SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Kebahagiaan keluarga di lokasi peternakan Lampung


__ADS_3

" Terus apa tanggapan mereka saat kamu Robin kakak angkatmu? lanjut Tiara


" Mereka ada yang percaya dan ada yang tidak, tak itu tidak penting, lebih aneh lagi ada yang minta di kenalkan ke kak Robin, bikin aku mulas mendengar suara mereka itu, dan sangat tak pantas mereka berkenalan dengan kakakku yang super ganteng dan baik hati, apalagi sudah memberikan Aisyah dan kak Ranti, kakak ipar yang Cantik dan rendah hati", ucap Aisyah sambil merangkul Robin.


" Ketularan sama kakakmu, pintar sekali merayu kakak iparmu", ucap Robin.


" Hehehehe, biarin aja, aku hanya berkata manis sama orang yang ku sayang, kalau jahat sama aku, langsung ku tendang", jawab Aisyah.


Anjas dan Rubiyah hingga kedua orangtuanya hanya bisa diam tidak mau berkomentar.


" Kak Robin, harap jangan bosan dengan sikap Aisyah, kalau kalian sudah pulang maka korbannya", ucap Nayla.


" Yang sabar saja, daripada dia manja sama orang gak jelas, trus nanti adik kalian ini malah salah dalam memilih teman", ucap Robin.


" Kami justru bahagia punya adik seperti Aisyah, gak banyak nuntut, dia hanya maksa kalau dia kangen sama kami, hujan pun kami pasti berangkat ke Merak atau pasti dia kesini", ucap Anjeli.


" Ketulusan kalian. pasti ada berkah nya di kemudian hari, lihat saja Tiara, ketika dia tulus bersahabat dengan Adikku Ranti, dia selalu bahagia, begitu juga kalian, kehangatan dalam keluarga bisa membuat kita tenang dan nyaman dirumah", ucap Robin.


" Terimakasih kak, kak Tiara sangat beruntung memilik kakak ", ucap Anjeli.


" Kalian juga pasti akan menemukan pasangan yang baik", sahut Tiara.


" kakak ipar, apa memang seserius itu kakakku kalau lagi bekerja? tanya Aisyah.


" Itu belum apa-apa, ayahmu saja bisa berkeringat dingin kalau mereka lagi rapat, lihat saja sikap para pekerja yang pucat dan gugup dalam menjelaskan pertanyaan kakakmu, jadi kamu itu kalau apapun yang di berikan Kakakmu, kamu jangan berkomentar, dia itu paling marah kalau kita menolak pemberiannya, tapi selalu ingat ajarannya, " jangan pernah sombong ", ucap Tiara.


" Ia Kak, Aisyah beberapa waktu lalu bertanya, saat kak Ranti mengirim uang 2 triliun, yang ada malah kena semprot, dia bilang jangan banyak komentar, cukup doakan saja usaha nya lancar dan gunakan dengan bijak", ucap Aisyah.


" Hahahaha, sudah tau kan bagaimana sayangnya kakak mu, dia memberikan kita uang agar kita hidup berkecukupan, dia tidak ingin orang yang di cintainya kekurangan, jadi Aisyah harus mengerti, lama-lama juga akan terbiasa", nasehat Tiara.


" Tiara kenapa adik iparmu ini? tanya Mercy tiba-tiba saja datang bersama Salma dan Armando.


" Dia katanya disemprot Ranti gara-gara komentar kiriman uang dari Ranti", ucap Tiara.


" Aisyah, kakakmu memang seperti itu, jangankan kamu, kami saja yang merawat dia dari kecil, pasti di semprot kalau dia kasih sesuatu dan kita berkomentar, pelayan dirumah kami saja hanya gara-gara susu dan daging di omelin habis-habisan sampai mau di pecat, mereka di berikan susu dan disuruh makan daging, tapi gak mau, alasannya sungkan, mendengar alasan itu, makin jadi kakakmu itu, Tiara dan Robin juga bukan tidak pernah kena semprot, semua kami sudah mengalaminya, jadi kedepannya cukup bilang saja uangnya sudah masuk rekening dan terimakasih, itu sudah cukup", ucap Mercy.


" Kak Aisyah, aku saja masih kecil tetap di omelin kalau banyak komentar soal uang, jadi Salma dan kak Armando sekarang hanya bisa bersyukur, hingga saat ini uangku sudah sangat banyak", ucap Salma.


" Terimakasih sudah menjelaskannya, lebih parah saat kak Ranti mengirimkan kartu ATM ini, ucap Aisyah sambil menunjukkan 2 kartu Hitam dari Mandiri World Elite dan American Express Centurion", ucap Aisyah.


" Jangan buat kakakmu bersedih, dia bekerja keras agar orang-orang yang di cintainya bisa hidup dengan bahagia, lihatlah dia dengan semangat tanpa lelah bekerja, saat di larang alasannya hanya 1, dia mau kita dan keturunan kita, tidak boleh ada yang kekurangan", ucap Mercy menjelaskan tujuan Ranti memberikan harta yang besar.


" ia kak, Mungkin aku belum terbiasa dengan kehidupanku yang sekarang, sudah tabungan banyak, biaya hidup tiap bulan masih dikirim juga", ucap Aisyah.


" Aisyah, Kakakmu Robin termasuk dari keluarga kaya, tapi biaya hidupnya di tanggung oleh Ranti, begitu juga Tiara, hanya mereka berdua di berikan pertahun", Ucap Mercy.


" Tapi kapan habis, aku malas belanja, paling mahal yang ku beli baju seharga 500 ribu, ucap Aisyah.


" Hidup sederhana lebih nikmat, kita akan di kelilingi orang yang tulus berteman dengan kita, contoh saja kakakmu itu, dia punya Mall banyak, tapi belum tentu dia mau nongkrong Mall nya, coba keluarkan seluruh kartu VVIP kamu", ucap Mercy.


" Ini kak, belum pernah aku datang ke Mall ini di Jakarta, Kak Robin punya juga gak kartu ini? tanya Aisyah.


" Punya, ini lihat, kakak iparmu juga punya, itu karena kakakmu sangat menyayangi kita, jangan buat dia kecewa", ucap Robin.


" Ia kak, aku juga di kasih kartu pemilik IDB, hingga Minggu kemarin aku jadi risih saat kepala cabang datang ke sekolah, dan manggil aku Nona Muda, semua teman-teman, hingga guru bertanya ke Bapak kepala cabang soal statusku, setelah di jelaskan, akhirnya sampai sekarang guru-guru jadi sungkan padaku", ucap Aisyah.


" Kak Aisyah, ini namanya takdir, asal Kakak tahu, Salma dan kak Armando adalah pengemis di pinggir jalan, dan tak pernah punya status apapun, tapi sekarang lihatlah kami berdua, hanya saja kami berdua selalu ingat darimana kami berasal, itulah yang selalu mengingatkan kami agar jangan sombong dan merasa lebih hebat dari orang lain", ucap Salma.

__ADS_1


" Yang benar adik berdua bekas pengemis? tanya Aisyah.


" Itu benar Aisyah, mereka saat ditemukan Ranti dalam kondisi kelaparan dan kedinginan karena hujan waktu itu, kamu juga harus belajar mengingat darimana asalnya, agar kelak kamu bisa jadi orang rendah hati seperti kakakmu Ranti", ucap Rindu.


Orangtua Aisyah dan Anjas Antara serta Nayla dan Anjeli kagum dengan cerita tentang Ranti.


" Kakakku memang orang hebat, Aisyah tidak akan membuat kakakku bersedih karena Aisyah, Aisyah akan buat keringat kak Ranti jadi tidak sia-sia", ucap Aisyah.


" Begitu dong, itu baru namanya adikku, ucap Robin sambil merangkul Aisyah,


Tiara juga tak mau kalah, dia memeluk Aisyah dengan penuh kasih sayang.


" Terimakasih, atas perhatian kalian buat Putri bapak", ucap pak Antara.


" Sama-sama Paman, soal masa depan Aisyah, itu sudah urusan adik saya Ranti, Paman dan Bibi cukup mengawasi saja.


" Nayla, Anjeli tugas kalian membantu Aisyah, lihat kalung kalian bertiga, kalung itu lambang persaudaraan kalian bertiga, Cincin ditangan kalian bertiga gunakan dengan baik", tegas Vanya.


" Ia kak, lagian kami bahagia punya adik lagi, sudah begitu gak banyak nuntut, jangan berani ada yang menyentuhnya, minimal gigi tanggal ", ucap Nayla, yang memang sangat menyayangi Aisyah dan Anjeli.


" Nayla, kamu yang tertua diantara kalian, jadi kamu harus banyak lebih banyak sabar, apalagi adikmu Aisyah punya penyakit manja tingkat akut, Ucap Vanya


Hahahaha hahahaha


Seketika pondokan tempat mereka berteduh langsung berisik, Aisyah sendiri hanya tersenyum bahagia, sambil memeluk lengannya Robin.


" Aisyah hanya manja sama kalian semua, dari kecil kedua abangku selalu memanjakan aku, ayah dan bunda juga sama, sekarang kakak juga sama, pokoknya Aisyah jadi orang paling beruntung sedunia", ucapnya.


" Waduh kayaknya kalian lagi seru", terdengar suara Ranti.


" ia lagi seru godain Aisyah, ucap Dewi.


" Dia curhat, katanya dia kamu omelin gara uang dan kartu kredit", ujar Friska.


" Hahahaha, lagian berisik, tinggal terima dan gunakan apa susahnya", ucap Ranti.


" Aisyah, aku kasih kamu 100 triliun pun, kakakmu ini gak akan jatuh miskin, asal kamu tahu, Singapura itu kalau di jual kakak bisa beli dengan uang tunai", ucap Ranti.


" Maafkan Aisyah karena belum tahu", ucap Aisyah.


" Ya sudah, berkali-kali kakak bilang, selama orang yang kakak sayang hidup dalam kesederhanaan, kerendahan hati dan tidak Sombong juga serakah, maka kakak akan mengabulkan apapun yang kalian minta selama permintaan kalian itu bermanfaat bagi kalian, kamu mau beli pesawat, pasti kakak belikan, pertanyaannya, seberapa pentingkah pesawat itu buat mu.


Kamu tunggu saja, 6 bulan lagi kapal penyeberangan kakak sudah selesai, kamu ingat kakak beli perusahaan Super Speed Line, nah kapanpun kamu ke Lampung, tunjukkan saja kartu yang kakak berikan untukmu, sekarang kamu jelaskan soal teman kamu yang katanya ibunya bekerja di bank kita? tanya Ranti.


" Dia awalnya suka ngejek karena Aisyah tidak punya motor, makanya Aisyah menabung, tapi saat kakak datang dan kasih sumbangan atas Nama Bank IDB, dia tanya ke Aisyah, apa hubungan kakak dengan IDB, ya Aisyah jawab kalau kakak pemiliknya, nah, sejak itu dia berubah baik, dan bilang kalau ibunya bekerja di Bank IDB, tapi Asiyah gak ambil pusing, karena Aisyah tahu dia gak tulus ajak berteman.


Saat beberapa Minggu lalu, Kepala Cabang IDB Banten datang kesekolah, dan memanggil Aisyah dengan Nona Muda sambil membungkuk, ya heboh seluruh sekolah, kepala cabang mengatakan bahwa Aisyah adiknya kakak, sekarang guru-guru dan teman sekolah jadi sungkan dan tidak ada yang berani mengejek Aisyah lagi", cerita Aisyah.


" Nanti kamu juga terbiasa, kakak sudah janji sama kamu, kakak akan selalu mengawasi kamu dari jauh, percayalah, biarkan saja orang mau menanggapi kamu seperti apa, jangan di balas, tapi jika dia sudah menghina dan meremehkan keluarga, hajar saja ! ucap Ranti.


" Ia Kak, tapi Aisyah bingung dengan kartu ini, setiap Aisyah keluarkan saat ke Mall, banyak orang yang melihatnya", ucap Aisyah sambil menunjukkan Black Card Centurion miliknya.


" Di Indonesia, tidak sampai 1000 orang yang menggunakan kartu ini, Aisyah keluarkan yang Mandiri World Elite saja, orang sudah sudah tau kalau Aisyah adalah Sultan, kartu-kartu yang kakak berikan itu semuanya eksklusif, Mandiri Privat, Mandiri Prioritas belum lagi yang BCA, jadi beradaptasi saja, tapi tetap dengan cara hidup kita yang sederhana.


Contoh temanmu, dia takut berbuat salah kepada mu, karena nanti imbasnya ke Ibunya, begitu juga guru-guru, kakak kasih tau kamu, Kepala Cabang itu memerintahkan kepala sekolah kamu, agar jangan sampai ada satupun yang mengganggu kamu", ujar Ranti.


" Aisyah sudah paham kak", ucap Aisyah penuh kebahagiaan.

__ADS_1


" Ingatlah, kami semua adalah kakak mu termasuk Nayla, Anjeli, Karyono dan Rubiyah, dan kamu juga punya adik Salma dan Armando dan keponakan Ketty Angelina, kalau kamu mau ke Jakarta telpon saja kak Vanya atau kak Darel, nanti ada orang yang datang menjemputmu, atau berangkat saja sendiri, kan sudah punya mobil bagus, atau naik bus, nanti kalau mau jalan-jalan pakai saja mobil kakak yang ada di apartemen", ucap Ranti begitu memanjakan Aisyah.


" Ia kak, tapi kalau aku ajak kak Nayla dan Anjeli atau kak Delia, boleh gak? tanya Aisyah.


" boleh, asal jangan sepupu kamu yang tidak sopan itu", tegas Ranti.


" Maaf Bibi, kata Aisyah, pamannya datang minta jatah uang sama, bibi dan Aisyah? tanya Ranti.


" Gara-gara si Diman lapor ke ayahnya, katanya Aisyah sudah jadi orang Kaya, terus Diman katanya sudah tidak urus lagi, jadi dia datang dan marah - marah, bibi sama paman diam saja, akhirnya Aisyah belikan motor Supra X baru, dan berikan dia uang 10 juta dan handphone baru, tapi baru 5 hari sudah minta uang lagi dengan kasar bicara bicara ke Aisyah dan minta 100 juta, ya jelaslah Aisyah marah,.


Dia bilang Aisyah harus berbakti kepadanya, Karena dia adik saya, kami saja orangtuanya tidak meminta uang kepada Aisyah, walau kami tahu uangnya seberapa banyak, kedua abangnya tetap masih ngasih Aisyah uang, walau uang Aisyah lebih banyak, tapi Anjas dan Atilla begitu juga menantu kami sangat menyayangi Aisyah, jadi tetap mereka memberikan dia uang.


Dia itu benar adik saya, tapi dari saya gadis, hingga menikah dan punya anak 3, tak pernah dia membelikan saya sesuatu, Kecuali adik ipar saya, jujur saja saya membantu sekolahkan Diman karena kasihan dengan adik Ipar saya", Ucap Bu Antara.


" Biarkan saja dia seperti itu, kalau dia datang kasih saja 500 ribu, tapi jangan selalu, nanti tiap Minggu dia datang kayak sambil jatah preman Saja, lalu katanya dia minta 3 kios yang sedang di bangun? tanya Ranti.


" Kalau itu, paman yang marahin dia, paman ancam dia sekali mengganggu usaha Aisyah, paman pasti bertindak, kalau sebatas minta uang, dengan keadaan kita sekarang 100 atau 200 ribu saya anggap tidak masalah, tapi kalau sampai memaksa minta kios, paman hajar dia", ucap pak Antara.


" Apa yang membuatnya menjadi pemalas? tanya Ranti.


" Kebiasaan minta sama orang, dan saat menikah Istrinya kerja ke Singapura, kan tiap bulan dia dapat kiriman, ya sudah makin malas dia, orang lain kebeli tanah dan bangun rumah, tapi dia justru jual tanah warisan, sekarang tinggal di rumah saya", ucap Bu Antara.


" Ya sudah, ada orang jadi malas karena terlalu pahit dia berusaha fan tidak berhasil, akhirnya pasrah, dan saat ada yang bantu dengan ikhlas dia bangkit lagi, tapi kalau adiknya bibi itu memang dasarnya pemalas", ucap Ranti.


" Ia begitulah, padahal adik saya paling bungsu, dia sukses di Malaysia, hingga punya isteri orang sana dan sudah punya warung makan dan rumah sendiri, padahal dulu hanya ikut orang jadi pelayan warung kopi ", ucap Bu Antara.


" Itu kalau orang mau maju, jadi dia berusaha, lihat juga Paman, tetap berusaha, walau punya kekuasaan disini, tapi bertobat dan berusaha, walau hasilnya pas-pasan tapi tetap berusaha, nah dia, sudah tau hidup susah tetap tidak mau berusaha", ucap Ranti.


" Dia memang bercita-cita ingin sewa Kios, di sekitar sini, tapi dia tidak punya uang, kami bantu tapi dia buat masalah dengan orang hanya karena uang 5 ribu, orangnya di hajar dia hingga masuk RS, bangkrut dia dan pulang kampung, Diman dititipkan sama kami, kami rencananya mau berikan dia Modal, tapi caranya dia bikin Aisyah marah dan kedua abangnya ikut marah, ya sudah", ucap Bu Antara.


" Telpon dia suruh ke Kios bibi, biar saya yang urus dia, suruh datang sama istrinya dan Diman, biar saya coba kasih mereka modal 1 Milyar, dan apa masih ada kios yang kosong di sana ? tanya Ranti.


" Masih 2 blok dari tempat Paman dan Bibi, ada kios hook gandeng, 30 juta pertahun", ucap pak Antara.


" Apa paman tahu siapa pemiliknya? tanya Ranti.


" Saya kenal baik dengan orangnya, apa saya hubungi sekarang nak Ranti", ucap Pak Antara.


" Coba paman telpon sekarang, kasih tau hari ini saya bayar sampai 3 tahun kedepan, apa adik bibi itu bisa bawa mobil? tanya Ranti.


" Bisa, dia dulu supir hanya tidak tahu apa SIM nya ada atau tidak", Ucap Bu Antara.


" Nanti saya belikan dia mobil seperti Paman, dan saya buat perjanjian dengan dia, jika 3 tahun dia tidak berhasil, berarti sudah tidak bisa di tolong lagi, tapi jika dia berhasil, itu baik buat dia dan dia juga tidak akan mengganggu Aisyah lagi,


Jujur saja aku berikan dia Modal dan mobil, agar dia tidak mengganggu Aisyah, tapi jika dia masih mengganggu Aisyah dan keluarga Paman dan bibi, ku pastikan dia akan sengsara, orang yang dekat dengan saya, pantang siapapun mengganggu nya, tapi jika orang itu baik pada orang yang ku sayang, akan ku alas 100 kali lipat.


Contoh saja Keluarga Delia, karena ibunya baik dengan bibi, maka aku tak menyesal memberikan mereka uang secara gratis, dan terbukti Delia sangat menyayangi Aisyah", ucap Ranti.


" Kakakku sangat baik hati, kak Delia memang selalu menyayangi aku, biarpun dia capek, dia masih membantuku belajar bahkan numpang pakai laptop nya, makanya waktu itu aku simpan rasa malu meminta kakak agar belikan dia Handphone", ucap Aisyah yang masih duduk diantara Robin dan Tiara.


" Makanya kamu belajar menghargai orang yang menyayangi kamu, jangan sampai semua yang menyayangi kamu kecewa atas kesalahanmu", ucap Ranti menasehati.


" Ia kak, asalkan orang itu tulus seperti semua kakakku, seperti juga kak Nayla dan Anjeli, pernah kesini tengah malam karena Aisyah sangat rindu dengan kakak, jadi mereka datang menemaniku", ucap Aisyah.


" Ya sudah ayo kita kembali ke Merak, kami juga malam ini harus kembali ke Surabaya, soalnya hari Senin Salma dan Armando ujian", ucap Ranti


" Nayla, Anjeli bagiamana apa kalian sudah dapat kampus'yang menurut kalian bagus? tanya Ranti.

__ADS_1


" Kami memilih di Universitas Negeri Lampung, dan saat mau ambil S2 batu kami akan ke Jakarta, ucap Nayla.


__ADS_2