
" Ariestya, karena sekarang kita sudah menjadi pasangan kekasih, bagaimana kalau kamu merintis usaha, saya dengar kamu dulu pernah punya warung tenda, mungkin itu lebih menghasilkan daripada disini, bagaimana menurutmu", ucap Elshinta.
" Itu impianku, setelah ada modal aku ingin buka usaha warung makan, sesuai juga dengan hobi dan jurusan sekolahku dulu tata boga.
" Aku punya tabungan, pakailah sebagai modal awal, tolong jangan tersinggung, kan kalau berhasil aku juga yang menikmatinya, kamu orang pertama yang kucintai selain ayah dan ibu angkat ku serta kedua kakak angkatku, jadi jangan sungkan-sungkan, ini juga demi masa depan kita berdua dan Putri kita juga, dan mulai hari ini, anakmu adalah anakku juga, ujar Elshinta sambil memegang kedua pipi Ariestya Bendo.
Ranti bahagia melihat bagiamana besarnya cinta Elshinta pada Ariestya Bendo, yang secara tidak adalah kakak dia juga.
" Kak Ariestya, kak Elshinta, kalian berdua jangan tersinggung, dari awal saya memang ingin kak Ariestya keluar dari disini dan buka usaha, untuk itu saya sudah mempersiapkan modal untuk kak Ariestya membuka Restoran, bukan warung tenda.
" Kak Ariestya, tolong Terima kedua ATM, dan pilihlah tempat yang kosong di seluruh Tunjungan Plaza ini, tentukan tempat yang kak Ariestya mau, saya akan gratiskan buat kakak selama 5 tahun biaya sewa dan keamanan dan kebersihan juga", ucap Ranti.
" Dek itu biaya sewanya lumayan mahal pertahunnya, belum biaya keamanan dan kebersihannya, jika 5 tahun kamu membayar sewa untukku pasti uangmu banyak terkuras",ucap Ariestya.
" Hahahaha, jangan kuatir kak, 2 ATM itu nilainya 25 milyar rupiah, buat modal restoran, itu sudah sangat lebih, apalagi untuk sewa 5 tahun yang paling besar 2 milyar, jadi tenang saja, ucap Ranti dan langsung menelpon Manajer operasional Tunjungan Plaza.
" Halo selamat siang, maaf ini dengan siapa", jawab Manajer operasional, yang belum tahu siapa Ranti.
" Perkenalkan nama saya Ranti Putri, pemilik Pakuwon Group, apa benar anda adalah manajer operasional bernama Ibu Nuraini.
" Maaf Nona Muda, kami hanya mengenal nama dan Foto anda,tapi belum sempat bertemu, dan adakah yang bisa saya bantu? tanya Nuraini.
" Saya sekarang ada di TP 1 lantai 5 gerai Pizza Hut, saya tunggu anda disini sekarang", ucap Ranti dan langsung menutup handphonenya.
" Ranti, ibu Nuraini, Manajer disini, kenapa kamu bisa memanggilnya kesini, ucap Elshinta.
" Apa kalian ada masalah? tanya Ranti.
" Tidak juga, hanya saja kami di suruh pindah ke tempat lain, kata Bu Nuraini tempat ini sudah ada yang mau pakai, padahal kami Disni sudah hampir 9 tahun, ayah angkat saya tidak pernah telat bayar sewa, karyawan kami juga tidak keluyuran saat mereka istirahat, tapi tiba-tiba, saat ayah angkat ingin perpanjang kontrak sewanya, Bu Nuraini menolak nya, kami disuruh pindah ke tempat yang lebih kecil, memang masih di lantai 5 ini juga", ucap Ranti.
" Apa tempat itu sekarang kosong, tanya Ranti.
" Masih kosong, mereka sengaja kosongkan, hingga kontrak sewa kami berakhir 2 bulan dari sekarang",ucap Elshinta.
" Baiklah, bilang sama ayah angkat kak Elshinta, hari Senin silahkan perpanjang kontrak sewanya, jangan kuatir", ucap Ranti dengan tegas.
" Ariestya, restoran apa yang kakak ingin kembangkan, tanya Ranti.
" Kakak kursus membuat steak dan pernah buka warung steak pinggir jalan di Trenggalek", jawab Ariestya.
" Nah kebetulan di lantai 5 ini, bahkan di TP 1, belum ada yang buka restoran Steak, kakak pakai saja kios yang kosong, agar dekat dengan kak Elshinta, nanti saya kasih tempat untuk pengasuh dan bayi kakak disini", ucap Ranti.
Setelah menunggu 15 menit akhirnya Bu Nuraini datang, Bu Nuraini adalah wanita dewasa yang belum menikah, dia datang bersama 2 manajer lainnya, yaitu HRD dan keuangan.
" Selamat siang Bu Nuraini, sapa Elshinta.
" Selamat siang juga Nona Elshinta, maaf saya kesini bukan untuk masalah kontrak sewa, saya kesini mau bertemu dengan orang yang katanya bos kami", ucap Bu Nuraini.
" Maksud Bu Nuraini, pemilik Mall ini, tanya Elshinta, belagak polos.
" Ya, kalau bukan pemilik lalu siapa lagi bos disini selain saya", ketus Bu Nuraini, sambil mengedarkan pandangannya dan melirik foto yang di bawanya.
" Apa ibu yang bernama Nuraini, basa-basi Ranti.
Nuraini melihat orang yang menyapanya dan mencocokkan dengan foto yang dia pegang, langsung mendekat dengan gugup, diikuti 2 manajer lainnya.
" Selamat siang Nona, saya Nuraini, Manajer Operasional, dan Bu Halimah manajer keuangan, serta Pak Kodradi Manajer HRD.
"Halo semuanya, nama saya Ranti Putri mungkin kalian sudah mendengar nama saya, dari kantor pusat, yang saat di pegang oleh Kakak saya Dewi Listyo", ucap Ranti.
" Kami sudah mendengar nya, Direktur Utama sudah memberikan kami data beserta foto anda Nona Muda", ucap Nuraini.
Ucapan Nuraini, sontak membuat Ariestya dan Elshinta terkejut, seakan tak percaya dengan kenyataan bahwa Nuraini menyatakan kalau Ranti adalah Pemilik Mall Tunjungan Plaza.
" Duduklah dulu kalian bertiga dan pesanlah makanan terserah menu apa saja", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, kami sudah makan, kami pesan minum saja", ujar Nuraini.
Elshinta meminta Ariestya untuk memesankan minuman sesuai pesanan ketiga orang itu.
" Bu Nuraini, bagaimana perkembangan TP 1 hingga 6, apakah semuanya lancar, dan ada berapa lagi kios yang belum tersewa, di setiap gedung, Apalagi disini belum ada Direktur yang khusus menangani kompleks sebesar ini", tanya Ranti.
__ADS_1
" Semuanya berjalan lancar, dan untuk kios yang masih kosong di setiap gedung tidak lebih dari 20 kios, hanya saja, para penyewa meminta penundaan kenaikan sewa seandainya kita memutuskan ada kenaikan sewa", ujar Nuraini.
" Ekonomi kita belum pulih benar, jadi jangan ada kenaikan untuk 1 tahun kedepannya, tapi pada akhir tahun depan kita sudah harus menaikkan walau hanya sedikit, dan untuk masalah kenaikan nanti kita bahas lain waktu, bersama seluruh tim manajemen di bawa naungan Pakuwon", ucap Ranti.
" Saya setuju, kita bersyukur selama pandemi, para penyewa masih bertahan, jadi kebijakan Nona Muda, akan menjadi udara segar bagi penyewa", ujar Nuraini.
" Lalu, bagaimana status penyewa yang tidak di ijinkan memperpanjang kontraknya? tanya Ranti to the point.
" Hmmm ... tidak apa-apa Nona Muda, itu hanya salah paham dari pihak kami manajemen saja, dan akan kami perbaiki", ujar Nuraini.
" Oh, kenapa bisa ada kesalahan, padahal kita saja sedang susah mencari penyewa, sekarang ada yang sudah menyewa bertahun-tahun kenapa di tolak saat mau perpanjang, bicaralah maka saya bisa mempertimbangkan hukuman apa yang akan saya berikan kepadamu dan siapa saja yang terlibat dalam kasus ini", tegas Ranti.
" Tidak ada Nona Muda, ini hanya kesalahan dalam pencatatan data kami, ujar Nuraini berbohong.
" Katakan siapa yang menginginkan tempat ini dan kamu sudah setuju, data tidak suka ada pembohong di perusahaan saya, saya kasih kamu kesempatan sekali lagi untuk bicara jujur", tegas Ranti.
" Dia putra orang terkaya di Jawa Timur dan Bali saat ini, dia juga membuka usaha Pizza dengan merek berbeda yang menang juga sudah terkenal, terus sekarang dia menyewa juga TP 6, dari bagian Tunjungan Plaza, tinggal Gedung ini yang belum ada gerainya, dan dia menuntut agar 2 kios ini menjadi miliknya, kami manajemen menolaknya karena Pizza Hut terkenal rajin dalam membayar dan juga karyawannya sangat tertib dalam segala hal", ujar Nuraini.
" Terus apa yang membuat kalian akhirnya memutuskan untuk Pizza Hut pindah dari sini?" apa kalian telah di suap atau ada hal apa ? tanya Ranti.
" Tidak Nona Muda, dia mengancam akan membuat rekomendasi buruk Mall dan akan membuat kekacauan di TP 1 ini, bahkan seluruh TP dan Pakuwon Mall, menurutnya tidak boleh ada siapapun yang membantah jika dia ingin menggunakan tempat itu, bahkan sekarang juga dia ingin memperkarakan Mall Galaxy dan 1 lagi yang berada di Jogjakarta, tapi hanya anak buahnya saja yang bicara", jawab Nuraini.
" Lalu bagaimana pembayaran sewa dia di 5 TP yang ada gerainya", tanya Ranti.
" Selalu terlambat, dan dia maunya hanya membayar per 6 bulan dan minta harga sewa yang 2 tahun, serta dia tidak mau membayar biaya keamanan dan kebersihan, alasannya itu adalah tanggungjawab kita, padahal dari awal aturannya sudah seperti itu, dan tidak ada yang keberatan.
" Bahkan dia meminta juga, agar seluruh pengelolaan parkiran harus dia yang mengelolanya, dan pembagiannya harus dia yang mengaturnya, padahal selama ini kita menerapkan parkir yang terjangkau sesuai aturan pemerintah.
Dia mengancam akan menghancurkan Mall, atau minimal dia akan membuat suasana tidak nyaman hingga para pengunjung tidak lagi datang ke Mall kita", ucap Nuraini.
" Aplikasi Mata dewa, selidiki pemilik gerai Pizza yang suka mengancam itu", Perintah Ranti.
" Baik Tuan", balas aplikasi Mata Dewa.
" Baiklah, katakan kepada orang itu, bahwa Pemilik Mall Tunjungan Plaza, memerintahkan dia angkat kaki dari seluruh Mall yang berada di kendali Pakuwon Group", tegas Ranti.
" Pizza hut tetap berada di posisi ini, sedangkan untuk Posisi yang kosong itu, berikan ke kakak saya, hitung berapa biaya sewanya selama 5 tahun gratis, beserta dengan biaya keamanan dan kebersihan, laporkan bahwa itu adalah pemakaian Pribadi saya, nanti saya bicarakan dengan kakak saya", tegas Ranti.
" Ini orangnya, namanya Ariestya Bendo, jenis menu Steak, dan menu andalan adalah steak Wagyu", Ucap Ranti.
" Baik Nona dan tuan Ariestya, kami minta formalitas administrasi, dan hati Senin bisa di urus agar kita bisa tanda tangan kontrak baru kemudian anda merenovasinya, nanti waktu Renovasi, tidak di hitung jika pengerjaannya hanya 7 hari, hari ke 8 adalah tanggal di mulai sewa di berlakukan", ujar Nuraini profesional.
" Baik Bu Nuraini, hari Senin saya akan mengurusnya, ucap Ariestya.
" Nuraini, lain kali jika ada masalah segera lapor ke kantor pusat, karena nanti saya akan menyalahkan kamu, jangan tanggung sendiri masalah yang ada, kali ini saya memakluminya tapi tidak ada lain kali", apa kamu mengerti", tegas Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, maafkan atas kesalahan saya", ujar Bu Nuraini.
" Ya sudah sekarang Batur semua dokumen untuk pizza hut dan kakak saya, ambillah ini buat kalian bertiga, bekerjalah dengan baik, urusan manusia itu, biar saya yang urus kalian bekerjalah", ujar Ranti sambil memberikan uang masing-masing 3 juta.
Setelah semuanya selesai, Ranti beranjak hendak menyusul Salma dan Armando serta Mora.
" Kalian berdua cepat lah urus pernikahan nya, buat apa pacaran lagi, ucap Ranti menggoda Ariestya dan Elshinta.
" Kakak mu penakut, ucap Elshinta.
" Hahahaha, dengar itu kak Ariestya, cepatlah jangan sampai aku Carikan cowok lain buat kak Elshinta", canda Ranti.
" Ia setelah urusan selesai dan setelah pembukaan perdana restoran kakak, pasti kakak akan datangi orangtuanya Elshinta.
" Oke, kalau nanti melamar kak Elshinta, ajak kami untuk menemani kakak, apalagi kak Vanya pasti senang", ucap Ranti.
" Baiklah, ini nomor handphone Kakak, ucap Ariestya Bendo.
" Ganti handphone nya, jelek banget kaca retak dimana-mana, ayo ikut aku, kak Elshinta juga, tapi aku telpon kedua adikku dulu, ujar Ranti.
Tapi baru saja Ranti mau menelpon mereka, tau-tau nya mereka sudah datang.
" Kak sudah berkeliling, apa kakak masih ada keperluan, tanya Salma.
" Kita ke TP 3 dulu baru kita pulang, ajak Ranti, kepada adik-adiknya.
__ADS_1
Mereka pergi ke TP 3, untuk mencari gerai handphone, ketika tiba di sana, memang benar ada beberapa gerai handphone, Ranti memasuki sebuah gerai.
" Kak Ariestya pilih saja handphone yang kakak suka, kak Elshinta juga kalau mau nambah handphone atau tablet silahkan pilih", ujar Ranti.
" Dek, kakak ambil yang murah Saja, ujar Ariestya Bendo.
" Yang murah cepat rusak, ambil saja Samsung Galaxy S22 Ultra 5 G dan tablet sekalian, agar bisa buat pakai kerja nantinya, tab galaxy s 8 + 5 G varian tertinggi, ucap Ranti merekomendasikan.
" Kalau aku, z fold 4 5 G, varian 512 GB RAM 12, Ucap Elshinta.
" Ambilah gak apa-apa, tablet juga kalau mau", Ucap Ranti.
" Kalau tablet sudah ada versi lama", ucap Elshinta.
" Upgrade saja dengan yang baru, ucap Ranti.
" Salma, Armando, Mora, apa kalian juga mau Tablet Samsung terbaru, agar bisa gantian dengan iPad kalian", tanya Ranti.
" Mau kak, ucap Armando.
" Mbak, Samsung Galaxy Tab S8+ 5G, varian tertinggi ada gak? tanya Ranti.
" Ada, harganya 17 juta, jawab pelayan itu.
" Ya sudah aku ambil 5, Untuk handphone Z fold varian 512 GB dan Galaxy S22 Ultra 5 G varian tertinggi, masing-masing 1 unit, serta keyboard 5, ucap Ranti.
" Baik Nona, semua barang yang anda inginkan tersedia, total semuanya 145 juta", ucap pelayan itu.
" Ya sudah, ini kartu saya", jawab Ranti sambil memberikan Black Card Centurion miliknya.
Si pelayan takjub melihat kartu milik Ranti, dan terdiam sejenak.
" Kakak pelayan, apa kartu kakak saya bermasalah, jika demikian pakai saja kartuku ucap Salma yang juga mengeluarkan Black Card Centurion miliknya.
Makin tambah terpaku si Pelayan itu, bahkan pengunjung yang lain juga tercengang melihat anak gadis berumur 10 tahun menggunakan kartu tertinggi di Dunia.
" Ehh, maaf bukan bermasalah, kakak hanya kaget melihat kartu ini, maafkan saya", ucap pelayan itu dan langsung menggesek kartu Ranti.
" Oh saya kira,kartu kakak saya bermasalah", ucap Salma dan langsung mengambil dompet Hermes kesayangannya, dan memasukkan kembali kartunya.
" Ya sudah sekarang aku mau pulang, kak Ariestya dan kak Elshinta tunggu saja barangnya, kalau punya mereka biar Salma dan Armando setting sendiri", ujar Ranti.
" Mba, ini buat kamu pribadi, dan yang ini kamu bagi ke semua karyawan disini, ucap Ranti sambil memberikan uang 10 juta, 5 juta untuk pelayan yang melayani dan 5 juta lagi untuk dibagikan.
Tapi tiba-tiba saat si pelayan itu mau memasukkan uangnya ke kantong, justru handphonenya jatuh dan berantakan, Ranti melihat handphone milik pelayan itu hanya Xiaomi.
" Jangan di perbaiki lagi, ambil Reno 8 Pro 5 G, buat kamu, dan ini kartu saya, ucap Ranti.
" Pelayan itu langsung mengambil sesuai yang perintahkan dan langsung ke kasir dan menggesek kartu Ranti.
" Terimakasih banyak Nona, Semoga rejeki anda selalu lancar", ucap gadis itu.
" Sama-sama, bekerjalah lebih hati-hati", ucap Ranti dan langsung beranjak.
Sepeninggal Ranti, Ariestya Bendo dan Elshinta terus menunggu Proses setting barang miliknya.
" Mas, Nona yang tadi kayaknya orang super kaya", ucap pelayan itu.
" Dia, pemilik seluruh Mall Tunjungan Plaza, Pakuwon City, Pakuwon Mall juga miliknya", ucap Ariestya Bendo membanggakan Ranti.
" Apa dia kenalan anda mas, tanya pelayan itu.
" Dia, masih saudaraku, hanya saja dia sangat kaya, dan aku seperti ini", ini ucap Ariestya Bendo.
" Nasib orang beda-beda mas, kakak saya saja sudah punya Toko handphone, sedangkan aku masih ikut orang", ujar gadis pelayan itu.
Elshinta hanya diam saja melihat Ariestya Bendo berbicara dengan gadis pelayan itu.
" Apa handphone calon istri saya sudah selesai, tanya Ariestya.
" hhhh.. sudah mas, ucap gadis gugup karena ternyata yang berdiri di samping Ariestya adalah calon istrinya.
__ADS_1
Elshinta bahagia, mendengar Ariestya menyebutnya sebagai calon istri.