
Jam pulang sekolah sudah tiba, Ranti mengajak Tiara agar menemaninya menemui kepala sekolah.
" Ada apa Ranti, kamu mau ketemu dengan kepala sekolah"? tanya Tiara
" Tiara sekolah ini sudah aku beli, nanti kepsek akan menjadi ketua yayasan dan ibu wali kelas kita yang akan jadi Kepsek yang baru", bagaimana menurutmu? tanya Ranti
" Sangat baik, ibu wali kelas kita juga pintar dsn dia alumni di sekolah ini, jadi sangat berdedikasi", ujar Tiara
" Baguslah kalau kamu juga setuju dengan pilihan aku", ujar Ranti
Selesai dari ruang kepala sekolah, Ranti mengantarkan Tiara pulang, sedangkan dia dan saudara nya kembali ke rumah.
Makan siang sudah selesai, Ranti kembali ke kamarnya dan menghubungi Jerry William
" Halo selamat Sore Nona Ranti, bagaimana dengan pesan saya tadi" ? tanya Jerry William
" Berapa harganya, dan apa persyaratan dari mereka" ? tanya Ranti
" Mereka akan mengembalikan saham-saham itu seharga 5 triliun, dengan jumlah 40%, kalau syarat, tidak ada yang khusus, mungkin sudah terjepit barangkali", ucap Jerry William.
" Katakan kepada mereka saya akan membayarnya tapi syaratnya tanah yang sudah berubah jadi taman menjadi milik saya", itu saja syarat dari saya, ucap Ranti
" Baik Nona Ranti akan saya ajukan, lalu jika mereka setuju, kapan anda akan menyetor uangnya ? tanya Jerry William
" Hari ini juga jika mereka setuju, maka akan ku bayar sekarang", Ujar Ranti
" Baiklah Nona, terimakasih untuk waktunya.
Jerry William segera menghubungi keluarganya dan mengatakan pembicaraan nya dengan Ranti, namun Kepala Keluarga William meminta tambahan sebesar 150 miliar
Saat Ranti menerima pesan dari Jerry William, dia membalas tidak masalah, segera atur pengalihan saham dan status kepemilikan tanah yang berubah menjadi Taman, atas nama RPS Group Company.
Ranti menghubungi Rendi agar bersiap mengatur pembelian 40% saham milik keluarga William, serta tanah yang berubah menjadi Taman.
Kepala Keluarga William segera menghubungi Kepala Keluarga Sumitro, dan mengatakan bahwa mereka sudah ada investor baru Yaitu RPS Group Company.
Keluarga Sumitro mendengar pengakuan Kepala Keluarga William, terkejut, karena mereka akan bermitra dengan Perusahaan yang baru berdiri, bahkan pemiliknya hingga saat tidak ada yang tahu.
" Jadi bagaimana, apa kalian juga mau meminta bantuan kepada mereka atau tidak" ? tanya Kepala Keluarga William.
" Kami Pikirkan dulu, ucap Kepala Keluarga Sumitro, yaitu ibunya Aldino Sumitro.
Jam 7 malam, Rendi kedatangan tamu dari keluarga William, dan membahas beberapa hal keterkaitan dengan pengalihan saham 40 % dan sebidang tanah, Rendi mengajukan Jerry William akan menjadi perwakilan RPS Group Company di Perusahaan milik Keluarga William.
Jerry William, hampir saja meneteskan air matanya, ketika kepala keluarga William setuju dengan syarat tambahan yang di ajukan Rendi, biar bagaimanapun RPS Group Company, memiliki hak untuk menempatkan orang pilihannya sebagai perwakilannya.
Tanda Tangan dokumen sudah selesai, mereka mengakhiri dengan makan Malam bersama.
Kepala keluarga William, yaitu Kakek Jerry William, berterimakasih kepada cucunya yang sudah di buangnya, tapi siapa sangka lewat Jerry William, Perusahaan Keluarga William tidak jadi bangkrut, fakta perusahaan merugi itu benar, tapi ada kesempatan untuk bangkit.
" Mari kita bekerja kek, mudah-mudahan perusahaan ini bisa kembali Bangkit dan bisa lebih maju lagi, ucap Jerry William dengan Bijak
" Mas, apakah yakin mau menjadi perwakilan dari Perusahaan RPS Group Company, di Perusahaan keluarga mas", ucap istri Jerry William.
" Tenang saja mah, Mas memang keluarga William, tapi status Mas di perusahaan adalah Perwakilan dari RPS Group Company, jadi para sepupu, tidak berani mengganggu mas, ucap Jerry William.
" Baiklah", ucap istri Jerry William.
Setelah selesai makan malam, mereka membubarkan diri.
Kembali ke posisi Ranti
Saat ini Ranti lagi mengatur strategi bagaimana dia mau menangkap Aquino dan Aquinas Setiawan.
Aplikasi Mata Dewa sudah memberikan alamat dimana Aquino Setiawan menginap.
" Rose apakah kapal selam pesanan ku sudah siap, tanya Ranti
* Hari Kamis sudah beres", jawab Rose
" Baiklah, berarti aku juga harus segera menangkap kedua orang itu", balas Ranti
" Rose bagaimana dengan Ruang Dimensi nya apa juga sudah siap, tanya Ranti
__ADS_1
* Sudah Tuan, tergantung tuan mau pilih yang berapa besar dan waktu berapa lama, serta apa saja yang mau siapkan.
" Ambil yang 100 tahun untuk dunia ini, siapkan benih sayuran, benih padi, jagung, singkong, ubi dan segala bumbu dapur, yang bisa ditanam. begitu segala ternak yang bisa mereka pelihara dan ambil dagingnya, saya hanya akan berkunjung kesana 1tahun sekali, kalau tidak lupa.
" Siapkan sembako untuk jangka waktu 1 tahun, agar semua tanaman mereka sudah sudah siap buat mereka seterusnya.
Alat-alat pertanian juga disiapkan, jaring dan pancing juga siapkan.
Terakhir untuk bumbu instan siapkan untuk waktu yang lebih lama. Juga pakaian buat mereka. buatkan sungai dan kolam ikan.
Untuk luasnya, 20 hektar sudah cukup dan buatkan tempat tinggal dan segala perabotan, andai bisa ada siaran TV, aku berbaik hati untuk memberikannya.
Hampir lupa berikan juga bibit buah - buahan.
" Bagaimana Rose apakah semuanya bisa di penuhi, tanya Ranti
* Bisa Tuan, Rose akan kasih mereka skil bertani, beternak, biar mereka, nanti, untuk ikan laut, mereka bisa ambil dari laut asli.
Pintu masuk ke gudang harta itu adalah goa yang sangat besar dan juga air laut dan binatang laut ada semua, tapi rose akan buatkan laut di di dalam Ruang Dimensi, serta ada berbagai jenis ikan yang hidup, serta kepiting, udang, kerang pokoknya soal makanan mereka tidak akan kekurangan, hanya saja mereka harus. berusaha sendiri.
* Sawah dan kolam ikan sudah rose siapkan, segala jenis ikan air tawar juga sudah siapkan.
* Peternakan : Kandang ayam, sapi, kambing dan babi serta ada binatang yang rose biarkan bebas, seperti kelinci, rusa dan burung.
* Sayuran dan buah sudah semuanya
* Untuk bumbu, semua sudah lengkap
* Rose juga sudah siapkan ruang penyimpanan khusus agar semua makanan basah bisa awet, jadi saat mereka memotong sapi seekor, sebagian bisa mereka simpan.
* Terakhir adalah hiburan, biaya yang paling mahal, mereka bisa menonton TV secara dan bahkan video YouTube, tapi tidak bisa untuk menulis di komentar, rose sudah berbagai aplikasi, untuk nonton hingga main game.
* Soal kesehatan, mereka tidak akan sakit selama di pengasingan, jika tuan memberikan mereka pasangan, carilah perempuan yang sangat jahat dan durhaka kepada orang tua mereka, aplikasi Mata Dewa bisa melakukannya.
* Rose juga sudah siapkan, waktu mereka bebas, sejumlah harta buat mereka di masa depan, masing-masing 5 batang Emas ukuran 2 kg.
* Biarkan mereka menjalani Hukuman dengan lebih manusiawi, agar mereka bisa mengajarkan kepada keturunan nya.
" Baik Rose, aku yakin, kamu tidak akan salah menilai terhadap 2 sepupu ku itu.
" Lalu bagaimana dengan Aquila, tanya Ranti
* Aquila lebih senang di luar negeri, untuk usaha dia lebih suka di wisata, saat ini dia yang mengurus semua hotel milik keluarga nya, Rose membebaskan Tuan mengakuisisi semua harta Ferdiansyah, kecuali udah perhotelan, biarkan itu buat Aquila.
* Untuk keluarga ibunya, silahkan di hapuskan dari semesta ini, jika tuan mau, atau buang saja mereka ke satu Pulau yang sangat jauh di lautan Pasifik. Atau masukkan juga ke ruang dimensi lain dan biarkan saja mereka, toh keputusan dari Absolute Supreme Divine, keluarga dari istri Ferdiansyah sudah melakukan kejahatan di sepanjang keturunan mereka.
" Baik, Siapkan sebuah pulau dan aku akan menyegelnya,
* Baik jika waktu penghukuman mereka tiba, Rose akan buat kan portal dimensi, agar terhubung dengan pulau itu, jadi setiap tuan menangkap mereka maka tuan tinggal buka portalnya dan lempar saja mereka, pasti mereka tiba di pulau tempat penghukuman.
" Oke bagus juga rencanamu Rose, tapi apakah aku boleh di buatkan portal juga, tanya Ranti
* maaf Tuan, portal dimensi, hanya akan bisa tuan dapatkan, jika sudah berada di Tahap Supreme.
" Baiklah, dan tolong persiapkan semuanya, aku akan membawanya saat aku ke pulau untuk mengambil harta yang ada disana dan membawa, Aquino, Aquinas dan kedua orangtuanya.
* baik Tuan, tinggal menunggu anda saja, jawab Rose.
Tak terasa sudah hari Sabtu lagi, aplikasi Mata Dewa memberikan laporan, bahwa Aquino akan ke klub malam.
" Bagus, pantau terus.", pesan teka Ranti.
" Rose Ruang Dimensi yang di buat bentuknya seperti apa" ? tanya Ranti
* Ruang dimensi akan di pasang saat mereka tiba disana, jadi saat menangkap mereka, tuan akan di berikan kantong penyimpanan, fungsinya sama dengan cincin ruang, hanya saja, Rose tidak menyarankan tuan, menyimpan mereka di Cincin Semesta.
" Baiklah, berikan sekarang kantongnya dan siapkan bahan makanan untuk 3 bulan, malam ini saya mau menangkap si Aquino, perintah Ranti.
* Silahkan Tuan ambil di dalam Cincin Semesta, dan teteskan darah Tuan terlebih dahulu, ucap Rose.
" Baiklah, jawab Ranti.
Ranti kemudian mengambil kantong Ruang Penyimpanan itu dan segera menteskan darah nya.
__ADS_1
Ranti melihat ke dalam kantong itu sudah berisi makanan, minuman, bahkan hingga kopi juga ada, serta sebuah bangunan rumah sederhana.
Semua sudah lengkap, peralatan mandi, hingga puluhan pakaian ganti, dan semuanya sederhana.
Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam, saat ini Ranti sudah berada di warung Indomie si kembar, Amir dan Omar.
Ternyata mereka sangat giat, bahkan sudah ayam penyet, ayam geprek mereka juga sudah mampu membayar karyawan 2 orang. padahal belum 3 bulan.
Aplikasi Mata Dewa kembali memberikan informasi bahwa saat ini, Aquino sudah berada klub malam
Ranti langsung bergegas menuju klub malam, hanya berkendara sekitar 20 menit Ranti sudah tiba disana.
Dengan mata semesta, Ranti memindai seluruh ruangan dan hall, aplikasi Mata Dewa, retas CCTV nya dan hapus data mereka secara permanen.
Ranti sudah menemukan Aquino, dia sedang berdebat dengan seorang wanita, kalau dilihat dari pakaian nya, dia bukan wanita gampangan, setelah di pindai, ternyata wanita itu sedang hamil anaknya Aquino, dia karyawan baru dan di jebak oleh Aquino, serta di jadikan budak seksnya, saat ini tengah hamil 3 bulan.
Aplikasi mata dewa retas rekening Bank Aquino dan kuras habis uangnya.
Ranti mengontrol pikiran wanita itu agar menunggu di luar klub.
Sedangkan Aquino pikirannya di buat santai, Ranti menyapa nya, dan disambut oleh Aquino, Aquino yang sudah pernah bermasalah dengan Ranti tidak bisa mengingat apapun.
Saat Aquino lengah Ranti memasukan setetes cairan pencahar. Mereka berdua yang sedang asik ngobrol, Ranti melihat Aquino sudah mulai tidak tenang, dan akhirnya pamit ke toilet.
Ranti mengikutinya, namun dia kearah toilet wanita dan langsung mengaktifkan Armor Transparan Mode Stealth,
Ranti menunggu di depan toilet dengan kantong Ruang, untuk Menganti kejadian tak terduga, Ranti menggunakan array pelindung ilusi dan suara.
Saat Aquino sedang cuci tangan di wastafel, Ranti langsung membuka kantong Ruang Penyimpanan dan mengatakan masuk.
Aquino sempat berteriak tapi tidak ada yang mendengarnya atau menghiraukan nya.
Aplikasi Mata Dewa memberi pesan teks bahwa, seluruh tabungan Aquino sudah di kuras, dengan jumlah 150 milyar.
" Apakah Aquino punya anak lain diluar nikah, pesan teks Ranti ke aplikasi Mata Dewa
" Tidak punya, hanya wanita itu pernah hamil anaknya Aquino, akibatnya wanita itu di usir keluarganya, saat ini bekerja di Bandung sebagai cleaning Service, anaknya meninggal saat umur 6 bulan, umur wanita baru 21 tahun.
" Apakah dia memiliki nomor rekening, balas Ranti
" Ada", semua data wanita bisa di akses di laptop.
" Rose, tolong kamu transfer uang rampasan dari Aquino 100 milyar untuk wanita yang sedang hamil, 50 milyar untuk wanita yang di lecehkan hingga hamil
* Baik Tuan", jawab Rose.
Ranti segera keluar klub malam itu dan menghampiri wanita yang di hamili Aquino.
Ranti memasuki pikiran wanita itu dsn berbicara.
" Sebaiknya anda pulang sekarang, saya sudah membantu kamu untuk mendapatkan kompensasi untuk bayi yang kamu kandung, rekening kamu sudah ku berikan uang sebesar 100 milyar".
Wanita itu segera mengecek saldo rekeningnya, dan membaca pesan, kalau dia mendapatkan transfer dari seseorang, setelah mengecek saldo wanita itu segera pergi klub malam.
Dengan uang ini, aku bisa hidup dan membesarkan anakku, untung saja aku membeli rumah menggunakan mamaku dan juga mobil, aku jadikan deposito berjangka saja, uang pemberian Aquino masih ada 2 milyar cukup buat biaya hidup setahun, bahkan lebih, monolog wanita itu.
Di dalam kantong penyimpanan, Aquino masih masih pingsan, Ranti refleks membuatnya pingsan saat berteriak waktu di tangkap.
Saat ini sudah pukul 1 Dini hari Ranti sudah berada di rumah, di kamar nya dia memantau Aquino yang masih pingsan.
Tak terasa waktu sudah Pagi, Ranti di bangunin Salma, dengan menggerakkan badan Ranti sambil memanggil namanya, Ranti yang sudah bangun berpura pura masih tidur.
Saat Salma hendak keluar dari kamar Ranti, Ranti memanggil nya
" Tumben pagi-pagi begini, kesayangan kakak sudah rapi, mau kemana sayang, tanya Ranti
" Mau ikut car free day, bersama temanku Mora, boleh gak, tanya Salma
" Apa Armando juga ikut, tanya Ranti
" Itu kak Armando dan kak Yati, juga sudah rapi, ucap Salma
" Ya sudah, jangan lupa pakai topi, Ujar Ranti.
__ADS_1