
Dengan penuh keyakinan, Para Tukang Gerobak dan Yun Li, bergegas mendatangi berbagai Toko, mereka mengambil batu dan menunjukkan ke Ranti, dengan berpura-pura melihat dan meneliti, Ranti berkata, " batu itu isinya jenis giok jenis pasaran dan kualitas hanya menengah, hanya 50 juta", kata Ranti.
Mereka berjalan lagi, Ranti memindai sebuah batu dan berbisik ke Yun Li,
" Yun Li, coba kamu tanya harga batu itu, ucap Ranti
" Baik Nona, balas Yun Li
" Tuan berapa harga baru ini, tanya Yun Li ke pemilik Toko
" Silahkan bayar 25 juta saja, kalau kamu mau, kata pemilik
Ranti memindai batu itu, ternyata isinya batu Giok Ungu jenis kaca lubang Tua, kualitas Tinggi kelas menengah, berat setelah di potong 4 kilogram, harganya sekitar 7 milyar Yuan untuk 4 kilogram.
Ranti membayarkan untuk Yun Li dan meminta kuitansinya, dan minta langsung dipotong
Sementara 5 orang tukang gerobak juga asik memilih dan menunjukkan ke Ranti, dan 2 di antaranya mendapatkan batu yang berkualitas tinggi namun masih tinggi punya Yun Li, dan mereka membayar masing-masing 60 juta Yuan, dan langsung di potong.
3 Orang tukang gerobak keluar dari toko bersama Ranti dan mampir ke sebuah toko yang lumayan besar, mereka bertiga mendapatkan batu dengan harga masing-masing pilihan mereka, dan langsung memotong nya.
Ranti kembali ke toko dimana batu Yun Li di Potong dan ternyata sudah selesai, setelah di bersihkan dan timbang , beratnya 4,2 kilogram.
Yun Li terlihat sangat bahagia, sementara memegang dan mengelus-elus batu miliknya, seorang wanita muda bertanya,
" Maaf Nona, apakah anda pemilik batu, tanya Wanita muda itu
" Benar Nona, ini batu milik saya, apakah anda berminat membelinya, tanya Yun Li
" Kalau kamu mau menjualnya, saya bayar 2 milyar, kata wanita itu, yang ingin menipu Yun Li
Ranti yang melihat gelagat yang tidak baik dari wanita itu langsung berbisik ke Yun Li, harga batu itu bisa 7 atau 8 milyar, dia mau menipu kamu.
" Kalau Nona mau saya akan menjualnya 10 milyar Yuan, kata Yun Li
" Hahahaha batu seperti itu, kamu mau menjual dengan harga 10 milyar, jangan mimpi jadi orang kaya, kata wanita muda itu
" Kalau kamu tidak mau membeli, tidak apa-apa, tapi jangan menghina orang lain, jawab Ranti sengit
Lagi sengit-sengitnya mereka berdebat, datanglah wanita paruh bayah dengan seorang pemuda dan langsung berkata
" Nona, saya akan membayar batu anda 10 milyar dan perkenalan nama saya Kenzo, bagaimana
Yun Li melihat ke Ranti dan Ranti menyetujuinya, bagi Ranti harga 10 milyar itu sudah sangat pantas.
" Baiklah Tuan Kenzo, silahkan transfer dan batu ini jadi milik anda, kata Yun Li
" Yun Li, berikan nomor rekening kamu, agar Tuan Kenzo mentransfer nya, perintah Ranti segera, karena dia melihat Yun Li ragu-ragu memberikan nomor rekening nya
" Baik Nona, jawabnya
" Ini tuan nomor rekening saya, kata Yun Li
Dalam sekejap notifikasi dari bank milik Yun Li menginformasikan bahwa saldonya sudah bertambah 10 milyar
" Terimakasih Tuan, senang berbisnis dengan anda, ucap Yun Li
" Sama-sama, balas Kenzo
Kenzo juga melihat ada 2 batu yang baru selesai di potong dan terlihat 2 batu giok jenis Zamrud dengan berat 2 kilogram kualitas tinggi tingkat bawah dan satu lagi batu giok Es jenis kaca lubang Tua berat 3 kilogram.
" Tuan-tuan apakah 2 batu ini akan kalian jual, jika kalian mau jual bagaimana untuk Giok es saya 7 milyar dan Giok zamrud 6 milyar dan biaya potong saya yang bayar, bagaimana, tawar Kenzo
" Ranti yang menjawab, batu mentah mereka beli seharga masing-masing 60 juta, bagaimana jika anda juga mengembalikan harga mereka membeli batu ini, tawar Ranti
__ADS_1
" Tidak masalah, bahkan untuk yang Nona tadi juga aku akan kembalikan biaya membeli batu itu, jawab Kenzo.
Setelah semuanya beres Ranti mengajak Kenzo untuk menyebrang dan melihat 3 orang tukang gerobak yang juga sementara memotong batunya.
Kenzo merasa perjalanan jauh dari kota asalnya ke Beijing sangat memuaskan, toko perhiasan miliknya akan memiliki banyak bahan untuk dibuat perhiasan dan dia sudah menghitung keuntungan yang akan dia dapatkan.
Ketika tiba di tempat ketiga tukang gerobak yang memotong batu, ternyata sudah selesai dan batu-batu itu bisa mendapatkan uang milyaran.
" Tuan Kenzo, silahkan berikan penawaran jika anda berminat, ucap Ranti
" baiklah, terimakasih sudah memberikan saya kesempatan, balas Kenzo dengan penuh semangat
" untuk batu yang pertama beratnya 3,8 kilogram saya bayar 6,2 milyar , untuk batu kedua beratnya 4,1 kilogram dan kualitas tinggi, aku akan membayarnya 7,5 milyar dan batu ke tiga saya bayar 6,7 milyar, walau beratnya melebihi kedua batu itu tapi kualitasnya masih di bawah sedikit dari ke dua batu itu, bagaimana
" Bagaimana dengan kalian, tanya Ranti, agar cepat membuat keputusan
" Baik nona kami setuju, jawab mereka serentak.
" Sebagai bonus dari saya, maka biaya pembelian dan pemotongan saya akan kembalikan kepada kalian, jadi kalian untung bersih, kata Kenzo
" Terimakasih Tuan, senang berbisnis dengan anda, jawab mereka bertiga dengan senang.
Setelah membayar, Kenzo pamit undur diri, dan tak lupa memberikan Kartu namanya kepada Ranti dan Yun Li serta tukang gerobak.
" Nona, kami akan membaginya dengan Anda, kata para tukang gerobak
" Tidak perlu, ambilah dan jangan kalian boros dan berjudi batu, anggap uang itu pinjaman dari saya, jika kalian menggunakannya dengan baik maka percayalah keluarga kalian akan hidup dengan baik dan tak perlu mengembalikan nya padaku, kata Ranti
" Nona bolehkah kami pakai untuk membeli rumah, karena rumah kami sudah sangat tidak layak, kata mereka
" Pakailah dan berdagang, di tempat Yun Li, masih ada banyak Ruko yang jual dengan harga lumayan, belilah disana dan kalian harus saling menopang, tolong kalian jaga keluarga Yun Li, buat saya, kata Ranti
" Kami berjanji, akan saling menjaga, kata mereka.
" Ayo Nona, kami berjanji nona adalah orang yang paling kami hormati setelah orang tua kami, kata mereka dan menundukkan kepalanya
" Saya belum tau nama kalian, kata Ranti
" Hahahaha, ia Nona, kami bahkan sudah terima uang milyaran, tapi justru kami belum memberitahukan nama kami, hahahaha, lucu jadinya
" Nama saya, Xiao Lang ini Adik kandung saya Xiao Tian, kata Xiao Lang
" Saya Ding Fan dan ini kakak tertua saya Ding Tian
" Saya Yuan Zhao, dan paling kecil Nona umur saya baru 19 tahun, mereka berempat sudah aku anggap kakak bagiku.
" Jadi bagaimana apakah kalian ingin beli Ruko di tempat Yun Li, tanya Ranti
Mulai hari ini, Nona Yun Li akan menjadi saudara perempuan kita, kata Xiao Lang,
" Bagaimana, Nona Yun Li, apa kamu bersedia mengangkat saudara dengan kami, tanya yang lainnya
" Aku bersedia, menjadi saudari kalian, aku juga hanya hidup bersama dengan putriku dan ibu angkat ku, terimakasih kepada kalian semua, dan umurku 25 Tahun.
Kalau begitu Yun Li menjadi saudari ke tiga, Xiao Lang 28 tahun dan Ding Tian 27 tahun,
Kalian bertiga segera beri salam ke pada kakak ketiga kalian, kata Xiao Lang
" Kakak ketiga , kami Xiao Tian, Ding Fan dan Yuan Zhao, mulai hari ini berjanji demi langit dan bumi selamanya akan mengakui dan mengangkat saudara dengan saudari Yun Li. terimalah hormat kami, sambil mereka berlutut.
Pemilik toko melihat keharuan itu, dengan ikhlas dia menuangkan teh dan berkata, kenalkan nama saya Tan Kian, kalian bisa memanggil saya paman Kian, saya juga jadi saksi pengangkatan saudara kalian, ini ambilah agar sah Prosesnya.
Sebuah momen di mana mencari teman dan di jadikan saudara itu lebih baik daripada bersaudara sekandung tapi selalu bermusuhan.
__ADS_1
" Terimakasih paman Kian, kami akan menghormati Paman, sebagai orang tua kami, apalagi kami hanya orang kampung, kata Xiao Lang.
" Berusahalah dan saling mendukung, persaudaraan itu lebih penting daripada harta, lindungi satu sama lain, itu saja pesan Paman. kata Tan Kian
" Kalau begitu mari kita rayakan peristiwa ini, saya akan traktir kalian semua makan sepuasnya, kata Ranti
" Tunggu sebentar saya tutup toko dulu, saya juga ingin ikut merayakannya, kata Tan Kian
" Apa paman punya tempat yang nyaman dan makanannya enak-enak, tanya Ranti
" Ke restoran adik saya saja, ipar perempuan saya, sangat pandai memasak, dan menu paling favorit adalah seafood, kata Tan Kian
" Kebetulan Paman saya sangat hobi makan seafood, kita kesana saja, dan bagi kalian yang sudah istri, suruh datang naik Taksi, dan kamu Yun Li ajak ibu dan anakmu
Mereka langsung berangkat ada yang ikut mobil Ranti dan ada yang ikut mobil Tan Kian.
Ranti juga memanggil Bibi Helen, Lily dan Celine.
Mereka bertiga yang mendapat pesan dari Ranti, segera berangkat, apalagi ini adalah hari terakhir Ranti di China.
Ranti meminta kepada Tan Kian agar menyiapkan tempat khusus, Tan Kian, segera menghubungi adiknya dan di sambut dengan senang, segera menyiapkannya makanan seafood terbaik dan berbagai minuman.
Ibu angkat dan putrinya Yun Li, juga langsung bergegas, begitu juga para tukang gerobak yang telah menikah dan punya anak, segera datang, Yuan Zhao memanggil pacarnya, dan dia bersedia datang, akhirnya komplit pertemuan dadakan itu
Setelah satu jam lebih menunggu akhirnya semua sudah tiba di restoran milik adiknya dan mereka memasuki ruangan dan langsung menikmati makanan.
Sambil makan dan minum mereka berbicara berbagai hal, para suami menceritakan bahwa mereka sekarang sudah punya uang, bisa beli rumah dan Ruko untuk Berdagang dan juga bisa beli mobil.
Dalam perbincangan itu akhirnya di sepakati kalau mereka ingin buka usaha masing-masing di kompleks Ruko yang Yun Li beli, dan besok pagi mereka akan kesana.
Ranti, bibinya, Lily dan Tan Kian begitu senang mendengar mereka akan berusaha di tempat yang sama, itu artinya mereka bisa saling menjaga.
" Sangat bagus kalian memilih tempat yang sama untuk berusaha, kebetulan Paman tau lokasi itu kedepan akan ramai, Paman juga akan beli 1 unit disana, kata Tan Kian.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, dan akhirnya mereka bubar dan kembali ke tempat masing-masing, Ranti sudah berpesan bahwa dia akan menunggu dengan Yun Li di kompleks Ruko jam 9 pagi, karena pesawat Ranti berangkat jam 6 sore.
Yun Li beserta ibu dan anaknya mengantar Ranti ke hotel, baru mereka kembali kerumah.
Di perjalanan Yun Li, berkata kepada ibu angkatnya
" Bu mulai lusa aku berhenti menjadi sopir dan akan melakukan renovasi di ruko pemberian Nona Ranti dan akan mulai berdagang, kata Yun Li
" Apakah modalnya sudah cukup, tanya ibu angkatnya
" Sangat lebih dari cukup, Nona Ranti memberikan kepada saya 10 milyar Yuan, kata Yun Li jujur
" Yun Li, apa benar begitu, penasaran ibunya
" Benar Bu, kita akan beli rumah dan beli mobil agar setiap hari Yun Wei bisa naik mobil ke sekolah, kata Yun Li
" Baiklah, ibu bahagia mendengarnya, kalau kamu beli rumah, apartemen akan ibu sewakan dan uangnya di tabung buat Yun Wei di masa depan, hanya kalian harta yang ibu miliki, kata ibu angkat Yun Li
" Kami berdua bersyukur, disaat aku lagi hamil, ibu mau memberikan tempat tinggal dan makan untuk saya dan hingga hari ini ibu selalu berkorban untuk kami, Yun Li
" Tuhan memberkati kamu Yun Li, kata ibu angkatnya dan akhirnya mereka tiba dirumah
Di hotel, Ranti baru selesai mandi dan berganti baju, besok selesai urusan Ruko, makan siang dengan Bibi Helen, Lily dan Celine, baru lanjut pulang ke Surabaya, monolog Ranti.
* Tuan anda belum check in hari ini*
" Oke Rose CHECK IN "
* selamat Tuan anda mendapatkan, lahan 10 hektar di Jogjakarta.
__ADS_1
" Terimakasih Rose"