
Ranti tak hanya menelpon Rendi diapun menelpon Jerry William agar segera memecat, manajer operasional yaitu Broto suami wanita itu.
Halo Nona Ranti ada yang bisa saya bantu ? tanya Jerry William
Halo juga Tuan Jerry William, saya ingin anda memecat Broto, manajer operasional, karena sudah memaki + maki satpam dan mencoba merayu Elisabeth, alasan lain juga adalah istrinya menuduh Elisabeth berselingkuh dan memeras uang Broto untuk beli mobil. tegas Ranti
" Baik Nona Ranti, hari ini juga saya segera memecatnya dengan alasan perbuatan tidak menyenangkan dan pemaksaan kehendak, jawab Jerry William.
" Terimakasih tuan Jerry
Broto tidak tahu bahwa dia sudah di pecat, karena dirinya masih berada di ruang interogasi.
Wanita itu yang mendengar ucapan Ranti langsung tertunduk lesu, hilang semua kesombongannya, pihak keluarganya juga tidak bisa bicara apa-apa.
Tak lama berselang Rendi datang bersama pengacara yang diminta Ranti.
Usai berbicara dengan Rendi dan pengacara nya, Ranti pamit ke Bu Gendhis dan Elisabeth, serta mengajak Aluna untuk pergi ke dealer
Ranti sudah melimpahkan kasus itu ke pengacara yang akan membantu laporannya dan juga Elisabeth.
" Semoga anda nyaman di rumah baru anda nyonya manajer yang terhormat, sarkas Ranti ke wanita itu dan pergi meninggalkan wanita itu dengan santai.
Ranti di sambut oleh Armando dan Salma, yang nampaknya sudah bosan berada dalam mobil.
Mereka berangkat menuju ke dealer yang terhambat, karena ada orang sombong.
Tak berapa lama akhirnya tujuan mereka sampai di dealer Grace, semua karyawan menyambut Ranti dengan senyum.
Nona Ranti silahkan duduk dulu, saya akan mengambil dokumen - dokumen yang harus anda tanda tangan, kata Aluna
Selang beberapa menit Aluna sampai dan menyerahkan beberapa dokumen, kepada Ranti.
Kakak, mobil -mobil disini sangat bagus, kakak pelayan juga sangat cantik, kata Armando kepada Ranti
Mobil disini bagus dan mahal, kakak pelayan juga disini cantik-cantik, apa Armando senang, balas Ranti
Aku senang, tapi akan lebih senang kalau Adikku juga senang, kata Armando
Aku senang kak kata Salma, menyambut omongan Armando.
Hey adik ganteng dan cantik, nama kakak Aluna, kalian berdua siapa namanya, Tanya Aluna
Nama ku Armando dan ini Adikku namanya Salma, senang bertemu kakak cantik, Armando memperkenalkan diri dan memuji Aluna
Kalian harus nurut sama kakak kalian Ranti, nanti kalau kalian sudah pasti si belikan mobil yang lebih bagus dan mahal, kata Aluna.
Pasti, kami akan nurut dan belajar dengan rajin, biar dapat mobil bagus, benar gak dek, kata Armando
Ia kak, mobil yang kakak beli hari ini katanya buat kita, kata Salma
Ia kata paman Dul juga begitu, Armando membenarkan omongan Salma.
Setelah semua beres, Aluna memberikan kunci mobil dan STNK kepada Ranti.
" Terimakasih Nona, sudah berkunjung di dealer kami. Ucap Aluna sopan.
Sama-sama, dan titip salam buat Grace
" Baik Nona, ucap Aluna.
Ranti berdiri dari tempat duduknya dan mengajak ke sua anak kecil itu dan pamit pulang, namun seperti biasa, Ranti meninggalkan beberapa lembar uang untuk seluruh karyawan Dealer Grace.
Mang Dul mengendarai Alphard sedangkan Ranti mengendarai mobil baru.
Hore, asik.. asik kita punya mobil bagus dek, kita bisa ke sekolah lagi, terimakasih kak Ranti, ucap Armando yang lagi bahagia
Terimakasih kak Ranti, ucap Salma
" Anak pintar, tapi kalian jangan pernah jadi orang yang sombong, kalau sampai kalian seperti itu, kakak tidak akan sayang lagi sama kalian, tegas Ranti
Perubahan pembawaan Ranti saat ini mulai agak berbeda, terlihat lebih tegas dan mulai lebih kejam kepada orang yang menurut nya tidak memiliki akhlak yang baik.
Kalian mau gak kita Mall sekarang, tawar Ranti
Salma tidak punya uang, jadi Salma tidak ikut, kata Salma
Nanti kakak yang bayarin, Salma ingin beli apa, tanya Ranti
Aku ingin boneka harimau dan ikan hiu, seperti punya teman aku di panti asuhan.
Kalau Armando mau apa? tanya Ranti
Kalau aku tidak ingin apa-apa, makanan dirumah kakak sudah ada, cemilan juga ada jadi maunya jalan-jalan saja, jawabnya, padahal Armando sangat ingin beli PlayStation, tapi dia sadar bahwa dia tak memiliki uang.
Mereka bertiga berjalan ke lobby dengan riang gembira, mereka mulai berkeliling sambil berbicara, Armando yang paling cerewet menjelaskan ke Salma, semua yang mereka lihat.
Ranti membawa mereka ke toko baju anak-anak yang terkenal di Surabaya, kedua bocah itu hanya nurut saja, ketika di ajak masuk oleh Ranti.
Mba tolong Carikan yang cocok untuk kedua adikku dan apakah disini ada layanan antar, tanya Ranti
" Kami menyediakan layanan antar dengan minimum pembelanjaan 25 juta juta, bebas ongkir untuk jarak 30 kilometer, dan pelanggan juga bisa memesan secara online lewat aplikasi toko kami, jawab pelayan toko
__ADS_1
Baiklah, Untuk anak perempuan, tolong Carikan baju untuk ke pesta, dres santai, kaos dan celana pendek serta baju tidur, dan untuk laki-laki juga tolong Carikan baju yang bisa kepesta, juga pakaian yang menurut kamu bagus untuk adikku. kata Ranti
" Baik Nona, jawab pelayan itu
Armando, Salma, kalian pilih juga mana yang kalian suka. perintah Ranti
Ranti menunggu kedua bocah itu memilih pakaian dan mencobanya. Sudah 1 jam lamanya mereka berada di toko itu dan terlihat para pelayan langsung merapikan dan membungkus pakaian yang kedua bocah itu pilih.
" Bagaimana, apa kalian sudah selesai, tanya Ranti kepada dua bocah itu
Sudah Kak dan kakiku juga sudah pegal, kata Armando.
Kalau kamu Salma, apa kamu juga sudah pegal-pegal, tanya Ranti
" Belum, tapi aku sudah selesai memilih yang aku suka, jawab Salma
Berapa total semuanya mba, tanya Ranti.
Sudah sama aksesorisnya, total 31 juta Nona, jawab pelayan itu.
Baik, dan tolong segera diantar ke rumah saya dan ini alamatnya, sambil memberikan kartu ATM Gold miliknya, yang saldonya lebih dari puluhan milyar.
Setelah pembayaran selesai mereka keluar dari toko itu dan berjalan lagi, kali ini Ranti membawa mereka ke toko Galaxy digital, toko yang menjual, Handphone, laptop hingga konsol game.
Armando yang melihat banner bergambar PS 5 dan merabanya, Ranti melihat nya dan bertanya berapa harga PS 5 yang di lihat oleh Armando.
Harga yang di lihat adik Nona itu semuanya 20 juta, kata pria yang melayani mereka
Jika aku membelinya apakah bisa di antar ke rumahku
" Bisa ongkir 100 ribu
Baik aku beli dan monitor dengan spesifikasi yang paling bagus, kata Ranti
" Baik Nona"
Armando hampir saja melompat, karena di belikan PS 5, dan tiba-tiba dia memeluk Ranti, dan mengucapkan terimakasih.
Selesai membeli PS 5, Ranti berjalan terus, kini dia mampir di toko yang menjual berbagai jenis boneka, dari yang kecil hingga yang paling besar, begitu juga dengan harganya, tapi Salma memilih yang sedang agar bisa dia peluk.
Ranti membayar dan membawa 2 boneka sedang yang di pilih Salma dan beberapa boneka yang lebih kecil.
Akhirnya mereka bertiga kelaparan, langsung mereka ke restoran yang biasa Ranti kunjungi, apalagi disitu ada Dini, yang kebetulan juga lagi bekerja.
" Halo Nona Ranti, apa kabar, sapa Dini sambil memberikan daftar menu
" Kabarku baik-baik saja, kalau kamu gimana, apa sudah mantab tahun depan kuliah, tanya Ranti
" Baguslah, oh ya kenalkan ini adik-adik ku, Armando dan Salma
Halo kakak, saya Armando dan ini Adikku yang cantik namanya Salma, kata Armando
Senang bertemu kalian berdua, nama kakak Andini, kalian panggil saja Kak Dini, temannya Ranti.
Ranti memesan seperti biasa, sedangkan 2 bocah memesan udang krispi dan ikan salmon.
Sementara makan, Ranti berbicara dengan Dini yang juga di pesan kan juice oleh Ranti, karena Dini katanya sudah makan.
Dini bercerita, kalau sekarang bosnya lebih memberikan dia kepercayaan dan gaji juga sudah di naikkan, makanya dia bekerja juga lebih semangat dan tidak pernah ijin.
Kagum Ranti mendengar omongan Dini, seraya menimpali,. " itu namanya kamu menghargai orang yang percaya dengan kamu, kata Ranti
Akhirnya, Ranti yang sudah selesai makan dan membayar semua pesanannya, diapun langsung pamit pulang ke Dini.
Tiba di parkiran, Ranti di kagetkan dengan suara seorang pria Dewasa sedang memarahi seorang gadis.
Ranti mendekat ke mobilnya dan melihat kearah pemuda itu, dan tak ada angin, tak ada hujan, si pemuda itu justru membentak Ranti.
Apa kamu lihat-lihat, teriak laki-laki itu
" Ke pede an kamu bro, siapa juga yang mau lihat orang yang marah-marah, jawab Ranti dengan ketus
" Pergi kamu dari sini, hardiknya lagi
Bagaimana saya pergi, kalian berantem di depan mobil ku, kata Ranti
Si gadis langsung minggir namun si pria itu malah mengejek Ranti
" Mobil murahan juga sombong, ejek pria itu
" Memangnya kenapa kalau mobil murah, memangnya pakai uang kamu beli mobil saya, kalau kamu orang kaya berapa harga mobil yang kami pakai, Tantang Ranti
Pria menunjukkan kunci mobilnya,
BMW X1, harganya paling mahal 1 milyar
hahahaha mobil hanya 1 milyar juga sudah sombong, mobil kredit belum lunas saja sudah sombong, kayak kamu saja pemilik dunia ini hahaha, Bagaimanapun mobil kamu aku bayar dan ku hancurkan, berani tidak kamu, tantang Ranti
" Nona, ngapain kamu suka dengan laki-laki mulut bau busuk ini, apa kamu gak malu di marahin di tempat umum, kalau aku jadi kamu mending laki-laki seperti ini masukkan ke tempat sampah. Kata Ranti memprovokasi Gadis yang marahin pria sombong
" Hey laki-laki, mulut ember bisa gak kamu minggir, aku mau lewat dan kalau kalian masih mau berantem cari tempat yang lain, jangan disini mengganggu ketertiban
__ADS_1
Saking emosi laki-laki itu ingin menampar Ranti, tapi sayang bukan pipi Ranti yang kena, malahan pria itu yang kena Tamparan Ranti bertubi-tubi, plak..plak.. plak
" Bagaimana enak rasanya di tampar oleh perempuan, ejek Ranti
" Dasar wanita gila, umpat pria itu sambil memegang pipinya
" Maaf mas, aku sudah gak kuat dengan sifat kamu, jadi mulai sekarang kita putus, dan apa yang sudah terjadi aku ikhlas anggaplah itu kebodohan saya, tolong jangan ganggu saya lagi, ucap gadis yang marahin itu .
Sontak pria itu mengamuk dan memaki-maki ke gadis itu dengan kata-kata yang sangat tidak manusiawi.
Ranti jengah mendengar kata-kata kotor dari pria itu, langsung mendekat gadis itu dan berkata, " Dia tidak pantas untuk mu", mari ku antar pulang
Gadis itu menurut dan masuk ke mobil Ranti, laki-laki itu masih saja mengamuk dan terus meneriaki gadis itu.
Ranti langsung mengaktifkan Mind Ruler dan menghapus ingatan gadis itu akan pria sombong itu, begitu juga pria itu ingatannya tentang gadis itu juga di hapus Ranti.
Tapi tidak hanya sampai di penghapusan memori, Ranti memerintahkan pria itu agar menghancurkan mobilnya.
Ranti berhenti sejenak dan melihat pria itu mulai merusak mobilnya sendiri, Ranti mengontrol pikiran pria itu otomatis, hanya 1 jam saja, setelah 1 jam dia akan normal kembali.
Melihat laki-laki itu sudah mulai menghancurkan mobilnya Ranti menjalankan kembali mobilnya, hingga sampai di halte gadis minta di turunkan, sebelum gadis itu turun, Ranti menanyakan namanya
Maaf nona nama saya Novita, aku kost di belakang gedung itu, jawab Novita
Saya Ranti, mereka adik-adik saya, jawab Ranti
Novita kamu kerja atau masih sekolah?
Aku sudah lulus SMA dan lagi cari pekerjaan, kata gadis itu
Bagaimana kalau kita ngobrol di kost kamu saja, ajak Ranti
" Tempat nya kecil Nona, kata Novita
" Tidak apa-apa, kata Ranti
Novita akhirnya menyetujuinya, " Baiklah Nona"
Baru saja Ranti dan Novita, beserta 2 bocah itu turun dari mobil, si pemilik kontrakan sudah berteriak " akhirnya kamu pulang juga"
" Vita cepat bayar kost kamu sudah bulan kamu nunggak mau sampai kapan kamu nunggak, kalau gak bisa bayar, kamu pergi dari sini, kata pemilik kost.
" Maaf Bu, saya belum dapat pekerjaan, kata Novita
Itu bukan urusan saya, sekarang kamu pergi dari sini, bentak si pemilik kost
" Maaf Bu berapa jumlahnya yang teman saya harus bayar, tanya Ranti
Dia nunggak sudah 2 bulan, sekarang sudah mau 3 bulan, jadi 1,2 juta. kata pemilik kost itu.
" Baik Bu, saya bantu bayar semuanya, mau cash atau saya transfer, kata Ranti
" Bayar cash saja, biar gak ribet ke Bank, jawab ibu itu dengan ketus
Ranti membuka dompetnya dan mengambil 12 lembar 100 ribuan, ini Bu, silahkan di hitung.
hahahaha begitu dong, kalau jadi teman harus saling membantu. kata ibu pemilik kost.
" Terimakasih Nona Ranti, kelak saya dapat pekerjaan dan pas gajian saya ganti uang Nona Ranti, Novita.
" Sudah gak usah di ganti, mana nomor handphone kamu, biar nanti orangku menghubungi kamu besok untuk datang ke kantor. kata Ranti
Maaf aku gak punya handphone, aku hanya menggunakan handphone teman kost ku untuk lamaran kerja saja. Jawab Novita
Armando, Salma apa kalian sudah capek, tanya Ranti
" Belum kak, ini masih sore, kami masih ingin jalan-jalan, jawab Salma
Oh ya sudah kita jalan-jalan dengan kak Novita bagaimana, tanya Ranti
Gak apa-apa kak, jawab Salma
Ayo kak Novita kita jalan-jalan, ajak Salma
Ranti tak menunggu persetujuan Novita, langsung menarik tangan Novita dan menyuruhnya masuk mobil.
Saat mereka telah berada di depan sebuah konter Handphone, dan mengajak Novita turun dari mobil.
Permisi mba kami mau beli handphone, ada merek apa saja, tanya Ranti
" Kami, hanya memiliki handphone yang biasa, jadi kalau mba mau cari yang mahal, maaf kami tak menjualnya dan paling mahal di sini hanya harga 7 juta.
Kalau yang itu berapa mba, Ranti menunjuk handphone merk Vivo V23 5G, tanya Ranti
Kalau yang ini 6,3 juta, full set dan gratis casing dan anti gores. kata pelayan konter
Oke saya ambil yang ini dan tolong beli kartu telepon dan kartu Paket internet.
Setelah semuanya selesai Ranti membayar dan kembali ke mobil, tiba di dalam mobil Ranti menyerahkan kantong plastik berisi handphone ke Novita.
" Ini buat kamu, disitu sudah ku tulis Nomor handphone ku dan nomormu sudah ku simpan, pakailah dengan bijak, juga ambil ini untuk keseharian kamu, dan kamu tunggu dalam Minggu ini atau Minggu depan, nanti ada orang yang akan menelpon kamu untuk bekerja.
__ADS_1