SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Mengantar Bintang Timur ikut Lomba Seni Suara


__ADS_3

Akhirnya tepat jam 11 malam Ranti tiba dirumah, dengan menggunakan Taksi, nampak rumah sudah sepi, Ranti masuk rumah dan langsung masuk kamar dan membersihkan dirinya.


Ranti keluar dari kamar dan tidur di samping Salma, dia juga merindukan Salma, dengan lembut dia memeluk Salma hingga Ranti pun tertidur dengan pulas.


Saat pagi-pagi Salma terbangun, dia kaget melihat Ranti sedang tidur disampingnya sambil memeluk dirinya, dengan Penuh kebahagiaan dia mencium pipi Ranti, Salma gak tau kalau Ranti sudah duluan bangun.


" Selamat pagi sayang, apakah dirimu kangen sama kakak", tanya Ranti basa-basi dan mengagetkan Salma.


" Hehehehe ternyata kakak sudah Bangun ya, Salma sangat kangen dengan kakak, tapi pagi ini Salma bahagia, ternyata kakak pulang dan menemani Salma tidur, terimakasih Kak, maafkan Salma jika selalu merepotkan kakak", ucap Salma sambil memeluk Ranti.


" Tidak apa-apa sayang, kakak yang minta kalau kakak selalu pergi, hingga membuatmu kesepian, lain kali kakak akan urus pekerjaan saat hati Sabtu, jadi Salma bisa ikut", ucap Ranti.


" Salma tidak apa-apa ditinggal kakak bekerja, tapi jangan lama-lama, kalau kayak gini hanya 2 hari Salma masih Kuat gak kesepian, kalau kakak pergi semingguan lebih, baru Salma merasa kesepian", Ucap Salma.


" Ya sudah kakak janji tidak akan Pergi lebih dari 3 hari, bagaimana? tanya Ranti.


" Ia Salma ijinkan, tapi kakak harus memberikan kabar dan jangan lupa makan dan istirahat, Salma gak kakak sakit", ucap Salma.


' Ia sayang, nanti saat kalian antar kak Rindu, kakak janji abis dari China kakak akan menyusul kalian si Amerika", ucap Ranti.


" Ia, kan ada Mora yang temenin Salma, Kalau kakak tugas ke luar negeri, Salma mengerti pasti agak lama, jadi Salma harus paham, tapi kedepannya Salma tidak seperti ini, tapi Kak apa boleh Salma nanti kuliah di luar negeri sama Mora", tanya Ranti.


" Kakak setuju Dimana saja Salma mau kuliah, asal Salma bisa nyaman belajar", jawab Ranti.


" Tapi lihat dulu, Kak Armando mau kuliah dimana, aku juga gak mau jauh-jauh dari kak Armando", ujar Salma.


" Kakak juga maunya begitu, biar ada yang jagain kamu disana", ucap Ranti.


" Ya sudah ayo bangun, mari mandi dengan kakak", ajak Ranti


" Hehehehe asik aku di mandiin kakak, tunggu sebentar aku ambil handuk dulu", ucap Salma.


" Kak Yati, Salma mandi dengan kak Ranti, apa kakak juga sudah siap, kita hari ini mau ke Trenggalek, jam 8 berangkat, karena acara pembukaan jam 2 siang", Ujar Salma.


" Sudah Nona Muda, tenang saja, semua sudah beres, susu ultra juga sudah kakak atur untuk di bawa', jawab Yati.


" Oke, kak Yati memang hebat, terimakasih kak, Salma mandi dulu", ucap Salma memuji Yati yang memang telaten merawat Salma dan Armando, walau dia lebih fokus dengan Salma.


Di meja makan semua sudah hadir, termasuk Ketty yang kini sudah bisa duduk sendiri dan makan sendiri.


" Dek pulang jam berapa tadi malam", tanya Mercy seperti biasa.


" Pas jam 11 malam', tapi tidur di kamar Salma, jawab Ranti.


" Pantas saja jam 2 malam kakak bangun dan jalan ke kamar mu tidak ada", ucap Mercy.


.


" Salma nanti berangkat dengan Kak Ranti, agak Sore kami sudah Disana kami juga mau menemani adik kesayangan kita mau Lomba, dan kalau Salma masuk final, semua yang kerja disini wajib ke Trenggalek, ujar Friska.


' Oke, tapi janji ya nanti Sore kakak semua sudah disana", ucap Salma.


" Ia sayang, kak Dewi dan Ketty juga akan kesana, jadi jangan sedih", ucap Dewi.


" Mau tau gak, kakak kembarmu besok pagi juga sudah disana dan sore harinya kak Darel, kak Vanya dan kak Sonia akan berada disana semuanya", ucap Mercy.


" Terimakasih, kakak-kakakku tersayang, Salma akan berikan yang terbaik", ujar Salma penuh kebahagiaan, senyum lebar dan penuh semangat.


Tepat jam 7.40 Ranti bersama Salma dan Armando serta Yati sudah tiba di sekolah.


Terlihat, Mora dan peserta yang berasal dari Bintang Timur sudah bersedia, mereka akan naik diantar menggunakan minibus Hiace, 2 unit yang 1 milik SMP, kecuali Salma, Armando dan Mora yang berangkat dengan mobil sendiri. Salma dan Armando membawa gitarnya dan Salma membawa Biola dan gitarnya juga, rencana pas pertandingan Duet mereka juga berduet main gitar.


Ranti memimpin jalan menuju Trenggalek, Bintang Timur sudah di berikan informasi titik kumpul untuk tim Surabaya. Para guru bahagia karena, baru tahun ini mereka ikut Lomba di antar pemilik yayasan.


Bintang Timur selama ini jarang dilibatkan, tahun lalu justru tidak ada peserta satupun dari bintang timur, namun kali ini sekolah Ranti di cabang juga semua nya ikut, Gresik, Sidoarjo dan Malang.

__ADS_1


Ranti berambisi ingin menjadikan Bintang Timur sekolah yang di segani di seluruh bidang, makanya Ranti melakukan perubahan besar- besaran. jika dulu Bintang Timur tidak memiliki Tim Drumband, kini sudah punya, bahkan marching band juga sudah punya, walau saat ini masih proses latihan dan latihan, agar kelak bisa tampil maksimal dan tentunya sempurna.


Beralih ke sekolah Aisyah, saat Aisyah bawa mobil, banyak yang Kepo dan beropini negatif, hari ini Aisyah kesekolah naik motor Nmax nya tak sedikit yang mengatakan kalau Aisyah hanya cari sensasi dengan menyewa mobil, dan sangking kesalnya saat jam istirahat dia ijin pulang sebentar, saat dia Kembali kesekolah, Aisyah mengganti motornya dengan Kawasaki Ninja ZX 25 RR.


Begitu Aisyah tiba, banyak siswa dan siswi penasaran, murid dari mana yang datang membawa motor mahal dan juga seorang perempuan, karena melihat yang mengendarai motor itu menggunakan rok SMA.


Tak mau ambil pusing, Aisyah parkir dan turun motornya, kemudian ketika dia membuka kaca helm dan melepas helm dari kepalanya, heboh langsung seluruh siswa.


" Gila... keren banget tu motor", komentar seorang Siswa.


" itu termasuk motor mahal, harganya 130 juta", lanjut komentar seorang Siswa.


" Kalau aku tertarik helmnya, sangat futuristik,dan terlihat ada kamera", lanjut komentar.


Mereka hanya berkomentar tapi tidak berani bertanya langsung, karena Aisyah sejak banyak yang mengganggunya, dia semakin tertutup dan terkesan tidak mau bersahabat dengan siswi maupun siswa di kelasnya, maupun yang bukan sekelas dengan dia.


Bagi Aisyah, lebih baik tidak punya teman, kalau hanya menjadi penjilat atau objek dari para penjilat, makanya Aisyah tidak mau ambil pusing omongan apapun tentang dia di sekolah, kecuali fisik dia disentuh, baru Aisyah bertindak.


Tak lama kemudian sebuah mobil datang dan mencari siswi bernama Aisyah kepada pak Security sekolah.


Kemudian pak Security mengantar orang yang mencari Aisyah itu.


" Maaf apa Benar anda Nona Aisyah Aliyah Antara? tanya pak sopir dengan sopan.


" Ya ! saya Aisyah, ada apa? tanya Aisyah.


" Saya dari kantor IDB cabang Banten datang membawa Laptop pesanan Nona Muda Ranti, untuk dibagikan ke guru-guru", ucap Pak sopir.


" Oh baiklah, tolong taruh saja di samping mejaku,", Perintah Aisyah.


Setelah semua Laptop berada di diatas meja, yang kebetulan meja itu berdampingan dengan meja Aisyah.


" Semuanya sudah Nona dan mohon tanda tangan sebagai bukti dan maaf boleh ambil gambar Nona bersama laptopnya", Ucap pak sopir.


" ya silahkan, dan terimakasih Pak, dan ini buat Bapak", ucap Aisyah sambil memberikan uang sebanyak 500 ribu.


" Ambil uang ini, atau saya telpon kakakku untuk memecatmu, rezeki jangan di tolak, kakakku pasti marah kalau bapak meminta uang pada saya, tapi ini kan saya sendiri yang memberikannya, terimalah dan belikanlah kue atau jajanan buat teman-teman bapak di kantor atau buat anak-anak bapak dirumah, jangan kuatir nanti aku jelaskan ke Kakakku", ucap Aisyah.


" Terimakasih Nona, saya sangat takut kehilangan pekerjaan", ucap Pak supir.


" Ia saya paham, terimalah dan jangan bicarakan kepada siapapun", ujar Aisyah, yang akhirnya pak supir itu mau menerima uangnya.


Seorang siswa membaca tulisan IDB, membuatnya terkejut, apalagi dia melihat bagaimana pak supir itu begitu menghormati Aisyah.


" Maaf Aisyah, apa hubungan kakak angkat kamu dengan Bank IDB? tanya seorang siswa yang ternyata ibunya bekerja di bank IDB.


" Kakakku pemilik bank itu, ada apa kamu bertanya soal hubungan kakak angkatku dengan Bank IDB", tanya Aisyah.


" Ibuku bekerja di bank itu", ucap siswa itu.


" Terus apa masalahnya, dan apa kaitannya, ibumu bekerja di perusahaan kakakku tidak ada hubungannya dengan saya, itu urusan mereka, aku tak berhak mengurusnya", ucap Aisyah.


Dengan langkah cepat Aisyah menghadap Kepala Sekolah dan memberitahukan bahwa laptop sudah datang dan berada di kelasnya, silahkan diambil.


Tak berapa lama, para guru datang dan mengambil Laptop serta amplop yang dititipkan Ranti, dan berpesan agar memanggil karyawan yang lain untuk mengambil amplop.


Kali ini sudah tidak ada yang berani berkomentar negatif, semua murid sekelas dengan Ranti hanya diam saja.


selesai bagi-bagi Laptop dan Amplop, kelas Aisyah lanjut proses belajar mengajar.


Di Jakarta tepatnya di gedung Bursa Efek Jakarta, PNSP sudah jeblos ke papan bawah dan terus turun, Minggu masih termasuk saham incaran, sekarang sudah hancur, kini sahamnya sudah masuk ke daftar minus, alias tidak berharga.


Indrajati Patria yang terus memantau, dia terlihat sangat sedih, melihat perusahaan kebanggaannya hancur, kemudian dia teringat RPS Multidana Finance, dan langsung menelpon ke kantor itu, tapi sayang ajakan pertemuan Indrajati Patria dengan Irene ditolak mentah-mentah, bahkan Irene berkata, kami perusahaan kecil jadi tidak pantas berhubungan dengan perusahaan raksasa.


" Justru itu akan menjadi nilai plus untuk perusahaan kalian, dengan perusahaan saya bekerjasama dengan perusahaan kalian sudah Pasti tingkat kepercayaan masyarakat akan lebih tinggi', ucap Indrajati.

__ADS_1


" tapi kami tidak tertarik dengan bekerjasama dengan Perusahaan besar, kami hanya fokus pada kelas menengah saja, Terimakasih niat baik anda, jawab Irene dan mematikan panggilan dari Indrajati Patria.


Ranti yang masih di perjalanan, hanya tersenyum kecil mendengar perbincangan Indrajati Patria dengan Irene.


" Aplikasi Mata Dewa, sekarang hancurkan saham 25 perusahaannya di Asean, runtuhkan besok paling lambat, agar PNSP tidak bergerak.


" Baik Tuan", balas Aplikasi Mata Dewa.


Sementara itu mantan istri pertama Indrajati Patria hanya tersenyum melihat kehancuran perusahaan mantan suaminya, apalagi dia sekarang sudah memiliki harta 2,5 triliun, putrinya juga sudah memiliki harta 1,5 triliun.


Akhirnya Ranti serta Salma dan Armando juga Yati tiba titik kumpul peserta Lomba dari Surabaya, beberapa saat kemudian baru kedua mobil Hiace milik Bintang Timur juga tiba.


" Baiklah, kita akan menginap di tempat ini, dan buat para orangtua yang mengantar anaknya mohon maaf, karena kami hanya menyediakan akomodasi buat siswa dan siswi saja", Ucap penanggung jawab Tim peserta dari Surabaya.


" Mohon maaf Bu, jatah untuk Bintang Timur, berikan saja kepada orangtua peserta lainnya, karena kami sudah sewa tempat sendiri", ujar Ranti.


" Mohon maaf, anda dengan siapa, apakah anda perwakilan sekolah atau bagiamana? tanya penanggung jawab.


" Saya kakak dari dua peserta asal Bintang Timur, dan memang dari Bintang Timur sudah menyediakan kami tempat, walaupun begitu harap anda jangan kuatir, semua kegiatan akan kami ikuti dan tepat waktu", Ucap Ranti.


" Kau begitu, mohon salah satu guru dari Bintang Timur yang berbicara agar nanti saya ada laporan ke atasan saya", Ucap penanggulangan jawab.


" Maaf Bu, nama Indarwati, kepala sekolah SD Bintang Timur, dan juga penanggung jawab untuk peserta dari Bintang Timur, dan ini surat tugas saya, mohon maaf karena tempat itu sudah di sediakan oleh Ketua Yayasan kami", ucap Bu Indarwati.


" Baiklah, berarti Bintang Timur dengan sukarela memberikan tempatnya untuk yang mengantar siswa lainnya", ucap penanggung jawab itu memastikan.


" Ia, kami tidak akan melaporkan atau menuntut, berikan saja ke mereka", sahut Bu Indarwati.


" Ini seragam untuk pembukaan, kita berangkat dari sini 15 Menit sebelum acara pembukaan di mulai.


Sejam setengah kemudian, acara pembukaan Lomba Seni suara tingkat Provinsi Jawa Timur di mulai, terdapat ada 38 Tim terdiri dari 29 kabupaten dan 9 kota.


Ranti melihat Spanduk - spanduk bertuliskan nama lomba serta tema, dan juga terdapat logo RPS Body Clean, ternyata Boni sang Direktur mengambil slot untuk sponsor utama dan menyetor uang sesuai penawaran yang berada dalam proposal.


Yang lucu tampang Salma, Armando dan Mora saat memasuki tempat acara di berikan bingkisan produk Body Clean, dia tersenyum kepada seorang yang bertugas membagikan bingkisan tersebut.


Setelah acara pembukaan selesai, akan langsung mulai pertandingan untuk kategori Solo, dan Tim Surabaya mendapat nomor urut 30, masing-masing peserta akan menyanyikan 2 lagu, 1 lagi wajib dan 1 lagu pilihan peserta, sesuai pilihan judul lagu yang sudah di siapkan Panitia.


Sambil menunggu giliran, Ranti menghibur kedua adiknya dengan memainkan biola milik Salma, alunan dawai Biola begitu merdu hingga ruangan tempat Tim Surabaya ikut terhibur, setelah satu lagu hanya Ranti sendirian yang bermain musik, namun pada lagu kedua Salma meminta lagu wajib pada Armando untuk memainkannya, walau hanya instrumental saja.


Bermodal teks yang ada partitur nya, Ranti ikut bergabung dengan menambahkan alunan Biola, semua yang berada di ruangan itu tercengang melihat jari lentik Salma memainkan gitar kesayangannya dengan sangat Baik.


Ketiga Guru dari Bintang Timur, tak menyangka kakak beradik Pemilik Yayasan Bintang Timur ternyata piawai bermain musik, bahkan alunan ketiga kakak beradik itu terdengar hingga Keluar ruangan dan ruang samping kiri dan kanan yang merupakan Tim dari kabupaten/ kota lainnya.


Penanggung jawab Tim Surabaya, yang merupakan guru seni musik, tercengang, apa lagi saat lagu ke-tiga gantian Salma yang memainkan biola, semakin membuat penanggung jawab itu merasa kemampuannya jauh di bawah ketiga Kakak beradik itu.


Setelah puas bermain musik bersama, lalu terdengar suara penanggung jawab itu memanggil Salma dan Armando beserta Mora, ternyata ada pengumuman bahwa pemain piano utama untuk paduan Suara mendadak sakit, jadi kemungkinan besar kita mengundurkan diri dari kategori paduan suara.


" Maaf Bu boleh saya lihat partitur nya", ucap Ranti.


" Ini Nona, untuk lagi wajib dan lagu pilihan peserta", penanggung jawab itu dan memberikan map berisi lembaran partitur.


Kemudian Ranti duduk di dekat meja yang ada piano elektrik, dan memainkannya, setelah beberapa kali penyesuian akhirnya penanggung jawab itu memanggil seluruh anggota paduan suara untuk latihan.


Ranti bermain begitu sempurna hingga penanggung jawab itu akhirnya berasa lega.


" Terimakasih Nona, Tim kita akhirnya tidak jadi mengundurkan diri", Ucap Penanggung jawab itu.


" Sama-sama, kita adalah Tim Surabaya, tim ibukota Jawa Timur, kita harus bisa tampil maksimal dan mengguncang panggung Lomba", Ujar Ranti.


" Ade - Ade semua, apakah kalian sudah siap pulang bawa hadiah", teriak Ranti.


" Kami siap kak, kakak bermain piano lebih enak di kuping kami,hingga kami bisa bernyanyi dengan baik,kita pasti juara", ujar salah seorang anggota PS.


" Baiklah, besok kita latihan lagi, ujar Ranti.

__ADS_1


* Tuan berikan Juice Buah Abadi kepada seluruh anak-anak itu, sejam sebelum Lomba, campurannya sudah Rose atur, percayalah suara mereka akan merdu", Ucap Rose.


" Terimakasih Rose", ucap Ranti"


__ADS_2