SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Kebersamaan


__ADS_3

Dini yang terkejut dengan tawaran Ranti seolah tidak percaya, lalu Tania berkata terima saja.


Aku tidak enak dengan bos disini yang sangat baik, kalau aku berhenti dan pindah restoran lain aku jadi gak enak, kata Dini


Kalau kamu mau maju silahkan, aku tidak melarang, restoran kami letaknya di Mall jadi tidak mempekerjakan yang paruh waktu, kami tahu sendiri suasana Mall jam 10 malam tutup, kita orang restoran sudah harus tutup order jam 20.30 Wib. kata pemilik restoran tiba-tiba datang nimbrung.


Dini kaget bukan main dan berdiri, maafkan saya Nona Bos, kata dini sungkan


Hahahaha ini yang Kusuka dari kamu, terima saja tawaran nona ini, saya tahu niatnya baik untuk kamu, tapi kamu harus tau, siapapun tidak suka di khianati. kata tegas Pemilik restoran itu.


Joanna menimpali, asal kamu mau saat ini juga aku berikan kamu 50 juta untuk bekal kamu beli perlengkapan.


Saya juga akan berikan kamu 50 juta untuk kamu beli motor, buat kuliah, kata pemilik restoran, syaratnya adalah setiap hasil semester kamu harus dapat nilai IP minimal 3,3, jika kamu mampu saya akan beri kamu bonus.


Sebuah mimpi yang sempurna bagi Dini.


Begini saja tanggung Dini masuk kuliah bulan Januari, jadi Dini boleh bekerja disini hingga 6 bulan kedepan, dan saat penerimaan mahasiswa baru tahun depan kamu Dini sudah harus siap. Tawar Ranti


Bos pemilik Restoran setuju, Joanna juga setuju malahan dia berjanji jika masuknya Tahun depan maka ia memberikan 100 juta, dengan syarat harus semangat dan jangan rendah diri. Lalu Tania berkata, Dini temanku, dari kelas 1 SMP hingga lulus SMU selalu juara 1, walau tidak juara tingkat Propinsi, tapi pernah juara nilai tertinggi lulusan SMP se Kota Surabaya. kata Tania memuji kepintaran teman baiknya


Itu modal yang bagus, Dini jika kamu mampu membuktikan kepada kami, kamu jangan kuatir, setelah lulus kuliah pasti kamu tidak akan pusing dengan pekerjaan. Kata Ranti


Terimakasih semuanya, saya berjanji akan membuktikan diri saya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah kalian berikan untuk saya. Dini berdiri dan menundukkan kepala hormat.


Sudah saatnya kita bubar, kata Ranti


Kak Bara, kapan kakak dan bibi mau pulang ke rumah, tanya Tania


Nanti kakak bicarakan dulu dengan ibu, kalau ibu bersedia pindah kakak tidak akan membantah, apalagi nenek sudah tua. kata Bara


Kak Bara sekarang kerja dimana, tanya Tania


Kakak Kerja di perusahaan keluarga Joanna, bagian Logistik


Tania kalau kamu punya uang coba kamu dan kakakmu buat usaha, nanti aku ikut buat modal bagaimana, ya ya Joanna


Soalnya ayahku tidak setuju kalau Bara hanya sebagai karyawan biasa, maaf bukan merendahkan Bara, tapi menurut aku, Bara sangat cekatan dan memiliki kesabaran yang tinggi, apalagi skill nya, aku ingin buat perusahaan buat Bara tapi bara tidak mau, nah kamu bantu aku tanya Joanna.


Ranti kagum dengan perasaan Joanna, dia sadar Bara tidak punya apa-apa, tapi dia lebih sadar lagi jika Bara sangat cerdas dan kreatif, apalagi akhlak yang baik. Hebat Joanna memilih pasangannya. kagum Ranti


Begini saja, aku, Tania dan Joanna bagaimana kalau kita bertiga bangun Perusahaan Dan yang mengelola adalah Bara. bagaimana menurut kalian, tantang Ranti


Ranti aku setuju, tapi mungkin uangku tak sebanyak kamu kata Joanna, kamu tau aku hanya minta uang dari ayahku saja, Tapi aku akane jual perhiasan ku dan aku masih punya tabungan kurang lebih 10 milyar, kata Joanna.


Tania berbicara, kak Joanna cukup mendukung kakak saya saja, bantu dia di manajemen, soal modal aku sendiri yang akan menanggungnya dan perusahaan itu 100% milik kakak ku, agar kedepannya kakakku bisa berdiri gagah disamping kak Joanna. kata Tania


Joanna meneteskan air mata melihat semangat Tania, Tania, kakak sudah berjanji jika setahun lagi ayahku masih menolak Bara, aku berencana membawa Bara ke kampung yang dimana Ayahku tidak bisa menemukan kami, makanya aku diam saja ayahku mau ngomong apapun, uang yang aku dapat dari ayahku selalu aku tabung di rekening ku, agar ayahku tidak bisa memblokir nya. kata Joanna


Terimakasih kak Joanna, saya sebagai adiknya akan membantu kalian dengan ikhlas, Bara satu-satunya keluarga saya, jika nenek pergi aku pasti merepotkan kalian berdua, jika kalian juga susah berarti saya hanya menambah beban, tapi jika kalian sukses kedepannya kalian pasti akan dengan senang hati membantuku, kata Tania


Prok, prok... salut buat Tania kata Ranti, andai kakak ku Darel masih jomblo dan seumuran dengan kamu Tania pasti ku jodohkan kalian berdua


kata Ranti, bangga punya teman yang sayang dengan keluarga.


Bara akhirnya bersuara, Joanna jika benar aku buka perusahaan mau kah kamu membantuku, tanya Bara


Tumben kamu minta bantuan ku, hahahaha, Tania asal kamu tau, kenapa aku jatuh cinta dan kakakmu ini, dia tipe laki-laki yang tidak memanfaatkan wanita, dia hanya akan terima barang dari saya kalau dia ulang tahun, selebihnya dia tidak akan mau, katanya dia laki-laki sejati. puji Joanna.


Jadi bagaimana ini permintaan ku yang pertama, tanya Bara

__ADS_1


Pasti aku akan membantumu, toh jika sukses, yang senang juga aku, bagaimana menurutmu Ranti


Benar itu Joanna, Bara sukses pasti istrinya yang menikmati. kata Ranti dan Tania memberikan 2 jempol untuk Joanna.


Besok kak Bara dan kak Joanna tolong datang ke Rumah, pasti nenek akan sangat bahagia. ucap Tania


Ia nanti kakakmu ajak kak Joanna jemput, dia masih menabung untuk beli mobil katanya hahahaha, biar dia miskin kata orang-orang, tapi kakakmu sangat kaya hati dan cinta untukku, sekarang nambah kamu Tania hahahaha


Bara hanya geleng-geleng kepala lihat pacarnya yang tertawa lepas seperti dulu sebelum penyakit Posesif muncul.


Ya sudah ini sudah jam 7 malam kami pamit, Tania katanya masih mau belanja. Kata Ranti


Oke Joanna juga tidak bisa pulang malam, kata Bara


Sampai besok sore ya kak, kata Tania


Ranti dan Tania kini sudah berada di toko pakaian, Tania membeli beberapa pakaian, tidak mahal asal nyaman di pakai. Setelah belanja pakaian, Ranti mengajaknya ke konter Handphone tempat dia biasa dia kunjungi.


Tania aku biasa beli handphone disini, barang disini terjamin original, kata Ranti


Tania bertanya mba saya mau iPhone 13 pro max 4 unit, 3 iPad dan 1 Laptop Apple, 4 jam tangan dan 4 airpods, serta Samsung S 22 ultra varian tertinggi 12/ 512, Kata Tania


Ranti bertanya untuk siapa semua handphone itu?


Untuk aku, nenek, kak Bara dan Dini hehehehe, jawab Tania


Ranti ia saja sambil geleng-geleng Kepala.


Pelayan konter yang melihat bahwa Tania teman Ranti jadi dia percaya saja.


Selesai membayar mereka pulang, namun Tania minta mampir di restoran Mau ketemu Dini.


Dini, tolong di terima, 1 iPhone 13 promax, 1 iPad, 1 jam tangan, dan airpods. Tania melihat Dini enggan menerima jadi Tania, Dini tolong jangan di tolak, aku temanmu jangan buat aku sedih.


Dini yang melihat Tania jadi merasa tidak enak hati, kali ini aku terima tapi tolong kamu berhemat kesehatan nenekmu lebih penting, kata Dini


Kalau kamu libur kerja datanglah dan lihatlah nenekku, dia sudah sembuh total, bahkan sekarang lagi nunggu mobil yang dia pesan untuk berkeliling kota, kapan kamu libur, tanya Tania


Aku libur nanti hari Senin dan selasa jatahku, karena hari ini harusnya aku libur tapi aku mengganti kawanku, jadi liburnya dia Selasa depan buat saya. kata dini


Oke Senin depan aku jemput di kontrakan kamu ya, kata Tania


Oke, jawab Dini


Akhirnya setelah semua selesai, Ranti mengantarkan Tania pulang, Ranti sudah tidak mampir dan langsung pulang ke rumahnya.


Kejadian hari ini sungguh mengingatkan aku pada kak kembar di Jogja, andai aku belum menemukan mereka sudah pasti kak Renita sudah sangat menderita dengan sakitnya, dan kak Renata juga sudah mulai bertambah sakit paru-paru nya, Terimakasih Tuhan dan terimakasih Rose. kata Ranti penuh syukur


DING... DING


* Selamat Tuan anda telah menyelesaikan misi khusus mempertemukan dua bersaudara yang lama saling merindukan. Sistem memberikan hadiah spesial 1 tiket Gratis naik Tahap dan Modal khusus Pembangunan, sebesar 300 triliun


[ Modal khusus pembangunan di peruntukkan bagi tuan untuk membangun, Panti Asuhan, Panti jompo, Rumah Sakit, sekolah dan Rusunawa. silahkan tuan mulai membangun saat usia tuan 16 Tahun]


* Ini bukan misi khusus, tapi ini bagian dari pengabdian Tuan. Untuk tugas ini Tuan tidak mendapatkan hadiah, keuntungan tuan nanti setelah RS dan Rusunawa beroperasi. apa keuntungannya, Tuan akan lihat sendiri saat semua sudah selesai.


Baik Rose saya menerima Tugas ini dengan senang hati, dan mulai sekarang saya akan membuat master plan nya


* silahkan Tuan waktu untuk merancang sangat cukup, sebagai Dana awal Rose akan membuatkan rekening khusus untuk biaya operasional Tim untuk merancang pembangunannya di lahan 25 Ribu hektar, sebesar 10 % dari Modal khusus.*

__ADS_1


" Baik Rose terimakasih"


* Tapi ingat tugas 6 bulan kedepan hanya sebatas membuat Master plan


" Baik Rose, terimakasih arahannya


Akhirnya Ranti tiba dirumahnya, dan disambut oleh keempat kakaknya yang seharian dia tidak melihatnya


Kalian sudah lama sampai rumah ya kak, tanya Ranti ke Darel


Sudah dek, pas kami sampai rumah, Bu Likha bilang adek barusan berangkat 30 menit yang lalu. kata Darel


Oh ia bontot tadi rame di RS, ternyata jahat paman si Robin, kata Mercy


ia Bontot, tadi Robin memutar rekaman video dari kamera yang di sembunyikan dirimu, ternyata tengah malam, Paman Robin mencampurkan air putih kakeknya Robin dengan racun, untung Robin belum tidur, setelah pamannya keluar kamar, buru-buru Robin mengganti gelasnya, kata Rindu


Kok bisa bontot kamu tahu, bahwa pamannya Robin akan bertindak seperti itu, tanya Friska


hanya feeling saja, secara selama ini menurut kakeknya Robin pamannya itu tidak pernah datang melihat kakek, jadi aku curiga, tumben dia mau datang pasti ada sesuatu. kata Ranti


Hebat kamu bontot, sekarang pamannya di kantor polisi, makanya kami lama pulang dan menunggu hasil tes dokter dan kakeknya Robin di nyatakan 100% sudah sehat, bahkan bisa pergi jalan-jalan. kata Mercy


Tapi tadi kasihan Robin di pukul pamannya dan sepupunya, Tiara yang membantu Robin kena tampar hingga bibirnya luka, ini dek fotonya, Kata Rindu


Sekejap melihat foto-foto Robin yang babak belur dan juga Tiara, Ranti langsung emosi namun di tahannya, awas kalian berdua. Batin Ranti


Kamu tenang saja kak Darel sudah melaporkan ke polisi soal pemukulan terhadap Tiara. kata Darel sambil merangkul sambil menenangkan Ranti


Bontot mau kakak temani kamu tidur, tanya Mercy.


Gak usah kak, aku gak apa-apa, toh kak Darel sudah melaporkan nya ke polisi.


Sudah ya, Tiara dan Robin tadi langsung di tangani dokter dan mereka juga sudah dirumah, kata Friska


Terimakasih buat kalian semuanya


Tampak Ranti sudah tenang tapi hati dan pikirannya tidak, dia berencana akan menghukum orang yang memukul Tiara dan Robin.


Terimakasih bontot, uang yang kamu kirim sudah masuk, kata mereka berempat.


Baguslah, kalian gunakan uang itu dengan baik. Sekarang teteskan diri kalian di Cincin ini.


Ranti ingin membagi berlian dan Emas batangan kepada keempat kakaknya, seperti yang sudah dia persiapkan dan juga dia akan mengisi buah-buahan 1000 tahun, jadi memutuskan untuk memberikan Cincin Ruang itu kepada setelah ujian semester.


Silahkan pilih Cincin yang kalian suka, setelah itu segeralah teteskan darah kalian tapi nanti setelah ujian semester, baru aku berikan kepada kalian. Syaratnya jangan sampai siapapun yang mengetahui perihal cincin ini. kata tegas Ranti


Baik Bontot, kata Rindu


Cincin ini akan masuk otomatis ke cincin yang aku pakai jika cincinku mengetahui kalau cincin kalian tidak berada di jari kalian dalam waktu tertentu.


Terimakasih Bontot, apakah mobil kami bisa masuk ke Cincin ini, tanya Rindu


Bisa, tapi untuk apa, dirumah ini parkiran masih luas, kan di samping sudah di buatkan untuk mobil sport kalian dan depan rumah untuk SUV, apa ada yang kurang, kalau ada yang kasih tau biar Bontot suruh buatkan lagi, kata Ranti


Bukan itu, kakak cuma sekedar bertanya saja, berarti ruangannya sangat besar, kapan-kapan kita jalan-jalan naik pesawat kita hanya cukup bawa ransel seperti mau kesekolah hehehehe, jawab Rindu


Nah... kalau itu baru wajar, nanti di hotel baru keluarkan baju, nah kalau mobil apa kata orang yang melihatnya dan sialnya mereka merekam nya, kata Ranti


Ya sudah istirahat, besok kita sekolah ini sudah mau jam 22.00 WIB,perintah Mercy, kayak emak-emak

__ADS_1


__ADS_2