SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Jalan-jalan ke Pantai bagian 2


__ADS_3

Ditemani alunan musik yang indah, membuat suasana didalam mobil menjadi begitu menghangatkan... bahkan semburat senyum di wajah supir yang juga turut merasakan kebahagiaan...


Setelah 2 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan..


Mobil di parkir dan merekapun turun, Ranti di temani Darel, mencari pondokan yang biasa disewakan, akhirnya ketemu dan mereka menyewanya dengan harga 500 ribu untuk waktu hingga mereka pulang...


setelah tempatnya sudah di bersihkan petugas, Ranti dan Darel memanggil dan mengajak mereka semua termasuk pak supir agar bergabung dan menikmati pantai sambil ngemil dan bercengkrama, karena masih agak terik jadi belum ada yang main air...


Ranti memulai pembicaraan yang agak serius, bertanya kepada Suster Diana...


"Suster jadi Senin malam Suster di jemput oleh pihak Biara "


° Ia Ranti, jawab Suster,.. lagi Suster mengatakan, sudah saya kirim pesan ke pihak Biara agar jemput di rumahmu, dan alamatnya sudah suster kirim °


" oh baiklah, berarti hari ini kita semua senang-senang, mari foto bareng dengan Suster...." heboh jadinya ... yang jadi fotografer profesional adalah pak sopir.... hahahaha


ketika sudah tidak terlalu terik mereka berhamburan ke pantai, yang tinggal hanya pak supir, Suster dan Perawat nya.. kebetulan hari itu pantai lumayan ramai, jadi menambah suasana jadi tambah mengasyikkan...


Ditemani minuman segar... perawat bertanya ke Suster Diana soal Ranti...


Suster kalau saya lihat Dek Ranti bukan orang sembarangan, latar belakangnya terlihat ada aura yang luar biasa... kata si perawat ke Suster Diana..


Akhirnya Suster Diana menceritakan, siapa Ranti yang dia kenal..


Pak supir juga yang mendengarnya tak kalah terkejut...


suster Diana lanjut bercerita, bahwa dari kecil Ranti memang pintar dan baik hati, tapi sayang kebaikan dan kepintaran membuat banyak orang tidak menyukainya, memang Ranti dulunya pendiam, tapi semua yang yang minta tolong pasti di tolongnya dengan ikhlas, makanya saya sebagai orang yang merawatnya bingung kenapa mereka begitu tidak suka dengan dirinya... keluh suster Diana...


Dilain tempat, tepat di pantai nampak mereka bergembira berenang dan bermain air, sambil tertawa-tawa bahagia.... Tiara juga tak kalah heboh apalagi di temani sang pacar yang sangat perhatian juga ganteng... Robin juga sangat bahagia memiliki pacar seperti Tiara yang tulus mencintainya...


perlu diketahui walaupun mereka berdua lahir dari keluarga berada, tapi mereka berdua tetap bergaul dengan siapa saja... mungkin inilah chemistry mereka, apalagi Tiara bukan tipikal cewek-cewek yang hobi ke mall dan pastinya hobi belanja... Robin nyaman dengan pembawaan sederhana Tiara, itulah yang membuat Robin merasa nyaman berpacaran dengan Tiara...


selama mereka pacaran hampir tak pernah Tiara minta belanja ini dan itu... intinya menghabiskan uang Robin.. paling banter hanya nonton bioskop, atau hang out ke kafe, memang Robin pernah membelikan Tiara 1 set perhiasan waktu Tiara ultah... tapi coba bandingkan dengan wanita kebanyakan yang hanya memanfaatkan dan cenderung mengandalkan pasangannya...


suasana Ranti dan Kakak-kakak nya juga nampak bahagia... kakak-kakak nya bangga punya Ade seperti Ranti, walau mereka bukan saudara kandung... apalagi ketika mereka tinggal dalam 1 rumah dan hanya mereka, lebih terlihat peran Darel dalam melindungi Ade-ade nya...


melihat mereka dari kejauhan tak terasa air mata Suster Diana menetes... dia bergumam semoga kebahagiaan mereka selalu menyertai dan jangan ada satupun dari mereka bersedih...


hampir 2 jam mereka bermain di pantai... tiba-tiba sistem bersuara...


DING... DING...


Misi dadakan...


*segera berikan pertolongan kepada ibu-ibu paruh bayah yang di ancam oleh preman*


* Silahkan Tuan arahnya dekat restoran... banyak orang berkumpul tapi mereka tidak membantu ibu tersebut... *


" Oke Rose... Ranti langsung berlari ke arah restoran dan ternyata memang sudah sangat kacau kelihatannya, para preman sudah menghancurkan semua dagangan dan tenda ibu paruh bayah itu...


Ranti berteriak... hei kalian tidak tahu malu... laki-laki beraninya sama perempuan..


' Preman membalas siapa kamu ... ini bukan urusanmu, pergi sana... ' dasar anak kecil... '


Ranti mendekat dan membantu ibu itu berdiri...


belum sempat ibu itu berdiri para mengancam, " he ibu kalau kamu tidak membayar hutangmu sekarang, maka biarkan bos kami mengambil anak gadismu... "


Ranti mendengar mendengarnya... " dasar beraninya sama perempuan " , tidak tau malu...


Uda laki-laki.. pake keroyokan lagi.. dasar memang tidak punya otak..


mendengar ejekan Ranti, sang ketua preman langsung maju menerjang Ranti...


orang-orang yang berkerumun langsung berteriak .... ohhhh tidak pasti gadis itu akan remuk...


Ranti yang sudah siaga, langsung bergerak kesamping, hingga sang kepala preman menghajar angin saja.. dan karena kurang keseimbangan malah dia yang jatuh ke pasir...


Ranti memasang kuda-kuda dan tak pake lama langsung menghajar kepala preman...


sementara Ranti lagi menghadapi preman kakak-kakaknya baru menyadari kalau Ranti belum kembali dari restoran... mereka menyusul dan mereka lihat Ranti yang kini posisinya sedang bertarung dengan 3 orang preman sekaligus...


Darel yang kuatir pun datang dengan emosi yang yang sudah di ubun-ubun melihat Ade nya di keroyok, Darel pun menerjang preman yang mengeroyok Ranti...


Ranti melihatnya tersenyum senang melihat kakaknya datang membantunya... tapi sayang punggung Darel Kena tendangan preman dan terjatuh... alhasil dia si keroyok,.


Ranti melihat Darel sudah terpojok, langsung mengeluarkan jurus tai Chi.. dengan gerakan lincah dan anggun para preman babak belur...


betapa kaget dan kagum orang-orang yang berkerumun melihat seorang gadis menari dan menghajar preman....


terlihat penjaga pantai datang bersama pihak polisi dan mengamankan para preman...


tapi dengan lantang Ranti berbicara ke pihak polisi..


pak polisi boleh membawa mereka, tapi mereka harus ganti rugi kerusakan yang ada disini, terutama dagangan ibu ini...


setelah sepakat... para preman diangkut polisi...


Ranti mendekat ke ibu paruh baya itu dan bertanya, ibu memang berapa hutang ibu ke bis mereka...

__ADS_1


jawab si ibu... saya berhutang 20 juta, untuk pengobatan suami saya, dan bulan kemarin saya sudah membayar dengan menjual seluruh kambing saya, ternak lainnya, saya menyerahkan uang total sudah 30 juta , tapi mereka bilang karena sudah lewat 6 bulan maka total yang harus saya bayar jadi 70 juta... dan saat ini rumah kami juga sudah mereka tempati, mereka memang mengincar anak gadis saya yang masih SMU kelas 3 saat ini... keluh si ibu itu...


Mendengar cerita ibu tersebut Ranti mengajak ibu itu ke restoran dan meminta nomor rekening si ibu..


setelah nomor rekening ibu si berikan, segera Ranti mentransfer uang ke ibu itu.. Bu sudah transfer 75 juta, silahkan bayar utangnya sisanya buat ibu modal berdagang lagi... Ranti juga memberikan 2 butir pil surgawi ke ibu itu...


" Bu ini ada pil yang sangat manjur, berikan 1 butir ke bapak, dan efeknya akan terasa sangat menyakitkan selama 15 menit... tapi tenang saja ini tidak akan merenggut nyawa suami ibu... dan ibu saat ini sering merasakan cepat capek dan pusing serta keringat di malam hari, juga sekujur tubuh ibu sering gatal, nampak tubuh ibu mulai gejala tumor hati, kenapa ibu mendiamkan kepada suami dan anak ibu...


ibu takut mereka tambah sedih itu saja... jawab si ibu...


Ranti juga memberikan 1 Pil lagi ke ibu itu dan mengatakan soal efek yang akan di alami... setelah semua sudah di jelaskan, Ranti beranjak dan menemui Darel dan mereka pergi kearah pondokan dimana Suster Diana, perawat dan pak supir berada...


Ranti dan Darel tiba ternyata semua sudah selesai mandi, mereka sudah bersih, kini tinggal Darel dan Ranti...


segera mereka mengambil baju dan peralatan mandi dan langsung ke arah kamar mandi yang tersedia untuk ber bilas... secara bergantian mereka mandi sampai selesai...


di pondokan selain Darel dan Ranti mereka semua sementara menikmati jagung bakar dan sosis bakar...


waktu menunjukkan pukul 17.00 wib mereka keluar dari area wisata pantai untuk pulang...


Di dalam mobil Ranti mengatakan agar Tiara nginap saja di rumahnya begitu juga Robin, tapi mereka berdua menolak halus.. Ranti pun tak berdaya...


Mereka mampir ke restoran untuk makan malam, selesai makan malam, pak supir mengantar Robin dan Tiara, kerumah Robin, setelah Tiara dan Robin turun, mobil lanjut kerumah Ranti... 30 menit berselang mereka sampai di rumah Ranti, setelah semua barang di turunkan... Ranti membayar biaya sewa sebesar 7, 5 juta sudah sama uang tips, lalu Ranti bertanya..


Pak supir apakah besok ada kesibukkan tidak... dan kalo tidak bisa tidak membantu Ranti ambil makanan di restoran yang tadi siang jam 11.00 wib, ada 200 Kotak dan 2 karton air mineral dan kita berkeliling kota membagikan ke pengemis '


pak supir menjawab bisa, nanti pakai mobil yang Avanza saja... nanti yang ikut siapa saja, lanjut supir bertanya


kami hanya bertiga, kak Darel, Kak Mercy dan saya... nanti sudah disini jam 10 ya pak...


Supir menjawab ia siap Nona, setelah itu supir meniggalkan Rumah Ranti....


Bu Likha melihat Ranti masuk rumah, langsung disambut sapaan khasnya.. "selamat datang kembali nona ", ada yang bisa saya bantu...


" Tolong ambil ini, baju basah dari pantai... apakah kalian bertiga sudah makan, tanya Ranti ke Bu Likha"


' belum nona, kami menunggu nona dan lainnya selesai makan baru kami makan...'


Lain kali kalau sudah jam 7 malam kalian makan saja tak usah tunggu kami jika kami sore hari pergi, atau kami belum sampai rumah jam 7 malam.. balas Ranti ke Bu Likha...


Ya sudah saya mau mandi nanti tolong buatkan coklat panas


sesampai di kamar Ranti langsung mandi dan berganti pakaian, kemudian duduk di balkon menikmati coklat panas..


DING... DING...


* selamat Tuan anda telah menyelesaikan misi dadakan, menolong seorang ibu paruh baya dari preman penagih hutang*


* selamat Tuan anda mendapatkan 50.000 Poin pengabdian, 20.000 PS serta 15.000 PP


" terimakasih Rose "


"Rose ... STATUS"


Nama : Ranti Putri Setiawan


Umur. : 15 tahun


tahap. : Perunggu


Level. : 1, (2 / 100.000 PS)


Job. : -


Skil. :


\= Pemograman komputer - tingkat GM { activated }


\= Hacker - tingkat master { activated}


\= Memasak - tingkat GM { activated}


\= Pengobatan - tingkat Kuno { activated}


\= Bermain Alat Musik - tingkat GM { activated }


\= Mata semesta - Tingkat GM { activated}


\= Bisnis - Tingkat GM { activated}


\= Alchemis - tingkat Kuno { not activated}


\= Beladiri Tai Chi - Tingkat GM { Automatis activated}


Fisik dan Mental


Kesehatan : 80 %


Ketahanan : 50 %

__ADS_1


kecepatan : 40 %


Ketepatan : 60 %


Kecerdasan: 80 %


Kekayaan. : Rp. 1.099.674.305.000


Toko. : 🔐


Poin


Sistem. : 1.026.000


Pemahaman : 299.000


Pengabdian. : 150.000


inventori. :


* 98 pil surgawi


* 25 pil semesta


* 100 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh


Aset


* Properti {not activated}


- Tanah seluas 10.000 m² (🔐)


- kampus Nusa Unggul { 🔐 }


* Kendaraan { not activated}


Alat penunjang


* 1 unit Laptop merk Quantum


* Flashdisk 2 TB merk Quantum


Misi. :


* Harian (1x 24 Jam)


- Olahraga min. 1 jam, pagi/sore


* Misi khusus: -


* Misi Dadakan: -


* Misi tersembunyi: -


" terimakasih Rose"


* Sudah Tugas saya tuan*


setelah mengecek status Ranti, mengambil Laptopnya dan melanjutkan menyelidiki kasus ayahnya Tiara...


Ternyata ayahnya Tiara di kelilingi banyak penghianat, dan mereka semuanya memiliki saham yang jika di gabungkan berjumlah 40 % , lumayan banyak, sekitar 300 milyar rupiah.


sementara Ranti menyelidiki kasus ayah Tiara, tak sadar di lantai bawah kakak-kakaknya sedang sibuk dengan video berdurasi 2 menit, yang menampilkan aksi Ranti terlihat seperti menari menghajar preman di pantai... dan beruntung wajah Ranti tidak terlalu nampak,. tapi kakak-kakak nya mengenalnya...


Rindu dan Friska, berkomentar ..


' ternyata adek kita hebat juga ya... komentar Friska...


~ tapi belajar dari mana Ranti soal gerakan itu, sungguh hebat... Rindu penasaran... ~


Darel menanggapi dengan santai, sudahlah tidak usah dipikirkan, yang penting kita harus tau bahwa adek kita bukan orang yang lemah...


( Jawab Rindu dan Friska, "ia kak Darel")


Ranti turun ke lantai bawah, dia melihat tatapan heran dari kakak-kakaknya... Ranti pun bergidik....


" Kakak-kakakku yang cantik dan ganteng kenapa melihat ku seperti itu... Ade jadi takut " , kebetulan Suster datang...


Suster... Ranti mau di makan sama kakak-kakak, pura-pura ketakutan...


sudah.. sudah ayo makan kalau masih pada lapar, perintah Suster Diana...


serempak mereka menjawab "ayo makan lagi"


Sementara makan Ranti mengatakan agar besok mengikuti nya berolahraga, nanti setelah selesai berolahraga, Ade akan kasih kakak-kakak hadiah... suster dan perawat juga dapat..


" Friska bertanya, hadiah apa Bontot...?


" Rahasia... lihat saja besok...oke...

__ADS_1


selesai makan, mereka semua masuk kamar masing-masing dan istirahat, Ranti juga langsung terlelap...


*** bersambung ***


__ADS_2