
" Nuril, jangan lupa dengan tugas kamu, saya tidak mau bertele-tele, dan kamu tenang saja fasilitas kamu akan saya siapkan, besok siang kamu tunggu mobil Toyota Raize operasional datang ke Gerai KFC Aisyah, dan ini laptop sudah saya buatkan aplikasinya.
Saya juga berikan kamu SIM, dan rasakan keajaibannya, saya juga yang menggaji kamu, jadi kamu bukan karyawan gerai KFC, karena kamu asisten pribadi Aisyah", ucap Ranti.
" Gajimu 1 milyar pertahun, ambil cek ini hari Senin kamu cairkan dan buat Rekening, kalau ini ATM untuk operasional, termasuk bensin kamu, juga bensin mobil Aisyah serta biaya Service seluruh mobil Aisyah.
Kamu juga yang membayar gaji pelayan disini setiap bulan, listrik, air dan Internet serta biaya keamanan, juga logistik makanan.
Saat sekolah nanti, kalian berdua wajib bawa 1 mobil, dan urusan sekolah, jika ada yang minta sumbangan dana, kamu yang membayarnya.
" Intinya, segala urusan Aisyah kamu yang urus, layanilah Aisyah dengan penuh kasih sayang, kamu lebih tua setahun dari Aisyah, anggaplah kamu merawat adik sendiri, pasti pekerjaan kamu akan ringan, saya hanya ingin dia nyaman.
" Dia disini sendiri, hanya kamu dan Delia temannya, jadi saya berharap banyak padamu, jika kedepan kami liburan, kamu wajib ikut", ucap Ranti.
" Baik Nona Muda, lalu saya harus memanggil Aisyah dengan sebutan apa? tanya Nuril.
" Jika berhadapan dengan orang dari luar, kamu wajib memanggilnya Nona Muda, namun jika hanya kita atau kalian disekolah panggil saja adik", ucap Ranti.
" Dan kamu Aisyah, Nuril memang asisten kamu, tapi anggaplah Nuril sebagai kakakmu, sama seperti kamu memanggil Delia, hargailah Nuril sebagai hubungan pertemanan kalian, jika Nuril ada kesalahan, tegurlah dengan lembut", ucap Ranti.
" Ia Kak, Aisyah memang berharap jika Nuril mau membantuku", ucap Aisyah sambil memeluk tangan Ranti, persis seperti Salma tingkahnya.
" Adik tenang saja, anggaplah Nuril sebagai kakakmu", ucap Nuril dengan tulus.
" Hehehehe terimakasih ya kak, maaf jika nanti aku merepotkanmu", ucap Aisyah.
" Gak apa-apa, asalkan kamu jangan pernah bersedih lagi, kakak berjanji akan menemanimu apalagi saat Nona Muda Ranti tidak ada disini, atau kedua kakakmu Nayla dan Anjeli tidak ada", ucap Nuril.
" Terimakasih, kakak jangan merasa menjadi pembantuku, kakak adalah temanku, tapi nanti jika Kak Nayla dan kak Anjeli datang kesini, panggil mereka dengan Nona Anjeli atau Nona Nayla", ucap Aisyah.
" Tenang saja, kakak paham maksudmu, tapi kalau kedua orang tuamu kakak panggil Paman dan bibi saja, soalnya tadi di acara kakak panggil tuan dan nyonya, mereka memintanya panggil mereka Paman dan Bibi saja", ucap Nuril.
" Ia itu juga tidak apa-apa ", balas Aisyah.
" Nuril, telan Pill ini, ini namanya Pill Penambah Kecerdasan dan Memperkuat Jaringan Otak, manfaat Pill ini adalah membuat kamu bisa lebih cerdas dan multitasking dalam bekerja", ucap Ranti sambil memberikan Pill kepada Nuril.
" Simpan ATM ini baik-baik, catat seluruh pengeluaran yang kalian gunakan, isi ATM ada 5 milyar, nanti jika habis nanti otomatis akan diisi lagi, dan kalau bisa kamu tinggal disini bersama dengan Aisyah.
Seluruh kontrakan milik Aisyah saat sudah beroperasi, itu juga tanggung jawab kamu, tanah kosong yang di beli Aisyah yang dekat sekolah kalian itu akan di bangun Kontrakan 3 lantai, mulai bulan depan, dan jika selesai maka unitnya akan berjumlah 200 Unit, lahan itu luasnya 2 hektar dan sekarang sedang di ratakan",ucap Ranti.
" Baik Nona Muda, saya akan mencatat seluruh tugas tanggung jawab saya", jawab Nuril.
" Telanlah Pill itu terlebih dahulu", ucap Ranti.
Sekitar 5 menit kemudian, Nuril merasakan berbagai pengetahuan masuk ke pikirannya, dan terasa panca inderanya menjadi lebih baik, dan mudah mengerti apa yang di bicarakan Ranti.
" Ini luar biasa Nona Muda, terimakasih", ucap Nuril.
" Sekarang teteskan darahmu di atas SIM ini, percayalah kamu bisa mengemudi mobil apa saja, dan akan ada beberapa keterampilan yang akan kamu dapatkan, termasuk beladiri tingkat Master", ucap Ranti.
Nuril tanpa membantah langsung meneteskan darahnya ke atas SIM mobil dan motor, namun efek lainnya Nuril tidak tahu yaitu pengikat jiwa, artinya Nuril tidak bisa mengkhianati Ranti dan juga Aisyah.
" Wow Nona Muda, ini lebih luar biasa lagi, saya sudah bisa menyetir mobil, Masak, komputer hingga kemampuan manajemen bisnis", ucap Nuril.
" Sekarang mari ikut kekamar", perintah Ranti.
Setelah sampai di kamar, Ranti menyuruh Nuril membuka baju dan berbaring, kemudian Ranti memberikan Pill Regenerasi Fisik dan Jaringan Sel.
" Pill ini, akan meregenerasi tubuhmu, kamu akan semakin cantik dan juga kuat, tapi prosesnya sangat menyakitkan tapi hanya 30 menit, jadi bertahanlah ", ucap Ranti.
" Saya sudah siap Nona Muda", jawab Nuril dan langsung menelan Pill pemberian Ranti.
5 Menit kemudian suara teriakan Nuril bergema di kamar itu, Aisyah sendiri hanya santai saja, karena dia sendiri sudah merasakannya.
" Kakak, terimakasih atas semua yang kakak berikan untuk Aisyah, Aisyah sangat bersyukur Tuhan mengirimkan kakak untuk Aisyah, sekarang Aisyah memiliki segalanya itu semua pemberian kakak", ucap Aisyah.
" Kakak hanya minta tetaplah jadi Aisyah adik kakak, jangan karena sudah memiliki segalanya, lantas Aisyah berubah sifat, lihat kakak kita Robin dan Tiara, mereka tetap sederhana dan tidak pernah meremehkan siapapun, kecuali orang yang sombong dan jahat", ucap Ranti.
" Ia kak, Aisyah juga gak mau jadi orang seperti itu, Aisyah akan selalu ingat darimana asalnya Aisyah", jawabnya.
" Kakak senang mendengarnya, gak sia-sia kakak menyayangi kamu, begitu juga pasti kak Robin dan Tiara akan sangat bangga denganmu, ingatlah baik-baik bahwa apapun yang terjadi, Aisyah tetap adik kami, jadi jangan merasa kesepian walau kami jauh", ucap Ranti sambil membelai rambut Aisyah.
" Terimakasih kak, tapi jangan kasih tugas yang berat buat kak Nuril, kasihan juga dia", ucap Aisyah.
" Semuanya ringan percayalah, asisten kakak bernama Rendi, dia yang memegang seluruh perusahaan kakak, dan semuanya beres", ucap Ranti.
" Hehehehe, Aisyah terlalu manja ya kak", ucap Aisyah.
" Gak apa-apa, kakak senang Aisyah seperti ini, dengan begini kakak merasa di butuhkan", ucap Ranti.
" Hehehehe, Aisyah sangat sayang sama kakak, terimakasih mobilnya, tapi bisa gak kakak belikan mobil khusus untuk Nuril", ucap Aisyah.
" Ia, kakak belikan dia, itu berarti kedua kakakmu di Lampung juga harus di belikan, WA ke mereka berdua agar besok jangan kemana-mana, tunggu mobil baru akan datang besok,
Kakak belikan mereka mobil Aston Martin DB 11, harganya 7 miliar", ucap Ranti.
" Terimakasih kak, maaf kalau Aisyah meminta begitu banyak", ucap Aisyah.
" Tidak apa-apa, selama kakak mampu, pasti akan kakak kabulkan permintaan kamu.
Tak terasa proses make over Nuril sudah selesai, dia juga sudah selesai mandi dan berganti pakaian.
" Bagaimana perasaan kamu dengan penampilan barumu? tanya Ranti.
__ADS_1
" Terasa seluruh badan saya menjadi ringan dan lebih rileks", ucap Nuril.
" Baguslah, dan ada 1 lagi, Besok ada 2 mobil yang datang, 1untukmu merk Aston Martin DB 11 dan mobil operasional Toyota Raize", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, ucap Nuril.
" Berterimakasihlah pada Aisyah, aku juga membelikan untuk Nayla dan Anjeli, agar kalian berempat bisa jalan-jalan dengan mengendarai mobil merk Aston Martin bersama - sama.
Saking asyik mereka ngobrol ternyata sudah jam 12 malam.
" Aisyah istirahatlah, besok kita bandara jam 10 pagi, ucap Ranti.
" Tapi malam ini, Aisyah ingin tidur dengan kakak", ucap Aisyah.
" Ia, nanti kakak temani kamu tidur", jawab Ranti.
" Nuril, semua tugas yang ku berikan jangan ada satupun kamu lupa, termasuk cek pelayan dirumah ini setiap hari dan kamu wajib tidur disini", tegas Ranti.
" Baik Nona Muda", jawab Nuril.
" Kak, apa sebaiknya bantuan disekolah Aisyah di lanjutkan? tanya Aisyah.
" Terserah kamu, tapi sebaiknya di lanjutkan saja", Ucap Ranti.
" Baiklah, nanti Aisyah minta sama paman Lomban agar mengaktifkan kembali anggaran bantuan untuk proyek di sekolah dan juga segera kirim 100 unit komputer yang pernah kita janjikan", ucap Aisyah.
" Besok pagi kamu telpon saja, lain kali kontrol emosinya", ucap Ranti.
" Ia kak, Aisyah pasti akan belajar mengontrol emosi", jawabnya.
" Ya sudah istirahatlah, sini peluk kakak biar kamu merasa lebih nyaman, kamu harus tau kalau Kakak sangat sayang sama kamu, tidurlah perjalanan besok sangat jauh", ucap Ranti sambil mengelus punggung Aisyah.
Malam telah berganti dengan mentari pagi, Aisyah membaca pesan dari Nayla dan Anjeli, bahwa mereka akan ikut mengantar Aisyah ke Bandara, saat ini mereka berada di kios Aisyah.
" Kak, kak Nayla dan kak Anjeli mau mengantar Aisyah ke Bandara", ucap Aisyah.
" Baiklah, berarti mobil mereka kakak suruh kirim sore saja atau besok pagi, jadi mobil untuk Nuril dulu", ucap Ranti.
" Ia kak, oh ya semua keluarga Aisyah akan mengantar Aisyah ke Bandara", ucap Ranti.
" Hahahaha, anak kesayangan mereka sekali naik pesawat langsung ke luar negeri naik pesawat Pribadi", ucap Ranti.
" Hehehehe ia kak, tapi tak apa-apa kan kamu", ucap Aisyah.
" Gak apa-apa, lagian Aisyah disana cukup lama, jadi wajar kalau mereka mengantarmu", ucap Ranti.
" Dan ini iPhone 14 Promax varian tertinggi dan iPad terbaru, biar handphone dan iPad kamu sama dengan seluruh saudara kakak yang lain, begitu juga kak Robin dan Tiara", ucap Ranti sambil memberikan handphone dan iPad baru untuk Aisyah.
" ayo kita kios, nanti mereka bosan menunggu kita", ucap Ranti.
Tepat jam 9 pagi, Ranti, Aisyah dan Nuril, sudah tiba di Kios Aisyah.
Terlihat suasana Kios Aisyah sangat ramai, apalagi Delia juga ingin ikut mengantarkan Aisyah.
Mereka semua sarapan bersama, namun sementara sarapan, tiba-tiba datang supervisor Gerai KFC milik Aisyah.
" Permisi, selamat Pagi Nona Muda", sapa supervisor itu kepada Aisyah.
" Ya ada apa pak supervisor? tanya Aisyah.
" Jam 10 kami akan buka perdana untuk umum dan kami sudah menerima pesan bahwa nanti asisten Nona Muda yang akan datang ke Gerai", ucap supervisor itu.
" Ia nanti mulai hari ini, kamu share laporan penjualan perhari ke email asisten saya dan juga ke saya, tambahkan promo selama 17 hari, promo kentang goreng", ucap Aisyah.
" Baik Nona Muda", jawab Supervisor itu.
" silahkan duduk dan mari sarapan",ucap Bu Antara ke supervisor itu.
" Terimakasih Nyonya saya sudah sarapan, jawabnya lagi.
Setelah selesai sarapan, mereka semua membahas tentang mengantar Aisyah ke Bandara.
Dan tepat jam 10 pagi mereka semua sudah berada di mobil mereka, Anjas Antara bersama kedua orangtuanya, Anjeli dan Delia numpang mobil Nayla, Sedangkan Ranti dia bersama dengan Aisyah.
" Kak Nayla, kapan-kapan kita juga jalan-jalan ke Amerika", ucap Anjeli.
" Ia dek, kata Aisyah nanti dia akan ajak kita liburan", jawab Nayla.
" Aisyah akan naik Pesawat Jet Pribadi milik Nona Ranti, Ucap Delia.
" Ia kak Delia, katanya Nona Ranti punya 2 pesawat Pribadi, lagian Nona Ranti juga punya pabrik pembuat Pesawat Jet Pribadi", ucap Nayla.
" bersyukurlah kita sekarang karena kalau bukan Nona Ranti, kita semua masih tetap miskin sampai sekarang", ujar Delia
" Apalagi aku, pasti masih tetap lumpuh", ucap Nayla.
Sementara di mobil Ranti, dia juga sedang berbicara dengan kakaknya lewat telepon.
" Dek kamu sudah jalan belum? kami sebentar lagi sampai di bandara", ujar Vanya menanyakan posisi Ranti.
" Aku sama Aisyah sudah di tol menuju Bandara", jawab Ranti.
" Ya sudah hati-hati", ucap Vanya.
__ADS_1
Tak terasa perjalanan menuju Bandara akhirnya berhenti juga di Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Ranti mengarahkan mobilnya dan diikuti mobil yang lain menuju ke parkiran VVIP.
" Aisyah, kita sampai", Ucap Ranti.
" hehehehe maaf kak Aisyah ketiduran", jawab Aisyah.
" Ya sudah ambil tas kamu dan keluarkan dulu paspornya dari cincinmu", ucap Ranti
" Ia kak, jawab Aisyah dan sedetik kemudian paspornya sudah berada di dompetnya.
Ranti melihat seluruh keluarganya sudah berada di barada di ruangan itu.
Keluarga Aisyah dan juga kakak-kakaknya sudah turun dari mobil mereka.
" Ayah, Bunda nanti tolong lihat - lihat ke rumah Aisyah ya", ucap Aisyah kepada orangtuanya.
" Ia sayang, nanti bunda dan Nuril atau ayahmu yang akan datang melihat rumah kamu, juga mobil kesayanganmu", jawab Bu Antara.
" Halo dek selamat ulangtahun ya, maaf kakak ipar dan kakakmu tidak bisa datang kemarin", ucap Tiara.
" Tidak apa-apa kakak ipar, Terimakasih hadiahnya, dan mana kakak gantengku? tanya Aisyah.
" Itu disana, dia lagi makan, kakakmu sangat kangen sama kamu", ucap Tiara.
" Hehehehe, Aisyah jadi tambah bahagia, tapi biarkan saja dulu kakakku makan", ucap Aisyah.
" Halo Paman dan Bibi, apa kabarnya? sapa Tiara.
" Kami baik-baik saja nak, terimakasih sudah memberikan perhatian buat Aisyah", ucap Pak Antara.
" Syukurlah kalau paman dan bibi sehat, kalau soal perhatian tak perlu berterimakasih, Aisyah sudah saya anggap adik sendiri, apalagi Tunangan saya sangat menyayanginya, saya juga tidak memiliki adik atau kakak, jadi perhatianku ke Aisyah sebagai rasa sayang saya sebagai seorang kakak", ucap Tiara.
" Halo Non Tiara, ucap Anjas dan Atilla.
" Halo juga, gimana apa semuanya sehat-sehat saja? tanya Tiara.
" Ia Non, kami semua sehat dan baik-baik saja", jawab Anak dan Atilla.
" Dady, Mommy kenalkan ini orangtuanya Aisyah", ucap Ranti memperkenalkan Orangtuanya Aisyah.
" Perkenalkan, saya Adriansyah Setiawan dan ini istri saya Monicha Herdiani Pradipta Setiawan.
" Saya Antara dan ini istri saya, serta mereka adalah anak-anak kami bersama menantu, semuanya bekerja di perusahaan Nak Ranti", ucap Pak Antara.
" Saya Anjas Antara Tuan Besar dan ini istri saya Rubiyah, kami di tugaskan bertanggung jawab di Peternakan Lampung.
" Saya Atilla Antara dan ini istri saya, saya di tugaskan untuk mengatur seluruh Cleaning Service dan Office boy dan girl dan seluruh perusahaan Nona Muda Ranti", Ucap Atilla.
" Terimakasih banyak, tolong bantu jaga perusahaan anak kami ucap Adriansyah.
" Pasti Tuan Besar, apalagi adik kami sudah di angkat saudara oleh Nona Muda Ranti, itu menambah semangat kami bekerja dan tanggung jawab kami", ucap mereka berdua.
" Syukurlah kalau begitu, kami sangat senang mendengarnya, kalian berdua jangan kuatir soal Aisyah, dia tetap menjadi adik kalian, soal Putriku kami menyayanginya, itu jangan membuat kalian berpikir kalau anak kami akan mengambilnya dari kalian", ucap Monicha Herdiani.
" Kami justru sangat bersyukur, adik kami bisa memiliki kakak perempuan yang menyayanginya, kami berdua abangnya punya keterbatasan tapi saat kehadiran Nona Muda Ranti, adik kami terlihat lebih bahagia, melihatnya bahagia saja sudah membuat kami juga bahagia", ucap Atilla.
" Ini mas Antara bukan ? tanya Nindya yang tiba-tiba datang.
" Ia ini saya Antara dan ini istri saya, apa adik lupa dengan kami? ujar Pak Antara.
Melihat Nindya kenal dengan pak Antara dan istrinya, sontak semuanya kaget.
" Apa kabar Dek, lama tak berjumpa, bagaimana apa kamu sudah bertemu dengan keluargamu? ucap Bu Antara.
" Sudah mbak, mohon maaf waktu saya pergi, saya hanya meninggalkan ATM saya, terimakasih banyak sudah menolongku selama 2 tahun", ucap Nindya.
" Sama-sama dek, mbak juga senang bisa membantumu, dan mbak minta maaf karena sudah lancang menggunakan sebagian uangmu yang ada di ATM waktu itu", ucap Bu Antara.
" Tidak apa-apa, terus Abang Zulkarnain, apakah dan istrinya sehat-sehat saja", ucap Nindya.
" Mereka sehat hanya sudah saja mereka sudah Pensiun", jawab Pak Antara.
" Bibi, apa Paman dan Bibi Antara yang bibi minta Ranti mencarinya? tanya Ranti.
" Ia sayang, mereka yang membantu bibi dulu, ada satu lagi namanya Zulkarnain juga sepupu mas Antara, selama bibi di asingkan di Banten.
" Mereka berdua orangtua kandung Aisyah Aliyah Antara, adik angkatku", ucap Ranti.
" Terimakasih Tuhan, karena sudah mempertemukan kembali dengan keluarga yang sangat baik hati", ucapan syukur Nindya.
" Mas, mbak, kenalkan ini Putri kembar saya, Renata dan Renita", ucap Nindya.
" Maaf dek, kami sudah mengenal mereka, tapi kami tidak yakin mereka mereka anakmu, kami bertemu 2 Minggu kemarin", ucap Pak Antara.
" Ia Bunda, kamu sudah bertemu dengan Paman dan Bibi", jawab Renata.
" Renata, Renita, Paman dan bibi kalian ini yang selama 2 tahun melindungi Bunda", ucap Nindya.
" Terimakasih Paman, bibi", ucap mereka berdua.
" Sama-sama, bunda kalian sangat kuat menghadapi cobaan hidup demi bisa bertemu kalian berdua, sayangilah bunda kalian", ucap Bu Antara.
__ADS_1