SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Jurang Hutan Wisata Trenggalek


__ADS_3

Sepeninggalan Tiara, tiba-tiba datang segerombolan remaja tanggung, dan langsung menyerang Ranti dengan membabi buta, hingga membuat Ranti terkejut dan kurang konsentrasi hingga keseimbangan nya tak bisa dikontrol, hingga membuat Ranti oleng.


Ranti terguling dan meluncur ke dasar jurang yang lumayan dalam, akhhh, sial.. sakit banget punggung ku, dan akhhh kakiku, Ranti meringis kesakitan


Hingga akhirnya Ranti berhenti di dasar jurang Ranti, namun dia tetap berusaha mempertahankan kesadarannya, dengan segera Ranti memanggil Rose


" Rose... Rose..


* Rose disini tuan, jawab Rose


" Kakiku patah sakit sekali, rusukku juga ada yang patah.


* Minumlah Pill Surgawi Tuan, dan kurang lebih 100 meter di depan, ada sungai tuan bisa berendam dan gunakan Elemen api Tuan untuk membuat air jadi hangat.


Ranti dengan menahan sakit langsung mengambil Pill surgawi dan meminumnya.


" Rose tolong jaga aku, pinta Ranti


* Tenang saja Tuan, prosesnya tidak akan sesakit dulu.


Di tempat awal Ranti berdiri, Tiara sedang mencari Ranti, dia kesan kemari dan bertanya kepada setiap orang yang lewat, hingga di bertemu si kembar, Yulianto dan Yulianti dan bertanya kepada mereka berdua namun jawaban mereka sama.


Tiara terlihat sudah pucat dan kelelahan, tetap berusaha menyusuri lokasi, sambil menghubungi Ranti, tapi tak di angkat.


Tiara terus mencari, hingga dia bertemu dengan ketua kelas, dan menanyakan apa melihat Ranti, lagi-lagi jawabannya nihil.


Handphone Ranti yang terus berdering tapi tak bisa diangkat Ranti


" Coba kamu telpon, kata ketua kelas


" Sudah tapi tak di angkat nya, apa jangan-jangan handphone nya jatuh, kata Tiara


Kita tunggu sebentar lagi ditempat terakhir kamu meninggalkan Ranti, siapa tahu dia hanya ke toilet dan kembali ketempat semula. Saran ketua Kelas


Mereka berdua berjalan agak cepat menuju tempat Tiara meninggalkan Ranti, di lokasi sudah banyak orang, tapi bukan rombongan mereka.


Tiara mencoba bertanya kepada mereka, namun mereka menjawab bahwa tidak ada siapapun disini, saat mereka tiba.


Di lain tempat, tepatnya di sebuah pondokan yang jarang para wisatawan datangi apalagi sudah malam, Aldi bersama gerombolan remaja-remaja tanggung sedang menunggu Hilman.


Sekitar 10 menit Hilman tiba di tempat bersama seorang remaja tanggung sebagai penunjuk jalan, tiba di tempat Aldi dan beberapa teman remaja tanggung itu.


Aldi bagaimana, apa sudah beres tanya Hilman memastikan


" Sudah bro, tinggal uang yang belum, kata Aldi.


" Oke, kata Hilman dan memberikan 10 juta untuk di bagi-bagi.


Di posisi Tiara dan Ketua kelas berada, kini telah berkumpul beberapa teman mereka termasuk si kembar, mereka semua di tanya apa melihat Ranti menjawab tidak, bahkan Zaki yang baru tiba juga di tanyakan tapi dia menjawab juga tidak dan di benarkan oleh Wisnu dan Leon yang dari awal mereka bersama.


Akhirnya ketua kelas memutuskan untuk melapor ke penjaga, " mari kita cari penjaga dan meminta bantuan, kata ketua kelas


Di posisi Aldi dan Hilman mereka terlihat senang karena rencana mereka berhasil. Dan setelah semua beres mereka bergegas meninggalkan area itu, Hilman dan Aldi menuju ke alun-alun untuk menghilangkan jejak mereka.


Kembali ke dasar jurang


Ranti yang sudah selesai proses pengobatan, namun dia masih lemas karena efek dari Pil surgawi.


Beberapa menit kemudian, Ranti berjalan ke arah sungai dan mencari tempat yang dangkal, setelah menemukan tempatnya, Ranti segera melepaskan seluruh pakaiannya dan mengaktifkan elemen api, Ranti berendam di tempat yang agak tenang.


Untung hari sudah malam jika siang, takutnya ada yang mengintip aku mandi telanjang, gumam Ranti


* Jurang ini tak pernah di datangi orang Tuan. karena lumayan dalam jurangnya, kata Rose


" Apakah aku tidak bisa keluar dari sini sekarang, tanya Ranti

__ADS_1


* Bisa Tuan, aktifkan semua peralatan yang ada untuk mencari jalan, apakah tuan lupa alat-alat yang sistem berikan. Ledek Rose


" Kok aku jadi pikun ya, kata Ranti


* Tuan coba anda aktifkan Mata Semesta anda Tuan, Rose merasakan ada sesuatu di dasar sungai ini, pindai semua batu yang ada disini dan dasar sungai Tuan.


" Ranti menuruti omongan Rose dan langsung memindai semuanya, dan ternyata ratusan batu di dasar sungai sangat berharga.


" Rose, apakah kamu menjual keranjang, aku mau ambil batu-batu yang ada disini


* Ada tuan, naik lah dulu ke atas batu besar itu pakailah pakaian anda dan aktifkan Armor agar tuan tidak basah lagi lalu buka toko sistem. kata Rose


Semua perkataan Rose di turuti Ranti dan setelah dia membeli beberapa keranjang, Ranti langsung turun dan menyelam.


Sampai di dasar dengan lincah dia mengumpulkan batu-batu itu dan memasukkannya ke keranjang dan memerintahkan masuk ke Cincin Semesta, dengan segera keranjang berisi batu- batu itu pindah.


Disaat Ranti sedang keasikan mengumpulkan batu-batu berharga, di lokasi wisata orang-orang tengah sibuk mencarinya, Tiara yang sudah mulai menangis karena belum menemukan Ranti.


Kondisinya juga sama dengan ketua kelas, yang kebingungan bagaimana mempertanggungjawabkan kejadian ini.


Sudah 2 jam berlalu mereka mencari bersama dengan para penjaga yang akhirnya kepala penjaga berkata, " kita istirahat sebentar, nanti kita lanjutkan dan sebentar lagi pihak kepolisian juga akan tiba. kata Kepala Penjaga.


Dilain tempat, Ranti seolah-olah lupa kalau dia barusan di celakai orang.


Akhirnya semua batu sudah ku dapatkan, gumam Ranti.


" Rose mari kita keluar dari sini, kata sambil mengaktifkan Mata Semesta dan menggunakan kacamata tak lupa juga 20 Drone di aktifkan, Ranti mensinkronkan kamera Drone dengan kacamatanya hingga mendapatkan jalur yang singkat dan tidak licin.


Dia mencari dimana letak tasnya namun Rose sudah memindahkan ke Cincin Semesta.


* Tuan tas anda sudah berada di dalam cincin semesta, silahkan di ambil, pakaian sudah Rose ganti seperti pakaian anda semula dan maaf pakaian nya terlihat kotor.


" Terimakasih Rose, sambil mengambil handphonenya, lebih dari 200 panggilan dan pesan yang masuk.


Setelah kurang lebih 50 meter di lokasi awal, Ranti menghubungi Tiara dan berpura-pura baru sadar dari pingsan.


" Ketua kelas ini dari Ranti dan segera mengangkatnya.


' Ranti kamu dimana ? Tiara bertanya sambil menangis


Aku jatuh ke jurang di tempat kita berdiri tadi, tolong Tiara aku takut gelap, akting Ranti


" Nyalakan Blitz nya biar kami bisa melihat posisi kamu, kata Tiara, sambil berdiri dan memberitahukan Posisi Ranti.


Bapak-bapak dan teman-teman, Ranti terjatuh ke jurang dan baru sadar dari pingsan, dia berada di bawah jurang tempat aku meninggalkannya tadi. kata Tiara


Semua orang yang berada situ langsung bergegas menuju ke lokasi awal Ranti di celakai remaja tanggung tadi.


" Ranti, kami sudah di sini coba kamu nyalakan lampu kamera. kata Tiara


" Dia di bawah sana terlihat ada cahaya kedap kedip, kata penjaga tempat wisata itu.


Teman-teman, lokasi korban sudah di temukan, kurang lebih 50 meter di bawah tebing ini, segera siapkan tambang dan 2 orang untuk mengevakuasi korban, perintah Kepala Penjaga lokasi wisata.


" Ranti, sabar ya, dan tetap nyalakan lampu kamera kamu, para penjaga dan Tim penyelamat sudah bersiap-siap menyelamatkanmu, kata Tiara


" Ia aku, masih kuat kok, balas Ranti, menjawab telpon sambil berbaring di tanah


Lampu Handphone Samsung nya di biarkan terus menyala, agar lokasinya terang untuk mempermudah para penjaga dan Tim penyelamat menemukan nya.


Setelah tambang sudah terikat, Tim Penyelamat yang sudah bersiap-siap sambil menunggu aba-aba, lampu senter semua penjaga di nyalakan, setelah dinyatakan siap, 2 anggota Tim Penyelamat segera turun ke lokasi korban berada.


Pihak polisi yang datang dengan membawa alat penerangan jarak jauh juga langsung mengarahkan ke lokasi dimana 2 anggota Tim Penyelamat yang akan mengevakuasi Ranti.


Ranti bisa saja naik sendiri, atau mengikuti jalan yang di tunjukkan Drone dan mata semesta nya, hanya saja Ranti malas menjawab pertanyaan- pertanyaan yang Tiara dan teman-temannya tanyakan, ketika mereka melihatnya

__ADS_1


Setelah 5 menit berjalan, 2 anggota Tim Penyelamat melaporkan bahwa korban sudah terlihat, dan 3 menit lagi mereka akan tiba di tempat korban berada, harap siapkan proses evakuasi


Di atas tebing semua bergerak cepat, dan di bawah tebing Ranti yang melihat ada 2 anggota Tim Penyelamat, yang sedang mendekatinya, segera dia berteriak, saya disini, "tolong.. tolong ! akting Ranti mengalahkan bintang FTV.


Lapor ketua, kami sudah bersama korban, dan korban hanya mengalami lecet dan kaki dan terkilir, korban Segera kami angkat, lapor salah satu anggota tim penyelamat.


Ranti di pasangkan safety belt dan tali pengikat dan mulai di tarik dari atas tebing bersama seorang tim penyelamat yang menggendong nya.


Proses evakuasi terus berjalan, Tiara tak henti- hentinya berdoa, begitu juga teman sekelasnya yang sudah menunggu dengan cemas, setelah ke 2 anggota Tim Penyelamat berjuang hampir 30 menit, akhirnya mereka sampai di atas tebing.


Ranti dinaikkan ke atas tandu, dan langsung di bawa menuju klinik yang tak jauh dari lokasi hutan wisata itu, hal ini di lakukan karena kondisi Ranti yang tidak terlalu membahayakan nyawanya, hingga tim penyelamat tidak membawanya ke rumah sakit.


Ketua Kelas langsung sujud syukur karena Ranti bisa di selamat kan, begitu juga teman sekelasnya dan seketika klinik yang biasanya sepi kini di ramalkan oleh teman- teman Ranti, para penjaga lokasi wisata dan pihak kepolisian.


Sementara pihak klinik hanya mengoleskan Betadine di luka lecet yang ada di tangan dan kaki. Padahal kalau mereka tahu yang sebenarnya pasti mereka akan merujuk Ranti kerumah sakit.


Beruntung Ranti memiliki Sistem jika tidak, mungkin dia tidak akan selamat.


Setelah melalui beberapa prosedur tindakan medis dari pihak klinik, akhirnya Ranti di nyatakan bisa di bawa pulang.


Ranti tak ingin banyak bicara dengan pihak kepolisian, karena sebelum dia terjatuh dia sempat melihat Aldi.


Walaupun Ranti tidak mau berurusan dengan pihak kepolisian, tapi tetap harus menjawab berbagai pertanyaan dari pihak kepolisian itu juga. karena biar bagaimana mereka sudah hadir dan mereka juga harus membuat laporan ke atasannya.


Ranti tidak mengatakan bahwa dia di celakai orang, dia mengalahkan diri sendiri agar urusannya tidak panjang dan Ranti punya cara sendiri untuk menghukum Aldi.


Semua prosedur sudah selesai dan keputusannya bahwa Ranti jatuh ke jurang karena kelalaiannya.


Diantara teman- teman sekelas Ranti hanya Zaki yang mencurigai Hilman dan Aldi, bahkan sedikit yakin jika Aldi yang melakukan nya, walau Aldi tak terlihat di lokasi wisata itu.


Di karenakan prosedur medis dan kepolisian sudah selesai, akhirnya rombongan Ranti diijinkan pihak kepolisian untuk bisa kembali ke penginapan Ranti.


Di jalan tak henti-hentinya Tiara mengucap syukur dan berbicara kepada Ranti.


Ranti, kenapa kamu bisa jatuh, tanya Ranti


Seperti yang ku jawab pada pak polisi, saat aku membelakangi tebing untuk berfoto, aku tergelincir dan saat aku sadar aku sudah berada jurang itu, jawab Ranti membohongi Tiara.


Di alun-alun, Hilman dan Aldi tidak mengetahui jika Ranti masih hidup dan sudah di evakuasi dari jurang. Mereka menikmati malam Minggu bersama teman-teman Hilman dari Surabaya.


Teman-teman Hilman bertanya soal Zaki, Hilman hanya menjawab, soal Zaki yang mengkhianatinya nanti akan di urus kalau mereka sudah di Surabaya.


Kini rombongan sudah tiba di penginapan dan ketua kelas meminta maaf karena adanya insiden ini maka mereka akan langsung kembali ke Surabaya besok pagi.


Namun Ranti membantah nya dan berkata, aku sudah gak apa-apa, lanjutkan kita ke pantai, walau aku tidak main air tapi minimal aku bisa melihat kalian bersenang-senang. kata Ranti


Tapi kami tak enak dengan kamu, kata ketua kelas.


Santai saja Ketua, serius aku sudah tidak apa-apa, lagian ini kesalahan saya, aku minta maaf kepada kalian semua, kata Ranti


Ya sudah kita lanjutkan kepantai nanti soal Ranti biar aku yang jaga di pinggir pantai dan kali ini aku tak akan meninggalkan nya lagi. kata Tiara


Ranti maafkan aku, sebagai teman aku gagal menjagamu dan aku mengaku salah kepada semua kakakmu dan juga Robin, aku siap di hukum mereka berempat dan juga Robin, kata Tiara penuh penyesalan karena meninggalkan Ranti sendirian.


Sudah gak apa-apa, teman-teman semuanya tolong kejadian ini jangan sampai terdengar di sekolah, aku pasti di omeli habis- habisan sama keempat kakakku, pinta Ranti


Baiklah, kami hanya akan mengatakan kamu jatuh itu saja, kata seorang teman perempuan mereka.


Teman-teman semua, kita mengetahui dan beberapa orang jadi saksi, kalau tadi siang, Hilman menyatakan diri untuk pulang dan Aldi kemungkinan besar mengikat Hilman, jadi saya tegaskan saya sebagai Ketua Kelas tidak bertanggung jawab apapun yang terjadi dengan mereka berdua.


Pernyataan Hilman, sudah saya saya rekam dan dia setuju untuk di rekam, ketika saya menanyakan kembali perihal dia menyatakan mengundurkan diri dan akan pulang sendiri ke Surabaya.


Untuk Aldi dari tadi siang saya sudah berusaha menelpon dan mengirim pesan tapi tidak ada respon, dan baru satu menit yang lalu, dia membalas pesan bahwa dia juga memutuskan untuk tidak ikut, ini bukti pesan WA dari Aldi, dan semua pesan WA nya sudah aku screenshot dan kirim ke wali kelas. kata Ketua Kelas menjelaskan.


Sekarang, mari kita istirahat dan kita berkumpul di sini lagi jam 9, dan menuju ke pantai Parigi. Ucap ketua kelas

__ADS_1


Teman-teman semuanya, sebagai bentuk permintaan maaf dan terimakasih dari saya, maka ijinkan saya mentraktir kalian semua sarapan pagi di sini dan makan siang di pantai, tolong jangan ada yang menolak, ucap Ranti.


Kalau begitu, harap semuanya berkumpul lebih awal, kita sarapan pagi terlebih dahulu baru kita berangkat. ucap ketua kelas


__ADS_2