SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
awal kisah bagian 2


__ADS_3

Waktu terus berjalan seiring siang dan malam berganti begitulah aktivitas sang nyonya beserta putrinya yang di bantu dengan mantan pembantunya....


hari demi hari mereka antusias berjualan dan rupanya warung tersebut makin ramai pengunjung... tak sia sia nyonya selalu membantu para pelayan di rumah besar dulu memasak hingga masakannya enak ... dan paling penting harganya cukup terjangkau...


kehidupan ekonomi mereka juga lebih stabil dan bisa dikatakan lebih dari kata pas Pasan... tetapi naas penyakit sang nyonya mulai kambuh lagi...


seminggu setelah bolak-balik ke puskesmas akhirnya nyonya menyerah dan dilarikan ke RS Gunung Jati Cirebon, dan setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam, nyonya harus di rujuk ke rumah sakit di Bandung, setelah seminggu di opname di RS Bandung akhirnya keputusan pihak RS menyatakan bahwa nyonya harus di operasi di di Jakarta..


Dengan nafas yang berat nyonya menitipkan Ranti ke bibi dan suaminya... Ranti menuruti perkataan bundanya dan akhirnya si nyonya berangkat bersama teman suaminya ke Jakarta disertai para dokter....


sementara bibi dan suaminya kembali ke Cirebon dan disaat yang sama dirumah mereka berkumpul segerombolan pengawal dan kakak tuan besar yang berusaha membobol pintu tapi di hadang oleh RT dan warga sekitar...


setelah mereka pergi barulah bibi dan suaminya serta Ranti masuk rumah dan setelah berkemas merekapun pergi... dengan uang seadanya...


beruntunglah dokumen semuanya dititipkan ke Bank jadi bibi dan suaminya hanya membawa 1 ATM yang isinya berkisar 70 juta dan menyerahkan kunci rumah ke pak RT untuk disewakan...


setelah adzan Subuh bibi dan suaminya serta Ranti mereka bergegas ke terminal Harjamukti dan berangkat ke kampung suaminya ....


perjalanan panjang menuju kampung suaminya bibi akhirnya berakhir dan tibalah mereka... dan segera mereka menghubungi nyonya tapi telepon yang di tuju tidak aktif dan ternyata....


ada penghianat di pihak keluarga teman suaminya yaitu sepupu teman suaminya memberi informasi mengenai nyonya ke kakak tuan besar, disaat yang sama teman dari tuan besar sedang ke Cirebon menjemput Ranti dan bibi ternyata, waktu tersebut digunakan mereka menjemput nyonya di RS dengan alasan mau dirawat di Singapura...


karena tidak menemukan bibi dan Ranti teman tuan besar kembali ke Jakarta tapi ketika sampai dia terlambat... dengan penuh kebingungan dia kembali kerumahnya....


sementara nun jauh di Jawa timur pinggiran kota Surabaya, bibi dan suaminya baru selesai membersihkan kontrakan, sambil duduk si bibi berbicara kepada suaminya...


" Mas... kedepannya kita bagaimana.... tanya bibi"


" kalau sudah agak tenang saya ke Jakarta ke RS rujukan dari dari Bandung... jawab suami bibi...


" baiklah mas... balas bibi"


"Bu besok saya mau ketemu kawan lama untuk buat data keluarga baru... kata suami bibi "


"mas aturlah bagaimana baiknya yang penting Ranti bisa aman dan cetak foto tuan dan nyonya yang di HP... jawab bibi kepada suaminya...

__ADS_1


"baik Bu... ayo mandi terus kita kepasar cari peralatan dapur dan bahan makanan... kembali jawab suami bibi "


keesokan harinya, selesai berjumpa temannya suami bibi datang ke tempat cetak foto dan di jalan pulang dia sembari mencari kios untuk berjualan..


sampai dikontrakkan .....


Bu.. Bu... ini fotonya sama ini foto kios yang mau disewakan coba kita telepon tanya harganya.... kata suami bibi...


"memang kita mau jualan apa pak...."


"kita jualan makanan lagi aja Bu..."


" ohhh ya sudah sini ibu telepon....


tring......tring.... tring.....


"ya halo... dengan siapa .. jawab pemilik kios...


" Saya dengan Suratmi ( nama si bibi)... mau tanya kios yang di alamat ini apa benar mau disewakan dan berapakah harganya... tanya bibi "


' bisa kami lihat hari ini pak selesai shalat Dzuhur.... tanya bibi"


" bisa Bu saya tunggu... jawab pemilik kios dan telepon di tutup"


setelah janjian dengan pemilik kios mendekati waktu Bibi dan suaminya serta Ranti bergegas ke kios... setelah sampai dan bertemu akhirnya mereka sepakat dan karena kiosnya 2 lantai akhirnya harga yang di sepakati 12 juta rupiah untuk waktu 1 tahun....


tak terasa waktu berlalu... sebulan sudah mereka berjualan dan suaminya bibi sudah ke Jakarta dari seminggu yang lalu, tapi anehnya hari ini dari pagi hingga jam 9 malam suaminya tidak bisa dihubungi...


flashback on....


Setelah suami bibi sampai di Jakarta dia ketemu dengan salah satu temannya yang pernah bekerja sama sama di kantor tuan besar dan berhenti sebelum kejadian itu....


2 hari dirumah kawannya suami bibi ke rumah sakit dan menanyakan pasien atas nyonya Monica Herdiani (nama ibunda Ranti).. betapa kagetnya suami bibi mendengar jawaban pihak RS bahwa nyonya sudah di jemput keluarga untuk di rawat di Singapura... pihak RS menunjukkan surat keterangan bahwa nyonya di jemput oleh kakaknya... deg... deg...


pulang dari RS suami bibi rencananya mau ambil pakaian dan langsung ke Surabaya, ternyata ditangkap oleh anak buah kakak tuan besar dan tahan selanjutnya di bawa ke salah satu pulau pribadi di kepulauan seribu...

__ADS_1


flashback of


Pasrah suaminya tidak bisa di hubungi bibi pun istirahat bersama Ranti.... pas tengah malam anak buah kakak tuan besar mendatangi kios tempat bibi berjualan ...


Pada saat bibi mau turun tangga terdengar ada yang berisik di depan pintu lantai tempat jualan... bibi intip dari lobang angin dan salah seorang anak buah bersuara memanggil nama kawannya dan bibi mengenalnya...


Setelah mendengar nama yang di kenal disebut langsung bibi mengambil tas yang berisi beberapa pakaian dan dan dompet juga HP, lewat pintu belakang kios bibi melarikan diri....


sambil berlari bibi mengingat bahwa ada panti asuhan dekat sekolah TK Ranti.... melewati lorong " bibi akhirnya sampai di panti asuhan "Charity" ... setelah beberapa kali di gedor akhirnya pintu di buka oleh penjaga panti...


waktu menunjukkan jam 12 malam keluarlah penjaga seorang wanita paruh bayah dan bertanya ada apa...


"mohon maaf mengganggu ibu pengurus... saya ingin menitipkan anak ini dia putri majikan saya dan sudah setahun kami di kejar-kejar .... bibi menceritakan semuanya dari awal dan ibu panti akhirnya paham...


Baiklah Bu untuk sementara ibu tinggal dulu bersama kami dan soal nak Ranti nanti kita bicarakan besok pagi dengan semua pengurus.... begitu jawaban dari ibu pengurus panti..


selesai berbicara mereka mengantarkan bibi dan Ranti ke kamar dan istirahat....


keesokkan harinya pihak panti berbicara soal Ranti dan setelah mendengar cerita tentang Ranti banyak yang tidak setuju berbagai alasan di kemukakan ... dan memang masalah utama panti adalah soal dana ... dan saat ini mereka juga takut kalau panti jadi sasaran keluarga Ranti..


mendengar pembicaraan pengurus panti secar tidak sengaja... bibi akhirnya minta waktu 3 hari dan setelah itu mereka akan pergi....


setelah makan siang ketua panti yang seorang suster memanggil bibi dan menjelaskan keputusan panti... kata ketua panti Ranti boleh tinggal disini tapi maaf kalo hanya Ranti saja... kemudian ketua panti menanyakan data Ranti dan bibi juga memberikan beberapa dokumen yang masih sempat dia bawa serta 1 kotak yg berisi surat dari ibunda Ranti juga liontin dan gelang serta cincin semuanya terbuat dari batu giok....


setelah berbicara dengan ketua panti .... bibi berbicara kepada Ranti kalau Ranti sementara tinggal di panti dan nanti akan bibi jemput kalau sudah ketemu bundanya Ranti....


Dengan menangis Ranti menjawab bibi cepat pulang ketemu tau tidak cepat jemput Ranti...


"ia sayang jangan nangis ya.... jawab bibi"


Malam akhirnya tiba dan ini malam terakhir Ranti bibi tidur seranjang dan sambil berpelukan akhirnya keduanya terlelap... setelah suara adzan subuh bibi berpamitan dengan tujuan Jakarta... dengan langkah sedih dan bingung bibi terus berjalan menunggu kendaraan... sementara Ranti masih menangis....


dan disinilah Ranti tinggal di panti asuhan **Charity....


bersambung guys**....

__ADS_1


__ADS_2