SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Rencana membuat perubahan


__ADS_3

Selesai membeli motor buat Darel, mereka berangkat ke Mall Galaxy, sambil tertawa-tawa dan menggoda Darel, mereka nampak bahagia.


Rendi yang melihatnya menjadi sangat kagum dengan kekompakan mereka, Rendi tau merek bukan saudara kandung tapi Rendi melihat hubungan mereka lebih dari kakak beradik kandung ...


Karena suasana yang nyaman tak terasa mereka sudah tiba di mall Galaxy, mereka berencana mau beli Laptop, HP dan Tablet.


Lama mencari konter yang khusus menjual produk Apple, akhirnya ketemu juga, Ranti mengatakan pilihlah yang kalian suka dan bayar pakai kartu ini, nanti aku tunggu di kafe seberang itu.


Oke, bontot, jawab mereka serentak


Ranti memberikan Kartu ATM Gold ke Darel, kata sandinya juga


Ranti ke kafe bareng Rendi, Niatnya dia ingin mengajak Rendi untuk membuat perusahaan baru.


" Rose bagaimana dengan lahan dan gedung yang aku minta tolong kemarin " ?


* Sudah ada Tuan, lokasinya bagus dan sudah berdiri beberapa bangunan, hanya lokasi tersebut jadi jaminan di Bank, dan jika pemilik tersebut tidak membayar utangnya dalam tempo 1 bulan maka pihak bank akan melelangnya. Pemilik menawarkan kepada kita seharga 250 milyar, itu sudah sertifikat hak milik dan luas tanah 2500 meter persegi, dan 4 bangunan utama 5 lantai dan 2 bangunan untuk kantor, keliling lokasi sudah di pagar beton, dan kondisinya sangat bagus. Lokasi tersebut sangat strategis dan lingkungannya juga sangat bagus.*


Oke Rose tolong hubungi pemiliknya dan atur jadwal pertemuan.


* Baik Tuan, segera Rose hubungi


Rendi memesan kopi latte dan Roti bakar, sedangkan Ranti vanilla latte dan Roti bakar isi keju.


Ranti membuka pembicaraan, Mas Rendi saya punya rencana untuk membuka perusahaan makanan bayi dan ibu hamil, bagaimana menurut mas Rendi


Rendi, untuk saat ini produk makanan bayi dan ibu hamil, memiliki pasar yang boleh dikatakan, pasar khusus, jadi belum banyak yang bermain di bidang ini, produk yang beredar rata- rata produk dengan merek luar.


Ranti, " nah itu juga maksud saya, jadi saya akan membuat produk yang asli Indonesia, mulai bahan baku hingga diusahakan mesin-mesin dari Indonesia.


Jika saya serius akan membuka perusahaan ini, apakah mas Rendi mau bergabung dengan saya atau mas tetap berusaha rental mobil, tanya Ranti ke Rendi


Kalau Nona Ranti percaya dengan saya, pasti saya mau bergabung, tapi kira- kira, kapan nona akan mulai menjalankan rencana ini, jawab Rendi


Pertama saya harus membeli lahan, dan membangun pabriknya dulu, saat ini saya sudah dapat informasi, lahan yang berada di lokasi, sambil Ranti menunjukkan alamat lokasi lahan itu, mereka sudah menawarkan kepada saya dan nanti pulang dari sini kita mutar lewat sana, bagaimana?


Rendi menanggapi, maaf Nona, lahan itu memang sangat baik, tapi setahu saya lahan itu dalam pengawasan bank, jelas Rendi


Itu benar dan mereka sudah mengatakannya, makanya mereka mau jual dan bayar ke bank, karena kalau di sita bank jatuhnya di lelang dan pasti harganya murah, belum lagi waktunya. kata Ranti


betul sekali itu nona, tunggu jadwal lumayan lama dan juga pasti akan berebut, mengingat lahan tersebut sangat strategis dan penawaran juga tidak terlalu tinggi untuk lokasi di wilayah itu. lanjut Rendi memberi penjelasan ke Ranti


Itulah makanya saya ajak kamu agar nanti kamu bantu saya dalam proses negosiasi dan juga Proses mendirikan perusahaan, apa kamu siap Rendi


Waduh Nona, rencana anda sungguh di luar ekspektasi saya, kalau itu saya siap tapi saya butuh bantuan Mario, dia sangat hebat dalam menaksir lahan dan juga dalam perencanaan pembangunan, juga orangnya sangat bisa di percaya. kata Rendi


Tidak masalah, kalau begitu mau tidak kamu tangan kanan saya, jadi segala urusan, mulai dari pembangunan, urusan izin dan perekrutan karyawan, semua kamu yang urus, kalau kamu mau saya gaji


kamu 2 milyar per tahun, bagaimana


2 milyar nona, apa tidak kebanyakan, Rendi kaget dengan gaji yang ditawarkan Ranti


Tidak dan itu belum termasuk bonus tahunannya, pekerjaan kamu sangat berat Rendi, Karena saya masih sekolah maka seluruh perusahaan yang nanti saya buat semuanya kamu yang urus, nanti kamu Santi jika kak Darel sudah selesai kuliah nanti, karena semua perusahaan saya nanti dia yang akan memimpin, dan mas Rendi yang mengontrol seluruh nya artinya mas Rendi akan menjadi orang ketiga tertinggi di seluruh perusahaan saya dan tentunya gaji mas Rendi akan semakin bertambah.


Waduh gawat cara berpikir Nona, saya kehabisan kata-kata kalau begini... hehehehe jawab Rendi


Bagaimana kamu mau atau tidak itu saja dan syarat nya gampang


apa syarat dari Nona, tanya Rendi


Kesetiaan dan kejujuran serta siap setiap saat saya butuhkan itu saja, tegas Ranti

__ADS_1


Tanpa berpikir panjang, Rendi menjawab saya bersedia, hanya untuk bulan depan saya mau cuti untuk menikahi calon istri saya. ucap Rendi


Tidak masalah, lagian ini adalah baru perencanaan, dan memang bulan depan mas Rendi sudah mulai bertugas, oh ya besok saya mau membayar tanah 28 hektar di Cirebon, disana memang sudah orang yang mengurusnya, tapi saya mau mas Rendi, sebelum menikah berangkat kesana dan memeriksa semua dokumen yang ada.


Baik bos, kata Rendi merubah panggilan ke Ranti


Panggil seperti biasa saja, jangan panggil bos oke


"Baik Nona"


Oh ya satu lagi, nanti kamu temani saya besok ke restoran yang ini jam 4 saya mau ketemu orang disana dan nanti kalau saya panggil bergabung kamu bergabung.


siap Nona, terimakasih nona mau memberikan saya kepercayaan besar ini.


semua tergantung sikap kamu, kamu mengkhianati saya, juga silahkan hahahaha, kata Ranti sarkas


Bontot ini kami sudah selesai membeli ini... kata Mercy


Laptop kenapa tidak beli sekalian, tanya Ranti kepada mereka..


iPad saja sudah cukup toh kita kuliahnya juga masih lama, iPad ini paling hanya untuk kerja tugas ringan dan nonton film dan YouTube hehehehe, jadi ini saja kata mereka


oke, sudah bayar belum ? tanya Ranti


Kak Darel lupa kata sandinya... kata Rindu..


Astaga kak Darel, ganteng-ganteng tapi pikun, hahahaha kata Ranti mengejek


Darel hanya menggaruk-garuk kepala...


mbak ini berapa total semuanya, tanya Ranti ke pegawai itu


Semuanya termasuk asesorisnya total 120 juta Nona


setelah selesai semuanya mereka jalan-jalan, karena sudah jam 7 malam akhirnya ke restoran seafood.


Baru saja duduk, dari pintu terlihat Karen datang bersama seorang pria yang umurnya sekitar 23 tahun dan berpenampilan keren dan kelihatan orang kaya.


Karen juga melihat Ranti yang cuek seketika emosinya naik..


Ternyata ada orang miskin di sini, celoteh Karen...


Ranti dan Kakak-kakaknya hanya diam, bagi mereka orang seperti itu tidak penting..


Karen yang tak senang di cuekin, makin ganas dan mendekat, setelah mendekat ke meja Ranti dia melihat Darel dan Rindu, lantas dengan kencang dia berbicara, ternyata orang miskin temannya orang miskin.. hahahaha


Hei kamu Rindu, apa kamu tidak tau dia ini sama seperti kamu dan juga kakakmu yang sok kegantengan itu siapa ya namanya... Darel atau farel gak penting lah... kalian segera pergi dari sini karena saya mau minta makan dekat orang miskin seperti kalian...


Penjaga tolong singkirkan mereka dari sini


Pria yang bersama dengan Karen juga ikut bicara, hei kalian dengar atau tidak pacar saya bilang kalian hanya akan buat dia muntah jika kalian ada disini.


Ranti berdiri dan berkata, saya dari tadi sudah menahan hidung yang mencium bau amis dari mulut perempuan sok cantik ini, kata Ranti


Darel memegang Ranti, sudah ayo kita pergi dari sini, percuma ribut dengan wanita ini


Ranti tak bergeming, memangnya tempat ini milik dia dan memang hanya dia saja yang punya uang, emosi Ranti


Sabar saja, menghadapi orang seperti itu hanya membuat kita tidak lebih baik dari dia, kali ini rindu yang berkomentar


Ayo cepat kalian pergi.. penjaga tolong usir mereka dari sini, kata Karen berteriak

__ADS_1


Pelayan restoran ikut berkomentar, mereka boleh pergi tapi makanan yang mereka pesan harus kamu yang membayar nya, total 10 juta, kata pelayan itu..


Hei pelayan rendahan, apa kamu buta, mereka yang pesan jadi mereka yang bayar.. teriak Karen


Kalau kamu tidak bisa bayar makanan mereka lantas apa hak anda mengusir mereka, kami disini bekerja dan restoran kami menerima siapapun tamu selagi mampu bayar. kata pelayan..


Karen yang sudah emosi, dia sangat ingin memukul Ranti, saat tangannya ingin menampar, dengan sekejap Ranti menangkisnya, Karen menendang sengaja Ranti tidak menangkisnya, Ranti terdorong, Karen yang merasa di atas angin menendang lagi, tapi sayang kali ini sambil duduk dilantai Ranti menangkap kaki Karen dan memelintirnya, krak... krak... dan patah...


Karen berteriak minta tolong pacarnya, dan pacarnya menampar Ranti, tetap sengaja Ranti biarkan, pacar Karen memukul Ranti membabi-buta namun sia-sia, Ranti memegang tangan laki-laki itu dan memelintirnya dan krak... krak patah...


mereka yang melihatnya tercengang dan kini terdengar teriakan-teriakan kesakitan dari pasangan sombong itu...


Ranti mengambil tabletnya dan meretas cctv dan langsung di copy, setelah selesai, dia ke kasir restoran, dan membayar pesanan nya dan kompensasi kerusakan, beres dengan semua itu Ranti mengajak mereka untuk pulang..


Ranti dengan santai dan cuek menatap kedua orang itu, sambil berkata, saya beri kalian 5 menit Jika saldo rekening kalian berdua memilki jumlah di atas saldo yang saya miliki, berarti saya memang orang miskin dan kalian akan saya obati, tapi jika tidak silahkan nikmati kesakitan kalian...


Pasangan yang terlalu sombong itu merasa, Ranti tidak akan punya saldo melebihi mereka dan dengan sombong memperlihatkan Saldonya dan si pria memiliki saldo 1,5 Milyar sedangkan Karen hanya 150 juta itupun tabungan uang jajan dia beberapa bulan


saat Ranti melihatnya dia tertawa hahahaha,. jangankan saldo saya, saldo masing-masing keempat kakakku saja, kalian berdua tidak ada setengahnya, kak Rindu perlihatkan saldonya yg ada di kartu yang aku berikan tadi malam..


Rindu mengecek di handphone dan menunjukkan ke Ke Karen.. Rindu perlihatkan saldonya yg ada di kartu yang aku berikan tadi malam..


Rindu mengecek di handphone dan menunjukkan ke Ke Karen..


Kak Darel perlihatkan saldonya yg ada di kartu yang aku berikan tadi malam..


Darel mengecek di handphone dan menunjukkan ke Ke Karen..


Bagaimana, siapa yang miskin saya atau kamu, perlu kamu tahu uang yang kami miliki adalah uang kami, bukan hasil minta dari orang tua. Ranti mengejek mereka berdua...


Ayo Kakak kita pulang, kita makan di tempat biasa saja. Ajak Ranti


Ranti membiarkan mereka berdua berteriak minta tolong, tapi jangankan Ranti dan keempat kakaknya, para pelayan restoran dan tamu lainnya, membiarkan mereka.


Kata pelayan itu, makanya jangan mengganggu orang yang tidak pantas kamu ganggu, nah kamu bisa rasakan apa yang kamu buat, dan maaf restoran kami sudah mau tutup oh perkenalkan nama saya Fitri, pemilik restoran ini, yang kamu panggil saya pelayan rendahan, dan ingat baik-baik saya kenal dengan orang tua kalian berdua, Titip salam buat oran tua kalian dari Fitriani Kertajaya dari Keluarga Kertajaya.


Karen dan pacarnya tidak percaya kalau hari ini mereka akan bermasalah dengan salah satu keluarga terkaya se Indonesia...


Silahkan keluar dan keluarga kalian semua di blacklist dari seluruh restoran dan Mall Galaxy.


Dengan menahan sakit mereka berdua pergi meninggalkan restoran, si pria menelpon keluarganya agar menyuruh supir menjemput mereka..


Di lain pihak...


Rendi membawa kelima bersaudara ke warung tenda Pinggir jalan, karena di restoran tidak jadi makan, jadi mari kita makan seafood ala kaki lima, harga Murah meriah namun tetap lezat dan pasti nyaman...


Sementara asik makan, Ranti melihat keluarga pak Ryan datang memasuki warung tenda itu, dengan senang Ranti memanggilnya, " Pak Ryan Duduk bersama kami saja ini masih cukup tempatnya...


Oh Nona Ranti apa kabar, maaf nanti kami mengganggu nona. kata pak Ryan sopan


Hahahaha tidak masalah, ini keempat kakakku dan yang itu dia temanku, jadi tidak masalah. kata Ranti memperkenalkan mereka semua.


Baiklah kalau begitu, ternyata Nona Ranti suka seafood juga, kata istrinya pak Ryan


Bukan hanya suka tapi sangat suka, oh ya bagaimana tokonya


Toko kami ya seperti biasa kalau rame ya rame tapi masuk tengah bulan agak berkurang pembelinya, mungkin belum gajian hehehehe, kata pak Ryan.


oke nanti saya atur dengan pelayan dirumah agar buat daftar kebutuhan dapur untuk setiap Minggu nanti tolong pak Ryan antar kerumah saya, terutama sayur dan buah, kata Ranti


oh baiklah, kami tunggu pesanannya, kata istrinya pak Ryan senang

__ADS_1


Makanan datang dan mereka menyantapnya dengan penuh keceriaan...


__ADS_2