam 3 hari ke depan akan masuk masa sidang, " lanjutkan saja pak Pengacara". jawab Ranti.
Pak pengacara besok tolong hadir di Rumah pak Adam karena besok saya mau melakukan pembayaran Tanah yang diurus pak Adam dan pak Haryo
Baik Nona, Haryo juga sudah mengundang saya untuk hadir sekalian makan siang .
Bagus, kesan yang baik, saya suka. Jawab Ranti.
Ranti memasuki kamar mandi dan membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian.
" Rose untuk tanah di Cirebon, apakah untuk perkebunan atau peternakan "
" kamu memang hebat Rose"
* Terimakasih pujian Tuan*
Ternyata sistem tidak hanya sekedar memberikan aku hadiah agar aku kaya, namun dibalik itu semua hadiah yang di berikan, mengarah pada pengendalian ekonomi yang akan berdampak pada masyarakat.
Kemajuan teknologi membuat produksi akan menjamin stabilitas pemenuhan barang, hingga tidak ada lagi keterlambatan yang akan berdampak pada harga barang.
Terbuai dengan sistem yang ada, Ranti, mendapat kabar dari Rendi bahwa saat ini dia telah berada di kereta tujuan Surabaya - Cirebon.
Setelah dapat kabar tersebut, Ranti memasuki Ruang Dimensi, Dia melihat, dua zona yang ada masih kosong, akhirnya dia berencana untuk membuat kebun teh, kopi dan berbagai jenis rimpang yang nanti bermanfaat untuk berbagai obat Herbal sederhana.
Jika semua nanti terpenuhi berarti aku harus memiliki gudang, untuk penyimpanan hasil panen dan jelas hanya aku tau, begitu pikir Ranti
Besok mumpung masih belum masuk sekolah, ada baiknya aku mencari lahan untuk membuat rumah kaca, rencana Ranti seperti itu.
Waktu menunjukkan jam 20.50 wib, Ranti mulai membuka laptopnya dan mulai melakukan permainan saham, untuk sesi pertama dia melakukan pembelian pada komoditas CPO, dengan modal $ 800.000, Ranti menang $ 200.000,
Pada perdagangan sesi 2, kali ini dia mengambil beberapa slot Tambang, dengan melihat progres kenaikan yang bagus, maka Ranti membeli denga seluruh modalnya $ 1.000.000, pas penutupan sudah jam 2 subuh, dan Ranti *350.000, jadi total dia menang $550.000.
Setelah capek bermain saham akhirnya Ranti tertidur pulas, di alam bawah sadarnya, dia kini tengah berada disebuah pemukiman yang sangat jauh dari kata layak.
Dia mencoba mencari orang yang bisa dia ajak berbicara, tapi seolah-olah mereka takut dengan kehadirannya, mereka menghindarinya, mereka takut terjadi hal-hal yang akan merugikan mereka.
Dalam kebingungannya Ranti, berupaya untuk bisa mendekati mereka dan akhirnya, seorang wanita paruh baya memberanikan diri berbicara,
" Nona anda tidak pantas berada disini", kata wanita itu
__ADS_1
"Kenapa Bu" saya tidak pantas, Ranti menanyakan alasannya.
Karena anda orang kaya, kami takut tidak sengaja menyentuh barang anda dan kami disalahkan!
Kalau masalah itu ibu tenang saja, karena saya bukan seperti mereka yang selalu menyalahkan orang yang menurut mereka miskin.
Mari Bu, "bicaralah", ajak Ranti
apa yang kalian butuhkan disini? katakan saja, jika saya mampu akan saya lakukan, kata Ranti
Maaf nona, kami tidak butuh apa-apa selain tempat tinggal dan pekerjaan yang layak dan anak- anak kami bisa bersekolah.
Baik Bu berikan saya waktu dan saya butuh data semua orang yang berada disini. Saya akan bangun sekolah dan sarana kesehatan.
Dalam penglihatan yang lain Ranti melihat tempat itu di bongkar dan di perbaiki lagi dan terakhir dia melihat mereka semua tertawa dan menikmati, hingga mereka pergi meninggalkan daerah itu...
Ranti menjadi bingung kenapa setelah pemukiman mereka di bangun ulang dan tertata rapi juga berbagai sarana infrastruktur sudah lengkap dan kenapa malah pergi dan terlihat banyak orang yang berbeda datang ke tempat itu...
bingung dengan apa yang terjadi, Ranti kaget dan terbangun, dan oh, hanya mimpi.. tapi apa artinya..
waktu sudah menunjukkan pukul 04.30 WIB, segera Ranti mencuci muka dan berganti pakaian olahraga dia mendengar di lantai bawah ternyata keempat kakaknya sudah bangun, dan mereka seperti biasa ke Taman samping dan mulai latihannya.
Kali ini latihannya sudah lebih baik dari kemarin, walau gerakan lebih sulit, tapi karena mereka sudah melewati tahap awal jadi di tahap 2 ini mereka mulai terbiasa.
Sejam berlalu dan mereka sudah selesai, namun kali ini mereka langsung kekamarnya dan membersihkan diri serta bersiap ke sekolah, kecuali Ranti.
Tak banyak obrolan pagi itu, Ranti juga masih memikirkan mimpinya, hingga keempat kakaknya benda berangkat sekolah, Ranti berujar, Kak Darel tolong tanyakan kalau surat pindah Ade sudah di kirim kan belum oleh Budi Luhur.
Baik dek nanti pas jam istirahat kakak tanyakan kepada kepala sekolah.
Terimakasih, Kakak ganteng
Taksi yang sudah datang lantas mereka berempat berangkat sekolah.
Ranti yang di tinggal, kembali ke kamar dan membuka laptop, dia mencoba mencari informasi tentang anak-anak bibinya, tapi terlihat jelas Ranti sedang mengalami kebuntuan dalam berpikir, mungkin yang biasanya santai, sedangkan saat ini Ranti sedang memulai sesuatu yang besar. ahh....! tunggu agak santai saja baru mulai mencari informasi tentang anak-anak bibinya...
Ranti menghubungi Rendi dan menanyakan apakah dia sudah tiba atau belum, Rendi menjawab belum, nanti kisaran jam 8 kereta tiba.
Ranti juga menghubungi Pak Adam, dia bertanya, Pak Adam siapa yang menjemput Rendi?
Kebetulan Pak Adam sudah bangun, dan menjawab, Niko yang menjemput mas Rendi.
Oh oke Pak Adam, tolong agar segera cari orang untuk membersihkan lahannya dan segera membuat kolam untuk penampungan air, jika butuh alat berat silahkan gunakan saja tolong buat rinciannya dan laporkan ke mas Rendi.
Untuk lokasi di Cirebon, Ranti berniat membangun peternakan sapi yang berkualitas baik dia melihat di YouTube daging-daging yang di buat menu steak, katanya berasal dari Jepang yang terbaik, jika kita bisa memiliki peternakan dengan kualitas sama maka kita tidak perlu impor.
" Rose apakah ada metode beternak sapi yang bisa menghasilkan daging dengan kualitas tinggi '
* ada tuan, sebenarnya caranya sama dengan peternakan sapi biasa, perbedaannya hanya dari perawatan dan asupan makanan serta adanya kontrol rutin terkait kesehatan.*
* intinya kontrol dilakukan mulai dari kebersihan kandang, kebersihan dan kualitas pakan dan pemeriksaan kesehatan berkala.*
" Rose, Apakah tanaman herbal bisa membantu perkembangan sapi agar sehat dan berkualitas."
* Kalau herbal tidak terlalu berpengaruh tuan, tapi anda bisa mencobanya*
" oke Rose CHECK IN"
* Selamat Tuan anda mendapatkan 100 jenis bibit Buah, 100 jenis bibit sayuran dan 100 kg bibit jagung kualitas tinggi.
__ADS_1