SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Menolong orang harus tuntas


__ADS_3

Tiba di PIK 2, mereka di sambut oleh agen yang di hubungi Ranti, ternyata sesuai dengan harapan Ranti bahwa unit yang di tawarkan sudah full furnished, artinya tinggal bawa koper.


Ranti meminta KTP Youla dan mengurus unit yang akan di belinya dengan harga 4 milyar, 2 jam mengurus rumah itu, Ranti langsung membayarnya dan menerima kunci, semua surat akan di selesaikan paling lambat 1 Minggu, hari ini juga sudah bisa di tempati, ujar agen itu.


Youla yang menerima kunci, hanya tercengang


" Ranti kamu membelikan saya rumah, yang sangat mahal, aku bingung kenapa kamu baik sekali kepada ku, secara kita baru kenal, ucap Youla.


" Santai saja, nanti jika semua urusan sudah baru aku ceritakan semuanya, pokoknya semua demi masa depan kamu dan anakmu, mungkin setelah ini juga, aku jarang bertemu dengan kamu, rumah itu belum seberapa, sabar saja, tunggu hingga selesai, Ujar Ranti


" Kamu lebih suka mobil merk apa, tanya Ranti


" Toyota", jawab Youla


" Baiklah saya belikan kamu Toyota Corolla Cross, Bagaimana, apa kamu suka, tanya Ranti


" Pas banget, temanku punya yang seperti itu, aku sudah pernah mengendarainya, sangat nyaman.


" Oke, kita dealer Toyota, ajak Ranti.


Sebelum ke dealer, Ranti mengajaknya makan Siang, setelah selesai, mereka langsung ke Dealer .


Menunggu 2 jam, mengurus mobil, akhirnya selesai dan akan di kirim besok sebelum makan siang.


Karena sudah beres, mereka menuju hotel, ternyata hari sudah Sore.


Mereka masuk kamar dan membersihkan diri dan berganti pakaian.


Ranti mengirim pesan kepada Youla, agar datang ke kamarnya.


Ranti menceritakan semuanya, kecuali, siapa Ranti sebenarnya, akhirnya Youla bisa tenang setelah mendengar cerita Ranti.


Semua sudah beres, besok aku sudah bisa tenang kembali ke Surabaya, biar bagaimanapun anak itu adalah keponakan ku, bapaknya boleh jahat tapi anaknya belum tentu akan seperti bapaknya, apalagi Aquinas tidak ada sekarang.


Tak terasa pagi sudah tiba, sebelum bertemu dengan Youla, mending aku melihat Aquinas.


" Siapa kamu", ? tanya Aquinas


" Aku yang menculik kamu dan sekarang kamu berada di tempat saya, jawab Ranti.


" kenapa kamu menculik saya, siapa yang menyuruh kamu, tanya Aquinas


" tidak ada yang menyuruh ku, aku kesini hanya mau kasih tau, kamu tidak akan pernah Keluar lagi dari sini, kecuali aku yang mengeluarkan kamu, ucap rantai dengan santainya


" Katakan kamu butuh uang berapa, bentak Aquinas


" Hahahaha, aku tidak butuh uang, uangku masih lebih banyak dari pada keluarga kamu, jadi jangan bertanya yang tidak penting, mending kamu nikmati semua yang ada disini.


" Sialan kamu, awas saja jika aku keluar dari sini, ucap Aquinas


" Silahkan saja kalau kamu bisa, sekarang kamu ada di Jakarta, dan ingat, di ruang itu segala makanan ada, hemat- hemat makannya, karena aku nanti datang lagi sekitar 3 bulan lagi.


" Dasar wanita gila, umpat Aquinas.


" Jangan ngatain orang dari belakang", ujar Ranti dan langsung beranjak.


" Lepaskan aku...! teriak Aquinas


Waktu kini telah menunjukkan pukul 7 pagi, Ranti segera mandi dan berganti pakaian.


" Rose, tukarkan 100 Poin Pengabdian untuk kebaikan dan buatkan ATM, Perintah Ranti


* Baik Tuan, jawab Rose


" Transferkan juga uang rampasan dari Aquinas 100 milyar dan SGD 500 ribu serta tambahkan uang pribadi saya sebesar 100 milyar, perintah Ranti


* Baik Tuan, segera di laksanakan.


" Terimakasih Rose" , ucap Ranti


* Tuan, bagaimana dengan kedua orang itu, apa mau di gabungkan atau biarkan mereka di lokasi berbeda, tanya Rose


" Biarkan mereka berkumpul, oh ya Rose apakah Pill Regenerasi Fisik dan Sel bisa aku beli di toko sistem, tanya Ranti

__ADS_1


* Bisa Tuan, hanya 3 Pill yang tidak di jual, yaitu Pill Dewa Semesta, Pill Semesta dan Pill Surgawi, jawab Rose


" Baiklah, berapa harganya ? tanya Ranti


* Satu paket penjualan isi 100 butir, harganya 10 Poin Pengabdian, tapi tuan harus juga membeli pasangannya yaitu Serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, harga dan paketnya nya sama, jawab Rose


" Baiklah, beli keduanya sekarang, jawab Ranti


* Baik, sudah di beli dan telah berada dalam Cincin Semesta, jawab Rose.


" Terimakasih Rose "


Setelah membeli kedua barang itu, Ranti menuju ke kamar Youla.


Baru saja Ranti mau mengetuk pintu, Youla sudah membukanya.


" Youla, apa kamu sudah mandi, tanya Ranti


" Belum, rencananya mau bangunin kamu dulu baru aku mandi, jawab Youla.


" Youla, kamu jangan tersinggung, pekerjaan kamu sangat beresiko, mungkin belum sekarang tapi nanti, oleh karena itu, aku memberikan Pill dan serum ini buat kamu, ucap Ranti


" Kamu benar Ranti, makanya aku rutin check up ke Dokter, tapi apa manfaat Pill dan serum itu, tanya Youla.


" Ini namanya Pill Regenerasi Fisik dan Jaringan Sel, dengan Pill ini maka seluruh fisikmu akan kembali seperti semula, serta jaringan-jaringan sel kamu akan di perbaiki, dan membuang semua potensi - potensi penyakit yang ada di tubuhmu.


Sedangkan yang ini namanya, Serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, dengan kamu meminum Serum ini, maka segala sisa dari efek Pill Regenerasi yang tadi, akan di bersihkan dan memperbaiki sistem kekebalan Tubuh mu. ucap Ranti


Tampak Youla diam dan bingung, namun dia tetap percaya dengan omongan Ranti.


" Apakah ada efek lain, tanya Youla


" Prosesnya lumayan sakit, itu efeknya, tapi secara umum tidak ada setelah menggunakan Pill dan Serum ini, bahkan organ kewanitaan kamu juga akan di perbaiki hingga kelak pasangan kamu nanti tidak akan tahu kalau kamu pernah menjadi wanita panggilan, ucap Ranti


" Terimakasih Ranti, kamu tahu sendiri, resiko kerja seperti itu, bahkan pernah di paksa melayani 3 orang sekaligus, tapi demi dapat banyak uang, terpaksa aku layani, ucap Youla sendu


" Tenang saja, semua akan baik-baik saja, sekarang buka semua bajumu dan berbaringlah di lantai kamar mandi dan telanlah Pill ini, ucap Ranti


Proses berlangsung, bau busuk yang keluar bersama cairan hitam, bersamaan dengan teriakan Youla, dia merasakan seperti ada ribuan jarum yang menusuknya.


Tampak perubahan sudah mulai terlihat, umur dan tampilan nya kini mulai terlihat sama, setengah berlalu, akhirnya selesai, bathtub juga sudah penuh dan telah di berikan setetes air surgawi.


Youla membuka matanya dan menyapa Ranti


" Ranti ini sangat menyakitkan, tapi sekarang terasa sangat berbeda, ucap Youla.


" Berendam dulu, kemudian minumlah air ini setelah 10 menit, kamu mandilah, ucap Ranti sambil memberikan air putih bercampur dengan Serum.


Setelah menunggu sekita 30 menit Youla sudah telah selesai mandi, dan tiba-tiba terdengar dia berteriak.


" Ya ampun, apakah ini benar-benar saya, ucap Youla dengan suara kencang.


Ranti mendekat ke kamar mandi dan membuka pintunya, ternyata Youla lagi bingung di depan Cermin kamar mandi.


" Ayo berpakaian lah, aku sudah lapar, ujar Ranti


" Ranti, kenapa bisa seperti ini, ucap Youla.


" Itu efeknya, jadi nikmatilah, sekarang kamu sudah lebih cantik bahkan lebih tinggi dan bentuk badanmu lebih proporsional, apa kamu senang, tanya Ranti


" Sangat senang, arang tidak akan menyangka jika aku sudah memiliki seorang putra, ucap Youla.


" Hahahaha, yakinlah pasti akan banyak yang mengejar kamu, tapi ingat, hati-hati memilih pasangan, ucap Ranti memperingatkan


Kini mereka sudah berada di lobby hotel dan hari ini juga, Youla akan tinggal di rumah barunya seharga 4 milyar, Rose sudah mentransfer uang sebesar 200 milyar rupiah dan SGD 500 ribu.


Setelah sarapan di hotel mereka Pergi menuju ke rumah baru Youla, mereka juga mampir berbelanja kebutuhan dapur.


Jam 1 siang mereka bertiga sudah tiba di rumah baru Youla, bersamaan dengan datangnya mobil yang di beli kemarin, Toyota Corolla Cross seharga 535 juta.


Mereka berdua saat ini sedang bersantai di ruang tamu dan berbincang berbagai hal.


" Youla sekarang kamu cek rekening kamu, Perintah Ranti

__ADS_1


" Astaga kok uang saya bisa jadi banyak begini, ya ampun Ranti kamu memberikan uang sebanyak ini untukku, ucap Youla dengan rasa tak percaya melihat saldo nya


" Itu untukmu, dan segera kamu simpan sebagai Deposito Berjangka, bunga pertahunnya bisa membiayai hidup kamu dan anakmu, tapi kamu harus bijak mengelola uangnya, ucap Ranti.


" Terimakasih Ranti, aku tidak sembarangan menggunakan uang ini, bahkan jika aku menikah nanti, uang ini akan ku sembunyikan dari Suamiku, takut aku salah memilih laki-laki, ujar Youla.


" Harus begitu, fokus dengan kuliah kamu nanti, carilah baby sitter dan seorang pembantu, biar kamu tidak sepi dirumah, Ujar Ranti.


" Terimakasih Ranti, besok saya akan ke Bank dan mengurus nya.


" Terakhir, ambil ATM ini, saldonya 10 milyar, jadi sambil menunggu pendapatan Bunga bank tahun depan, kamu pakailah uang yang ada disini, dan kalau kamu bisa mengolah uang ini, maka ini cukup untuk 5 tahun, jadi pendapatan bunga dari Deposito tidak terpakai selama 5 tahun, ucap Ranti mencoba membuka wawasan Youla.


" Terimakasih atas segalanya, semua ini untuk masa depan anakku, umurku saat ini baru 19 Tahun, masih panjang waktunya aku mencari pasangan hidup, ucap Youla.


" Nikmatilah hidup bersama anakmu, ucap Ranti.


" Sebelum aku lulus kuliah, aku tidak akan pulang menemui orang tuaku, tiap bulan saja aku kirim uang buat mereka, ujar Youla


" Kirimkan dengan jumlah wajar, karena jika berlebihan, mereka akan banyak bertanya, 5 juta setiap bulan saya pikir cukup buat mereka hidup di Bandung, kan mereka juga masih PNS, ucap Ranti


" Benar, kakak saya sudah bekerja, tinggal adik m bungsu saja yang masih SMA kelas 11, ucap Youla.


" Di bawa santai saja, sekarang ayo berkeliling dengan mobil baru kamu dan nanti sore antar aku ke Bandara, tau gak jalannya, tanya Ranti


" Tinggal lihat Google map saja, hahaha, tawa Youla.


Mereka berkeliling seputar PIK 2, saat mereka sedang makan di pinggir pantai, wajah Youla kini segar, tidak lagi memikirkan uang apalagi memikirkan pelanggan, sekarang dia sudah memiliki rumah, tergolong Mewah, mobil dan tabungan ratusan milyar, saatnya menikmati hidup.


Puas menikmati makanan, akhirnya Ranti meminta Youla agar mengantarnya ke Bandara.


Tiba di Bandara, mereka berpisah, namun sebelum itu Ranti memberikan Youla uang cash sebesar 50 juta, karena dia tahu Yolanda tidak memiliki uang cash.


Youla kembali ke rumahnya bersama dengan Putranya yang di beri nama Yonas Setiawan.


Di tempat yang berbeda, tepatnya di Singapura, seorang gadis cantik, tengah kebingungan dari kemarin siang, secara Aquinas pamit beli makanan, namun hingga hari ini belum ada kabar.


Wanita itu menemukan uang sebanyak SGD 500 ribu, hingga dia berpikir Aquinas meninggalkannya, wanita itu ke apartemen Aquinas tapi tidak ada orang.


Sementara di dalam Kantong Ruang, Aquinas masih memikirkan dia berada dimana saat ini, asik melamun di sapa oleh seorang laki-laki.


Betapa kagetnya mereka berdua, yang sama-sama berada di dalam Kantong Ruang.


" Aquinas, sejak kapan kamu di sini, tanya Aquino


" Setahuku kemarin siang aku masih di Singapura, oh ya kak, kenapa kamu juga berada di sini ? tanya Aquinas


" Aku di culik seorang Gadis saat berada di klub malam di Surabaya, sadar-sadar sudah disini, dan sampai sekarang kakak juga bingung ini tempat apa, semua makanan tetap hangat dan enak dimakan, ucap Aquino


" Terus apa yang kakak lakukan selama disini, tanya Aquinas


" Gak ngapa-ngapain, hanya nonton film atau mancing ikan di kolam, ya sudah kamu ikut ketempat kakak saja, bersabarlah, kakak juga mulai belajar beradaptasi dengan lingkungan disini, ucap Aquino.


" Tapi apa maksud wanita itu menculik kita, ujar Aquinas


" Kakak juga tidak tahu pasti apa tujuannya, tapi kalau lihat wajahnya sepertinya sangat familiar, ujar Aquino.


" Tadi juga aku melihat wajahnya seperti melihat bibi Monicha Herdiani, ucap Aquinas


" Atau jangan-jangan, dia Anaknya Paman Adriansyah dan Bibi Monicha Herdiani Setiawan, ujar Aquino


" Kalau benar berarti dia mau balas pada kita, ucap Aquinas pasrah.


" Semoga saja bukan, Dek kamu jangan buat dia marah, ikuti saja apa maunya siapa tahu dia membebaskan kita dari sini, ucap Aquino


" Pasti pacarku kebingungan, aku belum pulang ke apartemen nya, ucap Aquinas.


Ranti yang mendengar obrolan mereka kakak beradik itu, hanya tersenyum- senyum kecil.


Sekarang tinggal membereskan orang tua kalian,. monolog Ranti yang masih berada di pesawat.


Di keluarga Ferdiansyah, sedang gelisah, barusan dapat telepon dari pacar Aquinas, bahwa dari kemarin Aquinas tidak ada kabar.


" Pah bagaimana ini, Aquino sudah 3 hari ini, tidak ada kabar, sekarang Aquinas juga entah kemana.

__ADS_1


__ADS_2