SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Alexius mulai hancur


__ADS_3

Setelah tiba di apartemen, Ranti membawa Cindy Bernadette ke kamarnya dan mengeluarkannya dari kantong penyimpanan.


Sandrina membantu menyiapkan Air hangat di bathtub dan mengambil air mineral.


Tanpa menunda waktu Ranti Segera menyusun langkah-langkah pengobatan, dan langkah pertama adalah, memberikan terlebih dahulu Regenerasi Fisik dan Jaringan Sel, tingkat kemurnian 99%, karena fisik luar Cindy sudah sangat memperihatinkan, bahkan bekas kekerasan jelas terlihat di tubuhnya, bahkan wajahnya sudah dirusak dengan adanya bekas-bekas luka, bahkan hingga Payudara dari Cindy terlihat banyak sayatan.


Ranti memindai jaringan otaknya, dan terlihat sudah sangat parah banyak saraf motorik yang hampir tidak berfungsi, obat-obatan yang di berikan kepadanya bukan menyembuhkan melainkan memperparah kinerja otak.


Untuk tahap Kedua adalah Pill Rekonstruksi Jaringan Sel, yang berefek pada memperbaiki tata letak dan membersihkan seluruh sel yang masih tersumbat, dan terakhir adalah serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, dan agar Cindy bisa kembali belajar dan mempertahankan kinerja otak nya, Ranti akan memberikannya Pill Kecerdasan.


Sedangkan pasca kesembuhan nanti Ranti juga akan memberikan Transfer skil bisnis dan manajemen serta skil beladiri, serta komputer.


Setelah rencana sudah tersusun dan semua Pill sudah tersedia, Ranti membaringkan Cindy Bernadette di tikar dekat dekat kamar mandi, kemudian Ranti memberikan minum air putih bercampur air surgawi, tunggu sampai 5 menit, kemudian Ranti memberikan Pill pertama, yang sebelumnya Ranti sudah menancap Jarum akupuntur ke beberapa titik saraf Cindy agar tidak merusak ingatannya saat sebelum pikirannya terganggu.


Reaksi Pill Regenerasi Fisik dan Jaringan Sel begitu kuat, hingga Ranti Haris mengeluarkan Energi Positif dan disaat yang sama dengan kekuatan'Mind Ruler, Ranti mengontrol pikiran Cindy dan berusaha mengembalikan ingatan Cindy.


Cindy Bernadette, Berteriak merasakan kesakitan, melihat reaksi Cindy Bernadette, Ranti tersenyum, berarti sarafnya sudah mulai beregenerasi, walaupun belum sempurna.


Tubuh telanjang Cindy di penuhi cairan yang sangat menyengat, bahkan hampir tembus ke masker Ranti dan Sandrina. Energi positif Ranti terus membungkus Cindy agar tubuhnya rileks.


Setelah 30 menit, Cindy sudah mulai tenang, dan akhirnya tertidur, Ranti kemudian memulihkan tenaganya, dan setelah 10 Menit, Cindy membukanya matanya tapi tatapan nya masih kosong saat melihat Ranti,


Setelah dirasa sudah cukup, Ranti Segera memberikan Pill Rekonstruksi Jaringan Sel, tahap ini adalah tahap paling crusial, untuk menjaganya segala kemungkinan, terlebih dahulu Ranti menancapkan 9 jarum mata dewa pada titik penting, disaat yang sama energi positif terus dialirkan, dan mind Ruler terus bekerja memperbaiki seluruh jaringan dan membuang zat-zat negatif yang menyumbat saraf - saraf Cindy.


Cindy berteriak lebih kencang dari sebelumnya, dalam teriakannya dia memanggil ibunya, Ranti tersenyum pekerjaannya sudah setengah jalan berhasil.


Proses masih berlanjut, begitu juga Ranti Mind Ruler nya masih bekerja, kepala Cindy yang botak kini mulai ditumbuhi rambut, seiring dengan itu, cairan kotoran yang keluar makin banyak dan sangat menyengat, Ranti sengaja membuka jendela balkon, dan dengan elemen angin Ranti dsn menyedot seluruh bau menyengat dari ruangan Ranti.30 menit berselang, akhirnya selesai dan tampak perubahan maki terlihat.


Ranti membiarkan Cindy istirahat sejenak. dan 10 menit, Cindy bangun dan meminta minum, dan Ranti memberikan minum beberapa saat, setelah agak baikan, Ranti memberikan air putih, agar Cindy merasa nyaman.


Setelah selesai minum air putih, Cindy Bernadette bertanya.


" Kalian siapa, apakah kalian orang suruhan papa saya", tanya Cindy.


" Bukan, kami mengambilmu dari RSJ secara diam-diam, Ayahmu mengurung kamu disana dan dikatakan kamu sudah gila,ujar Ranti.


"Ayo mandi dulu agar badan kamu lebih segar dan bisa hidup dengan lebih baik lagi", ujar Ranti.


" Nama kamu siapa? kenapa kamu menolongku? tanya Cindy Bernadette.


" Nama saya Ranti dan ini asisten saya namanya Sandrina", jawab Ranti.


" Terimakasih sudah menolongku", ucap Cindy Bernadette.


" Sama - sama, berendam dulu nanti setelah 10 menit, kamu minum air ini, ujar Ranti.


Menunggu setelah 10 menit, Ranti meminta Cindy Bernadette Segera minum serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, setelah air hangat penuh di bathtub, Cindy Bernadette kembali berendam untuk membersihkan cairan kotor yang masih keluar dari tubuhnya.


Setelah berendam yang kedua, air bathub di ganti lagi kemudian Ranti menambahkan air surgawi dan sekali lagi Cindy berendam.


Kini nampak kulitnya sudah sangat mulus dan tidak ada lagi bekas-bekas luka di tubuhnya, kecantikannya telah kembali setelah 4 tahun di siksa dan di kurung di RSJ, kini Cindy terlihat lebih tenang dan damai.


Selesai mandi biasa, Cindy berpakaian dan keluar dari mandi, Ranti yang melihatnya tersenyum bahagia.


" Bagiamana perasaan kamu sekarang? tanya Ranti.


" Bahagia, tapi aku kangen ibuku dan pengasuhku ujar Cindy.


" Nanti abis makan siang saya antar kamu ke tempat pengasuhmu, kalian nanti pindah dulu dari rumah itu, agar laki-laki bejat itu tidak mengganggu kalian lagi, aku janji akan mengambil perusahaan dan harta almarhum ibumu", ujar Ranti.


" Terimakasih banyak, saya ingin ingin

__ADS_1


sekolah lagi, tapi semua dokumen sudah di bakar oleh biadab itu", ujar Cindy.


" Gampang itu nanti saya urus, kamu sembunyi dulu 1 bulan nanti saya datang lagi mengurus Perusahaan ibumu dan ke.abkikan padamu, soal harta ibumu nanti saya berikan kepadamu, sekarang minumlah juice ini, karena setelah ini kamu harus minum 1 Pill lagi, dan bulan depan saya berikan kamu kemampuan beladiri, bisnis dan manajemen serta Komputer", ujar Ranti.


" Saya akan mengikuti semua arahan kamu, terimakasih sudah baik kepada saya, saya berjanji akan selalu menganggap mu saudara perempuanku satu-satunya", ujar Cindy.


" Ya sudah, karena kamu lebih tua, kedepannya aku akan memanggilmu kakak", ucap Ranti.


" Terimakasih dek, kakak pasti semangat, jika perusahaan ibuku sudah kembali padaku, adik akan mendapatkan hasil setengah dari keuntungan perusahaan itu", ujar Cindy.


" Kakak tenang saja, rawat saja pengasuhmu yang sudah berumur, mereka sangat menyayangi kakak, anggaplah mereka pengganti orangtuamu", ujar Ranti.


" Itu pasti ku lakukan, aku akan membahagiakan mereka hingga akhir usia mereka, kakak juga akan selalu menyayangi kamu", ujar Cindy.


" Sekarang telanlah Pill ini, namanya Pill Penambah Kecerdasan dan memperkuat jaringan otak, dengan Pill ini kakak bisa dengan mudah belajar apapun, nanti kemampuan yang akan ku berikan bisa kakak pelajari dengan mudah", ujar Ranti.


Cindy langsung menekan Pill yang di berikan Ranti, seketika tubuhnya terasa hangat dan kepalanya terasa pusing, setelah 5 menit berlalu, sakitnya hilang dan kepalanya terasa ringan.


" Terimakasih Dek, kepala kakak terasa lebih ringan dan mata kakak juga semakin jernih melihat sesuatu, ujar Cindy.


" Lihatlah dirimu sudah semakin cantik, nanti juga aku akan mengurus semua dokumen dan KTP, serta SIM mobil dan motor serta rekening Bank", ujar Ranti.


" Rose, tolong urus semua ijazah Sekolah, data penduduk, KTP, Rekening Bank di 4 Bank dengan fasilitas terbaik, 100 triliun buatkan Deposito berjangka, di bank Mandiri, 25 triliun di bank BNI, 25 triliun di Bank BRI dan 10 triliun di Bank Bank BCA, serta tolong belikan Rumah di daerah PIK 2, kalau bisa dekat dekat dengan kakakku, terakhir tolong buatkan SIM mobil dan Motor, serta tolong sekalian dengan SIM agar Cindy bisa langsung mengendarai mobil", mohon Ranti kepada Rose.


* Semuanya akan beres dalam 30 menit, saran Rose Tuan harus Segera bersiap membeli saham tambang milik Ibunya Nona Cindy, karena saham perusahaan Alexius sudah mulai merosot, dia pasti akan menjual saham 30 % miliknya", ujar Rose.


" Baiklah Rose, tolong kamu atur, tawar hingga 25 triliun untuk 30% sahamnya, bila perlu 20 triliun", ujar Ranti.


* Rose akan mendapatkannya dengan harga 15 triliun tuan", ujar Rose.


" Terimakasih Rose, ucap Ranti tulus.


Setelah semuanya beres, Ranti mengajak Cindy dan Sandrina ke Mall Cempaka untuk belanja Handphone serta beberapa pakaian untuk di pakai dirumah, sedangkan pakaian yang lain Ranti akan membawanya ke toko yang dulu tempat Sasha dan Vanya bekerja, terakhir baru ke Dealer Grace cabang Jakarta.


Setelah tiba di Mall Cempaka, mereka menuju ke lantai 4 ke toko anaknya pemilik restoran seafood.


Ranti menanyakan iPhone 14 Promax varian tertinggi, tetapi pihak toko mengatakan tidak yang ada hanya varian 512 GB, kemudian Ranti juga bertanya Samsung Galaxy S22 Ultra dan Flip 4 5 G, dan semuanya ada, Ranti membelikan masing-masing 2 unit, 1 untuk Cindy Bernadette. begitu juga dengan jam tangan dan serta iPad versi terbaru, namun Ranti berpikir buat pengasuh Cindy akhirnya Samsung Galaxy S22 Ultra tambah 2 unit lagi.


Saat sedang menunggu handphone dan iPad di setel, datanglah si pemilik restoran seafood, ketika si pemilik restoran menyapa Ranti dengan Nona Muda, anaknya pemilik restoran terkejut.


" Ayah, apa ayah mengenal Nona ini? tanya anaknya.


" Tino, Nona Muda ini adalah pemilik Mall ini, nanti kamu di usir oleh Nona Muda", ancam ayahnya Tino.


Hahahaha hahahaha


" Koh, tega banget bilang aku galak, kalau begitu aku gak mau lagi kasih diskon buat Koko nanti", ucap Ranti sambil bercanda.


" Maaf Nona Muda, saya hanya bercanda dengan anakku, sekalian mendidiknya agar melayani tamu tanpa memandang latar belakang, ujar kokoh.


" Harus itu, percayalah saya akan rekomendasikan ke seluruh karyawan saya agar belanja di toko ini, asal jangan jual barang yang tidak bagus apalagi KW, kepada karyawan saya, nanti titipkan saja brosur ke pak Security di setiap perusahaan saya dan buatlah layanan antar-jemput pasti mereka tertarik, antar barang dan Jemput barang yang akan di Service, ujar Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, lagi-lagi anda mempermudah kami untuk berusaha", uang si kokoh.


" Sama-sama, kita ini sudah kenal lumayan lama, tapi Kenapa yang sampingnya tidak kalian ambil, tanya Ranti.


" Modalnya belum cukup, kami barusan beli rumah buat mereka rumah tangga baru, kasihan menantu saya, jujur saja walau dia dulunya pelayan restoran saya, tapi dia sangat baik dan menyayangi kami mertuanya, apa salahnya saya belikan mereka rumah, apalagi menantu saya sudah yatim Piatu dan tidak punya saudara lagi, jadi biarlah dia menjadi anak kami", ujar kokoh itu.


" Besok renovasi saja, dan pakailah, aku gratiskan 1 tahun, saya bangga karena anda tidak memandang harta dalam memilih menantu, tahun depan saat bayar, nanti yang satunya cukup bayar 50 % untuk 2 tahun, mohon jangan di tolak", ujar Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, semoga Tuhan selalu membalas kebaikan anda, kami sekeluarga berjanji sampai kapanpun akan tetap berada disini", ujar si Koko

__ADS_1


" Adalagi, saya punya 3 mall lagi, Gandaria City, Kota Kasablanka dan Blok M Plaza dan kalau mau di Bekasi juga ada, Karena pandemi ada yang sudah tidak membuka restorannya, dan tidak memperpanjang kontraknya, jadi kalau Koko mau, silahkan datang berkunjung dan lihat tempat nya dulu jika minat telpon saya", ujar Ranti.


" Maaf Nona, sebenarnya saya sudah mengajukan sewa di Gandaria City, tapi pihak pengelola, mengatakan bahwa tempat yang tersisa tinggal 2 gandeng, dan berada di deretan restoran - restoran Mewah, saya sudah menyatakan sanggup membuat tampilan dan menu dengan khusus kalangan atas, tapi mereka menolaknya, sepupu saya bilang hingga hari ini tempatnya masih kosong, saya sangat tertarik disana, saya tidak minta diskon, hanya minta tolong ijin agar restoran saya bisa hadir di mall sebagus Gandaria City", ujar Kokoh penuh harap.


" Rose, tolong hubungi pengelola Mall Gandaria City suruh mereka telpon saya, dalam waktu 5 menit, jika terlambat hari ini juga saya kesana dan pecat mereka", perintah Ranti.


* Baik Tuan dengan senang hati", ujar Rose.


" Hei Rose, kenapa kamu sangat bersemangat? tanya Ranti.


" Hahahaha, Tuan membantu orang saja, Rose sudah bahagia, apalagi yang Tuan bantu si kokoh ini adalah juga orang yang sangat Baik, dan paling penting dia sangat setia pada Tuan, keluarga merek tulus kepada Tuan", Ujar Rose.


" Ya sudah, tolong suruh mereka Telpon saya sekarang", ujar Ranti.


Tak lama berselang, handphone Ranti berdering, lalu dia melihat nomor telpon tidak dikenal, tapi dia menjawab panggilan itu.


" Halo selamat siang Nona Muda, perkenalkan nama saya Fenty, Manajer operasional di Mall Gandaria City", ucap Fenty.


" Saya hanya ingin kasih tau kamu, saudara saya, akan menggunakan 2 kios di area tempat restoran Mewah, hari ini dia akan kesana, menunya sudah tes bahkan aku langganannya, kamu lihat baik-baik ini wajahnya, tolong kamu atur baik - baik, kasih diskon 25 % untuk 2 tahun, siapkan sekarang dokumennya, jika hari ini sudah selesai kirim berita acaranya ke email saya dan kantor pusat Surabaya", perintah Ranti.


" Baik Nona Muda, saya Tunggu kedatangannya hingga jam pulang kantor, atau jika saudara Nona Muda sudah tiba, mohon beliau menelpon saya", ujar Fenty.


" Baiklah, silahkan kembali bekerja, terimakasih", ujar Ranti lalu menutup teleponnya.


" Sudah beres, temani saya makan siang dulu, nanti kita sama-sama kesana, tapi saya tidak akan bertemu langsung dengan karyawan saya, jika dia ngomong aneh-aneh segera telepon saya", ujar Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, akhirnya restoranku bisa berdiri bersama-sama dengan restoran kelas atas", hajar si kokoh bahagia.


" Hahahaha, santai saja,selama aku bisa bantu pasti ku bantu, apalagi kokoh juga sangat menyayangi adikku yang bungsu, oh ya satu lagi, ingat baik-baik wajah wanita cantik ini, jika dia datang ke restoran kalian atau ke toko ini tolong layani dengan baik-baik, karena dia saudaraku, harga tetap sama, saya hanya minta dilayani baik-baik", ujar Ranti.


" Nak, tolong setting baik-baik semua barang yang di beli Nona Muda, kami keatas dulu, nanti ayah dan Nona Muda ambil barangnya setelah makan siang", si kokoh pada putranya dengan lembut.


" Ia ayah, Nona Muda juga sudah bayar semua barangnya", ujar Tino pada Ayahnya.


Ranti dan si kokoh serta Sandrina dan Cindy, segera naik kelantai 5 untuk makan siang.


Sepeninggal Ranti, Tino memerintahkan seluruh karyawannya agar mencetak foto Ranti dan Cindy, agar mereka mengenali kedua orang itu.


" Ingat baik-baik, jangan sampai kalian tidak melayani mereka berdua dengan baik, dan buka. hanya mereka mereka berdua saja, semua orang yang datang ke toko kita, wajib dilayani dengan baik dan ramah, soal mereka mau beli atau tidak, itu urusan belakangan", perintah Tino


Ditempat lain, tepatnya di RSJ, terjadi kegemparan, saat waktunya makan siang, Ruangan Cindy Bernadette sudah kosong, Sementara pintunya masih tetap terkunci, dan tidak orang lain yang memasuki area itu, lalu mereka menelpon Alexius, hingga Alexius Robinson maki-maki dengan pihak RSJ.


Tak hanya itu, suasana hati Alexius juga lagi tidak stabil, uang 8 perusahaannya raib entah kemana, sedangkan perusahaan istrinya juga uangnya terblokir, dan wajib ada ada tanda tangan asli dari pemilik dari pemilik saham terbesar.


Sementara di Bursa juga, saham ke 8 Perusahaannya sedang anjlok, dia ingin melakukan buy back tapi dia tidak mau melakukannya.


Aplikasi Mata Dewa yang terus memantau pergerakan Alexius, dan secara teratur melaporkan ke Rose dan Ranti.


Akhirnya, benar dugaan Rose, Alexius akan melepas saham miliknya di perusahaan almarhum istrinya, dan sesaat saham itu di jual, pasar bursa terkejut, dan belum ada 2 menit, 30% saham itu langsung di borong Rose dengan harga 14,5 triliun, kembali pasar Bursa di hebohkan dengan aksi borong tersebut.


Alexius senang dengan hal itu, dia Segera menggunakan uang itu membeli semua saham 8 perusahaannya, Aplikasi Mata Dewa melepaskan pengaruhnya, hal itu membuat saham ke 8 perusahaan milik Alexius merangkak naik kembali hingga ke angka positif dan terus naik bahkan naik 30 % dari pembukaan awal,


Rose memanipulasi data kepemilikannya saham ibunya Cindy dan juga mengatur tim untuk mengambil alih perusahaan itu, saham milik publik yang 10 % juga sudah di beli Rose, alhasil perusahaan itu utuh milik Cindy.


Dalam dokumen saham yang di ambil Ranti dari rumah lama ibunya Cindy terdapat selembar kertas bertuliskan bahwa seluruh sahamnya akan diwariskan kepada Cindy Bernadette, sebagai anak tunggalnya.


Alexius agak bahagia melihat pergerakan sahamnya naik, hatinya juga bertambah senang bahwa tidak perlu mengurus perusahaan almarhum istrinya, tapi tetap menerima dividen saham Almarhum istrinya, tapi semua itu sudah tinggal mimpi saja, karena perusahaan itu sudah milik pribadi, bukan milik umum, dan lagi Cindy Bernadette adalah pemilik yang baru.


* Tuan akuisisi saham 40% atas nama Nona Cindy sudah selesai, dan seluruh dokumen akan selesai besok pagi, untuk sementara yang jadi CEOnya menurut Rose adalah orang dari Rose, agar bisa melawan Alexius ", ujar Rose.


" Oke lanjutkan, pakai saja poin Pengabdian saya, tapi harus laki-laki, dan ikat dia agar tidak berkhianat kepada Cindy ", apa bisa demikian ? tanya Ranti.

__ADS_1


__ADS_2