SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Dalang Mega Kasus penipuan


__ADS_3

Pak Romly terkejut mendengar ucapan Ranti yang mengatakan bahwa dia mengenal Pak Pribadi, bahkan Tiara anaknya adalah teman sekolahnya.


" Maaf Nona Ranti, saya dan istrinya Pribadi saudara sepupu, dan memang dari dulu sejak di buka perusahaan konstruksi, saya sudah dipercayakan sebagai supplier, makanya saat dia menjadi Pimpro di dua Proyek besar, dia menunjuk saya sebagai supplier bahan-bahan yang saya sebutkan tadi, sekaligus mengawasi 4 perusahaan yang bergabung agar kualitas yang di produksi harus sama, dan memang kami semua bersaudara", ucap pak Romly.


" Wah itu namanya KKN, hahahaha, ucap Ranti", sambil ketawa.


" Bisa di bilang demikian, tapi kami mengutamakan kualitas, kami sebagai saudara harus mampu membuat saudara kami bangga dengan kualitas produk kami, agar dia tidak malu ke pemilik proyek, begitu juga kami pasti tetap dapat berproduksi, saudara itu benar, tapi kalau kualitas kita buruk, sama saja kita semua jatuh miskin,tapi jika kita memproduksi barang bagus, maka dia kaya, kami juga kaya, dan Halal", ujar Pak Romly.


" Terimakasih atas sharingnya,saya akan pegang kata-kata bapak untuk masa depan saya.


" Lalu bagaimana dengan rumah ini berapa harganya, dan apakah semua suratnya lengkap dan tidak di jaminkan", tanya Ranti.


" Surat-suratnya lengkap, dan tidak tidak di agunkan kemanapun, semua ada di tangan kami, soal harganya adalah 15 miliar, nego sedikit boleh, ucap Pak Romly.


" Berapa luas tanahnya? tanya Ranti.


" Luas keseluruhannya 1500 meter, soalnya 4 kavling, yang tanah kosong samping hingga jalan belakang semuanya milik saya, dan juga di jual sekalian dengan ini, makanya harganya 15 milyar, awalnya saya mau buat minimarket sebelah saya ini, tapi batal karena semu anak saya kuliah ke Jakarta", ucap pak Romly.


" Oh oke, saya tidak menawarnya, asalkan keempat sertifikatnya lengkap, dan apakah bisa bapak tunjukkan kepada saya", ucap Ranti.


" Bisa, Sebentar saya ambilkan", jawab pak Romly.


' Nona, sepanjang jalan ini, tidak warung besar atau Indomaret, kemarin ada orang datang untuk menawar tapi dia menawar tidak tahu diri", ucap istri Pak Romly.


" Berarti rejeki saya", jawab Ranti singkat.


" Apakah Nona akan tinggal disini nantinya", tanya ibu itu.


" Tidak, nanti yang tempati, Omar dan saudara-saudaranya, hingga mereka semuanya lulus kuliah dan bekerja, kebetulan tanah ini 4 kavling kayak cukup jika suatu saat mereka mau dengan tanah ini untuk di jadikan hak milik mereka", ujar Ranti.


" Semoga, anak-anak baik itu bisa sukses, ibu senang melihat semangat mereka, makanya saat ibu juga gak ada kerjaan kadang nongkrong bareng sama Bu Amalia di warung mereka, biar hanya bantu temani adik mereka", ucap ibu itu dengan tulus.


" Ini sertifikatnya Nona, ucap Pak Romly, sambil memperlihatkan ke-empat Sertifikat tanah dan rumah miliknya.


" Baiklah, saya berikan tanda jadi dulu 2 miliar, nanti hari Senin orang saya datang melumasi dan mengurus semua surat-suratnya karena mau langsung saya balik Nama", ujar Ranti.


" Baik kalau begitu saya ambil kuitansinya dan juga materai, sebagai tanda terima uang sementara", ucap Pak Romly.


" Bu Amalia, saya minta tolong Carikan 2 Pembantu untuk merawat rumah ini juga Omar dan adik-adiknya, walau Mereka tetap jualan tapi soal gaji Pembantu itu tanggung jawab saya, tapi pembantu itu wajib mengikuti perintah Omar, karena majikannya adalah mereka", ucap Ranti.


" Baiklah, saya ada teman yang biasa bekerja sebagai Pembantu, suaminya supir ojek online, begitu juga dengan anak mereka dan menantunya", ucap Bu Amalia.


" Baiklah, besok suruh mereka datang ke rumah ibu, dan buat mereka tempati bangunan yang di belakang', ucap Ranti.


" Ia Nona, kasihan juga, mereka hanya ngontrak, jadikan lumayan jika mereka bisa tinggal di sini, Nona tenang saja, saya kenal baik dengan keluarga itu, saya akan bantu mengawasi mereka", ucap Bu Amalia.


" Terimakasih Bu, asal mereka rajin mengurus rumah dan keperluan Omar dan adik-adiknya, percayalah hidup mereka akan senang, apalagi jika Omar dan adik-adiknya sukses, keluarga pelayan itu pasti ikut menikmatinya, gaji mereka 5 juta per orang, nanti Omar yang akan membayarnya, tentunya uang dari dari saya", ucap Ranti.


" Baiklah, ibu akan menghubungi mereka dulu", ucap Bu Amalia sambil menghubungi temannya.


Selesai tanda tangan Kuitansinya, Ranti memberikan cek Senilai 2 Milyar dan sisa pembayaran 13 Milyar.


" Kalau begitu, kami akan pindah hari Selasa, seluruh perabotan disini, sudah termasuk, sebelum kami pindah akan kami ganti Kasur dan bantal di seluruh kamar, hingga kamar pelayan, bangunan untuk pelayan di dalam 1 ruangan ada 2 kamar 1 kamar mandi, Dapur, serta ruang tamu, setiap kamar di lengkapi AC, dan juga terdapat TV' dan kulkas di setiap Bangunan", ucap pak Romly.


" Baiklah Pak, berarti Omar dan adik-adiknya hanya perlu bawa barang saja", sahut Ranti.

__ADS_1


Setelah selesai dengan urusan pembelian rumah, Ranti mengajak Omar dan adik-adiknya, pulang ke rumah kosong selama ini mereka tempati.


Tiba dirumah itu, mereka semua masuk, Ranti melihat satu persatu, ada kesedihan dari raut wajah mereka.


" Omar, Amir, berjanjilah padaku bahwa kalian bisa aku percaya, aku Minta maaf karena sampai lupa kalian berdua telah lulus SMA, jadi tahun ini kalian berdua daftar kuliah, dan ambil jurusan sesuai dengan minat kalian, soal uang jangan kuatir, kios juga akan segera di bangun kembali.


Kalian mulai hari Rabu depan pindah ke rumah besar yang di samping pak Hadid dan Bu Amalia, nanti ada Pembantu 2 keluarga yang akan mengurus rumah, dan mengurus kalian, adik-adik kalian juga daftarkan ke sekolah bintang timur, soal biaya jangan kuatir.


" Untuk pembantu, saya akan berikan kepada kalian, dan bayar gaji mereka, ini aku berikan, ATM Deposito Berjangka 1 tahun, artinya setiap tahun akan ada bunganya, aku sudah isi 150 milyar, pendapatan dari bunga saja sudah cukup biaya hidup pertahun tanpa kerja, tapi aku ingin kalian tetap berjualan, tapi pakai tenaga karyawan, kalian hanya jadi bos, yang membantu karyawan kalian, kiosnya sudah ku sewa 5 tahun, tapi jika pak Hadid tambahkan menjadi 10 tahun, ya kalian pakai Saja.


Selanjutnya ini ATM buat kalian berempat, pakai uang ini masing-masing, dan jangan curang, setiap orang sudah saya berikan 10 milyar, dan ATM 1 ini berisi berisi 60 milyar, ini untuk kalian gunakan sebagai modal, dan biaya hidup kalian sebelum cair dari Deposito Berjangka, uang ini, buat belanja makanan sehari-hari, bayar karyawan di kios dan bayar pembantu serta air,listrik dan Internet, jadi berhemat, ambilah dan simpan baik- baik.


Dan ini SIM motor dan mobil, saya akan belikan kalian berdua mobil dan seorang 1, tapi ingat fokus kuliah dan jualan, Apakah kalian paham maksud saya? tanya Ranti.


" Kami paham, apakah kami boleh beli alat musik, kami juga berdua ingin membangun YouTube Chanel, kami ingin berusaha juga dapat uang dari YouTube", ucap Amir.


" Silahkan, asalkan itu bisa menghasilkan uang kenapa tidak, sekarang kalian teteskan darah dulu di atas SIM kalian masing-masing, setelah itu nanti saya jelaskan, maksud dari tetes darah ini", ucap Ranti.


Kedua anak kembar itu langsung meneteskan darahnya dan mereka merasakan ada aliran hangat di tubuh mereka, dan berbagai jenis keahlian masuk kedalam pikiran mereka, keahlian Mengemudi, beladiri, memasak, bisnis serta keahlian bernyanyi dan memainkan alat musik, serta komputer.


" Bagaimana rasanya, apa kalian merasakan sesuatu, tanya Ranti.


" Kami merasakan banyak pengetahuan yang bisa kami lakukan, menyetir mobil, hingga bernyanyi seta memasak", jawab Omar.


" Itulah manfaat kalian meneteskan darah di SIM itu, semua yang kalian rasakan adalah hal yang nyata, kalian bisa mengemudi mobil sekelas supir profesional dan bisa memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi pada mobil kalian atau mobil lainnya.


Sekarang panggil kedua adik kalian, dan telanlah ini, sambil kalian meresapinya saya telpon orang dulu.


" Halo Pak Drajat, tolong antarkan Handphone Samsung Galaxy S22 Ultra 5 G, 2 unit, Reno 8 Pro 5 G 2 unit, Galaxy Tab S8 Ultra varian 512, 4 unit serta keyboard dan earbut, sekarang di alamat yang sudah ku kirim, saya Tunggu", Ucap Ranti .


" Terimakasih pak", jawab Ranti dan menutup telpon, dan mengganti menghubungi Aluna.


" Halo Aluna, besok jam 11, kirim 2 mobil Toyota Raize ke alamat yang sudah saya kirim, bawa semua dokumen yang perlu diisi, dan 2 unit motor Kawasaki ZX 25 RR, apakah bisa, tanya Ranti.


" Bisa Nona, motor juga ada kami akan datang besok, tapi untuk suratnya hari Selasa baru selesai dan sudah dengan plat Nomornya", jawab Aluna.


" Baiklah, nanti saat kamu mau jalan tolong telpon saya, biar nanti saya datang ke alamat itu", balas Ranti.


" Baik Nona Muda", ucap Aluna.


" Bagaimana Sekarang apa yang kalian rasakan, tanya Ranti.


" Kami merasakan otak kami lebih cepat berpikir dan lebih mudah memahaminya sesuatu.


" Baguslah, kedua adik kalian juga akan bertambah pintar", ucap Ranti.


" Sekarang buka baju kalian berempat, sisakan ****** ***** kalian dan berbaringlah di lantai, jangan malu-malu, ini buat masa depan kalian berempat", tegas Ranti.


" Baik Nona Muda, jawab mereka berempat, dan langsung membuka bajunya dan berbaring di lantai.


Ranti memberikan Pill Rekonstruksi Fisik, kepada mereka berempat dan langsung di telan sesuai arahan Ranti, kemudian mereka berteriak-teriak kesakitan, Ranti sudah memblokir agar suara mereka tidak terdengar Keluar rumah.


Selang 30 menit prosesnya sudah selesai, dan Ranti menyuruh mereka berendam secara bersamaan di bak mandi mereka yang cukup besar, Ranti mengaktifkan elemen api dan air, hingga air dalam itu tiba-tiba menghangat, setelah itu lanjut berendam untuk kedua kalinya, Ranti meneteskan 4 tetes air Surgawi, dan kembali menghangatkan air dalam bak itu. setelah selesai Ranti membiarkan mereka mandi dan berganti pakaian.


Kini terlihat 4 orang itu makin ganteng dan cantik, mereka semuanya tersenyum dengan perubahan yang terjadi, kedua adik si kembar terlihat tambah tinggi dengan kulit makin putih, begitu juga dengan si kembar.

__ADS_1


" Sekarang bagiamana dengan perubahan kalian, tanya Ranti.


" Kami tidak tau mengatakan nya, intinya kami sekarang tambah lebih tinggi dan kulit kami sudah seperti anak orang Kaya, ucap adik perempuan si Kembar yang kini nampak seperti gadis remaja.


" Itu semua hadiah saya untuk kalian, mohon jangan bicarakan kepada siapapun, oh ya kapan ibu kalian akan bebas tanya Ranti.


" Desember sudah Bebas, harusnya bulan ini, tapi kami tidak tahu bagaimana, atau ada masalah apa, kebebasan ibu tertunda", ucap Amir.


" Katanya waktu pertama kita ketemu tinggal setahun lagi, berarti jika bebas nanti Desember, Berarti tertunda 1 tahun, ucap Ranti.


" Benar Nona, kami juga tidak tahu kenapa", ucap Amir.


" Kalau begitu siapa nama ibu kalian dan dimana dia di penjarakan? tanya Ranti.


" Fatimah Puspitasari, di penjara wanita malang", jawab Amir.


" Baiklah saya akan coba bantu", balas Ranti.


" Aplikasi Mata Dewa, tolong cari tahu kasus atas nama Fatimah Puspitasari, dan dan siapa dalang di balik kasus ini, jika sudah ketemu, silahkan kuras semua harta dalam tabungannya siapapun dia, cari juga yang terlibat, ambil juga hartanya, jika dia petugas, buat dia di Pecat", perintah Ranti.


" Baik Tuan, untuk kasus penghancuran kios si kembar atas perintah dari orang yang dulu memenjarakan orangtua mereka, para preman itu sengaja di bayar, dan perusahaan mereka bekerjasama dengan anda, bahkan perusahaan itu juga yang berusaha menghancurkan perusahaan distributor Makanan Food Gemilang Persada.


Perusahaan induk dan Gudang mereka Sidoarjo, lebih parah lagi anak mereka yang memaksa Bu Nuraini untuk memindahkan Gerai Pizza Hut, Bu Nuraini orang baik, tapi mentalnya yang kemah, Tuan wajib memecat, salah satu Petinggi yang saat ini mengurus Tunjungan Plaza 6, track recordnya sudah saya kirim.


Selanjutnya, saat ini mereka berusaha akan menghancurkan perusahaan anda lewat pembangunan mereka, yang tidak memenuhinya Spek, masalah ini sudah di ketahui oleh Pak Pribadi, beruntung mereka belum menyelesaikan 1 gedung, jadi kerugian tuan hanya sekitar 40 milyar.


" Data yang terkumpul menjelaskan perusahaan itu sangat licik, mereka berusaha meminjam uang juga ke IDB, dan Tri Link, nanti mereka akan mengajukan re skedul pembayaran utangnya, jika demikian maka modal perusahaan akan terganggu, mereka membuat banyak perusahaan, dan hasil pinjaman itu di serahkan kepada perusahaan yang saat bernama PT Panji Nakula Sadewa Persada, hasil penipuan mereka sudah mencapai ratusan triliun, bahkan hingga ke luar negeri, termasuk Bank Singapura yang sekarang milik Tuan, 25 perusahaan mereka yang berbasis di Asia Tenggara yang membuat perbankan itu hampir bangkrut, 5 tahun sebelumnya.


Mereka gurita perusahaan mereka sangat banyak, dikembangkan hanya untuk meminjam modal dan di bangkrutkan", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Sekarang tabungan pribadi pemilik perusahaan dan uang perusahaan itu ada Berapa nilainya? tanya Ranti.


" Ada totalnya 350 triliun, belum perusahaan kecil-kecil milik mereka, balas Aplikasi Mata Dewa.


" Ambil semua hartanya, yang 350 triliun, kemudian sebarkan kasus penipuan perusahaan itu, dan bekukan seluruh asetnya, serta hitung seluruh karyawannya. lalu berapa total uang yang tersebar di seluruh perusahaan kecilnya? tanya Ranti.


" Sekitar 60 triliun, belum termasuk aset gedung perkantoran saja dan Gudang serta barang dan alat berat, yang jika ditotal 100 triliun, untuk seluruh asetnya', balas Aplikasi Mata Dewa.


" Tahan Yang 60 triliun, agar bisa bayar kompensasi karyawannya, agar karyawannya bisa hidup selama mereka belum dapat pekerjaan, kerjakan sekarang, tapi bagiamana status hukum dari Fatimah Puspitasari? tanya Ranti.


" Dia tidak bersalah, dokumen dan barang bukti sudah ada, begitu juga bukti - bukti usaha menghancurkan perusahaan Food Gemilang Persada,


Dan dokumen, 25 perusahaan yang masih berhutang ke SADB, sebelum menjadi milik Tuan, 25 perusahaan itu sekarang masih berdiri tapi dengan nama dan pemilik berbeda untuk menghindari penagihan dari Tuan, total hutang 25 perusahaan itu adalah 50 milyar dolar Amerika, perusahaan - perusahaan itu sekarang sudah sangat besar, dan tersebar di Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, Vietnam, mereka menguasai pasar CPO, Restoran cepat saji, dan expor impor pangan.


Di Indonesia sendiri, Panji Nakula Sadewa Persada adalah induknya, tapi tidak ada yang tahu permainannya mereka", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Baiklah, kerjakan semuanya, setelah perusahaan induknya, segera hancurkan 25 perusahaan di luar negeri, bangkrutkan dan bayarkan kompensasi kepada karyawan, cukup 25 % saja, nanti sisanya adalah kompensasi dari utang mereka 50 % ke Bank SADB, 25 % hak saya.


" Selamat Sore Nona, saya mengantarkan barang dari Toko, maaf saya terlambat karena hujan deras", ujar anak buah Drajat.


" Tidak apa-apa, sekarang tolong kamu atur semuanya, pakai WiFi dari handphone saya saja", ucap Ranti.


" Omar, Amir, handphone dan tablet ini buat kalian berempat, agar jangan berebutan, soal ibu kalian, tenang Saja, saya janji akan membantu kalian, maksimal 2 Minggu dari sekarang ibu kalian sudah bebas, dan akan saya tuntut kompensasi atas kasus ibu kalian.


" Terimakasih Nona Muda, ucap mereka.

__ADS_1


Setelah urusannya beres, Ranti akhirnya pulang, dan dia tiba saat makan Malam.


__ADS_2