
Ketika Gulfstream G 700, Mendarat di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, terjadi kegemparan baik pihak pengelola Bandara maupun calon penumpang yang lainnya.
Pesawat Pribadi yang di gadang-gadang sebagai yang termewah, kini terparkir cantik di Bandara Adi Sucipto Jogjakarta, namun tidak banyak yang mengetahui jika pesawat tersebut adalah milik Pribadi Ranti.
Tepat Jam 3 sore WIB, rombongan Ranti tiba di bandara Adisucipto Yogyakarta, untuk melanjutkan perjalanan menuju, Bandara Juanda, Surabaya.
Dengan kecepatan standar, Gulfstream tiba di Surabaya, kembali para calon penumpang disuguhkan pemandangan yang indah ketika ketika Gulfstream G 700 mendarat dengan sempurna di terminal kedatangan.
Beberapa orang yang melihat momen itu, segera membuat tayangan langsung di media sosial, video Gulfstream G 700 mendarat di Bandara Juanda Surabaya, mendapat respon positif dari berbagai netizen.
Para wartawan mencoba mencari tahu siapa atau dari perusahaan mana pemilik pesawat tersebut, Banyak yang berspekulasi bahwa pesawat tersebut adalah sewaan dari crazy rich di Surabaya atau di Jawa Timur, ada juga yang mengatakan pesawat tersebut di gunakan oleh tamu penting dari luar negeri.
Namun secara mengejutkan, sebuah artikel berita dari mancanegara menjelaskan bahwa, salah satu pemilik Gulfstream G 700 dimiliki pengusaha berasal dari Indonesia, dan menjadi orang Asia ke 2 yang telah memiliki pesawat tersebut.
Ranti dan rombongannya di sambut kagum oleh pengelola Bandara Juanda, ketika melihat mereka semua turun dari pesawat tersebut, Rendi yang sudah mengatur agar menjaga privasi Ranti dan seluruh rombongannya, hingga menutup manifestasi penumpang, kecuali darurat.
Mereka keluar dari ruangan VVIP, untuk Mang Dul dan pak Jumono datang.
Ranti sengaja tidak menggunakan fasilitas khusus penjemputan, dia lebih memilih keluar dari ruang VVIP, ke ruangan umum, bahkan dia mencari restoran diluar ruang VVIP.
Menunggu kurang lebih 50 menit, akhirnya mereka tiba di rumah dengan selamat, Ranti menggendong Salma yang sudah ketiduran.
Media terus membahas tentang Gulfstream G 700, dan akhirnya di ketahui bahwa, Perusahan RPS GROUP COMPANY adalah pemilik dari Pesawat itu.
Rendi yang sedang berada di rumah Ranti tiba-tiba mendapat telpon dari media TV nasional yang ingin mengkonfirmasi soal pesawat itu, tidak memberi banyak komentar, Ranti mewanti-wanti, cukup jawab pesawat itu milik perusahaan dan akan di gunakan untuk kepentingan perusahaan.
Pihak pemerintah yang sudah tahu perihal pesawat ini, tidak berkomentar banyak, demi melindungi data pribadi Ranti, yang merupakan orang terkaya ke 3 di Benua Asia, versi Bank Global Intercontinental.
Khusus Bank Global Intercontinental sendiri, tidak ada yang tahu siapa sebenarnya pemilik Bank tersebut, Bank terbesar di dunia dan beroperasi di seluruh dunia, tidak banyak yang mengetahui kapan bank ini di dirikan, Data yang ada hanya mengatakan tahun berdiri sekitar tahun 1900, Tahun 2000 baru berganti nama menjadi Bank Global Intercontinental.
Kembali ke posisi Ranti.
Selesai beristirahat membersihkan diri, mereka semua menuju ke meja makan, untuk menikmati makan malam.
* Tuan Rose ingin memberikan hadiah buat Anda dan seluruh orang terdekat anda, ucap Rose
" Hadiah.. ! dalam rangka apa Rose, tanya Ranti
* Tahun Baru, sebenarnya Rose ingin memberikannya tepat tanggal 1 Januari kemarin, tapi momen nya tidak sesuai, akhirnya Rose memutuskan untuk memberikan nya besok pagi, apakah masih ada tambahan orang yang ingin tuan bagikan hadiah, tanya Rose
" Kok saya, bukannya yang mau berbagi adalah kamu Rose, jawab Ranti
* Benar, tapi semuanya atas nama Tuan, balas Rose.
" Untuk seluruh saudaraku berapa yang ingin Rose berikan, tanya Ranti.
" Sama seperti tahun lalu, masing-masing 10 triliun, sedangkan untuk petinggi di perusahaan anda selain Rendi, Pak Jusuf Maulana dan Pak Haris Setiadi yang mendapatkan 5 milyar, sedangkan yang mendapatkan 3 milyar, yaitu
- Tim Cirebon
- 3 kepala Gedung
- 1 Direktur Utama Mall Cempaka
- 1 Direktur Utama RPS Food excellent
Bagaimana Tuan apa masih ada tambahan, tanya Rose sekali lagi.
" Tambahkan Rezita, Regina dan Sasha, berikan mereka masing-masing 500 juta. Serta tambahkan untuk Sabrina dan Santina, berikan mereka masing-masing 5 milyar, dan 1 lagi Hino Nakata, berikan dia 1 milyar, ucap Ranti.
* Baik Tuan, jawab Rose
" Tulis pesan ke mereka semua, " Pakailah dengan Bijak", Perintah Ranti.
Ranti juga mengirim pesan kepada seluruh petinggi perusahaan agar memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan yang berprestasi.
Tiara yang kaget mendapatkan Transfer dari Ranti segera menelpon,
" Astaga Ranti, kamu ini membuat jantungku berdebar kencang, buat apalagi kamu berikan saya uang sebanyak ini, ucap Tiara
" Modal buat kamu menikah dengan kakakku Robin hahahaha, jawab Ranti dengan santai.
" Terimakasih kalau begitu, orangtuaku titip terimakasih juga atas oleh-oleh dari kamu, juga bonusnya, kata Tiara.
" Besok tolong suruh ayahmu datang kerumahku, ucap Ranti.
" Baiklah, oh ya Ranti, hari Senin tolong temani aku beli mobil boleh gak, SIM aku sudah selesai berarti aku bisa bawa mobil sendiri, ucap Tiara
" ayo kebetulan aku mau beli mobil buat Sabrina dan Santina, kamu mau beli mobil apa ? tanya Ranti
__ADS_1
" Aku ingin yang seperti Kak Dewi Aston Martin Vanquish itu, kata ayahku itu sangat bagus dan pas di kantongku, hehehehe, ucap Tiara
" Baiklah, sampai ketemu hari Senin, ucap Ranti lalu mematikan handphone.
Tak hanya Tiara yang berterima kasih, Suryani, Alviani, Novianti, Lupita, dan lainnya berterimakasih lewat pesan WA.
Selesai makan malam, Suster Diana mengatakan bahwa dia harus kembali ke Panti Asuhan Agape Sekarang, Ranti tidak bisa menahannya dan meminta Mang Dul mengantarkan Suster Diana.
Saat ini Ranti berada di dalam Cincin Semesta, dia sedang berbicara dengan Pax Mundo, yang saat ini terlihat lebih baik dari hari pertama dia berada di dalam Cincin Semesta.
" Bagaimana keadaan kamu, tanya Ranti
" Aku baik-baik saja dan sudah mulai terbiasa, jawab Pax Mundo
" Baguslah, kalau kamu baik-baik saja, Jawab Ranti.
" bagaimana apa sudah ada perkembangan tentang orangtuamu, tanya Pax Mundo
" Sudah, tinggal lokasi pastinya yang belum ketemu, Jawab Ranti
" Bersabarlah, saya sangat ingin bertemu dengan Adriansyah, dan semoga dia mau memaafkannya aku, ucap Pax Mundo.
" Saya yakin, Ayahku pasti akan memaafkan kamu, untuk saat ini saya belum menelpon Juliana Suherman, mungkin besok, karena saya baru tiba di Indonesia, ucap Ranti
' Apakah boleh aku meminta TV dan DVD player, aku hanya ingin menonton, dan juga jika Nona punya waktu aku minta tolong membantu merekam video saya untuk anakku dan juga untuk direktur 2 perusahaan milik saya, bagaimana Nona, mohon Pax Mundo
" Nanti ku siapkan, dan memberikannya padamu, ucap Ranti.
" Terimakasih Nona, ucap Pax Mundo dengan tulus.
" Kapan kamu di sidang oleh sistem tanya Ranti
" Minggu depan, tadi malam sistem sudah berbicara dengan saya, setelah 200 tahun akhirnya aku mendengar suaranya lagi, kata Pax Mundo
" Apa yang akan kamu lakukan saat sidang nanti, tanya Ranti
" Mengakui semua kesalahanku dan siap di hukum, kata Pax Mundo
" Hukuman apa yang paling kamu takutkan, tanya Ranti
" Yang pasti hukuman mati, tapi itu sudah sewajarnya aku terima, karena sudah lebih 300 tahun aku berbuat salah, dan fatalnya 200 tahun kebelakang ini, jawab Pax Mundo
" Niat minta ampun pasti ada, tapi saya malu meminta ampun, aku ikhlas menerima semua hukuman atas segal perbuatan ku, namun jika aku fi berikan kesempatan untuk tetap memiliki sistem Kekuatan, aku tidak akan terlibat dalam dunia bisnis apapun, aku hanya akan mengambil 10 % Hartaku, sebagai biaya hidupku sehari - hari, ucap Pax Mundo
" Apa yang akan kamu lakukan jika kesempatan itu ada, tanya Ranti
" Aku ingin beli tanah dan berkebun, bertani dan beternak, aku hanya menunggu jika di panggil untuk membantu Pemilik Sistem yang lain, misalnya kamu butuh kesulitan dan Absolute Supreme, meminta saya membantu, maka saya akan melaksanakannya, jawab Pax Mundo
" Berjuanglah, kamu hanya mempelajari sedikit tentang sistem yang kamu miliki, kamu baru berada di tahap awal, dan karena kamu tidak sabar, hingga hati iblis yang menguasai kamu, ucap Ranti
" Kamu benar, kadang logikaku tidak bisa membedakan yang benar, akhirnya aku tersesat, jawabnya
" Puncak tertinggi dari sistem yang kamu miliki adalah kebijaksanaan dan ketegasan, memang secara materi kamu tidak akan memiliki harta yang begitu berlimpah, tapi dengan sistem yang kamu miliki bukan berarti absolute Supreme membiarkan kamu dan Keturunan kamu miskin, tidak sama sekali, kata Ranti
" Awalnya aku mendapatkan harta waktu itu sudah melebihi harta dari kerajaan dimana ayahku berada, bahkan harta itu masih tersimpan di dalam ruang dimensi milikku, ucap Pax Mundo
" Ternyata benar dugaan ku, berarti setiap orang yang di berikan sistem pasti akan di berikan kekayaan juga, ucap Ranti.
" Kamu benar sekali, memang berbeda dengan sistem kamu, karena kamu di wajibkan untuk berbagi dengan orang yang membutuhkan, beda dengan kami, harta yang di berikan di sesuaikan dengan pekerjaan kami, tapi kami tidak di wajibkan membantu keuangan manusia lainnya ucap Pax Mundo.
" Baiklah, kamu bersabar saja, semoga masih ada kesempatan untuk kamu, besok aku akan memberikan apa yang kamu minta, ucap Ranti lalu bergegas keluar dari Cincin Semesta.
Ranti beristirahat, dan tak terasa sudah pagi, bahkan sudah jam 8 pagi dia baru bangun.
Dia bergegas mandi dan berganti pakaian, Ranti mengingat, ayahnya Tiara dan Atmono akan datang jam 9 pagi ini.
Dan benar saja, tepat jam 9, Atmono sudah berada di ruang tamu, dia datang bersama dengan adiknya, begitu juga Pak Pribadi yang sudah sampai bersama istrinya dan Tiara.
Tiara dan Ibunya, serta Atmini beranjak dari ruang Tamu, ketika Ranti mulai berbicara soal proyek.
Atmono sudah saat ini, telah menjadi bagian dari Proyek Kota Terpadu, usaha warung mie instan nya sudah di serahkan ke mantan anak Panti Asuhan Charity, untuk mengelolanya dan bahkan sudah memiliki 3 cabang.
Mereka bertiga membicarakan soal pembangunan perumahan super Elite, perkantoran, hotel dan apartemen, di sekitar Bandara Pribadi.
Atmono meminta agar lahan yang di sediakan sekitar 3000 hektar, alasannya adalah dengan luas lahan yang besar akan membuat penataan ruang yang lebih bagus, hingga menjadi daya promosi yang siginifikan, karena akan di bangun sarana dan prasarana yang premium, dan menjadikannya sebagai ikon Untuk Kota Baru.
Kalau begitu coba di buatkan masterplannya, agar bisa lebih detil apa saja yang akan kita bangun disana, dan anggarannya berapa, ujar Ranti
" Baik Nona, kami akan meminta kepada divisi lahan agar menentukan dimana lahan yang cocok, syaratnya harus jauh dari pemukiman warga biasa, ucap Pak Pribadi
__ADS_1
" Baiklah tolong diatur, dan jangan lupa untuk mengajak, direktur Ane dalam pembangunan ini, agar kalian sekalian membuat design nya, ucap Ranti
Setelah kurang lebih 2 jam mereka berdiskusi, akhirnya Ranti memberikan tenggat waktu 3 bulan untuk mendesainnya dari 6 bulan waktu untuk mulai pengerjaannya.
Kini baik Pak Pribadi maupun Atmono telah bergabung dengan yang lainnya.
" Nona Ranti, bagaimana perjalanan anda, tanya Atmini kepo
" Baik-baik saja, dan kamu kemana saja liburan ini, tanya Ranti
" Hanya ke kampung almarhum ayah saja, dan kepantai, selebihnya hanya mengontrol usaha yang saat ini sudah selesai membangun cabang ke tiga, kata Atmini
" Hebat, tidak sia-sia aku membantu kalian, terus bagaimana dengan laporan dari 100 orang yang terima bantuan modal dari saya dan juga Nartini apa ada kemajuan, tanya Ranti
" Mereka sampai hari ini telah berkembang dari segi produksi, karena kita sama-sama saling membantu, tukang kue misalnya, dia menambah produksi buat kacang bawang dan titipkan di warung mie kami, dan Alhamdulillah lancar, begitu juga tukang kerupuk, dan soal Nartini sekarang sudah bisa sudah sukses, apalagi dia mendapatkan proyek katering dari sebuah konveksi, ucap Atmini.
" Baguslah, tolong bantu pantau terus mereka, jika kamu ada waktu tolong juga kunjungi mereka, ucap Ranti
" Kami sebulan sekali rutin bertemu dan menyisihkan sebagian keuntungan untuk membantu beberapa teman kami yang ingin memulai usaha, Dan mereka harus mengembalikannya, tanpa ada beban bunga, tapi jika mereka ingin memberikan kelebihan, kami simpan sebagai tambahan modal bagi orang yang butuh bantuan kita, ucap Atmini.
" Sangat brilian ide kalian, dan sangat membantu, ucap Ranti
" Kami ingat pesan anda Nona, kami juga sadar, saat ini kami 100 orang yang anda bantu, merasa bersalah jika kami tidak membantu yang lain juga, alasan kami meminta mereka mengembalikan modal yang kami berikan, bertujuan, agar mereka bertanggungjawab dan bersungguh-sungguh dalam berusaha, ucap Atmini
" Benar sekali pemikiran kamu Atmini, kadang orang, merasa menerima sesuatu dengan gratis, menjadikannya malas untuk berusaha, ucap Ranti.
" Betul itu Nona, kami beruntung mendapatkan kepercayaan dari Anda, dan saya bersyukur dari 100 orang yang menerima bantuan semuanya bertanggungjawab dan berlomba menjadi siapa yang paling maju, katanya biar semangat, jadi kami semua bersaing, namun tidak saling menjatuhkan, ucap Atmini.
" Kalian hebat, pertahankan prinsip kalian, bersaing boleh tapi tidak saling menjatuhkan, ucap Ranti.
Tak terasa waktu sudah Sore, Tiara dan keluarganya sudah pulang, begitu juga Atmono dan Atmini mereka pulang setelah Atmini selesai memberikan laporannya.
" Salma, kamu lagi ngapain, tanya Ranti
" Aku lagi edit foto- foto selama liburan, ucap Salma
" Wah sudah pintar komputer kamu sayang, ucap Ranti
" Sudah dong, kalau cuma edit foto dan video gampang itu kak, ucap Salma sombong
" Sudah mulai sombong ya, ucap Friska yang baru datang dari dapur
" hahahaha, kalau cuma dirumah saja seperti ini, kalau di luar tidak boleh, nanti Salma di jauhi teman-teman, ucap Salma
" Pintar, ucap Friska
" Mau jalan- jalan ke Mall Galaxy gak, tanya Ranti
" Hehehehe mau Kak, tapi kakak yang lain katanya capek ucap Salma
" Memangnya Salma sudah ajak mereka ya, tanya Ranti
" Sudah, tapi karena mereka capek jadi Salma gak maksa, kasian juga kakak pada capek, lihat saja kak Armando, ucap Salma sambil menunjuk Armando yang ketiduran di depan TV.
" Bagaimana kalau kita berdua saja yang ke Mall Galaxy, usul Ranti
" Ayo Salma pengen beli laptop, kasian kak Armando, selalu aku pinjam laptopnya, kata Salma
" Oh ya sudah, sana ganti baju, kakak mau gendong Armando ke kamar, ujar Ranti
Ranti segera menggendong Armando dan membawanya ke kamar tidurnya, Bu Likha dan pelayan, hanya tersenyum bangga melihat Ranti begitu menyayangi Armando dan Salma, padahal bukan saudara sekandung.
" Kita saja di perhatikan Apalagi tuan muda kecil, ucap Bu Likha
" Oh ia Bu kemarin sore aku dapat hadiah tahun baru 200 juta, kata Dewi pelayan
" Bersyukurlah karena majikan kita sangat baik, ucap Bu Likha
" Terimakasih Bude, karena sudah membawa saya bekerja di rumah ini, ujar Dewi pelayan.
" Sama-sama Dewi, tapi ingat jangan pernah berubah jadi sombong atau tinggi hati, ingat pesan Nona Muda Ranti, jika kita berubah jadi sombong, maka Nona Muda akan membenci kita, ucap Bu Likha memperingatkan
" Ia Bu, aku bersyukur bisa setahun setengah bekerja disini, aku sudah punya rumah sendiri di kampung, ucap Dewi bangga
" Emangnya sudah sudah selesai, tanya Bu Likha
" Dikit lagi, jadi nanti lebaran aku pulang, sudah bisa tidur enak di rumahku, ucap Dewi
" Bagus itu, Mirna juga rumahnya sudah selesai, Mirna juga mau ambil mobil bak terbuka untuk angkut sayuran atau padi, ucap Bu Likha.
__ADS_1