
" Aisyah... Aisyah... teriak Pak Lomban..
" Paman Lomban, mati masuk, Aisyah dan kak Delia baru saja hendak ke tempat Paman, tapi kedatangan tamu orang super kaya, bahkan melewati kekayaan kakakku", ucap Aisyah sambil menunjuk ketiga pasang suami istri dari 3 siswi begadulan.
" Hahahaha orang super, dan mengalahkan kekayaan Nona Muda Ranti, kakaknya keponakan paman, hahahaha,
Ponakanku yang cantik, kamu tau tidak 2 wanita itu, mereka hanya pegawai kecil kita di Kantor kita, gaji mereka saja tidak bisa mengalahkan uang jajan kamu", ucap Pak Lomban.
" Kalian berdua ada apa kalian mengganggu di sini, jadi seperti ini tingkah kalian di luar Kantor, besok kalian jangan datang lagi ke kantor untuk selamanya, saya kasih kalian, Nona Muda Aisyah Aliyah Antara, adalah adik angkat Nona muda Ranti Putri, pemilik Bank IDB, dan kamu Manajer di PT Super Speed Line, Pengki apa kamu lupa dengan saya? tanya Pak Lomban.
" Hmmm, dengus Pengki
" Asal kamu tau,PT Super Speed Line adalah milik dari Nona Muda Ranti Putri, dan itu berarti Nona Muda Aisyah adalah salah satu dari keluarga Pemilik ", ucap Pak Lomban.
" Nona Muda Aisyah Antara keluarkan kartu pengenal mu? ucap Pak Lomban merubah gaya panggilan agar wibawa Aisyah lebih mendominasi.
" Yang ini Paman", tanya Aisyah pura-pura polos sambil menunjukkan Kartu Pengenal khusus".
" Ternyata kamu bekerja di perusahaan kami, dan mengaku orang yang sangat kaya,
" Paman, lihat mobil mereka, bukan meremehkan, mobil seharga 200 juta, sudah belagak selangit, 3 mobil kalian belum sanggup membeli mobilku yang ini, kasihan betul kalian ini.
Lagian mana ada orang yang super Kaya menyekolahkan anaknya di sekolah negeri, kalau ada itu pun hanya bisa dihitung dengan jari, seorang siswa dari keluarga kaya pasti minimal di antar sopir, kalaupun kakak motor, minimal motor seperti punyaku, Kawasaki Ninja ZX 25 RR, harga 130 juta, nah anak kalian bawah Scoopy, masih mahalan Nmax saya", ejek Ranti.
Kamu Pengki dan kalian wanita tua, saya anggota keluarga pemilik perusahaan memberhentikan kalian dengan tidak hormat, alasannya, kalian sudah melanggar aturan yang Paling penting dalam perusahaan kami, Ucap Aisyah
" Paman, kalau para Petinggi lainnya bertanya soal ini, bilang ke mereka jika mereka mau tetap berada di perusahaan, jangan banyak momen dan baca lagi kontrak kerja, dan baca aturan kerja dan aturan lainnya", ucap Aisyah.
" Lalu apa Paman mengenal kedua orang ini", ucap Aisyah.
Yang Itu acim, Adalah Manajer umum di KS Sedangkan Dulmajit, Kepala cabang pembantu Bank Mandiri kota Cilegon", ucap Lomban.
" Halo Pak direktur Utama, apa kamu mengenal Tua. Acim Manajer umum? tanya Aisyah.
" Ya itu anak buah saya Nona Muda, ucap Direktur Utama KS.
" Anaknya Tuan besar Acim, tadi siang memaksa saya membayar makanan yang dia beserta 2 temannya makan, setelah saya bayar, anaknya Pak Acim meminta uang kepada saya 1 juta, dan menurut Orangtuanya, itu hal wajar, dan saat ini anaknya belum pulang, keluarga saya yang di ancam oleh Acim dan saudaranya, kami katanya orang miskin, tidak boleh membalas jika anaknya memukuli kami, jadi bagaimana menurut anda, apakah anda setuju dengan didikan seperti itu? tanya Aisyah
" Tidak Nona, ucap sang Dirut.
" lakukan tugasmu, Pecat dia sekarang ! tegas Aisyah.
" Baik, suratnya akan saya kirim ke email Pak Acim dan juga Nona Muda", ucap Sang Dirut
" Paling lambat jam 9 pagi sudah dikirim", perintah Aisyah.
" Kamu yang di bank mandiri, meskipun saya tidak bisa memecat kamu secara langsung, tapi tunggu maksimal hari Selasa Pagi kamu sudah dapat surat cinta", ucap Aisyah.
" Nona Muda, kakak mu adalah nasabah terbesar di Bank Mandiri, dan nona sendiri Adalah penabung terbesar di Mandiri Banten, gunakan kekuatan uang untuk memecat Dulmajit, bukan menyogok, tapi tarik semua uang milik mu dan juga keluarga nona Muda, pasti mereka akan menuruti syarat dari Nona Muda, ucap Pak Lomban mengajarkan suatu hal yang termasuk arogan jika salah tafsir.
" Baik Paman, apa paman punya nomor nomor Telpon Kepala Cabang Pusat Mandiri Bante? tanya Aisyah.
" Paman punya, dia termasuk teman Paman sekelas di kampus", ucap Lomban dan mengirim Nomor telpon yang dimaksud.
" Halo selamat malam, saya pemilik rekening deposito dengan nomor xxxx dan pemegang Kartu Mandiri World Elite dan Prioritas, saya ingin Manajer Dulmajit di pecat, atau di mutasi ke daerah pelosok di Banten ini, bila perlu Pecat, kalau tidak Saya akan menarik semua Dana saya di bank Mandiri, dan saya juga akan meminta kakak saya Ranti Putri, untuk menarik semua Uangnya dari Bank, jika Anda menolaknya, maka Paling lambat hari Senin jam 9 pagi tolong siapkan uang saya, dari saldo yang saya ingat sekitar 35 triliun", ancam Aisyah.
" Maaf Nona Muda, apa hal ini tidak bisa kita bicarakan baik-baik", ucap Kepala Cabang mandiri Banten.
" Berarti anda tidak menerima permintaan saya, dan Baiklah, hari Senin jam 9 pagi silahkan siapkan uang saya, saya akui uang saya sangat kecil di bank Mandiri, tapi Tabungan saya tercatat di Bank yang anda pimpin, terimakasih ucap Aisyah dan memutuskan panggilan nya, tanpa menunggu jawaban dari dari kepala cabang itu.
" Gawat, Dulmajit buat masalah apa hingga bisa seperti ini, Nona Muda Aisyah tidak apa-apa kalau menarik uang nya, bagaimana jika Nona Ranti yang menarik Uangnya, begitu juga 10 saudaranya, bisa-bisa goyang Bank ini', bank ini, monolog kepala Cabang dan menghubunginya Dulmajit.
Seketika Terdengar suara handphone Dulmajit berdering.
" Halo Pak kepala, selamat malam, sapa Dulmajit
__ADS_1
" Apa yang kamu perbuat dengan keluarga nasabah terbesar di Banten, dan dan seluruh Indonesia, hingga Nona Muda Aisyah Antara, ingin mencabut dananya. dari bank kita, dan kamu jika beliau mencabutnya, maka cabang Banten akan kehilangan uang yang sangat besar, ditambahi jika kakaknya nona Ranti ikutan menarik uangnya, beserta 10 Saudaranya, apa yang akan terjadi ! jawab sekarang.
" Ini hanya salah paham biasa saja, Aisyah tidak senang anak saya menolak ajakan dia ketemu, tahu sendiri lah anak saya bagaimana, menurut bapak, apa pantas anak gadis mengajak anak laki-laki jalan-jalan", jawab Dulmajit berbohong.
" Apa benar seperti itu, jadi kamu siap saya pecat demi harga diri anak kamu yang katanya ganteng dan pintar disekolah, ucap Kepala Cabang Mandiri.
" Benar Pak, silahkan pecat saya, lebih baik kehilangan pekerjaan daripada harga diri keluarga saya", baiklah tapi sayang, saya juga melihat kamu sedang berada di kios Aisyah, Pak Lomban sudah menunjukkan bukti bahwa anak anda bertindak dengan sangat brutal dan memaksa nona muda Aisyah untuk membayar makanan anakmu dan minta uang 1 juta sambil mengancam keluarga nya, surat pemecatan kamu, silahkan baca nanti email, karena kamu juga mengancam Keluarga nona muda Aisyah, terimakasih selamat berlibur', ucap Kepala Cabang Pembantu mandiri Banten.
" Paman, kita sudah Membantu mereka agar bisa berlibur, kan mereka orang kaya, uangnya tak berseri, hingga berbohong depan mata kita dianggap biasa", ucap Aisyah dengan nada mengejek.
" Mohon maaf kios kami tidak layak menerima tamu orang kaya seperti Kalian, silahkan cari Restoran yang mewah, usir Aisyah.
" Jangan salahkan kami jika kios kalian kami hancurkan", Ucap Acim.
" Pasti ku minta kalian bertanggung jawab", ucap Aisyah.
' Kamu menantang keluarga kami", hardik Acim.
" Jadi aku biarkan saja, kalian menghancurkan usaha kami, sudah kurekam, dan akan ku kirim ancaman kalian terhadap kios kami, dan ku minta Pak Fuadi agar membuat laporan penganiayaan atas Nuril anaknya", ucap Aisyah.
" Hahaha kamu mau adu kekuatan dengan kami, sengit mereka.
" Silahkan datang hancurkan, jangan minta ampun jika kakak saya yang bertindak", ucap Aisyah.
" Apa kalian berpikir saya sebagai ayahnya akan tinggal diam jika kalian ingin menghancurkan kios kami, apa kalian tidak mengenal Antara sang jawara Banten", ucap Pak Antara.
Ketiga orang itu, langsung terdiam, keringat dingin mengucur di punggung mereka.
" Kalian punya keluarga, saya juga punya keluarga, apa kamu pikir adik- adik perguruan saya akan tinggal diam jika saya minta bantuan, mungkin kalian hanya mendengar Masduki, tapi lihat dia sekarang, saya tunggu kalian disini, silahkan pergi dari kios kios Saya', usir Pak Antara.
Saya juga Lomban, kalian pikir, saya juga akan diam jika kalian mengganggu keponakan saya, silahkan pergi kalian dari sini, Pengki, keluarga kalian masih punya hutang pada keluarga saya, jadi saya akan menghitung semuanya", ucap Lomban.
" Ponakan, Jangan takut Keluarga paman masih lebih besar dari keluarga mereka, tapi keluarga paman tidak mau gunakan nama keluarga, untuk hal seperti ini, tapi asal Ponakan tahu, sifat mereka sudah dari dulu seperti itu, makanya banyak keluarga tidak mau berhubungan dengan mereka, bukan takut, tapi malas, tapi bagi mereka kami diam karena takut pada mereka", ujar Lomban.
ketiga pasang suami istri itu langsung beranjak dan pergi dari kios Aisyah dengan mobil Toyota Agya.
" Paman percaya dengan Keponakanku', ujar Lomban.
" Kak Delia kemana bunda? tanya Aisyah.
" Dia pulang sebentar, nanti kesini lagi", jawab Bu Antara.
Diposisi Ranti, saat ini sudah berada di rumah Belanda, dan menghidupkan mobilnya lalu pulang ke rumahnya,
Selang 45 Menit, Ranti tiba dirumahnya, ternyata masih belum pada istirahat.
" Aku pulang, selamat malam", sapa Ranti.
" kakak sudah pulang, ucap Salma.
" Ia sayang", jawab Ranti.
" Lindri, ini Ranti Putri saya, apa kamu ingat saat dia lahir", ucap Monicha
" Hahahaha, aku masih Mbak, sangat cantik, seperti mba waktu muda dulu", ucap Lindri.
" Princes, ini bibi Lindri, ucap Monicha.
" Hai Bibi, Saya Ranti Putri Setiawan, senang akhirnya bisa berjumpa dengan Bibi", ucap Ranti sopan
" Bibi juga senang melihatmu, maafkan bibi yang tidak tabah mencari mu", ucap Lindri.
" Tidak apa-apa, semua sudah lewat, sekarang saatnya kita semua bahagia, dan membuat perhitungan pada siapapun yang membuat kita menderita", tegas Ranti.
" Ia sayang, bibi akan belajar lebih kuat lagi, dan ini putra Bibi, namanya Kenny Adipati, baru berumur 5 tahun.
__ADS_1
" Baik bi, semuanya akan baik-baik saja, direktur di perusahan mommy akan membayar semua perlakuannya terhadap bibi", ucap Ranti.
" Terimakasih sayang, bibi sangat bahagia mendengarnya, bibi mohon berikan keadilan untuk Bibi", ucap Lindri.
" Tenang saja, biarkan dulu dia menikmati apa yang dia dapat beberapa saat lagi, baru kemudian dia akan mengalami penderitaan seumur hidupnya, hukuman apa yang pantas untuknya? tanya Ranti
" Cukup buat dia merasakan susah, dan buang dia ke daerah terpencil, tapi jangan istri pertamanya dan anaknya, dia sepupu Bibi, istri keduanya yang meminta agar bibi di singkirkan", ucap Lindri.
" Baiklah, sesuai dengan kemauan Bibi.
Obrolan mereka terhenti karena waktu sudah menunjukkan jam 12 malam.
" Salma, Armando ayo kita istirahat, apa kalian berdua mau tidur dengan Kakak? tanya Ranti.
" Hehehehe, kak Armando baru bilang ke Salma agar minta kakak tidur dengan kami", ucap Salma.
" Ya sudah ayo kita tidur, besok, kita banyak aktifitas, apalagi kak Darel dan kak Vanya akan datang bersama Kakek dan Nenek juga paman dan Bibi Bastian, ucap Ranti.
" Ia kak, bunda sudah kasih tau kami", ucap Salma.
Kini semua orang sudah berada di kamar, Armando dan Salma sangat bahagia bisa tidur bersama dengan orang yang paling mereka sayang dan banggakan.
Ranti sendiri belum tidur, dia melihat laporan dari Aplikasi Mata Dewa, dia tersenyum melihat bagaimana Aisyah dengan tegas memerintah Direktur Utama KS dan seorang Kepala Cabang Mandiri.
Ranti melihat kantong Ruang 4 musim, dia melihat ke 3 orang siswa yang di tangkap Tim Rose, terlihat mereka duduk menikmati apa yang tersedia, mereka tidak menggubris aturan yang diberikan,
Ranti hanya tersenyum melihat mereka yang tetap angkuh, " kalian akan merasakan apa itu kesulitan" monolog Ranti.
" Rose, pisahkan mereka bertiga, buatkan gua untuk tempat mereka berteduh, ucap Ranti.
* Baik Tuan", jawab Rose
" Terimakasih Rose".
* Tuan, jangan lupa dengan pembangunan Panti Asuhan di tiap daerah, ini masterplan untuk Tuan, Panti Asuhan, Sekolah, lembaga kursus dan Supermarket, semua terintegrasi agar kehidupan panti asuhan nanti bisa berkembang dan anak-anak panti mendapatkan pendidikan yang layak dan asupan gizi yang layak, panti asuhan juga akan memiliki pemasukan dari Sekolah dan Supermarket", ucap Rose.
" Terimakasih Rose, setelah semuanya beres aku akan kerjakan semuanya, aku akan berkeliling Indonesia", ucap Ranti.
* Baik Tuan, Rose sudah tau apa yang Tuan rencanakan, sebagai hadiah, Kecepatan terbang Tuan telah di tambahkan menjadi 1500 km perjam, ketahanan terbang, 12 jam non-stop pada kecepatan maksimal, kini tuan ke Jakarta hanya butuh waktu tidak sampai 1 jam", ucap Rose.
" Terimakasih Rose, aku sangat kuatir dengan Aisyah sikapnya sangat berbeda dengan Robin, ketulusannya terkadang akan membuat dia menderita, aku takut dia akan menjadi orang kejam saat ada yang mengkhianatinya", ucap Ranti.
* Nona Aisyah dan Salma sama persis dengan Tuan, tulus kepada mereka yang disayangi tapi sangat kejam pada mereka yang berkhianat, jadi jangan kuatir, yakinlah baik Aisyah maupun Salma dan saudara Tuan yang lain, memiliki banyak kelebihan yang akan melengkapi tujuan Tuan, sistem menghitung perbuatan baik mereka kedalam pengabdian Tuan,
Tuan telah membawa warna baru bagi sistem, dulu pemilik sistem bekerja sendiri dan terus mengandalkan kekuatan sistem, tapi Tuan tetap mengandalkan kemampuan Tuan dan kodrat Tuan sebagai manusia, Rasa ingin menolong, rasa sedih dan rasa sayang itu ciri dasar sebagai manusia, pemilik sistem rata-rata melupakan entitasnya saat berada di Tahap emas level 5 atau menengah, mereka berubah menjadi kejam, dan semua orang di sekitarnya dianggap 100% bawahannya,
Padahal tanpa bicarapun mereka adalah bawahan, sistem melihat Tuan memanfaatkan kekuatan Sistem hanya untuk melihat apakah orang yang akan tuan berikan kepercayaan adalah orang setia atau tidak, setelah sistem konfirmasi, maks Tuan seolah tidak menganggap mereka bawahan melainkan sebagai saudara, akhirnya mereka bekerja dan melayani tuan dengan ikhlas, ini warna baru yang Tuan berikan bagi pencipta sistem, kemandirian Tuan dalam menjadikan bawahan sebagai pilar pelayanan bagi sesama adalah hal yang sangat hebat.
" Rose bangga dengan cara Tuan mengelola kekuatan besar yang kami berikan, damai sejahtera itulah impian Tuan di tiap Semesta, teruslah berbuat baik dan hapuskan semua yang jahat, serta ampunilah bagi mereka yang mau bertobat", ucap Rose.
" Rose, aku ingin sangat ingin memberikan semua saudaraku, kebahagiaan, aku ingin di sepanjang hidup mereka, mereka tidak tidak menderita lagi", ucap Ranti.
* Tuan sangat mulia hatimu, jangan kuatir, mereka akan tetap rukun dan tetap bahagia, tidak ada dari mereka yang mengkhianati Tuan, bahkan keturunan mereka", ucap Rose.
" Aku takut keturunan mereka tidak mengenalku saat seluruh saudaraku pergi ke surga", ucap Ranti.
* Baiklah, Rose berikan Tuan 1 kekuatan untuk membuat Tatto ikatan keturunan, tapi setiap keturunan di sepanjang abad yang berkhianat akan langsung menjadi abu di saat dia mulai menghancurkan tatanan keluarga.
Tato tersebut akan langsung mengikat jiwa mereka dengan aturan-aturan yang ada, silahkan Tuan tentukan aturan mutlak yang sama sekali tidak boleh di langgar, juga aturan yang masih bisa di toleransi, tetapkan usia berapa mereka wajib dengan seluruh aturan yang ada.
Soal pengetahuan akan aturan, akan secara otomatis mereka dapatkan saat berumur 12 tahun, tato sendiri akan di buat otomatis, sejak bayi itu lahir, dan setiap kelahiran keturunan mereka, maka semuanya akan tertulis dalam kitab yang tersimpan di ruang Dimensi Tuan", ucap Rose.
" Saya tidak lagi menambah daftar saudara Utama dengan jumlah 11 kami yang ada, makanya Aisyah saya masukkan ke daftar kak Robin", ucap Ranti.
* Rose tahu itu, keluarga utama Tuan hanya 10, Tuan Robin dan nona Aisyah adalah Pilar utama dari ke 10 saudara Tuan.
__ADS_1
Tuan Robin dan Nona Aisyah, hanya memiliki 1 tingkat di bawah 10 Saudara Tuan, hal ini hanya sebagai pembeda saja, agar kelak ketika mereka semua tidak ada, keturunan dari Robin dan Nona Aisyah sadar akan posisinya dan mereka wajib menghormati garis keturunan dari 10 saudara Tuan.
Tapi jangan kuatir akan hal itu, karena Tuan akan menyertai mereka semuanya, catatan sejarah keturunan mereka, dari awal mula sudah Rose susun dengan baik.