
Tepat Jam 11 malam Ranti dan rombongannya tiba di Surabaya, dan karena sudah Malam, Ranti menahan Tiara dan Robin agar tidur di rumahnya saja, pulang besok selesai sarapan.
Seperti biasa Tiara tidur dengan Ranti, sedangkan Robin tidur di kamar tamu, Salma dan Armando sejak turun pesawat sudah ketiduran di mobil, hingga tidak minum susu, Untung saja saat di pesawat Ranti sudah memberikan Air Surgawi.
" Ranti, kalau di perhatikan, sifat Aisyah mirip kamu dan Salma, baik hati tapi tetap tegas pada orang jahat, juga manjanya kalian itu sama, ucap Tiara.
" Makanya saat ketemu pertama kali aku langsung suka kepribadiannya, makanya ku putuskan menambah saudara aku dengan kak Robin, dan ternyata kamu juga menyukainya", ucap Ranti.
" Gak tau juga kenapa, aku gak ada rasa cemburu saat dia dekat Robin waktu acara ultah kamu, yang ada hatiku bahagia, bisa punya 2 adik ipar dengan sifat yang mirip", ucap Tiara.
" Hahahaha, nanti kakak ipar kerepotan urus kami saat kumat", ledek Ranti.
" Gak bakalan repot, justru aku tidak kesepian kalau kalian ada dekat ku, terimakasih sudah buat hidupku sebahagia ini, apalagi kakakmu yang gak neko-neko, suka kalau suka, tidak kalau tidak, makanya aku tenang dan nyaman bersama kakakmu", ucap Tiara.
" Sama-sama, kita sahabat di saat suka dan duka, aku sangat menyayangi kamu dan Kakakku, makanya aku bahagia kalian tetap akur, kak Robin juga tetap perhatian samaku, jadi aku merasa tidak kekurangan apapun, kak Robin sudah janji dia tidak akan pernah mengkhianati kamu, karena dia tahu aku pasti akan kecewa, lagian menurut kak Robin rata-rata gadis zaman sekarang hanya melihat laki-laki itu dari kekayaannya, dan juga minta ini dan itu, kalau kamu justru berbeda, hanya menuntut selalu ada saat kamu butuh teman bicara atau temani kamu ke Acara, makanya kakakku nyaman, tai sendiri sifat kakakku mana mau dia nongkrong gak jelas, dia bilang nanti kalau sudah menikah dengan kamu, baru dia mau nongkrong karena sudah teman Abadi, ucap Ranti.
" Ia dia juga bilang begitu, aku juga janji, secapek- capeknya aku akan menemani dia jika ingin nongkrong sambil ngopi', ucap Tiara.
" Selain saudaraku dan orangtuaku, kalian bertiga adalah orang yang paling aku sayang, kamu, Kak Robin dan si bungsu Aisyah, tolong bantu aku menjaganya dan membimbingnya, ucap Ranti.
" Itu sudah pasti, aku dan Robin sudah membahasnya, bahwa Aisyah sudah menjadi bagian dari hidup kami berdua, jadi tenang saja, saat kamu sibuk biar dia bersama kami", ucap Tiara.
" Aisyah itu orangnya cepat marah, dan berani bertarung habis-habisan dia, mentalnya kuat banget, bayangkan saja, di sekolah dia mampu bertahan dengan tidak ada yang mau berteman dengannya, dia juga masih mampu meredam emosi saat ada yang meremehkannya, prinsipnya dia mau sekolah itu saja, ayahnya itu Preman yang bertobat, jawara Merak dan Cilegon serta Serang, dan bertobat demi ibunya Aisyah", Ucap Ranti.
" Hebat juga ya, demi cinta dia rela bertobat dan hidup susah, Padahal yang namanya Preman berkuasa seperti itu, pasti hidupnya makmur', ucap Tiara.
" Dan hebatnya lagi ketiga anaknya itu jago bertarung, tapi rendah hati, kamu lihat si Anjas, dia pernah bertarung melawan ratusan siswa yang menyerang sekolah mereka, dia di bantu Atilla adiknya, Aisyah sendiri pernah menghajar preman yang malak di sekolah SMP nya, tapi lihat gaya mereka tetap tabah dan sabar, itulah yang membuat aku tertarik membantu mereka, dan ternyata berhasil, mereka tetap seperti itu, tetap semangat berjualan, bahkan ayahnya Aisyah jualan telur ayam keliling", ucap Ranti.
" Itulah kalau orang yang tidak gila harta, sama seperti kamu, harta segunung - gunung, tapi penampilan kayak orang miskin saja", ucap Tiara.
" Aku lebih nyaman hidup seperti ini, lihat semua Kakakku, lihat kamu dan Robin juga sama, anak orang kaya tapi hidup seperti biasa saja, jadi makin nyaman aku seperti ini", ucap Ranti.
" Kalau mau dipikirkan baik-baik, banyak yang jual diri hanya demi selembar pakaian bermerk internasional", ucap Tiara.
" Itu namanya orang yang pemalas dan hanya ingin segala sesuatu instan, tapi biarkan saja itu hak mereka dan itu pilihan mereka juga, kita seperti ini saja", ucap Ranti.
Capek mereka ngobrol hingga akhirnya mereka berdua ketiduran.
Tepat jam 8, mereka semua keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah rapi, Padahal hati ini mereka sudah berjanji akan menemani Salma dan Armando belajar.
Sementara di Merak, Aisyah bersama kedua orangtuanya sudah bersiap-siap berangkat ke acara nikahan Saudaranya.
Sementara di sebuah rumah mewah, seorang Direktur Utama sudah kebingungan membaca pesan dari Ranti yang cukup membuat dia tertekan.
Bagaimana tidak, awalnya Ranti hanya memiliki 20% saham di Krakatau Steel, kini sudah sudah menjadi 45%, dan memiliki saham di puluhan perusahaan BUMN, hingga beredar data pribadi singkat Ranti beserta fotonya, dari kementrian BUMN, agar jangan menyinggungnya, karena jasa Ranti sangat besar.
Setelah Tiara dan Robin pulang ke rumah mereka, kini saudara - saudara Ranti duduk saja di depan TV, beritanya masih seputar kejatuhan Ferdiansyah Setiawan, dan rencana menjual perusahaannya beserta beberapa aset di luar negeri dan di beberapa kota untuk menutup utang dan membayar pesangon.
lewat Aplikasi Mata Dewa, Ranti memantau perkembangan acara yang akan dihadiri oleh keluarga Aisyah, yang saat ini sudah di perjalanan.
" Oh ternyata itu si Sundoro, banyak melakukan Mark Up dan serta gemar berjudi, dan memiliki aib di ceraikan istri pertama yang seorang janda, karena hampir memperkosa anak tirinya, saat ini terlibat perselingkuhan dengan istri rekan kerjanya.
" Aplikasi Mata Dewa, cari mantan istrinya dan anak nya, kemudian ambil semua uang hasil korupsinya, dan kirim dokumen yang di Mark Up", perintah Ranti.
" Baik Tuan", balas Aplikasi Mata Dewa.
Beralih ke Aisyah.
Tepat jam 9.50 WIB, Aisyah dan keluarganya tiba di rumah sepupu Ayahnya, tampak seluruh keluarga besar ayahnya sudah berkumpul.
" Antara, tumben kamu mau hadir di acara seperti ini, biasanya kamu gak pernah hadir, sapa salah Seorang saudara Pak Antara.
" Kepengen saja, kebetulan gak ada kerjaan, jadi sempatkan hadir walaupun hanya acara ijab Qabul", ucap Pak Antara.
__ADS_1
" Oh oke, dan ini Putri bungsumu Aisyah, wah sekarang sudah besar", ucap Salah seorang sepupu Pak Antara.
" Aisyah menyapa Paman, sapa Aisyah dengan sopan.
" Anak baik, kamu harus belajar giat, jangan ikut-ikutan kayak bapakku itu yang tidak berguna', ucap sepupu Pak Antara.
" Terimakasih Paman", singkat Aisyah dan berlalu
Ibunya Aisyah, menatap tajam ke sepupu pak Antara.
" Biarpun suamiku miskin tetapi dia tetap mampu mengurus keluarga", ucap Ibunya Aisyah dan berlalu mengikuti Aisyah, yang mulai tidak nyaman.
Memang benar, dari 12 sepupu pak Antara, hanya yang punya hajatanlah paling baik, inilah kenapa pak Antara berusaha datang walau dia tau pasti akan di Ejek.
Dan tepat jam 11 WIB, acara ijab Qabul selesai, dan kini Acara tamah keluarga, karena acara resepsi nanti jam 3 Sore
" Hei saudaraku Antara, akhirnya kamu muncul juga, bagiamana jualan di tenda milikmu itu, apa sudah kena gusur atau Belum, ku dengar Atilla jadi Cleaning Service di Jakarta, sedangkan Anjas tukang jaga tambak, dan ini putri kesayangan kamu, pasti hanya bisa tamat SMA, dan kerjanya jadi pelayan toko, maksimal jadi buruh pabrik, ucap Sundoro.
" Tidak apa-apa, yang penting halal, walaupun kami tidak seperti kalian bersepuluh, tidak masalah, lagian saya dari remaja tidak pernah minta bantuan sama kalian, tapi di antara kalian ada yang makan tidur di rumah saya, sekolah pun di tanggung oleh Ayahku, bersyukurlah ibunya menikah lagi dan punya ayah tiri yang baik dan juga mapan, tapi semua itu sirna karena kalian sudah kaya", sindir Pak Antara.
" Hahahaha masa lalu jangan di ungkit saudaraku, sekarang ya sekarang, lihat kami, hidup enak, kerja jelas, dan rumah juga terbilang bagus, kalau kamu apa yang kamu miliki, anak-anak saja tidak ada yang kuliah", Ejek mereka.
" Lain dulu lain sekarang, apa yang kalian bayangkan tidak seperti kenyataan, Tuhan itu adil bagi orang yang percaya kepadanya, suatu saat kalian akan datang mengemis kepadaku, ingat itu baik-baik", tegas Pak Antara.
" Antara, saya Sundoro, sekarang sudah Manajer di Krakatau Steel, Kisman, Manajer cabang di Super Speed Line, adikku Kepala Cabang Telkomsel Banten, Malik, supervisor kredit di IDB, Latief, agen tunggal Dari produsen Makanan bayi dan ibu hamil, Serta supplier Daging sapi keberbagai restoran di Banten, yang barangnya dari Cirebon, peternakan sapi terbaik se Indonesia
Yang lainnya kamu tahu sendiri, ada juga yang di Krakatau Steel denganku, dan ada juga IDB, serta ada yang bekerja di perusahaan distributor Latief, yang tak kalah keren adalah Musdalifah, Direktur Operasional Blok M Plaza.
Sedangkan kamu apa, hanya tukang jualan di pelabuhan, sambung Musdalifah.
" Aku berdoa Semoga dengan jabatan kalian bisa selamanya di genggaman kalian, jika saya ingin mungkin kalian akan jadi pengangguran, dan percayalah rumah kredit kalian dan mobil kreditan kalian pasti akan hilang.
" Aku kesini, karena mengormati satu-satunya kakak sepupu yang paling ku hargai, walau dia tidak sekaya kalian, tapi dia yang masih mengajargai aku, aku juga kesini memang sengaja ingin bertemu dengan kalian, yang katanya sudah memecat saya dari anggota keluarga besar kita,
" Hei, aku disini, biarpun saya hanya menantu, tapi muak aku punya saudara seperti kamu", ujar suami Ajeng.
" Kalau begitu sudah pas, ucap Pak Antara.
Sementara, Pak Antara menerima ejekan, Ranti sudah membalas setiap WA dari Aisyah, dan mengirim nomor telpon setiap petinggi tempat saudara ayahnya Aisyah bekerja.
" Adikku sayang, tunjukkan siapa kamu, tapi kakak melarang kamu atau keluarga kamu mengampuni mereka, mereka tidak layak di ampuni, Balas Ranti dengan emosi.
" Baik kak, Aisyah tidak akan pernah mengampuni mereka, apalagi ayah sudah tanda tangan putus hubungan dengan mereka, jadi tinggal 1 paman dan bibiku, aku ingin membalas Budi mereka kepada keluarga ku", balas Aisyah.
" Berikan saja cek yang kakak kasih tadi malam, besok anak buah kakak akan menggantinya dengan cek yang nominalnya sama", ucap Ranti.
" Baik Kak, terimakasih, sekarang sudah saatnya mereka di hukum", jawab Aisyah.
" Lakukanlah, pasti mereka akan berlutut pada mu, panggil kepala cabang IDB, dia tinggal dekat rumah paman kamu, paling 15 Menit dia sampai, baru kemudian kami telpon direktur Krakatau Steel.
" Baik kak, nanti kurekam saat mereka minta ampun", ucap Aisyah.
" Ya sudah, gunakan Kartu warna Hitam tulisan emas nama kakak, kartu itu hanya bisa di pegang oleh keluarga kakak, sebagai tanda anggota keluarga pemilik perusahaan, gunakanlah itulah statusmu", ucap Ranti
" Baik kak, ucap Aisyah dan langsung menelepon Kepala Cabang IDB.
" Halo Nona Muda, ada masalah apa hingga anda menelpon di nomor darurat", tanya kepala Cabang IDB Banten.
" Sekarang datang di alamat yang sudah ku kirim, saya mau kamu 15 menit sudah tiba disini, ada tugas untukmu", Ucap Aisyah dengan tegas.
" Baik Nona Muda, kebetulan rumah saya dekat, dan saya .ada dirumah", jawab Kepala cabang IDB.
" Baiklah, jangan lupa bawa replika lambang keluarga pemilik, kamu pasti tau cara menggunakannya", ucap Aisyah.
__ADS_1
" Baik Nona Muda, saya kesana sekarang", ucap Kepala Cabang IDB Banten dan menutup handphonenya, dan biar cepat sampai dia menggunakan motor matic PCX.
" Halo, dengan Pak Direktur Utama, saya Aisyah Antara, adik dari Ranti Putri Setiawan", ucap Aisyah dengan Tegas.
" Benar Nona Muda, saya dari tadi menunggu perintah dari Anda", jawab direktur utama itu.
" Saya ingin kamu sekarang telepon Manajer Sundoro dan pecat dia sekarang juga, bukti-bukti korupsinya sudah dikirim kakakku di email, dan orangnya sedang berada di hadapan saya, saya tunggu Maksimal 5 menit, atau kamu Juga saya ganti dengan orang lain jika terlambat", tegas Aisyah, dan mematikan handphonenya, dan beralih menelpon pak Bayu Krisna.
" Halo pak Bayu, saya Aisyah Antara, adik angkat dari kak Ranti, maaf kita belum pernah bertemu, tapi tolong telpon kepala maintenance Mall Cempaka, istrinya bernama Ajeng, tolong ya Pak, ayah kandungku lagi dihina oleh mereka, pasti bapak tau aturan perusahaan kita seperti apa", ucap Aisyah.
" Baik Nona Muda, tenang saja, walaupun kita belum bertemu, tapi nama Nona Muda ada dalam daftar keluarga pemilik, Saya akan memecatnya sekarang Juga, jangan sedih ya, Nona Muda harus kuat, biar kakak anda bangga dengan nona Muda Aisyah", ucap Bayu Krisna.
" Terimakasih pak Bayu, maaf handphone saya matikan", ucap Aisyah.
Akhirnya selesai sudah Aisyah menelpon perusahaan - perusahaan tempat saudara ayahnya bekerja.
Tak berapa lama, datanglah kepala cabang IDB Banten.
" Pak Lomban, kok bapak ada disini, Tanya Malik dan sepupu satu lagi di bagian pajak.
" Maaf saya tidak ada urusan dengan kalian berdua, saya kesini mau ketemu dengan Nona Muda salah satu Pemilik IDB, namanya Nona Aisyah Antara, adik angkat dari bos besar Nona Muda Ranti Putri.
Sekejap Malik dan saudaranya terdiam, bingung sudah pasti.
" Maaf Pak Lomban, Aisyah Antara adalah keponakan kami berdua, hidup mereka berjualan di pelabuhan, jadi bapak jangan mengerjai kami", sanggah Malik.
" Terserah kamu mau ngomong apa, Permisi, sinis Pak Kepala Cabang IDB Banten.
" Maaf Nona Muda, saya terlambat 3 Menit karena dihadang 2 karyawan di kantor kita", Ucap Pak Lomban.
" Tidak apa-apa, tolong panggilkan mereka suruh masuk", perintah Aisyah.
Seluruh Paman dan Bibinya hanya tersenyum meremehkan.
" Hei Aisyah, itu bapak-bapak darimana yang datang panggil kamu nona Muda, kayak orang kaya di sinetron saja', ucap Ajeng
" Hahahaha, Antara, kasihan sekali kalian, pipinya anak gadis satu-satunya tapi otaknya sudah tidak normal", Ucap Musdalifa.
" Nyonya jaga bicara anda, Nona Muda Aisyah terdaftar sebagai adik angkat dari pemilik Bank IDB, dan seluruh perusahaan di bawah naungan RPS Group Company dan termasuk juga dalam Pakuwon Group, silahkan Kalian lihat daftar saudara - saudara dari pemilik Perusahaan, Semoga di antara Kalian ada yang tidak bernasib sama dengan Malik dan Muklis, karena tertanggal Besok hati Senin, Mereka berdua resmi saya Pecat, dan atas rekomendasi Nona Muda kami Aisyah", Tegas Pak Kepala Cabang.
" Nona Muda, jangan bersedih, kakak anda memberikan anda status besar, sedikit lagi direktur Krakatau Steel akan tiba disini, rumah nya sekompleks dengan Saya.
Di depan rumah ini, sudah ada Tim yang menjaga keselamatan Nona Muda, itu semua dari kakak Anda, dia tidak mau Nona Muda bersedih, dan mengotori tangan anda", ucap Pak Lomban.
" Terimakasih Pak Lomban, besok bayar gaji mereka, genap kan saja q bulan, dan berikan pesangon sesuai prosedur, tidak boleh dilebihkan, Kecuali haji bulan ini, dan telusuri seluruh kredit yang ada, jika ada sesuatu hal dalam urusan kredit, atau gratifikasi dari nasabahnya agar mereka bisa lolos dapat pinjaman, Silahkan di tindak sesuai prosedur", perintah Ranti.
" Tapi katanya mereka berdua Paman anda", ucap Pak Lomban.
' Ia, itu berlaku sebelum ayah saya menandatangani surat pemutusan hubungan keluarga dengan mereka, jadi kerjakan apa yang sudah ku putuskan', tegas Aisyah.
" Baik Nona Muda", ucap pak Lomban.
Paman dan Bibi Aisyah terkejut, saat mendengar pak Lomban memecatmu Malik dan Muklis, serta dengan tegas Aisyah memberikan perintah kepada kepala cabang IDB.
" Selamat Siang Nona Muda, maaf jika kehadiran saya mengganggu Anda, tapi karena rumah saya dekat, jadi saya datang Saja.
" Suatu kehormatan bagi keluarga saya, bapak Direktur Utama Krakatau Steel datang kerumah adik saya", Ucap Sundoro.
" Saya tidak bertele-tele, Pak manajer Sundoro, Mulai besok anda tidak lagi menjabat sebagai Manajer Purchasing, dan saya pindahkan ke Supervisor bidang keamanan", ucap Pak Direktur Utama KS.
" Pak Direktur Utama, saya tidak mengizinkan manusia itu masih bekerja di KS, saya mau dia di pecat, biar kakak saya yang berhadapan dengan seluruh Direksi jika di butuhkan, kalau KS masih mempertahankan dia, jangan salahkan kakak saya melaporkan kasus penghinaan ini ke polisi dan juga ke Menteri BUMN, agar bapak juga bisa tersingkir, apa Bapak siapa yang menyelamatkan Perusahaan KS, apakah pak menteri mau mempertahankan koruptor ini ? tegas Aisyah
'
__ADS_1