SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Menolong orang dan kembali ke Indonesia


__ADS_3

Saat tiba di belakang restoran itu, betapa sedih hati Ranti melihat bapak dan anak itu makan makanan sisa dan ternyata laki-laki itu orang Indonesia.


" Jangan Takut", ucap Ranti.


" Tolong jangan usir kami", ucap Laki-laki itu dengan menggunakan bahasa Inggris.


" Saya orang Indonesia, saya tau anda orang Indonesia juga ucap Ranti.


" Kok anda tahu saya orang Indonesia? tanya laki-laki itu.


" Itu tidak penting, sekarang kenapa anda seperti ini dan gadis ini siapa nya kamu? tanya Ranti.


" Saya kesini bersama istri dan anak saya ini 5 tahun lalu, dan bekerja sebagai Koki di restoran, istri saya juga bekerja sebagai pelayan, istri saya di culik 6 bulan lalu, akhirnya saya ijin dari kerjaan dan mencari istri saya, tapi setelah kembali ke restoran, pemiliknya langsung memecat saya, dan mengusir kami dari mess dan dia tidak membayar gaji saya, serta Paspor saya dan Putri saya di bakar olehnya.


Saya tidak tahu apa kesalahan saya, lagian saya ijin, dia sendiri yang memberikan ijin", ucap laki-laki itu.


" Baiklah, sekarang kamu mau pulang ke Indonesia atau tetap ingin disini, seandainya istrimu sudah ketemu? tanya Ranti.


" Kami ingin bekerja disini, di Indonesia kami juga sudah tidak memiliki harta apapun", ucap laki-laki itu.


" Baiklah, saya punya Rumah disini, ini alamat rumah saya disini, saya kasih kamu 15 ribu dollar, kamu cari hotel terdekat, beli baju dan besok pagi jam 8 saya tunggu kalian berdua di rumah saya", ucap Ranti.


" Soal istrimu, nanti saya perintahkan orang saya untuk mencarinya, sekarang apa kamu menyimpan foto istrimu dan siapa namanya", ucap Ranti.


" Ini foto istri saya, namanya Bening, kalau saya namanya Suwandi, dan Putri saya Natalia", ucap Laki-laki itu.


" Baiklah, ini handphone buat kalian berdua dan ini nomor WA saya, pergilah dan segera cari Hotel yang tidak terlalu ketat", ucap Ranti.


" Baik Nona, terimakasih, besok pagi saya dan Putri saya pasti datang", ucap Suwandy dan langsung beranjak.


" Aplikasi Mata Dewa, segera cari wanita yang berada di foto ini, apa hubungannya dengan pemilik Restoran itu.


" Rose tolong buatkan surat ijin tinggal sementara, atau Green Card, juga buatkan Paspor Indonesia untuk ketiga orang itu, serta seluruh dokumen pendukung lainnya, dan jangan lupa buatkan SIM", Ucap Ranti.


* Baik Tuan, semua bisa di lakukan, tetapi mereka harus memiliki uang untuk di tabung", ucap Rose.


" Baiklah, buatkan masing-masing rekening dan isi saldonya untuk Suwandy, 5 juta Dolar, untuk istrinya 4 juta dollar, sedangkan putrinya 2 juta dolar, 2 juta Dolar lagi untuk mereka membuka usaha.


Carikan lokasi untuk mereka berusaha, serta Carikan sekolah untuk Putrinya, juga Carikan rumah dan beli 2 Unit Mobil untuk mereka, jika istrinya masih hidup", ucap Ranti.


* Baik Tuan", jawab Rose.


" Tuan, Ternyata istri dari Suwandy itu, di sekap oleh pemilik restoran, pelaku menyekap dan memperkosa wanita itu, sekarang wanita itu berada di ruang bawah tanah restoran itu", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Siapa pemilik Restoran itu? tanya Ranti.


" Indonesia keturunan Amerika, Pemilik Restoran itu tertarik dengan istrinya Suwandy, namun di tolak oleh istri Suwandy, makanya pemilik itu menculiknya", balas Aplikasi Mata Dewa.


" Terimakasih laporannya", ucap Ranti.


Ranti saat ini sudah kembali ke dalam restoran dan berkumpul dengan rombongan nya.


Selesai mereka menikmati makanannya, akhirnya mereka melanjutkan berkeliling kota hingga sore, Ranti pamit dengan alasan ada pertemuan dengan petinggi Perusahaannya.


" Ya sudah hati-hati, ucap Monicha Herdiani.


Rombongan Ranti kembali ke Mansion miliknya, sedangkan dia pergi ke restoran bekas tempat kerja dari Suwandy.


Tiba di restoran itu, Ranti segera memindai seluruh ruangan restoran itu dan mencari arah pintu masuk ke ruang bawah tanah.


Ternyata, untuk masuk ke ruang bawah tanah tersebut, harus melalui gudang Penyimpanan bahan makanan.


Setelah itu Ranti keluar dari restoran dan mencari tempat sepi kemudian mengaktifkan Armor Transparan Ultimate Mode Stealth dan masuk lagi ke restoran itu, dan langsung menuju pintu gudang.


Dengan menggunakan Sarung Tangan Pemindah, Ranti masuk dan dia menemukan sebuah ruang berukuran lumayan besar, dan terlihat cukup nyaman, karena semua perlengkapan rumah tangga sangatlah lengkap.


Tanpa basa-basi, Ranti segera menangkap pemilik restoran itu, saat sedang memperkosa wanita itu, dan memasukkannya ke kantong Ruang.


" Rose saya mau laki-laki ini di buang ke pedalaman di Alaska, buatkan saja rumah kecil dan hapus ingatannya tentang seluruh hidupnya", ucap Ranti.


* Baik Tuan, Restoran itu apakah tuan ingin mengambilnya atau mau di hancurkan? tanya Rose.


" Jika di jual berapa harganya? tanya balik Ranti.


" paling mahal 300 ribu dolar", jawab Rose.


" Jual saja, dan berikan saja uang itu kepada laki-laki itu, namun harta dia yang lain berikan ke pada Suwandy, 80 % dari harta orang itu", ucap Ranti.


* Baiklah, kebetulan dia memiliki uang 5 juta dolar, berikan saja total 1 juta dollar Amerika, sisanya kita ambil, termasuk rumah nya", jawab Rose.


" Silahkan Rose atur saja", jawab Ranti.


Ranti Segera memasukkan juga istri Suwandy ke kantong Ruang yang lain dalam keadaan pingsan.

__ADS_1


Selesai menolong wanita itu, Ranti membawanya ke Hotel. Tiba di hotel Ranti mengeluarkan wanita itu dan menghapus ingatan soal penyekapan dan pemerkosaan.


Ranti memberikan Pill Regenerasi Fisik dan Jaringan Sel serta serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, hingga wanita itu terlihat cantik, dia hanya tau kalau dia di culik dan berhasil di bebaskan.


Selesai itu, Ranti membawanya ke rumahnya dan menunggu besok pagi Suwandy menelponnya.


Tiba di rumahnya, Ranti meminta para pelayan agar memberikannya kamar tidur untuk tamu.


* Tuan, semua yang di perintahkan sudah selesai dan berada di dalam Cincin Semesta. kunci Rumah, kunci mobil, SIM, Dokumen sewa Tempat usaha, dokumen kependudukan, serta buku Rekening mereka", ucap Rose.


" Terimakasih Rose", ucap Ranti.


Ranti masuk kamarnya dan membersihkan dirinya, Kemudian tidur di tengah-tengah Salma dan Aisyah.


" Kakak sudah pulang", ucap Aisyah dan langsung memeluk Ranti.


" Ia sayang, tidurlah besok kita jalan-jalan ke new York, perjalanan menuju kesana cukup jauh, kita menginap di sana 3 hari disana", ucap Ranti.


" Ia kak, kata ayah dan bunda juga begitu", ucap Aisyah.


" Kamu itu harus bisa Mandiri, jangan manja kalau di depan orang lain", ucap Ranti.


" Ia kak, terimakasih ya, Aisyah sangat sayang sama kakak dan kak Robin", ucap Aisyah.


" Ia kakak tahu itu, sekarang istirahatlah, besok kakak ada pekerjaan sedikit", ucap Ranti.


Tak terasa malam sudah berganti pagi, mereka bertiga masih di tempat di kamar.


" Salma ayo bangun sayang, sekarang sudah jam 7", ucap Ranti.


" Ia kak, kakak pulang jam berapa semalam? tanya Salma.


" Kakak sampe kalian sudah tidur, sekarang mandi, ada Aisyah di kamar mandi", perintah Ranti.


Salma ke kamar mandi dan minta di mandikan oleh Aisyah, kemudian Ranti menyusul dan Mandi.


Sementara sarapan, handphone Ranti berdering, Ranti menjawab dan mengatakan ke Suwandy agar mengirim alamatnya, biar nanti Ranti yang menemuinya.


Keluarga Ranti kaget karena ada istrinya Suwandy, tapi setelah di jelaskan akhirnya Adriansyah dan Monicha serta yang lainnya paham.


Selesai sarapan Ranti pamit untuk mengantarkan Bening bertemu dengan suami dan anaknya.


" Terimakasih Nona, karena sudah membebaskan saya dari penculik itu", ucap Bening.


" Kami akan cari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian kami", jawab Bening.


Tak lama kemudian, Ranti dan Bening tiba di hotel, baru saja memasuki lobby hotel, Natalia putrinya sudah berteriak memanggil ibunya sambil berlari mendekati Bening dan Ranti.


" Bunda, Lia kangen", Ucap Natalia sambil menangis dalam pelukan Bening.


" Bunda juga kangen kamu nak", jawab Bening.


" Mas, maafkan aku yang tidak hati-hati", ucap Bening sambil memeluk suaminya.


" Mas yang salah tidak bisa menjagamu dengan baik", ucap Suwandy.


" Sudah ayo ikut saya, ucap Ranti, kemudian menuju parkiran.


Karena jalanan cukup sepi, mereka tiba di rumah yang Ranti beli untuk mereka, terlihat ada 2 unit Mobil BMW SUV X7.


" Masuklah, ini rumah kalian, dan ini dokumen kependudukan kalian, dokumen rumah ini, juga ini 2 kunci mobil serta SIM, juga dokumen untuk Natalia sekolah, saya juga memberikan kalian tempat untuk membuka restoran, sudah saya sewa 5 tahun dan full perabot.


Dan ini saya berikan kalian uang, di ATM ini berisi 5 juta dolar untuk Suwandy, 4 juta dolar untuk Bening dan 2 juta Dolar untuk Natalia, dan yang ini berisi 2 juta dolar untuk modal usaha kalian", ucap Ranti.


" Jangan tanyakan bagaimana cara saya membuatnya, pokoknya terima saja, dan ini alamat lokasi usaha kalian, bawa dokumennya agar kalian tidak di tuduh masuk sembarangan.


" Terimakasih Nona Ranti, entah bagaimana cara kami membalasnya", ucap Suwandy.


" Gampang saja, kakak saya dan temannya nanti bulan Januari akan kuliah di MIT, jadi tolong bantu kakak saya, seminggu 3x kalian kirim makanan kesukaannya nanti ku WA apa menunya, perlakukan dia dengan baik", ucap Ranti.


" Baik Nona Muda, akan kami kerjakan sesuai perintahmu", ucap Suwandy.


" Baguslah, sekarang teteskan darah kalian di atas SIM ini, dan rasakan keajaibannya", ucap Ranti.


" Nona Muda, kok SIMnya ada 3? tanya Suwandy.


" yang satu untuk Natalia, tapi nanti dia bisa gunakan saat usia 17 tahun, tenang saja, SIM kalian ini bisa dipakai seumur hidup kalian disini, ucap Ranti.


Ketiga orang itu langsung Meneteskan darahnya, dalam sekejap mereka merasakan hangat di seluruh tubuh mereka, Rose menambahkan skill memasak, bisnis dan manajemen serta Komputer juga Beladiri modern tingkat master.


" Terimakasih Nona Muda, kini kami sudah bisa menyetir dan lebih pandai memasak", ucap Suwandy dan Bening.


" Baguslah, sekarang mati kita ke kamar kalian, saya ingin membuat kalian lebih sehat dan juga lebih segar", ucap Ranti.

__ADS_1


Sampai dikamar Ranti memerintahkan agar Suwandy dan Natalia membuka bajunya dan menelan Pill Regenerasi Fisik dan Jaringan Sel, dibantu oleh Bening.


Sejam kemudian proses sudah selesai, mereka bertiga keluar dari kamar, Suwandy dan Natalia sudah berganti pakaian dan duduk di ruang tamu.


" Terakhir telanlah Pill ini, ini namanya Pill Penambah Kecerdasan dan Memperkuat Jaringan Otak, manfaatnya adalah, kalian akan mudah memahami sesuatu, khusus Natalia akan berguna saat belajar di sekolah.


" Selama kakak saya belum datang ke sini, tolong kalian datang untuk mengecek rumah saya, sebagai informasi disini saya punya perusahaan pembuat pesawat terbang Falcon Aviaton, nanti kalian kirim saja daftar menu makanan kalian, siapa tahu ada yang mau pesan", ucap Ranti.


" Nona Muda, itu perusahaan Besar sekali, ada beberapa petinggi disana yang memesan makanan dari restoran tempat saya dulu bekerja", ucap Bening.


" Baguslah, berarti kalian sudah punya langganan, oh ya Bening ini handphone buat kamu, jika kalian ada masalah telpon saya saja.


" Terimakasih Nona Muda, ucap Mereka.


" Baiklah, saya mau menyusul orangtua dan saudara-saudara saya yang kini sudah tiba di new York dengan pesawat, saya sendiri akan bawa mobil kesana", ucap Ranti.


" Sekali lagi terimakasih Nona Muda", ucap mereka bertiga sambil membungkuk.


Ranti meninggalkan keluarga kecil itu dan langsung menyusul keluarganya yang barusan mendarat di New York.


Ranti ingin mencoba lewat jalur darat dengan mobil Mercedes Benz Maybach GLS Class, yang di siapkan oleh Perusahaan miliknya.


Di sepanjang jalan Ranti tersenyum melihat pemandangan yang cukup bagus, ada kebanggaan tersendiri saat dia berkendara di luar negeri.


Hampir 4 jam dia berkendara akhirnya tiba di New York.


Ranti menghubungi keluarganya bahwa dia sudah tiba di New York, saat jalan sepi Ranti segera memasukkan mobilnya ke cincin semesta dan memesan taksi menuju ke Hotel Waldorf Astoria, Ranti pernah menginap disini saat pertemuan Bank Global Intercontinental.


Saat Ranti tiba di Hotel, seluruh keluarganya sedang duduk di lobby menunggu kedatangan Ranti.


Tepat sore hari, mereka pergi ke Central Park, beberapa hari Aisyah di Amerika Serikat, Instagramnya banyak memfollow nya dan memberi tanda suka pada upload foto nya.


Kalau Salma jangan tanya, instagramnya juga di banjiri ribuan komentar, dengan jumlah followers sudah mencapai 800 ribu orang, membuat Salma jadi gak selebgram.


Bahkan ada yang bertanya soal pakaian Salma yang katanya endorse, Salma menjawab bahwa dia tidak pernah menerima endorse.


Berbeda dengan Aisyah, ada yang nyinyir dan mengatakan bahwa foto Aisyah adalah editan.


Akhirnya Aisyah meng-upload foto bareng Salma, dan melakukan siaran langsung, akhirnya mereka yang nyinyir kepada Aisyah jadi malu sendiri.


Selesai dari Central Park, mereka menyusuri jalan Fifth Avenue,


Para anak-anak masuk ke Toko sepatu Nike,


sedangkan orang dewasa mereka justru ke toko Salvatore Ferragamo, Ranti segera meminta agar tutup tokonya, sambil menunjukkan kartu Black Card Centurion, toko sepatu Nike terkejut karena, bukan hanya Ranti saja menunjukkan Black Card Centurion tapi semua saudaranya.


Ranti dan seluruh saudaranya memang penggemar berat Nike, jadi tak heran jika mereka memiliki banyak banyak koleksi sepatu Nike.


" Apakah belanjaan kami bisa dikirim ke Hotel Waldorf Astoria? tanya Ranti.


" Sangat bisa, free of charge alias gratis", ucap Pelayan toko itu.


" Baiklah, ini buat kalian semua disini, ucap Ranti sambil memberikan tips 1000 dolar untuk 5 orang pelayan toko Nike.


Selesai dari Toko Nike, mereka masuk ke Toko Luis Vuitton, mereka membeli beberapa tas dan aksesoris, serta beberapa potong pakaian, semuanya minta di kirim ke hotel.


Belum puas mereka berbelanja, akhirnya mereka masuk ke Toko Gucci, mereka membelinya beberapa Pakaian dan juga tas.


Aisyah juga tak mau kalah dengan dengan mereka, dia membeli oleh-oleh untuk keluarganya, termasuk, Nuril, Nayla, Anjeli dan Delia serta Karyono.


Ranti membebaskan mereka belanja sesuka hati, menurut Ranti uang dari rampasan di China masih sisa 5 triliun Yuan, jika di tukar ke dolar, sekitar 718, 194 Milyar US Dollar, paling banyak Ranti hanya habis yang 194 juta dollar saja.


Setelah puas berbelanja, mereka semua akhirnya berkumpul dan kembali ke hotel.


Hari berikutnya mereka jalan-jalan ke Patung Liberty, dari Patung Liberty mereka ke monumen 9/11, selesai dari sana, mereka kembali ke Central Park.


Ranti mendapat kabar bahwa pesatnya bisa masuk ke Bandara Niagara Falls, jadi besok rencananya mereka akan ke Los Angeles, dari Los Angeles mereka akan ke San Fransisco dan terakhir mereka akan Washinton DC.


Di Los Angeles mereka datangi, Hollywood Sign, Holywood walk of Fame, Universal Studio dan Disney Land, dan masih banyak lagi.


Liburan kali ini sungguh membuat saudara-saudara Ranti merasa sangat bahagia, mereka juga bersyukur karena Ranti memiliki Pesawat Jet Pribadi, sehingga mereka bisa berkeliling Amerika.


Tak terasa waktu 2 Minggu liburan sudah selesai, Bahkan Ranti dsn keluarganya bisa bertemu dengan Kedubes RI untuk Amerika Serikat, Pak Dubes sangat senang dengan kedatangan Ranti, dia tahu Ranti adalah pemilik Falcon Aviaton dari Konsulat Jenderal RI di New York.


Ranti memberitahukan bahwa Rindu bersama Wulandari akan masuk kuliah di MIT.


Dari Washington DC, akhirnya pesawat Jet Pribadi Gulfstream G 750 dan Bombardir Global 7500, mengantar Ranti dan keluarganya kembali ke tanah air, mereka di antar ke Bandara oleh Pak Dubes langsung, dan dia terkejut dengan 2 pesawat termewah di Dunia di miliki Ranti.


" Kalau Pak Dubes Desember nanti pulang ke Indonesia dan ingin kembali Januari tahun depan, kita bisa barengan, saya mau mengantar kakak saya kembali ke Massachusetts, saya punya rumah disana", ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Ranti, nanti saya hubungi", ucap pak Dubes.


Saat Kedua pesawat mewah itu tengah berada di udara untuk kembali ke Indonesia.

__ADS_1


__ADS_2