SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Kekuatan Armor dan kombinasi


__ADS_3

Terimakasih Nona Ranti, dari tadi saya belum sempat berterima kasih atas Pill ajaib yang telah menyembuhkan saya, jujur saya menderita lebih dari 2 tahun dan di RS ini saya sudah mau 6 bulan dan tidak ada harapan sembuh, sekali Terimakasih


Kedepannya setiap pesanan anda akan saya buat desain yang eksklusif dan saya akan daftarkan sebagai hak paten. kata Arthur


Kalau mau jujur, mungkin agak sombong saya, sebenarnya saya lagi sibuk cari orang untuk membuatkan saya perhiasan dan saya searching fan melihat sebuah cincin nikah yang sangat bagus, dan setelah saya baca ternyata ada nama Tuan di situ dan saya informasi dan pas ketemu, ada yang mengatakan anda sakit , dan akhirnya saya berusaha mencari Pill tersebut. Tujuan saya jika anda sehat maka saya bisa membuat perhiasan dari salah satu desainer terbaik Dunia. itulah alasannya. Jawab Ranti menjelaskan alasan dia mau membantunya Arthur.


Intinya saya sudah sembuh Nona dan langsung dapat pekerjaan, ini namanya berkat yang sempurna, ujar Arthur.


Saya ijin pamit pulang Tuan, tolong secepatnya kirim desainnya ke saya dan ini nomor telpon saya. Berliannya akan saya berikan di saat proses pengerjaan akan dimulai. ucap Ranti dan langsung undur diri.


Didalam perjalanan menuju Rumah, Ranti merasa ada yang mengikutinya, ada sekitar 6 mobil Range Rover dan 8 motor dan masing-masing motor terdapat 2 orang.


Ranti berusaha tenang namun waspada, dia terus mengendarai Lamborghini SIAN Roadster nya dengan kecepatan sedang halo ini di karenakan di depan ada simpang lampu merah, saat di lampu merah, tidak ada kejadian apa-apa, tapi perasaannya mengatakan bahwa mereka mengincar dirinya.


Lepas dari lampu merah, Ranti langsung tancap gas dan langsung dia mengarahkan ke jalan sepi dan tidak ada CCTV, dia per lambat laju mobilnya dan benar mereka mengincar dia.


Dengan Dangan santai dia menghentikan mobilnya dan sia keluar dari mobil, dan langsung di hadang oleh pengemudi motor dengan membawa batang besi si tangan mereka.


" Rose apakah Armor transparan ini bisa menahan pukulan besi mereka?


* sangat bisa Tuan, asal jangan kena wajah anda yang tidak tertutup. silahkan aktifkan dan Armor akan menutup anda dari kaki hingga kepala, dan pihak musuh tidak akan bisa melihatnya, gunakan mata semesta anda agar bisa melihat gerakan mereka dalam gerakan lambat.


" Terimakasih Rose"


Hei gadis manis, apakah kamu sudah tidak tahan untuk bermain-main dengan kami hingga belum kami paksa turun dari mobil kamu sudah turun sendiri, seorang yang mengincarnya.


' Anda benar saya sudah tidak tahan, silahkan di mulai bang, sambil menjulurkan tangannya, sini peganglah tanganku.


Para preman itu mulai lebih mendekat, Ranti masih tenang..


DING... DING


* Misi dadakan terkonfirmasi


Kalahkan mereka semua dalam waktu 30 menit ;


Hadiah :


- 40 % saham Sumitro Group


- Deposito 15 Triliun


- Aktiv 3 Triliun ( 1 Triliun di bagikan )


- 1 milyar PS


- 750 juta PP


- 500 juta Poin Pengabdian


' mantab juga kamu Rose, aku jadi semangat kalau begini, tapi apakah aku bisa membakar mereka"


* Semua tergantung keputusan Tuan, Rose sudah mengidentifikasi mereka semua sudah masuk daftar untuk jemput Malaikat maut.*


* Tapi menurut Rose kalahkan saja dan reset ulang pikiran mereka dengan program bahwa mereka membenci keluarga William dan keluarga Sumitro. *


Berhati-hati tuan mereka semua pembunuh bayaran profesional dan memiliki ilmu beladiri tingkat Master.


hei.... hei gadis manis, melayani kami dengan sukarela atau kami paksa, ujar salah satu pembunuh bayaran


Main paksa lebih enak mas, ada sensasi sakitnya mas lebih enak, seolah Ranti ketakutan.


" Tono, Leo, bawa gadis ini dan mobilnya, nanti semuanya kebagian, Perintah ketua pembunuh bayaran hahahaahah


" Baik bos" jawab Tono dan Leo


Mereka berdua segera mendekati Ranti dan meraih pergelangan tangannya, " sini manis mas pegang " dan jangan gugup oke, Jawab Tono


Ranti yang berpura-pura pasrah maju selangkah memegang tangan Tono dan kraaak... kraaak, bugh... bugh Ranti memelintir tangan Tono dan menendang Leo, kemudian Ranti menghempaskan Tono ke aspal


Melihat ke dua teman mereka tersungkur, dengan cepat mereka mengeroyok Ranti.


" Armor " activ...perintah Ranti


Dalam sekejap tubuh Ranti di selimuti Armor Transparan yang sangat cantik namun memiliki ketahanan yang sangat kuat.


Dengan lincah Ranti bergerak menggunakan skill Beladiri Modern, dari delapan orang yang mengeroyoknya, sudah 5 yang tumbang dan langsung di totok titik meridiennya hingga mereka tidak bisa bergerak dan bersuara.


" Achh sial kenapa aku tidak bisa bergerak", batin seorang pembunuh bayaran


" Kenapa kalian " diam saja bangun dan hajar wanita sialan ini ! teriak Ketua pembunuh itu


Ranti menyentuh mobilnya dan saat itu juga mobil Ranti tertutup Armor Transparan, wah upgrade Armor ini sangat keren, gumam Ranti.

__ADS_1


Para pembunuh mengambil pistol otomatis dan mulai mereka menerjang dan menembak tapi sayang pertahanan Ranti terlalu kuat buat mereka.


Ranti bergerak terus mendekati para pembunuh itu dan langsung menotok sudah 10 0rang yang tak bergerak dan bersuara.


" Bangsat kamu..! teriak Ketua pembunuh bayaran itu.


" Bos kita salah memilih target, kata Wawan wakil ketua pembunuh itu.


" Panggil segera yang berada di markas, perintah Ketua Pembunuh bayaran


" Siap Bos, Wawan segera mengirim pesan darurat ke markas mereka.


" Gerak cepat kalian semua, bos terkena masalah, bawah perlengkapan dan masuk ke mobil"


" Baik, anak buah Margo yang berada di markas sekitar 20 orang langsung melakukan mobil ke lokasi yang dikirim Wawan


" Sial .. sial, siapa yang bisa membuat bos sampai minta bantuan, umpat anak buah Margo.


Sementara Di TKP..


Ranti masih terus melompat dan menangkap para pembunuh itu dan langsung menotok, hasilnya sudah 15 orang yang bernasib sama.


Masih ada 10 orang lagi tambah 2 bos mereka berarti 12 orang semuanya, Ranti berhitung dan melihat waktu yang di berikan, masih 15 menit lagi.


Ranti menambah kecepatan, mengambil bola- bola besi sebesar kelereng dan menyentil bola tersebut kearah meridien target, mereka yang melihatnya heran tiba-tiba tekan mereka tumbang dan tak bisa bergerak dan bersuara.


Sekarang tinggal kalian berdua, apakah hanya segini kekuatan kalian, ejek Ranti kepada ketua dan wakil pembunuh bayaran itu.


Sambil mendekati mereka berdua Ranti terus mengejek, " Badan saja yang besar" kekuatan minimalis, hahahaha


" Gadis bangsat kamuuu!


" Rasakan ini, Dor... dor.. dor


Margo dan Wawan langsung menembak membabi-buta kearah Ranti.


Dengan Mata Semesta dan kaca mata Quantum, Ranti bisa menghindari terjangan peluru Margo dan Wawan


" Aku salah memilih target kali ini, umpat Margo dalam hati


Ranti terus mendekati mereka berdua, Margo dan Wawan, makin terdesak peluru yang di tembakkan berserak di aspal, hingga pistol kehabisan peluru.


Dari jarak 200 meter Ranti melihat beberapa mobil yang mendekat, dan saat mobil ingin berhenti Ranti menyentil bola- bola besi kearah kaca mobil dan traaakkk, traak, kaca mobil pecah, dan berhenti mendadak, terjadilah tabrakan beruntun.


Walau tidak tidak korban tapi minimal, para pembunuh bayaran yang berada di dalam mobil-mobil itu di buat kaget.


Para pembunuh yang baru datang langsung menyerbu dengan batang besi, mereka memukul dan menendang Ranti, tapi karena Mata Semesta hingga Ranti hanya terkena pukulan besi yang mampu di tahan dengan lengan Ranti.


Ranti mengeluarkan kemampuan bertahan dan menyerang, sambil menangkis namun tetap memberi serangan, terdengar ringisan anggota- anggota pembunuh bayaran yang terkena tinju dan tendangan


Melihat situasi agak longgar Ranti mulai menyentil bola-bolanya dengan cepat, lincah dan tepat sasaran, langsung bertumbangan para pembunuh itu.


Waktu tinggal 5 menit lagi, Ranti terus melompat dan menotok, dan akhirnya kembali posisi tinggal Margo dan Wawan.


Ranti tak mau gagal Ranti menotok Margo dan Wawan namun mereka berdua hanya di totok tak bergerak dan bisa bersuara..


" Dasar wanita sialan, teriak Margo


Ranti segera mengedarkan kekuatan Mind Ruler, ke semua anggota pembunuh bayaran dan menghapus tentang kejadian barusan dan mereset pikiran mereka, Ranti menanamkan Keluarga William dan Sumitro adalah musuh mereka dan target mereka no 1.


" Dengar kalian semua mulai saat ini, target kalian adalah Keluarga William dan Keluarga Sumitro" begitulah suara yang terdengar oleh para anak buah Margo.


Bagaimana Tuan Margo apakah anda puas dengan hasilnya, dan berapa mereka membayar kamu,


Peringatan ...!


* waktu Tuan tinggal 2 menit segera reset pikiran kedua orang itu, sekarang! kata Rose


Ranti yang mendengar peringatan dari Rose langsung, mereset pikiran Margo dan Wawan.


" Hancurkan keluarga William dan Sumitro ", saat ini kalian hancurkan seluruh pabrik mereka, dan jangan sampai kalian membuat mereka terluka apalagi membunuhnya. perintah Ranti


" Siap Tuan", kata Margo


Bereskan semua kekacauan ini, lanjut perintahnya


Ranti sudah menghapus di memori mereka soal kejadian barusan, sehingga kelak mereka tidak tahu Ranti siapa bagi mereka.


DING... DING


* Selamat Tuan anda telah menyelesaikan misi dadakan


Hadiah : Dokumen pengalihan saham sudah berada di inventori, dan untuk uang sudah di transfer ke rekening Tuan.

__ADS_1


" Terimakasih Rose"


" Rose apakah apakah aku bisa menggunakan jarum untuk melumpuhkan lawan ?


* Bisa Tuan, tapi jarum yang dipakai baru bisa tuan akses saat berada di tahap Berlian puncak*


* Tuan anda di harapkan segera membuat Pill untuk energi, karena saat anda menggunakan " Mind Ruler" energi anda akan terkuras dengan cepat. Pill energi juga mampu membuat anda bertahan tidak makan dan minum selama 1 Minggu.


" Jadi jika aku menggunakan Pill Energi, aku tidak akan rasa lapar "?


* Benar Tuan, tapi anda juga bisa menikmati makanan seperti biasa, hanya jika keadaan darurat saja, intinya metabolisme tubuh anda tidak akan terpengaruh walau anda tidak makan selama seminggu.*


" Aku mengerti, terimakasih Rose.


Ranti segera menjalankan mobilnya fan meninggalkan lokasi kejadian dan menuju ke rumahnya.


Benar kata Rose saat ini tubuhku terasa lumayan capek, karena belum ada Pill mendingan aku makan Apel 1000 tahun dulu.


" Rose tolong siapkan seluruh peralatan untuk menempa perhiasan berlian dan Emas " Potong saja Poin Pengabdian ku.


*Baik Tuan*


Jam sudah menunjukkan 15.00 WIB, aku belum makan Siang, hanya makan bakso, makan dirumah saja, monolog Ranti


Di tempat lain, letaknya di gedung perkantoran milik Keluarga William terdapat sepasang kekasih yang menunggu laporan dari Yanto, namun belum juga Yanto memberi kabar.


" Sayang mending kamu hubungi Yanto saja, biar jelas


" Yanto kalau kerja gak beres, kerja segini saja lamban laporannya, maki Julio"


Akhirnya Julio menelpon Yanto..


" Yanto mengangkat telepon dari Julio..


" Yanto, bagaimana apa Margo sudah ada laporan, tanya Julio


" Belum ada Tuan, sudah ku hubungi tapi telpon Margo tidak aktif.


" Brengsek, hubungi lagi dan segera beri saya laporan, titah Julio


" Baik Tuan"


Selesai Menerima telpon, Yanto hanya bisa memaki sendiri, hanya gara-gara tersinggung dengan seorang gadis kecil saja, masalah bisa seperti ini, sial.. sial


Margo dan anak buahnya sudah berada di Markas mereka dan sebagian anak buahnya sudah bisa bergerak dan bersuara.


" Bos ada telpon dari Yanto, kata Wawan


" Katakan sama Yanto, kita tidak bisa menerima pekerjaan ini, buat alasan bos besar menolaknya" kata Margo.


Halo Yanto maaf, saat kami ingin bertindak, Bos besar melarang kami untuk terlibat dalam kasus ini, jadi Bos Margo tidak bisa berbuat apa-apa. Uang kalian akan kami kembalikan tanpa kurang sepeser, terimakasih. Kata Wawan.


Ranti kini sudah sampai dirumahnya dan memarkir mobilnya kemudian masuk kedalam rumah.


Di dalam rumah terlihat sepi, hanya ada bu Likha yang menyambutnya.


Bu Likha, kemana semua kakakku, tanya Ranti


" Tuan muda dan Nona-nona Muda, mereka berada di kamar masing-masing, apa saya panggilkan mereka Nona ?


" Tidak usah Bu, bawakan saya makanan dan catat semua nomor rekening semua yang bekerja di rumah ini. Dan suruh mereka berkumpul di Taman belakang, perintah Ranti


" Baik Nona "


Ranti juga mengirim pesan ke Pak Adam agar mengirim nomor rekening mereka.


Pesan juga di kirim ke Pak Mul, agar mengirim nomor rekening yang bekerja di rumah si kembar


Hanya Rendi yang di telpon Ranti dan menyuruhnya untuk datang ke rumah Ranti besok jam 8 pagi bersama istrinya.


Akhirnya makanannya datang, dan saking laparnya Ranti langsung memakan makanan yang di siapkan Bu Likha.


Selesai menikmati makanannya, Ranti menuju ke Taman belakang,


menemui para pekerja dirumahnya, Pelayan 5 orang, supir 1 orang dan tukang kebun 2 orang.


Terimakasih sudah berkumpul disini, saya hanya ingin memberitahukan kepada kalian bahwa, libur semester ini saya akan ke luar negeri, tolong kalian urus rumah dan urus semua keempat kakakku dengan baik, saya tidak mau dengar jika mereka mengeluh karena kalian.


Saya juga akan memberikan kalian bonus spesial, harap di gunakan sebaik mungkin karena belum tentu kedepannya depan ada bonus spesial.


Dan saya mengharapkan agar kerja kalian semakin ditingkatkan. Dan untuk kamar kalian akan segera di pasang AC yang akan di urus oleh Mang Dul.


Bapak-bapak Tukang kebun Hari Senin motor kalian akan datang, ingat bahwa motor adalah barang inventaris, saya tidak mau dengar kalau motor di pakai sembarangan. Apa bapak-bapak mengerti maksud saya.

__ADS_1


" Kami mengerti Nona, terimakasih jawab mereka berdua.


'


__ADS_2