SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Tim Rose beraksi


__ADS_3

Dengan berat hati, Pamannya Hanum mendatangi 2 keluarga yang menyewa rumah dan warung kopi milik Hanum, si penyewa bersedia pindah tapi uang mereka harus di kembalikan dan membayar ongkos pindah, karena pamannya Hanum yang bersalah.


Pamannya Hanum bersedia membayar, tapi sayangnya dia sudah tidak memiliki uang, pihak penyewa tidak peduli, pokoknya wajib kembalikan uang mereka beserta deposit, juga ongkos angkutan untuk pindah, jika tidak maka akan di laporkan ke polisi sebagai aksi penipuan.


Pamannya Hanum makin terpojok, kini hidupnya yang menderita, apalagi nanti 3 hati kemudian dia akan lumpuh 1 kakinya dan 1 tangannya, sudah begitu dia menghadapi gugatan cerai oleh istrinya.


Ranti yang melihat adegan itu hanya bisa tersenyum sendiri, untung dia berada di dalam mobilnya yang menuju Gresik untuk selanjutnya akan naik kapal ke Treasure Island, dia ingin melihat perkembangan pembangunan disana Secara langsung.


Namun iseng - iseng Ranti lewat jalan memutar hanya ingin melihat situasi supermarket.


Dan benar saja supermarket itu telah di datangi pihak kepolisian dan juga pemilik Supermarket dan keluarga. pintu tidak ada yang rusak, CCTV tidak ada yang rusak, mereka tidak tahu ada penghalang ilusi sehingga CCTV akan merekam seolah-olah semua dalam keadaaan baik-baik saja, timing dalam rekaman tidak ada yang terpotong.


Kembali lagi kepolisian metro Surabaya di buat pusing, bagaimana Mungkin perampokan yang tidak meninggalkan bekas sedikitpun.


Pemilik supermarket kembali di buat pusing, karyawan toko yang baru datang dan meminta Security membuka pintu toko, dan setelah di buka, seluruh handphone mewah yang di pajang dan handphone menengah serta android paling murah juga kosong, tersisa handphone jadul.


Pihak kepolisian Segera mendatangi Ruko tersebut, pemilik ruko langsung menuju gudang, membuka pintu, ternyata didalamnya sudah kosong hingga rak nya hilang, ke bagian keuangan juga sama, uang transaksi per hari kemarin juga lenyap.


Pemilik Toko langsung lemes, padahal dia baru kedatangan iPhone 14 All Varian berjumlah 300 unit, Samsung galaxy tab terbaru di s8+ varian tertingginya juga raib 150 unit, belum handphone, Smartwatch kedua merek itu, dari seluruh merek handphone, di perkirakan lebih dari 1000 unit yang hilang, total seluruh item yang hilang berkisar 2000 unit sudah termasuk laptop, bahkan seluruh kartu perdana hingga voucher kuota internet dan voucher game juga hilang, server pulsa mereka juga sudah di retas.


Pihak kepolisian menambah anggota untuk pengamanan, mereka tidak sadar diantara banyak orang yang hadir, terdapat pelakunya di sana, polisi datang 2 mobil dan 1 mobil tim Ahli.


Tim ahli yang baru mempersiapkan alat- alatnya, kini masalah baru datang lagi, karyawan toko elektronik datang melapor bersama Security, bahwa toko elektronik juga sudah kosong hingga gudang.


Makin lemas di pemilik usaha, apalagi jika dia sudah mengetahui kalau uang di bank miliknya juga sudah diambil 350 Milyar, lebih pening kepalanya.


Kini Tim dari Polda Jawa Timur juga sudah datang, ini adalah kasus perampokan terbesar di Jawa Timur.


Ranti melihat Pak Kapolda turun langsung, saat Ranti hendak mendekat ke Kapolda, namun di hadang oleh ajudan.


" Maaf Nona, tolong jangan mendekat", Ucap ajudan Kapolda.


" Saya hanya ingin menyapa Kapolda, tidak lebih 5 Menit', ucap Ranti.


" Maafkan saya Nona, jika tidak ada kasus besar seperti ini saya tidak akan menghalangi anda", ucap Ajudan itu dengan sopan.


" Baiklah, titip salam saja ke pak Kapolda kalau begitu", ucap Ranti.


" Baiklah, tapi mohon maaf dengan Nona siapa, biar saya sampaikan", ujar Ajudan itu dengan tetap sopan.


' Bilang saja dengan Ranti Putri, pasti pak Kapolda sudah tahu, ya sudah saya pamit ke kantor dulu, Terimakasih", ucap Ranti.


" Sama-sama Nona, jangan kuatir saya pasti akan menyampaikan salam anda kepada beliau", balas ajudan itu.


" Saya pastikan kamu naik pangkat bulan depan, percaya omongan saya, tapi syaratnya kami harus mendampingi dengan baik dan benar, karena Pak Kapolda tahun depan akan jadi Kapolri, ucap Ranti.


" Terimakasih doanya, saya juga berharap bisa mendampingi beliau", ucap Ajudan itu.


" Makanya kamu harus naik pangkat agar bisa jadi ajudan Kapolri tahun Depan, saya yang jamin, kamu tanya saja sama Pak Kapolda, siapa yang merekomendasikan dia jadi Kapolda Jawa Timur', ucap Ranti dan beranjak Pergi.


Kompleks supermarket terbesar itu menjadi viral karena kena rampok, banyak yang prihatin dan banyak yang bersyukur.


Ranti bergegas ke Pelabuhan, di perjalanan dia di telpon oleh Pak Kapolda dan meminta maaf, Ranti menjawab tidak apa-apa, dan mengatakan bahwa rekomendasikan ajudannya agar bukan depan naik pangkat, mati dia ngomong ke Kapolri.


" Maaf komandan, tadi saya menghalangi Nona itu, tapi dia bilang katanya saya akan naik pangkat", ucap Ajudan Kapolda.


" Bersyukurlah, Nona Ranti tidak akan sembarangan ngomong, dulu saya waktu di Jakarta dia promosikan ke Kapolri agar saya bisa jadi Kapolda, jabatan yang sudah saya impikan, dan lihatlah, saya sekarang jadi Kapolda, dia juga menjanjikan bahwa saya akan jadi Kapolri, mungkin Nona Ranti ingin kamu tetap bersama saya", ucap Kapolda.


" Siap komandan, Nona Ranti bilang saya harus mendampingi bapak saat jadi Kapolri.", ucap Ajudan itu.


" Percayalah, kamu pasti akan saya bawa saat menjadi Kapolri nanti, tolong lebih semangat lagi", ucap sang Kapolda.

__ADS_1


" Siap komandan", ucap Ajudan itu.


Kini suasana di kompleks supermarket itu sudah kondusif, beberapa toko sudah buka, sedangkan supermarket dan 2 ruko masih dalam pengawasan kepolisian.


Di tempat yang berbeda, Tim Rose mendatangi rumah sederhana, tempat anak kandung pemilik lahan yang di rebut pemilik supermarket.


" Selamat pagi Nona, boleh bicara sebentar", ucap salah seorang wanita Tim Rose.


Wanita dewasa itu mengajak Tim Rose agar masuk, apalagi saat ini suaminya sudah pergi nongkrong dengan kawan-kawannya.


Tim Rose menjelaskan secara rinci, bahwa akan membantu untuk mendapatkan lahan itu kembali, dengan syarat dia harus menceraikan suaminya yang hanya akan menjadi benalu.


" Saya sudah lama ingin menceraikan dia, tapi saya tidak punya uang untuk bayar pengacara, dan juga ini rumah miliknya, nanti saya mau tinggal dimana, kadang itu yang saya pikirkan, apalagi ijazah saya simpan oleh Suamiku, jadi aku tidak bisa pergi melamar pekerjaan", ucap Wanita dewasa itu yang bernama Kurnia.


" Tenang saja Nona Kurnia, majikan kami sudah menyiapkannya segalanya, termasuk akan memberikan buang kepada suami Nona, untuk apa bertahan dengan suami yang Gilang pukul juga pemalas, dan kerjanya malak orang dipasar.


Saat dia tahu nanti Nona punya uang pasti dia lebih malas Bahkan dia akan menggunakan harta Nona untuk bersenang-senang", ucap Tim Rose.


" Baiklah, lalu kapan saya pergi dari sini, tanya Kurnia.


" Kalau anda percaya maka saat ini juga kita berangkat ke Surabaya, majikan saya sudah menyiapkan rumah baru dan lengkap beserta isinya, soal pengurusan perceraian akan kami urus, dan hanya butuh waktu semingguan untuk menyelesaikan nya dan anda Bebas.


Jangan kuatir seumur hidup dia tidak akan mencari Nona lagi, di Surabaya, Nona bisa membuka usaha, atau jika hanya ingin menikmati hidup silahkan saja asal teratur pasti uang anda tidak akan habis. majikan saya akan memberikan anda uang yang banyak, percayalah, sekarang bawa saja baju yang menurut anda Bagus, karena disana semua pakaian sudah tersedia, bahkan mobil dan motor sudah ada, dan semuanya atas Nona, ayo cepat sebelum suami anda pulang", Ucap Tim Hukum Rose.


Kurnia langsung mengambil beberapa pakaian dan dompet berisi KTP dan kartu BPJS serta uang 50 ribu, yang selalu dia simpan dan itu adalah uang satu- satunya.


Setelah Kurnia siap, dia hanya menulis surat selamat tinggal dan tunggu surat cerainya, dan meletakkan di meja lalu Kurnia keluar dan mengunci pintu rumah suaminya dan memasukkan kunci rumah lewat fentilasi.


Di kantor pemilik supermarket kedatangan Tim Rose.


Selamat Pagi Pak Bagyo Kosasih, sapa Tim Rose.


" Maaf anda bertiga darimana dan dan ada keperluan apa? tanya Bagyo si pemilik supermarket.


Jika anda menolak dan keras kepala maka saya sendiri yang menghancurkan bangunan supermaket anda, kami memegang sertifikat asli dan sudah kami cek ke BPN, bahwa sertifikat kami asli.


" Hahahaha, apa kalian pikir, aku takut dengan ancaman kalian, saya Bagyo tidak pernah takut dengan siapapun", ujar Bagyo dengan sombongnya.


" Baiklah, tidak apa-apa jika kamu tidak takut", ucap Tim Rose.


" Kita bertemu di pengadilan saja, kamu yang menang atau saya menang, saksi pencaplokan lahan juga banyak, anda bangkrut dengan tuntutan pengambilan paksa milik orang, dan kasus penghancuran Panti Asuhan mereka, kami sudah memiliki bukti", Ancam Tim Rose.


" Walau hati ini saya mengalami kerugian puluhan milyar atau ratusan, saya belum jatuh miskin, jadi saya punya kekuatan untuk melawan anda di pengadilan,


" Baiklah, hari ini juga saya buat laporannya di kantor polisi, tekan Tim Hukum Rose.


" Silahkan saja, dan kita lihat siapa yang menang, bos kamu atau saya, ingat baik-baik, hati-hati kamu, saat ada surat panggilan untukku, maka nyawa kamu sudah pasti hilang", ancam Bagyo.


" Ancaman anda sudah saya rekam, ini bisa dijadikan bukti, saya pribadi akan melaporkan anda atas kasus pengancaman", ucap Tim Rose.


" Hahahaha, kalian itu masih bau kencur, belum tentu bisa mengalahkan saya, sekarang yang dibutuhkan adalah Uang", Jawab Bagyo.


" Baiklah, kita lihat saja, uang siapa yang paling banyak, kamu atau kami, Permisi, waktu berpikir hingga nanti besok jam 8, jika besok pagi tidak ada Jawaban, maka saya pastikan, anda masuk penjara.


" Harusnya kerugian kamu hari ini", bisa membuat kamu sadar, sengit Tim Rose.


" Sudah sana pergi, katanya mau buat laporan, tapi masih sok mau guruin saya, siapkan uang yang banyak buat melawan saya di pengadilan", sombong Bagyo.


Ranti yang mendapatkan laporan bahwa pemilik supermarket itu keras kepala, maka dengan sangat marah, dia meminta Rose agar Segera memerintahkan Tim nya membuat laporan, dan tidak ada kesempatan buat pemilik supermarket.


" Rose, ijinkan aku menenggelamkan gedung itu", Ujar Ranti.

__ADS_1


* Lakukan saja, anggap saja balasan dia yang menghancurkan Panti Asuhan ibunya Nona Kurnia", jawab Rose.


" Terimakasih, nanti malam aku selesaikan", ucap Ranti bersemangat.


" Aplikasi Mata Dewa, cari dimana toko-toko lain miliknya', perintah Ranti.


" Dia masih memiliki 5 toko handphone, 5 toko elektronik dan masih 3 supermarket lagi, semua koordinat sudah di sinkronisasi dengan kacamata Quantum", balas Aplikasi Mata Dewa


* Tuan, atur hukum Ruang dan Waktu, agar bisa selesai dalam semalam, sebagian handphone dan seluruh kartu perdana dan kuota Internet berikan saja ke Kurnia, untuk dia jual, jangan berikan merek yang mahal-mahal karena dia baru belajar, jika tuan setuju Rose akan beli Ruko dan menata semuanya, bagaimana ? tanya Rose.


" Boleh juga itu, anggaplah toko dia untuk segmen kelas pas Pasan, ucap Ranti.


* Baik Tuan Rose suruh Tim untuk segera mendekorasi Ruko yang akan kita beli, dalam 3 hari beres agar tetangga tidak curiga, Rose akan pasang pengaman agar perampok tidak bisa melakukan di tempat Kurnia", ucap Rose.


Tak terasa Ranti sudah tiba di treasure island, para karyawan menyambut nya dengan baik dan tanpa buang waktu Ranti langsung bergerak, dan berkeliling, terlihat jalanan sudah lebih baik, hanya saja karena kendaraan berat sering lewat jadi aspal ada sebagian rusak, dan memang masih jalan semi permanen, nanti finishing terakhir seluruh jalan akan perbaiki.


Tujuan pertama yang dia datangi adalah bendungan, dan bendungan pertama sudah selesai penggalian dan sementara persiapan konstruksi, sedangkan bendungan kedua dan ketiga, sudah dalam tahapan penggalian, pemanfaatan bendungan ini untuk sarana air bersih, Bahkan Ranti berencana membangunkan 1 bendungan untuk menampung air hujan dari seluruh Pulau.


Penerapan IPAL juga akan di terapkan di pulau ini, itu artinya treasure island akan lebih asri, karena teknologi IPAL akan sangat membantu dalam kebersihan Kota.


Sementara lagi asik berkeliling sambil juga Ranti memindai seluruh wilayah pulau dengan lebih seksama, Ranti melihat ada sebuah gubuk Terdapat seorang ibu muda dengan seorang balita di dalam hutan, status Mata Semesta melaporkan, bahwa wanita muda itu, sudah berkomunikasi, dia bukan penduduk asli, anaknya itu ada karena dia di perkosa oleh orang dari pulau sebelah.


Untung saja warga disini mau membuatkan tempat tinggal meski jauh dari perkampungan", catatan status mata semesta.


" Rose apakah wanita itu bisa tertolong? tanya Ranti.


" Bisa tapi dengan Pill Semesta, dan butuh waktu 1 Minggu untuk bisa menjadi manusia normal, Tuan juga wajib memberikan serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, serta Pill kecerdasan, Terakhir Pill Regenerasi Fisik dan Jaringan Sel", tapi tuan tenang saja, disaat tidak lagi pergi, anak buah Rose yang akan membantunya.


Setelah menggunakan Pill semesta, wanita itu sudah sehat, hanya saja cacatnya dia sudah dari lahir, jadi Pill semesta saja tidak cukup, tapi tenanglah, dia bisa hidup normal setelah menjalani semua proses, hanya saja dia tidak akan sepintar orang lain yang menelan Pill Penambah Kecerdasan dan Otak menjadi genius, itu tidak berlaku bagi wanita itu, akan tetapi dia sudah bisa mengerti dan bisa melakukan hal-hal yang normal, bisa bergaul dan juga bisa bekerja dengan baik, dia bisa pintar tapi tidak Genius", ucap Rose.


" Berarti dia tidak bergantung kepada orang lain atau mudah di bodohi', ujar Ranti memastikan.


* Ia, dia bisa berjualan, bahkan semua pekerjaan dia bisa lakukan, jika tuan mau dia cerdas, maka 6 bulan kemudian berikan lagi Pill Penambah Kecerdasan", ucap Rose.


" baiklah, soalnya saya ingin membelikannya rumah dan kendaraan, agar dia bisa nyaman dan Anaknya bisa Sekolah dengan baik, dan tentunya agar dia bisa bekerja untuk dirinya sendiri, ya seperti yang Rose sebutan dia bisa bekerja, andai saya berikan dia modal, dia bisa mengolahnya*, ucap Ranti.


* Kalau hanya rumah makan dia bisa kelola, nanti bisa di transfer skil memasak dan bisnis manajemen", ucap Rose.


" syukurlah, nanti memori masa lalunya akan ku hapus, dan akan beri nama baru, begitu juga dengan anaknya", ucap Ranti.


" Bisa Tuan, nanti Rose buatkan data baru buat mereka berdua, sekarang Tuan sambil mereka dan masukkan dulu kedalam kantong Ruang bersama gadis dari tempat perjudian, tapi pisahkan, nanti anak buah Rose bantu dia membersihkan dirinya.


Rumah untuknya Segera Rose beli dan melengkapinya dengan pakaian buat mereka berdua, anak buahku akan mendampinginya selama 1 bulan, hingga dia terbiasa dengan kehidupan barunya", ucap Rose.


" Terimakasih Rose, saya kasihan dengan wanita itu, apalagi dia hidup sendiri dengan kondisinya seperti itu dan anaknya juga masih sangat kecil, Ucap Ranti.


* Rose pasti akan membantu Tuan, tapi Tuan harus menghukum orang memperkosanya", Ucap Rose.


" Baik Rose, tolong siapkan semuanya hari ini, Ganti Namanya Wanita dengan nama Sundari Nechtar dan anaknya menjadi Alfons Nechtar , Ucap Ranti.


* Baik Tuan, silahkan atur di memory mereka, tanamkan nama itu, dan hapus seluruh ingatan mereka tentang Pulau ini", ucap Rose.


" Baik Rose, ucap Ranti yang kemudian memerintahkan Atmono agar menunggunya di bendungan.


Setelah Atmono dan staff lain Pergi, Ranti langsung bergegas menuju ke gubuk tempat wanita muda dan anaknya tinggal.


Begitu tiba di gubuk itu, Ranti sangat sedih melihatnya, terlihat wanita itu jarang mandi dan ganti pakaian.


Ranti dengan segera memasukkan ibu dan itu ke dalam kantong Ruang, disana sudah ada anak buah Rose yang menunggu.


" Rose minta tolong anak buahmu memandikan mereka berdua dan kasih makan Atur waktunya 1 jam sama dengan seminggu, agar mereka terlihat lebih segar dan sehat", perintah Ranti.

__ADS_1


* Baik Tuan", jawab Rose.


Ranti menenggelamkan gubuk itu dan membuat hutan kembali, setelah semuanya terlihat hutan, kemudian beranjak dan menyusul Atmono.


__ADS_2